0:00 Kita ini diciptakan oleh Tuhan secara detail dan Tuhan tahu persis seluruh seluh kita. Dia ciptakan kita tentunya punya maksud dan tujuan untuk mengerjakan apa yang Dia mau di bumi ini melalui hidup kita. Kalau Tuhan ciptakan kita spesial, bahkan dia tahu detail hidupmu. Karena Alkitab katakan dari awalnya Tuhan sudah berikan otoritas kepada seluruh apapun yang ada di muka bumi untuk dikelola. [musik] Tuhan berikan otoritas itu dari mulanya loh. [musik] Nabi karena manusia jatuh dalam dosa, akhirnya otoritas itu dengan cuma-cuma
0:48 diberikan kepada iblis. Sehingga manusia sejak itu menderita. Harus kerja keras, harus bawa belur dulu, capek. Wanitanya harus [musik] berdarah-darah untuk melahirkan keturunan. Lakinya harus bekerja dengan giat sekali untuk mendapatkan suatu untuk mencukupin semua kebutuhannya. Padahal dari mulanya manusia diberikan otoritas untuk mengelolanya dengan baik. Tapi sejak manusia jatuh dalam dosa, apa yang terjadi? Kuttuk akhirnya menguasai. Dan bumi ini sejak itu dikuasai oleh iblis. Tetapi bagi kita orang yang percaya di dalam Kristus hari ini, kita dilahirkan kembali,
1:34 kita dipulihkan, kita diberikan kembali otoritas itu untuk mengelola bumi, untuk hidup di dalam anugerah dan kasih setia Tuhan. Amin. Lah Tuhan ciptakan kita di awalnya, detailnya Tuhan ngerti, Tuhan punya rancangan. Di Yeremia 29 ayat 11 dikatakan, "Aku ini mengetahui apa yang ada padaku, rancangan apa yang ada padaku mengenai kamu." Tuhan punya rancangan dari awalnya supaya apa? Manusia menikmati selama tinggal di muka bumi ini. [musik] Tapi realitanya hari ini banyak manusia menderita di muka bumi ini. [musik] Kalau enggak stres, enggak bisa tidur. Kenapa enggak bisa tidur?
2:21 mikirin hutang, mikirin anaknya, mikirin suaminya, mikirin masa depannya, mikirin bagaimana besok makan apa, masa tuanya dijamin apa tidak. Pusing isinya. [musik] Padahal Tuhan sudah janjikan aku ini mengetahui apa yang ada padamu, rancangan apa yang ada padamu, tapi rancangannya Tuhan selalu memberikan masa depan yang penuh pengharapan. Amin. Katakan amin. Amin. Hidupmu itu sudah dijamin Tuhan sebenarnya. Amin. Tapi yang jadi masalahnya kita seringki lupa dengan jaminan Tuhan. [musik] Kalau di Keluaran 2 ayat yang ke-25, maka Allah melihat orang Israel itu. Allah melihat.
3:07 Ingat ceritanya tentang Ayub. [musik] Tuhan pun juga melihat apa yang dilakukan Ayub. [musik] Apakah Tuhan enggak melihat sampai hari ini di dua tawarik dijelaskan mata Tuhan menjelajah ke seluruh bumi mencari orang yang bersungguh hati kepada dia. Tuhan melihat apa tidak? Tuhan melihat. Tuhan selalu melihat dan memperhatikan. Nanti perhatikan di kejadian 50 mulai ayat yang ke-25. Lalu Yesus menyuruh anak Israel bersumpah katanya tentunya Allah memperhatikan kamu. Allah selalu memperhatikan. itu diulang berkali-kali di ayat yang ke di Keluaran 2 ayat yang ke-25. Maka Allah melihat orang Israel itu ada kata banyak sekali diulang Allah melihat, Allah memperhatikan dan lain
3:53 sebagainya. Sekarang kita akan lihat di kitab Mazmur 139 mulai ayat yang keet7. Ke manakah aku dapat pergi menjauhi roh-Mu? Ke mana aku dapat lari dari hadapanmu? [musik] Jika aku mendaki ke langit, engkau di sana. Jika aku menaruh tempat tidurku di dunia, orang mati, di situ pun engkau ada. Jika engkau terbang dengan jika aku terbang dengan sayap fajar dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tanganmu menuntun aku dan tangan kananmu memegang aku. Ini jaminan apa tidak? Jaminan. Di ayat yang lain dikatakan, "Aku akan menjadi panglima perangmu. Aku
4:40 akan berada di depanmu, menuntun langkahmu." Di ayat yang lain dikatakan Tuhan menjanjikan masa depan yang penuh pengharapan. Amin. Amin. Yang jadi masalahnya janji itu bertolak belakang dengan realita kita. Benar apa enggak? Iya. Nah, pikiran kita ini selarasnya dengan realita. sehingga kita seringkiali kecewa. [musik] Janji Tuhan aku diberkati kok realitanya begini. Janji Tuhan berikan aku umur panjang kok aku sakit-sakitan. Sebenarnya coba dikoreksi apa yang enggak selaras di dalam diri kita dengan Tuhan. Tuhan janjikan umur manusia di muka bumi ini 120 tahun [musik] di kejadian pasal
5:28 yang keenam. Tapi realitanya manusia umurnya enggak sampai 120 tahun, 60 tahun. Sekarang ada umur 50, 40 sudah babur kok. Umur 70 sudah sakit-sakitan bahkan enggak bisa jalan dan lain sebagainya. Apa yang menyebabkan itu? Karena dia tidak bertanggung jawab dengan dirinya sendiri sehingga tidak mencapai destinasi Tuhan. Dari mana kok bisa umurnya pendek? Pola makannya, pikirannya yang enggak bisa tenang, enggak ditaruh di hadapan Tuhan. Semua makanan di Mbah mau jeroan, kikil, iso, paru. Enak enggak? Itu enak. Enak. Gorengan, tepung-tepungan enak apa
6:13 enggak? Enak. Enak. Kacang-kacangan yang buat asam urat enak apa enggak? Enak. Sambal cabe hijau di nasi Padang enak enggak? Enak. Itu lemaknya, minyaknya. Nah, itu bikin kolesterol naik. Semua yang enak dan tanpa perhitungan kita makan, kita masukkan ke dalam tubuh kita. Nah, akhirnya janji Tuhan tadi gak sampai ke kamu. Harusnya umurmu 120 tahun. Enggak tahu umur 60 tahun sudah pengkor semua. Boyokan, kolesterol, darahnya naik dan lain sebagainya. Jadi, ada respon di dalam diri kita yang harus kita kerjakan untuk menggenapi janji Tuhan. [musik] Kita percaya, tapi di sisi lain kita
6:58 juga bertanggung jawab dengan diri kita. [musik] Dengerin Tuhan selalu beri yang terbaik buat kita loh. Tuhan tidak pernah berikan sakit penyakit. Sakit penyakit itu datangnya dari setan. Katakan amin. Amin. Dan sakit penyakit datangnya dari mulutmu sendiri. Kamu enggak bisa kontrol. Kamu kena sakit penyakit. kamu bisa kendalikan pikiranmu, akhirnya kamu enggak bisa tidur, begadang [musik] terus dan tekanan darahmu naik terus mulai stres, bingung dan lain sebagainya. Sakit penyakit [musik] datangnya dari setan dan sakit penyakit datangnya dari kamu tidak bisa bertanggung jawab dengan dirimu sendiri. Apakah janji Tuhan gagal? Janji Tuhan tidak pernah gagal. Allah sekali
7:45 berjanji dia tidak pernah berdusta, dia pasti menggenapi. [musik] Tapi yang jadi masalahnya respon kita, ada langkah kita, ada bagian kita yang kita enggak kerjakan. Loh, Tuhan berjanji kok menuntun langkah hidup kita kok ngapain kita khawatir? Apa yang membuat kita khawatir? Bukankah karena kita enggak bisa kendalikan pikiran kita? Karena kita enggak selaraskan pikiran kita dengan firman. Betul apa enggak? Iya. Tadi dikatakan ketika kita sakit yang pertama kali kita cari siapa? Tuhan berdoa. Aku percaya oleh bilurnya aku sembuh. Padahal Yesus katakan seperti itu. Tapi realitanya kita kapot. Cari minyak angin minyak nenek-nenek itu diolesin ini
8:32 diolesin sini. Baunya bukan wangi. Baunya apek semua. Makanya istri saya, saya larang pakai minyak kayu putih. Saya beliin parfum mahal-mahal senangnya pakai minyak kayu putih. Jangan. Benar apa enggak kita kalau sedang sakit yang pertama kita cari bukan Tuhan tapi cari obat. Loh, katanya janji Tuhan katakan oleh bilurnya kamu sembuh, kamu tumbang tangan orang sakit, orang sakit akan kalam kesembuhan. Kenapa kok kita gak perbaharui pikiran kita kepada firman? Karena pikiran kita selama ini disetir oleh pola pikir dunia dan pola pikir kita sendiri. Kalau sakit mesti diobatin, dengarin baik-baik. Tanya dokter mana pun juga. Obat [musik] itu tidak menyembuhkan.
9:18 Obat itu meredakan. [musik] Yang menyembuhkan siapa? Tubuhmu sendiri. Antibodimu yang kuat. Darah Yesus yang menyembuhkan. Mukjizat yang menyembuhkan. Amin. [musik] Tapi kita senangnya makan obat. Saya sampai hari ini juga masih minum obat darah tinggi. Y tadi minum obat darah tinggi. Kenapa saya darah tinggi? Ada kesalahan di saya. Saya begadang dari 2008 sampai 2023. Gak pernah tidur malam, tidurnya pagi terus. Kan itu metabolisme tubuh kan gak bagus. Hormonnya berubah semuanya. Akhirnya tekanan darah naik. Ya, kita enggak bisa salahkan Tuhan ya. Kita koreksi diri, kita ubah pola hidup kita. Di sini ada
10:04 yang punya kelemahan tubuh apa? Asamura. Ya, jangan kepancing makan kacang, makan emping, makan jeroan. Ya, direm semuanya dengan baik. Tapi itu kan makanan kan makanan yang dijajankan di pinggiran surga kan. Itu enak banget ya. Betul apa enggak? Itu makanan surgawi semua itu tapi mendatangkan sakit penyakit. enak di lidah kita itu, [musik] tapi ujungnya kita yang terima. Kenapa kok kita gak bisa menggantungkan pikiran kita sepenuhnya kepada Kristus? Karena kita mulai pakai pola pikir kita yang lama. Padahal Tuhan dari awalnya ciptakan kita loh. Detail setiap orang diciptakan berbeda masing-masing. Tidak ada pernah yang sama. Coba lihat kanan kirimu. Mukamu
10:50 sama enggak sama aku? Coba tanya tanyakan tanyakan. Enggak ada yang sama. Semuanya unik dan spesial. Kalian adalah orang yang unik dan spesial. Katakan amin. Amin. Kalian orang yang diciptakan [musik] handmade oleh Tuhan. Kalau Tuhan ciptakan handmade, berarti Tuhan punya maksud dan tujuan dalam hidupmu apa enggak? Amin. Tuhan jagain hidupmu apa enggak? Tuhan proteksi hidupmu apa enggak? Tuhan jamin masa depanmu apa enggak? Tuhan jamin amin. Selama kita memberi hati kita ini sepenuhnya sama Tuhan, jalan terus. Kita menyelaraskan pikiran kita dengan firman. Makanya perlu diajar seperti ini. Makanya dilarang keras gak konsentrasi ketika ibadah. Harus konsentrasi dengerin katanya hamba Tuhan yang selaras dengan firman. Pulang
11:37 diikutin, dilakukan. Baru Bapak Ibu ngerti. Berapa banyak kita seringkiali dengerin khotbah dan kamu pulang lupa ada di sini. Ingat semua sampai lupa semuanya sampai di luar kepala. Di luar kepalanya mana? Itu enggak jelas. Berapa banyak kita dengarin khotbah pengajaran pendeta, tapi berapa banyak yang nyantol? Ke mana semuanya ibadah? Karena banyak orang ibadahnya sekedar datang ibadah loh, rutinitas tapi gak memiliki kerinduan. Tuhan maksudmu apa? Tuhan mau ngomong apa hari ini ya buat saya? Harusnya ketika Bapak Ibu datang ibadah, Tuhan mau ngomong apa? Apa yang harus aku rubah? Apa yang harus aku pegang bawa untuk [musik] praktikku di dunia sana, di luar gereja? [musik] Sehingga ketika aku menghadapi
12:23 tantangan, ketika aku tekanan, ketika aku dihimpitan, ketika aku ditekan, ketika aku ngadapin kekurangan dan kelemahan, aku tahu pakai firman yang mana. Akhirnya Bapak, Ibu berjalan dari iman ke iman. [musik] Kalian sering datang ibadah di sini, kalian harus bertumbuh ke arah Kristus. Semakin dewasa loh. Tidak hanya rambutnya putih, tapi imanmu juga semakin dewasa. Katakan amin. Tidak umurnya semakin bertambah, tetapi manusia rohmu kuat. [musik] Bukan kulitnya tambah keriput, tetapi manusia roh kita powerful. Orang yang dewasa itu teguh, kokoh. Dia yakin tahu tujuan hidupnya apa. Dia meski ngapain, di masa depannya akan
13:10 menjadi seperti apa. Dan dia kenal Tuhan yang dia sembah. dia tahu persis tujuan hidupnya [musik] ke depannya. Amin. Amin. Tapi kalau hanya sekedar ibadah ya hanya sekedar istilah saya delong-delongap di gereja. Amin. Amin. Ya. Iya. Ngerti enggak? Itu yang repot. Terus kalau ngadapin masalah gimana? Tolong doain pendeta. Tolong tupangi tangan pendeta. Kasih minyak. Kasih minyak. Oyak rambutnya pakai minyak. Rontok semuanya malah. Tapi ketika Bapak Ibu dewasa, ketika ngadapin tekanan masalah pencobaan, aku tahu firman berkata begini, aku jalan, aku tahulah sedang tertekan. Aku tahu
13:56 Tuhan pasti tolong. Amin. Karena Tuhan mengetahui rancangan-rancanganya atas hidup kita. Tapi rancangan yang membawa masa depan yang penuh pengharapan. [tepuk tangan] Saya sendiri berdoa dan saya berdoa untuk ibu-ibu. Suatu hari ketika dipanggil Tuhan tidak ada yang pakai selang kanan kiri di rumah sakit di ICU. Kita dipanggil dengan senyum bahagia. Amin. Bertanggung jawab dengan semua hidup kita. Kita berjumpa dengan Tuhan. Amin. Finish. Well, finish. Tidak ada yang menderita. Aduh, gimana ini, Pak? Terus megap-megap di ICU tidak ada. Kita semuanya dipanggil dalam keadaan finish. Amin. Umurnya panjang.
14:42 Amin. [musik] Dan diberkati. Amin. Amin. [tepuk tangan] Orang Kristen tu harus begitu bukan piye ya, Pak? Wis, wis mumet, Pak. Aku, Pak. Duh, Pak. Wis, piye iki, Pak? Ya opo iki, Pak? Aduh, gak ngerti, Pak. Wis angel. Wis, Pak. Aku itu namanya enggak punya pengharapan. Orang yang punya pengharapan itu hidupnya setiap hari bermakna. Amin. Hidupmu itu penuh makna. Kamu ketemu orang, orang akan diberkati melalui hidupmu. Kenapa? Halo, Ibu. Shalom, oma. Gimana, Oma kabarnya? Halo, Pak. Gimana kabarnya? Tapi kalau kamu ketemu orang tuh paling ya tu lihat tuh sandalnya
15:28 kayak begitu enggak dicuci itu. Terus ngomel lagi tuh. Lihat tuh bajunya norak banget tuh. Rambutnya kayak begitu tuh. Jangan-jangan enggak keramas 10 tahun itu ya. Ya, kalau kayak gitu isimu jelek terus akhirnya apa? Iya. Hidup kita dipanggil untuk jadi berkat. Amin. Memberkati banyak orang. Amin. Hidupmu itu penuh makna, penuh warna gitu loh. Hidup kok flat terus setiap hari. Hari ini gimana? Baik. Amin. Amin. Tadi dikatakan, "Ayo kita nyanyi, kita nyembah. Pirah ketap ketip itu maune apa gitu? Orang itu enjoy. Orang tuh kalau kenal
16:14 Tuhan tuh enjoy. Minimal orang enjoy bahagia itu senyum. Coba kanon kel senyum dulu. [musik] Senyum senyum senyum. Loh manis kabeh loh. Cantik-cantik enom kabeh enggak ada yang tuek i. Seger kabeh kok coba. Tapi sekarang lihat begini agak sinis ngelihat kanan kirinya sinis elek loh muka. [musik] Oh kita datang sama Tuhan ya ekspresi nyembah Tuhan. Nyembah Tuhan happy datang gereja datang enjoy shalom. Gimana kabarnya hari ini oma? Gimana? Sehat? Sehat ceria. Ibu ibu Nurel lagi mana? Senang. Ibu Rat lagi mana? Uh, luar biasa, Pak. Ya, senang toh ngelihatnya jadi berkat enggak? Amin.
17:00 Beranta gimana, Pak? Wis muh, Pak. Mumet aku, Pak. Pak, Pak, hujan, Pak. Wis, wis hujan iki, Pak. Wis mancet kabeh. Sendasku mumet, Pak. Walah, kalau orang kayak begitu gimana? Punya pengharapan apa enggak punya pengharapan. Orang punya pengharapan itu enjoy kok. Dengerin, Dek. Tuhan ciptakan kita detail. Amin. Sampai sidik jarimu enggak ada yang menyamain. Amin. Sidik jari kita itu kan hanya muter-muter enggak jelas begitu ya kan. Coba nanti pakai tepung atau pakai minyak di tempelin di kaca gitu kan. Itu kan hanya bulat-bulat itu. Jumlah orang di dunia ini berapa miliar dan tidak pernah ada yang menyamai. Amin. Orang yang hidup hari ini, orang yang mati dan orang yang akan datang. Hidup
17:45 akan datang tidak ada yang pernah [musik] menyamai. Keren enggak Tuhan? Amin. Terus kurang opo meneh? Terus kita masih bingung dengan diri kita sendiri, bingung dengan masa depanmu kalau kamu diciptakan spesial kok. [musik] Sekarang coba kita lihat ada yang umurnya di atas 50 tahun, 60 tahun dan lain sebagainya. Oma umur berapa? 81. Oma umur 81. Kenapa kok sampai hari ini masih hidup? Dipelihara Tuhan enggak? Dikasih makan sama Tuhan enggak? Diberikan kesehatan apa enggak? Kenapa kok enggak dipanggil waktu zaman pandemi? Tuhan pelihara enggak, Omah? Dijagain enggak? Jangan dijagain. Punya duit enggak, Omah? Punya. Punya. Dicukupin enggak?
18:32 Dicukupin. Sepanjang 81 tahun dijagain, diproteksi, dilindungi dicukupin. Tidur nyenyak enggak? Pakai AC. Enggak apaa. Sangat nyenyak. nyaket nyenyak lagi. Saya tanya sepanjang 81 tahun dipelihara Tuhan [musik] memang tinggal beberapa tahun ke depan Tuhan enggak pelihara? Kurang apagi. Coba Ibu-ibu coba cek ke belakang berapa banyak Tuhan seringkiali tolong. Iya. Hm. Pernah enggak stres enggak punya duit? Kalian ini kayaknya duitmu banyak kabeh ya. [musik] Amin. Hah? Pernah enggak ditagih hutang enggak punya duit? Iya. pernah punya bayar cicilan enggak punya duit bayari PL uangmu pas-pasan pernah enggak di masa lalu pernah ngalami kayak gitu?
19:18 Pernah kan? Pernah enggak sakit? Woh kayaknya aku mau mati ini. Ternyata kok sampai hidup hari ini. Pernah kan ngalami kayak gitu? Diberikan kesembuhan ditolong. [musik] Beberapa hari yang lalu pernah ngerasai lapar kan? Terus kenyang lagi kan makan ya setelah makan kan? Benar apa enggak dicukupin enggak kebutuhan? Amin. Kalau sepanjang tahun dari tahun-tahun yang lalu Tuhan tolong, apalagi di tahun yang akan datang. Apalagi hari ini orang yang cinta Tuhan kayak begini loh, ngapain takut dan pusing dengan masa depan? [musik] Saya ini buktikan. Saya ini melayani Tuhan dari tahun 9697 saya kenal Tuhan, saya cintai Tuhan, saya mengaj sekalipun dari muda saya dari kecil saya sudah sekolah minggu [musik] saya sudah ikut ibadah dan lain
20:03 sebagainya. Tapi real riel saya melayani Tuhan jadi hamba Tuhan dari tahun 9697 ditabiskan jadi hamba Tuhan tahun 98 sampai hari ini Tuhan tidak pernah tinggalkan saya Tuhan cukup. Amin. Enggak kelihatan kumel toh pendetamu penting kelihatan mleketek apa k mbleketek enggak dekil gitu enggak kena ya kumut-kumut mblekutus enggak ada ya kan ya. Rapi itu kan bukti rapi lah. Dia bilang agak ganteng sedikit bolehlah. Karena apa kau bisa begini? Karena diberkati Tuhan, dipelihara Tuhan. Tuhan yang saya sembah, Tuhan yang saya layani tidak pernah ingkar janji. Dia
20:50 memberkati. Memang sekalipun kadang kita dibawa ke pinggir jurang, pernah ngalami kan kita seringkiali dibawa ke pinggir jurang? Wah, ini kok gimana ya? Tuhan kok enggak tolong di jalan buntu? Kita seringkiali ngalami jalan buntu. Amin. [musik] Tapi enggak usah khawatir di ujungnya Tuhan tetap tolong kok. Amin. Apa yang kita khawatirkan ini? Kita berdoa dua orang ini supaya dapat jodoh yang kaya raya ya. Warisannya banyak. Anak tunggal takut akan Tuhan. Cantiklah. Amin. Itu masa depan juga dijamin Tuhan kok enggak usah khawatir apalagi kita yang hari ini dipelihara Tuhan. Amin. Tuhan tahu detailmu. Tuhan tahu persis. Apa yang di dalam hati kita? [musik]
21:36 Setiap sel kita. Bahkan Alkitab katakan [musik] rambutmu pun jumlahnya berapa Tuhan tahu. Amin. Rontok satu pun Tuhan ngerti. Terus kita mau masih khawatir? Alkitab katakan kalau kamu khawatir hari ini, kekhawatiranmu tidak menambahkan apa-apa loh ke depan. [musik] Dan khawatir itu seperti bayang-bayang sebenarnya. [musik] Kenapa kok muncul khawatir? Karena kita mulai kalkulasikan, kita mulai hitung [musik] dengan hitungan kita, kita mulai pikir dengan pikiran kita, kita mulai kalkulasikan dengan semua perhitungan kita. Zaman COVID seperti enggak ada pengharapan, kan?
22:23 Wah, ini jangan-jangan kita kena dan mati juga nih ya. Saya kena dua kali ya, kita kena dua kali malah. Terus kayaknya enggak ada masa depan ini. Tapi realitanya ternyata sekarang kita bebaskan. Kenapa kok kita dikuasain kekhawatiran terus? Karena pikiran kita itu mengolah mengolah kejadian. Makanya saya bilang janji Tuhan dan realita itu bertolak belakang. Untuk janji Tuhan sampai jadi realita dibutuhkan iman dan dibutuhkan kita melangkah berjalan bersama Tuhan. tadi dikatakan untuk janji Tuhan sampai jadi realita, jadi kenyataan, dibutuhkan iman. Melangkah dengan iman.
23:09 Amin. Kalau masih dikuasain, kekhawatiran terus. Kekuatiran terus. Kekhawatiran letaknya di mana? Kekhawatiran itu letaknya di jiwamu, bukan di [musik] manusia rohmu. Jiwa itu apa? pikiranmu, perasaanmu, kehendakmu. Nah, pikiran kita ini selalu bicaranya di area area duniawi pikiran kita ini. Dan setan bicaranya di area pikiran kita, di area perasaan kita. Makanya pikiran kita ini harus selaras dengan firman, diperbaharui dengan firman setiap hari dengar pengajaran seperti ini selaras dengan firman. Baru ketika praktiknya ngadapin tekanan, ngadapin masalah. Saya seringkali ngadapin masalah dan tekanan, tapi kelihatannya saya enggak pernah ada masalah. Kenapa?
23:56 Saya percaya janji Tuhan. Istri saya pun gak pernah tahu kalau saya punya masalah. Karena tahunya saya happy dan bahagia terus, K. Karena memang orang Kristen harus bahagia. Karena bahagia pilihan hidup kita. Amin. Amin. Bahagia itu tidak ditentukan situasi dan kondisi. Bahagia itu pilihan hatimu. Amin. Bisa enggak punya duit tapi bisa senyum kok. Amin. Bisa dalam keadaan sakit tapi kita bisa berbahagia. Itu pilihan hati kita. Amin. Kenapa kok bisa bahagia? Datangnya dari damai sejahtera yang datangnya daripada Tuhan. Tapi kalau pikiran kita ini dikuasai dengan ketakutan, stres, bingung, kamu akhirnya bingung, "Bak, bingung, Mbak. Pusing, Mbak. Pusing iki. Pusing, Pak. Pusing
24:41 apa? Pusing ketemu pendeta isine pusing terus. Ketemu teman pusing terus. [musik] Karena kamu memilih dikuasain pikiran. Rugi sekali kalau kita ini hidup tidak bahagia. Amin. [musik] Makanya mulai sekarang harus berbahagia. Amin. Dimulainya dengan coba ditarik kanan kiri sedikit bilang, "Aku tahu Tuhan pelihara saya." Amin. [musik] Aku tahu Tuhan jamin masa depan saya. Amin. Aku tahu Tuhan cukupi semua kebutuhan saya. Amin. Amin. Amin. Amin. [musik] Amin. Wong Yesus yang rela dulunya kaya raya turun ke bumi jadi miskin supaya kita menjadi kaya. Dia rela dicambukin dengan bilurnya kita
25:28 disembuhkan. Kurang apalagi. Amin. Kenapa orang Kristen enggak pintar-pintar? karena malas memperbarui pikirannya dengan firman. [musik] Kenapa banyak orang Kristen kurang hikmat? Itu bahasa saya kurang hikmat. Bahasa normalnya BODO. Kenapa? Karena tidak mau belajar memperbaharui pikirannya sejalan dengan firman dan bergantung sepenuhnya sama firman. Dengarin Alkitab katakan di kitab Yohanes, di luar Tuhan kamu tidak bisa berbuat apa-apa. Kita butuh Tuhan. Amin. Tanpa Tuhan saya anak penjual pisang. Tidak akan jadi apa-apa, tidak punya
26:14 pengaruh apa. Tapi karena Tuhan dari anak penjual pisang seperti tanah liat di hutan di pinggir sungai. Ketika tanah liat itu bertemu dengan seorang penjunan namanya Yesus, tanah itu diolah. Jadi porselin dari barang mahal, jadi piring yang mahal, jadi hiasan yang mahal. Adanya di mejanya para bangsawan dan raja-raja. [musik] Jadi terhormat enggak itu dari tanah liat? Betul apa enggak? Betul. Tapi kan harus lewat proses dibakar, diuyak-uyak dulu, dibentuk, diproses. Ini bagian yang harus kita jalanin.
26:59 Dari awal Tuhan pengin umat ciptaannya, orang yang dikasihinya, umat kesayangannya dari perbudakan masuk ke tanah perjanjian. Kita adalah orang yang kesayangannya Tuhan. Kita ini biji matanya Tuhan. [musik] Tuhan juga pengin kita masuk ke tanah perjanjian. Tidaknya surga yang kekal dan abadi, [musik] surga juga harus ada di bumi. Kita nikmati hidup di dalam kebahagiaan dalam keluargamu, dalam kehidupanmu hari-hari, dalam pekerjaanmu, engkau harus menikmati surga. Katakan amin. Amin. [musik] Menikmati surga tidak harus mati dulu, [musik] tapi selama di bumi kita harus menikmati surga. Amin. Pernikahanmu kehidupanmu kesehatanmu, engkau bisa jalan hidup
27:46 dengan enjoy dan rileks. Makanya orang Kristen harusnya jadi orang yang paling berbahagia di muka bumi ini. Amin. Tapi realitanya banyak orang Kristen gini, ke gereja begini saya, "Ah, pendeta tumpang tangan pendeta doain pendeta." Kenapa? Karena dia lupa jati dirinya di dalam [musik] Tuhan. Orang Kristen, ada Roh Kudus di dalam hatimu. Ke manakah aku dapat lari dari hadapanmu? Karena roh-Mu menyertai aku. Roh Tuhan ada dalam hidupmu. Rohnya Bapa, rohnya Yesus yang memangkan Yesus dari kematian. [musik] Ada firman yang menuntun kurang apagi? Hah? Hidupmu itu spesial apa enggak sih? Spesial.
28:32 Hidupmu itu berharga apa tidak berharga? Hidupmu harus bahagia apa tidak? Bahagia. Iya. [musik] Nanti saya mau lihat kalau kalian datang ibadah masih cemburut-cemburut. W tak tarik pipimu kanan kiri ya. Senyum bahagia. Amin. Nikmati hidup bersama Tuhan. Amin. [musik] Saya berdoa Bapak Ibu semuanya akan menikmati hidup dalam penuh kebahagiaan. Amin. Dari awalnya ya manusia diciptakan menjadi orang yang harus berkuasa di muka bumi ini. Menguasai bumi loh. [musik] Bukan bumi yang menguasai. Kita yang mengelola harta di bumi. Amin. Hidup dalam kemuliaan Tuhan. hidup dijamin oleh Tuhan. Tidak perlu khawatir dan cemas. Saya sudah ngomong berkali-kali. Tahu enggak apa yang menjadi jaminan hidup kita [musik] di masa yang akan datang?
29:19 Enggak ada. Kan? Yang menjadi jaminan masa depanmu, masa tuamu adalah semua kebaikan Tuhan di masa lalu. Amin. Semua pertolongan Tuhan, semua mukjizat Tuhan, semua yang dicukupin Tuhan di masa lalu, di masa yang akan datang Tuhan akan buat double porsi. Amin. Amin. Bangkit berdi sama-sama. Ku berbahagia [musik] yakin teguh Yesus abadi [musik] kepunyaanku. Aku warisnya [musik] ku ditebus.
30:04 [musik] ciptaan baru [musik] rohku. Aku bernyanyi bahagia [musik] memuji Yesus [musik] selamanya. Aku bernyanyi bahagia [musik] memuji Yesus [musik] selamanya. Saya mau berdoa untuk orang yang sedang sakit. Apapun sakitmu, taruh tangan
30:50 kananmu di bagian yang sakit. Dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus. Semua sakit, penyakit, dan kelemahan tubuh aku perintahkan. Go pergi, tinggalkan tubuhnya. Be heal in Jesus name. Be heal in Jesus name. [musik] Semua metabolisme tubuh umat-Mu pulih normal seperti sediakala. Otot, pembuluh darah, jantung, limpah usus 12 jari, ginjal normal, mata, semuanya normal kembali dalam nama Yesus. Aku berdoa urapan kesembuhan mengalir dari ujung rambut sampai telapak kaki. In Jesus name. Urapan kesembuhanmu mengalir menaungi. Aku tahu oleh bilur-Mu, oleh darah-Mu.
31:38 Kami ditebus, kami disembuhkan, kami dipulihkan. Amin. Kami tahu Engkau berjanji memberikan masa depan yang penuh pengharapan dan Allah tidak pernah meninggalkan kami menjadi panglima perang GWI berjalan di depan kami. Tuhan, urapan-Mu mengalir dari ruangan ini. Memenuhi ruangan ini, menjamah setiap umat-Mu dari ujung rambut sampai telapak. Berkati apapun yang dikerjakan, apapun yang dilakukan seluruh umat Tuhan diberkati Tuhan. Anak cucu mantu diberkati besa diberkati Tuhan. Berikan umur panjang, damai dan sejahtera dalam nama Yesus. [musik] [musik]
32:23 Jesus name. Jesus [musik] Jesus. Ibu ini [musik] sesangerima semakin semakin semakin saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan [musik] buat kuasanya [musik]
33:09 Jesus tenang down tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan [musik] kuasa Jesus semakin mengalami Jesus. Biar [musik] tuan now Jesus name. [musik] Jesus [musik]
34:00 saya lihat dalam mimpi ketika saya [musik]