0:00 diyakini Uni Emirat Arab nih aktif nih nyuplai persenjataan ke RSF khususnya senjata-senjata bikinan Inggris. Multiple accuse theates providons bahkan buat bertahan hidup dilaporin mereka tuh sampai harus makan makanan ternak loh. Ini banyak banget yang request ini nih. Jadi ayo kita bahas update apa yang terjadi di Sudan. Jadi di Sudan itu konfliknya tuh terjadi tuh gara-gara ada semacam ormas yang terlalu kuat gitu yang bahkan sekuat militer negaranya. Akhirnya antara mereka sama militer negara konflik-konflik konflik jadi deh kayak sekarang. Tapi emang gimana awalnya sih sampai konflik di Sudan ini bisa terjadi dan separah apa emang kondisi di sana sekarang dan apakah ini udah termasuk genosida? Nah, ya udah kalau gitu ayo langsung aja kita bahas
0:46 update apa yang lagi terjadi di Sudan di learning by Googling. Ini sebelum kita bahas pembantaian yang terjadi sekarang khususnya di kota Alfaser yang videonya banyak beredar. Sebelum itu gua mau bahas background masalahnya dulu nih. Ini sebenarnya dulu awal mula konfliknya tuh udah pernah kita bahas di video yang ini. Tapi ya enggak apa-apalah kita recall dikit lah ya. Kalau mungkin lu ngikutin berita atau kabar-kabar di SOSM, gua yakin lu pasti udah sempat ngedengar kalau di Sudan tuh lagi ada perang saudara. Dan sebenarnya konflik ini tu udah berlangsung dari 2 tahun lalu, udah dari tahun 2023. Kalau menurut BBC, konflik yang terjadi di Sudan sekarang tuh itu tuh merupakan akibat dari adanya perselisihan dua kekuatan militer besar di sana. Nah, konflik antara SAF Sudanis Arm Forces tentara nasionalnya Sudan yang dipimpin sama Jenderal Abdul Fatah Alburhan sama RSF Rapid Support Forces
1:35 yang sekarang dipimpin sama Jenderal Muhammad Hamdan Dagolo atau biasa dikenal sebagai Jenderal Hemetti. Kalau RSF tuh emang siapa? Nah, ini kalau menurut konsul of foreign relations RSF ini tuh dulunya tuh namanya tuh Jan JJwit dan mereka tuh kayak semacam ormas gitu. Mereka tuh organisasi paramiliter yang isinya tuh orang-orang Arab nomeden. Dan yang menarik nih, si Jjawit ini, si RSF ini mereka tuh sebenarnya tuh dibikinnya tuh sama mantan diktator Sudan loh. Dibikin sama Omar Albasyir, dibikin sama pemerintah Sudan sendiri buat ngebantai suku-suku non Arab di Darfour di awal tahun 2000-an waktu Sudan lagi ngalamin perang saudara. Ya, kalau mungkin lu ingat di video kita yang soal tragedi 1965 di Indonesia, di kita kan waktu itu kan ada ormas-ormas ya, ada kelompok
2:21 para militer yang dipakai buat ngeksekusi orang-orang yang dituduh PKI. Nah, RSF tuh kayak gitu awalnya mereka dipakai pemerintah Sudan buat ngeksekusi orang-orang non Arab. Jadi itu ya bedanya SAF sama RSF ya. Kalau SAF mereka tuh tentara pemerintah. Kalau RSF mereka tuh paramiliter ormas. He essentially did what is called couprofing in which he was concerned about any security institution being strong enough to overthrow and challenge him. So he allowed, you know, he allowed a proliferation of different um armed groups and centers of power within the country. Nah, menariknya lagi walaupun sekarang berkonflik dulunya SF sama RSF tuh mereka tuh akur loh. Bahkan di tahun 2019 waktu rakyat Sudan berhasil ngegulingin pemimpin diktator Omar Albasyir di situ tuh ada dua sosok
3:07 penting yang ngebikin kudeta Damai ini berhasil. Ada Jenderal Abdul Fatah Alburhan sama Jenderal Hemetti. Ada pemimpin SAF sama pemimpin RSF. Tapi ya ini agak-agak miris juga ya. Padahal RSF kan dibikinnya kan sama Omar Albasyir kan. Eh malah dikudeta tuh sama mereka. Nah, dari situ akhirnya Jenderal Alburhan sama Jenderal Hemeti mereka ngambil alih kekuasaan. Terus singkat cerita, karena tekanan dari masyarakat yang pengin sudah jadi negara demokratis, akhirnya dibikin tuh pemerintahan transisi yang isinya gabungan sipil sama militer. Tapi terus enggak lama pemimpin SF sama RSF tuh ngerasa kalau pemerintahan transisi Sudan nih enggak berjalan efektif. Dan akhirnya di tahun 2021 mereka melakukan kudeta lagi. Dan akhirnya dari situ secara de facto Sudan dipimpin sama dua orang ini sama Jenderal Alburhan dan
3:55 Jenderal Hemeti. Sama pemimpin Saf dan pemimpin RSF. Nah, setelah bareng-bareng ngelakuin kudeta dan jadi penguasa de facto di Sudan, hubungan kedua jenderal ini tuh mulai retak di tahun 2023. Kalau menurut Aljazira, keretakan ini tuh berawal waktu Jenderal Abdul Fath Alburhan berencana buat nyatuin RSF ke dalam SA. biar RSF jadi bagian dari militer resmi Sudan. Dan di sini sebenarnya Jenderal Hemetti si pemimpin RSF dia tuh setuju-setuju aja dengan catatan penyerahan kontrol ini harus dilakukan perlahan sekitar 10 tahunan lah. Dan dia juga minta adanya jaminan buat posisi dia di RSF yang sudah melebur ke militer nanti biar tetap dipegang sama dia. Eh, tapi ternyata permintaan ini ditolak mentah-mentah nih sama Jenderal Aburhan nih yang pengin
4:41 peleburannya tuh dilakukan secepatnya. Udah tuh akhirnya mereka nego nego. Eh, bukannya nemu solusi, hubungan SF sama RSF malah jadi retak deh. Bahkan di bulan April 2023, pasukan RSF di bawah Komando Jenderal Hemetti mereka tuh ngelakuin penyerangan ke pangkalan-pangkalan militer di Sudan, khususnya di ibu kota Kartum. Wah, waktu itu mulai dari Istana Presiden, markas besar tentara sampai bandara semuanya dikepung sama pasukan RSF yang secara kekuatan emang udah setara sama tentara nasional kan. Bahkan nih yang miris nih kalau menurut PBS Museum Nasional Sudan juga tuh didudukin sama RSF loh dan banyak koleksi berharga yang dijarah dan dirusak. Dan ya udah dari sinilah perang Saudara Sudan Jeli terbaru resmi dimulai dan terus berlanjut sampai sekarang.
5:29 Huh. The violence is a power struggle between Army Chief Abdul Fattah Alburhan and Muhammad Hamdan Dagalo who commands the rapid support forces. Once allies, now the two generals disagree about when the paramilitary unit will be integrated into the armed forces. Nah, waktu itu awalnya sebenarnya banyak pihak yang menilai kalau perang saudara di Sudan ini tuh bakal berlangsung singkat, bakal cepat kelar nih. Apalagi waktu itu pasukan RSF tuh kan bisa dibilang berhasil ngulin SHF kan khususnya di wilayah barat Sudan kayak di Darfour tempat RSF lahir sama di Kordovan. ibu kota Kartum juga yang selama ini jadi pusat pemerintahan dan basis utamanya SF itu juga kan berhasil dikepung kan. Jadi ya makanya enggak aneh kalau RSF tuh dinilai bakal ngambil Ali Sudan dalam waktu dekat. Eh tapi ternyata bukannya
6:16 segera selesai konflik ini malah jadi konflik berdarah yang berlangsung berkepanjangan. Nih SF yang awalnya ditekan terus-terusan sama RSF, mereka pelan-pelan mulai bisa ngasih perlawanan Bali sampai akhirnya ibu kota Kartum berhasil diambil alih lagi sama SA di bulan Maret 2025 kemarin. Dan enggak cuma itu, Saf juga tuh berhasil ngambil alih kota Albeit, ibu kota Provinsi Kordovan Utara sekaligus jalur logistik vital antara wilayah barat dan timur Sudan. Dan berkat kemenangan di Kartum Semang Alobet inilah SAF jadi bisa nekan pengaruh RSF di wilayah barat Sudan. It was like lot of bombing all the time. The gun shot, I actually woke up on the first day with the gun shot and bombing sound and the black smoke on the air. So, it was so terrifying. Nah, sekarang kita bahas update-nya nih.
7:01 Kita bahas tragedi berdarah yang baru-baru ini terjadi. Ya, kayak gua bilang tadi, setelah berhasil diunggulin di wilayah barat sama pasukan SAF, pasukan RSF tuh jadi mulai fokus di kandangnya mereka, mulai fokus di Darfour. Target mereka satu, kota Elvaser, ibu kota provinsi Darfur Utara sekaligus tembok terakhirnya pasukan SF di seluruh Sudan bagian utara. Jadi kalau mereka bisa ngambil Ali Elvaser, udah tuh Sudan bagian utara keseluruhan bakal dikuasain sama RSF. Makanya mereka ngincarnya itu tuh El Fasher. Kalau menurut Aljazira, pasukan RSF tuh sebenarnya tuh udah ngepung kota ini selama 18 bulan. Benar-benar di sekeliling kota tuh pasukan RSF tuh udah ngebangun tembok tanah sepanjang 56 km. sama mereka juga mutus total pasokan makanan, obat-obatan, logistik sampai persenjataan. Jadi benar-benar kota ini
7:48 tuh udah dikepung dan tinggal nunggu diserang aja. Udah. Tapi terus yang perlu diingat kota Elvaser tuh kan isinya kan enggak cuma pasukan SHF kan. Di sana juga tuh banyak masyarakat sipilnya yang jumlahnya tuh diperkirakan mencapai 1,2 juta jiwa. Dan benar aja selama pengepungan 18 bulan tadi enggak cuma tentara, masyarakat sipil juga kena dampaknya deh. Gara-gara kotanya dikepung, masyarakat sipilnya tuh jadi kekurangan makanan, enggak punya pasokan obat, bahkan buat bertahan hidup dilaporin mereka tuh sampai harus makan makanan ternak loh. Duh, aduh, aduh. Dan setelah dikepung gila-gilaan gitu, akhirnya kota Elvaser jatuh ke tangan pasukan RSF di akhir Oktober 2025 kemarin. Setelah terjadi pertempuran sengit antara pasukan RSF dan pasukan SHF yang
8:33 udah jauh melemah. Dan jatuhnya kota Elv ke tangan pasukan RSF ini ngebikin semua ibu kota di wilayah Darfour jadi ada di bawah kendali di RSF deh. Barcades and cautiously between them sometimes falling to the ground and disappearings and walls. For 10 minutes, we waited for the sounds of gunfire to subside and the shelling to lessen slightly before moving forward again. Nah, tapi kan masalah utamanya kan tadi tuh di medan pertempuran itu kan gak cuma ada pasukan SHF sama RSF kan, tapi juga ada banyak masyarakat sipil yang ternyata benar tuh pertempuran ini benar-benar jadi bencana buat mereka, buat masyarakat sipil yang tinggal di sana. Kalau menurut laporan dari Aljazirah, walaupun banyak warga
9:18 sipil yang akhirnya berhasil kabur dari Alfaser, tapi enggak sedikit dari mereka yang ngalamin tindakan kekerasan bahkan sampai dieksekusi mati di depan umum. Ya, buat ini video-videonya udah banyak beredar lah ya. emang sakit itu. Nah, terus di liputannya Aljazira ini juga tuh ada wanita yang berhasil kabur dan nyeritain kondisi di sana. Dia bilang di sana awalnya laki-laki tuh dipisahin dari perempuan sama anak-anak. Terus yang laki-laki tuh mereka ditanyain, "Naku kalian siapa di antara kalian yang tentara sae?" Ayo ngaku, ngaku, ngaku. Nah, itu kalau enggak ada yang ngaku semua laki-laki tadi bakal langsung dieksekusi deh. Terus buat perempuan lansia sama anak-anaknya itu mereka pada disuruh jalan duluan tuh. disuruh kabur duluan sambil mereka bilang, "Pergi, pergi, pergi. Udah tenang aja nanti suami sama anak
10:04 laki-laki kalian bakal nyusul kok." Dibilangnya gitu, eh endingnya enggak ada tuh yang balik, enggak ada tuh yang nyusul. Aduh, nyesek njir. Dan tambahan dikit nih, gua cuma mau ngingetin itu tuh cuma salah satu caranya ya, cuma salah satu cara eksekusinya. Sisanya banyak tuh yang lain tuh banyak tuh video-videonya yang enggak mungkin gua taruh sini. nih. Jadi, ya mungkin gua taruh tempat biasa mungkin. Tapi kalau yang enggak tegaan sih mending janganlah. Oh i yang lebih gila nih, kesaksian para korban selamat ini juga tuh diperkuat sama hasil analisa citra satelit yang dilakuin sama Humanitarian Research Label University. Jadi mereka nih nyoba buat ngelihat kondisi di Alvaser dari satelit di hari di mana kota ini jatuh ke tangan RS. Dan apa yang mereka temuin
10:50 tuh benar-benar ngeri loh. Benar-benar sesuai sama kesaksian para korban yang berhasil kabur. Di beberapa titik di kota Elfaser tuh kelihatan ada tumpukan objek yang ukuran itu seukuran sama ukuran tubuh manusia. Terus di area tanah lapang juga tuh kelihatan warnanya tuh berubah jadi merah. Pokoknya benar-benar kelihatan habis ada eksekusi atau pembantaian di sana. Dan masih menurut Aljazira kelompok dokter di Sudan tuh memperkirakan jumlah korban tewas di Alfaser tuh seenggaknya tuh ada sekitar 1500 sampai 2.000 orang dalam beberapa hari doang. Sama mereka juga yakin kalau situasi ini tuh udah bisa disebut sebagai genosida karena adanya upaya penargetan etnis tertentu. Dan ini diperkuat juga nih sama statementnya kantor HAM PBB yang nyebut adanya indikasi motif etnis di balik kekerasan dan pembunuhan di Elvasher. Ya, kalau lu ingat tadi RSF sendiri tuh kan dari awal
11:36 kan emang dibentuk buat nargetin kelompok-kelompok non Arab kan. Nah, dengan sepak terjang mereka yang kayak gitu ya enggak heran lah kalau banyak pihak jadi curiga kalau RSF udah ngelakuin genosida di Elvasher. Emang sih ya kelakuan ya. Kacau kacau kacau kacau. Satellite imagery analyzed byan research labs exactly showed dan lebih gilanya lagi makin ke sini konflik ini enggak cuma antara SF sama RSF nih. Konflik ini jadi lebih panas karena adanya keterlibatan pihak asing. Bahkan kalau menurut The Guardian, perang saudara di Sudan sekarang tuh udah jadi perang proxi.
12:22 Jadi baik SF maupun RSF mereka tuh pada dibakingin sama negara lain yang saling berkonflik tapi enggak mau terlibat perang secara langsung. Kayak misalnya nih para ahli di PBB mereka tuh menduga kalau RSF tuh didukung sama Uni Emirat Arab. Diyakini Uni Emirat Arab nih aktif nih nyuplai persenjataan ke RSF khususnya senjata-senjata bikinan Inggris. Di sisi lain di pihak SF mereka dilaporkan dapat dukungan dari negara tetangga mereka Mesir sama Iran. Terus nih enggak cuma dapat dukungan dari negara-negara lain kalau menurut Consul of Rendelation ada keterlibatan aktor asing non negara juga di sini. Misalnya tuh ini Wagner Group kelompok tentara bayaran Rusia yang beberapa kali ngebantu pasukan RS dan keberadaan mereka di Sudan ini diduga ada kaitannya sama tambang emas di Sudan yang jadi
13:08 inceran mereka. ini. Tapi gila juga ya, ada negara lagi ke malah dimanfaatin. Jjir. Pada gila emang tambahan dikit terkait keterlibatan negara lain ini gua baru ingat nih. Jadi pas 2023 kan Amerika kan sempat masuk juga ya ke konflik ini ya. Katanya sih mau nyoba mendamaikan tapi banyak yang curiga kayaknya Amerika juga tuh ngincer emas di Sudan ya. Kan Sudan kan emang penghasil emas terbesar ketiga di Afrika kan. Makanya pada curiga negara-negara luar yang ikutan konflik ini kayaknya pada ngincer emasnya deh. Uni Emirat Arab juga kan sekarang kan sempat ada berita-beritanya tuh yang nyebut mereka ngebantu RSF dengan imbalan RSF nyelundupin emas buat mereka. Jadi ya emang cukup meresahkan nih posisi negara-negara luar di sini. Aura manfaatin Keos Sudannya tuh berasa banget. Aduh aduh aduh.
13:58 Foreign governments are said to be fueling the conflict. Multiple UN reports accuse the United Arab Emirates of providing weapons to the RSF, claims Abu Dhabi denies, and Sudan's armed forces have support from Egypt. While those are the two key players, there are plenty of others allegedly providing support or with strategic. Dan ya balik lagi ya itu konflik ini tuh akhirnya cuma nyusahin masyarakat sipil. Nih kalau menurut PBS disebut seenggaknya ada 150.000 korban tewas di Sudan akibat konflik yang terjadi dari tahun 2023 ini. Dan jumlah sebenarnya tuh kemungkinan jauh lebih tinggi lagi tuh. Terus ada hampir 14 juta orang yang terpaksa ngungsi akibat konflik
14:44 bersenjata di Sudan ini. Dan enggak cuma kasus kematian, masyarakat Sudan juga tuh mereka tuh harus ngalamin krisis kelaparan dan kesehatan karena banyaknya fasilitas kesehatan yang lumpuh total. Ya, kayak di kasus Elvaser yang dikepung total tadi, bencana kelaparan tuh seringkiali dipakai tuh buat senjata ngelemahin musuh. Dan akhirnya ya itu enggak cuma berdampak ke pasukan SF atau RSF yang lagi berkonflik, dampaknya tuh malah meluas ke warga sipil. Dan mirisnya lagi enggak cuma kehilangan nyawa masyarakatnya, konflik ini juga tuh ngebikin Sudan jadi kehilangan banyak benda bersejarah yang jadi identitas bangsanya. Situus-situs bersejarah pada hancur sama museum juga kan pada dijarah kan tadi kan. Jadi ya benar-benar enggak kehitung lagi nih kerugian yang dialamin Sudan dari konflik ini. Terus soal tuduhan genosida. Benar enggak sih terjadi genosida di konflik Sudan ini? Nah, ini
15:31 di sini yang perlu kita ingat suatu kejahatan bisa dikategorikan sebagai genosida kalau ada niat buat menghancurkan kelompok tertentu. Bisa kelompok bangsa, etnis, ras, atau agama. Jadi, misalnya ada satu kelompok pengin ngancurin, "Yuk kita hancurin ras itu yuk, atau kita hancurin agama itu yuk, biar enggak ada lagi yuk." Nah, itu berarti sudah termasuk genosida tuh. Nah, berbekal definisi ini, akhirnya banyak ahli yang yakin kalau apa yang terjadi di Sudan tuh udah termasuk genosida. Dan kebanyakan tuduhan ini diarahin ke RSF sebagai pelakunya. Ya kalau menurut laporan Aljazira sama BBC, milisi RSF dan sekutunya tuh diduga kuat. Mereka tuh emang ngincer komunitas non Arab kayak kelompok Zagawa, Fur sama Masalit di wilayah Darfur. Nah, kalau kayak gini kan ini udah masuk
16:17 kategori genosida dong. Kalau SA gimana? Ya, walaupun enggak ada laporan yang nyebut kalau SF itu diduga melakukan genosida, tapi bukan berarti mereka sepenuhnya bersih ya. Enggak, enggak juga. Tetap ada beberapa tuduhan kejatan perang yang dilakuin sama SAF, termasuk ngelakuin pengeboman ke pemukiman sipil. Jadi, ya gitu ya. Emang konflik ini tuh awalnya terjadi tuh karena perebutan kekuasaan. Tapi, terus makin ke sini konflik ini tuh malah jadi perang proxi negara lain. Dan di beberapa tempat kayak di wilayah Darfour, perang ini berubah jadi genosida. Aduh aduh aduh aduh. Ya, semoga cepat kelar lah ya. Soalnya ya warga sipil yang jadi korban di sini
17:02 akhirnya tetap warga sipil tetap kita-kita yang jadi korban. Tapi kalau menurut lu gimana nih kira-kira gimana nih caranya nih biar konflik ini bisa cepat selesai? Ada masukan mungkin? Ada ide? Silakan komen. Oke, sekian kali ini tentang apa yang terjadi di Sudan sekarang dan ternyata emang udah masuk kategori genosida nih ya. Kalau lu mere fisika gua udah salah atau lu mau nanya atau bin video bisa tulis di komen kita biasa. Sekali lagi, thank you. Jangan lupa like, comment, subscribe. Bye.