Rumus Mikir Cepet TANPA Perlu Mikir (langsung encer btw)

Ringkasan Singkat

Video ini membahas cara mengatasi rasa panik saat harus berbicara atau presentasi secara dadakan. Vincentius Rhesa memperkenalkan framework "321" yang terdiri dari tiga langkah, dua jenis, dan satu hal penting untuk menyusun pikiran dan menyampaikan informasi dengan jelas dan terstruktur. Framework ini membantu menenangkan otak yang panik dengan memberikan struktur yang dibutuhkan untuk berpikir logis dan meningkatkan kepercayaan diri.

  • Framework "321" membantu menyusun pikiran saat panik.
  • Struktur yang jelas meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara.
  • Latihan rutin membuat framework ini menjadi kebiasaan.

Intro

Video ini membahas tentang bagaimana mengatasi rasa panik saat diminta berbicara atau presentasi secara dadakan. Seringkali, situasi dadakan terasa menakutkan, terutama jika kita belum siap. Video ini akan memberikan sebuah framework yang dapat membantu kita selalu siap berbicara dalam kondisi mendesak, bahkan jika kita tidak tahu apa yang akan dibicarakan.

Latar Belakang

Saat panik, sistem alarm di otak menjadi aktif dan mengirim sinyal stres, melepaskan hormon kortisol yang membuat kita tegang dan pikiran menjadi kacau. Amy Arnston, seorang ilmuwan saraf, menemukan bahwa reaksi stres ini membuat otak sulit berpikir jernih. Penelitian lain oleh Dr. Morrison menunjukkan bahwa otak yang stres kesulitan mengatur emosi dan memperkecil working memory, sehingga kita bisa menjadi blank atau berbicara terlalu cepat. Vincentius Rhesa juga pernah mengalami hal serupa, tetapi keadaannya berubah setelah mempelajari framework sederhana dari Vincen, seorang keynote speaker ternama.

Materi Utama

Framework yang diperkenalkan adalah "321". Angka "3" berarti tiga langkah untuk memecah topik menjadi proses berurutan, sehingga mudah diikuti. Angka "2" berarti dua jenis atau kategori untuk mengelompokkan topik dan menunjukkan gambaran besar. Angka "1" berarti satu hal terpenting yang perlu disampaikan dari sebuah topik. Framework ini membantu otak yang panik dengan memberikan struktur yang dibutuhkan, seperti peta. Penelitian menunjukkan bahwa saat panik, otak melepaskan Neeropinevrin, dan struktur membantu menenangkan otak agar bisa berpikir jernih.

Contoh Penerapan

Contoh penerapan framework 321 dimulai dari angka 1, lalu 2, dan terakhir 3. Contoh pertama adalah belajar skill baru: satu hal penting adalah praktik, ada dua jenis praktik (deliberate dan maintenance), dan tiga langkah untuk latihan (pecah proses, latih bagian tersulit, minta feedback). Contoh kedua adalah hubungan: satu hal penting adalah komunikasi, ada dua jenis komunikasi (mendengarkan dan berbicara), dan tiga langkah untuk komunikasi yang baik (dengarkan lebih banyak, jujur soal perasaan, tunjukkan apresiasi). Tidak harus selalu menyebutkan semua komponen secara urut; bisa menggunakan satu bagian saja sesuai kebutuhan.

Kesimpulan

Framework 321 dapat digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari wawancara kerja hingga obrolan santai. Saat otak panik, struktur adalah yang dibutuhkan untuk berpikir jernih. Pertanyaan dadakan dapat dijawab dengan framework ini. Latihan rutin akan membuat framework ini menjadi kebiasaan, dan meskipun tidak langsung lancar, struktur yang jelas akan meningkatkan kepercayaan diri.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Kita semua tahu kalau apapun yang kesannya dadakan itu bakal kerasa nakutin. Apalagi kalau disuruh ngomong dadakan di depan umum buat presentasiin sesuatu yang sama sekali belum kita siapin gitu. Terkait itu di mana kalau ada satu unboxing to yang bikin kamu tuh selalu siap buat ngomong di kondisi urgent terlepas kamu tuh enggak tahu mau ngomongin apa gitu loh. Sebelum itu aku mau ngajak kamu kenalan dikit sama otak kita sendiri ketika dia lagi panik terutama saat dia disuruh ngomong dadakan soal sesuatu. Jadi gini, yang biasanya terjadi di kebanyakan orang pas lagi panik adalah sistem aran di otak kita itu tuh langsung aktif dan mengambil alih. Dia bakal ngirim sinyal stres dan ngelepas hormon seperti kortisol yang bikin kita tuh tegang dan pikiran tuh memutar enggak karuan gitu. Saat itu terjadi, bagian otak yang ngatur kemampuan kita untuk berpikir jernih dan ngomong dengan

0:45 tenang mulai kehilangan kendali. Menurut penelitian dari ilmuwan saraf asal Amerika juga, Amy Arnston, reaksi SARS ini salah satu efeknya bikin otak kita tuh susah mikir dan gak bisa kalem buat ngomong sesuatu. Penelitian lain di tahun 2013 oleh Dr. Morrison, profesor di Department of Neurology, UC Davis School juga nemuin fakta kalau pas otak lagi stres gitu ya, dia jadi kesulitan buat ngatur emosi dan bikin walking memory. Semacam tempat yang dipakai buat nyimpan dan nyusun apa yang mau kita omongin itu tuh jadi mengecil sementara. Itulah kenapa kamu tuh akhirnya bisa blank atau ngomong terlalu cepat pas lagi panik gitu ya. Aku pribadi dulu juga ngalamin hal yang sama pas mau ngomong dadakan gitu ya. Tapi semua itu tuh berubah setelah aku belajar satu framework sederhana dari Vincen, salah satu keynote speaker terbaik di dunia yang tiap tahun tuh ngomong di depan ribuan orang dan punya klien yang

1:31 ngeri-ngeri lah istilahnya Microsoft, Google, Facebook sampai Linkin. Bahkan caraku buat nyampaiin sesuatu pun jadi jauh lebih jelas gitu dan aku jadi lebih PD ketika harus ngomong dadakan. Dan hari ini aku mau ng-spill satu friend itu yang ngebikin kamu tuh siap ngomong, terutama pas lagi dikasih topik secara tiba-tiba. Febook ini namanya 321 dan aku bakal jabarin satu persatu komponennya. Kita mulai dari angka tiga dulu ya, yang artinya tiga langkah ini soal memecah topik apapun jadi proses yang berurutan dan tiap topik pun bisa diubah secara step by step dari poin satu ke poin lainnya supaya orang bisa ngikutin dengan jelas. Well, kenapa ini berhasil? Karena orang suka hal yang jelas dan sistematis. Ibarat kita tuh suka kalau dikasih kepastian gitu kan. Dan ini tuh bakal bikin kamu tuh kedengaran lebih terstruktur dan paham sama apa yang kamu omongin gitu loh. Lanjut ke komponen

2:17 berikutnya angka dua yang artinya dua jenis. Ini mungkin lebih terkait mengkategorikan sesuatu ya di mana kamu tuh bisa ngebagi sebuah topik jadi dua kelompok yang bakal nunjukin kalau kamu tuh bisa ngelihat gambaran besar buat nyusun informasi secara logis. Komponen yang selanjutnya adalah angka satu yang berarti satu hal. Inti dari komponen ini basically kamu tuh nyampein poin yang paling penting dari sebuah topik. Karena kita perlu ingat kalau setiap hal pasti punya satu insight utama yang penting buat disampaikan ke semua orang gitu loh. Kenapa ini berhasil? Karena ini nunjukin kalau kamu tuh bisa nyaring satu hal rumit jadi satu hal simpel yang bisa ditangkap sama banyak orang. And to be honest, Fbook 3 dan 21 ini tuh koten dia bakal ngebikin kamu jadi satu tim bareng otakmu, bukan ngelawannya waktu dia tuh lagi panik gitu. Pas kamu gugup atau panik, otakmu tuh bakal nyari struktur buat ngjadiin pegangan gitu ya. Semacam peta lah istilahnya. Dan ini aku

3:04 dapat dari penelitian yang dipublish di Sence Direct, salah satu sumber riset ilmiah terbesar di dunia. Di mana ada satu penelitian yang nemuin kalau otak kita panik, ada reaksi yang muncul gara-gara lepasnya Z yang bernama Neeropinevrin. Dalam jumlah kecil Z ini itu masih oke-oke aja gitu ya karena bakal bikin kamu jadi orang yang lebih hati-hati gitu. Tapi kalau berlebiian, nah ini masalahnya karena kamu tuh enggak akan bisa berpikir logis dan malah ngikut sama emosi yang muncul gitu. Polanya pun sama kayak yang terjadi saat orang tuh lagi panik gitu. Dan salah satu cara buat ngatasin itu adalah nenangin otak kamu biar bisa berpikir jernih. This is why fanebook itu tuh penting. Salah satu fanebooknya ya 321 ini yang kita bahas di video kali ini. Kalau kamu panik waktu ngomong, bukan berarti public speakingmu tuh jelek. Itu tuh cuman otakmu yang lagi berusaha ngelindungin kamu. Salah satu solusi buat nenangin otakmu yang ngegunain struktur yang manu dia buat

3:49 ngomong supaya kamu tuh bisa mikir dengan logis, rapi, dan kata-katamu tuh jelas buat disampaikan ke semua orang gitu. Dan menariknya adalah yang dengerin kamu juga bakal ngikutin struktur yang kamu pakai secara gak sadar sehingga mereka tuh lebih mudah mahamin omongan dari satu poin ke poin lainnya. Sekarang aku mau kasih contoh gimana cara memakai framework 321 ini. For contex struktur penyampaian framebook ini tuh kebalik ya. Jadi kayak mulai dari 1 2 3. Kita coba langsung pakai ke topik yang sederhana kayak belajar skill baru misalnya. Satu hal yang aku ambil tentang belajar skill baru adalah pentingnya praktik daripada ngakuin passif learning setiap hari. Ada dua jenis praktik yang bisa kita lakuin. Yang pertama adalah deliberate practice, yaitu fokus ke kelamaan kita sendiri dan maintenance practice, yaitu memperkuat hal yang jadi kelebihan kita. Dan supaya kita bisa lancar latihan untuk belajar

4:35 skill apapun, kita bisa pakai tiga langkah ini. Pecah prosesnya jadi bagian kecil, latih bagian yang paling susah dulu dan minta feedback dari orang yang ngesannya tuh lebih ahli. Itu contoh pertama ya. Contoh lainnya tuh bisa kita ambil dari topik hubungan misalnya. Dan kurang lebih bakal jadi seperti ini. Satu hal terkait hubungan yang bisa aku bahas adalah pentingnya komunikasi buat nyelesaiin sebagian besar masalah. Ada dua jenis komunikasi yang bisa dilakuin. Ngedengerin buat mahamin dan ngobrol buat ngertiin. Dan supaya komunikasi itu bisa berjalan dengan baik, ada tiga langkah yang bisa dilakuin. Pertama, kita tuh bisa dengerin lebih banyak daripada ngomong. Yang kedua, bisa jujur soal perasaan kita sendiri. Dan yang terakhir, tunjukin apresiasi ke pasangan secara rutin. Bayangin kalau kamu tuh enggak pakai Febook 321 ini, gitu. kamu mungkin enggak punya struktur buat ngomong gitu kan. Dan berdasarkan penelitian yang udah kita bahas di part sebelumnya, kalau kamu panik, salah satu

5:21 solusi buat otakmu adalah punya struktur buat nenangin dia gitu. Terus kalau enggak punya gimana? Ya bakal gelagapan. Dan pertanyaan selanjutnya adalah apakah harus selalu nyebutin semua komponen dari framework ini secara urut setiap kali ngomong? Well, enggak juga. Kamu bisa pakai satu bagian aja dari framework ini, tergantung topik atau pertanyaan yang kamu dapat. Sederhananya kalau ada yang nanya tentang weekend kamu gitu, kamu bisa jawab pakai komponen angka satu aja. Misal kamu cuma jawab gini gitu. Satu hal yang aku suka dari weekendku kemarin adalah akhirnya aku bisa nyelesain satu buku yang udah aku tunda bergulan bulan. Well, itu tuh cukup-cukup aja gitu loh. Dan kamu tuh juga bisa pakai komponen yang angka dua ataupun angka tiga aja sesuai keinginan dan kebutuhanmu. Tapi kalau kamu tuh mau pakai semua komponen secara berurutan gitu ya dari satu, kedua, ketiga, ya boleh banget asal nyambung dan bisa memperkuat kredibilitas dari poin yang pengin kamu sampaikan. Intinya 321 ini

6:08 tuh bisa kamu pakai almost di banyak situasi ya. mulai dari wawancara kerja, presentasi sampai obrolan biasa bareng teman yang ngak butuhin respon dadakan dari kamu. Karena saat otakmu panik, yang dia butuhkan sebenarnya cuman struktur atau semacam peta buat mikir dengan jelas gitu. Pertanyaan dadakan kayak, "Coba ceritain tentang dirimu gitu." Atau semisal kayak gimana pendapatmu soal hal ini? Sebagian besar bisa kamu jawab dengan frame 321 ini. Apakah bakal langsung lancar? Ya jelas enggak. Tapi semakin sering kamu latih, semakin terbiasa book ini kepakai every time kamu mau ngomong sesuatu yang snya dadakan. Kalaupun kamu benar-benar gak tahu topiknya, kamu atis ada satu pegangan frameb yang bisa kamu pakai supaya omunganmu tu tetap jelas dan ngalir gitu dari satu poin ke poin lainnya. Dan kalau kamu punya struktur yang jelas buat ngomong, rasa percaya diri kamu tuh bakal naik. Dan semisal kamu kelihatan PD, well, it will be good for you. That's all yang bisa aku

6:54 sampaiin. Semoga video ini membantu.

Share

Ringkasan Video YouTube