0:04 Ikum, Pak Ustaz. Asalamualaikum, Teteh semuanya. Waalaikumsalam wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Yulita. Ee mungkin saya mau sedikit cerita dulu, Pak Ustaz. Jadi, sekitar 5 tahun yang lalu almarhum suami berpulang dan meninggalkan ee tiga orang anak, dua laki-laki, satu perempuan. Eh 9 bulan sebelum eh berpulang ee anak perempuan saya lahir. Ee kalau penyebabnya sendiri waktu itu karena ee Covid. Jadi saat itu ee awal-awal COVID ee menyerang gitu ya. Jadi untuk ee pengobatan dan yang lain-lain tuh udah diusahakan semaksimal mungkin.
0:51 5 tahun mungkin bukan ee waktu yang sebentar untuk saya gitu ya, Pak Ustaz. Karena saya harus membesarkan tiga orang anak sendirian. Ee pertanyaan saya, kira-kira kapan saya bisa dapat jodoh lagi, Pak Ustaz? Saya enggak mau nangis-nangis, Pak Ustaz. Soalnya saya selalu kalau ngomongin itu udah pasti saya sudah enggak bisa nahan gitu. Bercanda Ibu-ibu. Pertanyaan saya, Pak Ustaz em apakah ee kalau nanti saya juga kembali gitu ee bisa dipertemukan sama almarhum
1:38 suami lagi yang udah lama berpulang. Mudah-mudahan saya dipanjangkan umur. Jadi balik ke sana itu bisa lebih lama lagi. Jangan dekat-dekat gitu ya. Terus ee kalau misalkan saya ee mendapatkan jodoh lagi saat nanti keadaannya seperti itu kembali itu saya di sana berkumpulnya dengan yang mana nih Pak Ustaz? Itu pertanyaan saya. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuham warahmatullahi wabarakatuh. Semua di antara kita pasti akan kembali kepada yang menciptakan kita. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.
2:23 Sesungguhnya semua milik Allah dan sesungguhnya semua akan kembali kepada Allah. Maka percayalah untuk semua yang telah kembali kepada Allah, pasti Allah lebih mencintai daripada kita yang mencintainya. Kan sering ya kita ngerasa bahwa gini, "Aa, kenapa pasanganku diambil ya? Padahal aku tuh sayang banget sama dia." Pertanyaannya, kita sayang, Allah sayang. Siapa yang paling sayang? Kita atau Allah? Allah. Siapa yang lebih sayang? Kita atau Allah? Allah. Allah. Maka izin ya untuk
3:08 semua yang telah kembali kepada Allah, doakan yang baik-baik. Karena sungguh orang yang telah wafat itu sangat merindukan doa dari kita yang masih hidup. Bahkan doa kita yang masih hidup akan meringankan siksa kubur bagi orang yang telah kembali kepada Allah Subhanahu wa taala. Yang kedua, tadi Ustaz, sekarang saya sudah menjadi seorang single mom, single parent, ngurus anak sendirian, apakah boleh saya menikah lagi? Jawabannya boleh banget. Boleh banget. Kenapa kita sebagai istri
3:54 butuh pendamping? Betul. Betul. Sebagai istri butuh pembimbing, butuh imam. Anak kita butuh sosok yang jadi teladan. Setuju? Tapi mohon maaf, kalaupun nanti ada pendamping yang baru, harus cari yang baik, harus cari yang saleh. Jangan membeli kucing dalam karung. Ada ya kucing dalam karung? Ada ya. Harus dicari bibitnya, bebetnya, bobotnya. Betul. Harus dicari orangnya. Kenapa? karena dia akan hadir di kehidupan kita yang kehidupan kita
4:39 sekarang pernah ada orang yang hadir di hidup kita. Betul. Maka ini juga rumus jangan pernah memaksa orang baru hadir sebelum kita selesai dengan apa yang ada di hati kita. Jangan pernah memaksa sesuatu untuk hadir sebelum kita berdamai dengan apa yang ada di hati kita. Khawatirnya hadirnya dia bukan menjadi obat malah jadi luka yang paling berat. Terus gimana, Ustaz? Siapin hati dulu, lapangin hati dulu. Dan ingat, kita punya anak-anak, pastikan orang yang datang ini orang yang diterima juga oleh anak-anak kita. Karena kita akan
5:25 hidup berdampingan dan bersamaan dengan keluarga besar kita. Dan itu menjadi kekuatan. Ustaz, akhirnya kita menikah dengan yang baru. Nanti di surga ketemunya sama yang mana? Jawabannya banyak versi ini. Satu, ada yang mengatakan akan bertemu dengan yang pertama. Dua, ada pendapat yang mengatakan akan bertemu dengan yang terakhir. Tiga, ada yang mengatakan istri yang salehah boleh pilih dengan suami yang paling saleh selama di dunia. Jadi, pertanyaannya, jawabannya, kira-kira kita akan masuk surga apa enggak? Kalau kitanya masuk surga, balita boleh pilih
6:12 siapapun. Aku pengin suami yang pertama, dia lebih saleh. Aku pengin yang kedua, dia lebih saleh. Jadi, poinnya adalah sibuklah dengan kesalehan agar kita nanti masuk surga dan bisa memilih. Betul dengan siapa nanti kita di surga. Insyaallah mudah-mudahan jodoh kita di surga nanti tidak jauh dengan jodoh kita di dunia. Amin. Doa agar kita diberikan pengganti yang lebih baik dari sesuatu yang pernah hilang dari kita. Mau kita baca doanya? Aa sekali Bunda sayang pemirsa satu kali.
6:57 Bismillahirrahmanirrahim. [Musik] Inna lillahi inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Allahumma Allahumma ajurni fi musibati musibati waklufli khairan minha minha. Ya Allah berikanlah [Musik] pahala untukku atas musibah musibah kehilangan yang menimpak menimpaku. Dan gantikanlah semua yang telah hilang dariku dengan pengganti dengan yang lebih baik
7:46 lebih baik untukku. Amin. Tujuan hidup kita adalah surga. Maka selama hidup beramallah dengan amalan-amalan yang bisa mengantarkan kita ke surga. Belajar dari amalan hati. Dikasih nikmat lebih banyak bersyukur. Diberi ujian lebih banyak bersabar. Dengan takdir lebih rida. beramal lebih ikhlas, syukur, sabar, rida, ikhlas. Amalan hati yang akan mengantarkan kita masuk ke dalam surga yang hakiki. Mudah-mudahan semua yang hadir Allah izinkan masuk surganya Allah Subhanahu
8:31 wa taala bersama dengan orang-orang yang kita cintai insyaallah sampai bertemu dengan Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Ya Allah, sayangilah kami semua dengan rahmat-Mu. Ya Allah, cintailah kami semua dengan kasih sayang-Mu. Ya Allah, seberat apapun ujian yang menimpa kami, kami mohon ya Allah, kuatkan hati dan tubuh kami untuk menghadapi semua ujian yang Kau berikan kepada kami. Allahumma inna nasaluka ridal jannahubika
9:18 minar. Pantaskan kami untuk masuk ke dalam surga. bersama dengan keluarga kami, orang tua kami, pasangan kami, anak, cucu, keturunan kami. Subhana rabbikail izzati amma yasifun wasalamun alal mursalin. Walhamdulillahiabbil alamin. Ya Allah, kabulkan semua doa-doa kami. Amin ya rabbal alamin.