6 Passive Income Gw (2025 UPDATE)

Ringkasan Singkat

Video ini membahas strategi Leon Hartono dalam mengelola passive income di tahun 2025 dengan pendekatan yang lebih konservatif karena kondisi pasar yang sedang berada di all-time high. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Diversifikasi di berbagai instrumen investasi seperti digital bank, reksadana, saham Amerika, crypto, dan investasi di perusahaan swasta.
  • Pentingnya memahami risiko dari setiap instrumen investasi dan tidak menaruh seluruh dana di satu tempat.
  • Strategi untuk memaksimalkan keuntungan dari IPO saham dengan memanfaatkan beberapa SID (Single Investor Identification).
  • Investasi di perusahaan swasta dengan fokus pada sinergi dan nilai tambah yang bisa diberikan sebagai investor.

Pendahuluan

Leon Hartono membuka video dengan membahas berbagai drama yang terjadi di tahun 2025, termasuk isu tarif Liberation Day dan Bitcoin yang mencapai all-time high (ATH). Dia menekankan bahwa video ini hanya berbagi perjalanan pribadinya dalam memaksimalkan cuan dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Leon mengingatkan untuk selalu melakukan riset sendiri karena setiap instrumen investasi memiliki risiko masing-masing.

Strategi Konservatif di Tahun 2025

Di tahun 2025, Leon mengambil pendekatan yang lebih konservatif karena banyak aset yang berada di level all-time high. Dia memasang stop loss untuk melindungi profit dan terus mengembangkan portofolio konservatif untuk menjaga kekayaan serta mempersiapkan diri untuk mencari peluang saat market crash mendatang. Leon menekankan pentingnya untuk tidak serakah dan membangun "peluru" untuk menghadapi market crash.

Diversifikasi di Digital Bank

Salah satu portofolio konservatif Leon adalah di digital bank, seperti Krom Bank Indonesia (sebelumnya Bank Bisnis Internasional) dan Superbank, yang menawarkan bunga antara 5% hingga 8,75%. Namun, bunga ini masih dikenakan pajak 20%. Leon menggunakan beberapa digital bank karena bunga yang ditawarkan mayoritas di luar batas atas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Karena tabungan di bank digital tidak dijamin oleh LPS jika bunganya melebihi batas yang ditentukan (4% untuk bank umum dan 6,5% untuk BPR), Leon hanya menaruh dana yang siap hilang jika bank tersebut bangkrut. Dia mencontohkan tidak memasukkan dana lebih dari 2 miliar di Krom Bank Indonesia dan Superbank. Leon mengingatkan untuk tidak hanya melihat potensi keuntungan, tetapi juga risiko potensialnya.

Investasi Reksadana di Makmur

Di aplikasi Makmur, Leon fokus membeli reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, baik dalam Rupiah maupun US Dollar. Dia telah menggunakan Makmur selama 2 tahun terakhir dan merasa percaya diri dengan platform ini karena menawarkan reksadana yang beragam. Return di reksadana sudah bersih (net) dan tidak dipotong pajak 20% seperti deposito bank. Risiko reksadana tergantung pada isi reksadananya. Leon menyarankan untuk tidak all in di satu reksadana dan melakukan diversifikasi manajer investasi. Dia juga merekomendasikan untuk mempelajari isi reksadana dan menghindari membeli dua reksadana dengan underlying asset yang mirip. Leon juga membeli reksadana US Dollar sebagai cara untuk diversifikasi, dengan harapan mendapatkan return sekitar 6-7% dalam jangka panjang karena pelemahan Rupiah. Dia juga mengingatkan untuk memanfaatkan promo yang sering ditawarkan oleh Makmur.

Saham Amerika di Peluang

Leon membahas investasi saham Amerika di aplikasi Peluang, yang telah dia gunakan sejak akhir tahun 2022. Dia membagi strategi cuan di saham Amerika menjadi tiga kubu:

  1. Newbie Friendly: DCA (Dollar Cost Averaging) ke indeks seperti QQQ, SPY, VIIG, dan VTV.
    • SPY adalah 500 perusahaan besar di Amerika dengan bobot disesuaikan market cap.
    • QQQ adalah 100 perusahaan besar yang lebih berat ke perusahaan teknologi.
    • VIIG adalah Vanguard Dividend Appreciation Index yang berisi perusahaan yang konsisten memberikan dividen yang bertumbuh.
    • VTV adalah indeks perusahaan yang relatif murah (value investing).
  2. Intermediate: Memilih saham sendiri (stockpick) dan melakukan analisis fundamental.
  3. Leverage Play: Memanfaatkan leverage 2x atau 4x di momen-momen tertentu.

Leon sendiri lebih cenderung ke kubu ketiga, yang memanfaatkan momen-momen tertentu untuk mendapatkan keuntungan besar. Dia mengingatkan untuk berhati-hati dengan leverage dan menyarankan untuk menjadi Peluang Plus agar mendapatkan bunga yang lebih rendah. Leon juga menjelaskan bahwa Peluang menggunakan mekanisme PN (Perintah Nasabah) dan bukan produk CFD (Contract for Difference).

Crypto

Di dunia crypto, Leon memiliki dua portofolio: satu untuk Bitcoin yang tidak akan pernah dijual dan satu lagi untuk trading. Dia lebih aktif di trading karena risk reward Bitcoin di harga ATH saat ini sudah tidak sebaik sebelumnya. Leon mengingatkan untuk berhati-hati dengan leverage saat trading futures dan menyarankan untuk menyesuaikan risiko dengan mengurangi leverage secara manual.

Saham Indonesia (IPO)

Leon juga berinvestasi di saham Indonesia dan mengikuti IPO di empat perusahaan: CDI, PSAT, Coin, dan Mari. Meskipun keuntungan dari IPO biasanya kecil, dia belum pernah rugi dari saham IPO karena selektif dalam memilih. Leon membagikan strategi untuk memaksimalkan keuntungan dari IPO dengan memanfaatkan beberapa SID (Single Investor Identification) untuk mendapatkan alokasi yang lebih besar. Dia membandingkan alokasi yang didapatkan dengan memasang dana di bawah dan di atas Rp100 juta.

Investasi di Perusahaan Swasta

Leon juga berinvestasi di beberapa perusahaan swasta, salah satunya adalah Rank Pillar, sebuah digital marketing agency. Dia percaya bahwa investasi di perusahaan swasta sangat lucrative, tetapi penting untuk memastikan adanya sinergi dan nilai tambah yang bisa diberikan sebagai investor. Leon menekankan tiga prinsip dalam berinvestasi di perusahaan swasta:

  1. Fokus untuk meningkatkan value sebagai investor.
  2. Jangan pernah menjadi lintah yang merugikan perusahaan.
  3. Jika bisnis tidak berjalan sesuai harapan, jangan salahkan pengusaha.

Leon menutup video dengan mengingatkan untuk selalu menerima risiko dari setiap investasi dan melakukan refleksi diri jika terjadi kegagalan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 2025 ini banyak banget ya dramanya. Ada tarif Liberation Day, Bitcoin nyentuh ATH lagi. Dan ada kemungkinan siklus 4 tahunan Bitcoin ini udah hampir selesai. Kalau misalnya kita asumsi sejarah itu mengulang, lalu Rusia itu enggak damai-damai sama Ukraina, Israel tiba-tiba nyerang Iran sampai US juga ikut-ikutan dan drama-drama lainnya. Sampai Elon Musk pun juga akhirnya putus sama Trump dan dia bikin partainya sendiri. Jadi di video kali ini gua bakalan update en passif income gua di tahun 2025. Dan ini cuman sekedar sharing perjalanan pribadi aja ya. Kalian enggak perlu ikut-ikutan ini. Enggak ada yang bersifat rekomendasi. Soalnya ini buat sharing cara gua pribadi maksimalin cuat. Pastikan kalian pelajarin sendiri dan doch. Soalnya setiap instrumen yang gua bahas itu

0:46 pasti ada resikonya masing-masing. Let's go. Tahun 2025 gua relatif lebih konservatif ya, soalnya lagi pada ATH semua. Bitcoin itu lagi ATH, S&P 500 lagi all time high. Sam-SAM Indo yang konglouk juga udah pada naik. Makanya buat aset-aset yang berisiko ini gua lebih berhati-hati. Gua bakal pasang stop loss buat jagain profit dan gua terus kembangin portto konservatif gua untuk menjaga kekayaan dan sebagai peluru buat nyari kesempatan di market crash yang akan datang. Ini gua enggak tahu ya kapan market crash bakal datang. Bisa jadi akhir tahun, bisa jadi tahun depan, bisa jadi 3 tahun kemudian. Tapi intinya

1:32 ini waktunya untuk tidak serakah dan gua pribadi mau membangun peluru. Salah satu porto konservatif gua itu di digital bank. Gua lihat Chrome lumayan ya, bisa ngasih bunga antara 6 sampai 8,75%. Lalu Superbank itu juga bisa ngasih bunga antara 5 sampai 7%. Tapi bunga-bunga di digital bank ini masih subjek dikenakan pajak 20% ya. Jadi return-nya ini butuh kalian adjust. Digital bank yang gua pribadi pakai itu ada banyaklah, termasuk Aladin, Siank, Bank, Newcommerce, semuanya gua pakai. Kenapa digital bank gua pakai banyak banget? Soalnya bunga bank yang ditawarin sama bank digital itu mayoritas di luar dari batas atas LPS. Saat ini bunga yang ditanggung sama LPS

2:17 itu 4% buat bank umum dan 6,5% buat Bank BPR. Otomatis kalau misalnya bunganya ini sampai 7 atau bahkan 8,75% tabungan kalian itu tidak ditanggung sama LPS. alias kalau misalnya banknya ini bangkrut, duit kalian itu bakalan hilang. Jadi, uang yang gua taruh di bank digital gua udah siap in case banknya ini sampai bangkrut dan duit gua hilang. Ya, makanya kayak misalnya contoh di Chrome sama di Superbank itu gua masukinnya enggak sampai 2 miliar. Dan sebaiknya kalian juga pakai prinsip yang sama ya saat kalian nabung di bank digital. Kalau misalnya kalian ngerasa kalian gak bisa terima di bank digital kayak misalnya di Chrome, di Superbank atau di bank-bank lainnya ini sampai hilang, mendingan kalian jangan nabung di sana. Apalagi di instrumen lainnya yang resikonya itu bisa aja lebih tinggi

3:03 lagi. Investasi itu enggak ada yang 100% aman. Mau yang paling aman pun ini bukan 100% aman. Adanya cuman yang relatif lebih aman lawan relatif berisiko. Ini adalah spektrum. Dan setiap kali kita investasi jangan cuman lihat dari sisi cuannya doang. Tapi kalian juga harus aware dan harus siap dengan segala resiko potensial downside-nya. Contoh kalau misalnya kita khusus ngomongin deposito. Kalau misalnya kalian mau cari yang lebih aman dan yang tabungannya itu masih ditanggung sama LPS, carilah bank-bank yang bunganya itu mentok di 4% buat bank umum. Biasanya itu kayak misalnya PCA, Mandiri, OCBC, CIMB, dan bank-bank lainnya yang emang lebih konservatif. atau sekalian aja kalian invest di FR atau di ORI ini. Makanya

3:48 menurut gua tidak make sense buat naruh duit di satu bank digital walaupun bank digital itu bisa kasih sampai 7 atau bahkan 8,75%. Menurut gua tidak worth itapin ekstra cuan 1% 2% tapi kita meresikokan seluruh tabungan kita di satu bank. Prinsip ini gua pegang walaupun sebenarnya PNL perusahaan Chrome itu bisa dibilang lumayan lah. Dia ini perusahaan yang udah TBK dan dia juga udah cuat profitable bukan perusahaan yang masih bakar duit. Kita bisa lihat laporan keuangannya saham BBSI ini tikernya Chrome ya. Dari laporan keuangannya kita bisa lihat bahwa nasabah peminjamnya adalah kredit konsumtif buat buy now payer yang disalurkan sama Credifo dan Credif. Tentu ini enggak secara eksklusif ya, tapi yang disalurkan ke

4:35 Credifo dan Credif ini jumlahnya cukup signifikan. Limit kerja samanya itu baru dinaikin dari 3,5 triliun jadi R5 triliun. Jadi simpelnya kita dikasih cuan 6 sampai 8,75% sama Chrome sebagai orang yang masukin duit dan nabung di sana. Lalu Chrome pinjamin duitnya lagi mayoritas itu lewat Credifo dan Credif. Bungganya itu kira-kira 35an%. Ini cuman estimasi gua aja ya. Cara ngitungnya itu enggak sulit. Tinggal ambil aja berapa cuan dia dari pinjaman. Angkanya itu di sini R70 miliar. Habis itu dibagi sama rata-rata dari balance kredit yang diberikan di tahun 2024 dan di tahun 2023 yaitu 3,9 triliun dan 1,7an triliun. Hasilnya itu sekitar 35an%.

5:20 Dan angkanya ini makes sense ya, soalnya di laporan keuangan juga tertulis bahwa bunga rata-rata untuk kredit konvensional itu 18an% dan kredit channeling itu 55%. Ya, ini pantas aja ya mereka bisa ngasih cuan ke yang nabung itu 6 sampai 8,75%. Toh cuannya mereka aja antara 18 sampai 55%. Makanya sekali lagi gua ingetin, gua taruh di bank digital duit yang gua siap hilang dan gua paham resikonya. Ini bukan yang 100% aman dan ini tidak ditanggung sama LPS. Soalnya secara otomatis resiko yang kalian hadapin sebagai orang yang nabung di Chrome itu tergantung dari risk profile peminjam BNPL di Credifo dan di Credif dan juga seberapa ketatnya Credifo dan Credifas dalam penyaluran kredit. Soalnya kalau

6:07 misalnya nyalurin kreditnya itu sampai asal-asalan kayak misalnya P2P2P yang kemarin-kemarin yang pada bermasalah dan sampai bangkrut itu bisa hancur juga ya tabungan kalian di Chrome atau di tabungan bank digital lainnya. Intinya sekali lagi, mau segimana percayanya lu, jangan all in di satu aplikasi. [Musik] Di aplikasi Makmur, gua lebih fokus buat beli Reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap. Dan yang di pendapatan tetap ini gua beli yang rupiah maupun yang US Dollar. Gua udah pakai Makmur sejak 2 tahun terakhir dan gua masih confident ini aplikasi yang penawaran reksadananya itu yang paling diverse. Di sini kalian bisa lihat juga RDPT yang nawarin di atas 8% itu ada 12 RDPT. Yang

6:52 nawarin antara 7 sampai 8% itu ada 8 RDPT. Bahkan ada produknya Shinhan yang setahun terakhir itu ngasih 9% dan 5 tahun terakhir itu naik hampir 50%. Artinya kalau misalnya disahunkan itu sekitar 8% dalam 5 tahun terakhir. Ini kalian bisa lihat sendiri di bawah reksa dana pendapatan tetap itu ada trimegah dana tetap syariah kelas A dengan return sekitar 9% juga. Lalu ada Shinhan yang tadi kita sudah bahas. Lalu ada KIS fixed income Fund Plus itu 8,7%. Star Stable amanah sukuk 8,41% dan Triegah fixed income plan syariah itu di angka hampir 8,2%. Dan buat teman-teman yang belum tahu, return di Rexadana ini udah net ya, enggak kayak di deposito bank tadi yang masih butuh dipotong 20%. Lalu dan

7:40 resiko reksadana itu juga tergantung dari isi reksadananya itu apa. Misalnya kalau misalnya kalian buka fun factsheet-nya Shinhan, kalian bisa lihat PBS 012, SMP THK, SMI NKP dan lain-lain. Kalau misalnya kita cek PBS 012 ini isuarnya pemerintah Republik Indonesia yang ngasih bunga 8,875%. Lalu yang SMP THK ini isuar-nya Hutama Karya yang ngasih bunga floating. Dan SM NKP ini isure-nya PT Indah Kiat P and Paper yang ini juga ngasih bunga floating. Jadi potensi dan resikonya Rexadana itu tergantung dari underlying aset masing-masing reksadana. Dan ini artinya juga kalau misalnya kalian beli reksadana isinya ini kalian bisa lihat udah ada banyak aset bisa jadi 20 30 obligasi dan bisa dibilang otomatis udah

8:27 diversified lah. Makanya untuk porto konservatif gua taruh sebagian duit pribadi maupun duit PT gue yang nganggur itu di sini sebagai treasury dan togle antara penggunaan pribadi dan buat porto bus ini juga gampang ya suching-nya itu tinggal gontak-ganti di sini. Nah, tapi supaya kalian bisa lebih aman lagi, gua juga selalu saranin untuk tidak all in juga di satu reksa dana. Jadi, kalau misalnya kalian nyari yang return-nya itu tinggi, misalnya 7 sampai 8%, di sini aja udah ada 8 opsi, lalu di atas 8%, di sini aja udah ada 12 opsi. Jadi, kalian bisa beli yang banyak misalnya 10 reks dana, 12 reks dan kalau misalnya gua pribadi gua bahkan ikutin campurin sama reks dana pasar uang juga ya. Soalnya tanpa strain resiko kita terhadap lebih banyak

9:13 instrumen lagi dengan melakukan diversifikasi. Dan menurut gua ya sebaiknya juga jangan all in di satu manajer investasi. Jadi kalian juga diversifikasi manajer investasinya. Jangan syukur semua atau jangan terima gas semua atau jangan insight semua. Atau kalian juga harus cek dari segi isure-nya. Misalnya kalian ada yang kurang suka, contoh ini kalian lihat hutama karya. Ini sebagai contoh aja ya. Misalnya kalian kurang cocok, ya kalian tinggal beli yang lain. Dan gue juga sangat rekomendasi supaya kalian pelajarin isi reksadanya. Bisa aja contoh ya, Reksadana A dan Rexadana B underline asetnya itu bisa aja mirip-mirip atau bisa dibilang sam lah. Nah, kalau misalnya kayak gitu walaupun kalian beli dua Rexadana ini belum terhitung sebagai diversifikasi ya, soalnya underlying asetnya itu sama.

10:00 Jadi secara resiko ini masih terkonsentrasi. Gua juga beli yang US Dollar, ada Star Fixed income dollar dan ada danaamas dollar. Ini basically reksa dana tapi underlying asetnya itu isinya dolar dan bayar utangnya itu pakai dolar juga. Jadi gua harapkan ini bisa jadi cara untuk diversifikasi. Return-nya ini mungkin kelihatan kecil ya, cuman 4%. Tapi gara-gara rupiah kita itu rata-rata melemah sekitar 2 sampai 3% setahun. Artinya return-nya ini gua bisa estimasi kisaran 6 sampai 7% dalam jangka panjang. Tapi yang US Dollar ini lebih untuk teman-teman yang sekali top up-nya itu enggak kecil-kecil ya. Menurut gua minimum yang masuk akal itu sekali top up 5.000 atau kalau misalnya bisa 10 sampai 15.000 sekali top up. Soalnya kalian harus transfernya itu US dollar

10:47 dan bakalan ada biaya transfer dari banknya juga. Di Makmur juga masih sering ngasih promo ya. Kalau misalnya kalian suka maksimalin cuan, pastikan kalian aktif ngecek promonya itu ada apa aja. Saat ini yang ongoing gua lihat ada dua yang menarik. Nomor satu itu buat nasabah baru yang verifikasinya itu dari tanggal 1 Juni 2025 sampai 31 Mei 2026 ini kalian bisa dapetin ekstra 3%. Yang partisipasi ini ada banyak yang menarik itu kayak misalnya KIS fixed income Fun Plus dan juga trieg fixed income plan. Dua ini ngasih cuan sekitar 7 sampai 8% lebih. Jadi kalau misalnya ditambahin promonya ini jadi super menarik ya. Dan ini maksimal promonya itu Rp15 juta. Jadi kalau misalnya kalian masukin R500 juta ini udah kepentok. Soalnya 3% dari R00 juta itu sama dengan Rp15 juta. Nah,

11:35 kalau misalnya kalian yang lebih sultan, ada promo yang kedua yaitu yang paling makmur buat dapetin ekstra 2% dan bonusnya ini bisa sampai Rp60 juta. Dan promonya ini baru bisa dipakai di akun-akun yang udah punya reksa dana R miliar duluan ya sebelum kalian pakai promo ini. Makanya ini buat yang relatif lebih berduit. Tapi ini menarik banget buat maksimalin C di Nexadana. Soalnya setahu gua sampai saat ini belum ada tempat lain yang seagresif itu ngasih promo. Selanjutnya gua update sedikit mengenai saham Amerika di aplikasi peluang. Beli saham US ini bisa pakai broker asing kayak misalnya Interactive Brokers atau pakai atau bisa juga yang dari Indonesia. Ini balik lagi ke kalian masing-masing. Apalagi kayak sekso

12:21 kemarin ini baru aja tutup ya. Gua sharing strategi gua, investasi di peluang dan ini aplikasi yang gua udah pakai sejak akhir tahun 2022. Jadi, gua ngalamin perkembangan aplikasi ini dengan adanya order book, advance orders, web trading sampai ke jam trading saham US yang sekarang bisa 24 jam. Gimana caranya buat cuandi saham Amerika? Ini gua bagi jadi tiga ya. Ada kubu yang newb friendly, yaitu kubu yang DCA ke indeks dan buat nyari indeks itu di mana? Kalau misalnya pakai peluang, kalian bisa scroll di sini ya, di US STS bagian ETF. Indeks yang paling gua sering bahas yaitu kayak QQQ atau SPY, tapi masih ada indeks-indeks lainnya yang menarik kayak misalnya VIIG dan VTV. SPY ini adalah 500 perusahaan gede

13:07 di Amerika dan capited. Jadi kalau misalnya kalian beli SPY, kalian ini bukannya beli 500 perusahaan dengan bobot yang sama ya, tapi bobotnya itu disesuaikan dengan market cap. lebih gede perusahaannya, bobotnya itu lebih gede juga. Sebaliknya, lebih kecil perusahaannya bobot kalian di perusahaan tersebut itu jadinya lebih kecil juga. Yang gede-gede di sini sesuai market cap lah yang kayak kalian tahu misalnya kayak Nvidia, Microsoft, Apple, Amazon. Ini urutannya berdasarkan bobot yang berubah-berubah terus-menerus ya, tergantung sahamnya ini lagi naik atau lagi turun. Kalau misalnya QQQ itu 100 perusahaan yang gede lebih berat ke perusahaan teknologi dan ini di luar dari perusahaan finansial. Gara-gara kebetulan top perusahaan itu heavy di teknologi top tignanya ini juga sama

13:52 kayak di SPY ya, yaitu kayak Nvidia, Microsoft dan juga Apple. Walaupun kalau misalnya kita lihat QGQ ini exclude perusahaan-perusahaan kayak misalnya Mastercard dan JP Morgan. Soalnya dua ini adalah perusahaan financials. Gimana dengan VIIG? VIIG ini Vanguard Divid Appreciation Index. Isinya ini perusahaan-perusahaan yang secara konsisten ini ngasih dividen yang bertumbuh dalam jangka panjang. Misalnya kalau misalnya kita lihat JP Morgan JPM ini dividennya bertumbuh. Oracle dividennya bertumbuh juga. Broadcom ini juga sama dividennya itu bertumbuh. Kalau misalnya VTV itu gimana? VTV ini intinya berusaha untuk value investing. Ini indeks perusahaan-perusahaan yang relatif murah. Kalau misalnya kita cek

14:38 dari segi evaluasi, nah gimana performance masing-masing ETF. Dalam 10 tahun terakhir GGQ itu naik 450-an%, SNP 500 itu naik 250-an%. VIig itu naik 210-an% dan VTV itu naik 170-an%. Kalau misalnya ngelihat kayak gini bisa aja kalian mikir ya ah kalau misalnya kayak gitu masukin aja QQQ itu dalam 10 tahun yang paling cuan. Nah, tapi di sini gua mau kasih beberapa data lagi. Ini gua pakai web trading-nya peluang. Kalau misalnya kita cek 5 tahun terakhir ini datanya lumayan mirip-mirip ya. Urutannya itu QQQ yang naik paling tinggi. SPY itu nomor du dan di sini VIIG dan VTV ini tukaran tempat. VTV itu nomor 3 baru VIIG itu nomor 4. Tapi kalau misalnya kalian cek di Desember

15:24 tahun 2022, QQQ itu yang paling rendah, VTV itu yang paling tinggi. Jadi waktu market crash QQQ dan SPY ini anjloknya lebih dalam dibandingkan VTV dan VIIG. Jadi faktor yang paling menentukan buat UHNWi itu biasanya bukan sekedar return yang tertinggi aja, tapi juga sharp ratio, consider risk budgeting, dan juga ngurangin concentrated risk. Contoh, walaupun QQQ itu secara total return lebih tinggi, tapi sharp rati-nya SPY itu lebih tinggi gara-gara QQQ itu dikenal sebagai ETF yang volat. Lalu ada kubu yang kedua buat yang lebih intermediate yaitu kubu stockpck. Mau pilih SAM sendirilah kayak misalnya Google, Microsoft, Nopedia. Tapi otomatis di sini kalian harus rajin baca laporan keuangan, ngikutin terus masing-masing perusahaan dan nyari

16:10 perusahaan yang under value. Lalu ada kubu yang ketiga yaitu leverage play di momen-momen tertentu. Gua ini tipe-tipe yang lebih di sini ya, yang ada big moves kalau misalnya ada momen-momen tertentu. Kalau misalnya lagi enggak ada momen, gua biasanya relatif lebih diam ya. Dan peluang ini ngasih opsi buat leverage 2x atau 4x. Dan ini bisa jadi cara buat maksimalin cuan buat orang-orang yang contrari yang biasanya itu justru malah bisa greedy di saat-saat market crash. Misalnya kayak waktu April ya, itu kalau misalnya kalian bisa dapat momentum yang bagus cuan kalian itu bisa berkali-kali lipat. Kalau yang 2x itu kalian bisa pakai leverage untuk jangka yang relatif panjang. Sedangkan untuk yang 4x ini khusus untuk day trading. Jadi posisinya itu harus close di akhir hari. Dan kalau misalnya kalian mau pakai leverage, gua

16:55 saranin kalian seminimal-minimalnya itu jadi peluang plus. Soalnya kalian cuman butuh masukin R juta. Soalnya kalau misalnya kalian belum peluang plus, bunga yang kalian dikenakan itu setara dengan 9% setahun. Tapi kalau misalnya kalian jadi peluang plus, bunga yang kalian dikenakan itu setara dengan 6% setahun. Jadi yang portonya itu di bawah Rp100 juta itu kena peningkatan bunga 50%. Gua juga enggak terlalu peduliin ya kalau misalnya cash gua itu nganggur di peluang. Soalnya USD-nya itu dikasih yield sekitar 4%. Dan kalau misalnya kalian belum paham apa itu yield, di FQ juga udah ngejelasin ya apa itu yield dan apakah USD yield-nya ini aman. Kalian tinggal baca sendiri. Dan setiap kali gua ngebahas tentang peluang, seringkiali ada yang ng-DM ya, apakah saham Amerika di peluang ini CFD? Supaya

17:41 mastiin, gua emailin CS-nya mereka dan pihaknya peluang ngebalas. Mereka menjelaskan bahwa mereka menggunakan mekanisme PN dan bukan produk CFD. Kalau misalnya di dunia crypto, gua ada dua porto. Satunya itu Porto Bitcoin yang rencananya gua enggak bakalan pernah jual. Dan ada satu lagi ini yang porto buat gua trading. Kenapa gua belakangan ini udah enggak nambahin ke Porto Spot dan lebih aktif di trading? Soalnya walaupun gua personally masih percaya kalau misalnya Bitcoin ini bakalan naik, tesis gua di harga ATH saat video ini direcord risk reward-nya ini udah enggak seseki kemarin-kemarin waktu gua beli 1 2 tahun terakhir. Gua belakangan ini lebih comfortable trading. Misalnya kemarin ya gue ini di

18:26 kubu yang beli hyperliquid di akhir tahun 2024 sempat nyungsep turun sisa $ titik terboncosnya itu gua sampai floating loss sekitar 5060% gara-gara gua terus averaging up. Tapi bersyukur banget gua enggak kena fat jadinya bisa recover lagi ke atas. Dan gua tahu ya, threader ini ada banyak spektrumnya juga. Ada spektrum yang main aman lebih ke spot dan ada yang pakai leverage. Nah, gua mau ngingetin kalian bahwa ada cara untuk kalian sesuaiin resiko kalau misalnya kalian mau main futures. Emang pakai futures ini bisa super cuan ya. Kalian lihat aja si Keju, dia cuan dari R juta sampai 10 miliar dalam 3 bulan full pakai futures. Tapi kalau misalnya kalian itu relative newb, gua mau remind kalian untuk hati-hati leverage-nya kalau bisa jangan tinggi-tinggi dulu.

19:13 Dan di cek lokal, kalian itu cuman bisa pakai 25X ya. Dan ini enggak ada pilihan lain. Detail dan kungfunya gua udah pernah bahas di video yang ini. Kalau misalnya kalian emang into futures, kalian wajib nonton. Tapi secara prinsip kita itu bisa ngurangin leverage kita secara manual. Ini gua demoin aja pakai peluang ya. Gampangnya itu kayak gini. Kalau misalnya kita mau beli 1$000 ini kan kita langsung pakai 25 kali. Jadi estimated margin required-nya itu 40-an dolar. Ini masuk akal kan? Soalnya kan kita masukin 40-an 25 itu sama dengan 1$.000. Nah, tapi untuk ngurangin leverage-nya ini jadi dua kali caranya itu enggak sulit. Kalian tinggal masukin duit di available margin sisanya misalnya 450-an dolar. Ini adalah cadangan kalian sehingga total uang yang

19:59 kalian masukin tertulis di estimated margin required dan uang yang tersedia tertulis di available margin itu jumlahnya 500. Jadinya kan 1 banding 2 500 ke 1$.000. Ini penting soalnya kalau misalnya kalian pakai leverage 25 kali emang betul cuan kalian itu 25 kali lipat. Naik 1% kalian jadi cuan 25%. Tapi ini berlaku sebaliknya juga ya. Turun 1% kalian itu rugi 25% dan turun 4% kalian kena liquid. Jadi kalau misalnya kalian ngurangin leverage kalian jadii dua kali aja emang betul cuan kalian itu cuman naik dari 1% itu bisa naik jadi 2%. Kalau misalnya 4% itu naik jadi 8%. Tapi ini lebih aman dan buat pemula gua sangat sarankan untuk tidak terlalu agresif.

20:50 Gue juga ikutan investasi di saham Indonesia. Baru-baru ini gua ikutan IPO di empat perusahaan yaitu di CDI, PSAT, Coin, sama di Mari. Dan emang ya kalau misalnya ngikutin saham-saham IPO kayak gini itu enggak bakalan bisa bikin kita kaya raya. Soalnya kita dapatnya itu kecil banget. Kecuali kita bisa bat setelah IPO. Kita hajar nih harga arah hari pertama, arah di hari kedua, dan kebetulan kita bisa dapat lot yang gede dan kita bakal arah-arah seterusnya. Itu baru bisa dibilang lumayan. Nah, tapi walaupun kita dapatnya itu kecil, namanya duit gratis ya gua enggak mungkin bisa nolak ya. Soalnya sampai hari ini gua belum pernah sekalipun rugi dari saham IPO. Soalnya gua lumayan selektif dan gua lumayan milih-milih juga. Sebenarnya untuk kita partisipasi di IPO ini lumayan gampang ya untuk kita prediksi. kita tinggal mastiin ownernya

21:35 itu oke, story-nya itu oke, underwriternya itu oke, perusahaannya itu oke, kemungkinan besar kita itu pasti cuan. Dan yang gua ikut ini gua belum tentu mau hold jangka panjang. Ya, ini disclaimer. Jadi bukan berarti gua rekomendasi empat saham yang gua tadi bahas dan ada beberapa saham yang gua juga udah jual ya, ada dua saham. Dan sebenarnya ngikutin saham IPO ini ada caranya buat maksimalin cuan juga ya. Terutama kalau misalnya porto kalian itu masih relatif kecil dan kalau misalnya kalian itu rajin. Ini for the sake of science. Ini buat bikin video ya. Khusus untuk video ini gua registrasi pakai 2 SID baru buat bandingkan alokasi kalau misalnya kita pasang di bawah Rp100 juta dan kalau misalnya kita pasang di atas Rp100 juta. Note ya, ini tuh bukan dua sukurritas yang berbeda, tapi ini dua

22:21 SID yang berbeda. Jadi kalian bisa pakai nama istri, nama adik, nama orang tua, termasuk juga nama perusahaan kalian. Jadi ini dua SID yang berbeda, bukan dua sekuritas yang berbeda, tapi namanya itu satu. Soalnya kalau misalnya kalian pakai berbagai macam sekuritas, mau pakai 4, 5, 10 sekuritas tapi SID-nya satu, itu tetap kehitung sebagai satu SID. Nah, di SID A gua pasang hampir Rp100 juta di Meri Coin, dan di CDI. Hasilnya itu jadi 7.600 lot, 10.000 lot, dan 5.000-an lot. Dan yang gua dapat itu 7 lot, 9 lot, dan 94 lot alias 0,09%. 0,09% dan di CDI gua dapat 1,79%. Di SIDB gua pasang Rp640 juta di Mer ini

23:07 50.000 lot. 2,5 M di coin ini 250.000 lot. Dan 1 M di CDI ini 55.000 lot. Hasilnya gua dapat 4.800 lot di Mary alias 9,6%, 1700 di coin alias 0,7% dan 346 lot di CDI alias 0,63%. Artinya secara teori kalau misalnya gua bisa nbak bahwa gua bisa dapat 1,8% di CDI kalau misalnya gua pasang di bawah Rp100 juta, gua mendingan pakai 10 SID buat nembak CDI. Lumayan kan? Kalian bayangin kalau misalnya 0,63% ini berubah jadi 1,79% gua bisa dapat 18,7 juta bukan cuman 6,5 juta buat di SIDB ini. Dan kalau misalnya ini sampai begger 5 kali, ini

23:52 kan lumayan gua bakalan dapat uang gratis ekstra Rp50 juta. Ya bisa dibilang lumayan kan emang repot harus pakai 10 SID tapi ya yang mau duitnya itu gratis, mau resikonya itu rendah ya harus mau repot lah. Walaupun ini ada disclaimer juga ya, ini belum tentu lebih cuan juga. Misalnya ini gua pakai contoh lain ya. Misalnya gua pasang di en akun yang pasang Rp100 juta di Mary, gua cuman bakalan dapat 40-an lot. Padahal kalau misalnya gua langsung tembak di satu akun, gua bisa dapat hampir 5.000 lot. Makanya ini for fun aja. Ini iseng-iseng. Gua suka sign-sins yang aneh-aneh gila. Hobi gua itu ngulik cara-cara aneh buat maksimalin cuan. Passif income terakhir gua, gua lumayan

24:38 suka investasi dan masuk di beberapa perusahaan swasta. Kebanyakan sih ini bersifat private ya. Gua jarang kasih tahu gua masuknya itu ke mana aja. Tapi perusahaan terakhir yang gua baru masuk itu namanya rank pillar. Intinya ini digital marketing agency yang ada tiga produk. Yang pertama itu marketing agency rank pillar. Ini intinya buat ngebantuin nge-push digital sales. Mau ini dari ranking 1 di Google, mau ini ngiklan di Instagram atau di YouTube, atau juga ngedorong digital sales kayak misalnya pakai live selling pakai TikTok. Lalu ada juga yang namanya itu kol.id. Ini tuh supaya brand bisa ngecek engagement KL secara transparan dan bisa nyari kol. Lalu ada juga yang namanya seatback link. Ini kemarin baru dapat rekor MURI, makanya kemarin waktu press conference investment gua juga sekalian didokumentasi dan di-announce. Kenapa

25:25 gua percaya banget digital marketing itu penting? Soalnya gua udah lihat sendiri jualan gua itu udah sedikit banget yang offline based. Online itu jauh lebih efektif dan per transaksi itu bisa dirack plus jauh lebih murah pula. Dan secara general dari pengalaman gua ya menurut gua investasi di perusahaan swasta kayak gini itu sangat-sangat lucratif. Pengalaman gua at least so far bagus bangetlah. Tapi ada satu hal yang kita harus sadarin. Perusahaan private yang bagus biasanya itu tidak pernah cuman mau duit doang. Mereka juga harus cocok sama personality kita sebagai pihak luar dan sebaiknya kita juga harus bisa berikan added value. Gua selalu beranggapan kayak gini, enggak ada gunanya kalau misalnya gue ini ngasih satu, dia ngasih satu, habis itu total jadi dua, habis itu kita bagi dua.

26:10 Hasilnya jadi satu dan satu. Ngapain repot-repot? Enggak ada gunanya. Mendingan kita masing-masing aja. Harus ada sinergi. Misalnya 1 + 1 jadi 10. Habis itu dibagi dua sama-sama winwin. Masing-masing dapat lima. Contoh buat gua pribadi, benefit yang gua dapat itu banyak banget ya. Soalnya gua sekarang jadi punya teman diskusi untuk semua perihal tentang digital marketing dengan orang yang terbaik di bidangnya yang sekalian bisa juga ngebantuin perusahaan-perusahaan gua lainnya. Jadi tanpa Rank PAR itu ngasih dividen pun gua sebenarnya udah balik modal dari kenaikan performance digital marketing business unit-bisnis unit lainnya. Kalau misalnya POV dari foundera rank Pillar dan kenapa gua dikasih masuk ya harus tanya dari sisinya si Sandi ya. Intinya kalau misalnya kalian mau nyari perusahaan untuk diinvest, prinsipnya itu ada tiga. Nomor satu fokus untuk

26:57 ningkatin value lu sebagai investor. Soalnya kalau misalnya lu enggak ada added value, sulit banget buat lu dikasih masuk ke perusahaan-perusahaan yang bagus. Gampangnya itu kayak gini. Kalau misalnya perusahaannya ini bagus, mereka sangat mudah buat dapetin uang yang sangat-sangat murah. Contoh, kalau misalnya gua pinjam dari bank, gue itu ditawarin 7 sampai 8%. Bahkan gua itu enggak mau pinjam, tapi gua itu dikejar-kejar sama bank. Ngapain gua kasih saham perusahaan gua kalau misalnya gua cuman ditawarin duit? Gua cuman mau kasih shares kalau misalnya partner gua ini bisa ngasih added value. Justru gua khawatir kalau misalnya perusahaannya ini cuman mau terima duit doang dari sisi investor belum tentu salah. Tapi menurut gua pribadi itu tidak ideal. Nomor dua, jangan pernah jadi lintah. Semua perusahaan yang gue

27:42 invest hasilnya itu harus jadi lebih baik daripada sebelumnya. Misalnya kalau sebelum gua masuk dia dapat profitnya itu 5 M setahun. Setelah gua masuk dia harus dapat 6 M, 8 M, 10 M. Kalau misalnya enggak, gua jadi lintah dong. Masa habis gua masuk perusahaannya ini flat enggak ke mana-mana atau bahkan malah tambah boncos. Kecuali pemilik bisnisnya ini udah dapat duit dari investor duluan, udah cash out di depan, ya itu beda cerit lah. Future cash flow-nya itu bisa dialihkan. Lalu poin nomor tiga, kalau misalnya bisnisnya ini akhirnya enggak jalan, enggak sesuai dari harapan awal, jangan pernah ambil hati dan jangan pernah salahkan pengusaha. Jadi saat kita melakukan investasi atau saat kita joinan sama orang, jangan pernah cuman ngelihatin potensi cuannya. Tapi waktu kita masuk, kita juga harus terima dengan resikonya.

28:28 Riko kesalahan mengambil keputusan, resiko ketidakcocokan, resiko bisnisnya ini enggak jalan, kita udah harus terima resikonya. Jadi kalau misalnya bisnisnya ini enggak jalan, jangan pernah salahin pebisnisnya. Soalnya lu sebagai investor udah tahu potensial upside-nya dan potensial downside-nya. Jadi kalau misalnya perusahaannya itu gagal, El sebagai investor itu yang harus reflect dan el itu yang salah. Itu aja en passive income untuk kali ini. Kalau misalnya kalian mau nonton gimana caranya dapatin cuan di dunia crypto, kalian bisa klik di sini. Atau kalau misalnya kalian mau tahu gimana caranya bisa membangun kekayaan di dunia usaha, kalian bisa klik di sini. Thank you and I will see you guys again in the next

Share

Ringkasan Video YouTube