0:00 Bapa dalam nama Yesus kami mau belajar firman-Mu. Kami minta hikmat, wahyu, dan pengertian supaya mata hati kami dipersingkapkan kebenaran. Kami ngerti apa yang Tuhan mau. Kami ngerti apa yang Tuhan inginkan. sehingga perjalanan hidup kami sepanjang hidup kami semakin didapatin berkenan di hadapan-Mu. Roh Kudus bicara di tengah kami. Engau bicara dengan bahasa yang mudah dimengerti dan mengubahkan hati kami. Kami percaya malam hari ini Engkau beracara dengan cara-Mu yang ajaib. Dalam nama Yesus kami mau belajar firman-Mu. Haleluya. Amin. Nah, hari ini kita akan belajar. Saya berdoa apa yang kita akan pelajari akan membuat kita menjadi orang yang kokoh di dalam
0:45 situasi dan kondisi apapun juga. Karena setiap orang seringki merasa benar menurut pandangannya sendiri. Tapi Tuhan yang menguji hati. Kata kitab Amsal, setiap orang selalu merasa dirinya paling benar, selalu merasa dirinya paling mengerti. Setiap orang selalu merasa dirinya paling hebat, paling benar, tetapi segala sesuatu yang dikerjakannya akan diuji. Dan yang diuji, yang mengujinya adalah pribadi Tuhan sendiri lewat kejadian, lewat kenyataan hidup, lewat banyak hal yang ada di dalam hidup kita yang kita akan diperhadapkan dengan banyak hal tersebut. Bapak, Ibu, kalau kita enggak ngerti apa yang Tuhan mau di dalam
1:31 perjalanan hidup kita ini akan mudah tersandung, akan mudah jatuh, akan mudah kecewa dengan sikap, tindakan, dan perlakuan orang lain. Nah, justru kita harus bisa menguasai diri kita dengan baik. Kita harus bisa mengendalikan diri kita dengan baik di dalam situasi dan kondisi apapun juga. Apalagi kalau orang yang sudah disakitin, orang yang terluka, orang yang pernah dikhianati, orang yang sudah dikecewakan, ditikam dari belakang, diperlakukan buruk, orang-orang ini biasanya menutup diri begitu rupa sehingga dia menyimpan luka, menyimpan dendam, menyimpan sakit hati. Dan orang-orang model kayak begini biasanya menutup diri dan ujungnya
2:18 menjadi orang yang susah mengerti kebenaran. Makanya kita harus tahu ini di Amsal pasal yang ke-18 ayat yang ke-19. Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampirin daripada kota yang kuat. Ini saudara yang pernah dikhianati. Orang yang pernah dilukai biasanya menutup diri. Susah sekali ditembus. biasanya menutup dirinya dengan amarah. Dia membentengi dirinya dengan marah, membenteng dirinya dengan emosi. Dan pertengkaran adalah seperti palang gapura, sebuah buri orang-orang yang ketus, orang-orang yang ngomongnya nyakitin, nyelekit. Biasanya orang-orang ini dulu pernah disakitin. Dia menutup dirinya begitu rupa. Jangan sampai
3:05 disakitin kembali. Makanya palang gapurannya sebuah puri adalah ya itu tadi marah, emosi, kesal, jengkel, merasa dulu pernah dianatin, merasa dulu pernah dilukai, dia menutup dirinya begitu rupa. Dan orang-orang kayak begini ni kalau enggak dipulihkan sepanjang hidupnya akan dikuasain dengan kepahitan. orang-orang yang kepahitan, orang-orang yang terluka, orang-orang yang sakit hati karena dulunya pernah ngalami masa lalu yang buruk dalam hidupnya. Dulunya pernah diperlakukan gak adil dalam hidupnya. Dulunya pernah ngalami banyak hal yang buruk dalam hidupnya. dan ujung hidupnya benar-benar dipenuhi luka dan kecewa berakhir kepada
3:51 sakit hati yang begitu rupa. Padahal kalau kita ini simpan sakit hati sama orang, kita simpan jengkel sama orang tanpa kita bereskan, apa yang terjadi? Ketika kita berdoa pun doa kita enggak akan dijawab Tuhan karena kita enggak didapatin berkenan di hadapan Tuhan. Hati kita ini harus kita berikan sepenuhnya sama Tuhan. Hati kita ini harus beres. Karena hukum yang pertama dan hukum yang kedua itu kembar siam. Itu satu paket yang gak bisa dipisahkan. Hukum yang pertama adalah kasihlah Tuhan Allah-mu dengan segenap hatimu, dengan segenap kekuatanmu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu. Dan hukum yang keduanya adalah kasihlah sesamamu seperti dirimu sendiri. Nah, ketika seseorang yang mencintai Tuhan, ketika seseorang mengasihi Tuhan dapat dipastikan dia harus juga mengasihi
4:38 sesamanya. Dia juga harus bisa bersikap benar. Dia harus bersikap bertindak benar. Dia harus tahu bagaimana melakukan segala sesuatu tepat seperti yang Tuhan mau. Berjalan sesuai dengan firman Tuhan, bukan bertentangan dengan firman Tuhan. Bapak, Ibu bisa bayangkan seseorang bisa bilang cinta Tuhan tapi di sisi lain membenci sesamanya. Sakit hati dengan orang lain, sakit hati dengan suaminya, sakit hati dengan tetangganya, sakit hati dengan temannya, sakit hati sesama orang gereja. Apa yang terjadi? Apakah itu berkenan? Kalau orang yang ku cinta Tuhan, dia harus juga menghidupin hukum yang kedua. Mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri. Ini yang gak mudah. Mengasihin sesama kita yang baik itu gampang, tapi mengasihi sesama kita yang menyebalkan
5:24 itu tidak mudah. Itu butuh pengorbanan. mengasihi sesama kita yang menyebalkan, menyakitkan, mengkhianati, dibutuhkan hati yang mau melepaskan pengampunan. Kalau tidak apa yang terjadi? Kita akan kecewa, kita akan terluka, kita akan membenci, kita enggak enggak akan didapatin berkenan di hadapan Tuhan. Di 1 Yohanes pasal yang ketig yang ke-15, barang siapa membenci sesamanya, dia adalah seorang pembunuh manusia. benci to sama dengan dosa membunuh. Membunuh ujungnya tidak berkenan di hadapan Tuhan. Makanya dalam hal apapun, kejadian apapun yang kita alami, hal apapun yang kita lalui,
6:11 kejadian apapun yang kita hadapi, kita harus memiliki sikap hati yang benar di hadapan Tuhan. Jangan sampai kita memiliki sikap hati yang salah. Di ujungnya kita ngambil keputusan yang salah karena kita kecewa, karena kita sakit hati, karena kita terluka. Dan ujung dari kecewa sakit hati dan terluka tadi membuat kita menjadi orang yang penuh dengan dendam. Kalau kita sudah sampai kecewa, kita sudah makan umpannya iblis. Kata kecewa itu dalam bahasa artinya, bahasa aslinya adalah umpan. Jadi, dimulai dari kecewa. kecewa dengan siapapun juga. Kalau kita sudah taruh hati yang kecewa dengan siapapun, ujungnya kita akan simpan jengkel marah,
7:00 kita malas, ujungnya kita benci, dendam, dan berakhir dengan membunuh. Karena barang siapa membenci sesamanya, dia adalah seorang pembunuh manusia. Nah, ini kita mesti tahu, kita mesti menjagain hati kita dengan baik. Kita harus menguasai diri kita dengan baik. Kita harus bisa mengendalikan diri kita dengan baik. Jangan sampai kita menjadi orang yang ngawur hidup kita. Dalam sikap tindakan kita, kita gak berkenan di hadapan Tuhan. Dalam sikap tindakan perbuatan kita, di sisi lain kita menjadi orang Kristen yang ngaku cinta Tuhan. Tapi di sisi lain kita menjadi orang yang penuh dengan hati yang busuk, hati yang jahat. Nah, dari sikap hati tadi yang tidak tepat, dari sikap hati
7:45 yang gak benar karena menghadapi sesuatu yang buruk dalam hidupnya, akhirnya apa yang terjadi? Mengambil keputusan yang salah, keputusan yang gak tepat. Orang-orang yang dikecewakan oleh kejadian di masa lalunya tanpa bisa melepaskan pengampunan, kejadian masa lalu itu akan menghantui bahkan menghalangi perjalanan hidupnya dengan Tuhan. Kita ini harus bebas dari masa lalu. Kita harus merdeka dari sakit hati, tersinggung, terluka dan apapun jugalah namanya. Kalau kita enggak bisa merdeka dari masa lalu, masa lalu akan menghantui kita, masa lalu akan menghalangi kita, masa lalu akan menjegal kita, masa lalu akan membebani. Padahal kita harus berjalan bersama Tuhan setiap hari. Berjalan menuju kemenangan, berjalan mengalami
8:32 breakthrough dan terobosan. naik ke level kehidupan yang berbeda, naik berjalan bersama Tuhan ke tingkat kedewasaan yang penuh. Diubahkan menjadi serupa segambar dengan Tuhan yang menghalangi kita ini diubahkan, yang menghalangi kita ini menikmati semua janji yang Tuhan berikan kepada kita. Karena kita tidak memberi hati kita sepenuhnya di hadapan Tuhan. Kita berikan ruang kosong terhadap masa lalu, terhadap luka, terhadap kecewa. Beberapa kali saya itu di DM diteleponin orang-orang yang sakit hati karena enggak bisa mengampuni masa lalunya, tidak bisa berdamai dengan masa lalunya. Orang-orang ini masih dipenuhi dengan kekecewaan, dipenuhi dengan sakit hati.
9:18 Nah, orang-orang kayak begini enggak bisa melihat bahwa Tuhan itu baik menyediakan yang baik di masa yang akan datang. Masih ingat dengan kejadian buruk di masa lalu? Kejadian bau buruk di masa lalu itu tinggal kenangan, tinggal sejarah. Kita hidup bukan untuk masa lalu, kita hidup untuk masa depan. Kita mau melihat ke depannya kita berjalan bersama Tuhan berkemenangan. Masa lalu yang kita pernah lalui tinggal sejarah, tapi kita hidup untuk hari esok, minggu yang akan datang, setahun yang akan datang. Kalau kita masih diingatkan semua kejadian buruk di masa lalu menjadi trauma, Bapak, Ibu. Engkau enggak akan ngerti apa yang Tuhan mau dalam hidupmu. Karena masa lalumu terlalu menguasai begitu rupa,
10:04 menyeretmu, balik lagi ke masa lalu dan ujungnya jatuh di dalam dosa. Kita lihat berjalan bersama Tuhan ke depan melihat sesuatu yang ilahi yang Tuhan siapkan dalam hidup kita. Kita melihat sesuatu yang dahsyat yang Tuhan siapkan dalam hidup kita. Jangan lihat ke belakang. Jangan lihat sesuatu yang buruk di masa lalu. Fokus ke depan. Lihat apa yang Tuhan janjikan. Lihat apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidup kita. Karena berjalan bersama Tuhan itu dinamis bukan statis. Dinamis itu bergerak terus dan pergerakan kita menuju ke arah Kristus semakin diubahkan menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Tambah hari kita tambah diubahkan. Tambah hari tambah penguasaan diri. Tambah hari tambah
10:50 melihat betapa baiknya Tuhan. tambah hari tambah kita bisa melihat betapa sesuatu yang besar yang Tuhan sediakan dalam kehidupan kita. Bapak Ibu, saya berdoa hari ini kita bisa melihat apa yang Tuhan sediakan di masa yang akan datang dalam hidup kita. Kita bisa melihat sesuatu yang ajaib yang Tuhan siapkan di masa yang akan datang. Kita bisa melihat betapa baiknya Tuhan itu. Kita bisa melihat betapa dahsyatnya Tuhan itu. Tapi kalau Bapak, Ibu masih dikuasain dengan semua hal yang buruk di masa lalu, engkau enggak bisa melihat kebaikan Tuhan. Padahal di sisi yang lain kita memang mengalami banyak kejadian buruk di masa lalu. Tapi Bapak, Ibu juga lihat di masa lalu juga Tuhan melakukan banyak hal yang baik, banyak
11:36 hal yang luar biasa, banyak hal yang dahsyat. yang harusnya kita ingat adalah perbuatan baik Tuhan di masa lalu, bukan perbuatan buruk orang di masa lalu. Bapak, Ibu juga mesti ingat bahwa Tuhan selalu melakukan hal yang baik dalam hidup kita. Yang kita ingat itu bukan tindakan buruk orang lain, bukan perlakuan buruk orang lain, bukan kejadian buruk yang terjadi di masa lalu kita. Yang kita lihat adalah semua kebaikan Tuhan. Sebab kebaikan Tuhan itu adalah jaminan masa depan kita yang penuh pengharapan. Kalau di masa lalu Tuhan sudah lakukan banyak hal yang baik dalam hidup kita, harusnya di masa yang akan datang Tuhan akan lakukan double porsi. Lakukan hal yang baik, lakukan hal yang besar. Tapi kalau kita hanya
12:23 fokus semua kejadian buruk, semua perkara buruk, semua hal yang menyakitkan, semua hal yang melukai, itu akan mempengaruhi cara berpikirmu, itu akan mempengaruhi sikapmu, tindakanmu, pertimbangan dan ujungnya engkau menjadi orang yang sangat-sangat egois, sangat-sangat gampang tersinggung, gampang sakit hati, enggak bisa melihat apa yang Tuhan sediakan di masa yang akan datang. Kalau kita bisa melihat segala sesuatu dengan kacamatanya Tuhan, kita melihat semua kejadian yang terjadi dalam hidup kita ini. Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baik. Tuhan sedang membuat sesuatu yang ilahi dalam hidup kita. Tapi kalau kita tidak bisa melihat sesuatu yang baik yang pernah terjadi
13:10 dalam hidup kita, kita akan cenderung melihat yang buruk terus. Yang buruk terus ya. Karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda melihat semua kejadian yang yang terjadi dalam hidupnya. Tapi kita harus menyelaraskan pola pikir kita ini sejalan dengan Kristus. Karena di Roma pasal yang ke-12 dikatakan berubahlah oleh pembaharuan budimu. Pembaharuan buda pikir kita, perasaan kita, kemauan kita, kehendak kita ini setiap hari harus sejalan dengan Tuhan. Apa yang terjadi kalau setiap hari kita perbaharuin diri kita, pola pikir kita, cara pandang kita, pertimbangan kita. Lama-lama tanpa kita sadarin kita ini semakin penuh dengan penguasaan diri, penuh dengan pengendalian diri. Kita lama-lama
13:56 mencerminkan sikap tindakan kita sesuai dengan firman Tuhan. Tapi kalau Bapak Ibu bisa bayangkan apa yang kamu perbuat, apa yang kamu lakukan yang ngikutin ego dan hawa nafsumu sendiri, tambah hari tambah menjadi orang yang kedagingan. Tambah hari menjadi orang yang penuh emosi dan amarah, tambah hari tidak bisa mengendalikan diri, tambah hari tidak bisa menguasai diri. Dan ujungnya hidup kita jadi batu sandungan bagi banyak orang. Belajar menempatkan diri kita dengan tepat di hadapan Tuhan. Semakin hari kita semakin berjalan dalam pusat kehendaknya. Semakin hari kita semakin menikmati kebaikan Tuhan. Karena Tuhan selalu menyediakan yang terbaik di masa depan kita. Masa depan yang penuh pengharapan, bukan masa depan yang
14:42 buruk. Memang setan merancangkan segala sesuatu yang buruk di masa depan kita, tapi Tuhan bisa sanggup ubahkan masa depan kita penuh pengharapan. Asal kita sejalan dengan firman. Step by step. Perbaharui pola pikir kita. Nanti pola pikir kita sejalan dengan firman, tindakan kita sesuai dengan firman, keputusan hati kita, sikap kita semakin hari semakin sesuai dengan firman dan ujung hidup kita semakin jadi berkat bagi banyak orang. Dan nama Tuhan yang dipermuliakan. Saya berdoa tambah hari kita didapatin menjadi orang yang bisa mengendalikan diri dan bisa menguasai diri dengan tepat. Bisa menempatkan diri dengan tepat di hadapan Tuhan. Semakin hari hidup kita semakin mempermuliakan
15:27 nama Tuhan. Semakin hari semakin dewasa ke arah Kristus. Jadi, Bapak, Ibu mesti tahu kenapa banyak orang Kristen bertahun-tahun ibadah ke gereja tapi kelakuannya persis seperti orang dunia. Gak dewasa secara rohani, emosinya gak terkendali. Kadang sering marah, kadang ketus ngomongnya, melukai dan menyakiti. Karena mereka masih hidup pakai pola pikir yang lama, dikuasain masa lalunya tanpa bisa mengenakan manusia yang baru berjalan sesuai dengan ketetapan Tuhan. Saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini mengubahkan hidupmu. Engkau semakin hari semakin diubahkan, semakin menyerupai Kristus dalam sikap, tindakan, dan perbuatanmu. Semakin menyerupai Kristus dan
16:13 ditempatkan di mana, berada di mana pun hidupmu jadi berkat. Dalam situasi buruk sekalipun, engkau bisa mengendalikan diri, engkau bisa menguasai diri. Dalam keadaan yang terjepit sekalipun, keadaan kekurangan sekalipun, engkau bisa melihat betapa baiknya Tuhan. Karena di masa lalu Tuhan sudah melakukan banyak kebaikan dan saya percaya di masa yang akan datang Tuhan akan melakukan kebaikan. Tapi orang yang gak bisa melihat kebaikan apa yang sedang pernah Tuhan kerjakan di masa lalu yang dilihat sesuatu yang buruk. Nanti kalau yang diingat itu buruk, pikirannya buruk, nanti perkataannya juga buruk, tindakannya pun juga buruk. Makanya kita perlu perbaharui itu setiap hari di area jiwamu, pikiran, perasaan, kehendakmu harus takluk sepenuhnya kepada firman
16:58 supaya bisa melihat betapa baiknya Tuhan, penyediaan Tuhan selalu baik adanya di masa yang akan datang. Tuhan mau kita berada di dalam destinasi ilahi setiap orang yang sudah ditentukan dalam hidupnya. bukan dalam kegagalan, bukan dalam kehancuran, tapi berhasil selamat tinggal di muka bumi ini, berkemenangan selama tinggal di muka bumi ini, menjadi orang yang memberkati, jadi berkat bagi banyak orang selamat tinggal di muka bumi ini. Dan tentunya menjadi representasi Kristus yang manifestasi dalam sikap tindakan dan perbuatan dan orang bisa diberkati melalui kehidupan kita. Bapak, Ibu bisa bayangkan kita ini adalah duta-duta Kristus. Kita ini adalah utusan-utusan Kristus. Kita ini adalah
17:44 manifestasi Kristus yang ada di muka bumi ini. Dalam sikap tindakan perbuatan kita. Kita mencerminkan kemuliaan Tuhan dan banyak orang akan dijamah Tuhan, banyak orang akan diberkati Tuhan melalui kehidupan kita. Tapi kalau kita tidak mau menaklukkan diri kita kepada firman, masih dikuasai dengan semua masa lalu kita, semua trauma kita, ujung dari hidup kita, tidak akan bisa melihat betapa baiknya Tuhan. Nah, ciri-ciri orang yang masih dikuasain masa lalu adalah orang yang bangga dengan semua hal-hal yang pernah dikerjakan, tapi hidupnya gagal di hari ini. Tuhan mau loh sepanjang umur hidup kita ini meninggalkan sejarah yang baik, meninggalkan sejarah yang berkemenangan. Kisah perjalanan kita ini berjalan
18:30 bersama Tuhan berkemenangan. Bukan membanggakan masa lalu kita. Kita banggakan apa yang Tuhan pernah perbuat memang. Tapi jangan fokus ke masa lalu. Fokus ke depan. Lihat ke depan. Jalan bersama Tuhan ke depan. Jangan apalagi sampai mengingat semua hal yang buruk di masa lalu. Gak ada gunanya sama sekali. Fokus ke depan. Apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidupmu. Dia menyediakan yang terbaik. Dia Allah yang setia. Dia Allah yang tidak pernah meninggalkan kita. Dia menyiapkan yang terbaik di masa yang akan datang. Dimulai dengan keputusan kita hari ini. Menjadi orang yang berkemenangan. menjadi orang yang dipulihkan, menjadi orang yang diubahkan semakin hari semakin menjadi serupa segambar dengan Kristus. Amin. Saya
19:16 berdoa, firman ini tembus sampai kedalaman batinmu. Engkau menjadi orang yang berkemenangan di masa yang akan datang. Melihat betapa baiknya Tuhan. Engkau melihat masa lalu hanya sebuah pelajaran yang mahal. Kalau di masa lalu pernah bikin kesalahan, di masa lalu pernah bikin pelanggaran, itu sebagai kisah hidup yang harus dipelajarin dan mulai belajar melihat ke depannya bahwa Tuhan itu baik, Tuhan menyediakan yang terbaik dan Tuhan sedang lakukan yang terbaik di masa-masa yang akan datang. Amin. Fokus ke depan. Fokus dengan apa yang Tuhan siapkan di masa depanmu. Karena Tuhan selalu memberikan yang terbaik di depan. The best is yet to come. Yang terbaik Tuhan sediakan di masa yang akan datang. Sekarang tutup
20:01 matamu dan kita berdoa. Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami matraikan dengan darah anak domba Allah. Firman ini nempel dalam hati kami, tembus sampai kedalaman batin kami, mengubahkan hidup kami. Dan kami percaya Engkau membawa kami berkemenangan dari hari ke hari. Semakin hari semakin dibawa dalam pusat kehendak-Mu. Berjalan dalam kemenangan, berjalan dalam breakthrough dan terobosan. Hidup kami semakin diubahkan. Hidup kami mengalami hal yang ilahi dan jadi berkat bagi banyak orang. Terus tarik pada pusat kehendakMu. Semakin diubahkan menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Materaikan firman ini dengan darah anak dombalah. Firman ini nempel sampai kedalaman batin kami. Terima kasih ya Tuhan. Berkati setiap orang yang mendengar firman ini dan nama-Mu berdoa dalam nama Yesus.
20:47 Dalam nama Yesus, Tuhan campur tangan, Tuhan yang memimpin, Tuhan yang menuntun, Tuhan yang memegang tanganMu sampai kesudahan akhir zaman. Terima kasih ya Tuhan. Kami kembalikan segala hormat, pujian, pengagungan buat raja kami di atas segala raja, Yesus Kristus. Tuhan yang diberkati. Tuhan katakan amin and God bless y