0:15 Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Malah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. Hadir di sini untuk mengabdi laksanakan tugas ke bangga negeri. Situt melayani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Hong kami di sini tugas dengan hati. Tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Melayani bangsa loyal tanpa batasannya
1:03 sangat dan berkolaborasi. gandeng tujuan menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa Kami dari sini tegas dengan hati tujukan kompetensi dalam harmoni.
1:49 bangsa loyal tanpa batasannya terlalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragung bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama bilangan kami melayani bilangan kami melayani dengan kami melayani bangsa
2:34 H Bersona membangun asa menuju cita yang mulia. Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. Langkah pasti mengikuti zaman dengan semangat pembaruan, ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal masa depan.
3:22 PPSM Jing Pusat unggulan tempat lahirnya insan berkualitas mencetak STM berkompetensi tangguh cerdas tuh inovasi bersatu dalam visi yang terang menjawab tantangan jangan gemilang PPSDM Jawa Timur Center of Exens masa depan donil
4:07 bersama membangun asa menuju cipta yang mulia. Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. Langkah pasti meniti zaman dengan semangat pembaharuan. Ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal masa depan. BPSDM Jatim pusat unggulan tempat lahirnya insan berkualitas. Mencetak STM berkompetensi. Tangguh cerdas penuh inovasi bersatu dalam visi yang terang. Menjawab
4:56 tantangan jangan demiang. PPS SDM Jawa Timur Center of Exans masa depan gemilang. e Hasen bua semangat membara
5:44 di era digital terus berkarya berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cakap Jawa Timur terus melaju bersama BPSDN Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas presta Hebat ASN unggut. Tiada yang tertinggal no one left behind. Kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemerlang. Jawa Timur terus
6:31 melaju. Bersama BPSDM Jatim kita terus melesat. Untuk Indonesia emas prestasi hertaur tiada yang tertinggal no one left behind. Kita terus melangkah berkolaborasi inisiatif tinggi inovasi cemel Jawa Timur terus melaju. Bersama BPSDM Jatim kita terus melesat untuk Indonesia emas prestasi hebat bersama kampus
7:18 satelit PP PSM Jatim no one left behind um unggul dan berkualitas Melesa tinggi Indonesia jaya Yeah.
11:11 Selamat pagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan rahayu. Salam sehat untuk kita semua. Selamat datang dan selamat bergabung sobat ASN di mana pun Anda berada dari Sabang hingga Merauke seluruh Indonesia yang sudah bergabung secara virtual melalui Zoom meeting maupun yang sudah bergabung melalui live YouTube BPSDM Jatim TV. Dengan penuh rasa syukur dari hati terdalam, saya Mega Putri Agung kembali hadir membersamai Bapak, Ibu Sobat ASN dalam acara webinar ASN belajar seri ke-21 tahun 2026 dengan tema The Next Chapter Purna Tugas terus berkarya dan tetap
11:56 mengabdi. Persembahan Korpu SDGIS BPSDM Jatim TV. Sebat ASN, setelah menempuh perjalanan panjang sebagai abdi negara, purna tugas bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal babak baru dari kehidupan yang syarat akan makna. Dengan pengalaman, pengetahuan, dan juga nilai-nilai yang telah dibangun selama bertahun-tahun menjadi modal berharga untuk terus berkarya dan berkontribusi memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat melayani yang tiada henti ketika masa tugas berakhir, tetapi dapat terus hadir dalam berbagai bentuk pengabdian yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selengkapnya akan dibahas dalam
12:44 webinar ASN Belajar seri ke-21 tahun 2026. Sobat ASN di mana pun Anda berada atau mungkin baru saja ada yang bergabung. Sebelum kita mendapatkan banyak sekali informasi dan juga materi dan ilmu pengetahuan dari narasumber kita yang luar biasa hari ini, mari kita simak opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur. Yang terhormat Bapak Dr. Ramlianto, S.P., MP. Kami persilakan.
13:37 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Sobat ASN di seluruh tanah air. Selamat bertemu kembali dalam ruang belajar bersama webinar series ASN belajar persembahan Jatim Corporate University Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Forum pengembangan kompetensi ASN ini merupakan sebuah ikhtiar kolektif untuk menjaga semangat pembelajaran ASN agar tetap menyala dan berkelanjutan di tengah tugas pengabdian yang semakin kompleks. Sobat ASN, setiap perjalanan memiliki awal dan setiap perjalanan pasti juga
14:25 memiliki babak baru. Demikian pula perjalanan seorang aparatur sipil negara. Ada saat ketika seseorang pertama kali mengucapkan sumpah jabatan dan memulai pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara. Namun ada pula masa ketika ia menjalani berbagai tugas, menghadapi berbagai tantangan memimpin melayani belajar dan berkarya. Dan pada waktunya nanti tibalah sebuah fase yang disebut purna tugas. Sobat ASN, namun sesungguhnya purna tugas bagi ASN bukanlah akhir dari perjalanan. Purna tugas adalah awal dari sebuah
15:12 babak kehidupan yang baru, aparatur sipil negara di arena yang lebih luas dan lebih menantang. Karena itulah tema yang kita angkat dalam webinar ASN belajar seri ke-21. hari ini yakni The next chapter purna tugas terus berkarya tetap mengabdi menjadi sangat penting untuk kita diskusikan bersama sempat SN selama ini banyak orang memandang pensiun sebagai garis finish sebuah titik berhenti setelah puluhan tahun bekerja padahal berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas hidup pasca pensiun sangat ditentukan oleh kesiapan seseorang orang sebelum memasuki masa tersebut.
15:57 Kajian dari berbagai lembaga pengembangan SDM dan psikologi organisasi menunjukkan bahwa transisi menuju masa pensiun bukan hanya persoalan administratif atau finansial, tapi juga menyangkut kesehatan fisik, kesehatan mental, hubungan sosial, identitas diri, dan makna hidup. Karena itu memasuki masa purna tugas sesungguhnya memerlukan persiapan yang tidak kalah penting dibanding ketika kita mempersiapkan karir kita sebagai ASN. Kita pernah mempersiapkan pendidikan untuk memasuki dunia kerja. Kita mengalami proses mempersiapkan kompetensi untuk membangun karir, maka sudah seharusnya kita juga mempersiapkan diri untuk memasuki masa purna tugas
16:45 secara sehat, bahagia, dan bermartabat. Sement di seluruh tanah air, salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi ASN menjelang pensiun bukanlah berkurangnya aktivitas, melainkan perubahan peran dan identitas. Selama bertahun-tahun seseorang dikenal karena jabatannya, dihormati karena posisinya, dibutuhkan karena kewenangannya. Namun ketika masa purna tugas tiba, semua atribut formal itu perlahan ditanggalkan. Di sinilah pentingnya membangun kesadaran baru bahwa nilai seorang manusia tidak selalu ditentukan oleh
17:31 posisi, peran, dan jabatannya. Jabatan memiliki masa berlaku, tetapi pengalaman pengetahuan dan kebijaksanaan serta pengabdian kita akan tetap melekat sepanjang hayat. Karena itu, purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. Justru pada fase inilah seorang memiliki kesempatan untuk mengabdikan seluruh pengalaman hidupnya dalam bentuk yang berbeda. Nah, melalui ASN belajar hari ini kita ingin membangun cara pandang baru bahwa masa purna tugas bukanlah masa penurunan melainkan masa transformasi. bukan akhir produktivitas, bukan akhir kontribusi,
18:18 bukan akhir pengabdian, melainkan awal dari sebuah babak baru yang memberikan ruang lebih luas bagi seseorang untuk membangun pengalaman, pengetahuan, dan kebijaksanaan yang telah dibangun selama puluhan tahun mengabdi kepada bangsa dan negara. Sobat ASN yang saya banggakan, untuk membahas tuntas tentang hal ini, kita akan mendapatkan perspektif yang sangat komprehensif dari para narasumber yang memiliki kapasitas dan pengalaman luar biasa dalam pengembangan kapasitas ASN Nasional. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih pertama kepada Ibu Lia Rosalina Esos, MAP. Beliau adalah Direktur Status dan Kedudukan Kepegawaian Badan
19:04 Kepegawaian Negara Republik Indonesia yang akan memberikan pemahaman mengenai kebijakan dan berbagai aspek administratif terkait masa purna tugas ASN. Kedua, kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., psikolog. Beliau adalah Dekan Fakultas Psikologi Universitas Erlangga Surabaya yang akan menguraikan pentingnya kesiapan psikologis dan kesehatan mental dalam menghadapi transisi menuju masa purna tugas. Serta yang ketiga kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Fuji Widya Rahmadi, S. M.M. Beliau adalah branch manager PT Taspen Persero Kantor Cabang Surabaya yang akan memberikan
19:50 wawasan mengenai kesiapan finansial dan pengelolaan kesejahteraan pasca pensiun. Kepada seluruh narasumber kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kesediaannya berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi kepadalah seluruh peserta ASN belajar hari ini. Kehadiran para narasumber hebat hari ini menegaskan bahwa ASN belajar bukan sekedar forum diskusi tapi ruang strategis bersama untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, dan memastikan bahwa pembelajaran benar-benar bertransformasi menjadi kinerja dan dampak nyata. Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air, mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri
20:36 ke-21 tahun 2026. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami haturkan terima kasih kepada Bapak Dr. Ramlianto, SPMP atas pemantik semangat yang luar biasa. Sobat ASN, purna tugas bukanlah akhir dari cerita, melainkan perpindahan baru menuju babak baru atau the next chapter yang justru lebih merdeka. Namun kadang transisi dari rutinitas yang padat menuju purna tugas seringki muncul guncangan psikologis atau yang biasa kita kenal dengan post power syndrome. Bagaimana kita menjaga mental agar tetap prima,
21:24 berdamai dengan perubahan peran, dan melihat masa depan dengan lensa optimisme. Mari kita bedah dengan perspektif kesehatan dan mental bersama narasumber pertama kita, Dekan Fakultas Psikologi UNER Surabaya, Ibu Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog. Selamat pagi, Ibu. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Cerah sekali Ibu Dewi ya dengan semangat hari ini. Sehat Ibu ya? Alhamdulillah harus sehat. Iya. Terima kasih sudah berkenan untuk bergabung Ibu Dewi. Kami persilakan
22:09 untuk menyampaikan materi yang pertama. I terima kasih. Ee kita akan coba untuk ee melihat ya nanti dibantu ya untuk ee PPT-nya ataukah dari saya langsung ya. Oke, silakan ee dibuka untuk PPT-nya. Kita mau lihat di sini yaitu terkait dengan ee bagaimana kita sehat mental. Tadi sudah disampaikan ya, Bapak, Ibu semua SSN yang ada di di Jawa Timur. Tadi sudah disampaikan oleh Bapak Ketua bahwa ini adalah sebuah proses tapi memang tidak mudah ya namanya sebuah proses perlu adaptasi. ada
22:55 sesuatu hal yang perlu kita siapkan agar kita secara mental tetap e tetap sehat ya. Ah istilah orang Surabaya itu tetap waras gitu ya. Jadi kita akan mencoba bagaimana kita tetap segar dan waras gitu ya ketika kita memasuki masa-masa yang selanjutnya yaitu masa ketika ee kita sudah mulai masuk ke masa purna bakti atau purna tugas. Nah, next. Ee kita akan coba lihat persoalan tadi sudah disinggung oleh host ya, bahwa sebenarnya ada permasalahan umum di masa purna tugas. Umum ini hal yang biasa. Yang pertama adalah tentang pa syndrome.
23:42 Kemudian ada emptiness syndrome. Ada penurunan fisik. Nah, tentunya gitu ya tentunya yang perlu diperhatikan bagaimana kita caranya menyikapi dengan hal-hal tersebut. Jadi bukan kita menolak atau kita mencoba membentengi diri dengan cara-cara yang lebih negatif, tetapi kita coba bersahabat dengan apa yang ada dan kita rasakan secara mental dan psikologis. Nah, kita coba bahas yang pertama dulu. Apa itu post power syndrome? Dulu seringkiali post power syndrome bisa next. Seringki eh next eh post
24:27 power syndrome ini seringki dijadikan sebuah alasan bahwa biasanya terjadi pada pria. Namun ternyata akhir-akhir ini ketika ya ketika ee banyak para perempuan yang sudah masuk di luar domestik dan bekerja mempunyai fasilitas-fasilitas ternyata yang perempuan pun juga ada yang mengalami post syndrome. Karena terbukti ada beberapa case ee mereka konsultasi ee seorang perempuan ketika dia mengalami perasaan ketika sudah lepas dari jabatan atau lepas dari sebuah tugas. Nah, ini apa sih post syndrome? Ini yang enggak perlu dipahami gitu ya. kondisi psikologis yang
25:13 memunculkan perasaan tidak berarti dalam hidup ini biasanya terjadi pada gitu ya pada beberapa orang yang menganggap makna hidupnya itu pada jabatannya. Makna hidupnya adalah sebagai ee pegawai gitu ya. Padahal makna hidup orang itu macam-macam. Karena kita mempunyai banyak peran. Sebagai anak, sebagai orang tua, sebagai mertua, sebagai kakek. Banyak sekali ketika orang-orang pada fase ketika sudah masuk fase ee ini ya ee purna bakti gitu ya. Nah, ee hal-hal yang bisa kita ketahui adalah reaksi-reaksinya. Mereka mulai marah
25:58 ya dan semua serba tidak benar. misalnya dimulai dari mereka menyebutkan seperti ini. Ini loh sekarang ini. Nah, gitu ya. Yang menjabat itu tidak bagus. Yang meneruskan itu dianggap salah semua. Semua yang meneruskan dia itu dianggap tidak sesuai. Ini adalah ciri-ciri dari orang-orang yang mengalami post syndrome. Sebenarnya hal itu wajar kalau itu terjadi 1 bulan. Namun ketika pada bulan-bulan berikutnya, tahun berikutnya masih menyalahkan, menganggap bahwa itu enggak benar ini yang gini. Apalagi biasanya di kantor biasanya tidak tahu kesibukan,
26:45 keramaian, apa yang terjadi di rumah gitu ya. Serba repotnya yang di rumah. Apa yang dilakukan istri tidak pernah diketahui ya ketika melihat, loh kamu kok kayak gini? Eh itu menjadi marah-marah. Jadi marah-marahnya ada dua gitu ya. marah-marah dengan penerusnya, ee kebijakan penerusnya, apa yang dilakukan oleh penerusnya. Dan yang kedua, dia juga bisa menjadi marah-marah dengan kondisi yang di rumah karena selama ini tidak pernah diketahui bagaimana repotnya yang di rumah. Nah, itu biasa, wajar karena itu proses adaptasi. Tetapi kalau sampai berbulan-bulan sampai akhirnya setahun masih seperti itu, maka ini sudah bukan adaptasi lagi.
27:32 Ini sudah mengakukan ada yang disebut dengan post power syndrome. Nah, apa yang harus dilakukan? Ya tentunya dari via si orang tadi harus mencoba ee bagi dirinya untuk bisa menurunkan gitu ya. Dia harus sadar dia bagaimana. Nanti saya akan coba terangkan. Ya, kita mau coba yang kedua dulu deh. Yang kedua adalah gejala yang negatif lagi yang perlu diwaspadai adalah emptiness syndrome. Nah, next bisa dilihat emptiness syndrome itu apa? Perasaan sedih ketika anak-anak mulai meninggalkan rumah. Kemudian yang kedua, lebih banyak dialami oleh perempuan daripada laki-laki. Kenapa ini lebih
28:17 banyak dialami oleh perempuan? Karena biasanya yang di rumah kan yang ibu-ibu yang misalnya, "Oh, kamu sudah makan belum? Kamu sekolahnya gimana, kuliahnya gimana, pekerjaan kamu gimana? Tadi di kerjaan gimana, tiba-tiba anak ini sudah menikah dan keluar dari rumah." Nah, dia merasa kosong. Emptiness syndrome itu sindroma sangkar kosong. Jadi, ibaratnya sangkarnya sudah kosong, semuanya sudah pergi gitu ya. sehingga dia kadang-kadang ini biasa kelihatan ee ini terjadi pada mahasiswa saya gitu ya. Biasanya kalau mahasiswa saya kuliah, "Ibu izin sebentar, Ibu saya menelepon." Oke, keluar dia. Kemudian dia masuk saya tanya, "Ee kamu anak terakhir?" "Iya,
29:03 Bu. Kok ibu tahu?" Nah, gitu ya. Ee ini yang nelepon ibu kamu tanya kan kamu pulang ya? Iya. Kok ibu tahu gitu ya? ya. Karena biasanya orang-orang yang merasa emptiness syndrome itu eh sibuk ya, karena dia di rumah dia bingung ee saya mencoba untuk meneleponi anaknya ditelepon ini. Ini adalah ee rasa ya, ada perasaan sedih gitu ya karena mereka mulai meninggalkan. Oleh karena itu biasanya em ee anak-anak ee muntungnya sekarang sudah ada video call ya mungkin bisa membantu untuk yang jauh-jauh gitu ya. Nah, itu bisa mengurangi sebenarnya ya. Nah, kemudian yang berikutnya bisa next. Kita mau coba lihat. Nah, ini perkembangan masa purna bakti. Jadi ada
29:49 ada lihat ya tadi kalau ada kelihatan ada kasusnya syndrome, pos sindrome, kemunduran fisik gitu ya. Nah, di sini juga ada ketakutan. Nah, ketakutan apa yang terjadi gitu ya? Ketakutan akan kesehatan. Jadi ee nanti akan ada perubahan komunikasi di antara orang-orang ketika sudah masa purna bakti. Ketika ketemu, "Kamu pakai obat apa? Eh di sana loh pijet yang bagus. Oh di sana loh obat ini. Oh kemarin saya menggunakan makan ini." Jadi mereka sudah mulai aware pada kesehatan. Nah ini yang menariknya ya. Kemudian tentang sosial ekonomi lah. Penghasilanku sudah enggak sama dengan yang kemarin. Ee kemarin sudah full ya, sekarang cuma 70% atau gimana? merasa seperti itu ya.
30:35 Kemudian ada dimensi sosial dan psikologis. Nah, ini yang mungkin perlu kita ee pahami ya. Psikologis tadi adalah yang postp syndrome dan emptiness syndrome. Nah, maka yang apa yang harus kita lakukan? Kita mencoba mengoptimalkan perkembangan fisik agar sehat, tetap sehat. Lakukan gerak jalan, bergerak. Ee pakai istilah bergerak tanda hidup gitu ya. ee bergerak tanda sehat gitu ya. Pokoknya bergerak. Kemudian perkembangan kognitif biasanya terjadi penurunan. Ee nah ini bisa nanti ada saya ajarkan beberapa hal. Kemudian perkembangan sosial emosional ya ini juga harus di diwaspadai karena mudah tersinggung ya.
31:22 Iya ya aku sudah enggak punya uang dimarahin misalnya kayak gitu. Oh iya ya. Aku sudah enggak punya power. Aku di di enggak dianggap. Itu kadang-kadang terjadi gitu ya. Ya, itu wajar. Tapi kita harus coba untuk mengcover dengan hal-hal yang lebih positif. Nah, next kita coba lihat kita bedah satu-satu. Nah, perkembangan fisik yang harus kita mulai menerima adalah rambut beruban mulai rontok ee tangan udah kerut-kerut ya. Nah, kemudian geraknya keseimbangan ya. Kemudian panca indra ini khususnya panca indra adalah ee ini penglihatan ya mata ya mata dan pendengaran. Nah, itu yang harus kita
32:08 waspadai. Kemudian yang berikutnya next itu perkembangan kognitif. Nah, ini saya lihat kasih gambar ini bagaimana seorang tua tetap melakukan catur misalnya. itu hal yang bagus untuk kesehatan kognitif ya. Dia mencoba strategi, mencoba ini, itu sampai usia tua boleh dilakukan gitu ya. Itu yang harus dicoba karena sebenarnya kita mempunyai ee latihan ya, banyak yang latihan yang bisa dipakai. Nanti saya coba untuk sampaikan ya tip-tipsnya. Kemudian yang berikutnya, next. yang menarik gitu. Yang menarik para kita ketika kita memasuki usia, dewasa, mati dan akhir ini dalam sirkus ee hidup
32:54 itu kita memasuki masa dewasa madia terakhir gitu ya. Itu yang berkembang adalah kebijakan. Kebijaksanaan eh bukan bijak kebijaksanaan wisdom. Kita mempunyai kebijaksanaan. Kita lebih wisdom ya kita wisdom-nya lebih ke intrapersonal. Jadi ee kapan dulu saya pernah melihat ada ungkapan saya dulu loh kalau beli sesuatu itu maunya yang bagus-bagus tapi kalau sekarang saya sudah enggak lagi misalnya saya akan bisa lebih menerima lah inilah yang dipupuk sehingga kalau misalnya wisdom ini berkembang secara psikologis maka dia bisa menerima perubahan zaman dia bisa menerima apa
33:39 yang dilakukan penerusnya mungkin mungkin tidak sama dengan yang dilakukan dia sekarang karena mungkin kemajuan AI, kemajuan digitalisasi yang mungkin tidak sama dengan kita gitu ya. Nah, ini yang perlu di di dikembangkan. Jadi kebijaksaan transpersonal interpersonal dan intrapersonal. Intrapersonal ini lebih kepada menuju pada self integrity. Jadi, kita lebih-lebih bisa memahami, menelaah apa yang terjadi di masyarakat kita. menjadi lebih wisdom, kita tidak reaktif gitu ya, emosinya tidak cepat di dipicu gitu ya. Itu yang harus dilakukan. Nah, next ini yang saya ingin sampaikan. Saya
34:24 seringki menyampaikan pada staf kami, karyawan kami di UNER ini ketika ee mereka memasuki masa pensiun. Ee maka yang saya katakan pada mereka adalah tanamkan masa purna bakti itu adalah hal wajar. Dan itu saya seringkiali menyebutkan, wow selamat ya Bapak. Bapak lulus, selamat ya Ibu. Ibu lulus, Ibu sudah lulus. Nah, ini adalah menggambarkan bahwa kelulusan inilah suatu makna psikologis yang lebih positif gitu ya. Oh, saya sudah lulus, saya sudah bisa ee ee bebas, punya waktu luang gitu ya. Itu
35:11 yang harus. Kemudian lakukan aktivitas yang mampu menaham ketidakfungsian secara fisik. Ya, kalau misalnya harus pakai tongkat ya pakai tongkat jalan enggak apa-apa gitu is ok gitu ya. Kalau harus pakai kacamata gitu ya, ya udah pakai kacamata itu bagian daripada proses ee yang harus kita lakukan gitu ya. Jadi ee ketidakfungsian fisik misalnya ee mendengar, melihat itu juga bisa. Dan yang berikutnya mencari kebermaknaan hidup. Kebermaknaan hidup. Makna hidup. Jadi eh meaningful life. Jadi kalau orang mempunyai makna hidup, meaningful life dalam dirinya dan itu tidak selalu
35:56 pekerjaan. Satu contoh ketika saya bisa bekerja sosial, membantu seseorang untuk misalnya ngajarin ngaji, misalnya memberi pelayanan di gereja, itu adalah makna hidup dan itu membuat seseorang happy dan happy-nya dia itu akan berdampak pada kesehatan dia. Nah, ini yang perlu dilakukan. Jadi jangan segan-segan untuk mengelurkan tangan menjadi relawan, berbagi kegiatan sosial. Kalau misalnya tidak ada keluarga dekat, kalau ada keluarga silakan. Misalnya, "Nak, aku tak yang mengantar cucu untuk ke sekolah ya." di sekolah dia menikmati anak-anak bermain.
36:42 Itu satu hal yang sebenarnya bisa dilakukan. Iya kan? aku tak nemani anak-anak les ya misalnya kayak gitu atau misalnya melakukan aktivitas lain. Contohnya suatu aktivitas itu harus tetap dilakukan di next misalnya ya. Next ini ada lakukan ya. Jadi kalau olahraga boleh banyak sekarang olahraga-olahraga untuk lansia ya atau untuk orang-orang yang masa purna bakti. Jadi kalau sudah aktivitasnya selesai mereka ada kegiatan. Karena itu jangan heran kalau sekarang ini purna bakti mereka menjadi lebih sibuk gitu ya. Nah, ini yang anak-anak muda nanti kalau misalnya mendapatkan orang tuanya ya, ASN yang masih muda dan mendapatkan orang tuanya ee yang barusan pensiun dari ASN dan kemudian mereka sepertinya
37:29 Mama dulu kerja enggak kayak gini kok sekarang lebih banyak sibuk. Enggak apa-apa gitu ya. Biar aktivitas itu ya. Kemudian next ini yang saya ingin coba sampaikan. Jadi harus tetap belajar buat tulisan tentang ee aktivitas sehari-hari ya. Ee kapan dulu itu ada seorang teman sudah memasuki pensiun baru kemudian bisa naik haji. Pulang dari haji dia membuat tulisan buku. Dia menuliskan bagaimana pengalaman belajar itu dituliskan sama anaknya di dicetakkan. Nah, ini kan suatu hal yang bagus dibagikan melalui ibu gitu ya. Itu menyenangkan sekali. Itu bermakna juga bagi dirinya ya. Kemudian aktivitas
38:16 sehari-hari Bapak Ibu kalau sekarang sulit untuk TTS Bapak Ibu kan punya handphone ya. Handphone itu bisa banyak sekali misalnya apa sudoku ya itu game sudoku itu kan ee ada ee apa angka-angka itu bagaimana menjumlahkan itu juga bagus sekali ya kan. banyak game-game yang bisa kita pakai untuk melatih otak kita. Cari di aplikasinya tentang game untuk lansnya itu banyak yang bisa dipakai untuk agar kita bisa merespon secara tepat. Ee kognisi kita tetap berproses itu bisa kita dapatkan ya. Oke. Kemudian membaca yang ringan. Ah membaca yang ringan itu tolong jangan
39:01 terpaku pada hal-hal yang negatif. Sekarang ini banyak sekali hal yang negatif. Misalnya membaca ringan itu adalah tips-tips. Ah, misalnya tips mengecek berambang. E, tips misalnya tanaman biar tetap ee apa? segar, tips misalnya melipat baju. Banyak sekali tips membuat kue agar lebih renyah. Jadi banyak sekali bacaan-bacaan ringan dan itu mungkin dulu enggak pernah kita lakukan, tapi itu akan menjadi hal yang membuat kita menjadi lebih bahagia dan kita mencoba untuk me melakukan kan sesuai dengan apa yang ada di tips tersebut. Berikutnya adalah pelihara binatang dan atau pelihara tanaman.
39:47 Kenapa saya bilang pelihara binatang? Kadang-kadang khususnya ketika kita sudah sendiri, binatang kucing misalnya, enggak usah banyak-banyak tapi itu bisa menjadi teman. Karena secara psikologis ee pet ee ee pet itu ee bisa ee terapi ya, bisa menjadi terapi bagi seseorang yang merasa kesepian. dia akan menjadi punya ada temannya, ada psikologisnya, dia nurturing-nya, feeling untuk mencoba ee memelihara, melindungi itu tetap terpelihara dan itu bagus ya. Riset-riset sudahsana atau tanaman ya tanamannya diajak bicara tapi jangan sampai ada orang ya Bapak, Ibu. Nanti
40:34 ada orang nanti dianggap gimana gitu ya. Tapi boleh gitu misalnya di dalam, di luar kalau misalnya enggak ada orang ya, duh ini ya kamu lagi ini habis ini berbuah ya gitu ya misalnya kayak gitu. Itu satu hal yang sebenarnya secara psikologis itu sangat bagus sekali ya. Kemudian mencintai seseorang atau bangun lingkungan baru. Maksudnya bukan mencintai seseorang lagi ya, tapi mencintai seseorang. Karena kasih sayang itu tetap ada pada diri seseorang kalau dia merasa bermakna ketika dia bisa mencurahkan kasih sayangnya. Misalnya satu contoh menjadi ee orang tua asuh pada di mana atau mengikutin ee apa ya komunitas yang
41:22 memberikan latihan pada orang-orang yang lebih muda misalnya. Itu sangat bagus sekali. Kemudian menyiasati pendengaran, olah emosi, ya. jangan ee reaktif gitu ya, jaga kesehatan dan kebersihan fisik ya. Itu yang paling penting. Dan kemudian next. Nah, ini prinsipnya orang tua itu bukannya orang tua ya. Orang tua gandeng dengan orang tua ya. Anda harus tahu orang yang sudah tua. Jadi orang tua itu bukan orang yang tua. Jadi kalau kita sebagai orang tua dan memasuki pensiun, kita bukan orang yang tua. Ee seringki ada feel, maaf saya mencoba
42:11 kayak kasar banget ya, ini bukan sampah begitu. Tapi karena ada case yang kami tangani juga yang pernah saya tangani yaitu ketika dia sudah pensiun. Sudah pensiun. Kemudian yang terjadi adalah istri dan anak-anaknya tidak menghargai. Ada perasaan bahwa dia menjadi sampah. Nah, jadi tolong tidak ada muncul perasaan ini karena dia merasa saya sudah tidak bermanfaat. Padahal manfaatnya masih ada gitu loh. Tapi karena dia merasa saya sampah ini enggak boleh. ini ada case yang saya tangani akhirnya kami terapi keluarga ee mereka akan saya datangkan semuanya ee
42:56 saya mencoba mengajak mereka untuk kalau sekiranya enggak ada ayah apa yang Anda lakukan? Kemudian ketika Anda mau menikah siapa yang akan menjadi wali Anda? Kemudian kayak gitu, lama-lama anak itu nangis bahwa sebenarnya sosok itu tetap hadir. Saya minta mereka untuk mengawal bahwa orang tua itu ee khususnya ayah itu satu hal yang harus diperhatikan di situ, ya. Kemudian yang berikutnya yang harus tetap ada adalah harus selalu merasa berharga ya. Ciptakan rasa bermakna dalam diri gitu ya. berpikir positif bagi diri ya. Itu yang paling penting ya. Kemudian
43:42 next ee saya mungkin akan lebih banyak nanti mungkin ada sesi tanya jawab enggak ya di sini? Kalau misalnya ada tanya jawab akan lebih menyenangkan bagi saya karena ee saya percuma kalau hanya menyampaikan tapi enggak ada tanya jawab gitu ya. Oke, yang berikutnya hasil penelitian ee ini penelitian saya ya ee tentang tugas perkembangan pada 354 orang di Indonesia. Jadi ternyata memang saat ini sudah di era disruption ini sudah ada perubahan fokus pada tugas perkembangan. Bapak, Ibu yang perlu diketahui adalah tuntutan masyarakat pada orang-orang lansia atau
44:27 orang-orang yang purna bakti atau orang-orang yang sudah selesai lulus itu adalah tetap sehat. Sehat ini bisa dua, sehat fisik dan sehat mental. Itu sudah ada tuntutannya, sudah tertulis. Dan ini di dalam tugas perkembangan eh dari teori-teori yang lama tentang aviges itu tidak ada. Mereka tidak menyebutkan tentang adanya kebutuhan tetap sehat. Berarti kan ini tuntutan dan kita tahu sebenarnya ini juga sudah menjadi persoalan di dunia ee sekarang ini yang masa tua ya ee orang-orang tua itu sudah mulai mulai apa ya mulai lebih banyak ya lebih
45:14 banyak orang tuanya lebih lebih banyak ya orang tuanya lebih lebih banyak dibandingkan dengan yang ee ini yang usia yang produktif ya. Sekarang masih usia produktif tapi kalau misalnya kita lihat di Cina itu mereka sudah mulai banyak untuk usia-usia yang lansial. Usia lansial lebih banyak kenapa? Mereka sudah ada mulai ada gerakan child free, mereka sudah ini. Jadi ee yang tua itu semakin banyak gitu ya, semakin banyak dan mereka lebih aware tentang kesehatan sehingga tugas perkembangan tadi sudah bergeser ya. sudah bergeser. Kalau dulu kita melihat kalau orang sudah tua sudahlah ee istilahnya kam ee sudahlah banyak beribadah, banyak lebih tenang
46:00 lalu gak sekarang sudah seperti itu ya sudah ada perubahan. Kemudian perubahan makna kebahagiaan. Ada suatu hal yang menarik dulu gitu ya. Yang namanya bisa dilihat dari sekarang orang-orang yang sudah purna tugas itu update statusnya, share pada kelompok-kelompok WA grup untuk orang-orang yang sudah memasuki usia ee purna tugas itu lebih banyak dan lebih aktif ya. lebih banyak dan lebih aktif. Mereka share apapun mereka karena mereka menjadi kebahagiaan mereka update statusnya lebih rajin. Iya kan? Coba kalau dilihat, kalau misalnya kita lihat di IG ya, eh IG itu jarang
46:46 untuk orang, tapi kalau kita lihat pada si Facebook gitu ya, Facebook itu kan era-era yang banyak juga ya, orang-orang yang lebih itu lebih rajin orang-orang itu ya, orang-orang yang lebih update apapun mereka bericara apapun itu adalah bagian daripada ee kebahagiaannya. Jadi kebahagiaan sudah berubah gitu ya. kebahagiaannya sudah berubah. Bahwa di era di era nanti purna tugas kebahagiaan itu bukan lagi ee ee apa ya ee penghargaan. Kalau dulu kan ee pengakuan ya rekognisinya rekognisinya sudah berubah gitu. Berubahnya melalui status-status yang di-update ya. Update statusnya itu sudah berubah di update
47:32 status ini ya. Kemudian ee kebahagiaannya itu adalah berapa orang yang like gitu ya. Berapa orang yang like, berapa orang yang melihat gitu ya. Nah, ini sudah mulai berubah. Jadi hampir sama dengan yang remaja ya. Hampir sama dengan remaja. Jadi perubahan makna kebahagiaan di apa orang-orang Indonesia juga sudah mulai berubah gitu ya. Kemudian perubahan peran yang harus dilakukan. Jadi kalau dulu ee orang tua itu dengan ikhlas dan mau gitu ya ee maksudnya anak-anak itu ah ceritip anu ini ini ya. Sekarang ada perubahan juga. Beberapa orang tua, beberapa orang yang masukin
48:18 pensiun mereka mempunyai sudah sikap begini. Aku enggak mau dititipin cucu ya. Nah, sudah aku mau ada kegiatan yang lain. Jadi, sudah ada perubahan ini ini berubah karena di R disruption ini perubahan makna kebahagiaan makna hidupnya itu sudah berubah. Perubah ya, mulai berubah gitu ya. sehingga kita bisa melihat bahwa kenapa ee sekarang ini ee orang-orang yang dulu dituakan itu merasa tersinggung kadang aku tuh sudah tua, aku punya pengalaman kok enggak dianggap sih. Nah, terus yang muda akan mengatakan, "Loh, kan saya sudah mendapatkan ini loh yang terbaru ini sudah ini itu sudah kuno sudah tidak." Jadi akan terjadi suatu gap. Oleh karena itu, saran saya ee berkaitan
49:05 dengan tugas perkembangan ini maka saya menawarkan ada tiga kunci di masa purna tugas. Next. Ini yang kuncinya. Yang pertama sehat mental. Gimana kita bisa sehat mental? Coba untuk bereaksi secara proporsional dengan apapun. Jangan membawa kenangan masa lalu untuk memaknai apa yang terjadi sekarang. Karena akan berbeda di era disruption itu akan berbeda ya makna kebahagiaannya. Jadi bahagia kita harus sehat mental. Sehat
49:51 mental berarti kita bahagia. Bahagianya bahagia itu jangan menunggu orang lain ya. Bahagia itu diciptakan. Ya, bahagia itu diciptakan. Jangan menunggu orang lain memberikan sesuatu dan kita bahagia. Bukan. Bahagia itu hak Anda, hak milik Anda, dan Anda berhak menciptakannya. Ya, bahagia itu hak Anda. Itu yang paling penting. Bagaimana cara kita untuk bisa bahagia? Maknai situasi itu secara positif. maknai secara positif. Misalnya kalau ada sesuatu hal yang ee
50:37 menghambat, Anda harus memaknai ya kalau enggak gini aku enggak sabar, aku enggak terlatih sabarku ketika aku harus macet-macet di jalan. Ini kan suatu hal yang harus dimaknai secara positif. memaknai event, kejadian dalam hidup sehari-hari secara positif itu akan meningkatkan rasa bahagia. Misalnya misalnya misalnya satu contoh ee ah biasa ini yang biasa kalau Anda kehilangan sesuatu kan Anda mengat ya nanti akan dapat ganti yang lebih bagus kan gitu. Itu kan cara-cara yang positif yang paling ee sederhana. Tapi ada juga misalnya Anda mencari sesuatu kok hilang
51:24 gitu ya. Mana sih? Mana sih? Anda emosional. Oke. Oke. Berarti aku enggak boleh menggunakan itu. Aku akan coba melakukan hal yang lain. Kayak gitu. Jadi cara-cara berpikir positif inilah yang akan bereaksi secara positif. Berpikir dan bereaksi secara positif itulah akan meningkatkan suatu kebahagiaan ya. meningkatkan suatu kebahagiaan. Ya. Kemudian yang kedua adalah punya teman, wellbeing kesejahteraan psychological wellbeing, PWP, psychologi wellbeing itu bisa kita dapatkan kalau kita punya teman. Jangan kemudian kalau sudah purna bakti pas ada arisan gitu
52:11 ya, arisan ketemu teman-temannya pensiunan. Biasanya kan ada arisan pensiunan. Nah, itu tolong datang. Di situlah Anda coba untuk berinteraksi dengan orang lain dan itu dengan teman-teman bisa bercerita, tolong jangan merasa minder aku loh sekarang enggak seperti dulu teman. Tidak. Sebenarnya mereka tidak melihat itu. Mereka akan bercerita, "Weh, kamu dulu ya waktu ada acara ini ini." Nah, itu terkenang di masa lalu, kegiatan masa lalu punya teman itu membuat sejahtera. Ya, itu yang harus kita lakukan. Wellbeing, jadikanlah teman-teman itu untuk meningkatkan kesejahteraan diri.
52:59 Kemudian yang ketiga adalah diterima secara budaya dan sosial. Jadi jangan kemudian karena pensiun enggak pernah datang arisan di kampung, ada kegiatan apa di kampung, datanglah kegiatan masuklah. Karena itu adalah cara untuk membuat hidup menjadi lebih bermakna. Misalnya satu contoh, Bu, saya mau tanya, Bu. Ibu itu loh kalau masak kok enak banget. Gimana caranya ya, Bu? Masak itu adalah bagian pemicu untuk bermakna. Oh, gini loh, Bu. caranya adalah begini begini begini. Jadi ibu bisa share pengetahuan pengalaman hidup di situlah kita merasa
53:45 bermakna ya. Jadi kita akan coba lihat dari tiga hal inilah kuncinya di masa purna tugas. Sejahtera, bahagia, sejahtera, bermakna. Jadi ini yang harus kita kita lakukan ya. Karena dengan tiga hal ini, ini adalah kunci bahwa kita bisa memasuki purna tugas dengan baik. Next. Ini adalah contoh-contoh ya. Ee karena kalau di usia saya eh next ah kalau di usia saya itu biasanya sudah pensiun ini ya karena saya dosen aja ini belum pensiun ya. Nah kita lihat di situ saya menunjukkan kalau punya hobi lakukanlah hobi itu ya. Nikmatilah hobi
54:31 itu. Kalau suka nyanyi ya nyanyilah gitu ya. Ya, itu suka nyanyi. Yang punya hobi nyanyi, punya berkebun lakukanlah hobi gitu ya. Kemudian olahraga sesuai kemampuan. Nah, saya ingin sampaikan di sini di masing-masing ee kota itu ada Nordik ya, Bapak Ibu. Jalan Nordik itu untuk orang apa? Orang tua. Jalan dengan dua tongkat. Hmm. Ini sekalian saya sampaikan jalan Nordik. jalan dengan dua tongkat sebenarnya itu bagus untuk kita melatih ee otot kaki kita juga gitu ya untuk pernafasan, untuk jantung dan itu sudah direset. Nah, Nordik ini, jalan Nordik ini Anda bisa tahu di beberapa kota. Di Madiun ada, ee di Banyuwangi
55:19 ada di Malang ada. Silakan Anda cari ee tempat itu sudah ada cabang-cabang Kediri, Nganjuk sudah ada semua. Silakan Anda melakukan jalanik gitu. Satu-satu contoh itu adalah komunitas bagaimana Anda ketemu dengan orang-orang yang pensiunan di situ ya. Kemudian kalau ada reoni dulu apa lakukanlah ya karena itu juga membahagiakan ya. Oke, itu aja dari saya ya. Ee terima kasih. Jangan lupa bahagia dalam segala peran yang harus dilakukan. Itu aja. Terima kasih. Sukses selalu buat semuanya dan kalau misalnya ada tanya jawab saya siap untuk ee menjawab
56:05 ya. Saya kembalikan kepada host. Baik, terima kasih banyak Ibu Dewi atas waktu dan juga materi yang sangat luar biasa. Jadi kesiapan mental itu bukan soal pasrah menerima usia ya, Bu ya. Tapi keberanian mendesain ulang bagaimana peran diri kita yang baru di tengah keluarga dan juga tetangga. Begitu. Ketika seragam dinas sudah mulai ditanggalkan, identitas diri sebagai manusia yang bermanfaat justru harus semakin memancar dengan kuat. Betul begitu, Ibu Dewi? Ya, betul. Betul. Kalimat yang bagus. Baik. Baik. Masih ada waktu, Ibu. Mohon izin akan kita ee berikan sesi tanya
56:50 jawab kepada rekan-rekan Sobat ASN yang sudah raise hand. Kami persilakan untuk menyebutkan nama dan juga asalnya. Baik, dari SMA Negeri 1 Ngoro Mojokerto. Kami persilakan Bapak. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Kasih dari SMA Negeri 1 Ngorong Mojokerto, Ibu ee Dr. Dewi ya. Alhamdulillah ee tadi materinya luar biasa diawali dengan permasalahan 3P yaitu post power syndrome dan sebagainya. Yang terakhir saya berkesan adanya tiga kunci untuk purna tugas yaitu sehat mental dengan bahagia. Makanya saya ee salam 3B Bu Dewi. Belajar bahagia bersama. Oke. Dan yang perlu saya tanyakan Bu Dawi
57:36 yang pertama kesehatan mental di masa purna tugas tentu tidak bisa diperjuangkan sendiri Bu tanpa dukungan lingkungan terdekat. Bagaimana cara terbaik bagi pihak keluarga, pasangan atau anak atau mungkin cucu untuk memberikan dukungan emosional yang tepat tanpa membuat pensiun pensiunan itu merasa dikasihani atau justru merasa menjadi beban bagi keluarganya. Bu, terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalamak. Ee terima kasih yang punya program 3B belajar ya. Baik, bisa langsung ditanggapi. Ibu Dewi kami persilakan. Iya, terima kasih. Terima kasih. Saya ini langsung aja ya. Baiklah. Ee jadi begini ee yang harus diperhatikan ada
58:25 suatu sebenarnya saya sarankan pada suatu kayak modal seremoni gitu ya, Pak ya. seremoni dalam hati hari terakhir bekerja gitu kan pulang ke rumah panggillah istri anak gitu ya. Nak hari ini ayah sudah lulus. Ayah sudah lulus dari pegawai negeri dari ASN. Ee tentunya ayah akan punya banyak waktu di rumah. Ayah tidak pernah tahu bagaimana keseharian sebelumnya. Ayah lebih banyak di kantor. Ini yang saya ini kalimat yang berikutnya ini yang harus dilakukan. Tolong bantu ayah untuk beradaptasi
59:12 gitu ya dengan situasi yang baru. Karena tidak mungkin ayah bisa beradaptasi dengan yang baru tanpa dukungan kalian semuanya. Ini yang harus disampaikan. Jangan kemudian dengan egonya pokoknya pensiun sudah selesai gitu ya. Enggak. Kita harus nyiapkan juga. Karena gini, kadang-kadang anak itu juga, "Loh, ayah kok enggak kerja-kerja sih? Loh, ayah sudah pensiun. Kapan ayah pensiun? Enggak tahu. Nah, ini ya enggak boleh gitu ya. Jadi harus dikomunikasikan. Jadi sebenarnya atmosfer keluarga itu harus diciptakan dulu. Kalau kita sudah mempunyai atmosfer keluarga yang paham betul kondisinya, ya seperti itu ya. Karena dukungan keluarga itu sangat penting gitu ya. Dukungan sangat penting. Jadi ee kami yang biasanya
1:00:00 kalau untuk yang ini ini sebagai compare ya pembanding untuk dosen-dosen itu kalau muda yang lagi sekolah itu saya katakan sama mereka tolong katakan sama keluarga bahwa mungkin perhatiannya sudah akan lebih berkurang karena fokus untuk studi kayak gitu. Jadi ini juga gitu ketika saya pensiun ya saya perlu dukungan dari dari keluarga. Jadi hari terakhir itu harus disampaikan pada keluarga ya. Itu akan menjadi lebih lebih siap ya nanti keluarga itu menerima semua yang terjadi gitu. He gitu ya Bapak. Baik terima kasih atas feedback-nya Ibu. Sudah cukup jelas Bapak ya untuk jawaban dari Ibu Dewi. Baik kita buka kemudian untuk pertanyaan yang kedua dari
1:00:46 rekan-rekan Sobat ASN. Ada yang sudah rais hand kembali. Baik, untuk penanya kedua sangat interaktif Ibu Dewi ya untuk materi kita hari ini. Baik, kami persilakan untuk Ibu Sinta. Iya, kami persilakan untuk menyampaikan materinya. Mohon maaf menyampaikan pertanyaannya. Kami persilakan. Terima kasih. Kedengaran suara saya kedengar ya? Putus-putus ya. Jelas, Ibu. Terima kasih eh Ibu atas kesempatan ee seperti yang tadi Ibu sampaikan waktu ini sampar biasaulan beberapa bulan ke depan meskip Ibu Sinta boleh didekatkan atau diperjelas untuk mic-nya. Iya terdengar terdengar
1:01:32 sudah sudah Ibu. Jadi saya e sharing juga itu kebetulan saya punya hobi yang lama sekali jam saya sekolah ini itu sudah tidak bisa saya laksungkan tidak bisa saya bisa tidak menya untuk suaranya putus-putus Ibu ya. Iya suaranya putus-putus Ibu Sinta. Iya kami menerimanya putus-putus Ibu Sinta. Mungkin bisa dilepas itunya, Ibu. Iya, mungkin bisa. Langsung saja, Ibu. Dilepas saja supaya lebih jelas. Bisa diulangi kembali untuk pertanyaannya.
1:02:21 Baik, mungkin ada lagi untuk rekan-rekan Sobat ASN yang sudah raise hand. Baik, kalau begitu saya izin untuk menyampaikan pertanyaan dari kolom ee Zoom meeting, Ibu ya. Dari chat Zoom meeting. Yang pertama jauh-jaaruh dari Kota Bandung, Ibu ada Saudara Rido. Apakah aktivitas atau kebiasaan yang bisa direkomendasikan untuk menjaga kesehatan mental, kebahagiaan, dan kualitas hidup di masa purna tugas nanti? Boleh diberikan feedback-nya, Ibu Dewi. Kami persilakan. Terima kasih eh Pak Rido ya ee dari Bandung gitu ya. Yang perlu ee saya sampaikan di sini adalah kegiatan-kegiatan yang satu
1:03:07 olahraga ringan ya. Olahraga ringan. Kenapa saya sampaikan olahraga ringan? Karena dengan olahraga yang ringan, bergerak itu oksigen itu kan ee ee bisa bekerja dan itu akan membantu sekali ya untuk lebih fresh dan kemudian dia bisa menjadi lebih bisa untuk ini ya ee mencerna dengan lebih bagus. Kemudian yang tiga kunci tadi tetap harus dilakukan ya. Jadi yang ke tadi punya teman Bapak bahagia punya teman itu. Jadi gini secara secara ee secara ee ilmiahnya begini. Punya teman itu menimbulkan stres, tetapi teman itu juga menjadi sumber daripada ee kebahagiaan. Nah, sekarang tinggal bagaimana memaknai pertemanan itu dengan secara baik. Satu
1:03:54 contoh ee kita mencari teman ee tentunya tentang teman yang bisa melakukan aktivitas yang bersama gitu ya. Contohnya aktivitas bersama yaitu olahraga, masak bareng gitu ya ee apa ya berkebun bareng, gowes bareng, lari bareng, jalan bareng ya Nordik bareng. Itu suatu hal yang membahagiakan ya. Karena dengan kegiatan yang bersama-sama tadi itu menjadi ee atau senam bareng gitu ya, itu membuat ee kita bisa menjadi lebih bahagia. Itu yang paling pertama ya untuk kegiatannya. Ee kemudian yang kedua tetap keep contact ya dengan teman-teman misalnya kayak tadi saya katakan arisan tadi arisan tuh ya tetap datang gitu ya arisan pensiunan
1:04:40 gitu ya. Itu senang banget mereka atau kadang-kadang karena dia punya komunitas ya jadi harus aktif di sebuah komunitas. komunitas pensiunan. Kemudian ada arisan. Habis arisan mereka piknik bareng gitu ya. Nah, piknik bareng mereka jalan-jalan ke mana yang daerahnya tidak jauh kan gitu. Itu membahagiakan gitu ya. Itu mungkin yang bisa saya jawab gitu ya. Ee Mbak. Baik, terima kasih. Untuk pertanyaan Bapak Rido dari Bandung sudah terjawab Ibu. Sekarang ada pertanyaan dari Kota Semarang dari Ibu Silvana. Baik, pertanyaannya bagaimana cara seseorang menerima perubahan identitas dari yang sebelumnya memiliki jabatan dan juga kesibukan yang begitu tinggi
1:05:27 kembali menjadi individu yang lebih banyak memiliki waktu luang. Ibu kami persilakan untuk menjawab pertanyaannya. I saya seringkiali me kalau tadi kan penerimaan dari orang sekitarnya ya untuk menerima bahwa tolong bantu aku sekarang ee saya apa bantu untuk penyesuaian diri. Nah, untuk secara pribadi maka kita harus coba melakukan yang disebut dengan self talking. Mengatakan kepada diri sendiri, bangun pagi Anda harus selalu siap untuk mengatakan hari ini tanggal berapa? Oke, aku sekarang adalah orang yang bebas. Aku sudah lulus dari ASN-ku akan mempunyai banyak waktu. Oke, sekarang aku harus buat suatu hal yang kaitannya dengan jadwalku. Waduh. Jadi sudah ada jadwal untuk membuat satu
1:06:15 kesibukan itu kan bisa buat yang pertama misalnya ya dulu enggak sempat nonton drakor atau dracin sekarang nonton. Kemudian dua olahraga pagi misalnya ketemu dengan teman ya itu bisa di dilakukan gitu ya. Jadi semuanya bisa melakukan hal tersebut. Jadi kembali lagi untuk itu bisa dilakukan dengan self talking. Mengatakan pada diri sendiri, "Oke, aku sekarang ee sudah punya banyak waktu. Oke, pagi aku enggak harus bangun ee apa siap-siap terburu-buru berarti aku punya kesempatan untuk memasak atau apa." Jadi itu yang harus ditata lagi. Jadi mengulang lagi, menata lagi ada schedule. Anda tidak akan merasa bahwa kadang-kadang saya ketemu dengan teman yang sudah purna bakti pun dia
1:07:01 mengatakan, "Waduh, aku tambah bingung sekarang banyak sekali gitu ya." Jadi jangan khawatir untuk tidak sibuk. Pasti akan lebih sibuk nantinya. Oke ya. Atau mungkin sama sibuknya ya. Pasti ada banyak aktivitas yang penting harus diciptakan dan yang kedua adalah menerima diri bahwa hari ini aku bersyukur aku punya banyak waktu. Jadi kalau aku mau nengok cucu atau aku mau pergi ke mana, aku tidak bingung untuk mencari izin atau ee menuliskan surat cuti gitu. Itu yang harus dilakukan ya. Jadi itu yang harus jadi yang pertama acceptance dulu diri diri. Oke aku sudah pensiun. Aku seorang yang sudah pensiun hari ini. Gitu. Itu Mbak yang mungkin bisa saya sampaikan. Baik pokoknya tetap semangat dan terus bersyukur Ibu ya. Waktu luangnya makin
1:07:47 banyak soalnya. Baik. Betul. Terima kasih atas jawabannya dan juga inset yang diberikan Ibu. Terima kasih juga untuk sobat ASN yang pertanyaannya luar biasa ya, banyak sekali. Namun dalam sesi ini kita batasi untuk dua penanya terlebih dahulu. Ibu Dewi, terima kasih atas waktu dan juga materi yang diberikan. Pencerahan mental yang sangat luar biasa berharga bagi kami nantinya. Sehat selalu, Ibu. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya. I terima kasih. Salam ASN semuanya. sehat selalu. Terima kasih, Ibu. Nah, Sobat ASN, saya yakin masih banyak sekali yang ingin diulik ya, pertanyaan-pertanyaan yang begitu menarik di tema hari ini tentunya. Tapi jangan ke mana-mana akan ee kita lanjut dengan dua penanyaan, dua narasumber
1:08:32 berikutnya. Kita sebelumnya akan simak terlebih dahulu informasi berikut ini. Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati.
1:09:17 Marah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. Hadir di sini untuk mengabdi laksanakan tugas ke bangga negeri. Itu melaihoni bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Ho. Kami dari sini tugas dengan hati. Tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Melayani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk
1:10:04 menjadikan ASN lebih berakhlak. bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa kami dari sini tes dengan hati Tujukan kompetensi dalam harmoni bangsa loyal tanpa batasannya adaptif dan berkolaborasi
1:10:50 bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragama mengerjas penuh hati tulus membantu sesama diang malam melayani dengan mengah kami melayani dengan kami melayani H
1:14:52 Sobat ASN kembali lagi bergabung bersama kami di webinar ASN belajar seri ke-21 tahun 2026. Tentunya pasti rekan-rekan sobat ASN sudah tidak sabar mendengarkan materi-materi yang sangat menarik di tema kita hari ini. Tapi, Sobat AS, kadang ada satu pilar yang sering membuat dahi kita berkerut kalau kita membicarakan tentang pensiun. Betul. Tentang ketahanan ekonomi. Bagaimana mengelola kesejahteraan finansial agar di masa purna tugas nanti kita tidak hanya mampu bertahan, tapi bisa lebih mandiri, lebih sejahtera, atau bahkan menciptakan peluang-peluang berkarya yang baru. Nah, untuk menjawab tantangan dari perspektif ekonomi ini telah hadir
1:15:37 bersama kita institusi garda terdepan kesejahteraan pensiun. Mari kita sambut dengan hangat brandch manager PT Taspen Persero Kantor Cabang Surabaya, Bapak Fuji Widya Rahmadi, ST. Mm. Baik, selamat pagi Bapak Fuji. Selamat pagi, Mbak Fuji. Baik. Bagaimana kabarnya Bapak? Sehat? Alhamdulillah. Baik. Baik. Baik, terima kasih telah meluangkan waktunya untuk bersama kami dengan rekan-rekan sobat ASN tentunya. Kami persilakan untuk menyampaikan materinya Bapak. Baik, terima kasih Mbak Putri selaku host kali ini. Mungkin izin boleh di-share Bapak Ibu panitia.
1:16:50 Baik, kami sedang mempersiapkan untuk materinya Bapak. Mohon ditunggu sebentar di sini. Nanti rekan-rekan sobat ASN jangan lupa bisa langsung raise hand atau bisa menanyakan pertanyaan-pertanyaannya melalui kolom chat Zoom meeting maupun yang ada di live YouTube BPSDM Jatim TV seperti itu. Jadi di sini rekan-rekan sobat ASN Bapak Fuji telah hadir seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke hari ini bukan karena mereka mau eh the next chapter ya tapi lebih ke tertarik dengan materi-materi yang sangat luar biasa. Apalagi kita bahas tentang ee ekonomi Bapak ya. gitu. Baik, untuk materinya sudah ready. Baik, Bapak Fuji apakah bisa langsung
1:17:37 share screen? Oh, boleh. Eh, tim saya coba share screen ya. boleh dibantu mungkin sambil menunggu Mbak Putri ee khususnya juga Pak Pak Dr. Ramli selaku Kepala BPSDM mungkin terima kasih banyak Taspen sudah diberikan kesempatan untuk join di acara webinar yang sangat hebat ini. Dan para narasumber yang hebat tadi saya sudah juga mendengar dari Bu Dewi. Salam kenal Bu Dewi. ee dan juga dari sahabat kami yang ada di BKM pusat, Ibu Lia dan rekan-rekan BKN yang ada di pusat juga yang mungkin pada hari ini juga berkesempatan untuk mengikuti beberapa kegiatan. Ee bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semuanya. Terima kasih ee rekan-rekan dari ASN ini mungkin yang dari seluruh
1:18:22 Jatim dan bisa jadi mungkin selindo ya, seluruh Indonesia ya. Mungkin ee ada beberapa hal yang kami ingin sampaikan. Mungkin ada dua hal penting yang akan kami coba sharing ke Bapak Ibu semuanya. ASN ada di seluruh ee Jatim dan seluruh Indonesia ee terkait pengelolaan dari jaminan sosial khususnya PT Tasen Persero yang diamanahkan oleh pemerintah untuk mengelola program-program yang memang nantinya memberikan ee kebermanfaatan bagi Bapak Ibu semuanya. Oke, next lagi. Next lagi aja. Baik. ee sedikit bercerita Bapak Ibu semuanya. Ee Taspen berdiri sejak tahun 1993 dengan jumlah kantor cabang 57
1:19:09 kantor cabang. Perlu kami sampaikan bahwa empat program utama pilar utama kami adalah ee seperti Bapak Ibu sudah ketahui bahwa kami mengelola tabungan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kecelakaan, dan jaminan kematian. Total kepesertaannya pun juga mencapai 6,7 juta yang terbagi antara peserta aktif dan peserta pensiun. Saham kami 100% dimiliki oleh pemerintah ee Indonesia. Dan di sisi lain juga kami juga ee bekerja sama dengan 46 mitra bayar atau biasa disebut dengan perbankan dan PTP pos untuk memberikan optimalisasi terhadap pelayanan kepada para peserta ASN baik aktif maupun pensiun. Dan tidak lepas juga bahwa kami juga bekerja sama
1:19:54 dengan Menflan RB untuk mengakselerasi program pemerintah dalam hal ini mall pelayanan publik. Di sini ada beberapa layanan yang nanti akan kami coba sharing bersama Bapak Ibu sekalian. Next. Nah, ini peta wilayah kerja Surabaya kami bahwa kami mengelola 10 pemerintah daerah termasuk ee pemerintah provinsi Jawa Timur yang saat ini kami diberikan kesempatan untuk memberikan wawasan lebih terkait pengelolaan jaminan sosial maupun kita berbicara terkait literasi keuangan bagaimana memanage keuangan Bapak Ibu semuanya yang nantinya tadi sudah disampaikan oleh pembicara sebelumnya terkait post syndrome itu bukan hal yang ee biasa kalau kalau kita tidak bisa menyikapi dalam hal baiknya juga. Dan kami juga berharap nantinya
1:20:40 pengelolaan Taspen khususnya di wilayah Surabaya memberikan dampak positif kepada Bapak Ibu semuanya. Next. Baik, mungkin sedikit saya cerita ee tadi disampaikan di awal ee bahwa memang Taspen sejak tahun 193 dalam kurung waktu perjalanan mileston ya itu memberikan satu eh for bisnisnya kami dalam proses pelayanan kepada para AN. Memang mungkin kami sampaikan Bapak Ibu semuanya ee secara milnya sendiri atau aturannya memang secara Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 memang seluruh ASN dalam hal ini PNS maupun P3K itu dijamin dalam program-program yang memang menjadi ee program prioritas yang diamanahkan pemerintah kepada Taspen
1:21:25 seperti jaminan kecelakaan, jaminan pematian, jaminan pensiun dan jaminan teral. perlu kami sampaikan bahwa memang untuk PNS itu empat programnya memang sudah diikutkan sejak Bapak Ibu menjadi CPNS. Namun dalam perjalanannya untuk pegawai pemerintah dengan PJP atau P3K sesuai dengan ee arahan dari pemerintah atau PP 49 tahun 2018 itu dari empat program kebetulan memang baru program JKK, JKM, dan JHT. Namun kami garis bawi atau ee underline untuk dana pensiun sendiri sebenarnya itu memang belum diatur secara resmi. Hanya saja kami mungkin sampaikan di sini Bapak Ibu ee audiens juga peserta dari kegiatan
1:22:12 webinar sebenarnya P3K memiliki opsi untuk mendapatkan program pensiun yang nantinya menjadi salah satu opsi bagaimana rekan-rekan bisa menerima atau mendapatkan manfaat atas tabungan yang akan di ee saving di dalam ee Taspek Group nanti. Jadi sebenarnya P3K juga memiliki apa eh kesempatan untuk mendapatkan ee hak yang sama terhadap program yang memang dikelola oleh Pale. Oke next. Baik, mungkin sebelum saya berbicara terkait program-program yang memang menjadi inisiatif strategisnya dari perusahaan PP Persero yang dian pemerintah, saya sedikit bercerita Bapak Ibu mungkin nanti akan saya contohkan dengan diri saya sendiri. Saya tadi
1:22:57 tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Bu Dewi ee selaku narasumber sebelumnya terkait bagaimana kita menyikapi ketugas kita menghadapi menjelang pensiun. Sedikit kami mengoverview terkait literasi keuangan Bapak Ibu. Memang dari hasil survei eh yang dilakukan oleh The Power of Rotation HBC tahun 2015 di mana 12 negara termasuk Indonesia, kami sampaikan bahwa satu dari tiga orang Indonesia belum menyiapkan jaminan kesejahteraan pensiun dan 9 dari 10 orang merasa tidak siap menghadapi pensiun. Apalagi mungkin ee kami sampaikan Bapak Ibu semuanya sampai saat ini mekanisme untuk pembayaran pensiun
1:23:43 itu masih ee menggunakan mekanisme manfaatasi Bapak Ibu. Jadi yang Bapak Ibu sempat dapat informasi dari YouTube, dari Facebook atau link-link yang tidak secara offisial dikeluarkan oleh PT Tasen Persero itu kami sampaikan itu tidak benar adanya. Kalau memang ada yang nanti mendapatkan berapa miliar atau memang nanti akan dibayar dibuka itu sampai saat ini dari regulator maupun dari pemerintah itu belum ee menginformasikan lebih lanjut untuk kami ke PTAS. Jadi mekanisme pembayaran pensilnya masih menggunakan kuatuasi dan akhirnya memang menjadi ee dilematis penurunan pendapatan pensiun ASN lebih dari 70% dibandingkan saat mahasis aktif
1:24:29 bekerja. Memang secara replacement rasio akhirnya terbukti bahwa kondisi yang ada di Indonesia itu masih di bawah standar IO terhadap replacement ratio atau persentase pendapatan pensiun ketika dia masih aktif. Di mana standarnya adalah 40% sedangkan kita di Indonesia itu masih average di bawah 18,8%. Nah, mungkin sebagai informasi Bapak, Ibu bahwa Taspen selama kurang lebih waktu 5 tahun terakhir ini juga melakukan benchmarking ke beberapa negara, baik dalam hal proses pengelolaan dana pensiun maupun proses untuk ee peningkatan manfaat kepada para peserta itu sendiri. ini dari 12 negara kami pernah melakukan ben marking ke
1:25:15 Korea. Memang kalau kita lihat revement CO itu memang sudah di atas rata-rata ILO walaupun masih sekitar 43% namun proses pengelolaannya sudah cukup baik yaitu mudah-mudahan dalam dalam perjalanannya hasil benchmark kami menjadi salah satu base lining atau underlining kami untuk memberikan kontribusi lebih nantinya memberikan manfaat kepada Bapak Ibu semuanya. Oke. Next. Baik, mungkin ini tidak sekedar ASN ya Bapak, Ibu ya. Kalau saya lihat kan sebenarnya semua lini ee masyarakat baik ASN maupun swasta maupun ee wirausaha itu memiliki hal-hal yang akan menjadi perlindungan Bapak Ibu semuanya. mungkin ada hal-hal yang memang kondisinya memiliki gaji atau penghasilan, ada yang
1:26:03 memiliki aset fisik baik rumah, properti, ee tanah, maupun ee mungkin mobil dan ee motor. Selain itu juga kita juga memiliki ee aspek kesehatan dan keluarga. Namun kami mungkin sedikit merefer ya Bapak Ibu semuanya ya, bahwa di masing-masing aspek itu sendiri itu sebenarnya kalau kita berbicara ee individu itu sebenarnya semuanya memiliki perlindungan. Harus memiliki perlindungan. Contoh kalau untuk gaji Bapak Ibu ASN itu secara budgetingnya kan sebenarnya sudah dipotong ya dipotong di Taspen untuk program tabungan hari tua dan program jeminan pensiun. sebenarnya Bapak, Ibu sudah aman dari sisi perlindungan dana pensiun. Lalu kalau aset fisik terkait
1:26:50 mobil, motor, rumah itu masih opsional ya. Saya juga melihat bahwa beberapa ee Bapak, Ibu, dan rekan-rekan semuanya masih menjadi opsi apakah ee memanfaatkan peran asuransi terhadap aset fisik itu atau tidak. Lalu kesehatan sudah pasti kita memiliki PTGIS kesehatan. Dan yang terakhir ini yang menurut saya menjadi konsern bagi saya pribadi maupun eh harapan saya dan harapan PD Perserum maupun pemerintah kepada Bapak Ibu semuanya yaitu asuransi jiwa. Nah, ini yang menjadi konsylacement ratiya Bapak Ibu masih cukup kecil dibandingkan ketika Bapak Ibu mendapatkan gaji atau penghasilan di masa. Nah, itu yang menjadi salah satu
1:27:37 opsi kami ee salah satu referensi kami untuk menyampaikan ee bagaimana memberikan edukasi ke Bapak Ibu semua terkait literasi keuangan, meningkatkan income-nya Bapak Ibu, meningkatkan ee pendapatan di masa tua Bapak Ibu. mungkin kita sudah mulai harus berpikir Bapak Ibu semuanya bahwa ee maksimal pensiun yang akan diterima ketika Bapak, Ibu pensiun adalah maksimal 75% dari gaji pokok dalam tunjangan yang akan ee Bapak Ibu terima ketika pensiun. Nah, itulah yang menjadi ee underlying bagaimana Bapak Ibu untuk mencoba untuk mulai menghitung-hitung. Kalau saya nabung ke asuransi jiwa, kalau saya mau nabung yang lain bagaimana. Sedikit saya cerita Bapak Ibu mungkin ee Mbak Puti
1:28:24 juga ee saya pribadi ee walaupun saya bekerja di Tasem di BUMN tapi saya tidak berhenti untuk ee mencoba mengeksplorasi ee diri saya sendiri dan keluarga. Jadi tingkat cerita saya seseorang yang memang lahir dan besar di ee apa namanya dengan kondisi yang cukup baik. Namun juga kita lihat bahwa kita juga berpikir bahwa ee suatu saat dalam perjalanan waktu kita enggak tahu apakah kita dalam produksi sehat atau tidak. Jadi singkat cerita saya e memberanikan diri untuk menginvestasikan diri saya sendiri, anak-anak saya dan istri saya ke dalam asuransi jiwa. Jadi sesederhana itu bahwa ee saya memiliki tiga anak dan tiga anak ee saya dari yang usia
1:29:11 sekarang paling besar itu SMA sampai yang kecil itu TK itu sudah saya investasikan menjadi asuransi jiwa tas proteksi Bis. Lalu saya sendiri mungkin sama dengan Bapak Ibu semua nanti akan mendapatkan pesangon atau tabungan hari tua ya. Tapi bagi saya sendiri, saya ingin mpop up, saya ingin menambah, saya pengin berharap nanti ketika saya pensiun misalnya, oh nanti saya kira-kira saya dapatnya R juta, saya pengin, "Ah, nanti kayak yang di negara lain, di negara lain itu kayak Korea kok dia bisa ya." Ya, misalnya saya ingin ee punya impian ketika saya pensiun nanti mendapatkan tabungan hari tu sejumlah misalnya R00 juta. Apakah saya memungkinkan untuk menabung dalam kurun waktu jangka waktu tertentu? Itu
1:29:56 memungkinkan saja Bapak Ibu dan itu yang saya lakukan. Jadi tingkat cerita sampai saat ini ee saya menginvestasikan anak-anak saya dengan asuransi jiwa proteksi beasiswa dengan harapan sampai mereka selesai kuliah itu paling tidak kita tidak terlalu berat dalam proses ee ee apa namanya memberikan ee pembayaran terhadap keuangan masing-masing. Lalu saya juga sudah m-top up diri saya sendiri, tabungan hari tua saya juga sudah ada. Namun saya juga mtop up menabung masa depan terhadap asuransi jiwa saya. Dan ee itu yang saya coba ee akselerasi biar Bapak Ibu juga paham bahwa ternyata sebenarnya dalam ee uang gaji kita, penghasilan kita itu sebenarnya mungkin Bapak Ibu
1:30:42 juga harus melihat bahwa kurun waktu setahun 2 tahun itu tingkat PAVI makin pedimbulkan bahwa nilai rupiah kita juga akan semakin menurun. Dan itu yang saya coba akselerasi bagaimana kita memilah ee untuk menempatkan diri kita untuk mendapatkan nantinya di ketika kita pensiun itu nanti akan mendapatkan hak yang lebih baik dibandingkan ee kondisi saat ini. Walaupun secara pengelolaan Taspen alhamdulillah secara pengelolaan dari sisi eh preminya Bapak Ibu semuanya itu plus dengan pengembangan yang akan kami kembalikan ke Bapak Ibu semuanya. Oke next. Baik, kita mungkin langsung ke ee
1:31:27 produknya dari atau programnya Taspen ya. Jadi, Bapak Ibu semuanya tadi coba disampaikan di awal slide bahwa PT Persero itu mengelola dari empat program ee wajib Bapak Ibu semua dari program JKK, JKM, tabungan hari tua, dan ee pensiun. Jadi singkat cerita bahwa Bapak, Ibu eh PNS atau ASN ee itu memang kepesertaannya setiap CPNS sampai Bapak Ibu mohon maaf ee meninggal dunia dan nantinya ee lari ke ee pensiun janda atau pasangan ibu duda ataupun anak yang masih berhak untuk mendapatkan. Sedangkan masa iurannya sendiri memang sampai BUPnya Bapak Ibu misalnya kalau sampai 50 tahun 50 tahun dan ee secara manfaat pensiunnya sendiri itu juga mendapatkan
1:32:13 ee manfaat pensiun dan asuransi kematian ketika memang yang terdaftar dari keluarga Bapak Ibu semuanya. Jadi ee sebelum kami ee detailkan lagi, kami mungkin sedikit menekankan Bapak Ibu bahwa ee di sini ada poin penting terhadap pendaftaran ee keluarga baik istri, anak eh sor istri, suami ataupun anak bagi pasar sendiri itu tolong di-update karena itu yang menjadi ee dasar kami untuk membayarkan. contohnya ada anak Ibu atau anak Bapak Ibu yang meninggal ketika Bapak Ibu ee aktif itu akan mendapatkan hak asuransi
…