5 Prinsip Triliuner Yang Di Pakai Timothy Ronald

Ringkasan Singkat

Video ini membahas lima prinsip dasar untuk membangun kekayaan yang berkelanjutan, bukan hanya sekadar menjadi kaya dengan cepat. Prinsip-prinsip ini menekankan pentingnya pola pikir yang benar, hidup di bawah kemampuan, membuat uang bekerja untuk Anda, mengendalikan diri, dan menjadikan kekayaan sebagai berkat.

  • Kekayaan sejati dimulai dari hati yang tenang dan rasa syukur.
  • Hidup hemat dan fokus pada fungsi barang, bukan pamer.
  • Investasikan uang Anda agar bekerja saat Anda tidur.
  • Kendalikan diri dari FOMO dan emosi dalam berinvestasi.
  • Jadikan kekayaan sebagai berkat untuk membantu orang lain.

Kaya Dimulai dari Cara Pandang

Kekayaan bukan hanya tentang angka, tetapi tentang pola pikir. Kekayaan sejati dimiliki ketika hati damai dan bersyukur. Dunia digerakkan oleh iri hati, bukan hanya keserakahan. Dulu, penulis merasa sombong dan iri saat melihat orang lain lebih hebat. Ia mengingatkan bahwa hati yang tenang lebih penting daripada rekening yang gendut. Buang iri hati, kesombongan, dan ubah pikiran "aku selalu kurang" menjadi "aku cukup hari ini, tapi akan melakukan yang terbaik." Dengan menurunkan ego, kita lebih mudah menerima informasi dan berkembang.

Hidup di Bawah Kemampuanmu

Yang membuat kaya bukan hanya pendapatan, tetapi gaya hidup. Penulis mengakui kesalahan fatalnya dulu, di mana gaya hidupnya sudah mewah padahal investasi belum seberapa. Orang kaya sejati menggunakan uangnya untuk melayani orang lain, bukan untuk pamer. Iri hati dan impulsif adalah musuh orang kaya. Hidup hemat bukan berarti pelit, tetapi bijak. Beli barang untuk fungsinya, bukan untuk validasi orang lain. Jaga gaya hidup saat pendapatan naik sebagai modal investasi masa depan. Uang yang tidak dihabiskan hari ini adalah uang yang disisihkan untuk bertumbuh di masa depan. Tunda kesenangan dan bedakan keinginan dari kebutuhan.

Buatlah Uangmu Bekerja Untukmu

Jika terus bekerja demi uang, seumur hidup akan lelah. Buatlah uang bekerja saat tidur. Uang adalah energi, jangan buang untuk hal yang tidak menghasilkan. Bedakan barang yang jadi sampah dan bibit pohon masa depan. Investasikan uang untuk membeli kepemilikan perusahaan atau aset langka. Lakukan investasi secara rutin dan disiplin. Miliki pemikiran jangka panjang. Investasi itu sabar ditambah waktu. Beli aset saat semua orang ketakutan, seperti saat COVID atau kasus FTX. Momentum datang saat ada persiapan dan uang saat kesempatan muncul. Investasi butuh waktu, seperti menanam padi.

Kuasai Dirimu

Jika tidak bisa menguasai nafsu, tidak akan pernah jadi orang kaya. Musuh kekayaan adalah FOMO (Fear of Missing Out), emosi, dan ego. Orang kaya bisa bangkrut karena investasi di sesuatu yang tidak dimengerti dalam jumlah besar. Jangan gampang FOMO. Semua keputusan investasi ada di tangan sendiri. Buang emosi dan ego. Disiplin itu seperti otot, harus dilatih setiap hari. Jangan ambil keputusan saat emosi. Investasi adalah permainan sabar dan waktu, tetapi tidak akan selalu benar. Akan ada waktu untuk menang dan kalah. Latih diri untuk sabar dan nikmati prosesnya. Sederhana bukan berarti miskin. Orang sukses mampu berkata tidak. Pahami circle of competence (lingkaran kompetensi) Anda. Disiplin hari ini menentukan kekayaan di masa depan.

Kekayaan Itu Harus Jadi Berkat

Jika kekayaan tidak membawa kebaikan, itu akan jadi beban. Uang hanyalah alat, bukan tujuan akhir. Kekayaan bukan hak, tetapi titipan yang bisa diambil kapan saja. Sisihkan pendapatan untuk dibagikan ke orang lain. Jadikan bisnis sebagai sumber untuk membantu banyak orang, bukan hanya mencari untung. Reputasi dan nama baik lebih penting daripada kemewahan. Semakin tinggi kekayaan, semakin tinggi keinginan untuk melayani. Kekayaan bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang bisa membangun kekayaan yang bertahan. Penulis memilih jalan yang bijak, yaitu melayani orang lain. Ia berjanji akan membantu orang lain bebas dari perbudakan finansial.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Kali ini gua bukan bahas bagaimana caranya kaya secara cepat, tapi bagaimana kita bisa membangun kekayaannya. Ini prinsip-prinsip yang kalian bisa tanamkan, bahkan kalian bisa tanamkan ke anak-anak kalian. Karena kalau lu bisa tanamin lima prinsip ini di hati lu, lu enggak akan bikin kekayaan yang sebentar. Lu akan membangun kekayaan yang seumur hidup. Ini ibaratnya fondasi. Banyak manusia yang bisa jadi kaya, ya. Banyak yang bisa membuat kekayaan, tapi enggak banyak yang bisa mempertahankan kekayaan. Sekedar kerja sangat keras, kerja pintar, kerja cerdas itu bisa menjadi kaya. Bahkan hoki pun ada yang menjadi kaya. Dibutuhkan kebijaksanaan dan pola pikir ya untuk lu bisa mengelola uang lintas generasi. Dan gua ngajarin kalian di sini itu bukan sebagai guru ya. Gua enggak mau

0:45 menggurui kalian, tapi gua ngajarin kalian di sini sebagai anak muda yang dulu pernah terjebak ya dalam ilusi pengin kaya secara cepat. Pengin kaya cepat itu kan tabrak semuanya langsung kaya roket aja sampai ke atas. Gua juga dulu pernah kehilangan arah dan di sini gua akan kasih tahu prinsip yang gua pelajari selama gua hidup. Prinsip pertama, kaya itu dimulai dari cara pandang. Kaya itu bukan sekedar hanya angka, tapi kekayaan itu justru pola pikir apa yang ada di otak kalian. Gua percaya kekayaan yang sesungguhnya itu dimiliki ketika kalian memiliki hati yang damai ya dan rasa setiap hari ya kalian bisa bersyukur. Dunia itu tidak digerakkan oleh keserakahan ya, tapi dunia itu digerakkan oleh iri hati. Jadi

1:33 motivasi manusia untuk melakukan sesuatu itu bukan hanya serakah tapi yang paling kuat dan paling banyak adalah iri hati. Ini gua akan cerita sedikit. Di saat gua waktu itu awal-awal berjualan, kalian semua udah tahu ceritanya. Gua berjualan online. Berbagai macam barang gua cari dari Cina untuk gua jualkan di sini. Ketika gua masih memiliki puluhan juta ya, ratusan juta yang kecil nominalnya sekarang, waktu itu gua merasa di atas langit ya. Enggak ada yang pernah bisa ngomongin gua, enggak ada yang pernah bisa bilangin gua. Gua itu paling enggak kenal yang namanya bersyukur. Ya, gua selalu iri ketika gua lihat orang yang lebih hebat dibanding gua, orang yang memiliki uang lebih banyak dari gua. Gua gak bisa menunda yang namanya keinginan. Ketika gua mau apa harus dibeli. Ya, gua gak bisa menunda yang namanya kesenangan. Baru naik dan merasa di atas langit baru puluhan juta pertama dan

2:18 ratusan juta kecil pertama. Waktu itu nafsu gua untuk pamer juga itu enggak bisa dikendalikan. Ya, ketika gua punya puluhan juta, gua nabung 3 bulan beli Rolex. punya ratusan juta nabung 3 bulan lagi langsung beli lagi ya Audi yang baru. Waktu pertama kali hasil jualan ya punya agency lalu gua berinvestasi di pasar modal itu anak 17 18 tahun itu waktu itu penuh dengan pride dan penuh dengan ego. Gua selalu iri ya dengan orang-orang hebat yang gua bahkan enggak tahu background ceritanya apa. Kalau gua lihat orang lebih hebat dibanding gua, gua langsung hati gua penuh iri dan gua bilang, "Ah ini mah cuci duit. Ah ini mah begini. Ini mah uangnya harap ma ininya ini. Gua sombong sekali dan arogan sekali ketika gua tidak tahu apa-apa. Kalian harus camkan ini di hati kalian ya. Hati yang tenang itu jauh lebih penting dibanding rekening yang gendut. Kekayaan sejati itu sebelum kita

3:06 ngomongin harta itu dimulai dari hati dan juga pikiran. Lu harus bisa buang yang namanya iri hati. Lu bisa buang yang namanya pride, namanya ego. Kesombongan tuh harus dibuang dari hati. Dibanding lu punya pemikiran aku selalu kurang. Gimana kalau lu ubah itu menjadi aku itu cukup hari ini, tapi aku akan melakukan yang terbaik. Cukup itu bukan berarti kita stop berkembang sebagai seorang manusia, tapi justru dengan mindset cukup ini ya, kalian semua akan lebih gampang untuk menyaring informasi. Ketika lu turunin ego lu, ketika lu turunin kesombongan lu, lu akan gampang menerima informasi. Orang yang sombong ketika nonton video ini muncul di TikTok kalian, kalian akan pikir, "Oh, dia kaya muda, dia bapaknya kaya, dia cuci duit." Dengan kesombongan itu menutup apa yang

3:53 kalian bisa pelajari dari orang yang kalian lihat di sini. Kalau kalian sudah blokir pola pikir kalian, itu, kalian enggak akan pernah jalan ke mana-mana. Kalian akan diam di tempat dan stay di tempat. Makanya gua bilang kaya yang sejati itu dimulai dari hati yang tenang ya, hati yang bijaksana dan hati yang penuh syukur. Prinsip kedua ya, hidup di bawah kemampuanmu. Yang membuatmu kaya itu bukan cuma sekedar pendapatan ya, tapi gaya hidup. Ini kesalahan fatal yang gua lakukan. Investasi baru sekian miliar ya, income ratusan juta gaya hidup sudah selangit. Kalau gua tahan sedikit aja waktu itu ya memang pas awal-awal masih jutaan itu gua tahan terus ya. Jutaan masih tahan ya, puluhan juta masih tahan-tahan dikit. Ketika ratusan juta sampai miliar uang gua itu

4:40 gatal pertama tuh dimulai di situ. Waktu punya duit sedikit sudah beli beberapa jam tangan Rolex yang murah-murah itu untuk pamer ya ke teman, ke orang lain, untuk dirasa keren, untuk diakui oleh teman-teman sekitar. setiap pendapatan naiknya drastis, waktu naiknya kecil enggak ya. Ketika pendapatannya naiknya drastis, nah gaya hidupnya mulai naik drastis juga waktu itu. Di tahap itu adalah gua adalah anak muda yang enggak ngerti untuk membedakan antara mana namanya kebutuhan ya dan mana yang namanya keinginan. Ini sulit untuk waktu itu gua bedakan. Gua rasa keinginan ini kebutuhan nih. Kebutuhan untuk gua pamer, kebutuhan untuk gua cari validasi, kebutuhan untuk gua tunjukin ke semua orang bahwa gua orang paling hebat. orang kaya sejati ya gua pelajari orang kaya sejati itu menggunakan uangnya bukan untuk pamer, tapi

5:26 menggunakan uangnya untuk bisa jadi pelayan untuk lebih banyak manusia yang lain, untuk bisa serve, untuk bisa melayani orang lain, untuk bisa membuat dunia ini jadi sedikit lebih baik bukan hanya untuk dirinya. Karena kalau untuk dirinya itu enggak ada habisnya. Hedonisme itu tidak ada habisnya. Threadmal itu adalah lingkaran kayak enggak pernah bisa berhenti. Ya, lu awalnya mau mobil harga Rp100 juta, lu mau mobil R miliar enggak cukup R miliar lu beli yang R miliar enggak cukup lu beli 8,5 miliar lu beli yang 10 miliar lu beli yang 15 miliar dan akhirnya lu beli 30 miliar itu enggak ada habisnya. Orang kaya sebenarnya tahu fungsi uang itu lebih baik digunakan untuk orang lain dibanding untuk diri sendiri. Ingat, iri hati dan impulsif itu adalah musuh dari orang kaya. ya. Ketika sudah

6:14 punya uang sedikit akhirnya impulsif. Dan ingat ya di sini ya, hidup yang hemat itu bukan berarti lu adalah orang yang pelit, tapi justru lu adalah orang yang bijak. Jangan hanya beli barang itu untuk pamer ya, tapi beli barang itu untuk fungsinya. Dan jangan pernah bekerja hanya untuk mendapatkan validasi orang lain. Karena itu adalah hal yang sia-sia. Kalau lu ngerasa lu pengin bekerja, pengin mendapatkan lebih, hanya untuk pamer, hanya untuk mendapatkan validasi, itu adalah hidup yang sia-sia. Ketika lu bisa jaga gaya hidup lu sekarang, ya pendapatan lu naik tapi gaya hidup lu, lu jaga sekarang, itu adalah modal investasi lu untuk masa depan. Semakin banyak lu bisa jaga gaya hidup lu, semakin banyak uang, kapital yang lu bisa preservasi untuk menjaga masa depan lu. Semakin banyak nanti ke depannya uang yang lu bisa gandakan.

7:00 Ingat kata-kata gua ini ya. Uang yang lu tidak habisin hari ini adalah uang yang lu sisain untuk bertumbuh di masa depan. Jadi, lu harus bisa menunda nih. Kesenangan tuh ditunda dulu. Bedain mana ketika lu lihat oke pengin ini, ini keinginan atau kebutuhan, lu pikir dulu ya. Lu pikir seminggu, oh enggak butuh-butuh banget ya, enggak perlu. Nah, ini akan nyambung ke prinsip yang ketiga ya. Buatlah uangmu bekerja untukmu. Kalau kamu ya terus bekerja demi uangmu itu seumur hidup, nyari uang terus kerja, maka seumur hidup kamu akan jadi manusia yang lelah, akan capek terus. Ya nanti. Ini adalah kata-kata yang beneran mengubah hidup gua sampai gua seperti sekarang. Kalau lu tidak bisa membuat uang bekerja untuk lu di saat lu tidur, lu akan selamanya bekerja

7:45 untuk uang. Ketika gua tahu hal ini, semua uang yang gua dapatkan itu pengin gua cepat-cepat pekerjakan. Jadi, uang itu sebagai prajurit yang bekerja di saat gua tidur. Kalau gua tidur gua belum bikin uang, jadi problem di hidup gua. Uang itu adalah energi, ya. Jadi, jangan buang-buang energi lu untuk sesuatu yang tidak menghasilkan. Lu harus bisa bedakan nih mana barang yang akan jadi sampah, mana yang akan justru itu jadi bibit pohon lu di masa depan. Ini contoh ya, dibanding lu itu beli sepatu ya R10 juta, R juta untuk ngerasa keren di komunitas kecil lu, di tongkrongan teman-teman lu. Mending uang yang sama lu pakai untuk beli kepemilikan dari perusahaan, untuk beli aset yang langka, untuk menabung suatu aset yang langka, untuk diinvestasikan untuk masa depan lu. Karena sepatu yang

8:32 lu pakai itu cuman kelihatan kerennya mungkin sekali doang. Minggu depan teman lu juga biasa aja lihat sepatu lu, lu sendiri pun biasa aja lihat sepatu lu. Tapi uang yang sama lu bisa belikan ke pemilikan perusahaan. yang barangnya lu pakai setiap hari. Mulailah dari hal-hal yang kecil. Setiap lu punya uang, rutinlah investasikan. Jangan kebanyakan enggak ya. Ini jadi disiplin yang dibiasakan setiap hari. Setiap ada uang kecil disisihkan. Setiap ada uang kecil disisihkan. Nah, ini prinsipnya apa? Untuk bisa ibaratnya menggandakan uang ya. Bikin uang itu bekerja di saat lu tidur. Yang pertama adalah memiliki pemikiran yang jangka panjang. Sebenarnya kalau pikiran lu itu jangka pendek, lu enggak akan bisa bikin uang. Ketika lu mikir, "Oh, ada hot IPO ini, ada hot IPO itu." Lu dapat berapa sih emang persenannya? Ketika book building

9:18 lu masukin itu ke sekuritas lu dapat berapa? Kecil sekali kan? Itu enggak mengubah hidup lu ya. Tapi kalau lu disiplin menabung, lu disiplin setiap ada uang lu sisihkan, lu lihat oke ini perusahaan kira-kira 20 tahun dari sekarang masih ada nih. 20 sampai 30 tahun ke depan masih ada enggak nih? Masih bisa membagikan saya dividen atau enggak nih? Ini aset produktif perusahaan yang labanya terus meningkat enggak? Oke. Ketika ini perusahaan yang labanya terus meningkat, earnings-nya terus meningkat, dia konsisten membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Oke, gua mau jadi pemilik dari perusahaan ini. Itulah yang gua lakukan ketika gua 15 tahun. Investasi itu enggak ribet, ya. Rumusnya sederhana. Sabar ditambah waktu. Investasi itu sama dengan sabar ditambah waktu. Bukan lu

10:03 beli sesuatu sekarang lu berharap kayanya besok. Ini prinsip lagi ya tentang menggadakan uang. Belilah aset di saat semua orang ketakutan, semua orang enggak ada yang mau beli aset. Contohnya di saat COVID orang semua takut itu gua beliin murah-murah perusahaan-perusahaan bagus. Contoh lagi ketika kasus FTX exchange di luar meledak, Bitcoin turun sampai 16.000. Semua orang takut, semua bilang itu sudah habis. Ya, gua tahu adalah ini adalah aset yang langka, use case-nya ada, dimilik diingini oleh banyak orang waktu itu dan dikasih harga yang sangat terdiskon. Ya, pasti gua sikat seperti zamannya kepemilikan perusahaan yang murah di saat 2020. Gua lihat ini bank-bank bagus sekali gitu. Kenapa harganya segini ya labah banyaknya besar sekali, harganya kok segini ya. Gua beli

10:50 dengan semua uang gua. Karena jarang-jarang kadang kita dapat kesempatan seperti itu di hidup ya. Itu yang disebut dengan momentum. Itu yang orang lain bilang hoki. Tapi gua punya uangnya, gua punya persiapannya di saat kesempatannya datang, di saat semua orang ketakutan. Banyak juga ya kesempatan itu datang ke semua orang. Tapi satu, enggak semua orang waktu itu punya uangnya, enggak punya persiapannya. Enggak semua orang tahu harus ngapain. Ya kan? Ketika Bitcoin 16.000, banyak kok teman-teman gue yang punya uang, tapi mereka tidak punya ilmu dan pengetahuannya. Mereka tidak punya skill, tidak punya knowledge untuk capitalize di kesempatannya. Di saat orang takut, di situ saatnya kita masuk. Di saat semua orang euforia, semua orang pesta, semua orang senang, di saatnya itu kita kabur. Investasi itu butuh

11:37 waktu ya. Sama seperti kita menanam padi. Jangan langsung lu panen. Tunggu dulu, sabar dulu, lihat dulu. Nah, kalau lu menggunakan prinsip ini ya untuk bikin uang bekerja di saat lu tidur, itu hidup lu akan enak sekali. Ya, seperti gua nih tadi malam gua tidur, gua bangun, uang gua sudah bekerja untuk gua. Sekarang gua memiliki hampir puluhan juta lembar. Dari puluhan juta lembar itu, November nanti gua dibagikan dividen interim, Maret gua akan dibagikan dividen lagi. Dari 3,36% dividen yield yang gua dapatkan dari situ, gaji gua kira-kira ya lebih besar dari beberapa direksi di situ. Direksi kerja dari pagi sampai malam. Sedangkan gua sebagai investor di situ, gua hanya duduk denganang diam. Ya, gua bisa

12:25 ajarin apa ilmu yang gua punya, gua bisa ajarin hal seperti ini. Itu sudah lebih ya dari lu mau ngomong direksi-direksi bangkir-bangkir yang sudah senior. Pendapatan gua hanya dari dividen di satu perusahaan yang gua punya. Ya, ini perusahaan paling besar di Indonesia. Jadi, kapan untuk kita bisa nanam bibit? Ya, kalau lu belum tanam bibit lu itu untuk bikin pohon ya, tanam sekarang bibitnya. Lu taruh di situ, lu kasih air, biarkan dia jadi pohon yang luar biasa rindeng. Habisnya kayak gua pohonnya udah luar biasa rindang. Gua tinggal ngasuh di situ. Gua bisa ajak keluarga gua untuk bahkan ngaso di situ. Gua bisa nikmati rindang pohonnya karena bibitnya udah gua tanam lama dari gua umur 15 tahun ya. Gua panennya sekarang ada yang ngerasa oh pengin kaya cepat dari investasi silakan tinggal di planet

13:12 yang lain. Karena investasi rumusnya adalah investasi sama dengan sabar ditambah waktu. Prinsip keempat ya, kuasai dirimu. Kalau lu enggak bisa kuasain nafsu lu, lu enggak akan pernah bisa jadi orang kaya. Dan uang itu tidak akan pernah dititipkan jatuh di tangan lo. Musuh kekayaan itu apa sih? FOMO ya, emosi dan ego. Orang yang punya uang seperti gua itu gimana caranya bisa bangkrut? Biasanya karena mereka berinvestasi di sesuatu yang mereka enggak mengerti dalam jumlah yang banyak. Mereka FOMO, ada teman bilang opportunity ini bagus ya, ada tambang di sini bagus begini begini begini, tapi enggak beneran mengerti bisnisnya. Dia masuk ya dengan uang yang besar itu lalu hilang semua. Ketika gua dulu sebelum seperti sekarang ya, ketika gua masih jadi orang yang bodoh ketika dibisikin,

13:58 "Oh, ini ada IPO yang hot ini. Oh, gua ikutan gitu. Gua hajar lu terus di atas. Oh, ini katanya bandar si A mau mainin yang ini nih. Ini mau digoreng nih sama si B." Gua kenal personal bandar-bandarnya. Kadang gua dengerin juga. Terus habis itu ketika gua beli mereka yang banting gua. Ketika gua fomo beli sesuatu di situ saatnya selalu gua rugi. Tapi namanya manusia ya melakukan kesalahan. Ketika gua FOMO ya dihajar gua. Oh ini IPO paling bagus nih pertama di Indonesia yang seperti ini. Masuk dihajar sama bandara sendiri. Tapi jadi pelajaran gitu. Itu uang sekolah buat gua. Lumayan mahal uang sekolahnya. belasan miliar waktu itu. Di saat gua emosi ya, gua mau mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat, di situ saatnya gua selalu kena kebakar. Jadi jangan gampang FOMO kayak tadi. Bahkan gua tahu gua

14:43 dikerjain sama bandarnya, tapi gua enggak nyalain bandar yang fair game kok. Walaupun dia yang ngomong ke gua kok beli ya. Dia bilang dia jualnya nanti tunggu seminggu dulu hari kedua langsung sesi dua dia banting barang gua dibanting semua. Ya gua telepon sekuritas gua gua bahkan minta beli di harga atas itu kalian bisa lakukan sebenarnya. Jadi gua minta beli di harga di atas, sesi dua jebret dibanting semua sama dia. Fair game ya. Gua enggak nyalahin. Kenapa? Karena gua yang lakukan sendiri, gua yang pencet tombol sendiri. Itu keputusan gua sendiri. Semua keputusan investasi itu ada di tangan lu, bukan tangan orang lain. Ya. Jadi ketika lu bisa kuasai diri lu, lu enggak terpengaruh karena lu enggak bisa nyalahin orang lain ketika itu sesuatu yang lu lakukan. Buang emosi, buang ego. Ya, karena kebanyakan orang di dunia itu nyalahin orang lain ketika mereka melakukan keputusan yang mereka lakukan sendiri. Disiplin itu ibarat otot ya.

15:31 Harus dilatih setiap hari kalau mau berkembang. Jangan ambil keputusan di saat lu masih emosi. Investasi adalah game ya tadi gua sebut tadi sabar dan waktu. Tapi dalam sabar dan waktu ini lu enggak akan benar terus. Warren buff itu cuma benar 60% of the time. Empat dari 10 investasi yang dilakukan itu gagal total. Jadi lu akan gagal gitu. Akan ada momennya di saat lu lihat ini, lu analisa dengan benar. Lu taruh uang lu dan lu gagal. Tapi di saat itu lu harus mundur dulu, lihat dulu, sabar dulu, jangan langsung emosi. Lihat posisinya. Karena kadang tesis lu benar, market bisa berkata sebaliknya. Pasti ada waktu untuk menang dan ada waktu untuk kalah. Ketika waktu lu itu giliran lu untuk kalah, jangan emosi lu mau balikin lagi. Di saat lu balik lagi, lu kalah lagi, lu

16:17 emosi lebih jelek lagi, lu kalah lagi, akhirnya uang lu hilang semua. Latih diri untuk sabar dan nikmatin prosesnya. Jangan mau hasil yang cepat. Ingat ya, kuasai diri. Sederhana itu bukan berarti lu miskin. Ada orang ya yang kelihatannya punya segalanya tapi sebenarnya enggak punya uang. Ada juga orang yang kelihatannya sederhana, biasa-biasa aja, tapi punya harta kekayaan yang sangat luar biasa. Orang sukses adalah orang yang mampu berkata tidak. Nah, mampu berkata tidak itu adalah format dari disiplin. Ketika lu sudah bisa kuasai diri lu, lu bisa kuasai otot di diri lu yang namanya disiplin. Oke, ditawarin investasi A. Apakah saya mengerti A? Tidak, ya. Saya tidak investasi. Gua berkali-kali tolak investasi ya. Ditawarin tim ini ada

17:02 tambang nikel di sini. Gua enggak peduli. Gua enggak ngerti bisnisnya. Gua enggak mau ngerti itu nikel tipe satu tipe du. Ya, gua enggak mau nanti dikerjain karena gua enggak ngerti cara kerjanya smelter untuk jadi nikel tipe 1 gitu. Kalau tipe dua nanti jadinya sendok. Gua enggak mau punya tambang nih kalau yang jadinya sendok sama gunting. Gua paham circle of competence gua. Gua paham tempat yang gua jago itu di mana. Nah, itu butuh yang namanya kebijaksanaan untuk lu bisa tahu tuh antara apa yang lu bisa kerjain dan apa yang lu enggak bisa kerjain. Ketika lu sudah bisa kuasai diri lu, lu lihat apa mana nih yang bisa dikerjain, mana yang tidak bisa dikerjain. Disiplin lu hari ini akan menentukan kekayaan lu di masa depan. Nah, ini prinsip kelima yang gua pegang ya. Kekayaan itu harus jadi berkat. Kalau kekayaan lu tuh tidak membawa kebaikan, itu akan jadi beban yang luar biasa untuk diri lu sendiri.

17:49 Dan ini gua udah alamin di level gua. Kalian akan paham ketika lu sudah punya kekayaan yang sebenarnya bahwa uang itu hanyalah alat bukan tujuan akhir. Kekayaan itu bukan hak lu ya, tapi hanya dititip ke lu. Itu bisa kapanpil dari lu. Kalau lu tidak mengelola dengan bijak, ya itu bisa diambil kapanpun. Keluarga yang sebesar Fender Build itu bisa diambil dalam sekejap. Selalu menyisihkan pendapatan untuk dibagikan ke orang lain. Kalau kamu adalah seorang pengusaha ya jadikan bisnismu itu sumber untuk bisa bantu banyak orang, bisa mempekerjakan banyak orang, bukan hanya sarana untuk lu sendiri nyari untung. Uang yang bermanfaat itu akan selalu dikenang lebih lama dibanding harta yang ditumpuk. Reputasi dan nama baik ini gua belajar jauh lebih penting dibanding kemewahan apapun dan uang manapun.

18:37 Semakin tinggi kekayaan lu ya harusnya semakin tinggi juga keinginan lu untuk melayani. Kekayaan itu bukan tentang siapa yang paling cepat, tapi siapa yang bisa membangun kekayaan yang bertahan. Gua udah coba ya semua jalan yang ada di dunia ini. Jalan yang cepat ya, jalan yang keras, jalan yang kasar, jalan yang sangat sangat sangat sulit, jalan yang mudah juga tapi akhirnya gua kembali balik ke satu jalan yaitu jalan yang bijak. Melayani orang tu adalah panggilan gua. Itulah kenapa gua akan sisihkan ya. Sebisa mungkin di tengah waktu gua yang banyak gua pakai untuk hal-hal yang lain, gua akan sisihkan. Karena ini adalah janji diri gua sendiri ke Tuhan di atas. Ketika gua berhasil lepas dari rantai perbudakan finansial, gua akan bantu ya orang-orang seperti

19:23 kalian tuh bisa berjalan lurus, bisa bebas juga. Dan semoga kalian semua di sini ya yang sudah ngikutin gua dari lama itu enggak cuman sekedar jadi orang yang kaya, tapi kalian bisa tumbuh juga menjadi manusia yang bijak dan bisa melayani banyak orang juga nantinya tongkat estafet gua. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube