AI DIPAKAI OLEH MASTERMIND UNTUK MEMBUAT SKENARIO DEMO KEMARIN ?!! CARANYA ??? - Mardigu Wowiek

Bossman Mardigu www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang bagaimana opini publik dimanipulasi melalui media sosial dengan bantuan AI. Beberapa poin penting yang diangkat:

  • Kebijakan pemerintah yang kontroversial menciptakan keresahan di masyarakat.
  • Isu-isu ini kemudian dimanfaatkan untuk agitasi melalui media sosial, dengan tujuan memancing reaksi dan mengumpulkan data.
  • AI digunakan untuk menganalisis data dan menyarankan strategi, termasuk demonstrasi besar-besaran.
  • Aktor lokal dan internasional diduga terlibat dalam penggunaan AI untuk memengaruhi opini publik di Indonesia.
  • Generasi muda yang melek teknologi dapat memanfaatkan AI untuk membawa perubahan positif.

Cipta Kondisi dan Agitasi Media Sosial

Video ini dimulai dengan membahas serangkaian kebijakan pemerintah yang dianggap kontroversial, seperti PPN 12%, kelangkaan LPG, kasus nikel, pemblokiran rekening, penyitaan tanah, dan pemangkasan anggaran. Kebijakan-kebijakan ini menciptakan keresahan di masyarakat, yang kemudian dilampiaskan melalui media sosial. Rata-rata, ada dua atau tiga kebijakan yang membuat masyarakat resah setiap bulannya. Kemudian, ada upaya agitasi yang dilakukan secara perlahan, dimulai dengan test case "Indonesia Gelap" di media sosial. Tujuannya adalah untuk memancing reaksi dan mengumpulkan data melalui komentar-komentar, yang kemudian digunakan oleh AI.

Test Case dan Provokasi

Setelah "Indonesia Gelap", ada upaya lain dengan mengibarkan bendera rebel One Piece dan gerakan turun ke jalan di Pati. Di Pati, kemarahan masyarakat dipicu oleh kenaikan pajak PBB dan tantangan dari pejabat setempat. Hal ini dimanfaatkan untuk diviralkan, karena AI sangat membutuhkan bahan seperti ini. Demo di Pati hampir meluas ke daerah lain, namun berhasil ditahan. Kemudian, akun-akun buzzer mulai mengiring opini tentang aksi besar-besaran yang tertata rapi.

Peran AI dalam Demonstrasi

Jika AI diminta sebagai penasihat, maka sarannya adalah demonstrasi besar-besaran. Buzzer kemudian menyebarkan informasi bahwa akan ada demo besar pada tanggal 25 Agustus. Tidak jelas siapa yang mengelola demo tersebut, namun aliansi mahasiswa akhirnya memasukkan surat demo untuk terlibat. Para shadow dari mastermind kemudian turun di sela-sela ojol, mahasiswa, dan masyarakat yang berdemo. Mereka terlatih untuk masuk dan menghilang dengan cepat, serta menggunakan molotov dan alat bakar. Target mereka adalah polisi, dengan tujuan menciptakan konflik antara pendemo dan polisi. Namun, pendemo diprovokasi untuk tidak menyerang tentara, agar muncul kesan bahwa tentaralah yang bermain dan darurat militer dikeluarkan. Semua ini bekerja dalam script AI.

Pelanggaran HAM dan Peran CIA

Momentum didapatkan ketika Brimob menabrak ojol, yang kemudian menjadi korban. Hal ini menciptakan stigma bahwa rezim ini melakukan pelanggaran HAM. Cipta kondisi ini dibuat dengan sengaja by design. AI, yang awalnya bodoh politik, dapat menganalisa jauh lebih pintar dari otak manusia setelah dilatih dan diisi dengan data. Kemudian, dibahas tentang fakta yang dibuat oleh CIA, yaitu kebakaran di LA. Berita tersebut disebarkan ke seluruh dunia menggunakan AI, baik gambar maupun tulisan. Tujuannya adalah untuk menghancurkan citra gubernur California, Gavin New. AI berhasil membuat California panik dan bergantung pada Federal Amerika.

Penggunaan AI di Konflik Internasional dan Indonesia

AI juga digunakan dalam serangan Amerika ke Venezuela dan Israel ke Iran. Sekarang, AI sepertinya digunakan ke Indonesia oleh aktor nonstate lokal dan internasional. Opini making dilakukan melalui media sosial, bukan media mainstream. Jika data negatif pemerintahan Prabowo dimasukkan, maka AI akan menyarankan apa yang terjadi kemarin.

Solusi dengan AI

Pejabat yang hidup di masa lalu akan kesulitan, karena AI berpikir maju dan menggunakan data sekarang. 17 tuntutan masyarakat di media sosial saat ini menjadi rapi dan tajam dengan AI. Generasi muda dapat memanfaatkan AI untuk membawa perubahan. Mungkin dengan 10 kementerian saja, masalah bangsa ini bisa selesai. Jika penasihat presiden memasukkan prom tentang solusi untuk rakyat dengan masalah di pemerintahan dalam 1 tahun terakhir, maka akan keluar 17 solusi yang kurang lebih sama dengan yang ada di masyarakat. Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, hal yang paling penting adalah memberantas korupsi, bukan hanya menaikkan ekonomi.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:03 Kita memulai dengan cipta kondisi. PPN 12% pada bulan Januari 25 adalah cipta kondisi. Kemudian premium oplosan dan tabung gas LPG yang langka. Kasus nikel di Raja 4 lalu empat pulau dari Aceh pindah ke Sumatera Utara. Kemudian pemblokiran 120 juta rekening oleh PPATK. Kemudian tanah rumah nganggur lebih dari 2 tahun akan disita oleh negara. Kemudian pagar laut yang diperintahkan presiden untuk dibongkar ternyata tidak jadi dibongkar. Kemudian pemangkasan anggaran untuk kebijakan yang merugikan sektor lainnya. Kemudian juga dimanjanya DPR dengan fasilitas budget tambahan yang luar biasa besarnya. Masalah itu terus ada di sosial media. Sebulan rata-rata dalam 10

0:49 bulan ini ada dua atau tiga kebijakan ngawur yang dibuat untuk membuat masyarakat resah, ngamuk, dan marah-marah. Semua itu masyarakat lampiaskan melalui sosial media karena media mainstream tidak menangkap pesan itu. Jutaan upload dan reupload setiap hari selama 300 hari kerja kabinet merah putih oleh Pak Prabowo ini terjadi kemarahan yang menumpuk. Kemudian sang mastermind mulai melakukan aksinya perlahan melakukan agitasi yaitu dibuat test case pertama dengan judul Indonesia Gelap di sosial media. Terjadi pengerahan manusia untuk bergerak dan menggunakan hashtag ini dalam gerakan atau movement. Walau tidak ada narasi yang jelas dan tidak jelas tuntutannya apa, semuanya hanya untuk memancing turun ke jalan dan memancing komen

1:35 sebanyak-banyaknya di sosial media. Komen tadi adalah data yang diperlukan oleh AI. Bulan Agustus agaknya jadi target. Dicoba lagi dengan mengibarkan bendera rebel One Piece. menggeser lagi dengan gerakan turun ke jalan di Pati sebagai test case berikutnya. Di mana dana yang tidak mengalir ke daerah itu karena ditahan di pusat dengan alasan tidak ada dana, maka kepala daerah menaikkan pajak PBB yang membuat masa marah lagi disulut dengan pejabatnya menantang warga. Dan inilah yang ditunggu-tunggu. Pejabat menantang rakyat. Kita sudah tahu sekali rakyat sudah dibuat marah, sudah dibilang el yang gelap, dasmu sini datang berapa aja kalau berani. Kemudian ditolol-tololin, kemudian dijoget-jogetin. Ya, semua itu

2:20 bahan untuk diviralkan. Bahan seperti begini kok disia-siakan. AI mah senang dapat bahan beginian. Demo di Patih hampir bisa menggeser ke daerah-daerah lainnya. Untung bisa ditahan. 20 Agustus mulailah akun-akun buzer mengiring opini akan ada aksi besar-besaran dan semuanya tertata rapi. Karena secara data kalau kita minta AI sebagai penasihat kita, maka sarannya ya demo besar-besaran. Persis seperti apa yang Bzer kerahkan bahwa pada tanggal 25 Agustus akan ada demo besar. Tidak diketahui siapa yang mengelola demo, siapa koordinator lapangannya, siapa penyelenggaranya. Bahkan sampai tanggal 24 Agustus pun, sehari sebelum pergerakan belum diketahui siapa yang bermain, siapa yang mengomandani aksi masa itu. Akhirnya aliansi-aliansi mahasiswa memasukkan

3:06 surat demo untuk terlibat dalam aksi demo yang diartikan mereka bergerak. Mereka juga terprovokasi, terinspirasi juga dengan gerakan turun ke jalan. Kemudian mulailah para shadow dari mastermind itu turun di sela-sela ojol dan di sela-sela mahasiswa serta masyarakat yang berdemo. Mereka sudah terlatih, masuk cepat, hilang cepat, selalu molotof dan alat bakar. Para shadow ini menarget polisi dan menyakiti polisi agar terjadi konflik antara pendemo dengan polisi. Namun pendemo diprovokasi terus untuk tidak menyerang tentara agar memberi kesan tentaralah yang bermain agar darurat militer keluar. Semua ini yang bekerja adalah dalam scrip AI. Kemudian dapat momentum Brimop ngamuk menabrak ojol yang jadi orban yang tentunya kita berduka

3:51 sedalam-dalamnya dan terjadilah stigma bahwa rezim ini terjadi pelanggaran HAM. Cipta kondisi ini dibuat dengan sengaja by design. Kita tahu AI itu bodoh politik di awalnya. Namun kalau ditraining dan diisi dengan data-data, maka dia bisa menganalisa jauh lebih pintar dari otak manusia terpintar sekalipun 100 kali lebih pintar dan lebih cepat. Kita ke fakta yang dibuat CIA. Test case pertama adalah di kebakaran LA. Beritanya ke seluruh dunia itu menggunakan AI, baik gambar maupun tulisan melalui sosial media. Apa alasan Amerika menggunakan AI? Selain untuk alat perang dan propaganda, CIA menggunakan AI untuk menghancurkan citra gubernur California, Gavin New, tokoh karismatik kandidat kuat presiden Amerika dari Partai Demokrat untuk nanti bermain di tahun 2028. AI berhasil

4:39 membuat California panik dan bergantung pada Federal Amerika telah menang. Itu baru awal CIA menggunakan AI. Sekarang AI tersebut semakin pintar, semakin pintar. Dipakai untuk serangan Amerika ke Venezuela bulan lalu juga ketika Israel menyerang ke Iran. AI adalah advisernya yang dengan tepat mengeksekusi tempat-tempat nuklir Iran dan sekarang sepertinya digunakan ke Indonesia oleh aktor nonstate lokal dan internasional. Lokalnya kalian pasti tahu dan internasionalnya juga kalian sudah pasti tahulah. Yang penting diciptakan kondisinya, di beritanya semua menggunakan kekuatan sosial media. Opini making-nya sosial media bukan media mainstream lagi. Bukan 60 media yang kemarin disensor itu loh. Bukan. Enggak ada gunanya itu mah. Coba sekarang masukkan data negatif pemerintahan Prabowo, maka AI akan

5:24 menyarankan apa yang terjadi kemarin. Susah memang kalau kepala pejabat hidupnya itu di masa lalu, lihatnya adalah pengalamannya di masa lalu. Selalu mengagung-agungkan glory from the past. Susah bernegara kalau kayak gitu. Ke depan yang berpikir maju atau berpikir ke depan ya hanya AI yang menggunakan data sekarang. AI itu gak ada glory from the past, dia glory for future. Jadi, Teman-teman, 17 tuntutan masyarakat di sosial media saat ini pun menjadi rapi dan tajam dengan AI. Itulah jeniusnya generasi kita ini yang membawa perubahan. Yang muda-muda itu bukan anggota DPR yang dimanja dengan fasilitas dan uang. Bukannya banyaknya menteri dan wakil yang menjadi solusi. AI aja dimanfaatkan. mungkin dengan 10 kementerian selesai masalah bangsa ini. Coba deh wahai penasihat presiden,

6:10 masukkan prom apa solusi untuk rakyat dengan masalah di pemerintahan dalam 1 tahun terakhir ini maka keluarnya ya 17 solusi itu kurang lebih yang saat ini ada di masyarakat. Juga ketika ditanya bagaimana caranya Indonesia Emas 2045 bisa terjadi? Maka jelas jawabannya zerokan korupsi yang nomor satu bukan menaikkan ekonomi 8% setahun. Itu nanti setelah tidak ada korupsi. Peace.

Share

Ringkasan Video YouTube