TAHU UNTUK APA HIDUPMU HARI INI - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang bagaimana menjalani kehidupan Kristen yang bermakna dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kekristenan sejati bukan hanya tentang beribadah di gereja, tetapi juga tentang memiliki tujuan hidup yang jelas dan berusaha untuk menjadi serupa dengan Kristus. Roh Kudus berperan penting dalam membimbing dan mengubah hidup kita, dimulai dari pembaharuan roh, jiwa, hingga tubuh.

  • Kekristenan sejati adalah hidup yang bermakna dan bernilai, bukan sekadar rutinitas.
  • Tujuan utama manusia diciptakan adalah untuk menjadi serupa dengan Tuhan.
  • Pembaharuan dimulai dari roh, kemudian jiwa (pikiran, perasaan, kemauan), dan akhirnya tubuh.

Pendahuluan

Peter Guntur membuka dengan doa, memohon Roh Kudus untuk berbicara dan memberikan pengertian agar hidup semakin diubahkan dan serupa dengan Yesus Kristus. Ia menekankan bahwa Tuhan menciptakan kita dengan maksud dan tujuan, bukan hanya sekadar menjalani hidup tanpa makna. Kekristenan sejati adalah hidup yang penuh makna dan nilai, yang tidak hanya berhenti pada ibadah di gereja.

Tujuan Hidup Kristen yang Sejati

Kekristenan yang sejati adalah berjalan sesuai dengan ketetapan Ilahi setiap hari. Hidup kita harus memiliki dampak dan nilai tambah, bukan hanya sekadar menjalani rutinitas yang membosankan. Ia dan istrinya berkomitmen untuk menghabiskan waktu menyenangkan hati Tuhan melalui perbuatan dan perkataan. Tujuan hidup kita adalah menjadi serupa segambar dengan Tuhan, yang rusak setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa.

Menjadi Serupa Segambar dengan Tuhan

Kita dipanggil untuk menjadi serupa segambar dengan Tuhan, bukan untuk menjadi lebih cantik, keren, pintar, atau hebat dari orang lain. Setiap orang diciptakan spesial dengan tujuan yang berbeda-beda, dan kita harus mempertanggungjawabkan hal ini di hadapan Tuhan. Jika kita mengerti tujuan Tuhan dalam diri kita, hidup kita akan memiliki dampak yang besar dan menjadi berkat bagi orang lain.

Hidup oleh Roh

Setelah mengalami kelahiran baru, hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus. Pembaharuan dimulai dari manusia roh kita, di mana Tuhan memberikan roh dan hati yang baru. Baptisan adalah awal dari perjalanan kita bersama Tuhan, di mana kita mendeklarasikan diri sebagai milik Kristus. Setelah roh diperbaharui, jiwa kita (pikiran, perasaan, kemauan) juga perlu diperbaharui.

Pembaharuan Jiwa dan Pikiran

Pembaharuan budi terjadi saat kita belajar firman Tuhan, di mana cara pandang dan pola pikir yang salah diselaraskan dengan kebenaran firman. Keinginan daging seringkali berlawanan dengan keinginan roh, sehingga kita perlu komitmen untuk menyelaraskan pikiran kita dengan Tuhan. Daging selalu menginginkan yang enak-enak, sementara roh menginginkan hal-hal yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Koreksi dan Pembentukan Diri

Daging perlu dikoreksi, meskipun seringkali kita memberontak saat dikoreksi. Tuhan mengoreksi kita melalui hal-hal yang tidak kita sukai dan melalui orang-orang di sekitar kita, bahkan orang yang status sosialnya lebih rendah dari kita. Jika kita menolak untuk dibentuk, kita akan berurusan dengan Tuhan dengan cara yang lebih menyakitkan. Terkadang, Tuhan perlu "menjedutkan kita ke tembok" agar kita sadar dan bertobat.

Kuat dalam Hadirat Tuhan

Di akhir video, ada sesi pelayanan di mana orang-orang merasakan kuasa Tuhan dan maju ke depan. Ada urapan dan kuasa yang mengalir, membuat beberapa orang tidak tahan dengan hadirat Tuhan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Bapa dalam nama Yesus kami menyerahkan sepenuhnya ke dalam tangan kuasa-Mu. Roh Kudus bicara di tengah kami. Urapi kami, berikan pengertian supaya hidup kami semakin diubahkan, ditarik berjalan dalam pusat kehendak-Mu. Semakin hari semakin menyerupai Yesus Kristus. Tuhan bicara Tuhan, kami mau belajar banyak tentang Engkau. Kami minta roh hikmat, wahyu, dan pengertian memenuhi hidup kami dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Amin. Hari ini kita akan belajar supaya perjalanan kehidupan kekristenan kita ini semakin hari semakin sejalan dengan apa yang Tuhan mau. Karena Tuhan ciptakan kita ini punya maksud dan tujuan. Bukannya sekedar hidup bekerja, besarin anak-anak, nunggu anak-anak menikah dan selesai tugas kita. I. Bukan

0:46 hanya sekedar itu. Kalau kita melakukan segala sesuatu enggak jauh beda dengan orang dunia, sebenarnya hidupmu gak akan bermakna dan bernilai. Tapi kekristenan yang sejati itu hidupnya penuh makna dan nilai. Kekristenan kita itu tidak hanya sekedar berhenti ibadah di gereja. Memang kita harus beribadah ke gereja, belajar di sana, dimuridkan, dibentuk lewat gereja. Karena gereja adalah sarana terbaik untuk kita dimuridkan. Iya. dididik, diajarin, belajar tunduk otoritas, belajar bagaimana jadi murid yang baik, mendisiplinkan diri dengan baik. Tapi kalau kita hanya berhenti bergereja tanpa ngerti tujuan Tuhan dalam hidupmu, kamu tetap enggak jauh beda dengan orang dunia. Jadi,

1:32 kekristenan yang sejati itu berjalan sesuai ketetapan Ilahi loh, hari demi hari. Kitab Mazmur katakan, "Ajar aku Tuhan menghitung hari-hari supaya aku beroleh bijaksana." Bijaksana ngapain? Jalanin hidup ini loh sejalan, step by step, sejalan dengan firman Tuhan. Bapak, Ibu, kalau hidupmu bapak-bapak, ibu-ibu nih ya, bawa bapaknya saya aja. Ibu-ibu yang terkasih ini kalau hidupmu gak ngerti kehendak Tuhan, maunya Tuhan, engkau hanya sekedar menjalani hidup loh. Bayangkan kalau hanya sekedar menjalani hidup, jenuh membosankan, enggak tahu apa yang harus diperbuat. Nanti kalau jenuh ngerewel, komplain, gerutu, dan lain sebagainya. Padahal hidup kita ini selalu setiap hari mau dibawa Tuhan naik level yang berbeda. I iya. Dalam pengurapan yang berbeda,

2:19 dalam hikmat yang berbeda, dalam pengaruh yang berbeda. Amin. Kira-kira tambah bernilai enggak hidup kita? Iya. Memiliki dampak apa tidak? Iya. Dampak. Hidup kita harus punya dampak. Iya. Tambah hari. Saya komitmen dengan istri saya mulai beberapa tahun yang lalu sejak kami mengalami proses permukaan yang hampir nyawa saya hilang. Kita komitmen mau habiskan waktu hanya untuk nyenengin Tuhan. Enggak ada yang lain. Kita sudah enggak punya cita-cita, kita enggak punya keinginan, dan kita sudah enggak punya kerinduan apa-apa lagi. Kita hanya pengin habiskan waktu hanya nyenengin hati Tuhan lewat apa? Apa yang saya perbuat, apa yang saya katakan, apa yang saya lakukan. Kita hari ini harus belajar ngikutin ritmenya Tuhan, caranya

3:04 Tuhan sampai garis akhir kita finish well dan finish strong. Selama kita tinggal di bumi ini, Tuhan mau kita ini berhasil dalam segala sesuatu. Amin. I Alkitab katakan, "Apa saja yang kamu kerjakan, Tuhan akan buat berhasil kok." Dalam segala hal kita berhasil di muka bumi ini loh, di surga kita enggak perlu berhasil karena di surga kita memerintah bersama Kristus. Justru bagian kita selama tinggal di muka bumi ini kita bertanggung jawab dengan segala sesuatu yang ditetapkan dalam hidup kita masing-masing. Berbeda, Ibu. tadi dipakai Tuhan untuk memenangkan suaminya itu harganya mahal itu gak mudah korban perasaan mati daging pikul salib sangkal diri kok jerit-jerit kok lah kalau kita ngerti itu kan kita enggak akan ngeluh

3:51 kenapa kok kita ini seringkiali ngeluh kenapa kok kita seringki komplain kenapa kok kita seringki enggak jelas enggak punya pengharapan karena kita enggak tahu tujuan hidup kita apa. hanya jalani sekedar hidup. Tapi ketika dihadapi tantangan kita akan komplain dan jerit. Bapak, Ibu, kita dipanggil untuk menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Katakan amin. Amin. Tujuan utamanya manusia diciptakan itu serupa segambar dengan Tuhan. Karena setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, gambar dan rupa Allah itu rusak. Makanya sampai hari ini kan masih kita perlu pikul salib sangkal diri kan. Karena kita masih pakai pola pikir dan cara pandang serta prinsipnya dunia dan kita rubah menjadi prinsipnya kerajaan Allah dan dibutuhkan pikul salib sangkal diri mati daging setiap hari. Amin. Amin. Apakah enak? Tidak

4:39 enak. Kita dipanggil bukan untuk lebih cantik dari orang lain. Harus operasi ke Korea. Operasi ke Korea mempercantik diri tiap hari mandi skincare. Bukan untuk lebih cantik dari orang lain. Bukan untuk lebih keren. Bukan untuk lebih pintar. Bukan untuk lebih hebat. Bukan untuk lebih urapan. Kita mesti tahu panggilan hidup kita setiap orang sama menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Baru setelah kita masuk ke ke sini baru kita genapi panggilan masing-masing yang Tuhan tetapkan dalam diri kita. Amin. Bapak Ibu lihat semua sidik jari kita ini gak pernah ada yang nyamain. Artinya kita tuh handmade loh. Iya. Spial edition. Ibu-ibu tahu nih yang suka barang-barang mahal. Spial edition itu mahal sekali kan? Betul apa enggak? Iya. Kita diciptakan spesial.

5:26 Tuhan punya maksud dan tujuan setiap orang berbeda-beda. Dan kita harus genapi. Ini itu suatu hari kita akan pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Bayangkan kalau kita ngerti tujuan Tuhan masing-masing dalam diri kita, bahasa kerennya, bahasa Alkitabnya itu visi Tuhan yang ditaruh di dalam diri kita masing-masing berbeda dan kita genapi. Dampak hidup kita itu powerful. Bukan sekedar jadi woman-woman biasa, tapi kamu jadi woman ekstraordinary. Pengaruh, memiliki otoritas, memiliki dampak. Jadi er Kristen bukannya sekedar datang ibadah, tapi kamu mempengaruhi setiap kamu ketemu orang. Bahkan bisa membawa banyak orang datang ke gereja untuk diubahkan. Amin. Jadi berkat. Tapi kalau kita enggak ngerti ini jadi trouble di mana-mana. Sekarang kita akan lihat di Galatia pasal yang kelima mulai

6:13 ayat yang ke-16. Maksudku ialah hiduplah oleh roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Hidup oleh roh. Artinya hidup kita dipimpin oleh kehendak Roh Kudus. Amin. Setelah kita mengalami kelahiran baru, Galatia 5 ayat yang ke-16. Setelah kita ngalami kelahiran baru yang dirubah, yang diperbaharui pertama dalam manusia roh kita. Galatia 6 ayat yang ke Galatia 5 ayat yang ke-16. Lihat saya fokus ke saya. Waktu kita ngalami kelahiran baru, hidup kita yang dirubahkan adalah manusia roh kita. Tuhan berikan roh yang baru dan hati yang baru. Dulu hati kita kan

6:59 rusak, jahat, busuk, binasa. Masanya di makalnya di Yeszekkiel pasal yang ke-36 dijelaskan Tuhan berikan hati yang baru diperbaharui. Itu jadi tempat tinggalnya Roh Kudus. Makanya kita memiliki pengharapan dulu mulai kita biasanya jalan-jalan ngelihat pohon-pohon biasa aja. Tapi setelah kita ngalami kelahiran harum baru kok kelihatan indah semuanya. Sebelum ngelihat sebelum ngalami kelahiran baru kita ngelihat suami kita, "Ah, biasa aja." Tapi setelah kita ngalami Tuhan kok tambah ganteng. Katakan amin. Amin. Suamimu tambah ganteng apa? Tambah jelek. Tambah ganteng. Tambah ganteng toh. Kalau diomongin suaminya ganteng. Yes. Gitu loh. Amin. Nah, semuanya dirubah. Lah caranya Tuhan

7:44 bekerja itu bukan dari luar, selalu dari dalam. Pertama roh kita jadi tempat tinggalnya Tuhan. Nah, sejak itu setelah kita memberi diri ngalami kelahiran baru terus dibaptis itu bukan selesai di situ. Justru baptisan itu awal mulai kita berjalan sama Tuhan karena kita deklarasi sama setan. Ngomong setan setan. Engkau enggak punya hak lagi atas hidupku. Engkau tidak punya hak lagi atas hidupku. Aku miliknya Kristus. Aku miliknya Kristus. Sejak kita ngomong seperti itu, kita deklarasikan diri kita, kita miliknya Kristus. Dan awal sejak itulah kita berjalan bersama Tuhan. Iya. Amin. Iya. Tahu enggak apa yang setelah roh diperbaharu, yang diperbaharui apaagi? Jiwa kita, pikiran

8:31 kita, perasaan kita, kemauan kita, ganda kita. Enak enggak? Itu sesuka Tuhan enggak? Kalau disuruh doa ngapain biasanya? Tidur. Kalau baca Alkitab tidur. Beh, tidur. Iya. suruh ngampuni gimana? Gak mau. Kalau lagi kuesel suruh menguasai diri, kendalikan diri biasanya ngapain? Engak mau. Kalau suruh minta maaf biasanya muter-muter dulu kan, Ibu-ibu. Benar apa enggak? Iya, betul. Suruh minta maaf I'm sorry. Susah loh ngomong I'm sorry tok sama suami angel. Susah meski mulut. Iya. Gara-gara kamu tudeng dulu, tudeng sini. Baru kalau sudah mentok suaminya nyerah. Iya. Aku sayang sama Kak ya aku sor ya. Tapi masih tetap membelah diri. Tahu enggak di mana itu? Di area jiwa, perasaan, kehendak. Makanya Roma pasal

9:19 yang ke-12 katakan, "Berubahlah oleh pembaharuani." Budi. Budi kita diperbaharui waktu belajar firman seperti ini. Waktu kita belajar firman itu cara pandang kita yang salah, pola pikar kita yang salah, pengertian kita yang salah, yang kita selama ini dipengaruhi oleh nenek moyang kita, didikan orang tua kita, didikkan lingkungan sekitar kita. pengajaran-pengajaran nenek moyang atau apapunlah pengetahuan yang tidak selaras dengan firman. Waktu kita belajar firman ini kan diselaraskan daging teriak kan. Betul apa enggak? Betul. Sering jerit kan rasanya. Tuhan aku ikut tuan kok rasanya kayak begini. Aduh. Iya. Saya bilang sama istri saya kita ini melayani Tuhan. Ura kerja setan kabur. Kok Tuhan sering bawa ke pinggir

10:06 jurang terus kok rasanya ini berharap terus-terus ini piye to Tuhan? Sekali-kali dia ke padang rumput yang hijau. Saya bilang, istri saya bilang, "Kok begini ya, ikut Tuhan?" "Bagus jalan terus." Seringkiali kita ikut Tuhan bulat kan? Berbelit-belit apa enggak? Doamu langsung dijawab apa berbelit-belit? Enggak. Bulat, muter-muter enggak jelas kan? Kadang seringkiali iya kebentur tembok kan? Iya. Itu caranya Tuhan tahu menyelaraskan pikiran kita. Karena pola pikir kita ini gak selaras dengan Tuhan dan kita perlu komitmen menyelaraskan ini. Yakingmu akan teriak. Betul apa enggak? Iya. Perhatikan di ayat yang ke-17nya dijelasin begini. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan roh. Roh penurut daging lemah. Lemah. Suruh doa ngantuk. Suruh

10:52 ngampuni. Cari kambing hitam. Kalau suruh makan cepat itu daging tuh makan kepiting sos padam. Waduh. Makan yang enak-enak daging langsung. Yes. Kan. Terus dikasih uang belanja lebih gitu ditransfer suaminya. Lihat akaun banknya nol yang gelinding banyak itu. Oh, aku I love you cintaku negeriku rayon pulangu. Thank you ya. Aku sayang sama kamu. Kalau daging itu maunya kan yang enak-enak terus kan. Iya betul. Maunya yang enak. Kasih makan yang enak. Oh maju Bu maju. Ayo Bu. Bu maju. Tak gentar. Ayo Bu. Terus ya rajin melayani. Waktu ditegur dagingmu ngapain? Uh waktu dikoreksi enak enggak? Enggak

11:37 enak. Tahu enggak orang yang paling sering ngoreksi saya siapa? Polisi, sahabat, kekasih, pasangan hidup, polisi militer, apoteker yang baik istri saya itu woh orang lain enggak berani tegur. Tapi istri ta daging rasanya dagingnya. Saya bilang, "Saya dengerin aja." Kamu itu enggak mau dengerin. Saya belajar dengar daging enak enggak digituin? Enggak enak. Enggak enak. Daging kan sukanya digini-gini. Bagus, cantik kamu, ya. Maju luar biasa. Kok kamu kelihatan muda ya? W hebat toh kamu senang daging tapi daging perlu dikoreksi. Kadang daging kita susah dengan dikoreksi. Kan seringkiali kita memberontak kan. Iya. Tahu enggak caranya Tuhan koreksi lewat apa? Lewat hal-hal yang tidak kita

12:22 sukain dan seringki dibawa ke dalam persoalan dan masalah. Lek kita ditegur orang di sekitar kita biasanya pasangan ya. Kalau kalau suami istri ya pasangannya yang tegur, kadang anak. Kalau ditegur orang yang status sosialnya lebih tinggi dari kita kan kita oke ya kan. Tapi kadang Tuhan tegur pakai orang yang status sosialnya lebih rendah dari kita. Kita mau terima apa enggak? Tentu tahu enggak? Membuktikan hati kita ini dablek ngeyelan apa tidak? Mau dibentuk apa tidak? Kalau ditegur Mbak di rumah gimana rasanya? Tereak kan? Taging. Terus kalau nablek ditegur enggak enggak enggak mau nurut berurusan dengan Tuhan lebih ruet kan? lebih menyakitkan kan gebentur tembok-tembok kan berdarah-darah. Benar enggak? Suatu hari istri saya tegur saya, "Jangan begadang tidur." Enggak,

13:09 aku sehat kok, seger kok tidur. Terus teman dari Surabaya tambah batuan. Bapak meski istirahat enggak? Aku segar kok sehat. Julang dari Surabaya pelayanan seminggu. J bangun tidur enggak bisa berdiri. Saya bilang, "Tuhan aku minta ampun Tuhan aku gak aku mau ngulang lagi. Aku bertobat." Kadang tipe orang yang dablek model kayak saya ini mesti dijedutin tembok. Sakit rasanya. Tapi itu cara Tuhan karena sayang sama kita. I [Tepuk tangan] ada orang-orang tadi ketika merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu. Angkat tangan maju ke depan. Roh Kudus aku mau buktikan.

14:35 [Musik] Jus [Musik] Jesus [Musik] Now Jesus name.

15:22 Jesus. Jesus. Jesus. Ibu ini sesudah menerima. Semakin semakin kuat semakin [Musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat [Musik] kuasanya [Musik] Jesus

16:08 down [Musik] tahan dengan hadirat Tuhan ya. I masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan kuasa Jesus semakin mengalir Jesus. Biar di situ. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube