0:00 Merry Christmas. Shalom semuanya. Saya Je dan saya Kartika Berliana. Dan kami rindu sekali menyambut Anda sekalian dengan sambutan terhangat khas GMS. Welcome home. Selamat datang di ibadah Natal GMS Jakarta, Jawa Barat, Banten. Yes. Dan di sini sudah ramai sekali, Justin. Kita lagi ada di mana? Benar sekali, kita lagi ada di Nice Pck 2, gedung hall A ya dan juga haall 3 dan juga 3A. Dan sekarang kita sudah tiba di ibadah terakhir yaitu ibadah jam 5.00 sore. Wow, luar biasa sekali. Dan Bapak Ibu, kami juga melayani ibadah dengan berbagai terjemahan bahasa seperti Inggris, Mandarin, dan juga bahasa
0:45 isyarat. Untuk Bapak, Ibu, Saudara yang membutuhkan layanan terjemahan ini bisa langsung datang ke tim front kami yang berada di area 2. Benar sekali dan peraya Natal ini merupakan peraya Natal akbar onside yang akan langsung dilayani oleh gembala sidang kita, Pastor Philip Mantova dengan tema Great is Thy Faithfulness. Wow, luar biasa sekali. Jadi kami ingin sekali mengundang Bapak, Ibu hadir merasakan antusiasme yang besar sekali hari ini untuk memuji dan juga memuliakan Tuhan bersama-sama dengan kami di tempat ini. Danika kalau kita lihat ya di sini Voyer sudah ramai sekali dengan para jemaat ya yang ibadah ketiga juga ini banyak yang ngulang ibadah. Ibadah pertama tetap stay, kedua juga makin antusias, ketiga apalagi enggak boleh dikip dong ya.
1:31 Itu dia jemaat setia dari GMS. Enggak cukup ibadah satu kali aja ya, Justin ya. Betul. Tapi kalau misal kita lihat betapa banyak orang yang datang ke sini, kira-kira muat enggak sih Nika? Tenang aja Justin dan juga Bapak Ibu karena satu kali ibadah kita bisa menampung hingga 13.500 jemaat. Wow 13.500 jemaat di satu tempat ini pasti menyatukan hati memuji memuliakan nama Tuhan. Ibadah yang luar biasa terjadi ya. Iya. Apalagi kita juga ada tiga kali ibadah dari pagi hari tadi loh, Justin. Yes. Nah, kalau kita lihat ya juga nih GMS sudah ada di 18 lokasi yang berbeda ya. Ada juga pastinya di Jakarta, Jawa Barat, Banten. Dan kamu hafal enggak kira-kira apa aja? Wow, Justin ini banyak banget ya. Tapi setidaknya ada juga nih yang di Central
2:19 Park, Puri, Pluit, dan banyak lainnya. Menghemat waktu ya. Ken keren ya. Dan pastinya jemaat sekalian juga bisa scan QR code yang ada di bawah untuk juga mendapatkan informasi lokasi detail dan juga jam ibadahnya lengkap semuanya. Ya, setuju sekali dan asik nih ya. Kita bisa ajakin saudara-saudara kita yang ada di luar kota, tinggal di luar kota untuk juga join GMS yang ada di kota setempat. Tapi Tika jangan cuman join ibadahnya saja. Kita juga harus tertanam dan juga bertumbuh di komunitas yang ada di GMS. Setuju banget dong. Kami mengajak Bapak, Ibu, Saudara terkasih untuk juga mengikuti komunitas kecil kami yang dinamakan Connect Group. Oke, Connect Group ini sudah pasti penting bagi kita semuanya karena CG itu
3:04 melatih diri kita ya dan juga membuat kita bertumbuh lebih konsisten lagi. Tapi untuk yang enggak ngerti CG itu apa, silakan Tika boleh dipel sedikit ya. Oke, saya spill sedikit ya. Jadi, connect grup itu adalah kelompok kecil kami di mana kita bisa saling bertumbuh, mendoakan, menguatkan satu dengan yang lainnya sehingga dalam pertumbuhan iman kita, kita semakin diserupakan dengan Kristus. Benar sekali. That's why ya kalau kita lihat juga visi dari GMS itu adalah gereja sel yang apostolik dan juga profetik. Iya, betul sekali. Dan maka dari itu jadi setiap CG ini juga ada golongan umurnya loh. Justin betul sekali. menjawab setiap kebutuhan kita ya. Coba dibagi apa Jika? Oke, kami jelaskan ya. Jadi ada Eagle
3:49 Kids untuk usia 1 sampai 13 tahun. Kategorinya ada Little Eagle 1 sampai 3 tahun, Allstar 4 5 4 sampai 5 tahun, Super Trooper 6 sampai 8 tahun, Voltage 9 sampai 13 tahun, dan juga ada kategori Army of God. Jadi Army of Gin untuk usia 14 sampai 17 tahun. Benar. of untuk kuliah yang adult untuk yang sudah bekerja. Sudah bekerja juga bisa yang adult. Kemudian juga ada family seperti kita-kita ini yang sudah berkeluarga dan pastinya juga di usia 55 tahun ke atas ada CG Senior. Wow. Semua umur ternyata ada ya? Semuanya ada dari umur 1 tahun sampai 55
4:35 tahun ke atas juga ada komplit semuanya. Wow. Betul sekali. dan supaya kita juga punya teman-teman yang relate dengan masalah dan juga persoalan kita ya Bapak Ibu agar di setiap waktu bisa menjawab setiap kebutuhan yang itu dia. Tapi benar banget, aku sih sangat terberkati dengan adanya CG dan kalau misalnya teman-teman enggak percaya ya jemaat enggak percaya coba ikut CG pasti hidupnya berubah diubahkan dijamin. Wow itu kesaksian kamu luar biasa. Kalau kamu juga kan ikut CG langsung kan kalau enggak ada CG kayaknya sepi banget hidup ini ya. Iya aku bertumbuh loh secara iman. Bahkan hari ini aku juga ibadah bersama teman-teman CG. Teman-teman CG juga ikut semuanya. Apalagi foto-foto selfie sama teman CG diposting di IG. Ah, wajib sekali ya. Wah, itu keharusan mandatory ya. Benar sekali. Dan hari ini bukan hanya teman CG saja yang bersama dengan kami tapi ada juga
5:21 Bapak Ibu Gembala GMS Gandaria City. Kita welcome dulu ya. Yes, langsung saja. Ini dia Pter Dede dan juga Pter Lena ya. Silakan Pak Dede dan juga Ibu Lena. Wow, luar biasa. Shalomalom. Ganteng dan cantik sekali. Shalom. Shalom. Ini senada sekali ini jaznya ya. Kompak sekali loh. Keren. Keren. Keren. Luar biasa. K CC apa kabar? Puji Tuhan. Luar biasa. Luar biasa. Nah ini persiapannya untuk datang ibadah ini dari jam berapa nih? Ko kita datang sampai sini jam 10.00. Oke. Sampai jam 10. Itu ibadah yang kedua. Kedua ya. Karena kita pikir begitu excited-nya untuk cepat lihat mau lihat dari acara ini yang luar biasa. Luar biasa ya. Jadi dari ibadah kedua
6:07 kan jam .00 nih ya. Betul. Jam 10. Jam 10. Kita sudah sampai ikut dua ibadah. Memang katanya kalau GMS itu enggak boleh cuma satu ibadah. Betul. Minimal minimal dua. Minimal harus dua. Nah. Bahkan kalau bisa tiga. Kalau bisa juga tiga. Luar biasa sekali. Luar biasa. Kalau melihat antusiasmenya juga luar biasa ya Pastor Lena ya. Perasaannya Pak seperti apa? melihat kita begitu antusias jemaat setia dari GMS. Ee saya sangat senang sekali ee dalam acara Natal kali ini karena ee kita merayakan bersama-sama dengan jemaat regional dari Jakarta, Jawa Barat, Banten dan saya merasakan ee berharap untuk semua jemaat bisa merasakan lawatan Tuhan di hari Natal ini dan merasakan sukacita yang begitu besar dari Tuhan
6:54 Yesus Kristus. Amin. Wah, luar biasa sekali ya. Jadi mudah-mudahan lawatannya juga ada gitu ya menyertai kita semuanya. Dan juga untuk Pter kan tema kita adalah great die faithfulness tentang kesetiaan Tuhan. Menurut Pest seperti apa? Itu kasih setia Tuhan yang tidak pernah habis ya dalam hidup kita. Kita yang sering tidak setia kadang-kadang tapi Tuhan tetap setia kita. Betul lagi. Aduh hari ini saya dapat sekali banyak firman Tuhan yang luar biasa. Iya P dari Pastor Philip. Heeh. Ibadah yang kedua ini tadi mengenai kekudusan. Kekudusan. Jadi, kekudusan ini memang setiap kita hidup harus di dalam kekudusan Tuhan. Yes. Kalau kita hidup dalam kekudusan Tuhan, kita lihat kemurahan Tuhan ada dalam hidup kita.
7:39 Amin. Ya. Nah, itu yang yang kita perlu sekali hidup dalam kekudusan. Itu dia. Ya. Bahkan kalau pesan untuk anak-anak juga, anak-anak remaja yang belum nikah. Iya. Supaya hidup dalam kekudusan ini yang paling penting. Itu penting sekali. Betul. Apalagi zaman sekarang gitu ya. Kita juga tahu mungkin Gen-Genzi zaman now juga harus ngerti ya tentang holiness atau kekudusan ya, Pester ya. Betul. Iya. Luar biasa sekali. Boleh dong, Pastor Lena kasih pesan bagi kami untuk mengarungi 2026 nanti. Apalagi buat yang khawatir atau banyak takutnya, Pastor. Itu dia kata-katanya, Pastor. Coba supaya saya percaya kalau kita mau hidup setia dan kudus, menjaga kekudusan, kita tidak harus khawatir karena Tuhan akan memperlihatkan kemuliaannya buat
8:25 anak-anaknya yang setia dan menjaga kekudusan di dalam hidupnya. Nah, dan juga buat anak-anak muda, saya berharap untuk semua bisa menjaga kekudusan supaya di masa-masa yang akan datang juga mereka bisa ee hidup yang berkenan di hadapan Tuhan. Amin. Terima kasih. Kalau dari P, apakah ada kata-kata untuk 2026? ee untuk pesan 2026 untuk jemaat khususnya dipersiapkan dari sekarang di akhir tahun ini di 2025 akhir ini. Yes. Bahwa tahun depan adalah yang tidak mudah. Tapi kita percaya kalau kita makin hari makin setia sama Tuhan, kesetiaan itu yang memberikan kita semua jalan kehidupan.
9:10 Amin. Bahkan kemurahan Tuhan ada selalu dalam hidup kita. Uh, haleluya. Itu yang kita percaya tahun 2026. Tidak usah khawatir, tetap setia, taat ikut Tuhan sampai akhir. Kalau misalnya dengar P ngomong, saya sudah pengin angkat tangan. Saya nih sudah seperti altar call nih ya. Luar biasa. Terberkati sekali itu dia ya. Karena memang tahun depan kan mungkin enggak mudah tapi kepastian itu ada dalam Tuhan ya. Terima kasih P. Terima kasih. Silakan beribadah. Terima kasih. Selamat beribadah. Tuh, itu dia ya. Jadi untuk jemaat sekalian enggak usah takut, enggak usah khawatir tentang tahun depan atau hari esok karena tiba-tiba sudah Desember aja kan kita enggak ngerti kan. Tapi kita juga harus mempersiapkan diri kita untuk menyambut tahun depan bersama dengan Tuhan. Iya. Penyertaan Tuhan sepanjang tahun
9:56 tentunya ya. Dan Justin juga Bapak Ibu sebentar lagi ibadah sudah mau dimulai. Tapi sebelum mulai kita ada beberapa pengumuman dulu. Benar. Yes. Yang pertama kami percaya bahwa persembahan merupakan bagian dari ibadah. Oleh sebab itu, Bapak Ibu yang rindu memberikan persembahan dapat menggunakan QR code yang muncul di layar. Selain itu, pada tanggal 25 Desember, GMS juga akan melayani ibadah Natal di setiap gereja lokal yang ada. Kami harapkan kehadiran Bapak, Ibu semua di setiap gereja lokal. Amin. Dan juga GMS Super Conference akan diadakan tahun depan tanggal 17 sampai 18 Juni 2026 di Nice Peak 2 Jakarta. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi GMS Church. Acara ini akan diikuti oleh GMS di seluruh kota di Indonesia dan juga seluruh negeri, ya.
10:43 Jadi, segera daftarkan diri Anda. Sudah daftar belum? Harus daftar sekarang ya setelah ibadah ini ya. Harus habis kalau enggak tiketnya habis Bu ya. Harus daftar. Sayang sekali loh. Dan jangan lupa untuk Bapak Ibu join CG di daerah Bapak dan Ibu dengan mengisi for connect me. Nah, yang ada di sini semuanya ya. Dan juga ingat kalau misalnya sudah join CG, tanya teman-teman CG-nya sudah daftar super conference belum ya? Karena di tempat ini sama-sama di tempat ini pasti kita akan ngalamin Tuhan. Seperti kata Per Philip ya, something itu enggak bisa diajarkan tapi harus ditangkap. Nah, itu dia. Tangkapnya di mana? Ya, di sini Bu. W. Wow. Waktunya ya. Waktunya ya. Nanti juga greateter online-nya juga Anda ya masih akan bertugas di sini pastinya. Apakah kita berdua pastinya ya dan selalu siap melayani Anda semuanya. nya. Tapi sekali lagi untuk Bapak Ibu yang belum join CG atau mungkin belum punya rumah rohani tetap,
11:30 kami undang untuk dapat tertanam di gereja ini di GMS karena memang ini gereja yang luar biasa sekali dan CG ini membuat kita bertumbuh semakin dekat dengan Tuhan. Iya, setuju sekali. Pertumbuhan iman yang serupa dengan Kristus begitu ya. Betul ya. Kalau gitu kita sudah enggak sabar untuk mulai ibadah hari ini. Tapi sebelum kita mulai kita doa dulu ya. I Bapa di surga. Terima kasih Tuhan untuk hari ini. Tuhan kami percaya bahwa kami hari ini datang dengan ekspektasi. Kami akan bertemu dengan Engkau. Kami akan alami mukjizat. Kami akan alami kemenangan. Dan pastinya Tuhan, Engkau akan menjawab setiap doa kami. Kami datang dengan permasalahan, tapi kami pulang dengan sebuah kelegaan. Kami siap untuk beribadah dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Haleluya. Amin. Selamat mengikuti ibadah dan Tuhan Yesus memberkati.
12:34 Great is thy faithfulness, oh God my father. There is no shadow of turning with thou changes not thy compassions they fail not as thou husband thou forever will be great Is thy faithfulness. Great is thy faithfulness.
13:19 Morning by morning new mercies I see. All I have needed thy hands have provided. Great is thy faithfulness. Lord unto me pardon for sin peace that endureth thine dear presence to cheer and to guide
14:07 strength for today and bright hope for tomorrow. Blessings man and 10 thousands beside. Greatest thy faithfulness greatest thy faithfulness. Morning by morning mercies I see. All I have needed thy hand has provided. Great is thy faithfulness, Lord, unto me.
15:01 You been so so good. How faithful you are. Great is thy faithfulness. Great is thy faithfulness. By you merci thy se all hand be th has provided. Great is thy faithfulness. Great is thfulness.
15:47 Great is thfulness. Lord lord unto me. Hallelujah. You are lifed in this place. So hal hallelu Savior
16:42 hall Oh, we know that you're in this place. May you be the grav. Oh. Haleluya. Shalom jemaat GMS.
17:28 Saya undang kita semua boleh bangkit berdiri. yang bersukacita sorakan haleluya. Sama-sama. Hai dunia, gembiralah dan sambut raja-muau. Di hatimu. Terimalah bersama bersyukur. Bersama bersyukur.
18:13 Sama-sama bersuk tepuk tangannya. Hai dunia, hai dunia. Hai bumi gunung lembah. Bersoraklah terus. Bersoraklah terus. Bersorak-soraklah terus.
19:09 Dialah raja. Dialah raja semesta besar dan mulia. Masyurkanlah, masyurkanlah hai dunia. Besar anugerah-Nya. Besarbesar anugerah-Nya. We will sing sing
19:59 joy to the world. Yes, we will sing. We will say angkat tanganmu. We adore you in this placey God. Prince of peace, the savior of the world, Jesus Christ. Let's sing it. Joyful,
20:46 joyful be adoring God of Glory, Lord of God. To the we will sing s sing to the Haleluya.
21:46 Kami naikkan pujian kami Tuhan siang hari ini. Sebab kami percaya Engkau Allah hadir di tempat ini. Haleluya. Come on everybody sing it out. Open your open our heart Lord. We want to know
22:37 we need to Jesus be with me. Come on everybody singing. Open our eyes Lord eyes Lord we want to see you. Open our hearts. Open our heart we want to love to open we
23:23 Jesus we Jesus we come on church God is God is him God is me to Jesus to God is God is God is God is he is for Jesus be come on your
24:11 We Jesus open the GS Lord your Open the salvation the Jesus one more God is God is here. God is here.
25:00 We to see Jesus to God is God is here. God is here. He is for we draw Jesus. Oh Jesus be setiap kita yang percaya bahwa Allah ada di tempat ini. Boleh lamai-lambaikan tangan-Mu jemaat Tuhan. Kami puji Engkau
25:47 Tuhan. Sukita-Mu, kasih-Mu ada di tempat ini Yesus. Ho we holy haleluya holy holy holy we c holy haleluya come up and holy
26:36 kis ho hol ho my holy haleluya lebih dahsyat lagi. God is God is God is to see Jesus is here. God is here. God is here.
27:23 Jesus. Oh Jesus. One more time. Your hand. Come on. Mari beriang-sonai yang paling meria bagi Allah kita. Sebab Dia dahsyat. Terima kasih Tuhan, Kau dahsyat Tuhan. Thank you Lord. Kau Allah yang mulia, layak disembah, layak dipuji dan ditinggikan. Ini sembah kami Tuhan. Ini pujian kami kepada-Mu Tuhan.
28:26 bersama para malaikat, bersujud dan menyembbaembaha.embemb Lepaskan semua mahkota di hadapan takahta kudus. Segala hormat dan kuasa bagi Dia Domba. Sebab itu ku kan menyembah
29:13 mulia, berkuasa atas semesta. Semua yang bernafas memuja meninggikan. Kau raja, suku bangsa kan menyembah. setiap lidah kanan mengungus raja mulia.
29:59 Mari bersama kita katakan bersama para malaikat bersujud menyembahembuj menyembah lepaskan semua makota di hadapan Kudus segala hormat dan kuasa bagi dia anak domba. Bagi dia anak domba. Sebab itu ku
30:46 menyembah mulia, berkuasa atas semesta semua yang bernafas memujat meninggikanmu. Oh, suku bangsa telah mengembang. Setiap lidah mengaku Yesus raja mulia.
31:34 Mari kita berikan kemuliaan yang terbaik buat Tuhan kita. Kau raja di atas segala raja Yesus yang mulia. Kami hampiri tata kudus-Mu Tuhan. Kami lepaskan setiap mahkota datang menyembah-Mu. Meningga nama-Mu Tuhan. Segala pujian, segala hormat dan kuasa hanya bagiMu anak domba. Haleluya. Oh, kemuliaan ajaib Tuhan.
32:26 Terpujilah nama mulia Mari kita angkat tangan kita tinggi-tinggi di hadapan Tuhan. Kita katakan mulia berkuasa atas semesta yang berapat
33:13 memuja meninggikan kau raja suku bangsa Haleluya. Setiap lidah anakku. Engkaulah Yesus raja yang mulia. Yesus raja mulia. setiap Yesus Raja. Setiap lidah, setiap lidah kau mengaku
34:04 Yesus raja mulia. Mari kita sembah Dia. Ini setiap kami nikmat-Mu menyembah-Mu Tuhan. Meninggikan Engkau. Oh.
34:52 Terpujilah nama-Mu Tuhan. layak disembah, layak dipuji. Kami menyembah kau Yesus raja yang mulia. Haleluya. Sembah dan puji Dia. Sembah dan puji Dia. Sembah
35:38 dan puji Dia. Sembah dan puji dia raja. Sembah dan puji dia. Sembah dan puji Dia. Sembah dan puji Dia sang raja. Sekali lagi sembah
36:26 dan puji dia. Sembah dan puji dia. Sembah dan puji dia sang raja. Sembah dan puji Dia sang raja. Sembah dan puji
37:16 raja. Berikan kemuliaan suara-sorai yang terbaik untuk raja di atas segala raja. Haleluya. Silakan kembali duduk jemaat Tuhan. H
38:44 itu dengarlah bangsaku. Israel, sebentar lagi kan tiba saatnya. Apa yang selama ini diceritakan oleh para nenek moyang kita? Tanah Kanaan yang Tuhan janjikan kini akan kita dapatkan. Benar yang dikatakan Pineas. Dengarkanlah baik-baik. Telah kami intai kota itu.
39:32 Kota kokoh, Yeriko namanya. Walau tinggi dan besar temboknya, penduduknya takut dan gemetar. Tuhan Allah telah menyerahkan kepada tangan kita. Tanah itu penuh susu dan madu. Kain merah dan ungu jadi pakaian kita. Hidup jauh dari pasir dan gurun. Mari masuki tanah itu. Tanah perjanjiannya. Duduki tanah perjanjiannya.
40:18 Kuasai tanah perjanjiannya. Kemarilah P. Iya ayah. Apa yang kau temukan di sana? Apakah kau sudah membicar tanah di sana subur sekali? Aku sudah pohon berbuah lebat. Apakah ini banyak yang akan menolong kita di sana ada rasa? Kita pasti menaklukkannya. Kalb dengarkan. Ada apa, Lemuel? Aku tidak mengerti bagaimana tepatnya kita memasuki tanah perjanjian. Apakah kita akan memerangi Yeriko?
41:06 Tidak, tidak, tidak seperti itu. Tenang, tenanglah dahulu. Saudaraku, kita tidak akan menduduki Yeriko dengan cara yang kau pikirkan itu. Yosua, apa maksudmu? Bangsaku Israel, Yeriko akan menjadi kota pertama yang kita pijak di tanah yang dijanjikan Allah kepada nenek moyang kita Abraham, Ishak, dan Israel. Namun bukan dengan kekuatan ataupun senjata kita akan menaklukkannya. Dalam 6 hari ke depan kita akan berjalan mengelilingi tembok Yerikus satu kali
41:51 setiap hari dengan tujuh imam meniup sangkakala berjalan di depan tabut perjanjian. Lalu kau sudah gila, Yosua. Kau mengajak kami berkeliling tembok Yeriko itu sama saja bunuh diri. Bagaimana kalau mereka keluar menyerang? Kita pasti kalah secara jumlah dan persenjataan. Memangnya apa yang bisa terjadi jika kita mengelilingi tembok itu? Hah? Dengarkan aku dahulu. Pada hari yang ketujuh, kita akan mengelilinginya sebanyak tujuh kali. Dan pada putaran ketujuh, para imam akan
42:36 meniup sangkakala panjang. dan kita semua akan bersorak. Saat itulah tembok Yeriko akan diruntuhkan Tuhan. Kita bagaimana dengan anak kecil kita semua? Apa yang kau katakan, Yosua? Benar, Ibu. Laki-laki bersenjata akan berjaga di depan imam dan di belakang barisan. selebihnya kita semua akan ikut mengelilingi bersama-sama. Ini benar-benar tidak masuk akal, Yosua. Tembok Yiku itu begitu besar dan kokoh. Bagaimana mungkin tembok itu akan runtuh dengan sendirinya?
43:26 Bukankah Allah sendiri yang telah menjanjikan tanah ini bagi kita? Masakan ia tidak sanggup melakukan mukjizat dan menggenapinya. Tidak, Yosua. Tidak. Tuhan Allah tidak akan melakukan mukjizat itu untuk kita. Tidakkah kau ingat bahwa Tuhan Allah telah melakukan mukjizat-mukjizat besar sejak zaman Musa dan para pendahulu kita? Tidakkah kau mengerti, Kaleb? Tuhan Allah melakukan mukjizat besar untuk Musa itu benar. Tetapi untuk aku.
44:15 Aku bahkan tidak ingat kapan terakhir kali aku berdoa kepadanya. Dan kau kau menyuruhku berharap ia akan menolongku. Itu benar. Sudah sejak lama aku berhenti mempersembahkan korban pada Allah. Kami bukan kalian, Kaleb, Yosua. Bagaimana mungkin Tuhan akan melakukan mukjizat itu kepada kami ini? Tidak mungkin. Bagaimana jika Tuhan Allah telah meninggalkan kita setelah semua dosa kita dan nenek moyang kita?
45:06 Kau tak tahu apa yang pernah terjadi. Kau tak tahu apa yang telah kulihat di padang gurun itu. Kulihat dengan mataku. Ayah ibuku mati di gurun itu. Masih jelas, masih jelas di ingatanku. Bagaimana Allah hukum keluargaku?
45:55 Mungkin kali ini. Jangan-jangan kali ini malah aku yang akan binasa. Lantas bagaimana mungkin kita masih mau berharap. Apa benar Tuhan masih setia? bagaimana mungkin kita masih mau berharap menang mungkin Tuhan masih setia.
46:50 Kami tidak akan pergi ke sana Yosua. Tuhan Allah hanya akan membiarkan kami mati konyol di Yeriko. Atau mungkin memang inilah waktunya Tuhan menghukum kita. Apa yang kau katakan? Apakah kau berpikir Allah itu jahat dan merencanakan yang jahat terhadap kita? Jika Allah benar-benar ingin menyelamatkan kita, ia tidak akan membunuh orang tua kita. Orang tuaku dan kau berharap aku mempercayainya juga kali ini. Apa jaminannya jika Allah tidak akan membunuh kita? Hei hei Lemuel. Tenang, tenang dulu, Nak. Tenang,
47:38 Nak. Kau sudah tahu apa yang terjadi? Bagaimana pendahulu kita memberontak kepadanya? Ia memang penuh kasih, tapi bukankah ia juga adil? Atau apakah kau juga berpikir Allah itu jahat karena keadilannya terasa tidak adil bagimu. Kau Kau tidak tahu rasanya ditinggal mati oleh ayah dan ibumu karena murka Allah. Sudahlah sudahlah.
48:25 Kita hentikan saja semua ini. Aku belum mau mati. Aku punya anak yang harus aku besarkan. Lagi pula aku tidak mau terlalu berharap hanya untuk mati dalam kekecewaan. Apakah pernah sekali saja Tuhan Allah mengingkari janjinya? Meskipun kita penuh dosa dan cela,
49:12 adakah satu saja di antara kalian yang kasut dan pakaiannya rusak selama 40 tahun di padang gurun itu? Apakah pernah kita benar-benar ditinggalkannya? Tidak. Tiang awan dan tiang api selalu ada. Yosua benar. Iya benar.
50:02 Tuhan tidak pernah mengecewakan kita. Justru kitalah, akulah yang sering mengecewakan dia. Dia bukan Allah yang jahat, bukan. Bangun siam bangun. Tidak suat tidak.
50:50 Bangkitlah saudaraku. Bangkitlah Simon. Maafkan aku, Nak. Aku memang tidak sepenuhnya mengerti yang kau rasakan. Tapi maukah kau sekali lagi kembali percaya kepadanya?
52:04 Mari mari Saudara-saudaraku, bukankah sedari dulu baik kita maupun nenek moyang kita, tak seorang pun benar-benar layak, namun tetap ditolongnya. Bukankah sedari dulu kesetiaan Allah itu sempurna dan tidak bergantung pada ketidaksempurnaan kita?
52:53 Sekarang Tuhan Allah meminta kita mentaatinya dengan berjalan mengelilingi tembok itu. Marilah saudaraku, jangan memberontak lagi. Berjalanlah dalam diam tanpa sungut-sungut, tanpa pertanyaan, tanpa sepatah kata pun. Dan selama kita berjalan, Aku minta setiap kita tanpa terkecuali merenungkan kebaikan dan kesetiaan Tuhan dalam hidupmu sampai detik ini.
53:50 Beribu langkah kita jalani, panas teri kita lewat. seperti para pendahulu kita mencari tanah yang dijanjikannya. Tiang awan dan tiang api.
54:42 Padang gurun pun jadi saksi. Betapa nyata penyertaan-Mu. Tak pernah berubah kasih setia-Mu atas diriku. Allah Imanuel, kau selalu beserta
55:29 di dalam masa kesesakan. Engkau tak pernah meninggalkan Allah Imanuel. Engkau bersamaku lewati masa-masa penanti. Engkaulah Allah yang setia.
56:35 Bersoraklah Israel sebab Tuhan Allah telah menggenapi janjinya kepada-Mu. Haleluya. Allah imanku. Kau selalu beserta di dalam masa kesesakan.
57:21 Engkau tak pernah meninggalkan engkau bersembah kau selalu berbati masa-masa kau Allah yang set yang setia Engkaulah Allah yang setia yang setia.
58:14 Haleluya. Bolehkah saya ajak kita bangkit berdiri? Kita mau berterima kasih untuk semua fulltimer volunteir semua jemaat yang berkorban waktu, energi untuk bisa menghadirkan hari ini perayaan Natal di tengah-tengah kita yang jadi berkat buat begitu banyak orang. Kita kasih tepuk tangan untuk mereka. Puji Tuhan. Sebelum duduk, katakan shalom kanan kiri. Merry Christmas to you.
59:02 Katakan, "Nice to meet you." Silakan duduk. 17 18 Agustus. Eh, sori kok Agustus 17 Agustus tahun 45 ya. 17 dan 18 Juni 2026 segera mendaftar. Karena saya rasakan ini kairos Tuhan 2 hari ini. Enaknya buat orang yang tinggal di Jakarta, Jawa Barat enggak traveling gimana. Yang dari luar kota, luar pulau, luar negeri, pada berebut tempat tinggal segala transportasi. Nanti di super conference ini,
59:49 ini akan melebihi semua conference yang kita pernah adakan dalam urapan. Ada beberapa pewahyuan yang saya berikan sebagai bocoran, preview dulu. Saya akan bicara di antara materi yang dibagikan di antara hamba-hamba Tuhan lainnya tentunya adalah soal DNA multiplikasi yang bukan hanya soal CG tetapi soal kehidupanmu. Berikut juga warisan apa yang diturunkan oleh orang tua yang dua-duanya melayani seperti orang Lewi itu. Kira-kira nanti anaknya itu kita bisa klaim apa di dalam hadirat Allah? Anak-anak muda, anak-anak kecil akan kita doakan nanti di klimaks acara. Ada perkara tertentu yang tidak bisa diwakilkan. 500 orang melihat Yesus naik ke surga di
1:00:34 Bukit Zaitun itu. 10 hari kemudian Pentakosta hanya 120 api. Karena 380 yang lainnya kebetulan tidak datang. Ada banyak berkat yang tidak bisa diwakilkan. You have to be there. Tidak akan ada Iran. Coba didaftar ya super conference ini. Mari kita sekarang sama-sama mempersiapkan diri untuk membaca firman Tuhan. Kita berdoa dulu sebelumnya. Tuhan berbicaralah kepada ibadah yang sekarang ini. Tuhan Yesus, Engkau telah memilih siapa yang hadir di setiap kebaktian kali ini. Tuhan Yesus. Engkau akan mendidik kami dengan cara yang baru, urapan yang baru. Kami terima di akhir tahun ini untuk menyongsong tahun yang akan datang lewat pesan Natal
1:01:21 yang diberikan. Tuhan beri rema-rema dari hati Tuhan. Sembunyikan hamba di balik salibmu in Jesus name dalam nama Yesus. Amin. Saya ingin sekali membagikan sebuah perkara sebelum Natal. Yesus itu kan Mesias. ini seorang hamba Tuhan yang mempersiapkan jalan. Bukan kebetulan dia adalah sepupu Tuhan Yesus sendiri setengah tahun lebih tua. Namanya Yohanes Pembaptis. Kejadian kelahirannya sangat ajaib. Tentunya tidak bisa menyaingi keajaiban kelahiran Tuhan Yesus dari seorang perawan. Tapi sangat penting untuk kita
1:02:07 ketahui. Elisabe tidak mungkin bisa punya anak karena dia sudah nenek-nenek tua. Ahli teologi percaya usianya sudah manula 70 kali 607 60 aja sudah mustahillah. 70. Karena Zakaria salah satu imam-imam yang dituakan. Jadi pasti sudah tua. Percayalah saya orang Yahudi kalau menuakan seorang itu pasti tua sekali. Perkara yang tidak mungkin. Tapi perjalanannya panjang. Tidak semudah yang kita kira. Ah, mukjizat selamat ya masa penantiannya. Saya ingin bahas satu kebenaran yang sangat-sangat
1:02:53 penting dalam kehidupan kita. Where is God? Dan God is silent. Di mana Tuhan ketika Tuhan diam? Ternyata diamnya Tuhan itu enggak sama dengan penolakan. Di sinilah kita banyak salah paham. Kenapa Tuhan diam? Kenapa kau gak berbuat sesuatu? Kau gak berbuat apa-apa. Apa maksudmu? Bukankah kau maha kuasa? Manusia jangan cepat konklusi. Jangan hakimi sesama apalagi hakimi Allah. When God is silent, kalau Tuhan diam tidak sama dengan Tuhan cuek atau Tuhan absen. Maria sor Elisabeth dan Zakaria menunggu untuk waktu yang lama. Apakah mereka gak berdoa? Mereka hamba-hamba Tuhan. Mereka pasti
1:03:38 berdoa berkali-kali. Atau doamu belum terjawab, jangan kau kecewa. Pesan Natal hari ini kita bahas sebelum bahkan sebelum kelahiran Mesias. Kita lihat sekarang Injil Lukas pasal yang pertama ayat 5 sampai 25. Banyak ayatnya. Kita nge-flow saja, habiskan sebisanya. Nanti Anda akan dapat rema-rema terakhir saya kasih ringkasannya. Kebaktian sebelum-sebelumnya. Anda bisa dengarkan juga sendiri nanti di ee sudah diunggah di media ya, di medianya GMS sudah ada. Eeah di YouTube juga sudah. Anda bisa dengarkan satu persatu. tadi pagi tentang tuntunan secara spesifik gimana kita temukan tuntunan Tuhan. Kedua, tadi saya dikasih pesan yang
1:04:24 cukup-cukup ee cukup ee berat karena itu soal kekudusan, jaga kekudusan. Saya rasa itu sangat dibutuhkan di Jakarta. Di mana-mana sih, apalagi di kota besar seperti ibu kota. Semua bicara tentang kesetiaan. Tuhan tuh setia sama hidup kita. Makanya dia tuntun kita. Dia enggak izinkan kesalahan. Kita enggak diperbolehkan salah melangkah. Tuhan tuh setia sama orang yang jaga kekudusan loh. Beda loh orang jaga kekudusan sama enggak itu akan beda hasil akhirnya. Sungguhan itu. Sekarang saya mau tunjukkan kesetiaan Tuhan dalam kesunyian.
1:05:10 Malam kudus. Sunyi senyap. Sunyi bukan berarti tidak ada Tuhan. Mari kita sekarang baca Injil Lukas pasal pertama ayat 5. Pada zaman Herodes, Raja Yudea adalah seorang imam yang bernama Zakaria dari rombongan Abi, istrinya juga berasal dari keturunan Harun namanya Elisabeth. Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. diberikan biografi singkat. Zakaria dan istrinya Elisabeth yang sudah tua itu yang sudah manula, kedua-duanya dari suku Lewi, dari keturunan Harun. Jadi mereka ini pedigri, bibit bobot bebetnya itu takut akan
1:05:55 Allah. Orang Lewi loh, double Lewi lagi. Itu bukan garansi kalau Anda sudah bergereja seumur hidupmu. Apalagi kalau sudah keturunan kedua, ketiga. Setiap kita harus beriman kembali kepada Tuhan. Iman itu keputusan in the now saat ini, bukan nenek moyang. Iman juga enggak bisa lain kali. Oh, next time ajalah saya percaya. Iman itu sekarang ketika kau dengar suara Tuhan, iman itu sekarang ketika ada kebutuhan. Iman itu sekarang ketika ada tantangan. Saya tunjukkan bahwa kedua orang ini orang benar, orang baik-baik. Keduanya adalah benar di hadapan Allah. Ayat 6.
1:06:41 Dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Orang benar nih tapi kurang beriman. Jangan jadi orang baik saja loh. Orang beriman pasti jadi orang baik. Karena iman dalam Yesus tidak mengajarkan kejahatan dan tidak menularkan roh jahat. Roh Kudus itu buah rohnya itu kelihatan sudah kasih sukacita, damai sejahtera, kebaikan, semua yang baik dan benar. Tapi jangan gol-nya jadi orang baik. Tanpa iman Ibrani katakan kau dan aku tidak bisa menyenangkan Tuhan. God wants you to have a specific faith. Kita imannya kepada Tuhan Yesus itu sama. Di sana kita semua berpijak pada gunung batu atau batu penjuru yang sama. Ya,
1:07:29 kita percaya Yesus. Tapi sekarang kita itu percaya kepada Yesus dalam hal apa? Orang bisa Kristen tapi waktu menghadapi masalah dia enggak percaya Tuhan. Padahal dia segenap hati mengasihi Tuhan Yesus, tapi dalam hal ini dia lebih percaya kekuatannya sendiri. Kita bisa jadi orang benar, orang baik, tapi kurang beriman. Aku mengasihi Tuhan, tapi aku gak mau repoti Tuhan lah. Aku coba sendiri dulu. Maka kita lemah berdoa. Iman itu bukan berhenti sampai doktrin.
1:08:15 Yesus siapa? Yesus juru selamat. Yesus siapa? Yesus Tuhanku. Yesus satu-satunya jalan, kebenaran dan kehidupan. Puji Tuhan. Anda sudah berada di lembaran yang benar. Tapi waktu kita diperhadapkan dengan sebuah masalah, rintangan, tantangan, persoalan, continue dong beriman. Jangan imannya hanya di fondasi, jangan di batu penjuru, tapi segala sesuatu jadikan batu loncatan, batu lompatan. Karena sekali lagi kita beriman lagi. Makanya itu Injil itu bunyinya begini. Paulus menulis di Roma 1 ayat 16, Injil itu kekuatan Allah untuk menyelamatkan. Point one. Dan dia
1:09:02 akan membawa kita dari iman ke iman. Coba kalau Anda baca from faith to faith, dia enggak berhenti sampai oke aku jadi anak Tuhan. Happy ya, ya, happy ye ye. Saya senang jadi anak Tuhan. Enggak berhenti sampai di situ. Setelah itu kita harus belajar berjalan di dalam iman. Belajar beriman kepada Tuhan dalam segala sesuatu, segala perkara yang baik maupun buruk. Kita belajar bertumbuh dalam iman kita kepada firman Tuhan. Iman kita kepada kekuatan Roh Kudus, bukan oleh gagah perkasamu. Amin. Bapak Ibu, saya tunjukkan suatu kasus
1:09:48 orang baik tapi tidak tapi kurang beriman pada Tuhan. Saya kasih bocoran sebelum kita baca lebih lanjut. Malaikat Tuhan pun sempat tersinggung sampai dibuat bisu. Yang buat Zakaria bisu adalah malaikat malaikat Gabriel dibuat bisu. Kenapa Tuhan memperlakukan orang benar seperti ini? Misalnya, ya misalnya kenapa iman itu kalau kita enggak beriman sama Tuhan itu melukai hati Tuhan? misalnya ya, misalnya saya ini sama Anda pergi sama-sama gitu. Lalu habis itu kita ini hubungan baik sudah kenal sekian tahun.
1:10:35 Apalagi kalau saya ini adalah seorang mentornya. Ngomong soal kerohanian okelah. Waktu dia mau pergi ke WC, mau ke kamar mandi, lalu di situ enggak ada orang lagi. Itu di situ dompetnya. Titip ya. Oke. Oke. Pergi. Saya pasti jagalah. Saya pasti jaga itu lebih dari dompetku karena reputasi lebih penting dari mani. Apalagi kalau menyangkut sesuatu lebih besar seperti Tuhan. Tapi misalnya dia mau pergi, enggaklah, enggak deh, enggak deh. Kenapa? Kenapa? Tunggu. Tunggu dulu sampai nanti adikku kembali. Loh, kan saya juga enggak akan maksa untuk dipercaya. Saya akan kata, "Enggak apa-apa kamu pergi aja, saya lihatin." Enggaklah enggaklah. Tersinggung enggak? Dia takut nanti saya curi
1:11:22 dompetnya, saya geledah purse atau tasnya. Adiknya datang baru dia pergi. Jagain ya. Di situ kan saya pasti krik-krik ya kan. Rasa loh bukan aku gimana ya, aku gak butuh dipercayai cuman kita juga enggak perlu. Masa enggak percaya sama aku? Enggak usah gitulah. Enggak usah jadi orang itu nidih. Merasa gimana kalau gak dipercaya? Tapi ngerti enggak? Berarti hubungan kita enggak sedalam itu ya? Saya loh enggak pernah kalau sama orang itu, "Ayo percayalah saya orang Kristen lah, saya siapalah." Enggak pernah. Kalau orang selling heart, hard selling. Kalau dia jual dirinya terlalu terlalu keras, ya. Dia bilang, "Dia ini siapalah? Kamu harus percayalah." Mesti harus
1:12:08 hati-hati. Justru harus curiga. Kalau orang itu hard selling, justru harus curiga. "Kenapa ya dia kok coba pembuktian-pembuktian gitu?" itu percayalah aku gak mungkinlah. Justru kalau orang bisa dipercayai, dia justru minta diselidiki, tes dulu uji. Wong Roh Kudus saja berkata ujilah roh segala roh aman. Cuman akhirnya implikasinya ke hubungan. Berarti hubunganku dengan kamu itu gak se dekat itu. Waktu kita, waktu Tuhan melihat kita kok gak beriman ya sama dia ya di perkara-perkara tertentu. Berarti hubungan kita enggak sedekat itu. Cinta si cinta. Ada apa-apa dia pasti tolong saya. Tetapi berarti kamu tidak mengenal aku. Kamu masih curiga. Aku akan mencuri sesuatu.
1:12:54 Kamu enggak percaya kalau aku akan bela kamu. Aku akan memberikan yang terbaik. Suami istri juga sama. Kalau istrinya selalu cemburu padahal tidak ada bukti, tidak pernah ada tanda-tanda, tidak pernah sama sekali ada impresi. Lama-lama hubungan itu pasti renggang. Rasa loh, kenapa kamu begitu? Kalau aku memberi kamu alasan untuk curiga, lain cerita. Enggak pernah. Tidak pernah sama sekali aku melukaimu. Aku tuh selalu dicurigain terus. Mana bisa dekat tanpa iman kau tidak bisa dekat sama Tuhan, gak bisa menyenangkan Tuhan. area-area tertentu kita masih curiga Tuhan akan mencuri sesuatu. Kita rasa gak aman. Ini yang disebut orang benar tapi kurang beriman.
1:13:39 Mari kita introspeksi di hari Natal ini hal-hal apa dalam hidup kita yang masih belum aman sama Tuhan? Takut kalau aku dekat sama Tuhan nanti disuruh jadi pendeta. Eh, yang benar apa? Kita sudah terlalu lihat banyak contoh yang salah ya di masyarakat. Itu orang di gerasa yang dilepaskan dari ribuan setan itu mohon jadi pendeta. Tuhan berkata, "No, kamu kembali ke dunia sekuler pekerjaanmu tapi kamu jadi saksi." Apa? Karena kita terlalu mudah lihat orang gampang-gampang menyebut dirinya pendeta, makanya kita jadikan itu murahan. No, yang sejati itu mahal sekali. Yang sejati loh ya emas palsu banyak. Yang tulen itu mahal sekali.
1:14:25 Whatever is real, genuine, itu expensive. Aku takut dekat sama Tuhan nanti kalau Tuhan mau uang saya semuanya, ya ampun, come on lah. Kita enggak boleh gede rasa yang gituan. Aku takut dekat sama Tuhan. Kalau dekat sama Tuhan nanti aku jadi Ayub, aku menderita. Enggak dekat sama Tuhan juga menderita. Dekat enggak dekat sama Tuhan menderita sungguhan. Selama kita hidup di dunia ini, Tuhan berkata, "Kuatkan hatimu, kau akan mengalami ujian, pencobaan." Dekat sama Tuhan menderita enggak? Dekat menderita. Ada orang kalau sudah menderita, dia berkata, "Kenapa aku dekat sama Tuhan? Aku menderita." Saya bilang sama dia, "Kamu enggak dekat pun kamu menderita kok." Cuman bedanya, hanya bedanya kalau orang dekat sama Tuhan, waktu dia menderita, ada Tuhan dalam hidupnya. Cengli enggak? Masuk akal, enggak.
1:15:12 Semoga penjelasan saya masuk di dalam akal kita, akal budi Kristus. Keduanya adalah benar. di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tapi cacat mereka akhirnya ketemu. Tahu enggak apa? Enggak beriman sama Tuhan. Tetapi mereka tidak mempunyai anak. Ayat 7. Coba lihat ya kenapa mereka begitu. Sebab Elisabeth Mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Perhatikan ayat 7. Ada dua limitation atau dua batas yang mereka hadapi. 7B berkata, "Sebab Elisabeth mandul. itu adalah adalah rintangan nomor satu dia mandul. Jadi kalau dia hari ini zaman modern dia sudah ke dokter, sudah dites semuanya, tes kesuburan segala
1:15:57 sesuatu, lalu dokter memberikan satu diagnosa. Ini lakinya yang masalah atau perempuan yang masalah? Lakinya tidak bisa mempunyai keturunan atau perempuannya? Dalam hal ini kalau menurut apa yang saya baca sebab Elizabeth Mandulen keduanya telah lanjut umurnya. Yang pertama itu salah satu mungkin yang mengalami kemandulan. Tapi di poin kedua 7B Elisabeth Mandulan keduanya telah lanjut umurnya di titik itu. Dua-duanya dua-duanya sudah lanjut umurnya. Enggak sudah enggak relevan. Siapa dulu waktu masih muda tidak bisa beri keturunan? Pada waktu mereka lanjut umur dua-dua tidak bisa memberi keturunan. Ini yang saya sebut double limitation
1:16:43 atau ada dua keterbatasan yang mereka hadapi. Mereka sungguhan mandul secara biologi. Dua, mereka mandul secara usia. Lalu tahu gak kenapa mereka kok ngos-ngosan imannya? Bisa dierti sih. Coba ayat 7. Tapi mereka tidak mempunyai anak. Kata, tetapi mereka tidak mempunyai anak itu seperti memberi saya kesan mereka sudah berdoa berkali-kali dan untuk waktu yang panjang. Mungkin mereka sudah berdoa 7 tahun pertama mereka menikah tidak punya anak. 12 tahun mereka masih berharap. Mungkin zaman dulu orang-orang Yahudi kuat punya anak. Coba kalau Anda baca di Perjanjian Lama, orang-orang Yahudi itu sebelum bidan-bidannya datang sudah anaknya sudah keluar. Tidak seperti wanita Mesir. Jadi mereka PD, percaya diri. Mereka tahu enggak apa-apa umur 40 kita berani punya anak di sini. Kalau ada
1:17:29 yang umur 40 mau punya anak, kita doakan supaya kuat. Kalau Anda punya pilihan mau caesar, mau lahir normal, ya jangan mencobai diri sendiri. Kalau sudah umur 45, sudah putuskan sendiri, tapi saya kasih hintnya. Orang-orang Yahudi mungkin berkata, "Enggak apa-apalah saya sekarang AOG, saya mau punya anak Army of Gocap, aku mau punya anak orang Yahudi mungkin. Tapi kalau sudah umur 70, I think mereka sudah mulai berhenti berdoa kali ya di umur sekian ya. Mereka doa, doa, doa, doa. Jangan lupa loh dua-dua mereka itu keturunan Harun tukang doa. Mereka bukan jemaat biasa. Mereka ini
1:18:15 pendoa syafaatnya Israel, Elisabeth dan Zakaria. Bahkan ayat selanjutnya berkata, "Pada suatu kali waktu tiba giliran rombongannya, Zakaria melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan." My goodness. Mereka ini adalah pendoa syafaat. Keimaman itu berarti Zakaria ini adalah pentolannya doa. Saya yakin pernikahan 10 tahun pernikahan mereka pertama mereka sudah puasa untuk keturunan. Karena bagi orang Yahudi tidak punya keturunan itu pukulan luar biasa. Jangankan buat kita saja ada sebuah stigma orang gak punya keturunan itu dikutuk Tuhan. Orang Yahudi. Dan saya percaya itu salah.
1:19:02 Tapi mereka percaya itu karena itu sudah culture kan kebudayaan zaman dulu. Apalagi mereka sudah berdoa 10 tahun pertama. Bayangkan dirimu jadi mereka doa sekian lama Tuhan diam aja enggak jawab. Enggak ada mukjizat, enggak ada terobosan. Enggak ada hasil sampai satu titik kuat-kuatan dengan situasi mereka yang akhirnya melemah. Saya yakin di usia ini kenapa Zakaria nanti pada waktu mendengar suara malaikat dia terkejut dan tidak percaya? Berarti dia sudah lama tidak mendoakan hal ini. Dia sudah no longer praying for this. Dia sudah bisa menerima nasibnya. Mungkin dia sudah punya teologi khusus
1:19:49 untuk hal ini. Mungkin ini bukan rencana Allah. Mungkin dia sudah punya pengertian, dia bisa punya penerimaan. Orang itu dari berdoa seolah-olah melawan arus sampai-sampai dia sudah bisa menerima nasibnya dalam nama Yesus. Ya okelah memang bukan kehendak Tuhan. Di taraf ini mereka percaya doa mereka itu sia-sia. Tapi ternyata dalam kasusnya mereka ya ternyata Tuhan tidak pernah menolak doa mereka. Beberapa orang yang saya kenal tidak punya anak kemudian adopsi mendapatkan anak yang lebih kandung dari anak kandung.
1:20:35 Ternyata doa mereka dulu-dulu dijawab Tuhan dengan cara yang ajaib, namun dengan cara yang lain. Tapi zaman itu mana ada adopsi-adopsian. Mereka enggak mikir begitu. Mereka mikir bahwa doa mereka sia-sia. Titik bukan koma. Makanya itu saya beritahu satu pelajaran berharga dari cerita Zakaria. Dan Elisabeth akan melahirkan anak yang akan membuka jalan untuk Tuhan. Bahwa doamu tidak pernah sia-sia. Katakan kanan kirinya, "Doamu tidak pernah supaya orang itu jangan kecewa." Ternyata bertahun-tahun lalu sejak kami menikah, Hanimun mulai curiga setelah 1 tahun, 2 tahun zaman itu belum ada KB.
1:21:25 Zaman dulu orang anaknya banyak-banyak. Ya, aku punya 12. Oh, McDonald a farm. Iya, iya. You see they have stopped praying. Mereka sudah berhenti berdoa. Mereka rasa ya sudahlah episode hilang. They are so wrong. All this while selama ini ternyata Tuhan terus mendengarkan doa mereka. Tapi kenapa Tuhan diam? Enggak tahu. Him in his sovereignty. Dia dalam kekekalan dan kedaulatannya. Dia yang paling tahu, Dia paling paham. Tapi dari pelajaran tentang kehidupan mereka, saya memetik sesuatu,
1:22:12 doa itu didengarkan. Luar biasa. Ya, makanya waktu dijawab mereka terkejut. Lihat ayat yang ke9. Sebab ketika diundi sebagaimana lazimnya untuk menentukan imam yang bertugas, dialah Zakaria yang ditunjuk untuk masuk dalam bait suci dan membakar ukupan di situ. Ayat 10. Sementara itu, seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakaria, seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mesba pembakaran ukupan. Ada seorang malaikat Tuhan. Kita percaya malaikat yang gini juga ini malaikat pembawa pesan. Ada satu malaikat yang diwahyukan dalam firman yang seperti itu namanya Gabriel. By the way, jangan panggil Gabriel ya, nanti yang datang bukan Gabriel. Tapi
1:23:01 jangan bersekutu dengan malaikat dan perkanjang pada penglihatan yang demikian. bersekutu sama Roh Kudus saja semua akan beres. Malaikat tahu what to do. Gabriel nanti setengah tahun, sori setengah tahun ee ya 6 bulan kemudian dia akan pergi ke sebuah kota bernama Nazaret untuk ketemu sama seorang wanita namanya Maria. the same angel. Maka tampaklah kepada Zagaria seorang malaikat Tuhan berdiri sebelah kanan mesbah pembagaran ukupan. Melihat hal itu, ia terkejut dan menjadi takut. Ayat 12, Zakaria reaksi pertama terkejut dan menjadi takut. Pertanyaan saya,
1:23:47 langsungkah dia bisu di ayat berikutnya? Jawabannya tidak. Takut, terkejut, sesuatu yang baru, sesuatu yang dahsyat itu normal dan manusiawi. So, jangan pernah kira orang kalau beriman sama Tuhan itu gak ada rasa takutnya, gak ada resikonya, tidak ada rasa terkejutnya yang namanya surprise elemennya itu enggak ada. Enggak. Beriman itu juga semacam proses. Enggak langsung orang itu gagah perkasa. Gak semua kayak gitu. Gideon waktu didatangi sama Tuhan, "Hai, kamu gagah perkasa." Dia enggak langsung beriman. Dia mengecilkan dirinya, "Aku gagah perkasa." Saul pada waktu diurapi, dia enggak langsung beriman, langsung kalahkan
1:24:33 orang Filistin. Dia berkata, "Aku dari kaum terkecil." Iman itu pasti ada titik di mana orang itu tertegun, gak tahu bagaimana harus meresponi. So, itu normal sekali. Tuhan tidak akan menuduhmu karena ketidakpercayaanmu yang langsung spontan di tempat. Buktinya di ayat 12 dia tertegun, terkejut. Bahkan Alkitab mengatakan dia takut. Tapi Tuhan tidak membuat dia bisu langsung di ayat itu atau ayat 13 bahkan. Tapi malaikat itu berkata kepadanya, "Coba lihat, jangan takut hai Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabeth istrimu akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu. Dan haruslah engkau menamai dia Yohanes."
1:25:27 Saya suka bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia itu mirip sekali dengan bahasa asli, bahasa-bahasa orisinil di Alkitab. Kalau bahasa Inggrisnya John, bahasa nama itu sesungguhnya adalah Yohanes. Memang malaikat kasih dia seor nama sesuatu yang tidak ada. Kalau zaman dulu itu orang itu punya nama itu selalu mirip. Misalnya di Timur Tengah nih Zakaria pasti di atas itu ada repeat itu loh dari dia sendiri atau engkongnya atau dari kongconya itu pasti ada dari mbahnya itu turunkan Yohanes turun temurun. Enggak ada yang namanya Yohanes. Karena anak ini adalah karunia doa. Jangan takut, Hi Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan. Saya mau nangis waktu
1:26:13 saya baca itu. Baca lagi. Mungkin Zakaria berkata, "Hah." Bahkan dia mungkin garu-garu kepala doa yang mana? Makanya harus diingatkan doamu dikabulkan. Gini ya, Elisabeth, istrimu akan melahirkan. Oh. Ah, Tuhan enggak usahlah. itu sudah doa sudah kami tinggalkan 30 tahun lalu. Gaklah Tuhan, enggak apa-apalah. Bahasa Ibraninya suan lelah. Orang Surabaya bilang, "Ya wis lah, udah lupakan. Forget it. We have forgotten it. You might as well forget it. Lupakan. Wong kami sendiri juga lupa. Kami yang berkepentingan aja sudah lali, sudah
1:26:59 lupa. Jangan takut. Hai Zakaria, doamu telah dikabulkan. Yang mana? Kata Zakaria, Elisabeth akan melahirkan. Hah? Saya aja sudah lupa doa saya. Ternyata Tuhan masih ingat. Doamu dikabulkan. Wong saya aja sudah enggak berharap dikabulkan. Saya aja sudah lupa pernah doa itu. Hah? Kau ingat ingat ingat. Mama saya pada waktu saya umur 6 tahun pernah berdoa di hatinya. Papa saya bukan orang Kristen saat itu. Anak ini maksudnya Philip yaitu saya. Asal dia enggak mati. Karena saya dulu itu kecilnya sakit-sakitan. Sudah lah
1:27:46 ceritanya. Saya sudah pernah enggak perlu enggak perlu cerita lagi. Kaki saya dulu harus pakai sepatu polio itu. Tangan saya semuanya itu semuanya ini bengkok. Enggak bisa ngingat nama sendiri segala enggak bisa nulis. Umur 6 umur 7 tahun itu mama saya diam-diam di hati berdoa. Karena di Indonesia waktu itu semua dokter boleh dikatakan sudah give up. Terap saya dikirim ke Taiwan untuk berobat juga percuma. Dokter sana juga akhirnya juga give up juga menyerah. Saya ngalami mukjizat by the way. Tapi saya enggak tahu itu Tuhan. Ajaib kejadiannya. Dalam waktu 1 pagi semua tulang saya lurus sendiri. Mama saya diam-diam di hati berdoa, "Asal anakku gak mati."
1:28:34 Aku bernasar memberikan dia sebagai menjadi seorang hamba Tuhan suatu hari untuk melayanimu. Jadi hamba Tuhan penuh. Mama saya, ibu saya berdoa di hati. Saya enggak yakin kalau beliau sungguh-sungguh sampai percayanya gimana imannya itu sempurna. Enggak. Karena mama saya zaman dulu Kristen secara lahiriah, tetapi tidak membaca Alkitab. Mungkin tahu cerita sekolah minggu. Mama saya sendiri pun belum gimana lahir baru. Karena saya tahu ketika saya bertobat itulah seluruh keluarga saya mulai satu-satu terlihat lawatan Roh Kudus dalam diri mereka. Jadi mama saya itu berdoa itu juga bukan asal ucap kata. Kalau Anda seorang ibu, kasih ibu itu tidak mungkin mendoakan seperti ini asal-asalan, apalagi di hadapan anaknya yang sakit.
1:29:21 Kasih ibu itu jeritan. Meskipun mama saya bukan dekat gak gak dekat sama Tuhan, tapi tahu ada Tuhan. Berseru di hati kecilnya, "As long as my son don't die, anak saya enggak mati." Di hati dia berkata, "Kalau kau sembuhkan dia secara ajaib, aku kasih dia. Jangan tiru doa ini. Enggak tentu sama mempan. Cari imanmu sendiri. Kan Anda sudah Kristen, sudah terkenal Tuhan itu siapa? Sudah punya firman. Gali firman itu. Temukan jalur khususmu dengan Tuhan Yesus. Berimanlah untuk hal-hal itu. Singkat cerita, saya sembuh. Ajaib sembuhnya. Umur 18 waktu saya bertobat, Tuhan ngomong sama saya, "Saya enggak tahu itu Tuhan atau enggak, tapi ya Tuhanlah. Nyata banget."
1:30:07 Tuhan bilang sama saya, "Lepaskan semuanya. Beasiswamu, gaya hidupmu yang punya segala sesuatu. Lepaskan mulai hari ini kau jadi hambaku. Kehendakku yang jadi. Ke mana kau kutuntun, kau pergi. Di mana kau berada, itulah identitasmu." Saya bilang, "Tuhan, kenapa aku begini?" Saya berkata, "Tuhan inilah aku. Utuslah kakak dan adikku. Kami itu sekeluarga bertiga, cowok semua. Kenapa yang tengah? Saya enggak bangga aku pilihan Tuhan. Bangga kalau kita punya pelayanan udah nampak hasil. Tapi kalau kita belum apa-apa kita harus melepaskan mahkota dunia. Kita harus melepaskan kenyamanan. Itu not easy. Kalau seperti itu lebih baik Tuhan dari tiga saudara. Kenapa
1:30:54 aku? Kakakku lebih pintar berbisnis. Adikku lebih hatinya itu lebih lebih lemah lembut. Aku ini jago tengkar. Why me? Tahu enggak Tuhan ngomong apa? Kenapa saya tahu Tuhan? Karena papa saya sendiri pun gak tahu. Tuhan berkata, "Aku dengar doa mamamu." Tanya mama dia nar apa? Hah? Enggak mungkin tahu. Waktu saya tanya sama mama saya, mama saya sendiri lupa malam itu enggak langsung jawab. Ma, mama dulu pernah nasar apa? Hah? Kalau saya sembuh, kalau Philip sembuh gimana? Besoknya baru mama saya tercengang berkata, "Kamu kok tahu? Mama sendiri lupa. Kamu kok tahu? Papa sendiri enggak tahu." Itu mama berseru di hati. Hati
1:31:41 kecil mama nangis lihat kondisimu. Ternyata mama saya terkejut. Saya juga ha mama saya juga ha sama-sama ha. Kita sama-sama merinding. Merinding bukan dk. merindingkan sama-sama merinding mama saya kun believe it tidak bisa percaya saya pun tidak bisa mempercaya apa yang terjadi. Mah sungguh ma. Iya mama doa di hati asal kau sembuh. Mama saya bilang Philip kamu gak bisa lari rumah Kamsiaya tapi juga gara-gara mama aku disembuhkan Tuhan dioa ibuku namaku
1:32:28 disebut. Tapi maaf ini loh maah beasiswa saya ini loh maah. Aku ini sudah ada gini loh prospeknya untuk masa depan mah. Semua ini yang dicari oleh teman-temanku, aku sudah di depan mata tinggal kurai. Ya sudah, Ma. Let God will be done. You see, mama saya sendiri pun gak ingat karena waktu itu saya umur 6 tahun. Dan itu cuman hanyalah sekilas mama doa dalam despert hati yang putus asa. Ternyata doa yang kesannya seolah-olah tidak terencana, tidak di-follow up lagi, doa itu tetap didengarkan Tuhan. Jangan-jangan doa makanmu yang selama ini setelah doa berkata, "Tadi sudah doa
1:33:14 belum?" Ya, itu juga didengarkan. Dasar manusia suka lupa doanya sendiri. Tuhan tidak pernah lupa waktu menerima doa kita. Untung kita punya Tuhan yang setia. Haleluya. Makanya hentikan kebiasaan burukmu. Lupa yang kau doakan. Jangan kau kira Tuhan itu adalah lawan basa-basi. Makanya saya gak berani latah di mulut saya. Kalau saya ngomong sama satu orang, saya doakan, saya doakan. Kalau enggak saya pasih bilang, "Saya minta pendoa, saya doakan." Ya, saya gak mungkin bisa doakan semua orang. Saya tidak pernah mau main-main soal prayer. Prayer is the holiest communication. Dan saya juga gak pernah ngomong sama orang, "Titip doa ya, kita bisa ketawa." Ha, itu enggak lucu.
1:34:01 Malaikat mendengarmu. Oh, gitu ya. Oke. Jangan-jangan suatu hari titip masuk surga. Enggak ada surga titip-titipan. Enggak masuk ya, enggak masuk. Jangan takut, Hai Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan. Merinding saya baca ini. Zakaria tercengang. Hah. Ternyata didengar. Wow. Berapa banyak doamu itu drop out sebelum waktu dijawab? Berapa banyak doamu prematur? Bertobatlah. God is not like you. Tu gak seperti kau
1:34:49 dan aku. He is faithful even when we are not faithful. Tetap setia bahkan ketika kita gak setia. Bertobatlah. Coba sampaikan pesan saya. Suruh orang sebelahnya bertobat bisa enggak? Tapi coba dengan sopan ya. Bertobatlah. Haleluya. Engkau akan bersukacita dan bergembira. Ayat 14. Bahkan orang banyak orang yang akan bersukacita atas kelahirannya itu. Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan. Ini ngomong soal Yohanes Pembaptis. Bayi belum ada dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras. Dia seorang nazir. Mamanya bernasar nantinya papanya.
1:35:35 Tapi dia seorang nazir dan ia akan penuh dengan Roh Kudus. Mulai dari rahim ibunya. Yohanes Pembaptis yang kayak gini itu enggak mudah. Kita semua lahir sebagai orang berdosa. Yohanes Pembaptis orang berdosa juga. Tapi dari kecil dia sudah dia sudah penuhi Roh Kudus dari sejak orok situ. Entah gimana I could make sense of this. Ada banyak cerita seputar Natal itu. Cerita satu-satunya di dunia tidak bisa terulang seperti perawan Maria mengandungkan Roh Kudus. Enggak akan terjadi lagi. Enggak pernah terjadi sebelumnya, tak akan lagi. What a unique unique gifting. I akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan Allah mereka. Itu adalah misinya. Coba lihat ayat 17. Dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam Roh dan kuasa Elia untuk membuat hati
1:36:21 Bapak-Bapak berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar. Dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak baginya. Coba pahami ayat 17. Nothing to do with Zakaria's family. Tidak ada hubungannya dengan keluarga Zakaria. Tahukah Anda? Tidak semua jawaban doamu itu untukmu hanya melaluimu. Ayat ini berkata, "Dan ia akan berjalan mendahului Tuhan." Itu saya garis bawahi di Alkitab saya. He will prepare the way for the Lord your baby. Katanya Tuhan kepada Zakaria. Bayimu nanti itu dari istrimu yang mandul dan sudah tua, tidak bisa punya keturunan. Sudah nenek-nenek tua.
1:37:09 Dia bukan lakonnya bayi itu. Kalian berdua pun bukan lakonnya. Kalian yang mempersiapkan untuk bayi ini. Imanmu. Maksudnya bayi ini pun nanti hanya mempersiapkan jalan untuk Tuhan. Oke, Bapak, Ibu, Saudara pahami sesuatu ya. Tuhan jawab tidak jawab doa doa itu ada hubungannya dengan rencana Allah yang lebih besar di luar hidup kita. Paham ya? Saya ulang. Jawaban doa atas kita. Saya ngomong positifnya dulu itu berhubungan dengan rencana atau rancangan Allah yang lebih besar
1:37:54 yang tidak melulu tentang hidupmu dan dirimu. Dari sini saya ngerti kenapa Tuhan memberi kita bisnis ini. Kenapa Tuhan kasih kita anak kita? Kenapa kita dikasih teman seperti ini? Kenapa kita tinggal di Jakarta? Kenapa you see kita kira kita itu dapat jawaban doa? Aku berdoa Tuhan kasih aku pekerjaan. Tiba-tiba di Jakarta ada orang yang employ Anda. Anda dapat lowongan di sini. Kita kira ah Tuhan mau berkati kita. Iya. Itu efeknya. Jangan-jangan Anda dapat pekerjaan di sini Tuhan punya rancangan yang lebih besar daripada memberkati hidupmu seorang diri. Jangan-jangan,
1:38:40 jangan-jangan kita mendapatkan jawaban doa tertentu itu bukan hanya Tuhan ingin memberkatimu, karena Tuhan ingin memberkati orang lain juga melalui dirimu. You see, Tuhan bilang sama Zakaria, "Hei, Zach, not about you. Someone else is coming." Ada seorang yang akan datang yang membuka tali kasutnya pun nanti bayimu enggak layak. Dia akan mempersiapkan jalan. Ini penting sekali ya untuk kita mengerti kesetiaan Tuhan dalam pergumulan doa kita. Bahwa Allah itu setia bukan hanya kepada kita. Allah setia kepada umat-Nya.
1:39:29 Belajar untuk melihat dalam keheningan cipta bahwa Allah sedang menciptakan sesuatu dalam kesunyianku. Kenapa doa belum dijawab? Pasti ada sesuatu yang Tuhan masih kerjakan dalam diriku yang lebih besar daripada rencanaku. Kita lihat lagi ayat berikutnya. Ayat 18. Lalu kata Zakaria kepada malaikat itu, "Nah, inilah kesalahan fatalnya. Bagaimanakah aku tahu bahwa hal itu akan terjadi sebab aku sudah tua dan istriku sudah lanjut umurnya." Nah, ini kayak orang sudah diajak ngomong segini segini panjang lalu dia bawa kucing-kucingan atau balik kucing lah namanya atau anjing kembali ke muntanya atau dia kembali lagi tarik ke belakang. Paling enggak enak ngomong sama orang ya.
1:40:14 Misalnya kita sudah konseling sejam ya, dia sudah mengangguk-ngangguk. Iya i ya ya. Setelah ngomong gini panjang lebar panjang lebar panjang lebar. Tadinya permulaan waktu konseling tentang kepahitan orang itu hanya bisa menunduk kesalahan orang lain. Aku ngerti orang itu memang rugi. Dirugikan dia berkata gini-gini. Tapi setelah kita bicara panjang lebar 1 seteng jam lewat, lalu orang itu cuma berkata, "Tapi enggak bisa Pastor. Orang itu enggak berubah." Hah. Setelah 1 seteng jam, hah dibawa ke nol lagi. Ini bukan bicara soal bukan soal pertanyaan. Dia bertanya, "Gimana cara mengampuni?" Ujung-ujungnya dia cuman menyerah gitu aja. Enggak bisalah, enggak bisalah. Enggakak. Setelah kita ngomong panjang lebar,
1:40:59 kuasa bersyukur kamu jangan mengeluh, jangan menggerutu. Pakai mulutmu, to pakai energi yang sama untuk ngomel. Daripada gitu pakai untuk doa, pakai untuk syukuri, pakai untuk beriman, pengakuan iman. Setah ngomong panjang lebar. Aduh, paster enggak deh. Susah. after two hours itu pasti dalam hati saya ada perasaan apa itu ya apa itu ya gimana menjelaskan perasaan kayak gituan itu namanya apa satu kata coba apa hah gemes GMS dong orang Surabaya punya bahasanya untuk itek kayak setelah gitu tiba tiba-tiba enggak
1:41:44 deh sudah kasih harapan PHP gitu tiba-tiba cuma enggak deh kita teman aja loh setelah 3 tahun semua kado diterima ujung-ujungnya kita teman aja cegek kata orang Surabaya ini malaikatnya cegek bagaimana aku tahu bahwa itu akan terjadi sudahlah sebab aku sudah tua dan istriku sudah lanjut umurnya kalimat bagaimana aku tahu bagaimana Hal itu terjadi. Itu kalimat yang sama diucapkan Maria 6 bulan kemudian. Maria gak jadi bisu. Tapi kalimat berikutnya ini yang membuat Zakaria bisu. Sudahlah aku sama istriku loh sudah tua.
1:42:31 Tuhan berkata, "Aku kira kita sedekat itu hai Zakaria di area ini kau takut dompet mau dicuri. Kau takut aku itu gak bisa. Kau takut aku itu tasmu itu aku geledah. Anak saya waktu kecil saya ngerti karena dia masih bayi atau masih baru lepas susu, lepas ASI. Dia kelihatan anjing kecil lucu. Dia takut misalnya dia naik ke sini enggak apa-apa ya. Dia dia ke ke ayahnya dia masih takut masih nangis. Dalam hati loh kita tuh mau menjerit, "Nak, nak nak ini anjing gua injakk ini sudah mati." Kamu itu enggak usah takut kalau sudah ada di tangannya apa-apa. Tapi enggak
1:43:16 bisa apa-apa. Anak masih umur tiga, masih umur dua. Lah kalau anak sudah umur 23, saya bilang, "Kamu itu gak bisa bedain ya papamu itu lebih kuat ya. Tersinggung loh, Papa. Masa Papa kalah sama si Wawa." Tuhan berkata, "Jadi segitu ya, secetek itu ya. Sedangkali itu kau lihat aku ya." Kata Tuhan sama Zakaria, "Kamu itu orang benar. Kamu itu orang baik, enggak bercacat. Ini cacatmu. You don't trust me." Kamu sayang sama Tuhan itu sebagai apa? Jangan-jangan aku bukan rajamu, bukan Tuhanmu, aku bukan Allah. Kamu sayang sama aku tuh seperti kita siotiti ya, seperti adik kecilmu ya. I'm not that to you, kata Tuhan. I want to show you. Aku akan menunjukkan
1:44:02 kepadamu betapa besarnya Tuhanmu. I'm gna show you dengan cara gini. Lu jadi bisu bisu dulu. You got nothing to say. Say nothing. Luar biasa Tuhan. Ini ini bukan Tuhan yang buat bisu. Malaikatnya yang tersinggung. Jawab malaikat itu kepadanya, "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu." Gak pernah malaikat pembuktian diri. Malaikat sampai berkata, "Lu tahu gua siapa? Itu malaikat sampai pakai begitu sudah tersinggung banget. Ini bukan Tuhan yang tersinggung. Tuhan itu lemah lembut. Makanya orang yang suka bersekutu dengan malaikat rugi. Lebih baik bersekutu dengan Tuhan Yesus. Malaikat itu masih ada egonya. Lu enggak tahu gua siapa? Ya, aku Gabriel yang melayani Allah. Aku ini sudah diutus bicara kepada semua orang
1:44:48 sebelum kamu pun aku pernah bicara sama Daniel. Daniel enggak gini responnya. Musa gak gini responnya. Kamu kayak begini. Kamu itu siapa? Aku telah diutus berbicara dengan engkau untuk menyampaikan kabar baik. Harusnya dikabar baik. Kenapa kamu berkata, "Gak usahlah, no need lah, aku sudah tua." Kalau Tuhan ngomong sama kamu, kamu hanya tepis gitu aja dan berkata, "Ah, enggak usahlah, enggak usahlah, forget ya Tuhan. Enggak jadi. Enggak usahlah, enggak usah, enggak usah Tuhanlah aku juga enggak mau." Jangan gitu dong. Jangan gitu. Satu, kamu gak di posisi menolak. Dua, kalau Tuhan sudah niat, kenapa kamu gak berkata terjadilah kepadaku menurut kehendakmu aku hamba-Mu. Seperti Maria nanti 6 bulan kemudian. Ayat 20. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari di mana semuanya ini terjadi karena engkau tidak
1:45:34 percaya dan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya. Tulis ini. Ya. Jikalau kita kalau Tuhan bicara lewat firman, lewat khotbah, kalau ada satu janji yang Tuhan taruh. Kalau kita enggak tahu bagaimana memproses janji itu yang kita terima. Bukan hanya sekali, berkali-kali. If you got nothing to say, kalau Anda gak tahu mau ngomong apa, Anda setiap kali ngomong itu keluarnya pesimis. Mendingan say nothing. Mendingan kita jadi, mendingan kita membisukan diri. Enggak perlu malaikat bisukan kita. Karena dalam hal ini silence is golden, diam itu emas. Saya punya satu prinsip. Kalau susah misalnya suruh ngampuni, Tuhan bilang, "Aku mau kamu mengampuni, mengampuni orang itu. Saya kalau enggak tahu mau
1:46:20 ngomong apa, saya gak akan berkata susahlah. Saya gak akan biasakan diri saya latah bukan basa-basi. Saya gak akan fasih fasik lidah bukan fasih lidah. Fasik lidah dan berkata, "Ah, susahlah Tuhan. Orang itu enggak mau berubah." Banyak orang itu semakin menambah kefasikan dengan perkataan. Kalau kita enggak tahu mau ngomong apa untuk meresponi Tuhan, karena Tuhan ada di sana, kita di sini. Tunggu dulu sampai imanmu naik, nyembah dulu kek. Minta didoakan kek. Don't say anything. You got nothing better to say. Kalau kita gak tahu mau ngomong apa lebih baik dari ini, say nothing. Dalam hal ini silence is golden. Makanya itu juga bisa terapkan dalam hubungan kita dengan sesama kita. Bodohlah orang kata Amsal yang menyampaikan luka hatinya.
1:47:06 Bodohlah orang yang langsung utarakan kekeselan hatinya kepada orang lain. Suami istri misalnya gimana? Uh kita rasa terbakar rasanya. Uh gua gergetan gemes nih sama pasangan. Coba tunggu dulu tunggu lewat gemesnya dulu. misalnya setengah jam kemudian atau 1 jam nanti pasti pikirannya kita beda.
โฆ