11 MENIT CERDAS SECARA KEUANGAN - ILMU INI TIDAK DIAJARKAN DIMANAPUN !!!

Ringkasan Singkat

Video ini membahas kecerdasan keuangan dalam 11 menit, berdasarkan pengalaman 57 tahun Tung Desem Waringin. Poin-poin utama meliputi:

  • Tiga jenis pendapatan: aktif, pasif, dan portofolio.
  • Empat jenis pengeluaran: produktif, konsumtif, terkesan produktif tapi konsumtif, dan terkesan konsumtif tapi produktif.
  • Pentingnya meningkatkan pendapatan pasif untuk mengurangi tekanan hidup.

Pendahuluan

Tung Desem Waringin akan membagikan intisari kecerdasan keuangan yang dipelajarinya selama 57 tahun dalam waktu 11 menit. Ia mengajak penonton untuk mencatat, mengulangi, dan mempraktikkan ilmu ini agar mengalami perubahan positif dalam keuangan. Ia juga meminta untuk subscribe, menekan tombol notifikasi, dan membagikan video ini jika bermanfaat.

Tiga Jenis Pendapatan

Secara keuangan, ada dua hal penting: pendapatan (income) dan pengeluaran (spending). Banyak orang hanya tahu pendapatan aktif (active income), yaitu pendapatan yang didapatkan dari bekerja. Padahal, ada tiga jenis pendapatan:

  1. Pendapatan Aktif (Active Income): Pendapatan yang didapatkan ketika kita bekerja, seperti menjadi dokter, pedagang, pegawai negeri, atau pekerjaan lainnya yang membutuhkan aktivitas langsung.
  2. Pendapatan Pasif (Passive Income): Pendapatan yang didapatkan tanpa harus bekerja secara aktif. Sumbernya bisa dari:
    • Aset Kertas (Paper Asset): Dividen dari saham, bunga dari deposito, royalty dari menulis lagu atau buku, atau membuat film.
    • Properti: Menyewakan properti atau membagi hasil dari sawah atau kebun.
    • Bisnis: Bisnis yang berjalan tanpa kita, seperti minimarket, laundry, restoran, atau franchise.
  3. Pendapatan Portofolio (Portfolio Income): Kenaikan nilai harta, seperti capital gain dari investasi properti atau saham. Idealnya, capital gain ini diinvestasikan kembali ke aset yang menghasilkan pendapatan pasif.

Empat Jenis Pengeluaran

Untuk cerdas secara keuangan, kita harus memahami empat jenis pengeluaran:

  1. Pengeluaran Produktif: Pengeluaran yang meningkatkan pendapatan aktif, pasif, atau portofolio.
  2. Pengeluaran Konsumtif: Pengeluaran yang tidak meningkatkan penghasilan, bahkan mengurangi. Contohnya, biaya karyawan atau marketing yang tidak meningkatkan produktivitas, atau membeli mobil yang tidak menghasilkan uang. Pengeluaran konsumtif dibagi menjadi tiga:
    • Langsung Hilang: Makan, minum, beli baju.
    • Pasif Spending: Cicilan properti, handphone, mobil, biaya listrik, air, telepon, internet, dan langganan streaming.
    • Invisible Spending: Penurunan nilai aset akibat inflasi atau harga barang elektronik dan mobil yang terus turun.
  3. Pengeluaran yang Terkesan Produktif tapi Konsumtif: Pengeluaran seperti menambah karyawan, mesin, atau biaya marketing yang ternyata tidak menghasilkan lebih banyak dari biaya yang dikeluarkan. Contohnya, membeli motor mahal dengan cicilan besar untuk bekerja, padahal nilai motor bekasnya jauh lebih murah.
  4. Pengeluaran yang Terkesan Konsumtif tapi Produktif:
    • Pengeluaran untuk Belajar: Investasi pada diri sendiri untuk meningkatkan kemampuan dan manfaat diri.
    • Bergaul dengan Orang Sukses: Bergabung dengan komunitas atau kelompok yang memungkinkan kita belajar dari orang-orang yang lebih sukses.
    • Amal: Memberi sumbangan atau beramal, yang diyakini akan kembali berlipat ganda.

Hukum Alam dan Tekanan Hidup

Tung Desem Waringin menjelaskan hukum alam (fisika) P = F/A, di mana tekanan (P) adalah gaya (F) dibagi area (A). Jika gaya (pengeluaran) besar, maka tekanan (hidup) juga besar. Untuk mengurangi tekanan, area (pendapatan pasif) harus diperbesar. Dengan memperbesar pendapatan pasif, kita bisa bergaya (mengeluarkan uang) tanpa merasakan tekanan hidup yang berat.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 seumur hidup saya 57 Tahun ini saya banyak belajar dan sekarang meman saya simpulkan hanya dalam waktu 11 menit saja 11 menit kita akan belajar tentang kecerdasan kuangan salipati ilmu yang saya dapatkan keliling dunia dari buku dan praktik selama 57 Tahun ini anda akan dapatkan dalam 11 menit ini Silakan anda catat Silakan anda ulangi silakan Anda praktikkan dalam kehidupan Anda Anda akan mengalami perubahan yang dahsyat luar biasa di dunia keuangan Anda Terima kasih sudah hampir di channel ini semoga anda betul-betul mendapatkan manfaat dari video-video ini ingat subscribe sedemikian sehingga Anda bisa mendapatkan update rutin dari video-video saya dan tekan tombol notification yaitu tombol lonceng se

0:45 seingga anda menjadi orang yang pertama yang mendapatkan video-video tip saya dan bila video ini betul-betul membawa manfaat silakan share kepada teman-teman anda yang sekiranya membutuhkan subscribe gratis tis tis tis kalau kita mau secara keuangan sebetulnya sangat sederhana kita harus tahu dua hal yang begitu simpelnya yaitu apa pendapatan dan pengeluaran income Dar spending tapi sungguh saya ternyata banyak orang ini hanya mengetahui bahwa yang namanya income itu hanya satu active income kita kerja baru mendapatkan income padahal income itu ada tiga satu selain active income yang kedua adalah passive income yang ketiga adalah portfolio income Apa itu kalau active income adalah segala income yang kita dapatkan kalau kita

1:31 bekerja baru kita mendapatkan Inam Anda mau jadi dokter Anda mau jadi pedagang Anda mau jadi pegawai negeri Anda mau jadi dukun selama anda aktif dapat income namanya active income Kemudian yang kedua inilah income yang paling penting dalam kehidupan kita yang harus menjadi fokus kita yaitu namanya passif income kita tidur pun bisa mendapatkan income passing income ini dari tiga saja yaitu apa satu adalah dari P aset aset kertas dari saham kita menerima dividen tidur pun dapat dividen dapat dividen dari kertas deposito setiap bulat masih dapat bunga dapat bunga dapat bunga periksa dana kemudian juga surat berharga pemerintah kemudian obligasi kemudian masih ada lagi yang namanya

2:18 royalty Anda nulis lagu Anda ngarang lagu Anda nulis buku Anda membuat film yang di mana setiap orang rter Anda masih dapatkan passit income itu paper asset yang kedua passive income kita bisa dapatkan dari satu yang namanya properti properti kita sewakan atau kita bagi hasilkan sawah kita bagi hasilkan Kebon kita bagi hasilkan jangan olah orang lain atau kita sewa-sewakan itu passive income dari properti berikutnya yang ketiga passive income dari bisnis yang jalan tanpa kita misalnya ada minimar ada laundry yang sudah jalan tanpa kita ada restoran atau franchise a franchise B yang di mana bisa menghasilkan passive income tidup pun kita tetap mendapatkan income berikutnya portfolio income Apa itu portfolio income portfolio income adalah Capital G

3:04 kenaikan dari harta kita misalnya anda punya em tadinya beli r0 juta sekarang 1,4 miliar nah gitu kan ada Capital game Capital game penting gak semua income penting Tapi alangkah baiknya kalau kita mendapatkan pendapatan dari Capital G ini misalnya beli romah R miliar setelah 10 tahun Jadi sebelumnya dapat Capital G kenaikan harga portfolio income kita ini Naik J miliar Nah kalau bisa kita likuidasi dalam hati kita jual dulu kemudian kita buatkan sesuatu lain yang menghasilkan masingingam properti yang disewakan atau properti bagi hasil atau deposito atau saham sering kita menghasilkan atau bisnis yang menghasilkan kita atau laundry yang menghasilkan passive income untuk diri kita itu yang penting berikutnya

3:49 sekarang ada yang namanya pengeluaran kalau kita mau cerdas secara keuangan ada empat jenis pengeluaran yang pertama adalah pengeluaran yang namanya produktif yang kedua pengeluaran yang konsumtif yang ketiga pengeluaran yang tampaknya produktif ternyata konsumtif yang keempat pengeluaran yang tampaknya konsumtif ternyata produktif kita Jelaskan satu-satu pengeluaran yang produktif adalah Semua pengeluaran yang membuat income kita pendapatan kita naik aktif income kita naik terus kemudian passif income kita naik portfolio income atau yang namanya capital gain kita naik itu adalah pengeluaran yang produktif pengeluaran yang konsumtif adalah apapun pengeluaran Anda termasuk biaya karyawan biaya marketing nambah mesin beli

4:36 komputer beli mobil yang tidak meningkatkan penghasilan Anda Bahkan mengurangi Wah itu kan jadi lebih bahaya gitu ya karyawannya nambah penghasilannya ak nambah biayanya yang nambah bahaya sekali mesin baru nambah penyusutannya nambah keluar biaya macam-macam tapi produktivitasnya tidak nambah income-nya gak tambah itulah pengeluangan yang konsumtif pengeluangan konsumtif ada tiga macam satu adalah langsung hilang langsung habis yaitu Contohnya seperti apa anda makan anda minum terus kemudian beli baju otor langsung habis yang kedua pasif spend game kita tidur pun pengeluaran yang bahaya karena apa Tidur pun tetap biayanya keluar contoh segala macam cicilan cicilan properti cicilan handphone cicilan mobil Ya semua segala macam cicilan termasuk namanya passif spending gak nyicil hilang semua biaya

5:23 listrik air telepon internet YouTube premium spotify netflix ya Itu semuanya pas spending Nah kita harus hati-hati tapi passif spending ini bukan pengeluaran yang paling bahaya pengeluaran konsumtif yang paling bahaya adalah namanya Invisible spending kita tahu-tahu miskin tanpa kita sadar pengeluaran yang datangnya dari penurunan nilai aset kita ini adalah yang sangat-sangat berbahaya apa yang paling bahaya adalah inflasi inflasi ini begitu berbahayanya tanpa sadar daya berik kita berkurang Anda deposito dapat bunga saprit eh inflasinya lebih gede dari bunga deposito itnya berat daya belita menurun kemudian berikutnya yang bahaya lagi adalah apa elektronik elektronik yang anda pegang yang anda lihat harganya turun terus mobil dulu

6:09 saya beli mobil MCI S Class terbaru pada itu keren 1,850 setelah 7 tahun saya jual tinggal 350 rugi 1,5 m hari pertama hilang lah itu kan Tanpa sadar kalau anda belinya dari passive income sih boleh tapi bahaya sekali pengeluar-pengeluaran yang membuat kita harganya turun dan kita miskin tanpa kita sadari berikutnya kengeluaran berikutnya adalah satu yang namanya terkesan produktif ternyata konsumtif pengeluaran terkesan produktif ternyata konsumtif ini salah satunya seperti tadi nambah karyawan nambah mesin nambah komputer nambah kendaraan atau hingga biaya marketing ternyata tidak menghasilkan lebih dari biaya yang kita keluarkan berarti itu konsumtif salah satu contoh Pi pada waktu Talk Show radio ada orang yang telepon ke saya pat Gimana bisa wiisihkan kan patu

6:56 ngajari terima duit sisihansisihkan harus sabar dan berkemudian kumpulkan investasi ke tempat yang aman dan menguntungkan gaji saya aja cuma Rp3 juta cicilan saya 1,6 cicilan apa Sepeda motor saya tanya sepeda motor apa ya nyebut sepeda motor keren gitu harganya berapa waktu itu oh r5,5 juta dp-nya berapa r9,5 juta cicilannya berapa 1,6 Pantesan gak bisa NU Berapa lama 32 bulan langsung saya itu ternyata selama 32 bulan dengan DP dan cicilannya total yang dia keluar duitnya adalah 6 rp10.800.000 kemudian saya cek searching kalau sepeda motor bekas sepeda motor yang merek tadi bekas 3 tahun harganya berapa cuma rp12.800 jadi orang ini rugi R8 juta

7:42 dalam waktu 3 tahun ini pengeluaran terkesannya produktif karena dia bilang Oh saya kan untuk kerja karena ada Invisible spending-nya yang turun luar biasa Nah padahala dia bisa beli sepeda motor yangam tahun 2.000 tahun Ko yang matnya cuma R juta tapi orangnya sibuk beralasan ketika orangnya sibuk beralasan ya saya bilang Kalau Anda minta dimaklumi saya maklumi karena ya miskin Anda Bukan saya tapi kalau anda mau belajar Ayo belajar pisikan terima duit berapa pun sisihan cari barang-barang yang produktif jangan yang konsumtif kalau bisa Bekas kenapa harus beli baru kalau bisa beli yang murah Kenapa harus beli yang mahal Oh gampang rusak ya kalau rusak kan sedikit selama kita gak perlu untuk apa jadi jangan beli yang kepengin tapi beli yang perlu berikutnya pengeluaran yang kesannya konsumtif ternyata produktif ada tiga satu adalah pengeluaran untuk belajar

8:28 itu kesannya konsumtif wuh kita belajar tapi apapun dikatakan Ben baff investasi yang paling penting adalah investasi untuk diri sendiri untuk meningkatkan diri sendiri dan meningkatkan manfaat diri sendiri ini foret yang cerita begitu ya dan untuk belajar ini menurut satu yang namanya Benyamin Franklin itu sat sen ditaruh di kepala kita kembali jutaan kali Di kanton kita that's true itu penting sekali Jadi kesannya konsumtif tapi ternyata produktif yang kedua adalah bergawai dengan orang-orang yang lebih sukses seringkiali saya ikut rol Club ya butuh Mudal butuh begini tapi Sekali lagi anda bergaul dengan orang-orang yang jauh lebih sukses itu seringkiali butuh biaya dan biaya itu kembali ke kantung Anda bisa ribuan kali ratusan kali milaran kali tergantung nah ternyata orang yang sukses atau orang

9:14 yang lebih kaya tentu saja ada hal-hal yang negatif hal-hal yang negatif jangan diikuti Tapi belajarlah hal-hal yang positif dari mereka Kenapa mereka bisa kaya kalau mereka kaya dengan negatif gak usah kita ikuti yang positif saja berikutnya yang ketiga yaitu dengan cara amal yang ketiga ya pengeluaran yang kesannya konsumtif ternyata produktif yaitu adalah amal ada beberapa kitab suci Anda boleh cari di kitab suci Anda agama Anda masing-masing silakan cek anda gak boleh mencobai Tuhan mencobai Tuhan Tuhan buikkan kalau anda ada tapi kalau ya untuk amal ada salimnya kalau gak percaya silakan coba amanlah nanti akan kembali ke tempat anda berlipat-lipat Ganda ini yang luar biasa kita tidak akan pernah bisa outg God kita tidak bisa memberikan satu yang namanya lebih dari yang Tuhan berikan kepada kita kalau gak percaya Kalau saya

9:59 mau beli ginjal Anda kira-kira harganya berapa Kalau saya mau beli jantung Anda dijual engak otak anda patut ru gak Anda dap karunia Tuhan ini sudah unlimited nilainya gitu ya otang Anda saya beli 1 triliun nanti gak punya utak Pak Ya sudah gak apa-apa hidup diselang aja ya gak mau Pak ya wis berarti anda kekayaannya lebih dari 1 triliun Nah sekarang begini yaitu tentang hukum alam ciptaan tuhan hukum alami dan Cipta Tuhan tuh hukum fisika itu hukum malam hukum malam itu Cipta Tuhan dikatakan oleh hukum alam atau hukum fisika bahwa p = f / a Apa itu P itu sama dengan tekanan tekanan itu adalah gaya dibanding dengan faktor pembaginya adalah areal kalau gayanya besar maka tekanannya besar berarti Kalau Anda banyak tekanan dalam kehidupan bisa jadi

10:46 Anda kebanyakan gaya terus kemudian kalau masa tua Anda susah bisa jadi mudanya kebanyakan gaya Nah sekarang bagaimana gaya tanpa tekanan tadi faktor pembaginya tekanan itu kan gaya dibagi area area pembaginya harus besar jadi tekanannya tidak terasa area pembaginya ini adalah apa pasif income Jadi anda besarkan passif income Anda sampai segede gajah Anda bergaya segede kerbo maka anda hidup tanpa tekanan atau tekanannya terasa ringan semoga bermanfaat saya tung desar inin mengucapkan salam dahyal J

Share

Ringkasan Video YouTube