0:00 kasih Tuhan buat ciptaannya, buat saudara dan saya bahwa ketika dia mempersiapkan sesuatu, dia selalu mempersiapkan yang terbaik. Hati Tuhan gak pernah ingin mencelakain. Rancangan Tuhan itu selalu ingin memberikan damai sejahtera, kebenaran, kebahagiaan, kehidupan yang luar biasa. Kadang-kadang, Saudara, kita tuh sedikit-sedikit menyalahkan Tuhan, tapi kita tuh gak pernah berpikir bahwa siapa tahu kita ini sudah diwarning, dikasih tahu, tapi kita terabas, kita tancap gas aja gitu kan.
0:59 Kita akan melanjutkan bacaan renungan kita hari ini dari Kejadian pasal 2. Kita akan secara khusus melihat mulai dari ayat 8, Saudara. Selanjutnya Tuhan Allah membuat taman di Eden di sebelah timur. Di situlah ditempatkannya manusia yang dibentuknya itu. Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Saya membayangkan begini ya. Tuhan menciptakan bumi yang luas. Kemudian Tuhan membuat sebuah taman di bumi ini di Eden. Dan Alkitab menuliskan
1:45 taman ini dibuat dulu lalu kemudian manusia ditempatkan di sana. Ini merupakan satu bukti bahwa waktu Tuhan itu sebelum menempatkan manusia, dia betul-betul membuat persiapannya sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa sejak daripada mulanya Tuhan itu begitu mencintai dan peduli dengan manusia. Termasuk kita kan manusia. Berarti Tuhan itu pada dasarnya dari awalnya tidak pernah punya hati yang untuk jahat sama manusia, tidak punya hati yang berencana buruk kepada saudara dan saya sebagai anak-anaknya, sebagai ciptaannya. Ini
2:31 lebih ditegaskan lagi. Kita lihat ya. Nama Eden itu punya arti luar biasa. Salah satu pengertiannya adalah pleasure atau kesenangan. Di mana saya percaya hati Tuhan sejak daripada awalnya itu menyiapkan Taman Eden ini penuh dengan pleasure, penuh dengan hal-hal yang menyenangkan. Itu sebabnya saya teringat ayat rancanganku bukan rancangan yang jahat, rancangan kecelakaan bukan. Tapi rancangan Tuhan adalah rancangan yang penuh dengan damai sejahtera. Jadi pada awalnya kita bisa melihat dari kitab kejadian sejak zaman dulu hati Tuhan selalu ingin memberikan dan mempersiapkan yang terbaik dan indah
3:17 buat saudara dan saya. Hal yang mendatangkan pleasure, kesenangan, kebahagiaan. Arti lain dari nama Eden adalah protected, artinya terlindungi. Kemudian juga punya pengertian surrounded atau terbendungin. Jadi dikelilingin, dilingkari, dijagain seperti dibentengin. Ini menunjukkan semakin lebih jelas lagi. Hati Tuhan itu selalu ingin melindungi saudara dan saya. Amin. Hati Tuhan itu selalu ingin kita ini jalan di jalan yang aman, jalan di jalan yang terjaga, jalan di jalan yang pada
4:03 akhirnya mendatangkan kebahagiaan. Amin, Bapak, Ibu. Kemudian kita lanjutkan, ya. Enggak berhenti sampai di situ fasilitas yang Tuhan berikan. Kita melihat di ayat yang ke-10. Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu. Dan dari sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama namanya pison yang mengalir mengelilingi seluruh tanah hawat emas ada. Bayangin saya tuh berpikir ya zaman itu kan belum pernah ada barter ya. Kalau dipikir-pikir ngapain juga manusia itu butuh emas. Dan emas dari negeri itu baik. Disediakan emas yang terbaik lagi
4:49 kualitasnya bukan yang abal-abal. Di sana ada damar bedola dan batu krisopras. Nama sungai yang kedua ialah kiihon yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah kusy. Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. Keempat nama ini enggak ada yang kebetulan saudara semua punya arti. Nama pison itu artinya meningkat increase. Nama giihon artinya burst for itu menyembur keluar berbual-bual. Nama Tigris artinya cepat dan nama Efrat artinya berbuah berlimpah.
5:37 Dari empat nama ini loh semuanya bagus-bagus. semuanya bicara tentang keindahan, semua bicara tentang kemakmuran, semua bicara tentang kelimpahan, semua bicara tentang kualitas-kualitas yang baik dan disediakan oleh Tuhan semuanya. Bahkan saya bilang tadi emas pun padahal belum ada barter, belum per belum terlalu perlu. Bahkan menurut saya enggak perlu sama sekali emas. Oh, semua sudah disediakan oleh Tuhan. Apa gunanya emas dibikin? Tapi di sini saya tuh melihat ya kasih Tuhan buat ciptaannya, buat saudara dan saya bahwa ketika dia mempersiapkan sesuatu, dia selalu
6:23 mempersiapkan yang terbaik. Dan ketika dia mempersiapkan sesuatu bukan hanya terbaik, tapi dia mempersiapkan jauh lebih daripada bahkan yang saudara dan saya perlukan. bagi dia yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari yang kita doakan, dari yang kita minta. Kenapa? Bukan karena saudara dan saya, bukan karena kita baik, bukan karena saudara dan saya berjasa, tapi semata-mata karena Tuhan begitu cinta sama kita semuanya. Jadi kalau hari ini ada pikiran-pikiran buruk di pikiran saudara dan saya yang
7:08 mengatakan Tuhan gak cinta sama kamu, Tuhan gak sayang sama kamu. Lihat kamu ngalamin seperti ini, Tuhan yang kasih. Mari kita kembali ke firman. Jangan kita main perasaan. Jangan kita main curiga-curigaan dengan pikiran kita sendiri. Kita harus balik ke firman, ke kebenaran. Kita harus pakai kebenaran sebagai ukuran, bukan perasaan juga bukan cara pikir kita sendiri. Kebenaran mengatakan di dalam kitab kejadian, Tuhan sebelum menciptakan Adam dan Hawa, dia persiapkan semuanya untuk memastikan bahwa kehidupan Adam dan Hawa akan baik. Bahkan ketika dia membuat taman, dia
7:55 siapkan semua yang ada di dalamnya. Segala isi di dalamnya itu yang terbaik, bahkan berlimpah-limpah, bahkan hal-hal yang mungkin perlu di belum diperlukan oleh Adam dan Hawa. Dari sini menegaskan kembali sekali lagi kalau ada di antara kita hari ini berpikir bahwa kita ini ndak sayang sama Tuhan, Tuhan tuh ndak ngelindungin kita, Tuhan gak menjagai kita. Satu kali seorang wanita datang konseling sama saya dan dia bilang begini, cerita tentang keretakan rumah tangganya. Dia bilang, "Tuhan itu jahat. Kenapa Tuhan kasih saya suami seperti itu? Saya balik bertanya sama dia,
8:43 "Apakah waktu ibu memilih untuk menikahinya, ibu itu dipaksa sama Tuhan ataukah ibu dipaksa sama orang lain?" Ya enggak memang. Terus ibu kenapa memilih untuk menikah dengan dia? Ya karena waktu itu saya jatuh cinta sama dia. Dia waktu itu baik. Dia waktu itu perhatian. berjalan dengan waktu berlalu, dia berubah, dia jadi kurang care, dia jadi gak peduli, dia jadi egois. Pertanyaan saya, kenapa ibu lalu menyalahkan Tuhan? Kan Tuhan harusnya menjagain saya. Kalau memang tahu bahwa suami saya bakalan seperti ini di kemudian hari, kan Tuhan bisa lakukan banyak cara untuk mencegah saya. Saya balik ngomong sama dia, "Siapa tahu
9:31 loh, Bu, dulu Tuhan mungkin sudah berusaha mencegah gimana? Mungkin ada anggota keluarga yang gak setuju, mungkin ada informasi-informasi dari kenalan yang ngasih tahu. Mungkin ibu sudah mendengarkan itu, tapi karena tertutup dengan yang namanya jatuh cinta, ya kita teraba saja. Jadi saya percaya hati Tuhan tuh gak pernah ingin menyakiti. Hati Tuhan gak pernah ingin mencelakain. Rancangan Tuhan itu selalu ingin memberikan damai sejahtera, kebenaran, kebahagiaan,
10:17 kehidupan yang luar biasa. Lalu ibu ini menjawab, "Ya, saya mana tahu kalau itu cara Tuhan untuk menjaga saya." Nah, kadang-kadang saudara kita tuh sedikit-sedikit menyalahkan Tuhan, tapi kita tuh gak pernah berpikir bahwa siapa tahu kita ini sudah diwarning, dikasih tahu, tapi kita terabas, kita tancap gas aja gitu kan. Tapi pada dasarnya kalau kita itu betul-betul mau tenang, mau datang menghampiri Tuhan, minta pimpinan Tuhan, minta Tuhan bukain. Saya percaya walaupun kita gak bisa mendengar Tuhan berbicara, ada aja cara yang bisa dipakai oleh
11:02 Tuhan untuk ngingetin, untuk kita hati-hati, untuk kita mempertimbangkan ulang dan sebagainya. Tapi salah satu yang jelas firman ini juga bisa menjadi petunjuk yang jelas. Kita bisa temukan jawaban-jawaban juga di firman. Pertanyaannya, apakah kita sudah punya spend waktu yang cukup untuk mengenali Tuhan melalui firman-firmannya? Hari ini kalau saudara mulai merasa Tuhan itu jahat, kembali baca firman. Perhatikan, ada banyak bukti Tuhan cinta sama saudara dan saya. Bahkan ada firman mengatakan, "Aku sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan kamu dan sekali-kali
11:49 tidak akan pernah membiarkan kamu." Jadi, kalau hari ini hidupmu sedang sulit, saudara mari singkirkan pikiran curiga sama Tuhan. Kalau ada pribadi yang paling memperjuangkan saudara dan saya itu justru Tuhan. Orang yang terdekat kita bisa ninggalkan kita, tapi Tuhan kasih setianya itu nak pernah selesai untuk selama-lamanya. Alkitab menuliskan, "Dapatkah seorang ibu melupakan bayinya? Tapi seandainya dapat di kitab Yesaya ada dituliskan begitu, aku sekali-kali tidak akan pernah melupakan kau dan sekali-kali tidak akan pernah membiarkan engkau. Jadi percayalah oleh karena firman yang bilang, kebenaran yang mengatakan, bukan
12:36 perasaan saudara, bukan pikiran saudara sendiri bahwa Tuhan itu cinta sama saudara. Tuhan ingin selalu melindungi. Tuhan ingin selalu memberikan kebahagiaan. Tuhan ingin selalu menjagai. Bahkan Tuhan ingin selalu menuntun saudara keluar dan menjadi seorang pemenang. Jadi kuat lagi, Saudara. Balik ke firman dan balik ke Tuhan. Yeah.