Pelatihan Dasar Hari Pertama-4 Agustus 2025

Ringkasan Singkat

Teks ini adalah transkrip dari pelatihan dasar mobilitas akademik yang diselenggarakan oleh KAMPUS MERDEKA UNESA. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa yang akan mengikuti program mobilitas akademik. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

  • Kewajiban mahasiswa untuk mengikuti pelatihan secara sinkron dan asinkron.
  • Penyampaian materi oleh narasumber dari berbagai bidang (wirausaha dan asistensi mengajar).
  • Pembuatan mini project berdampak sebagai output dari pelatihan.
  • Penjelasan mengenai sistem dan logbook mobilitas akademik.

Pembukaan

Acara pelatihan dasar mobilitas akademik dibuka oleh MC, Marek Sekolah, yang memperkenalkan diri dan membacakan rundown acara. Rundown tersebut mencakup pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa, sambutan dari Kasubdit Mobilitas Akademik, foto bersama, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab, serta penjelasan tambahan mengenai kegiatan akademik.

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa

Para peserta pelatihan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa.

Sambutan dan Laporan Kasubdit Mobilitas Akademik

Kasubdit Mobilitas Akademik UNESA, Dr. M. M.Si., memberikan sambutan dan laporan. Beliau menyampaikan rasa syukur atas kesehatan yang diberikan sehingga acara pelatihan dapat dilaksanakan. Beliau juga memperkenalkan narasumber, yaitu Felicia Nadya Santoso dari Tobis Fried Chicken dan Ahmad Irfandi dari Yayasan Kampung Lali Gadget. Beliau menekankan pentingnya pelatihan dasar ini agar mahasiswa tidak salah paham dan mendapatkan informasi yang benar mengenai program mobilitas akademik. Beliau juga berharap agar mahasiswa mengikuti pelatihan ini dari awal hingga akhir karena akan dikonversi ke dalam SKS.

Foto Bersama

Para peserta pelatihan melakukan sesi foto bersama.

Pembacaan Ketentuan Umum Pelatihan Mobilitas Akademik

MC membacakan ketentuan umum pelatihan dasar mobilitas akademik, termasuk kewajiban mahasiswa untuk mengikuti kegiatan secara sinkron dan asinkron, mengerjakan tugas, dan mengumpulkan surat pernyataan anti kekerasan. Dijelaskan pula bahwa perencanaan program akan dikonversikan menjadi 2 SKS dan masuk ke dalam logbook. Mahasiswa juga diwajibkan untuk on cam, berpakaian rapi, dan menonaktifkan mic saat acara berlangsung.

Penyampaian Materi oleh Narasumber Pertama: Felicia Nadya Santoso

Felicia Nadya Santoso, Brand Development dari Tobis Fried Chicken dan Sobin Marketing Head Seger Group, menyampaikan materi mengenai pengalamannya sebagai profesional yang terjun ke dunia bisnis. Dia menjelaskan tentang karirnya, passionnya, dan bagaimana dia melakukan rebranding Tobis untuk menarik perhatian generasi Z. Dia juga memberikan tips mengenai kepemimpinan dan prinsip karirnya.

Sesi Tanya Jawab dengan Felicia Nadya Santoso

Sesi tanya jawab dengan Felicia Nadya Santoso membahas tentang metode rebranding, kendala dalam menyesuaikan dengan kebutuhan customer, tips untuk berani memulai bisnis, dan cara memetakan target pasar.

Penyampaian Materi oleh Narasumber Kedua: Ahmad Irfandi

Ahmad Irfandi, M.Pd. dari Yayasan Kampung Lali Gadget, menyampaikan materi mengenai praktik baik Kampung Lali Gadget dalam mengurangi kecanduan gadget pada anak-anak. Dia menjelaskan tentang latar belakang, tujuan, dan dampak dari Kampung Lali Gadget. Dia juga memberikan tips mengenai bagaimana seharusnya mahasiswa turun ke masyarakat dan menjalin hubungan dengan komunitas.

Sesi Tanya Jawab dengan Ahmad Irfandi

Sesi tanya jawab dengan Ahmad Irfandi membahas tentang metode meningkatkan literasi pada anak-anak, cara mengatasi anak yang tidak bisa menulis huruf dengan urut, dan solusi untuk anak SD yang lebih memilih bermain HP daripada membaca buku.

Tambahan Informasi dari Tim Mobilitas Akademik

Tim mobilitas akademik memberikan tambahan informasi mengenai kewajiban mahasiswa untuk mengikuti pelatihan, sistem dan logbook mobilitas akademik, serta timeline kegiatan. Mereka juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak asal mengerjakan tugas dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

17:52 Oh.

19:48 Ha.

20:55 Eh Eh Här

26:28 Ak

39:51 bisa Anjay aja sih gue. Cepat. >> Ihh, aku masuk. Kocak, Pak. Kira udah penuh, enggak bakal masuk.

40:44 >> Mbak Ikke bisa di-mute ya. Pak >> masuk kocak >> kira >> kira udah penuh enggak bakal masuk sudah masuk Pak >> kita mulai lagi takanya kalau sudah siap

41:33 bilang ya Pak Ceki >> kalau sudah siap bilang ya. Saya tak ngabari Pak ini ada tugas Kalau

42:21 >> katanya itu ada tugasnya katanya >> sampai sore gandeng gandeng banget ini sekarang ada 35 lebih panjang belakang

43:31 Pak ini seesa ya padahal ya Bu. Siap, Buin.

44:22 Baik teman-teman ee para hadirin sekalian, kita langsung mulai untuk pelatihan dasar mobilitas akademik untuk hari pertama pada tanggal 4 Agustus tahun 2025. Sebelumnya bagi para peserta di Zoom untuk minta tolong untuk di-mute apabila mikrofonnya masih menyala biar tidak mengganggu jalannya acara nantinya. Pada hari ini saya perkenalkan terlebih dahulu ee saya Marek sekolah bisa dipanggil Reka. Saya sebagai master of ceremony pada pelatihan dasar mobilitas akademik hari

45:08 pertama ini. Selanjutnya akan dibacakan rundown untuk materi hari pertama yaitu yang pertama itu pembukaan oleh MC. Oke, tak >> pembukaan oleh MC. Yang kedua yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketiga menyanyikan lagu Mars Unesa. Keempat yaitu sambutan dan laporan oleh Bapak Kasubdit Mobilitas Akademik dari Pak Zeki. Lalu ada foto bersama. Lalu selanjutnya ada penyampaian materi oleh narasumber yang pertama ee yang akan diwakilkan oleh >> Bu Nad Santoso selaku brand development dari Topis Fed Chicken and Soibin

45:54 Marketing Head Seger Group. Dan yang selanjutnya yaitu akan diskusi dan tanya jawab oleh pemateri yang pertama. Selanjutnya untuk penyampaian materi oleh narsum kedua yang akan disampaikan oleh Bapak Ahmad Irfani dari Yayasan Kampung Lali Gadget dan selanjutnya diskusi dan tanya jawab narasumber yang kedua dan untuk randon yang terakhir tambahan penjelasan akademik apa pending selanjutnya >> mari kita untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa. Diharap para peserta untuk mematikan mikrofon sembari kita menyanyikan lagu Indonesia

46:42 Raya dan Mars Unesa. >> Nyanyikan Mar Unesa. >> Heeh.

47:31 Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku. Di sanalah ku berdiri jadi pandu ibuku. Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanahku. Marilah kita berseru Indonesia bersatu. Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku,

48:16 bangsaku, rakyatku semuanya. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya. Indonesia Raya merdeka merdeka. Tanahku, negeriku yang kucinta. Indonesia Raya merdeka merdeka. Hidup Indonesia Raya! Indonesia Raya! Merdeka! Merdeka! Tanahku, negeriku yang kucinta. Indonesia Raya! Merdeka, merdeka! Hiduplah Indonesia

49:03 Raya! Universitas Negeri Surabaya berperan aktif mencerdaskan bangsa. Tanggung bermartabat berbudaya tulus berbakti laksanakan triarma berkumpul berprestasi karya inovatif olahraga ilmu dan seni

49:48 inklusif adaptif kolaboratif untuk kejayaan negeri. Rai cintamu berani juc dan tekut jaga persatuan luar biasa jiwamu untuk sangat pelangga di depanlah kaburlah cintamu berani jujur dan tek persatuan dan aku tentukan jiwamu untuk sant kami

50:38 baik untuk acara selanjutnya yakni sambutan dan laporan yang akan disampaikan oleh Bapak Kasubdit Mobilitas Akademik Universitas Negeri Surabaya oleh Dr. M. M.Si. Kepada Pak waktu dan tempat dipersilakan. >> Baik. Ee terima kasih Mas Mahka ya selaku MC pelatihan dasar yang pertama hari ini ya. Oke, terima kasih. Ee suara saya terdengar ya, Mas Marka ya. Oke, terdengar >> aman, Bapak. >> Oke. Baik. >> Dengar. >> Ee baik. Ee selamat pagi dan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Oke, pertama-tama mari kita panjatkan rasa

51:24 syukur kita ke hadirat Allah Subhanahu wa taala yang senantiasa memberikan kita kesehatan ya sehingga nanti ee kita bisa melalui agenda ini ya mulai dari tanggal pertama ya pelatihan dasar sampai nanti tanggal tanggal 8 ya 11 ya sori sori sampai lupa Pak mereka ya. Ee jadi ee kita berdoa kepada Allah sehingga nanti ee semua rangkaian dari pelatihan dasar ini akan berjalan lancar ya dari hari ini sampai ee akhir nanti. Dan yang kedua yang saya hormati ini ada Ibu apa Bu Dwi ya selaku kasih di lingkungan Direktorat ee Mobilitas eh Subdirektorat

52:10 Mobilitas Akademik dan ada Pak Rusli juga ya yang sudah ee mengawal dari awal. Dan yang saya hormati ini yang luar biasa ini ada narasumber kita ya ee bagaimana ini Bu Felicia, Mbak Feliciia ya panggil aja ya. Halo Mbak Feliciia. Halo. >> Luar biasa. Terima kasih ya atas kehadirannya ya yang luar biasa ee dari Tobis bersedia hadir ya beliau ya dan nanti akan memberikan inspirasi ya yang tidak hanya teori tapi juga praktis ya bagaimana mengembangkan sebuah bisnis ya yang sekarang kalau enggak salah punya 20 ya Mbak Feliciia ya outlet-nya ya tokonya ya >> 25 Pak. >> Oh 25 luar biasa. Saya dulu itu langganan yang di Sidoarjo, Mbak

52:56 Feliciia. Wah, mantap. >> Iya, itu ee sudah lama sebenarnya. Tahunta tahun berapa ya? Tahun-tahun 2000 berapa gitu ya di Sirjo. >> Iya, betul. Itu kayaknya yang pertama yang di Sidarjo ya untuk khusus >> Sidarja ya dan luar biasa searang malah di belakang saya ya, Direktorat Unesa ya ini ya. Ini kan luar biasa ya awalnya. Jadi sekarang malah langganan di un belakang UNISA ya. Dan terima kasih Mbak Feliciia karena ee menerima duta kita ee calon eh >> ee alumni duta kita ya dari Mbak Debi ya yang diterima di ee Tobis ya yang luar biasa ya. Jadi ee kemarin kita ketemu Mbak Depi dan luar biasa ya bercerita tentang apa ya tentang TOBIS ini

53:42 bagaimana memberikan apa ya semacam kesempatan ya untuk Mbak Debi untuk berkembang ya untuk belajar untuk apa ya mengenal jejaring itu ya kami kemarin itu dikuliahi oleh Mbak Debi ya sekitar berapa semester berupa SKS ya Mas Marik >> Iya luar biasa ee kami sangat ee senang ya mendengar apa ya mendengar kabar apa dari Mbak Depi yang apa ya yang apa diberi kebebasan gitu ya kayak semacam ya seperti kuliah ya kayaknya ya kuliah dan praktis ya ya diberi buku katanya dan sering diajak untuk ketemu dengan mitra ya dengan apa dengan jejaringnya itu luar biasa terima kasih Mbak Feliciia ya ee yang hadir juga dan yang saya hormati ini juga ada Mas Irandi ya ini saya enggak apa enggak asing lagi ya

54:28 Mas Irfandi ya beberapa mahasiswa saya juga sering ke sana Ya, bahkan ada mahasiswa saya yang ambil tesis ke kampung Lali Gadget ini ya, Mas Irfandi ya. Jadi ini beliau adalah alumni >> oke Mas Irfandi mungkin belum bisa dihubungi ya Mas Mika ya. Halo, Mas Irfandi. Mungkin enggak apa-apa. Jadi ini luar biasa ya. alum Onesa dan apa ya memberikan semacam pembelajaran ya untuk adik-adik, untuk orang tua ya, bagaimana ee melupakan gadget hanya mungkin dalam setengah hari atau 2 jam atau 3 jam itu

55:14 ya. Dan ini luar biasa karena ee bagaimanapun juga kita enggak bisa lepas dari gadget ya kayaknya dari bangun tidur sampai di bawah tidur enggak salah ya Mas Mareka ini selalu ada gadgetnya ee ini ee di kampung lain GJ itu ada banyak ini permainan-permainan tradisional yang edukatif ya karena e kami tahu karena kami pernah membimbing ya mahasiswa kami yang mengambil ee tesis di sana ya jadi benar-benar ada edukasinya kan gitu ya ada tradisional kan gitu ya. Ada yang menangkap lele bersama. Saya enggak tahu apa masih ada ya menangkap lele itu ya. Menangkap lele bersama banyak permainan-permainan ya. dan ee oke luar biasa saya nanti bahwa saya kira nanti hari ini akan di ee narasumber yang kompeten ya yang ee di

56:01 bidangnya ya ada Mbak Felicia nanti di wirausaha dan nanti ada ee Mas Ervandi ya di asistensi pengajar enggak salah Mas Merdeka ya kalau enggak salah ya abstensi pengajar. Oke, jadi nanti ee ee adik-adik dan yang terakhir yang saya hormati ada duta ya, Duta Mobilitas akademik ya, salah satunya adalah Mas Mahareka ya. Dan ada banyak duta juga yang bergabung ya di ee di kantor mobilitas akademik ya. Mereka luar biasa ya bersama kami tiap hari ya dan punya kemampuan juga ya. Sehingga nanti adik-adik mahasiswa yang ingin informasi tentang mobilitas akademik ya, dari mulai magang, mulai ee PLP, asistensi mengajar ee mulai wirausaha,

56:48 silakan nanti ke adik-adik ee semua ke mobilitas akademik perwakilan ya. Janganjangan semuanya ya, artinya perwakilan saja atau bisa melalui chat ya, melalui WhatsApp ya ke ee duta duta kita ya. Jadi adik-adik di sini bisa banyak informasi mulai dari adc ya ada di setiap fakultas, ada duta dan juga nanti kita juga ada apa ya ada sosial media. Mungkin fokus untuk hari ini bahwa kita akan diberikan apa ya semacam pengetahuan ya. Nanti akan adik-adik yang mengambil wirausaha merdeka akan eh waras merdeka wirausaha atau Bonek ya. Bonek 2 nanti akan banyak mendapat informasi, pengetahuan dan juga skill ya dari Mbak Felicia. Dan nanti adik-adik yang mengambil abstensi mengajar nanti

57:35 akan banyak mendapat dari Mas Irfandi dan mungkin penekananah. Dan yang terakhir sekali kepada adik-adik Masis semua ya yang mengambil mobilitas akademik di semester ini, kami harap adik-adik mengikuti ya jalannya ee pelatihan dasar ini mulai dari hari pertama sampai hari terakhir ya. karena ini dikonversi ya ke dalam SKS ya adik-adik ya dan kami berharap adik-adik kenapa kok mengikuti agar apa agar tidak terjadi kesalahpahaman ya. Jadi banyak informasi-informasi itu yang ee apa ya berulang-ulang gitu ya dipertanyakan ke kami berulang-ulang gitu ya. Kadang kala kita sudah meng-share di grup tapi banyak aja pertanyaan. Kami ee sebagai manusia adik-adik semua, kita enggak mampu ya apa ee chat

58:20 face to face atau bertemu face to face atau chat melalui WA dengan 19.000 ya mahasiswa yang mengambil mobilitas akademik ya. Jadi dengan 19.000 Ibu, itu adalah angka yang luar biasa dan kami berharap dengan adanya pelatihan dasar ini adik-adik ee punya pengetahuan baik teknis ya, maupun ee ee maupun ilmiah ya. Jadi teknis didapat sehingga nanti tidak banyak pertanyaan yang berulang-ulang gitu ya. Ee sehingga dan adik-adik juga nanti akan mendapat ee banyak pelatihan-pelatihan ya termasuk juga agar tidak mengalami kekerasan ya. ada tidak mengalami kekerasan ee seksual maupun melakukan kekerasan seksual. Nanti juga ada dari ee dari Direktorat

59:07 yang akan bersama kami semua. Mungkin itu aja. Terima kasih ee Mas Marika ya. Mungkin itu sambutan saya dan terima kasih Mbak Felicia ee selamat datang walaupun secara virtual di Unesa ya karena TOBISnya sudah di Unesa ya. Eh, dan oke, selamat datang Mas Irfandi ya. Walaupun Mas Irfandi juga alumni Unesa ya ee dan beliau memberikan pengetahuan pengalamannya ke Unesa kembali untuk adik-adiknya itu yang luar biasa. Mungkin itu harapan kami dan terima kasih Mbak ee Bu Dui ya, Pak Rusli dan mungkin Pak Pri ya karena beliau lagi umrah mungkin masih sempat enggak ya gabung dengan kita ya karena beliau umroh ya. Mungkin itu sambutan saya dan terima kasih Bapak Ibu semua. Sampai ketemu dan ee selamat pagi. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

59:53 >> Waalaikumsalam warahmatullah. >> Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. >> Terima kasih Pak Jaki atas penyampaian sambutan dan laporannya. Untuk acara selanjutnya yakni foto bersama. Dimohon untuk Pak Jek juga tidak meninggalkan pada Zoom ini karena kita mau ada foto bersama terlebih dahulu. Menu foto bersama akan dibantu bersama Budi Dui nggih. Nggih. Nggih. Untuk Oleh karena itu diharapkan para peserta bisa menyalakan oncam supaya bisa terlihat wajahnya. Oke.

1:00:41 Oke, kita mulai saja untuk foto bersamanya. Saya pandu untuk foto bersamanya. Budi siap. Iya. Oke, 1 2 3. Oke, selanjutnya ee lagi 1 2 3. Oke, nggih sampun. Ee terima kasih atas kesediaan untuk foto bersamanya. Untuk acara selanjutnya yaitu pembacaan ketentuan umum untuk pelatihan mobilitas akademik untuk tanggal 4 Agustus mulai

1:01:31 hari ini sampai tanggal 8 Agustus besok hari Jumat. Oleh karena itu, saya izin share screen terlebih dahulu. Oke. Oke, berikut untuk penjelasan umum pelatihan dasar mobilitas akademik, yakni perencanaan program yang nantinya itu akan dikonversikan menjadi 2 SKS. untuk kewajiban mahasiswa bisa disimak bersama ya. Untuk yang pertama kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh

1:02:17 mahasiswa program mobilitas akademik dan mahasiswa yang mengulangi untuk program mobilitas akademik. Enggak tahu kegiatan secara sinkron. Untuk yang kedua, kegiatan dilaksanakan secara sinkron melalui Zoom atau streaming YouTube dan asinkron di melalui >> Untuk yang kedua, kegiatan dilaksanakan secara sinkron melalui >> Untuk yang keempat, mahasiswa akan mendapatkan materi umum dari narasumber dan arahan pengembangan program dari fasilitator dan tim adhoc mobilitas akademik. Yang kelima, meskipun mahasiswa belum mempunyai tempat mobilisasi, tetap wajib mengikuti kegiatan memilih prioritas

1:03:02 pengembangan mini project dari bentuk kegiatan pembelajaran yang diikuti. Yang keenam, aktivitas pembelajaran wajib diikuti semua presensi wajib, penugasan, kuis, dan sebagainya. Untuk yang ketujuh, mahasiswa wajib mengumpulkan setiap penugasan per topik di jam 09.00 malam per harinya. Untuk yang ke-elapan, bagi mahasiswa yang belum bisa akses CIA, maka wajib mengumpulkan tugas GF per hari. Yang kesembulkan surat pernyataan anti kekerasan. Untuk yang ke-10, perencanaan program masuk dalam learning hour 90 jam, mobilisasi sehingga akan masuk logbook. Oleh karena itu, untuk para teman-teman peserta

1:03:50 dimohon untuk memasukkan kegiatan pada hari ini sampai tanggal 8 Agustus nanti untuk bisa dimasukkan dokumentasi dan deskripsi kegiatannya untuk dimasukkan ke logbook. seperti itu. Selanjutnya untuk kewajiban saat pelatihan dasar yang pertama mahasiswa wajib on cam dan berpakaian rapi baik melalui Zoom maupun streaming YouTube. Untuk yang kedua, mahasiswa wajib presensi secara langsung melalui Cidia atau GF jika belum masuk Cidia. Yang ketiga, mahasiswa menonaktifkan mic saat acara berlangsung kecuali menyalakan jika bertanya saat diskusi atau diserahkan untuk berkesempatan untuk

1:04:38 bertanya. Yang keempat, mahasiswa wajib screenshot bukti kegiatan yang nantinya diunggah ke SIM mobilitas akademik atau GF jika mahasiswa belum bisa akses. Untuk yang kelima, mahasiswa wajib mengumpulkan tugas pelatihan dengan batas waktu per harinya, yakni jam 09.00 malam waktu Indonesia Barat. Untuk yang terakhir, setelah kegiatan Zoom, mahasiswa wajib melanjutkan pembuatan proposal mini proyek berdampak. Baik, seperti itu untuk ketentuan umum pada pelatihan dasar mobilitas akademik dan program mobilitas akademik nantinya yang akan diikuti oleh mahasiswa

1:05:24 angkatan 2023 dan bagi mahasiswa yang masih belum atau mengulangi program mobilitas akademik. Untuk selanjutnya akan ada penyampaian materi oleh narasumber kita yang pertama. Tadi juga sudah bincang-bincang bersama dengan Pak Jacky saat sambutan. Oleh karena itu ee selanjutnya penyampaian materi oleh Ibu Felicia Nadya Santoso BSC dengan posisinya saat ini sudah diketahui tadi yakni adalah brand development dari Tobis Fried Chicken dan Sobin Marketing Head Seger Group yang di mana Tobis Fried Chicken juga sudah

1:06:11 menjadi mitranya Unesa juga ya sudah ada di food court Unesa kampus 2 Lidah Wetan. Beliau juga alumni dari University of Exter Exeter eh Major Accounting and Finance. Untuk Oleh karena itu, penyampaian materi oleh Bu Felicia Nad Santoso, BS. Waktu dan tempat saya persilakan. >> Oke, terima kasih. Mungkin ee saya mau tanya screen saya sudah kelihatan belum ya? Sudah, Ibu. >> Oke, mantap. Ini gerak kan ya screen saya ya? >> Iya, >> iya gerak, Mbak. >> Sip. Oke, terima kasih banyak. Eh, yang

1:06:58 saya hormati Bu Dwi, kemarin kita sudah wawa beberapa kali ya kan eh Pak Jacky yang barusan memberikan sambutan, Pak Rusli dari MC-nya dan eh narasumber lainnya tadi Mas Irwandi dan duta-duta ee dari tim Unesa lainnya. Ee terima kasih banyak atas undangannya. Sebenarnya saya juga ee masih belajar dan saya sangat bersyukur ee dengan adanya Unesa. Unesa itu luar biasa. Salah satu universitas di Surabaya yang sangat welcome dengan ee apa namanya? Adanya wirausaha. Suara saya kedengaran ya? >> Iya aman, Ibu. >> Oh aman ya. Oke.

1:07:44 >> Jadi ee apa namanya? dari entrepreneur dan bisnis ee saya merasa ee apa namanya UNESA ini sangat luar biasa karena cara kerja samanya itu sangat berbeda lah dengan ee institusi yang lain-lainnya gitu. Jadi kita sebagai pengusaha juga sangat diberikan ee apa keuntungan. Selain itu kita juga mendapatkan talent-talent yang luar biasa. salah satunya Mbak Debi ya kan dari Unesa yang ee apa namanya ingin ingin tingkat ingin belajarnya tinggi dan ee kita juga mendapatkan banyak input terhadap ee brand kita yang ee sudah berumur 15 tahun ini gitu. Nah, sebelumnya ee ini saya diinformasikan kemarin ada 19.000

1:08:31 Ibu nih ee yang nonton ee apa namanya di dalam acara mobilitas akademik ya kan ini akan belajar banyak tentang teknis, ilmiah, dan pelatihan. Mungkin hari ini ee apa saya akan sharing tentang insight saya ee sebagai saya aslinya itu ee bekerja sebagai profesional lalu saya terjun ke dunia bisnis gitu. Eh, mungkin eh saya opening dulu ya kan. Siapa sih saya ya? Nama saya Felicia Nadia Santoso, biasa dipanggil Fi Felicia atau Nadia gitu. Dua-duanya saya akan noleh. Eh, mungkin ada beberapa dari kalian yang pernah melihat saya di outlet lobis. Kadang-kadang saya ee duduk di sana untuk ee apa

1:09:18 melihat kondisi, tanya-tanya sama ee beberapa customer ya kan. Ee saya berumur 26 tahun. Saya ee mendefinisikan diri saya sebagai eh sales and marketing enthusias karena saya sangat eh menggiati di dunia sales dan di dunia marketing. Jadi eh untuk karir saya, saya awalnya itu berawal dari digital marketing di eh Jakarta. Lalu saya menjadi sales manager di sebuah perusahaan FMCG. Eh, lalu saya menjadi senior key account manager yang meng-handle beberapa toko-toko di FMCG. Lalu sekarang saya jadi brand transformator yang ee membantu eh dua

1:10:04 perusahaan untuk bisa ee meningkatkan eh sales-nya dengan menggunakan tools-tools-nya yaitu marketing ee mungkin itu offline atau online gitu. Nah, jadi ee untuk sekarang saya itu ee untuk ee di Segar Agro saya menjadi marketing lead untuk kedele. Jadi, kedelei biasanya dipakai untuk tahu dan tempe. Mungkin semuanya udah familiar tahu dan tempe jadi makanan sehari-hari. Nah, ee kebetulan perusahaan kami itu bergelut di bidang ee bahan bakunya gitu. Eh, sedangkan untuk ee yang FnB rebranding yang hari ini saya akan mungkin bedah lebih lanjut itu ee saya

1:10:51 berut di bidang em ayam goreng yang mungkin belum tahu kita ee ada brand namanya Tobis yang ada di ee Unesa. Salah satunya itu outlet terbaru kita. outlet paling mungil cuman paling paling terbaru dan paling eh trendy. Dan sekarang jadi kapan hari itu waktu baru opening jadi salah satu outlet top terlima terbesarnya Tobis gitu. Ee jadi ee hari ini saya mungkin lebih banyak sharing tentang pengalaman dan hal-hal yang saya pelajari selama saya berkarir mungkin sekitar 5 tahun ee sejak saya lulus kuliah. Em jadi untuk eh personal passion saya sendiri, saya sangat passionate terhadap

1:11:38 consumer-konsumer e di Indonesia. ee mau itu di pasar tradisional, mau itu di konsumer di ee toko modern atau mau itu eh consumernya toobis yang makan di restoran gitu. Saya sangat ee suka membaca marketing tren dan ee karena saya sendiri adalah sebuah ee saya wanita di mengerjakan bisnis ya kan, women inis. Saya juga suka nih kalau misalnya ada beberapa mungkin anak muda atau ee mentor-mentor saya itu juga womis. Jadi yang bisa relate dengan ee beberapa dilema-dilema yang keputusan-keputusan yang kita harus lakukan sebagai wanita. Cuma di dalam

1:12:23 bisnis yang mungkin kalau FnB banyak ee masih banyak ya wanita yang bergelut di dunia FnB. Namun di dunia ee ee apa namanya? agriculture yaitu ee di kedele dan jagung itu sangat sedikit, Teman-teman. Jadi banyakan itu ee bapak-bapak ya kan ee dan saya ada di antara semua bapak-bapak terus ada saya gitu. Jadi saya sangat suka pada saat saya melihat ada ee wanita-wanita yang ee apa namanya mulai masuk dan terjun ke dalam bisnis sehingga saya bisa eh relate atau saya bisa memberikan eh motivasi untuk satu sama lain. Lalu selanjutnya saya juga eh passionate di sustainability untuk plastic recycling waste dan saya suka membaca buku. Ee

1:13:10 jadi kalau saya menganggur atau ee misalnya lagi suntuk ya kan banyak kerjaan atau banyak hal yang bikin saya ee masih belum bisa memproses keadaan, saya biasanya baca buku gitu. Dan ee biasanya karena saya ee tadi suka ee belajar banyak tentang konsumer-konsumer di Indonesia, saya suka traveling untuk memengerti pasar-pasar yang ada di masing-masing provinsi ee sambil ee belajar tentang kultur masing-masing daerah. Karena di Jawa Timur pun ee kita punya outlet ada di Jember, ada di Jombang, ee ada di Sidoarjo dan Surabaya. masing-masing itu mempunyai ee ee apa namanya? strategi marketing yang

1:13:56 berbeda. Karena kultur-kultur dan budaya area yang yang kota-kota yang berbeda itu mempunyai karakteristik customer yang berbeda seperti itu. Jadi dengan saya keliling dan traveling saya ee ee apa namanya? mendapatkan banyak insight dan banyak pembelajaran seperti itu. Oke, ee mungkin saya sebelum mulai saya mau share ini ada emm favorite code dari saya eh yang saya print biasanya di meja kerja saya dan saya jadikan wallpaper di HP ya kan. Mungkin untuk anak-anak muda di sini yang masih ee dari yang dari banyak semester ya dari ee range ee umurnya

1:14:41 yang sangat muda masihan rata-rata umur 22 tadi kemarin katanya Bu Dwi em pidato dari Presiden Theodor Rooseveld di Sobon University of Paris. Jadi ee mungkin aku boleh minta bantuan ada yang bantu bacain bisa ya Bu Dui ya dari ee apa namanya dari teman-teman di Zoom gitu atau mungkin ee enggak bisa bentar dari teman-teman di Zoom mungkin ada yang bisa bantu bacain enggak ya? >> Langsung tunjuk aja Mbak Felici langsung tunjuk aja. >> Nah itu ada yang Mas Raffi kayaknya ya. Oke, boleh silakan. >> Boleh saya baca izin

1:15:27 >> itu Mas Rafi, Mbak. Mas Rai mau membantunya seperti penyiar itu barusan. >> Oke, oke, >> oke. Silakan. >> Bismillah. Eh, The Man in the arena bukan? >> Iya, The Man in the arena. Boleh baca yang bahasa Indonesia yang di kanan. Okay. It is not the critic who counts, not the man who points out how the strong man stumbles or where the door of de could have done them better. The credit belongs to the man who is actually in the arena, whose face is married by dust and sweat and blood whose tries valiantly who earths and comes short again and again because there is no

1:16:12 effort without error and shortcoming. But who does actually strive to do the deeds? Who knows the great enthusiasm? the great devotions who spent himself in a worthy course who at the best known in the end of the in the end the triumph of high achievement and who at the worst if he fails at least fails while while daring greatly so that his place shall never be with those cold and timid souls who know neither victory nor defeat till the result thank you Oke, terima kasih. Wah, keren banget nih English-nya. Dari Raffi Akbar ya. >> Iya, Kak. Thank you.

1:16:59 >> Oh, dari prodi mana, Kak? >> Ee saya dari S1 Ilmu Administrasi Negara. >> Oh, keren. Oke, thank you so much, ya. Ee apa namanya? Jadi, ini eh apa namanya? favorite quote saya yang ee saya jadi pegangan untuk ee apa namanya bekerja lah ya kan dan menjalani hidup. Jadi bukan hanya pengkritik yang patut diperhitungkan tapi ee yang kita lihat dan yang ee apa namanya yang patut untuk diberikan respectek adalah orang-orang yang sibuk menunjukkan gimana orang hebat itu bisa jatuh, bagaimana orang hebat itu seharusnya berbuat. Jadi orang-orang yang benar-benar di ee lapangan gitu. Penghargaan itu diberikan

1:17:45 kepada mereka yang turun ke tengah arena. Mereka yang berlumunan keringat dan darah berjuang dan berani. Mereka kalah, gagal, dan gagal lagi. Karena sesungguhnya tidak ada perjuangan tanpa salah dan kurang. Mereka yang berbuat karena yakin mereka tunjukkan antusiasme dan pengabdian menghabiskan waktu memperjuangkan sebuah tujuan yang agung. Mereka yang dalam kondisi terbaiknya berakhir menikmati kemenangan indah atas pencapaian tertingginya dan dalam kondisi terburuk jika mereka gagal, setidaknya mereka itu kalah sebagai pejuang yang gagah berani. Dengan begitu, tempat mereka tidak akan pernah tersanding dengan jiwa-jiwa yang dingin dan pengecut yang tidak pernah tahu kemenangan maupun kekalahan, gitu.

1:18:31 Jadi ini ee quote yang saya bawa nanti ini mungkin jadi pegangan saya yang ee berikut untuk ee beberapa karir saya 5 tahun ke belakang dan masih saya pegang untuk ee nanti ee karir saya ke depannya gitu. Nah, jadi kebetulan saya ini ee apa namanya ee bergelut di bidang ee apa namanya? accounting and finance waktu saya kuliah. Jadi, saya belajar ee keuangan ee sehingga makanya saat saya graduate dari ee kuliah saya kuliah di University of Excator, saya langsung mencari eh pekerjaan yang berhubungan dengan finance. Saya bekerja di S sekuritas

1:19:19 Indonesia di ee Jakarta. Jadi, saya apply eh apa namanya? ilmu saya di accounting and finance dan saya belajar tuh caranya memilih saham dengan adanya Bloomberg terminal dan ee apa Excel dan eh berita-berita saya belajar ee untuk melakukan hal itu. Namun eh saya I crave being closer to the real economy. Ee keluarga saya kebetulan ee bekerja di bidang e palawija ee sehingga dari kecil saya itu berinteraksi dengan banyak sekali kuli-kuli, banyak sekaliir truk itu kayaknya ee banyak sekali ee orang-orang di ee

1:20:04 apa namanya? warung-warung atau toko-toko yang ee tiap hari saya itu bertemu. Jadi, saya bertemu orang-orang yang ee mungkin ee kurang ee saya merasa sangat privilege karena saya ee kita semua di sini mendapatkan edukasi ee bisa sampai S1 itu sebuah privilege yang sangat besar karena ee apa namanya? Enggak semua orang bisa ee melalui itu. Kebetulan ee ayah saya itu lulusan SMA sehingga pada saat saya ee bisa kuliah ke S1 ee lulusan ee bisa masuk ke jenjang S1 dan lulus ee saya memang ee merasa sangat bersyukur dan ee orang tua saya juga selalu mengingatkan bahwa kesempatan yang ee saya dapatkan

1:20:50 itu eh sangat eh privilege dan sangat eh rare gitu ya. Jadi enggak semua orang bisa mendapatkan sehingga pada saat kita mendapatkan kesempatan seperti ini, kita harus bisa lebih banyak berkarya. Dan pada saat saya di Samel Sekuritas, saya merasa saya itu belum bisa memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar saya. Saya bisa mendapatkan keuntungan untuk diri saya sendiri karena kan kita mendapatkan informasi tentang saham dan lain-lain. Cuman untuk impact terhadap masyarakat saya kurang mendapatkan. Lalu selanjutnya saya eh apply ke perusahaan Proter and Gamble. Mungkin yang kalau tahu shampo pentin eh dauni, head and shoulder atau eh apa namanya? pampers ya kan atau oral be sikat gigi dan dulu

1:21:37 saya selama 3 tahun saya bergelut di bidang itu ee berawal dari field sales. Jadi saya keliling ke toko-toko sehari mungkin sekitar 20 sampai 30 toko naik motor ya kan ee ee keliling dan e jualan shampo. dan itu ee sangat mengubah perspektif saya terhadap ee Indonesia dan kehidupan mungkin ya. Jadi saya belajar banyak banget pada saat itu masih baru selesai COVID. Jadi ekonomi sangat lemah >> dan orang-orang yang memang di ee apa namanya di pasar tradisional itu sangat terdampak. Jadi ee pekerjaan itu saya

1:22:22 sangat enjoy dan eh terima kasih to PNG. saya menemukan jati diri saya dan mungkin ee bintang timur saya untuk beberapa tahun ke depan ini untuk ee bisa menyentuh kehidupan mereka-mereka yang ada di lapangan itu. Dan ee dengan cara saya keliling itu, saya merasakan eh the market pulse first hand. Jadi saya merasakan denyut jantungnya market Indonesia itu pada saat ada kebijakan dari pemerintah untuk memberikan ee ee stimulus waktu COVID itu langsung di bawah itu ramai gitu kan. Orang-orang mendapatkan stimulus pada saat ee apa namanya COVID melanda ada PSBB ee market tambah sepi gitu. saya bisa merasakan langsung karena saya keliling dan

1:23:09 berbicara dengan ee pemilik-pemilik warung-warung ee mulai dari yang kecil sampai yang kegrosir itu saya bisa mendengarkan ee kondisi pasar dan itu membelajari saya untuk bisa lebih humble, untuk bisa lebih gigih dan untuk bisa ee lebih terobsesi sama customer. Jadi saya bisa dengan saya mendengarkan cerita, saya bisa ee oh ternyata ini sih yang terjadi di market. Jadi saya bisa mendengarkan banyak opportunity yang ada dan memberikan insight juga kepada mereka yang mungkin tidak mempunyai opportunity seperti saya yang keliling ke banyak tempat dan melihat opportunityya itu apa gitu. Di sana saya belajar untuk eh touch and improve

1:23:55 lives. Jadi eh apa namanya? Salah satu quote yang ee mungkin mengena di hati saya itu di PNG kami diajarkan untuk touch and improve life. Jadi, di semua pekerjaan kita itu akan ee bertemu dengan orang dan kita harus bisa untuk ee menyentuh ee mereka. Selain itu, tidak hanya menyentuh tapi juga bisa meningkatkan kehidupannya mereka. Dengan cara apa? Kalau dengan dulu saya memberikan advice bisnis atau memberikan insight lapangan itu sudah sangat membantu untuk mereka. Nah, lalu di sana saya diberikan kepercayaan untuk ee bisa ng-lead ee lebih dari 500 orang. Saya ee di ee setelah sekitar 1 tahun di training, saya ditaruh di Jawa Tengah. Lalu saya diberi kepercayaan untuk pindah ke

1:24:40 Sulawesi di Makassar selama Makassar selama 1 tahun. Lalu saya juga ee apa namanya? Keliling di Makassar, Manado, dan ee Kendari. Dan saya sangat suka ee mendengarkan ee masing-masing daerah yang saya berikan tadi itu mempunyai market dan customer yang berbeda-beda dan belajar ee kultur dari ee area itu ee dari saya keliling untuk menemui customer. Ee jadi dari saya sendiri menjadi sales ya kan berkeliling ke banyak-banyak toko. Lalu saya melihat satu tim yang isinya 10 orang lalu naik. Jadi ada ee lebih 30 orang, lalu 100 orang. ee itu saya belajar banyak ee

1:25:29 bagaimana untuk bisa ee ee memimpin sebagai anak muda untuk bisa menghormati orang-orang yang lebih ee lama di ee pekerjaan tersebut untuk bisa ee juga menghandle dan memecahkan beberapa masalah yang ee ada di lapangan saat itu. Eh, dari situ saya belajar banyak tentang agility yang mungkin ee sekarang sangat diperlukan. Ada tiba-tiba ada AI, tiba-tiba ada ee apa namanya? Ada apapunlah itu guncangan dalam ekonomi kita. Ee ee ada apa namanya? Saya juga belajar banyak tentang data. Jadi data itu sangat penting kita yang lahir di ee

1:26:17 ee di data gitu. Dan ee selain itu saya juga belajar untuk disiplin. Mungkin ini hal yang sangat ee dulu awalnya susah mungkin untuk saya cuman ee apa namanya di dunia yang sangat kita diberi banyak kebebasan ini karena dibanding mungkin generasi boomer atau generasi sebelum jenzi itu kita salah satu generasi yang sangat diberi banyak kebebasan. Jadi ee disiplin ini yang ee saya belajar banyak juga bagaimana saya bisa bangun jam .30 3 pagi untuk masuk kerja jam 0 gitu. 0.30 sudah sampai pasar. Karena kalau saya bangun sedikit telat pasarnya sudah tutup gitu. dan ee akhirnya juga ee ke result. Jadi, bagaimana saya bisa maintain ee hasil

1:27:04 supaya tetap konsisten untuk ee tiap bulannya seperti itu. Nah, ini ee tadi ee sesuai dengan yang dibacakan code-nya ini ada beberapa foto saya entering the arena. Jadi saya mulai dari keliling naik motor ya kan lalu saya diberikan mobil oleh perusahaan lalu saya bisa terbang naik pesawat ke Makassar gitu kan. Jadi di PNG saya belajar banyak dan ini ee mungkin saya ee ee berikan brief ya kan ada beberapa foto saya keliling awalnya ke ee warung-warung lalu saya ee bicara ke depan salesmen yang lain lalu saya juga ee akhirnya membawakan launching produk atau produk baru di ee ee beberapa

1:27:49 kota-kota yang ada di Indonesia seperti itu. Nah, eh entering the arena ini eh along the way saya menemukan passion saya gitu ke depan. >> Jadi ini mungkin eh yang mau saya sharingkan juga eh ada namanya itu goodwill. Goodwill itu intangible asset. Kalau misalnya di accounting eh good ini eh apa namanya? Nama baik kita ya kan. ke mana yang saya bawa dari awal saya bekerja itu ke mana pun kita pergi kita harus lakukan dengan sepenuh hati. Kita harus bisa ee sentuh kehidupan orang lain karena secara enggak langsung kita berinteraksi dengan mereka itu kita pasti menyentuh kehidupan orang lain dan kita harus meninggalkan sesuatu yang

1:28:36 lebih baik dari sebelumnya. Jadi ee di semua pekerjaan saya dari saya di Samuan Sekuritas, saya di ee PNG dan sekarang saya di Tobis, saya ini yang saya ee bawa ke mana pun saya pergi. Jadi ee kita harus bisa ee memberikan dampak positif kepada ee perusahaan ataupun ee bisnis yang kita sedang handle seperti itu. Eh, jadi cerita saya dari corporat ke entrepreneur itu pada saat saya join TOBIS. Jadi kebetulan Tobis ini ee sebuah bisnis keluarga saya yang ee dulu dimulai oleh Bud Dita. Beliau itu ee dulunya bekerja di KFC ya kan. Ee lalu dari awalnya kasir lalu menjadi manajer.

1:29:23 Lalu beliau ee apa namanya? mulai membuka cabang pertamanya yang di Ngagel dan Sidoarjo yang tadi Bapak ee Pak Jacky infokan ya tadi ya di Sidoarjo dari tahun 2010. Ee jadi brand ini sudah 15 tahun. Dulu waktu awal opening saya ikut ee menjadi training kasir-kasirannya ya kan. Jadi waktu baru buka itu ee kita mereka melakukan interview-nya sendiri lalu melakukan ee banyak hal-hal belajar SOP dan lain-lain sendiri. Nah, eh banyak sekali opportunity dari brand tersebut ya kan dari awalnya cuma satu cabang, lalu dua cabang, tiga cabang, lima cabang, dan sekarang totalnya ada 25 cabang ee di seluruh

1:30:10 Jawa Timur ya kan. ee ini ee brand ini adalah brand yang ee memang benar dari orang-orang lokal yang melihat kami melihat banyak opportunity untuk ee pasar ayam goreng yang enak tapi dengan harga terjangkau dan ee apa namanya rasanya itu tapi premium seperti itu. Nah, ee namun kita punya challenge ee kemarin itu kenapa saya mulai join yaitu saya diberikan challenge untuk ee TOBIS ini selama 15 tahun. Jika orang ee jika Pak Jacky tadi pernah datang yang dulu di ee apa namanya? Sidoarjo. Kita itu punya logo ee seperti ini nih. Kayak ada cowok gendut sambil ee ada

1:30:58 jempolnya seperti itu. Nah, dulu market kita tuh kebanyakan mahasiswa dan ee orang-orang milenial yang masih muda. Jadi umur sekitar 20 cuman 15 tahun yang lalu. Namun seiring berjalannya waktu ee banyak brand baru yang masuk tapi kita masih tetap nih kita belum berubah brand atau belum berubah outlet, belum berubah SOP kita sehingga ee kita kehilangan eh market yaitu mahasiswa yaitu kalian-kalian ini yang ada di ee umur sekitar 20 di tahun 2025 ini. Dan ee kebanyakan yang datang itu adalah mungkin dulunya mereka mahasiswa tapi 15 tahun lalu. Sekarang mereka sudah umur sekitar 35 atau 40 yang sudah punya anak

1:31:44 seperti itu. Jadi ee kita kehilangan banyak sekali market gen adalah 30% em eh ekonomi Indonesia. Jadi dari populasi BPS itu kita membaca data bahwa Jenzet ini yaitu orang-orang yang masih di ee di sekolah mungkin SMA kelas 3 sampai mungkin sudah masuk kerja umur 27 itu sudah ee mencakup 30% dari populasi Indonesia. sehingga pada saat ee terjadinya kenaikan ee orang-orang anak-anak Jenzi yang sudah mentas dari kuliah yang tidak tahu Tobis, kita sangat merasakan dampaknya dan kita melihat dari traffic customernya yang masuk ke Tobis. Jadi kita interview beberapa anak-anak muda

1:32:32 mungkin dari ee kompetitor atau dari eh mall ya kan kita tanya pernah dengar enggak Tobis gitu atau mungkin beberapa orang dari Unesa ini juga udah pernah diinterview sama Mbak Debi gitu kan. ee apa namanya? Bagaimana sih brand ini? Dan ee di awal itu kita juga pada saat bertemu Mbak Debi, kita juga interview Mbak Debi. Ee gimana menurutmu Tobis? Apa yang pengin ee kamu tahu dari Tobis? Dan kita belajar banyak dari ee kita berbicara dengan ee langsung dari em ee apa namanya? Jensinynya. Nah, oleh karena itu kita mulai kemarin Januari, Januari 2025 kita adakan rebranding TOBIS untuk Jenzi ya kan sebagai bisnis

1:33:18 owner di saat adanya opportunity di depan mata. Namun kita enggak bisa mendapatkannya. Kita melakukan dengan seluruh energi kita gimana caranya kita supaya mendapatkan em market tersebut gitu. Jadi kita belajar banyak karena kita juga masih ee berproses kan dalam kehidupan. Jadi kita juga enggak sempurna. Kita ee prosesnya panjang. Eh, mulainya itu asihnya dari Oktober tahun lalu, tapi baru tereksekusi mungkin di sekitar bulan Januari kita melakukan rebranding. Eh, jadi kita belajar dan belajar ulang dari interview dan customer survei dibantu oleh Mbak Debi dan timnya ada Pak Irfan, Mbak Debi dan eh Bu April

1:34:04 dari Bu Tina dari tim Tobis. kita mengubah tone dari brand dari ee dari yang awalnya mungkin ee agak monotone ya kan tobis yang cuman ee ada cowok gendut gitu kan tapi eh kita ganti tya jadi fun eh honest dan lokal dan retraining lagi staff kami untuk menjadi friendly dan up to date dan eh apa namanya untuk bisa menaikkan d in dari sales kita dan eh di sosial media via TikTok dan Instagram. Nah, cara kita mengerti understanding Jenzy di FnB, kita melakukan research, trial and error, dan kita masih belajar sekarang, Teman-teman. Eh, jadi mungkin eh untuk Teman-teman yang pernah makan di Tobis dan mungkin pernah bertemu saya

1:34:49 atau bertemu tim saya atau Bu Tita atau ee Bu Debi, pasti kita melakukan ee ee laboratori kita itu di outlet Unesa. Karena di Unesa ini ada jantungnya mahasiswa. Jadi, ee customer kita kebanyakan ee agensi. Jadi pada saat kita di sana, kita sambil bicara mereka ee berceritalah tentang bagaimana mereka punya ee preferensi untuk membeli makanan. Kita belajar banyak dari ee branch Unesa. Lalu kita copy untuk eh branch kami yang lain-lainnya gitu yang ada di Surabaya lainnya. Dan kita itu sudah planning untuk renovasi sekitar li outlet di tahun ini. Dan semua itu berkat pembelajaran kita di branch kami yang di Unesa. Seperti itu. Nah, yang kita belajar itu Jeny itu suka banget

1:35:36 tentang authenticity. Jadi ee apa namanya? Keaslian. Jadi, ee kelihatan roh-nya dan apa struggle-nya. Jadi, kita juga share itu di sosial media ee di TikTok dan Instagram. Lalu mereka suka hal-hal yang estetik. Jadi kita kasih foto stiker gitu kan dan humor. Jadi ee dengan adanya Mbak Debi yang ee mungkin kalian tahu sendiri atau ee anak-anak muda sekarang yang suka pakai pantun atau suka sharing their thoughts via eh quote-quote gitu kan, kita di outlet kita juga bisa tulis di papannya itu ada ee kacanya bisa ditulis ee tentang feeling kalian atau hal-hal seperti itu. itu berkat dari input dari customer-customer yang datang ke Tobis

1:36:22 gitu. Nah, eh approach kami itu kita rename ee menu-menu kita yang dulunya mungkin namanya masih belum ee terlalu ee gampang dimengerti oleh anak-anak muda. Kita ganti menunya dan kita memberikan caption-caption di Instagram dan TikTok yang lebih relatable. melakukan KOL Community dengan ee tim eh apa namanya >> anak-anak muda di Unesa dan ada UGC user generated content dari tim Topi sendiri. Lalu kita eh update juga upgrade juga lokasi kami karena input yang kami dengar dari customer itu ee makanannya sudah enak tapi tempatnya kurang estetik gitu. Jadi kita upgrade ee apa namanya

1:37:08 interior kita dan kita melakukan banyak inovasi-inovasi baru dari menu juga. Nah ee ini ada ee tim TOBIS kita yang di kiri ee itu ada ee banyak dari tim kemarin itu melakukan eh open booth di eh music festival. Kemarin ada konser di Surabaya. Yang tahu? Nah, ee mereka dengan semangatnya ya kan ee menggunakan itu eh uniform kita juga baru yang lebih update dan lebih friendly. Jadi enggak pakai berkerah tapi pakainya kaos dan celemek. Itu juga bagian dari input dari customer yang datang ke Tobis ya kan. Em mereka ee datang ke Basar dulu ini Basarnya itu kita berusaha untuk masuk

1:37:55 tapi karena sudah dua atau 3 tahun itu kita selalu ditolak. mungkin karena kita kurang up to date ya dengan anak-anak muda. Namun sekarang eh tahun ini puji Tuhan alhamdulillah ya kan kita sekarang bisa masuk ke ee basar ini. Kita juga bersyukur gitu kan dan ee tim Tobis juga sangat semangat untuk ee melayani customer-customer Tobis yang baru ini ee untuk bisa ee apa namanya mencoba menu-menu kita selain eh activation offline yang kita naikkan. online kita juga ee genjot ya kan dengan cara ada TikTok promo partnership. Ini baru minggu lalu kita kick off eh kita bekerja sama dengan TikTok untuk bisa ee apa namanya ee menaikkan traffic kita

1:38:44 via ee promosi online. Jadi di TikTok itu kalau kalian lihat ee misalnya Tobis Unesa, kalian bisa lihat ada beberapa voucher-voucher yang kalian bisa klaim pada saat kalian d in. Jadi ee mungkin ini sekalian promosi ya. Jadi kalian bisa buka aplikasi TikTok ya kan, lalu kalian search tobis dan cabang mana yang kalian pergi, kalian bisa dapat potongan langsung ee diklaim di saat itu juga gitu dan ini ee potongannya sangat besar teman-teman gitu. Selain itu kita juga ada menu baru yaitu ee mala. Ini juga hasil dari interview kita dengan customer. Anak muda itu sukanya hal-hal yang baru, ee hal-hal yang pedas gitu kan. Nasi yang pedas dan enggak ribet. Jadi kita kita kupas ayamnya dari tulangnya, lalu kita berikan ee apa

1:39:31 namanya? Kepedasan yang berbeda sehingga ee teman-teman juga bisa mencoba ee oriental Mala yang originally ini dari Secuan Cina gitu. Jadi ee new menu ini supaya ee kita bisa tetap em eksis dan memberikan rasa baru untuk ee customer tobis seperti itu. Nah, ee yang saya pelajari dari eh saya menjadi eh yang leader itu kita harus bisa lead eh without title. Jadi, kita harus bisa action. Eh, kita harus lead from the front. Kita harus memberikan contoh dan eh kita harus bisa mendengarkan. Jadi pada saat kita menjadi leader ya kan itu bukan semakin sedikit masalah kita, tapi masalah kita semakin banyak gitu karena

1:40:18 kita mendengarkan banyak ee banyak ee mungkin masalah atau hal-hal yang kita harus ee pecahkan dalam waktu yang singkat kita. Jadi harus present, kita harus bisa tegas juga dalam mengambil keputusan. Dan the higher you go, the more humility matters. Jadi eh dengan banyaknya, dengan tambah besarnya perusahaan yang kalian handle ee lebih penting lagi untuk kita bisa ee eh stay humble lah, untuk kita bisa ee nyentuh tanah dan ee apa namanya? Be grounded dan mengerti apa yang terjadi di lapangan gitu. Nah, ini untuk ee khusus untuk Unesa ya kan karena kan ee saya dulu juga mahasiswa sempat bergelut dan galau

1:41:04 ke ee gimana ya ini ee apa usaha yang saya perlu lakukan? Saya perlu eh menggeluti di bidang apa ya. Jadi what I wish I knew when I was a student eh kalau bisa jadi sore ya kan yang kembali ke masa lalu terus ee mengingatkan diri saya sendiri gitu. saya ee ingin ee mengingatkan ke diri saya mungkin ee apa namanya 5 atau 8 tahun yang lalu kalau misalnya eh first few jobs in your career itu builds character. Jadi enggak cuman CV tapi itu untuk membentuk karakter kalian. Jadi ee pekerjaan apapun itu, usaha apapun itu, itu membentuk ee apa namanya? karakter kita

1:41:51 and enggak ada shortcut to growth. Jadi, Tobi sendiri itu kan dari tahun 2010 3 2 sampai 3 tahun pertama itu kita juga masih belum ramai, Teman-teman. Jadi, em apa namanya? Tidak ada jalan pintas untuk ee bisa bertumbuh. kita harus belajar dari tadi ee apa jatuh bangunnya perusahaan dan ee market yang tiba-tiba sepi, tiba-tiba ramai seperti itu. Lalu yang ketiga eh ini mungkin untuk eh saya ya kan don't chase prestige, chase impact karena saya dulu eh mungkin eh apa namanya lulusan S1 kita harus dapat kerjaan yang bagus duduk di kantor di SCBD Jakarta seperti itu kan.

1:42:38 Tapi ee apa namanya? Mungkin untuk saya sendiri saya lebih cocok bekerja untuk impact karena saya suka melihat pekerjaan saya tereksekusi di depan mata saya sendiri. Jadi menurut saya sekarang ee mau di kantor, mau di lapangan, mau keliling naik motor, mau naik mobil, mau naik apapun itu cuman ee apa impact itu yang sangat ee matter lah untuk ee apa masa depan saya dan masa depan perusahaan gitu. and growth starts outside your comfort zone. Jadi eh eh apa pertumbuhan itu dimulai dari eh yang di luar comfort zone kita dan kita menjadi orang yang berani itu gratis kok, Teman-teman gitu. Jadi kita berani aja gitu. Dulu saya ee sebagai wanita ya

1:43:26 kan cewek yang ee anak pertama diterbangkan ke Makassar keliling naik motor itu orang tua saya sangat cemas gitu kan. Cuman saya berani, saya bisa meyakinkan mereka kalau misalnya it's ok, I will be ok and I will be brave gitu. Jadi mereka juga mempunyai ketenangan hati. >> Nah, ini tiga prinsip karir saya yang ee mungkin ee jika ada satu orang aja yang di sini yang bisa ee belajar ya kan saya juga sudah happy gitu. Em ee yang pertama itu tunjukan lewat aksi. Jadi kita harus bisa berani melangkah mulai dari kerja yang nyata. Lalu kedua itu ee terjun ke lapangan. Untuk mengetahui market kita harus bisa ee menemui orang, mendengar dan belajar dan ee kita juga

1:44:13 harus memecahkan masalah. Lalu yang ketiga, kita harus tinggalkan dampak positif. Jadi ee buat jadi lebih baik apapun itu. Mau itu brand, mau itu tim, mau itu produk, mau itu servis. Jadi kita harus bisa meninggalkan dampak yang positif untuk ee ee apa itu apapun itu yang kita kerjakan. Nah, ee mungkin itu aja dari saya. Ee mohon maaf kalau misalnya ada yang kurang ya kan ee kalau misalnya sekarang mungkin Bu Dwi apakah masih ada waktu untuk Q&A atau ee apa berapa pertanyaan gitu boleh silakan untuk ee ditanyakan. Boleh Mbak Felicia. Mungkin dua pertanyaan begitu ya Mbak ya. >> Oke boleh.

1:44:58 >> Mungkin dua pertanyaan Mas sama Ra ya Mbak Felicia. >> Boleh. Boleh. Mungkin ada yang mau bertanya. >> Baik terima kasih atas penyampaian materinya dari Mbak Felicia. Untuk teman-teman para peserta yang ada ingin pertanyaan dari penyampaian materi dari Kak Felici tadi dimohon untuk rais hand lalu dipersilakan untuk on mic atau bisa ketik di kolom chat box nanti akan saya bantu untuk bacakan untuk saya sampaikan ke Kak Felia untuk dijawab untuk pertanyaannya. Kita masih ada waktu sekitar 20 menit.

1:45:44 Teman-teman, jadi jangan disia-siakan untuk waktunya. Terutama bagi teman-teman yang lagi memprogram BKP wirausaha atau Bonek Unesa yang di mana memang di sini materinya sangat berkorelasikan dengan apa yang nanti akan diajarkan oleh teman-teman di Bonek. Jadi jangan dilewatin untuk kesempatan untuk bertanya dengan ekspert yang sudah kami undang untuk bisa memberikan materi pada hari ini. Oleh karena itu, silakan untuk teman-teman apabila ada yang ingin mengajukan pertanyaan dipersilakan untuk resen atau diketik melalui chatbx.

1:46:45 Mungkin masih malu-malu ya. >> Iya, kayaknya masih ee masih malu-malu untuk bertanya. Ya, oleh karena itu mungkin saya Kak Felici mau tanya ini tanya malahan. >> Iya. Ee tadi sangat menarik sekali dan inspiratif banget ee materi yang disampaikan oleh Kak Felsia dari kurs-nya, dari perjalanan karir yang mulai dari nol dan bahkan perjalanan dari rebranding dari Tobis di Unesa sendiri ternyata sebegitu banyak lika-likunya dan dinamikanya untuk me-rebranding tersebut ee menjadi sebuah outlet yang banyak dijajaki oleh

1:47:31 para mahasiswa di sini. Saya mau tanya sih, Kak, untuk rebranding tersebut itu ee memang kendala dan kesulitannya untuk menyesuaikan yang dibutuhkan oleh customer di zaman sekarang itu metodenya seperti apa dan mungkin kendalanya bisa diceritakan nih, Kak, selama me-rebranding dari TOBIS ee Indonesia itu menjadi sebuah brand yang benar-benar sudah lahir kembali untuk bisa dijajaki >> banyak karaya seperti itu. >> Oke, mungkin untuk metodenya dulu ya. Jadi >> metode yang saya lakukan ee saya dulu

1:48:16 juga pernah melakukan freelance brand audit namanya di Jakarta. Karena saya waktu itu waktu mengerjakan TOBIS itu saya menemukan banyak sekali emm apa namanya hal-hal yang saya itu bias apa namanya ee apa bias itu apa ya kayak ada bias yang karena saya sebagai orang yang menikmatinya sudah dari lama dan itu milik dari salah satu dari sepupu saya jadi saya merasa oh itu enak-enak aja gitu itu oke there's nothing wrong gitu loh dengan brand saya gitu apalagi itu perusahaan kalian sendiri pasti kalian mempunyai ikatan batin lah ya dengan brand itu. Jadi kalau kalian mendengarkan ee masukan dari customer kita tuh pasti denial namanya. Jadi kita pasti kayak enggaklah kamu doang yang kayak gitu gitu. Yang lain loh masih

1:49:03 tetap beli seperti itu. Jadi eh apa namanya? Kita punya hal namanya itu eh personal bias karena kita sebagai ee owner yang mempunyai hati di sana gitu. Jadi cara terbaik adalah kita ee pura-pura di otak kita itu menjadi interviewer atau surveyor gitu. Jadi pada saat saya melakukan brand audit di brand di Jakarta itu saya diajari untuk menjadi orang ketiga gitu kan. Jadi institusi lain yang mau tahu banyak tentang brand ini bukan dari brand tersebut gitu. Jadi kita melakukan interview Kak ee Kak Reka ya kan. Jadi kita interview customer kemar dulu itu saya bertemu Kak Debi karena kita pertama kali melakukan interview Jenzi

1:49:49 gitu. Jadi kita undang sekitar 10 anak ee dari universitas waktu itu dari beberapa dari Unesa, ada yang dari ITS gitu kan. ee itu kita undang, kita berikan menu kita, lalu kita kita enggak ngomong apa-apa. Kita saya dan Bu Dita ownernya tuh berjanji untuk tidak memberikan feedback apa-apa dan tidak memberitahu bahwa kami adalah bagian dari eh owner atau manager dari Tobis. Jadi kita dari orang ketiga gitu kan sambil kita interview gitu, gimana menurut kalian ayamnya sambil mendengarkan ini kurang asin gitu kan. ini ini ee apa namanya? Apa kok logonya kelihatan jadul gitu. Terus dulu Mbak Debi itu juga tanya artinya Tobis itu apa sih? Ya gitu kan. Sedangkan kita tuh enggak pernah gitu loh di di ee

1:50:37 mengekpose ee cerita di balik tobis ya kan. Terus ee rasanya kita mikir untuk ganti karena kita berpikiran, oh ini all good ini enggak apa-apa, enggak ada yang salah dengan brand kita gitu. Tapi ee saya belajar gitu kalau misalnya ee apa yang kita harus dengarkan itu customer. Jadi jadi ee apa namanya? Saya berusaha untuk ee ee dari metode itu kan kita interview dan kita juga ada beberapa pakai Google Form. Kita memberikan beberapa pertanyaan untuk kita sebarluaskan. >> Namun eh apa namanya itu kurang jujur. Kalau Google Form itu biasanya orang-orang enggak se seaw face to face gitu. Kalau face to face kan mereka sambil kayak coba terus kayak aduh ini kurang asin gitu atau aduh ini terlalu asin gitu. Jadi langsung

1:51:25 terlihat di raut wajahnya. Emm ee mungkin itu untuk metode. Jadi interview langsung secara offline dan mungkin online ee dengan metode em apa namanya? Google Form. Lalu untuk kendalanya kendalanya itu orang-orang yang kerja di TOBIS itu kebanyakan sudah lama Kak. Jadi udah 10 tahun lebih, 15 tahun lebih dan mengubah culture perusahaan yang sudah nyaman dengan ee caranya mereka bekerja itu sangatlah susah gitu. Apalagi mereka yang sudah terbiasa dengan ee apa kesehariannya seperti itu. Jadi ya salah satu culture shock lah untuk mereka ya kan yang sebelumnya mungkin ee cuman ee halo selamat datang di Tobis gitu kan. Sekarang mereka harus bisa merekomendasikan makanan dan lebih friendly gitu kan. Kalau di Unesa itu

1:52:12 kemarin input yang kita dengar itu ee pelayannya ee kurang friendly karena kaku gitu. Jadi kayak cuman halo selamat datang di Tobi silakan gitu doang. Kayak enggak ada enggak ada positive vibes-nya, Kak gitu katanya. Jadi jadi kita belajar gimana ya cara bikin positive vibes ke dalam SOP gitu. Jadi kalian harus bisa tersenyum, kalian harus bisa ee apa namanya? ee memberikan positive vibes kepada orang yang datang mungkin banyak tugas gitu kan. kita harus memberikan senyuman yang terbaik dan pelayanan yang terbaik seperti itu sih. Jadi ee mungkin dalam hal SOP dan ee mengubah kultur kerja dan salah satunya adalah merubah mindset dari ee mungkin founder-foundernya yang sudah

1:52:58 lama menggeluti di bidang ini kan 15 tahun lebih mereka mempunyai idealisme dan prinsip sendiri yang susah untuk diubah. Bahkan logo tuh awalnya kan sangat ee ee sangat mengagetkan ya jika logonya diubah dan color tone itu kita juga ubah. Jadi kayak warna merahnya itu juga berubah enggak terlalu ngejreng gitu. Karena anak-anak muda sekarang kita tunjukin warnanya waduh kok kayak ngejreng kayak dangdut gitu. Warnanya kuningnya ngejreng dan ee merahnya ngejreng gitu. Jadi ee apa namanya? dari input itu kita belajar untuk ee oke kita harus bisa ee mendengarkan customer dan kita ee adapt melupakan customer kita yang existing yaitu ibu-ibu dan ee apa namanya? Orang-orang yang sudah berkeluarga. Jadi kita juga mengundang

1:53:44 beberapa ibu-ibu dan orang-orang yang berkeluarga dan tanya jika kita ubah brandnya seperti ini, bagaimana menurut kalian seperti itu. Jadi e mereka juga oke dan kalau mereka oke dan yang anak muda oke kita akhirnya go ahead. Jadi enggak semua hal yang dari anak muda bilang ee ini kita harus ubah musiknya jadi misalnya R&B gitu. Cuman kan ibu-ibunya enggak suka gitu musiknya R&B seperti itu. Jadi kita menyesuaikanlah dengan ee market yang kita punya sehingga kita bisa ee tetap mendapatkan customer-customer kita bisa menikmati ayam goreng dan masakan yang kita buat. Seperti itu sih, Kak. Semoga menjawab ya. >> Baik, Kak. sangat-sangat terjawab sekali

1:54:32 dan banyak sekali informasi dan mindset yang benar-benar sebelumnya aku belum pernah dapatin. Tapi ternyata marketing ee untuk mendapatkan in dari orang lain itu ternyata ya susah juga ya untuk mendapatkan yang benar-benar interaktif dan benar-benar sesuai dengan target audience-nya kita kayak gitu. >> Iya. Oke, Kak Fel. Ini sudah ada dua penanya untuk dari Kak Riana yang sudah resen dipersilakan untuk on mic untuk mengajukan pertanyaannya. >> Eh, baik sebelumnya ee perkenalkan nama saya Arviana Rizkiatul Aini dari Prodi

1:55:19 Pendidikan Bahasa Jerman. Ee sebelumnya izin bertanya Ibu Felicia. Eh, jadi Gen itu kan biasanya takut untuk mencoba memulai dan pastinya Gen itu ada yang mengajak teman untuk bekerja sama memulai bisnis dan ada juga yang memang berani. Tapi kebanyakan Gen itu selalu mengajak teman. Contohnya saya dengan teman saya waktu itu pernah ee ingin mencoba memulai bisnis bersama. Nah, untuk itu menurut pendapat dari Ibu Felicia sendiri untuk berbisnis itu alangkah baiknya bersama dengan teman ataukah sendiri saja. Lalu saya ee ingin mengajukan satu pertanyaan lagi. Bagaimana ya Bu tips dari Ibu Felicia

1:56:05 untuk Genzi ini agar lebih bisa berani memulai dan tidak gengsi? Karena kebanyakan kan zaman sekarang gen ini sangat tinggi gengsinya gitu. Itu saja Bu dari saya sebelumnya. Terima kasih. >> Oke, thank you pertanyaannya Erviana dan ini sangat relate ya ee dengan kami karena topis itu pastinya ee sebuah kerja sama juga kita ee enggak hanya keluarga dari kita, cuman kita keluarga sama dengan salah satu teman ee atau customer lah dari ee ayah saya. Jadi ayah saya jualan ee komoditi. Lalu kita salah satu customer kita itu ee mempunyai anak yaitu salah satu partner kita di Tobis. Dan ee apa menurut saya tadi pertanyaan pertama itu kan

1:56:51 mendingan bersama teman atau sendiri. Menurut saya itu adalah hal yang bisa ee apa namanya ee tergantung tergantung bisnisnya dan tergantung orangnya. Namun yang harus ada dari awal adalah hitam di atas putih. Ee apa maksudnya pembagiannya? Bagaimana? Nah, kita harus bisa memvisikan ya ee Mbak Erni ya tadi ya ee apa namanya bagai bisnis ini kalau misalnya tiba-tiba jadi sukses sekali nih jadi jalan gitu kan pembagiannya itu mau berapa persen berapa persen seperti itu. Jadi apakah 5050 atau 6040. Jadi harus ada hitam di atas putihnya sehingga pada saat ada konflik pasti terjadi ya di di dalam dalam ee kerja

1:57:37 sama pasti ada masanya di mana contohnya kayak kemarin COVID itu kan ee kita harus merubah strategi dan merubah ee apa namanya? Bahkan ada yang rugi kita harus masukin uang lagi gitu kan. ee gimana caranya supaya kita bisa melewati konflik itu dan krisis tersebut itu harus jelas hitam di atas putih si hitam di atas putihnya ee kita dengan teman kita atau dengan partner kita itu pembagiannya berapa persen berapa persen sih? Jadi kalau misalnya ada untung nih misalnya ada keuntungan ee R10 juta gitu ee kalau saya 60 kamu 40 jadi saya dapat R juta, kamu dapat R juta. Seperti itu kan. Nah, tapi jika tidak ada tidak ada ee hitam atas putihnya nanti jadinya loh kan aku

1:58:22 kerja lebih banyak daripada kamu gitu. Nah, nanti akhirnya buyar gitu bisnisnya yang hilang gitu kan. Jadi sebaiknya ada hitam di tas ee mau itu di saat senang atau sedih itu akan sangat berguna gitu sih ee jika bekerja dengan teman atau partner seperti itu. Jadi ee selain itu aku juga menerapkan prinsip kita harus bekerja lebih dari persenan kita. Jadi saat misalnya nih saya mendapatkan persenan 30% saya akan bekerja 70%. Kenapa? Karena ee tadi itu saya melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati ya kan dan ee apa meskipun saya 30% tapi saya melakukan 70% ee dengan cara itu saya bisa diberikan kesempatan lebih mungkin

1:59:08 enggak di pekerjaan ini, cuma di pekerjaan lain mungkin saya mendapatkan eh opportunity lain seperti itu sih. Jadi saya eh true believer kalau misalnya kita lakukan itu enggak akan sia-sia. Jadi di awal harus ada hitam di atas putih. Tapi selain hitam di atas putih, kita juga harus melakukan lebih dari persenan kita seperti itu. Jadi ee kita harus bisa melakukan ee apa namanya? Pekerjaan itu dengan sepenuh hati. Dengan cara itu ee opportunity itu datang ke kita sendiri gitu. Ee atau ee apa namanya? Ee apa ya namanya? Kalau misalnya kita melakukan memberi memberi lima kita dapatnya 10 gitu loh rasanya itu dengan dengan bekerja dengan sepenuh hati gitu sih. Lalu yang kedua itu

1:59:53 bagaimana caranya gengsi itu berani memulai dan tidak gengsi. Nah, ini itu mungkin eh relate ke yang saya eh tulis di slide ini ya kan. What I wish I knew when I was a student. Em, dulu tuh saya juga gengsi, Teman-teman. Asinya habis lulus S1 tapi naik motor keliling ke 30 toko ke pasar tradisional terus ngelihat banyak tikus dan kecoa gitu kan. Jualan ke toko minta omset misalnya nih datang ke toko tuh saya cuman jualan Rp50.000 5 renteng shampo, 10 renteng shampo gitu kan. Saya merasa aduh masa saya minta R200.000 Ibu dari ibu-ibu ini aja sudah dimarahin. Lalu lihat tikus pula ke kaki

2:00:40 saya kena kecoa gitu kan. Terus pernah juga kena hujan gitu kan. Jadi saya saya sampai harus beli sandal swalo terus sendal saya soalnya. Jadi sepatu saya itu pernah waktu itu kan ee ee waktu lagi jumatan gitu kan. Jadi saya ee saya enggak ikut jumatan tapi saya kan istirahat di toko, sepatu saya hilang gitu. saya lepas sepatu, sepatu saya hilang, helm saya juga hilang gitu. Saya sampai mikir gitu kan, waduh udah kerja susah-susah ya kan saya enggak enggak enggak melakukan apa-apa juga hilang semua barang saya gitu. Lalu saya berpikir gitu kayak kenapa ya kok harus kerja susah ini? Dan dulu saya jujur vakum selama mungkin 3 sampai 6 bulan di sosial media karena saya mungkin malu ya yang awalnya kerja di SCBD di Jakarta

2:01:25 gitu lalu saya keliling ke lapangan di pasar keputran ke pasar ee ke pasar-pasar di Surabaya sinilah terus ee apa kena misalnya ibu-ibu potong potong ikan gitu saya kena cipratan gitu kan saya merasa kayak aduh kok pekerjaan saya kayak gini gitu cuman awalnya saya gengsi cuman ee memang melaluinya enggak gampang, butuh support sistem yang kuat. Ee mau itu dari keluarga, teman gitu. Makanya kan penting untuk kita mengitari teman ee apa orang-orang sekitar kita itu ee seperti yang kita mau dan mentor punya mentor yang yang eh role model yang kita ingin. Jadi kayak misalnya nih I want to be like like eh siapa gitu. Nah, itu kalau bisa

2:02:11 kalian reach out orang itu. Dulu saya ada satu bos yang saya ee suka gitu. Jadi, saya reach out ke beliau lalu beliau memberikan saya mentor gitu. Jadi ee apa namanya? Saya mendapatkan ee enggak apa-apa kok kamu bisa gitu. Jadi eh words of affirmation itu bikin saya tetap move forward dan tidak menghiraukan yang lain karena saya hari-hari saya dengan kerjaan. Jadi saya enggak enggak enggak mendengarkan teman saya ngomong apa gitu. Jadi ee apa namanya? nya dengan itu gengsi saya hilang dan gengsi saya hilang ee itu mungkin baru bisa saya bilang itu 1 tahun atau 2 tahun di awal pekerjaan. Jadi kenapa sih kok gengsi saya hilang? Karena orang-orang yang sukses itu mereka enggak ada yang ngelihat orang

2:02:59 berusaha itu ee memalukan kok gitu. Coba kalian lihat Nagita Slavinea apa siapa namanya istrinya Raffi Ahmad gitu. Dia juga masih jualan di TikTok gitu kan. Ee apa namanya? siapapun itulah ee mereka semuanya jualan. Jadi ee enggak enggak usah mempunyai persepsi yang ee aduh aku malu nanti dilihat teman saya kok orang ini nyeles gitu kan atau jualan asuransi atau apapun itu menurut saya enggak ada yang sia-sia kok. Jadi enggak usah ee gengsi atau malu karena nanti kalau kalian sudah ee dapatkan hasilnya itu mereka yang akan ee apa ingin belajar dari kalian gitu. Karena sekarang salah satu ee pengalaman hidup saya yang paling sering ee apa namanya?

2:03:46 Orang-orang tanya itu adalah saya yang keliling ke 30 toko dalam 1 hari itu. Jadi saya keliling ke pasar tradisional, pasar becek itu saya bisa tahu market itu bagaimana, saya bisa tahu bagaimana cara bikin KPI dan ee ee pekerjaan. Dan saya juga tahu gimana cara bicara dengan customer yang ee mungkin secara pendidikan tidak setinggi kita, tapi kita bisa ee apa namanya bisa memberikan empati dan ee apa namanya ee nyambung gitu kalau ngomong. Dan itu ee menurut saya pengalaman itu enggak bisa saya dapat. Kalau saya dulu gengsi dulu. Saya kalau misalnya gengsi mungkin 3 bulan pertama saya bisa keluar langsung gitu kan. Habis keliling bulan pertama itu saya sangat stres ya kan. Saya

2:04:32 nangis tiap hari itu saya bangun jam 0.30 saya harus sampai pasar jam 0.30 pulang malam jam 0. semalam. Tapi itu saya mendapatkan banyak insight dari lapangan yang saya ee irripable lah di dalam kehidupan saya sekarang yang saya ee apa tetap keliling ke pasar dan interview mungkin orang-orangnya ee di FnB gitu ya sekarang. Ee gitu sih. Jadi ee menurut saya sih >> ee berani memulai dan tidak gengsi itu harus latihan. Jadi kita harus latihan dan harus sibuk untuk bekerja. Jadi disibukin aja. Jadi kita enggak usah fokus untuk em apa yang teman kita bicarakan dan lain-lain. Dan dulu sih cara saya, saya vakum dari sosial media. Sosial media saya hapus 6 bulan. Jadi

2:05:18 saya delete Instagram, saya delete ee apa namanya? TikTok gitu kan. Dulu saya enggak pakai TikTok sih. Instagram dan ee apa waktu itu tuh saya enggak pakai Instagram dan Facebook gitu. Saya saya

…

Share

Ringkasan Video YouTube