0:04 [musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat pagi anak-anak. Jumpa lagi di pembelajaran online SMK Medika Samarinda edisi Ramadan. Baiklah, berjumpa lagi dengan Ibu Mutmaina. Saya adalah salah satu guru matematika di SMK Medika. Hari ini saya akan membawakan materi tentang statistika dengan submateri ukuran letak data tunggal yaitu kuartil, desil, dan persentil.
0:54 Baiklah, tujuan pembelajaran hari ini setelah anak-anak melihat video yang ditayangkan, diharapkan peserta didik mampu menghitung nilai ukuran letak kuartil, desil, dan persentil dalam data tunggal. Selanjutnya sebelum kita melanjutkan pembelajaran, kita harus mengetahui definisi tentang ukuran letak. Ukuran letak adalah ukuran yang menunjukkan bagian mana data tersebut terletak pada suatu data yang sudah diurutkan. Jadi, kita harus mengurutkan terlebih dahulu datanya. Kemudian ee bisa menghitung letak kuartil, desil, maupun
1:42 persentil. Nah, kita akan membahas yang pertama tentang kuartil yang di mana pengertian kuartil adalah titik atau skor atau nilai yang membagi seluruh distribusi frekuensi ke dalam empat bagian yang sama besar, yaitu masing-masing 1/4 bagian atau 1/4N. Dapat dilihat bersama diagram kuartilnya. tampil pada layar berikut. Kita dapat melihat di sini ada diagram kuartil yang di mana bagiannya masing-masing
2:27 seperempat bagian sama besar. Untuk kuartil pertama atau kuartil satu disebut dengan kuartil bawah, kuartil du disebut dengan kuartil tengah dan Q3 disebut dengan kuartil atas. yang di mana batas sebelah kiri ini adalah kuartil bawah, sedangkan yang di sebelah sini adalah kuartil atas paling tinggi. Baiklah, untuk lebih mudah dapat kita lihat contoh sebagai berikut. Sebelum mengerjakan soal, kita harus mengetahui
3:13 langkah-langkah untuk menentukan nilai kuartil, yaitu yang pertama mengurutkan data tersebut menurut nilainya, yang kedua menentukan letak kuartilnya. Kemudian yang ketiga menentukan nilai kuartil. Jadi berbeda ya anak-anak untuk letak dan nilai itu beda. Letak itu posisi suatu nilai ee berdiri di mana posisinya. Sedangkan nilainya suatu bilangan yang sudah didapat. sehingga kita bisa menggunakan rumus untuk menentukan letak kuartil kesatu atau kita simbolkan dengan ee sori kuartil ke i atau biasa kita simbolkan
3:59 dengan qi dari data tunggal. Nah, letak Qi di sini seperti biasanya namanya saja kuartil artinya dia dibagi 4. 1/4 bagian i/4 kita kalikan dengan n + 1 di mana ialah sebagai yang dicari. Contoh kuartil 5, maka i di sini adalah diganti dengan 5. Boleh dilihat di keterangannya bahwa Qi adalah kuartil ke I. Jadi, jika yang ditanyakan itu ee I5 atau I10, maka I-nya diganti dengan ee sesuai yang ditanya.
4:44 Kemudian i-nya itu harus bilangan asli 1, 2, 3, dan seterusnya. Dengan n adalah banyak data atau banyaknya hasil observasi. Contohnya misalnya kita punya 10 siswa dengan nilai ulangan matematika yang berbeda-beda, maka n-nya adalah 10 siswa. Itu seperti itu ya, anak-anak. Kemudian jika letak kuartil ke I yang diperoleh bukan nilai asli, maka untuk menentukan nilai diperlukan pendekatan. Pendekatan di sini jika anak-anak belum mengerti maksudnya, Ibu akan jelaskan.
5:31 Seperti yang pernah Ibu sudah jelaskan di sekolah bahwa pendekatan itu boleh ee kita bulatkan. Contoh misalnya 2,3 pendekatannya kita ambil 2 seperti itu ya anak-anak. Nah, jika kuartir terletak pada nilai urutan antara K dan K + 1, nah K di sini itu adalah bilangan bilangan asli. Nah, di mana D ini D kecil ini artinya desimal adalah bagian desimal. Dari nilai urutan tersebut maka nilai kuartilnya adalah sebagai berikut. Dapat kita lihat rumusnya ya anak-anak di
6:17 bawah. Untuk mencari nilai QK sori Qi = XK + D dikalikan dengan XK + 1 - XK. Ingat, XK itu adalah nilai atau bilangan asli yang sudah kita ketahui. Seperti itu ya anak-anak. Kita lanjutkan. Oke, agar lebih mengerti anak-anak bisa lihat contoh soal yang sudah ditampilkan. Contoh soal kuartil untuk n-nya ganjil. Tentukan letak dan nilai kuartil 1,
7:05 kuartil 2, dan kuartil 3 dari data berikut. disajikan datanya 18 6 9 1 3 21 dan 15. Nah, di sini kita bisa melihat n-nya. Mari kita hitung bersama. 18 itu sebagai data juga ada berapa semuanya? Kita hitung ya. 1 2 3 4 5 6 7 maka banyak datanya adalah 7. Artinya n-nya = 7. Nah, sebelum kita menyelesaikan soal tersebut, kita harus mengurutkan data
7:52 terlebih dahulu sesuai langkah-langkah yang sudah Ibu jelaskan tadi. Langkah pertama, ayo kita urutkan bersama. Angka yang paling kecil di sini adalah 1. Setelah 1 3. Setelah 3 6 9 15 dan 21. Oke, sudah semua kita urutkan ya anak-anak. Mari kita lihat 1 di sini adalah sebagai x1. Oke, Ibu ulangin. Satu di sini sebagai X1 atau data pertama 3 di sini sebagai X2. Oke, sebagai x2 artinya data kedua dan seterusnya sampai
8:38 dengan data keetujuh. Data ketujuh dapat kita lihat nilainya berapa di sini anak-anak? 21. Oke. Nah, setelah kita urutkan dan kita mengetahui jumlah datanya, selanjutnya kita menentukan nilai kuartil 1 yang biasa kita simbolkan dengan Q1. Nah, mari kita mengerjakan bersama. Silakan perhatikan. Qi = I/4 * dengan N + 1. Ingat, itu rumus untuk mencari kuartil. Jika yang ditanyakan kuartil 1, maka di situ i-nya diganti dengan angka 1. Jika yang ditanya kuartil 2, maka i-nya diganti dengan i.
9:26 I-nya diganti dengan 2. Oke. Karena yang ditanyakan di sini kuartil 1, 2, dan 3, Ibu akan menjelaskan yang kuartil 1 terlebih dahulu. Perhatikan ya. Q1 = 1/4. satu tadi sudah Ibu jelaskan bahwa itu adalah kuartil satu atau yang pertama sesuai yang dicari. Kemudian n-nya itu kan sudah kita ketahui ya banyaknya data semuanya 7. Maka kita ganti n-nya dengan 7. Sehingga kita peroleh langkah selanjutnya. Ingat jika ada kurung kita harus mengerjakan yang di dalam kurung dulu. Nah, 7 + 1 kita peroleh hasilnya berapa? 8. Oke. Nah, langkah selanjutnya
10:15 kita kalikan satu yang ini kita kalikan dengan 8 maka menghasilkan 8. Karena bilangan berapapun jika dikalikan dengan 1 hasilnya tetap bilangan itu sendiri. Sehingga kita menghasilkan kita dapatkan nilai Q1-nya = 8/4. 8/4 berapa ya anak-anak? Ya, betul sekali 2. Maka kita dapatkan kuartil satunya sama dengan 2. Jadi, letak kuartil 1 terdapat pada data kedua dengan nilainya 3. Nah, 3 ini apakah kalian bingung dapat dari mana? Jika kalian bingung perhatikan ya. Ibu akan ke atas kembali ya. Sebentar. ini
11:05 kurus satunya 2. Maka kita hitung data kedua artinya x2. Tadi ibu bilang di sini x1-nya itu bernilai 1. Berarti x2-nya berapa ini anak-anak? 3. Maka kuartil satu jika terletak pada data kedua yaitu yang bernilai tiga. Oke, semoga paham ya anak-anak. Nah, untuk kuartil dua dan kuartil 3 silakan dicoba. Boleh ditulis di bukunya masing-masing. Semangat. Ibu lanjutkan ke slide selanjutnya. Oke, untuk contoh soal kedua untuk n-nya
11:52 genap. Jadi, agak berbeda ya anak-anak. Kalau n-nya ganjil dengan n-nya genap, itu cara mencarinya agak berbeda sedikit. Untuk rumusnya sama. Namun jika dia genap, kita harus mencari lagi nilai Q1-nya menggunakan rumus yang sudah Ibu terangkan tadi. Silakan perhatikan ya, anak-anak. Contoh kedua, tentukan letak dan nilai kuartil 1, kuartil du, dan kuartil ee 3 dari data berikut. Mari kita lihat bersama data yang kita sediakan di sini ada berapa semuanya? Kita hitung dulu ya. 1
12:38 2 3 4 5 6 7 8. Angka 8 itu benarkah genap? Oke, benar ya anak-anak. 8 itu adalah angka genap. Sekarang ingat, kita harus mengurutkannya terlebih dahulu dari angka yang terkecil. Perhatikan di sini ya. Data diurutkan sehingga menjadi lihat angka paling kecil berapa ya di sini? 20 ya. 25. Selanjutnya 35 kemudian 40 kemudian 50 sampai dengan 88. Oke, sama seperti yang tadi langkahnya X1-nya itu bernilai 25,
13:25 X2-nya bernilai 35, X3-nya 40. X4-nya berapa, anak-anak? Ya, tepat sekali 50. sampai seterusnya. X8 artinya data ke-8 berapa ya itu? Data ke-8 ya 88. Good job anak-anak. Sekarang perhatikan langkah selanjutnya. Setelah kita mengurutkan data, kita akan menentukan letak kuartil 1 dengan rumus yang sama. masih dengan ee I/4 * N + 1. Karena kita mencari kuartil 1, maka
14:10 i-nya kita ganti lagi dengan angka 1. Kemudian karena di sini juga tadi letaknya i, berarti kita harus menulis angka yang sama yaitu 1/4. Ditulis kembali 4nya karena itu memang sudah rumusnya. Kemudian kita kalikan lagi dengan di dalam kurung n + 1. Ingat n-nya tadi berapa? Banyak datanya berapa? Ya, ada de 8. Lihatlah di layar ya anak-anak. 8 + 1 menghasilkan 9. Sehingga langkah selanjutnya kita peroleh 1 * 9/4. Nah, kita hitung bersama 9/4 itu
14:58 kira-kira berapa ya? Semua berusaha menghitung ya. Di sini Ibu sudah menuliskan jawabannya. Kalian bisa mencoba menghitung sendiri di kertasnya masing-masing. Ingat, coba tidak boleh pakai kalkulator. Dicoba dulu hitung manual. Oke. Nah, apakah semua sudah mendapatkan hasil dari 9/4? Oke, hasilnya adalah 2,25. Nah, selanjutnya karena Q1nya itu bilangan desimal bukan bilangan asli, kita tahu dari mana bahwa itu bilangan desimal. Ingat, kita dapat melihatnya langsung ada komanya 2,25. Maka itu bukan bilangan asli, itu adalah
15:45 bilangan desimal. Sehingga jika kita menemukan kuartil satunya bukan angka asli, bukan bilangan asli, maka kita boleh menggunakan rumus yang selanjutnya. Boleh lihat lagi di sini ya. Menentukan nilai Q1. Nah, K ini ingat K tadi Ibu sudah bilang adalah nilai bilangan asli. K di sini adalah hasil dari Q1. Satuannya berapa? Ini k-nya sama 2. Duanya itu dari sini, Nak. Nih yang ini. Sedangkan k + 1 = 3. Kenapa bisa 3 ya kira-kira? Karena k ini bernilai 2.
16:30 Selanjutnya D. D kecil di sini artinya bilangan desimal ya anak-anak sama 0,25. Eh sori 0,25. 0,25 ini didapat dari sini ya nih yang ini ya. Oke, selanjutnya kita masukkan ke dalam rumus. Qi = xk + d * xk + 1 - xk yang di mana k adalah ayo apa k-nya tadi adalah du 2 maka kita ganti k-nya dengan angka 2 x2 + d buka x2
17:17 + 1 - x2 sehingga kita peroleh Boleh. X2 itu artinya data kedua, anak-anak. Coba kita lihat ke sini setelah kita urutkan data keduanya berapa. Ini data pertama, ini data kedua. Maka x2 artinya atau bernilai 35. Oke, selanjutnya D. D-nya tadi diketahui ya di sini 0,25 sehingga kita tuliskan 0,25 buka kurung itu artinya kita kali ya. 40. Ada yang tahu enggak 40 ini dari mana? Iya, betul ya. 40 ini adalah data ketiga. Data ketiga dari mana? Data ketiga kita lihat ke atas. 2 + 1 3 maka
18:05 menghasilkan x3. X3 artinya data ketiga. Kita lihat lagi ke sini data ketiganya 1 2 3. Oke. 40 bernilai 40 dikur x2. Data kedua tadi sama ya. yaitu 35. Nah, jika bertemu bentuk seperti ini, ingat kerjakan terlebih dahulu yang di dalam kurung. 40 - 35 berapa? Ya, 5. Oke, kita hasilkan ke bawah. 35 ditulis kembali, 0,25 ditulis kembali. Hasil dari pengurangan 40 - 35 adalah 5. Oke, good job. Nah, sekarang
18:52 35-nya kita tulis kembali. Kita cari dulu perkalian dari 0,25 * 5 menghasilkan 1,25 sehingga hasil akhirnya kita dapatkan penjumlahan dari 35 + 1,25. Hasilnya berapa ini anak-anak? Ya 36,25. Jadi, letak data kuartil 1 terletak di antara data kedua dan data ke yaitu nilainya berapa ini? 36 25. Oke, paham ya anak-anak?
19:38 Oke, sebelum itu sebelum kita lanjut materi kita akan ee istirahat sejenak karena untuk menyaksikan penerimaan siswa baru SMK Medika. [musik] Galau mau lanjut ke mana. Bingung cari sekolah yang gue banget. Stop drama. Di sini kita memang beda. Siap punya skill yang nyata. Yuk, lihat kenapa itu spektakuler. [musik] Kami cetak tenaga asisten layanan kesehatan yang bukan cuma terampil tetapi juga melayani dengan sepenuh hati. Siap bekerja dan siap lanjut
20:25 kuliah. [musik] Di sini kalian bisa dapat belajar meraci dan distribusi obat yang aman. Dunia kesehatan ada di tangan kalian. [musik] Bongkar rahasia di balik data kesehatan. Di sini kami mengajarkan kalian analisis akurat yang sangat dibutuhkan di dunia medis. [musik] Bukan hanya cuman bongkar pasang, tapi ahli di bidang teknologi engine manajemen system. Siap jadi mekanik andal anti mogok. Jadikan imajinasi muan, belajar desain, fotografi, dan videografi yang memang beda. Langsung jadi konten kreator profesional. [musik]
21:10 Jago administrasi, menguasai teknologi digital, mahir berkomunikasi. Kami siapkan kamu menjadi manajer masa depan. [musik] Halo, Kakak. Jangan lupa dicck out ya. Kipik VIP. Jual apa saja, di mana saja, dan kapan saja. kuasai digital marketing dan e-commerce. Lulus langsung jadi pengusaha spektakuler. Hidup di Medika enggak cuma di kelas aja ada 32 schol menarik yang bikin kita enggak sempat galau. Mulai dari seni sampai olahraga semua ada. [musik] And you cannot [musik] tell me that life is so bad. If you knew
21:56 [musik] what I knew that you be so far from [musik] Kami tahu skill tambah karakter itu nol. Di Medika kami bangun pondasi berkarakter yang kuat seimbang antara ilmu dan iman. SMK Medika Samarinda mengembangkan peminaan imtak secara berkelanjutan melalui kegiatan salat duha dan zuhur berjamaah serta program baca tulis Al-Quran dan pembinaan iman bagi peserta didik nonmuslim. Kami [musik] berkomitmen menciptakan lulusan yang
22:43 berkarakter serta berakhlak [tertawa] mulia. Saatnya pilih sekolah yang bukan cuma ngasih ilmu, tapi juga masa depan. Gabung di [musik] SMK Medika Samarinda. Pendaftaran gratis, bebas uang SPP, uang [musik] gedung, uang praktik, uang buku, dan biaya ujian kompetensi. Cukup biaya baju, atribut, dan uang admin 2,7 juta [musik] bagi yang mampu dan bisa dicicil. Untuk yang tinggal di luar daerah juga ada asrama yang aman dan nyaman. Yuk, gabung. Tempat pendaftaran Jalan Padat Karya nomor 46uring, [musik] Jalan Langsat nomor 1 Foro. Dan untuk via online bisa hubungi nomor 0852817549. SMK Medika Samarinda [musik] spektakuler berkarakter
23:29 memang beda anti galau. Masa depanmu dimulai di sini. [musik] Oke anak-anak kita lanjutkan materinya ya. Nah, untuk yang tadi Ibu harap semuanya sudah dimengerti ya. Mari kita lanjutkan materi tentang desil. Desil di sini mungkin sebelumnya anak-anak sudah pernah dengar belum ya? Oke, mari kita belajar bersama. Kita baca ya. Desil itu artinya sebagai titik
24:17 atau skor atau nilai yang membagi seluruh distribusi frekuensi dari data yang diselidiki ke dalam 10 bagian yang sama besar masing-masing sebesar 1/10 n atau 1/10 bagian. Nah, kurang lebih desil itu sama seperti kuartil. Hanya saja kalau kuartil dia dibagi 4, kalau desil dibagi 10 atau per10. Bisa kita lihat rumusnya di sini ya. Untuk menentukan letak desil ke I atau biasa kita simbolkan dengan di untuk data tunggal. Rumusnya i/10
25:02 di* dengan n + 1. Lihat ya anak-anak, rumusnya yang beda hanya di pembaginya saja yaitu 10. Untuk keterangannya di itu artinya desil ke I. Sedangkan I itu adalah bilangan asli 1 2 3 4 dan sampai seterusnya. Untuk n masih sama. N itu menyatakan banyaknya data atau banyaknya hasil dari observasi. Nah, untuk lebih jelasnya lagi Ibu akan menjelaskan tentang contohnya ya anak-anak bisa dilihat. Em sebentar slide 7
25:49 tu eh. Oke. Oke. Perhatikan ya. Contoh soal. Tentukan nilai desil kedua dan desil kelima dari data berikut. datanya masih belum terurut ya anak-anak. Mari kita urutkan terlebih dahulu. Data kita urutkan dari yang terkecil. Paling kecil di sini satu. Satunya ada berapa? Satu. Kemudian dua. Kemudian dua lagi.
26:36 Tiga. Tiga. Empat. 4 5 6 7 8 9 dan 10. Oh iya, anak-anak perhatikan di sini duanya ada dua ya. Jadi ini keliru harusnya di sini dua. Nah pertama setelah kita urutkan datanya kita akan menentukan letak D2 atau desil kedua. Kita gunakan rumus yang sudah ada, yaitu karena yang dicari D2, maka kita tulis D2 = 2/10. Sudah tahu ya 2-nya dari mana? Ya, dari yang ditanyakan. Pintar. 2/10 dikali dengan banyaknya data 15
27:24 + 1. Oke, coba kita hitung dulu benar enggak ini datanya ada 15. Ayo kita hitung bersama. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 ya. Oke. Maka banyak datanya ada 15. Setelah diurutkan, maka datanya sudah terurut ya dari data 1 sampai data 15. Setelah itu lagi-lagi tidak lupa Ibu ingatkan jika ada bertemu soal seperti ini bentuknya ee kita akan menjumlahkan yang ada di dalam kurung terlebih dahulu. 15 + 1 berapa ya? Ya, 16. Kemudian kita kalikan 2 kita kali dengan
28:12 16 menghasilkan 32/10. 10-nya ditulis kembali. Selanjutnya kita bagi 32 / 10 hasilnya berapa? 3,2. Nah, lagi-lagi jika desil kedua itu atau yang ditanyakan itu bilangan bukan bilangan asli, ini bilangan apa namanya? Bilangan desimal, maka kita harus melakukan langkah selanjutnya untuk mencari nilai D2. Boleh kita lihat bersama di sini ya. Karena angka yang diperoleh bukan bilangan asli, maka untuk menentukan
28:58 nilai desil kedua diperlukan pendekatan. Ingat pendekatan. Boleh kita lihat di sini k = 3. Anya dari sini ya, anak-anak. Oke. Dari hasil D2-nya tadi. Maka k + 1 = 4. Kenapa bisa 4? Karena k-nya diketahui yaitu 3. 3 + 1 4 dan desimalnya sama dengan 0,2. Karena lihat di sini 3,2 3-nya sudah menjadi k desimalnya di belakangnya ini kita tuliskan D = 0,2. Selanjutnya kita menentukan nilai desil
29:45 kedua. Oke, K-nya tadi Ibu sudah jelaskan sama seperti yang sebelumnya. K itu yang sudah diketahui ini K-nya berapa? 3. Maka D2 = X3 atau data ketiga + D buka X3 + 1 - X3 atau data ketiga. Sedangkan yang ini X3 + 1 menghasilkan X4 artinya data keempat. Nah, kita lihat bersama data ketiga ini diduduki oleh angka berapa? 1 2 3. Angka
30:32 dua. Maka data ketiganya kita tulis dengan angka 2 ditambah d-nya berapa ini, anak-anak? 0,2. Dapat kita tulis lagi D-nya menjadi 0,2. Kemudian di dalam kurungnya berapa? X4 - X3. Ayo, siapa yang bisa X4? Data keempat berapa? 1 2 3 4. Maka kita peroleh data keempatnya adalah T. Data keempatnya adalah 3 dikurangi data ketiga adalah 2. Selanjutnya kita kurangkan 3 - 2 1. Oke.
31:19 Kemudian kita kalikan 0,2 * 1. Ingat berapun bilangan jika dikalikan 1 tetap dirinya sendiri. Maka kita hasilkan 0,2 * 1 adalah 0,2. Langkah terakhir kita jumlahkan dengan data ketiga yaitu 2. Berapa 2 + 0,2? Iya, hasilnya 2,2. Sehingga kita dapatkan letak desil kedua itu terletak di antara data ketiga dan data keempat, yaitu berapa? 2,2. Oke, anak-anak begitu ya. Nah, untuk
32:06 pertanyaan selanjutnya di sini ada desil kelima. Ibu harap semuanya menghitung dan mencoret di bukunya masing-masing. Setelah itu nanti dikumpulkan ya, anak-anak. Oke, selanjutnya kita masuk bagian persentil. persentil. Mungkin bagi anak-anak ini sangat asing di ee pendengaran kalian ya. Tapi sebenarnya ini sudah sering kita lakukan dalam menghitung persen. Oke, di sini sudah ada tertulis persen persentil ya. Persen persen artinya berarti berapa? Dibagi berapa? 100. Oke, sebelum itu kita harus mengetahui dulu apa sih itu persentil.
32:52 Nah, jika suatu data dibagi menjadi 100 bagian, artinya 1/100 yang sama didapat 99 pembagi dan setiap pembagi itu disebut persentil. Oke, lanjut ya anak-anak. Untuk rumusnya sama seperti ee desil dan kuartil ya, kurang lebih hanya pembaginya saja yang berbeda. Mari kita lihat bersama. Untuk persentil kita simpolkan dengan PI = I * N + 1/100. Di mana P artinya persentil ke I.
33:37 Sedangkan I adalah bilangan asli dari 1 2 3 sampai 99. Sedangkan N adalah banyak data. Diingat ya, N itu adalah banyaknya data. Kemudian kalian perlu mengingat bahwa ee jika angka yang diperoleh dari penentuan letak persentil ke I bukan bilangan ASI, maka untuk menentukan nilai persentil kita perlukan pendeka pendekatan. Boleh dilihat ya anak-anak rumusnya itu kurang lebih sama hanya ee simbolnya aja yang berbeda di depan ya. Karena kita membahas tentang persentil, maka di depannya kita harus menulis P
34:22 atau PI persentil ke I. Rumusnya kurang lebih sama. Oke, untuk dapat lebih mengerti dan lebih ee paham, anak-anak bisa lihat selanjutnya. Oke lihat. Diketahui data berikut ada 5 7 8 5 dan seterusnya. Ee datanya masih belum terurut. Lagi-lagi kita harus mengurut mengurutkannya. Mari kita urutkan bersama. Carilah angka yang paling kecil. Kira-kira angka berapa yang paling kecil? Ya, angka 3. Tiganya ada berapa ya anak-anak di situ?
35:09 Ada. Ada dua. Mari kita tuliskan. 3 kemudian 4 empatnya hanya ada satu kemudian 5 lianya hanya ada dua ya selanjutnya ada angka en ennya ada 3 tujuhnya ada duannya ada ee ada tiga dannya ada sehingga kita peroleh banyaknya data adalah berapa nih coba dihitung 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 data yang telah terurut ini sudah sesuai
35:56 dengan X1, X2, X3 sampai X16 atau sampai data ke16. Nah, di sini diminta kita menentukan persentil ke-20. Oke, persentil ke-20. Maka kita masukkan I-nya dengan angka 20. I tadi diganti dengan 20, N-nya diganti dengan banyaknya data. Banyaknya data ada 16. Mari kita hitung bersama. 16 + 1 menghasilkan 17. Kemudian kita kalikan ya. 20 * 17
36:42 menghasilkan berapa ya anak-anak? 340 dibagi 100 sehingga kita peroleh 3,4. Nah lagi-lagi persentil ke-20-nya ini bukan bilangan asli. Maka kita harus lakukan langkah selanjutnya gimana? Gimana? Oke, kita harus menggunakan rumus XK + D * XK + 1 - K. Kenapa bisa begitu? Karena karena angka yang diperoleh bukan bilangan asli. Maka untuk menentukan
37:28 nilai persentil ke-20 diperlukan pendekatan. Ya, jangan lupa kalau dapatnya desimal maka kita perlu nilai pendekatan. Seharusnya di langkah ini kalian sudah ee tidak perlu lagi bingung ya. I-nya jelas yang ditanya 20 maka tulis di sini 20. K-nya juga jelas di sini 3. Maka artinya K ganti dengan 3. Apa sih X3 ini artinya? Data ketiga ditamb dung x3 + 1 - x3. Nah, data ketiga ternyata ditempati oleh angka 4. Tahu dari mana
38:15 ya anak-anak? Mari kita mundur ke belakang. Kita hitung nih. Satu, dua, tiga. Nih data ketiga ditempati oleh angka 4. Begitu ya. Kemudian untuk x4-nya tadi ditempati angka 5 dikurang data ketiga 4. 5 - 4 berapa? 1. 1 dikali lagi dengan 0,4 hasilnya 0,4. Kita jumlahkan dengan 4 menghasilkan 4,4. Jadi, letak persentil ke-20 terletak di antara data ketiga dan keempat dengan
39:02 nilainya 4,4. Oke, jika anak-anak belum mengerti bisa ditonton kembali ya video ini. Nah, untuk latihannya boleh dilihat. Yang terakhir ibu kasih tugas mencari nilai kuartil 1 dan 2, kemudian desil 4 dan 6 dan yang terakhir persentil 15 dan 20. Untuk datanya Ibu akan kirimkan melalui Google Form. Oke cukup sekian terima kasih. Salam sejahtera untuk semua. Selamat berpuasa. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
39:47 [musik] He