0:01 Kita belajar nih apa manfaatnya. Bismillahirrahmanirrahim. Saking pentingnya kata Nabi, kalau lupa enggak dibaca itu atau sengaja tidak dibaca, berkahnya hilang. Terputus nilai. Terputus nilai itu artinya enggak ada nilai ibadah. Dua ya, ada nilai, ada berkah. Itu berbeda. Nilai menjadikan satu aktivitas berubah menjadi ibadah. Contoh saya mau menulis misalnya aktivitas menulis itu kan umum siapapun bisa menulis tapi ketika saya awali dengan bismillahirrahmanirrahim maka kegiatan menulis itu ditetapkan sebagai ibadah yang memiliki nilai. Perbuatan yang punya nilai di sisi Allah disebut dengan hasanah namanya.
0:49 Perbuatannya berubah menjadi saleh. Nilainya disebut dengan hasanah. Perbuatan standarnya itu disebutnya amal namanya. Semua jenis perbuatan makan, minum, beraktivitas apapun bekerja berpakaian. Termasuk kita sekarang berinteraksi itu amal namanya ya. Amal. Amal itu bahasa Arab yang menunjuk makna pekerjaan, perbuatan. Semua jenis perbuatan yang mengikuti tuntunan yang Allah tetapkan yang ditunjukkan melalui Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Ikuti misal saya mau makan nih, ikuti petunjuk
1:34 nabinya misalnya begini cara makannya ya. Misalnya quddim thaam kata Nabi sallallahu alaihi wasallam kalau dihidangkan makanan kh biyaminika ma yalik ambil dengan tanganmu yang paling dekat denganmu. Karena itu sunah kalau kita makan apalagi di keluarga misalnya ya teman-teman yang di sini atau tersambung di Zoom atau YouTube. Di keluarga kan ada beberapa anggota keluarga ya. Nah kiranya di sebagian anggota itu ada yang makanan favorit ini suka daging ayam. ini suka tempe, ini suka tahu, sunahnya dekatkan dengan yang paling disukai sehingga tidak menjangkau yang jauh ya, yang tidak mendekat kepadanya. Dulu saya punya kawan dari Pakistan dan India,
2:21 ayam yang paling disuka dekatnya ke India. Yang Pakistan suka ayam tuh kan dulu kalau makan pakai nampan itu ya yang bersama-sama itu. Jadi cerdik juga nih yang Pakistannya diajak ngobrol yang Indianya. Ini kisah nyata ngobrol sambil diputerin tuh putterin ya sampai ayamnya dekat tuh ke yang Pakistan tuh. Tapi yang India juga cerdas. Begitu mau dimakan kata orang India kita kembalikan bumi berputar pada porosnya katanya. Balik lagi. Nah, ini yang kita ingin sampaikan bahwa semua perbuatan itu kalau kita benar kerjakan berdasarkan petunjuk yang Nabi pernah tunjukkan. Mau makan dekatkan ambil dengan tangan
3:07 kanan. Sammillah sebut nama Allah atau di Albukhari qul bismillahirrahmanirrahim. Sebutkan bismillahirrahmanirrahim. Maka perbuatan itu akan berubah seketika memiliki sifat saleh namanya. Maka kita kenal dengan nama amal saleh, ya kan? Semua perbuatan yang diikutkan pada petunjuk Allah. Enggak mungkin ikut Allah itu kalau kita enggak yakin kan dengan kebenaran Allah, dengan ketuhanan Allah. Enggak mungkin ikut petunjuk Nabi kalau enggak yakin Nabi itu Rasulullah. kan meakini tanpa ragu kebenaran Allah sebagai Tuhan yang disembah, Rasulullah sebagai petunjuk berkehidupan untuk kita namanya iman. Orangnya disebut mukmin.
3:52 Iman ini yang menuntun semua perbuatan menjadi saleh. Ini enggak mungkin perbuatan jadi saleh kalau enggak ada iman. Jelas? Karena itu kata amal saleh di Quran sering bersanding dengan kalimat iman. Mau bentuknya kata kerja, kata kerjanya yang sifatnya misalnya infinitif, dasar fi'il madhi ataupun progresif, fi'il mudhari misalnya, atau bahkan bentuknya kata benda isim fa'il dan sebagainya itu umumnya akan menyatu dengan kata amal saleh. Quran surah ke-103 Al-Asr. Wal asr. Innal insana lafi khusr illalladzina amanu. Iman wa amilus shihat. Jelas sampai sini? Ah, jadi idealnya setiap insan beriman itu
4:38 perbuatannya mesti saleh. Idealnya begitu. Jadi kalau kita melihat perbuatan kita itu mesti saleh, pandangannya mesti benar. tidak menyebutkan dan tidak disebutkan beriman kecuali iman itu membimbing seluruh tubuh kita untuk bersikap saleh. Karena itu kalau kita ngaji Quran, Teman-teman, kalau sudah hafal atau kita ingin meriset ayat-ayat di Quran yang berbicara tentang fungsi tubuh kita, rata-rata itu dimulai dengan kata iman. Mata ya dari mata kan bagian atas sampai dengan ke kaki itu sebelum disebutkan fungsi memandangnya imannya dulu. Quran surah ke-24 surah Cahaya. Ayat 30 untuk laki-laki, ayat 31 untuk perempuan. Imannya dulu. Kulil mukminina
5:24 min absorimil mminati min ab. Katakan pada pria-pria yang merasa masih punya iman, imannya dulu. Perempuan juga begitu. Katakan pada perempuan-perempuan yang menyatakan dirinya beriman. Coba kalau saya tanya, kita beriman enggak saat ini? Beriman ya? Yakin. Teman-teman juga di belakang yang akhwat perempuan mengatakan saya beriman. Sekarang kata Allah buktinya apa? Kalau betul beriman maka iman itu akan membimbing seluruh aktivitas kita itu menjadi saleh. Kalau memandang kata Allah dia akan pandang yang baik. Ketika memandang yang tidak baik maka imannya akan memalingkan pandangan itu. Jangan dilihat. Makanya sering kita dengar bisikan hati kan ya.
6:12 Kalau ada perbuatan yang tidak bagus, hati kita akan membisikkan. Itu adalah kunci imannya. Soalnya ada di situ. Di ada jiwa di dalam iman. Sinyalnya disebut sinyal takwa namanya. Makanya nanti selalu berurutan iman ketemu takwa ketemu amal saleh. Ya, nanti kita akan temukan itu. Kalimat takwa pertama turunannya amal saleh. Dalikal kitabu laba f hudil muttaqin. Orang takwa. Siapa itu? Ayat 3nya. Alladzina yminuna bil iman wauqimunas. Itu yang sering membisikkan kita ya. Keluar misalnya dari sini. Ini hal yang sederhana ya. Tapi adik-adik bisa mengalami itu. Keluar dari sini sendal kalian lupa tuh di mana naruhnya. Mau pakai sendal teman kan kalau tingkat
6:58 sinyal imannya tinggi itu akan berkata, "Izin dulu sama teman yang punya ini. Itu bukan punya kamu ya. Semakin lemah, semakin lemah, semakin hilang bisikan itu. Ih, ini yang punya saya nih. Padahal dia enggak pakai sendal datangnya juga kan. Nah, kalau yang seperti itu bermasalah. Ini yang saya maksudkan. Jadi, semua aktivitas yang dibimbing oleh iman dan menuntun amal, maka amalnya punya sifat saleh namanya. Dari mata turun ke lisan. Jangan sampai ke hati dulu kan ya. Dari mata turun ke hati. Kadang lewat lisan dulu kan ya. Nah, pakai lisan turun lagi ayat. Bahkan hadis Nabi tegas. Kata Nabi, "Manana yminu billahi wal yaumil akhir falyaqul khaironut."
7:43 Anda tahu hadisnya? Siapa yang mengaku merasa beriman kepada Allah dan yakin akan dihisab di hari kiamat, maka dia akan menuturkan lisannya pada yang baik saja. Kalau tak mampu dia berkata baik, dia akan diam. Coba sekarang betapa banyak orang mengaku beriman tapi tak mampu imannya menjaga lisannya. Pasti ada problem di situ. Pasti ada problem. Sudah berapa lama selama hidup mencela orang lain? Berkata-kata yang kasar. Senang berselisih dengan kata-kata yang kotor. Padahal Allah sudah pesan, "Jangan berselisih ya. Jangan saling mencela, jangan bikin ho itu kan perbuatan lisan yang sekarang banyak diwakilkan lewat tulisan, lewat tangan. Makanya di hari kiamat tangan itu disebut bicara."
8:30 kanadu bimau baik. Nah, sekarang Allah sudah kasih isyarat akan ada masa lisannya memang diam tapi tangannya enggak mau diam ya. Bikin status yang nyakitin hati orang. Saling sindir lewat tulisan-tulisan di media sosial. Enggak nyangka ya si dia. Padahal nyangka tuh kan. Kan orang yang bilang enggak nyangka itu sedang menyangka kan. Ya kan enggak nyangka ya sedang nyangka itu ya. Jadi semuanya itu berjalan keseluruhannya. Turun ayat di situ Quran surah ke-49 itu kan Al-Hujurat. Hei mana Qurannya ayat 11 sampai 12. Ya ayyuhalladzina amanu la yasro qumin. Sepanjang beriman pasti enggak akan saling mencela. Sekarang
9:16 betapa banyak bahkan di tempat-tempat majelis taklim, majelis ilmu ikut pengajian kok bisa saling mencela. Itu sifat iman bukan di dalamnya. kan saling merendahkan ya dan seterusnya. Nah, ini baru yang basic gitu. Baru yang basic. Jadi kalau betul-betul sinyal iman kita kuat, dia akan memberikan pancaran ke dalam diri kita. Makanya nanti akan nampak di wajahnya akan nampak cahaya. Cahaya yang dimaksudkan tuh aura-aura kebaikan. Ya, Muhammadur Rasulullah. Walladina maahu asidda alal kuffar ruhama bainahum tarahum ruk sujad. tuh. Jadi selalu ada pancaran aura,
10:02 kebaikan. Jadi ada orang yang insan beriman tuh semakin tinggi imannya, kadang kita lihat wajahnya aja sudah tenang. Kadang-kadang kita punya masalah lihat wajah orang itu aja kayaknya sudah hilang masalahnya itu. Iya. Ada yang menarik dulu para ulama kita itu biasanya kalau sedang futur istilahnya itu ada kejenuhan, capek, lelah itu kadang-kadang cuma datang ke majelis si fulan untuk lihat orangnya aja. Setelah itu tenang lagi, balik lagi. Ya sekarang teknologinya makin tinggi kan, kadang lihat fotonya aja selesai gitu. Ada yang seperti itu, ada yang berkebalikan disebut namanya aja udah mual mau muntah gitu kan. Nah, berarti ada sesuatu yang harus
10:48 diperbaiki, gitu ya. Nah, ini gambaran-gambaran yang terlihat sederhana tapi nyata nyata. Nah, itu produk amal saleh. Jadi, dari iman muncul amal saleh. Nanti setiap amal saleh ini punya nilai. Ini yang saya maksudkan di awal tadi di sisi Allah. Allah yang memberikan nilai, bukan kita. Kalau kita memberi nilai pandangan sifatnya masih relatif. Mas Adrian bisa bilang misalnya ini Bintaro tempat yang paling bagus. Tapi bagi orang Bekasi, ah enggak ah. G kan galaksi lebih tenang misalnya kan bisa berbeda ya. Jadi penilaian itu bisa tidak sama. Ada yang senang putih, ada yang senang biru ya. Ada yang senang
11:35 pink, ada yang senang merah. Macam-macam. Manusia itu enggak ada yang standar. Karena itu Luqman al-Hakim mengajarkan pada anaknya kalau sudah kita konsisten dengan satu hal yang baik, jangan terlalu banyak mendengarkan pembicaraan orang. Ya, kalau sudah mantap, yakin jangan istikharah lagi. Istikharah itu justru memberikan keraguan pada sesuatu yang sudah mantap. Itu rumus fikih loh, sederhana tapi dalam. Ya. Jadi kalau kita sudah yakin, mantap, kata Luqman Alhakim ngajak anaknya tuh dengan keledainya dinaikin berdua. Namanya kendaraan dinaikin lewat satu tempat kata orang sekitaran itu kejam ya, binatang begitu dinaikin dua orang katanya. Maka turun sebagai penghormatan bapak turun anak supaya
12:20 naik lewat lagi kampung sebelah kata orang kampung sebelah itu anak tuh kurang ajar pada ayahnya. Ayah suruh jalan, anak naik tuh kan. Maka kemudian yang terjadi ditukar bapaknya naik anak turun kampung yang sebelah lagi mengatakan itu bapak enggak sayang anak katanya anak suruh jalan bapaknya naik. Akhirnya mereka putuskan enggak usah kita naikilah. Tuntun aja. Datang kampung sebelah kata kampung yang terakhir dikatakan mereka itu bodoh punya keledai enggak dinaikin. Bisa kebayang enggak? Jadi kalau kita mau beramal, banyak mendengarkan komentar orang, enggak akan konsisten. Kalau sudah positif, komitmen mau menghafal, menghafal saja. Enggak usah dengar orang mengatakan menghafal itu susah, menghafal itu enggak mudah, banyak tantangan. Sudah, Anda sudah ada
13:07 di level yang tertinggi mengumpulkan keyakinan. Jangan goyah lagi. Enggak mudah loh datang ke pengajian, nyiapkan jadwal sudah siap, pasti akan ada tantangan di situ. Nah, itu yang kemudian disiapkan untuk menguatkan jiwa kita. Kalau kita lulus dengan itu semua, Allah kasih nilai. Kalau sudah Allah yang berikan nilainya, sudah tidak ada perbedaan pendapat lagi di situ. Itu sudah yang paling komplit, paling sempurna. Nilai yang Allah berikan pada satu perbuatan baik disebut hasanah namanya, ya. Hasanah. Hasanah. Siapa yang mampu mengerjakan satu perbuatan yang punya sifat hasanah dalam pandangan Allah, maka dia nanti akan
13:53 mendapatkan poin kebaikan namanya ajrun. Lahum ajrun ghairu mamnun. Bukan komisaris ajrun ya. Itu polisi India. Ini dia dapat nilai di sisi Allah namanya ajrun. Poinnya poin dari hasanah disebut ajrun. Jamaknya ujur ya. Pelan-pelan berapa poinnya? Ini yang kita sebut pahala itu ya. Sekian pahala, sekian pahala. Setiap perbuatan hasanah dia punya nilai 10 nilai pahalanya. Itu ada di Quran surah ke-6 ayat 160. Al-An'am Quran surah ke-6 ayat 160. Man
14:38 jaa bil hasanati falahu asru amsaliha. Setiap perbuatan yang punya kualifikasi hasanah maka dia punya nilai 10 di sisi Allah. Ini yang kita sebut dengan pahala itu pahalanya 10. Nah, karena yang memberi nilai Allah jangan dihitung dengan pola hitung manusia 1 2 3 4. Bukan begitu. Nabi memberikan ukurannya kita ke masjid saja baru datang untuk niat ibadah, belum mengerjakan apapun itu mendapat 25 poinnya. 25 itu kata Nabi jarak satu keduanya 500 tahun, dua ketiganya 500 tahun, tiga keempatnya 500 tahun dan semua perbuatan baik yang kita kerjakan
15:24 disebut hasanah. Tadi salat subuh kan ya? Berarti kesiangan salat subuhnya tadi. Iya kan? Tadi salat subuh enggak? Hah? Tadi salat subuh enggak salat? Berarti kesiangan ya? Ya. Kalau saya katakan subuh tadi salat enggak? Salat. Salat ya kan? Tadi salat subuh enggak? Enggak salat. Oke. Baik ya. Baik. Salat itu disebut hasanah. Oleh Quran disebut hasanah. Jamaknya hasanah itu hasanat. Di Quran surah 11 ayat 114. Quran surah Hud ayat 114. Nanti yang bet 1 naikkan ya
16:11 levelnya ya. Tahu peta Qurannya itu supaya merangkainya lebih mudah. Karena Quran itu kitab petunjuk ya bukan sekedar hafalan. Aqim shata thin nahar wulafam minal lail. Innal hasanati yudhibn sayiat. Oke. Jadi salat disebut hasanah. Makanya sekali kita salat itu dapat 10 kebaikan. Tadi nilainya satu, kedua 500 tahun, dua ketiga 500 tahun. Baca Quran itu setiap hurufnya 10 dan disebut dengan hasanah. Setiap poin hasanah itu yang disebut dengan ajru. Nanti beda-beda infaq ada berapa yang kita sering sebut 700 kali lipat itu di Albaqarah ayat berapa? 261.
16:58 amwalahumilillah habatbah celakanya sering dipotong sampai sini ayatnya enggak dilengkapin karena itu hitungannya cuma nyampai 700 infak 1000 dikalikan 700 jadi berapa dan lebih celaka lagi dikalikannya sama hitungan dunia kalau infak 1000 baliknya R00.000 Ibu. Padahal konsep dasarnya bukan begitu. Konsep dasarnya adalah ada pahala yang Allah siapkan lebih tinggi daripada nilai dunia. Kalaupun ada balik dunia itu cuman bonus saja yang wujud nilainya boleh jadi Rp700.000. Tidak harus dalam bentuk uang. Mungkin dijaga supaya tidak sakit. Yang kalau berobat
17:44 Rp700.000. Anda misalnya ke restoran tiba-tiba ditraktir teman yang bilnya Rp700.000. Sebetulnya hasil sodqah 1.000 di R Musyawarah. Paham ya? Itu itu bukan pahalanya. Itu cuman bonusnya aja. Pahalanya tuh ukuran akhirat. Pahala enggak nampak sekarang. Pahala diberikan di akhirat ditampakkan saat sakaratul maut. Sayidah Asiah istrinya Firaun itu kan meninggalnya dalam keadaan apa? Mau disiksa kan oleh Firaun itu sedang diikat di tiang mau disiksa tapi bisa tertawa senyum tabassamadahika gitu-gitu. Kata Firaun ini perempuan mau
18:30 disiksa mau dimatiin kok masih bisa ketawa. Dia tidak tahu doanya Sayidah Asiah itu. Beliau katakan apa? Rbibni li haaka baitan fil jannah wajjini min firauna waalihi. Ya Allah, mohon berikan kepastian janjimu. Bangunkan aku satu rumah di surga dan selamatkan aku dari kejamnya siksa Firaun itu. Karena itu beliau diwafatkan sebelum menerima siksaan Firaunnya. Dan saat akan wafat itu ditampakkan surganya. Makanya senyum. Orang yang tidak biasa beramal saleh tidak sensitif, tidak mengerti itu. Makanya cheminya enggak nyambung ya kan. Sama dengan begini. Anda biasa saleh, orang lain biasa salah, enggak akan bisa
19:15 nyambung. Ada preman ketemu kiai. Asalamualaikum, Pak Kiai. Preman ketemu preman lagi. Orang saleh ketemu saleh lagi. Kalau Allah berkehendak yang salah akan ketemu saleh supaya salah menjadi saleh dengan wasilah tobat. Nah, ini yang dimaksudkan di sini. Jadi, ada beberapa pola di dalam Al-Qur'an tuh kalau kita baca pada akhirnya mengantarkan pada kebahagiaan, punya nilai. Nah, nilai ini akan kemudian ditampakkan saat kembali pulang dikonfirmasi di dunia bentuknya keberkahan bertambah nilai kebaikan. Masih ingat tadi saya katakan nilai dan berkah? Berkah itu bertambah nilai kebaikannya. Punya nilai manfaat. J dunianya disebut berkah, akhiratnya
20:02 disebut pahala. Saya minum misal bismillahirrahmanirrahim. Jadi amal saleh secara akhirat. Kalau ikhlas punya nilai pahala, dunia jadi berkah bertambah nilai kebaikan. Walaupun hanya seteguk, tapi dia akan memberikan asupan tenaga dan menghadirkan kemampuan bagi kita untuk berbuat banyak kebaikan. Makanya ada orang makannya sedikit tapi perbuatannya banyak kebaikannya. Ada orang minumnya sedikit, pakaiannya sederhana, tapi kebaikannya banyak gitu. Itu yang disebut dengan berkah. Jelas? Oke. Nah, sampai di sini teman-teman sekalian, kita sering berdoa supaya setiap perbuatan kita di dunia ini semuanya punya nilai hasanah.
20:51 Kita ingin semua perbuatan kita itu punya sifat baik. Kalau bicara baik, bekerja baik, dapat harta dengan jalan yang baik, dikeluarkan dengan cara yang baik, maka kita berharap semua aktivitas dunia kita menjadi hasanah. Dan di akhirat dikonfirmasi hasanah ini. Itu yang menjadikan kita sering berdoa menggabungkan hasanah di dunia dan akhirat. Masih hafal doanya? Rabbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinaabarabanar. Itu ada di Albaqarah ayat 2011. Waminhum yaqu rabbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina. Pertanyaannya, seberapa besar kita mengetahui bahwa doa kita itu terjawab?
21:38 Tinggal dievaluasi. Apakah pakaian ini berkah? Berkah artinya mengantarkan pada kebaikan. Pakaian yang dipakai tidak menampakkan aurat yang tidak Allah sukai. Pakaian yang dikenakan menampilkan apapun bentuknya. Berjaskah, berdasih, berjubahkah, berbatikkah. Tapi pakaian itu menuntun kita kepada kreasi perbuatan-perbuatan mulia sesuai dengan aktivitas yang melekat pada diri kita. Anda boleh jadi apapun tapi pakaian yang dipakai itu akan bersaksi di hadapan Allah. Tadi saya katakan di Tanah Qusir orang-orang jahiliah sejahiliah-jahiliahnya. Orang-orang jahiliah, sejahiliah-jahiliahnya kalau mereka mau tawaf di Ka'bah, mereka selalu mencari pakaian baru. Nanti kalau
22:24 belajar sirah, Anda akan temukan kisah ini. Ternyata mereka punya prinsip. Kenapa harus pakaian baru? Karena pakaian lama boleh jadi pernah dipakai untuk berbuat maksiat. Jadi untuk tawaf pun mereka malu kalau pakai pakaian hasil dari maksiat. Padahal itu umat jahiliah. Jadi kalau sekarang ada orang pakai pakaian dari hasil mencuri dibawa ke masjid, itu standarnya di bawah jahiliah. Paham ya? Oke. Bahkan orang jahiliyah itu lebih baik tawaf tidak berbusana dibandingkan pakai pakaian hasil maksiat. Itu jahiliah dulu tuh. Cuman salahnya tawafnya musyrik. Yang disembah bukan Allah tapi berhala-berhala sekitarannya. Dan caranya pun harus dibetulkan karena cuma bersiul-siul dan tepuk tangan. Jelas
23:12 baik. Ini kita butuh support. Dan pertanyaan terbesarnya, bagaimana Ustaz menjadikan semua program kegiatan kita itu dunia sampai ke akhirat jadi hasanah? Punya nilai kebaikan, punya penyebutan amal saleh. Maka rumusnya hadis yang di awal tadi kita bacakan, diawali oleh adinda kita tadi saat membaca dalam MC melalui hadis Nabi S. sallallahu alaihi wasallam. Kuncinya bismillahirrahmanirrahim. Maka kata Nabi, setiap perbuatan yang baik-baik. Karena bismillah itu melekatnya pada yang baik. Enggak ada orang nyuri pakai bismillah. Saya mau ngambil sendal dulu. Ah, pakai bismillah biar dosanya dikit gitu kan ya. Enggak ada. Enggak akan bertemu dengan yang buruk. Karena itu kata Nabi,
23:59 kalau kita ingin melatih menjadi pribadi yang lebih baik, bicaranya baik, berkatanya baik, jadi suami-suami yang baik, istri-istri yang baik, murid-murid yang baik, guru-guru yang baik, maka biasakan bismillahirrahmanirrahim. Mau ngerjakan apapun. Nah, itu namanya tamhid, namanya tilawah, namanya tafsir. Kalau sampai ke tadabur dibahas setiap hurufnya ya. Empat ya. Yang keempat tadi apa? Yang pertama tam, kedua apa? Tila. Ketiga apa? Taf. Keempat tadab. Kalau tadabur tuh setiap huruf. Maka pengajian sekarang sampai subuh besok ya. Bismillahirrahmanirrahim. 19 huruf kan. Halo. Berapa huruf? 19 kan? Baik. Bnya ba itu punya 14 makna.
24:47 Jadi baru ba aja kita sampai isya nih ya. Itu ba nanti ke bukunya boleh deh untuk santri di sini. Cari kitab namanya Mughnil Labib an Kubil A'arib karya Ibnu Hisyam al-Anshari. Mughnil Labib dua jilid. Ya, ini kitab hebat, bagus. Jadi di sini tuh diuraikan semua makna huruf dalam bahasa Arab dari alif sampai ya. Insyaallah sana terus insyaallah. Alif misalnya kan sama hamzah ada berapa fungsinya? Ya. Terus kalau nyambung ke Allah itu hamzah apa alif tuh? Nih Allah ini kan Allah ini hamzah apa alif nih? Tuh tahu dari mana kan? Terus lamnya kenapa
25:33 ada tasdidnya di sini? Ini ini menarik dan tidak ada yang sama. Ini khusus nama hanya bagi Allah karena ini bukan tasrif. Ini nama yang dilekatkan langsung untuk Allah. Makanya semua huruf kalau dihilangkan semua kembalinya ke Allah lagi. Coba kalau kita hilangkan yang pertama ini kita hilangkan nih. Tuh jadi apa? milik Allah ke Allah lagi. Hilangkan lamnya satu. Kalau satu hilang tasdidnya ikut hilang. Karena tasdid itu muncul ketika ada dua lam. Baca lahu mulkus samawati wal ard. Ke Allah lagi. Hilangkan lamnya terakhir tinggal apa? Hu. Hu itu hu begini. Ha itu kan ha. Hu itu bacaan wakaf dari hua. Kalau kita
26:20 berhenti wakaf, maka harakat yang terakhir enggak dibaca. Ya, itu dalam bahasa Arab termasuk di Quran enggak ada harakat akhir dibaca. Bismillahirrahmanirrahim dimatikan kan im-nya enggak dibaca karena wakaf. Enggak ada orang sehebat-hebatnya baca Quran sefasih-fasihnya. Bismillahirrahmanirrahim enggak ada. Pasti mati. Kan? Pernah dengar imam Masjidil Haram baca Quran. Alhamdulillahiabbil alamin. Enggak ada kan? Pasti mati kan. Nah, hua itu kalau kita ingin berhenti di hua maka a-nya enggak dibaca u. Contoh ayat kursi Albaqarah ayat 255. Allahu la ilahailla
27:08 hu hayyul qayyum tu kalau nyambung. Kalau berhenti di hu bacanya hu. Jangan dulu ke situ. Ali Imran misalnya ayat yang kedua setelah alif lam mim. Allahu la ilahailla. Kalau kita berhenti di hua hu. Jadi baca hu itu disingkat dari hua hu. Jelas. Hua ini siapa? Hua ini balik ke al-Ikhlas. Qul viralkan. Qul itu sekarang terjemahnya viralkan. Sebab kalau viral tinggal like, share and paham ya? Qul viralkan Muhammad hua yang disebut hua itu Allah huhad. Balik lagi ke sini ya. Sekarang Anda hapus semuanya. Enggak
27:55 ada tuh. Tuh enggak kelihatan. Kelihatan enggak? Enggak ada kan? Enggak kelihatan namanya ghaib. Ya. Maka turun Albaqarah ayat 3. Alladzina yukminuna bil. Balik semua ke Allah. Tuliskan siapapun yang dipertuhankan. Hilangkan setiap hurufnya tidak akan pernah menunjuk kepada zat yang sama. Berarti bukan Tuhan. Adi manusia nih. Hilangkan a-nya apa? Di di makna yang sama tidak hilangkan d-nya. Hah. I tu kan hilangkan i-nya sudah enggak ada. Jelas. Jadi kalau tidak punya sifat itu berarti bukan Tuhan. Ini basic baru dari
28:43 namanya saja ya. Nah itu dipelajari. Kalau kita mau masuk bismillahirrahmanirrahim dari ba saja. Ba punya 14 makna. Saya ambil tiga saja misalnya yang cepat ya. Satu sababiah sebab tujuan. Misal ini contoh langsung saja ya biar tidak bingung. Saya mau minum misalnya sebelum minum supaya dapat nilai dan keberkahan ucapkan dulu bismillahirrahman nih nih supaya enggak bingung contoh cepat ambil dengan tangan kanan. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah.
29:30 Maka saat saya mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, bnya pertama bermakna sababiyah. Maksudnya menjadikan kegiatan minum ini karena Allah. Bukan sekedar minum. Ya Allah, saya minum ini untuk mendapatkan ridamu. Maka ketika itu diucapkan, muncullah sifat yang kedua namanya musahabah. Musahabah itu penyertaan. Maka Allah akan menyertai kita. Maksudnya mengawasi, memberikan perlindungan supaya memastikan apapun yang kita kerjakan, yang kita minum, kita makan, benar caranya, berkah masuk ke dalam perutnya jadi energi. Kalau pekerjaan jadi baik, nanti dibimbing oleh Allah. Siapa yang mendapatkan musahabatullah akan dibimbing. Ya, banyak cara. Dulu orang
30:15 menempuh dengan tahajud itu orang kalau tahajudnya benar dapat bimbingan dari Allah empat keutamaan. Pertama dibimbing mengawali aktivitas. Kedua dibimbing mendapatkan solusi kala mengalami kesulitan. Ya. Yang ketiga diangkat derajatnya ke tempat terbaik. Yang keempat dilindungi kalau ada orang usil ingin menjahilinya. Itu ada di Quran surah ke-17 Al-Isra ayat 79 sampai dengan 81. Waminallaili fatahajjad bihi nafilatan la satu. Asa ayabuka maqaman mahmudah. Makam Mahmudah tuh kedudukan terhormat. Gak mau jadi di dewan, di pimpinan perusahaan, di birokrasi, diplomasi. Kadang ada orang kan terangkat ke tempat
31:02 terbaik cuman cara masuknya salah kan. Iya. Ya kan? Maka yang kedua, waqul rabbi adkilni mudkhala sidqin. Cara masuk yang benar. Ada orang punya kesulitan tapi salah menyelesaikan, salah cari solusi, datang ke dukun. Tu kan. Kenapa ke dukun? Karena ini orang pintar. Iya. Sebab yang datang bodoh. Kenapa dukun disebut orang pintar? Sebab yang datang wuduk. Maaf dengan kalimat ini ya. Maksudnya untuk memperbaiki. Maka ada solusi. Wa akhrijni mukhroja skin. Dan kadang kedudukan tinggi itu rentan persaingan. Ya. Apapun itu tinggi di harta, di perusahaan, kata Quran siap-siap akan
31:47 rentan persaingan. ya, termasuk di kedudukan, termasuk apapun. Maka dengan kesiapan itu kita lebih tangguh mengatasi persoalan. Bahkan ancamannya tinggi. Kadang ada yang ingin menyingkirkan, menyungkurkan, ada yang ingin monopoli. Orang yang mendekat Allah dengan tinggi kata Allah, waj'alli minadunka sultananir. Hanya Allah yang akan langsung melindungi. Kita punya akses dengan siapapun membantu, ringan pekerjaan. Kalau Allah sudah bantu, apa yang menjadi berat bagi kita? Nah, ada satu kalimat saja selain tahajud yang itu langsung menghadirkan perlindungan Allah. Itulah bismillahirrahmanirrahim. Nanti semakin tinggi kalimat itu sampai di jiwa kita, sampai merasakan kedekatan dengan Allah, berubah menjadi makna yang
32:33 ketiga, Ilsaq. Ilsaq dari kata lisq. Lem itu bahasa Arabnya lisq untuk menempelkan sesuatu. Ada orang yang sangat dekat dengan Allah. saking dekatnya. Bahkan sebelum minta sudah dikabulkan permohonannya.