0:00 Kita diam juga enggak ngapa-ngapain, enggak akan ada perubahan. Lebih baik kita berusaha maju, siapa tahu ada perubahan. Paling gak melakukan sesuatu. Kita boleh susah, kita boleh nangis, tapi bangkit. Lakukan yang bisa Anda lakukan. Bagian kita jangan terus menangis. Berjalan maju sambil menabur benih. Dan kau akan melihat bagian favor Tuhan. yang akan turut campur dalam kehidupan kita. Yuk, kita sembahyang. Bagaimana kalau Anda dapat suara Tuhan tapi Anda juga percaya?
0:47 Berarti gini, kalau Tuhan bicara, "Pak, Bu, nanti hujan Bapak, Ibu ngapain?" Bawa payung ya. Bukan di rumah ngunci nak keluar-keluar. Berhubung Tuhan bicara mau hujan saya gak keluar-keluar. Enggak kan? Anda kan tetap keluar tapi Anda bawa payung. Sama ketika Tuhan berbicara, "Aku akan memberkati kamu dengan pekerjaan baru." Maka bagian yang saudara dan saya harus lakukan adalah begini. Lamar, perbaiki CV saudara, perbaiki resume, perbaikin semuanya. Lakukan terbaik bagian Tuhan. Sebuah sentuhan dari surga mengubah semuanya. Bapak, Ibu, Mazmur 126 ayat 5. Saya akhirin dengan ayat ini. Mazmur 126 ayat
1:34 yang kelima. Kita akan lihat orang yang menabur ya dengan mencucurkan air mata. Orang lagi masa kering. Karena Mazmur 126 konteksnya masa kering, masa kekeringan. Cocok buat sekarang. Orang yang menabur dengan mencucurkan air mata berarti susah enggak? Makanya nangis. Betul. Janji Tuhan akan menuai dengan bersoraksorai. Ayat yang keenam, Alkitab menuliskan begini. Orang yang berjalan maju dengan Pak menangis boleh, diputus pacar menangis boleh.
2:23 di PHK menangis boleh, tapi perhatikan ayatnya dengan berjalan maju, Pak. Bukan menangis selalu di tiam di tempat gak bikin apa-apa. Mengasihani diri, meratapi nasib. Enggak. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil sambil menabur bernih, berarti kan masih do something, masih melakukan sesuatu, masih produktif. Setuju, Saudara? berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih. Pasti pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya. Saya mau katakan Anda sekarang sedang kesulitan. Lakukan Anda apa yang bisa saudara lakukan. Bukan
3:10 pinjam duit bank, bukan pinjam saudara. Lakukan walaupun itu kelihatan tidak menghasilkan. miliki prinsip seperti empat orang kusta. Kita diam juga enggak ngapa-ngapain. Enggak akan ada perubahan. Lebih baik kita berusaha maju. Siapa tahu ada perubahan paling gak melakukan sesuatu. Mazmur 5 ayat 13. Saya tadi bilang ada favor Tuhan. Mazmur 5 ayat 13. Sebab engkaulah yang memberkati orang benar. Yang memberkati orang benar Tuhan. Ya Tuhan, Engkau memagari dia. Bahasa aslinya Engkau mengelilingi dia dengan anugerahmu seperti perisai. Banyak yang
3:56 gak ngerti ayat ini. Anugerah itu favor. Saya kasih tahu favor itu apa? Perlakuan istimewa Tuhan yang sebetulnya orang itu ndak ndak memenuhi syarat untuk dapat. Contohnya begini. Contohnya begini. Kalau orang itu cantik, kalau cewek itu cantik, kaya yang naksir banyak itu wajar. Betul ya? Tapi kalau cewek itu udah gak cantik, miskin lagi, yang naksir banyak itu favor. Kenapa saya bilang favor? Karena Anda akan setuju yang begini cuman Tuhan yang bisa buat. Karena Anda gak bisa logika Anda gak bisa menjelaskan. Pasti Anda akan bertanya gini, "Kok bisa?
4:43 Kok bisa ditaksir banyak orang? Enggak masuk akal." Betul enggak? Anda lulusan S2 dari Amerika ngelamar kerja jadi CEO, Anda akan bilang, "Oh, ya wajar. Pantas Anda SMA lulus terus diangkat jadi CEO. Apa yang terjadi? Kita kan bilang kok bisa nalar kita berusaha merasionalkan. Lalu kita bilang ini jilat ini. Kalau ndak jilat dukun Pak dukun gak bisa ini. Ini kalau dia sendiri gak cocok enggak mungkin. Mana bisa lulusan SMA gak punya pengalaman luar negeri langsung jadi CEO. Enggak masuk akal. Ini jilat kalau gak gitu
5:30 nepotisme. Enggak mungkin. Betul. Tapi kalau di Alkitab itu menyebutnya favor, Pak. Tadi pagi saya cerita, saya disediakan tempat sama pihak duta injil akomodasi. Saya datang dalam kondisi capek. Saya seringkiali pakai ayat ini untuk declare. Hidup saya tak diclarekkan. Hidupku dipagari, dikelilingi oleh favor Tuhan. Wah, ke mana aku berjalan? Aku ketemu favor Tuhan. Saya datang ke resepsionis. Saya mau check inin, Pak. Enggak ada apa-apa. Terus dia langsung bilang gini, "Ibu, kami upgrade ya kamar Ibu." Wah, kamarnya di-upgrade gede,
6:19 Pak. Bisa main badminton di dalam, Pak. Aduh, saya bilang, "Mimpi apa?" Suami saya tanya, "Non, kenapa di-upgrade?" "Dak tahu kamu bikin apa?" Kok dia mengupgrade? Enggak tahu. Aku ndak bikin apa-apa. Aku cuman bilang, "Saya mau check in." Cuman gitu aja. Ini yang namanya favor, Pak. Orangorang Cina bilang hogi, Pak. Nah, Alkitab bilang engkau dikelilingi. Anda tahu dikelilingi? Di depan ketemu, di belakang ketemu, ke kiri ketemu, ke kanan ketemu. Dipenuhi dengan fever. Harusnya anak Tuhan itu penuh fever loh. Jadi nabur aja. Lakukan yang Anda bisa lakukan. Biar Tuhan nanti yang mengoperasikan favernya atas hidup
7:06 kita. Janji Bapak, Ibu, jangan cuman duduk di tempat sambil menangis dan meratapi, apalagi pokok-pokol ada. Betapa susahnya nasibku. Sudah umur segini kok masih susah, Pak? Udah ndak musim, Pak. The show must go on. Susahnya jadi pendeta itu loh, Bu. Pendeta boleh nangis enggak? Pendeta boleh sumpek enggak, Pak? Pendeta bisa punya masalah enggak? Bisa kan? Tapi ketika di mimbar, pendeta harus apa? Harus bisa menguatkan, kan? Harus profesional. Orang bilang kan, "The show must go on." Sebetulnya menurut saya bukan cuman pendeta, kita semua.
7:53 Kita boleh susah, kita boleh nangis, tapi bangkit. Lakukan yang bisa Anda lakukan. Cari jodoh belum dapat-dapat, tebar jala terus. Tebar loh. Iya, Pak. Tebar jala, Pak. Tebar pesona. Tebar pesona. Yang cewek cowok coba perhatikan penampilan. Adakah yang harus diperbaiki? Mungkin kurang. Saya kan enggak tahu gaya tampil orang Jakarta. Tapi kadang-kadang Tuhan tidak bisa melakukan mukjizat karena Anda terlalu parah. Bukan maksud saya gini loh. Maksudnya saya tidak melangkah. Tidak melangkah Pak maksudnya. Loh iyalah saya di Surabaya di sebuah PD datatangin seorang
8:39 jemaat lagi asik buka handphone. Burut bisa minta bantuan doa? Iya bentar ya. Terus saya angkat kepala langsung gini. Otomatis saya ini orangnya ceplas-ceplos, Pak. Otomatis ketika ngangkat kepala darah Yesus saya langsung aduh maaf maaf maaf. Maksud saya itu tadi saya lagi asik lihat ini. Bapak Ibu tahu kenapa saya langsung nengking darah Yesus? Mohon maaf dia ini ee maaf mau minta doa apa ya? Kang masih muda minta tolong burut doakan soal jodoh. Mari saya kasih gambaran apa yang saya lihat. Kenapa saya nengking darah Yesus? Dia ini rambutnya kan panjang dan kebetulan pakai baju
9:25 putih. Loh, bukan soal panjang dan baju putih. Gak apa-apa, Pak. Dia punya poni itu gini, Pak. Ini poni saya sudah dipotong. Gak serius saya gak melebihkan, Pak. Cuman mau saya foto buat jadi contoh tuh kan kurang etis toh. Ini saya cuman gambarin gini ya. [Musik] Ini kurang lebat, Pak. Dia lebih lebat. Bisa minta tolong Bu Rut doakan soal jodoh, Pak. Saya aja nengking darah Yesus, Pak. Bagaimana cowok akan tertarik kecuali benar-benar Mr. Bean dikirim dari surga.
10:11 Itu gak tahu lagi. Cuman gini loh, kalau bisa dilakukan, lakukan langkah saudara. Orang kusta gak akan pernah dapat jarahan karena dia gak melangkah. Kan bisa gak burut. Orang kusta gak usah gak usah melangkah tapi langsung makanan itu jatuh di depan dia. Itu pertanyaan anak saya. Itulah orang Jawa bilang karepmu dewek. Itu seenaknya kamu sendiri. skenarionya melangkahlah bagian kita melangkah. Lima roti dua ikan gak akan pernah jadi 5.000 Pak kalau ndak ada yang mempersembahkan lima roti dua ikan melangkah. Just do something. Hari itu saya gak kepengin berdoa sebetulnya buat dia. Saya kepengin ngambil gunting, Pak. Kasihan loh, Bu. Kasihan. Sungguhan. Anda ngerasakan gak sekarang ini,
10:57 hari-hari sekarang ini cari jodoh makin susah loh. Makin susah loh. Mungkin Duta Injil bisa membuat sebuah divisi pelayanan baru. Kalau Anda punya misi kasih makan orang, bantu di desa pengobatan. Kenapa kurang kreatif? Bikin satu divisi baru namanya Take Me Out. Tolong mereka yang belum dapat jodoh kasih wahana. Take me out tuh kayak dating app tapi di gereja gitu loh. Jadi yang boleh masuk yang umur 29 ke atas membernya. Jadi di tiap minggu ada ibadahnya terus diajarin diajarin gitu dikenalkan. Kan kasihan Pak mereka mau datang ke cari jodoh di kantor limited karena yang di kantor
11:43 sudah marri semua. Terus suruh datang ke komsel. Komsel mana? Ayo sekarang kalau itu cewek umur 35 konsel mana Bu? Yut brondong dong. Komsel keluarga anaknya masih segini-segini Pak. Pedofilia toh komsel mana? Mereka sudah berteriak help gitu kan. Ada sebuah teriakan yang gereja ndak dengar. Teriakan apa? Jodoh ini juga masa kering ya. Loh, Anda gak percaya? Saya tuh cerita 2 bulan lalu saya retreat jadi pembicara. Saya bikin challenge alter call. Alter call-nya bukan terima Tuhan. Siapa di
12:29 antara saudara yang sedang berdoa minta jodoh untuk anaknya? 90% Pak. Maju saya syok. Woh, ini masa kekeringan ini. Sungguh ini masa kekeringan. Saya kepo ini Bapak Ibu yang maju ini dengar enggak ya maksud instruksi saya? Anaknya umur berapa, Pak? Belum dapat jodoh 45. Sebelahnya 47, anaknya 50 tahun. Yang sini 39. Saya balik badan, Tuhan imanku enggak sampai Tuhan. Kalau berdoa untuk yang 25 tahun aku masih PD. Kalau yang 45 aduh jujur aku enggak kuat, Tuhan. Ini masa krisis buat saya. Tetap lakukan. Bagi yang
13:16 jomblo-jomblo. Siapa yang jomblo? Saya tahu Anda malu. Gak usah angkat tangan gak apa-apa deh. Bagi yang jomblo-jomblo, lakukan yang bisa engkau lakukan. Amin. Kalau sudah ketemu ada yang nyantol, jangan pakai tanya sama saya, "But, ini dari Tuhan apa enggak?" Gak usah. Ambil kertas HVS. Ngapain, Bu? Tulis semua kejelekan dia loh. Kenapa yang kejelekan? Karena kalau Anda kebaikan, Anda gak perlu persiapan. Yang perlu persiapan kejelekan. Loh, iya dong. Misalnya ternyata dia waktu belanja gini pelit. Wah, itu dipikir, "Aku siap gak hidup bertahun-tahun sama orang pelit?"
14:03 Kalau Anda tanya, "Aku siap, Bu?" Kalau siap go ahead, merit lah. Kan tiap orang beda-beda ya, Bu ya. Aku bisa tahan kok, Bu sama orang pelit. Ya kalau tahan go. Tiap orang kan punya kategori beda-beda. Iya kan? Dilihat. Oh, cara ngomongnya blak-blakan agak kasar. Bisa tahan enggak? Tapi, Bu, kalau kalau sama pacaran kan gak ketahuan. Makanya Anda perlu jadi detektif. Sebelum menikah pokoknya buka mata. Cari tahu dari orang-orang lain. Cari tahu dong. Misalnya yang cewek ditembak, cari tahu cowok ini gimana. Kalau di depan kamu selalu perfect, mana ada yang mau kentut di depanmu.
14:50 Suami saya dulu seringki gandeng saya. Setelah menikah saya tanya, "Kenapa kamu sekarang kok gak pernah gandeng saya?" Dia cuma jawab, "Sederhana, dulu masa promo, Nonon. Sekarang promonya sudah lewat. Gimana tuh, Bu? Ya harus diterima padanya. Untung dulu saya sudah pakai kertas HVS, Pak. Bapak tahu kertas HVS berapa yang saya habiskan? Tiga. Bolak-balik, Pak. Nulis apa? Kelemahannya dia. Jadi ketika dia tahu gini, "Oh, ya sudah prepare, sudah ready. Iya kan? Gak ada puisi-puisi." "Ya sudah ready lah." Iya kan? Gitu loh. Jadi pakai wisdom, lakukan yang bisa dilakukan. Coba ubah penampilan barangkali poninya perlu dipotong.
15:36 Cari bawa badan enggak. Karena saya pernah doakan orang dia minta jodoh umurnya 50 Bu. Setelah doa minta jodoh saya nak bisa fokus doakan dia. Karena kalau doakan gak mungkin gini ya, Pak. Ya, Bu. Saya minta tolong didoakan soal jodoh. Tumpang tangan kan, Bu. Mohon maaf Bu, waktu tumpang tangan baunya, Pak. Bau pesing. Bau pesing. Saya saya doa antenanya burem, Pak. Sinyalnya terganggu, Pak. Enggak bisa doa. Saya mau bawa kasih buat dia sabun sama shampo aja. Aduh, rambutnya dikasih minyak. Saya ndak tahu minyak apa, Bu. Mungkin minyak jelantah. Kalau orang Jawa bilang, "Aduh, ini kan
16:23 doa, Bu." Aduh, baunya apek, Bu. Jadi, Bapak, Ibu kalau Anda mau minta dibantu doa misalnya datang ke hamba Tuhan, pastikan Anda sudah keramas ya. Kalau gak maka gangguan ini bukan dari yang lain, tapi pesawat televisi Anda sendiri. Saya mengundang pemain musik kembali dalam masa kekeringan. Tetaplah percaya masa kekeringan sering dipakai Tuhan untuk menjadikan masa kelimpahan, mengangkat dan mempromosikan kita. Bagian kita jangan terus menangis. Berjalan maju sambil menabur benih. Dan kau akan melihat bagian favor Tuhan yang akan turut campur dalam kehidupan kita. Yuk, kita sembahyang.
17:09 Yeah.