0:00 Terima kasih Tuhan buat malam hari ini Tuhan bicara di tengah kami, urapi kami semuanya. Roh Kudus kami minta Engkau menguasai seluruh hidup kami. Kami minta roh hikmat, wahyu, dan pengertian mengalir, memenuhi kami sehingga kami dibuat mengerti semakin hari berjalan dalam ketetapan-Mu, didapati menjadi orang-orang kesukaan-Mu, didapati menjadi orang kesayangan-Mu sampai garis akhir kami bisa melakukan tepat seperti yang Kau mau. pegang dan terus bawa kami seritme, seirama denganu sampai garis akhir Tuhan. Dalam nama Yesus kami mau belajar firman-Mu. Haleluya. Amin. Silakan duduk dalam hadirat Tuhan.
0:47 Sekarang kita lihat di kitab Amsal pasal yang ke-23 ayat yang keet7. Sebab seperti orang yang membuat perhitungan di dalam dirinya sendiri, demikianlah ia membuat perhitungan di dalam dirinya sendiri. Jadi dalam pikiran kita ini punya pemikiran-pemikiran, asumsi-asumsi, pola pikir-pola pikir, cara pandang-cara pandang yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, yang tidak sejalan dengan Tuhan. Dan kebanyakan pola pikir kita ini, cara pandang kita ini dipengaruhi oleh masa lalu kita. Sekarang saya mau tanya, Ibu-ibu, kalau bayangin surga itu ada apa sih? Di sana
1:33 ada Tuhan Yesus main kecapi, duduk di kursi goyang gitu-gitu sambil ngelihatin. Coba iki orang iki kayak gini, Omah. I modernya kok kayak gini ya? Ibu Nova. Ibu Nova ini ya? Opo iki? Ibu, Bu S ini gimana ya kayak gini atau ngelihatin oh orang berpikir di surga kan aneh-aneh kan. Menurut Ibu surga itu seperti apa di pemikiranmu? Tiap hari menyembah nyanyi. Oh nyembah nyanyi terus-terusan abadi begitu bosan. Iya ya. Orang berpikir kan di surga katanya nyembah terus nyanyi terus. Bosan ya. Soalnya kan itu kekal. Jadi abadi begitu terus nyanyi tiap hari. sampai ah itu pemikiran kita, itu asumsi
2:20 kita surga seperti itu. Betul apa enggak? Iya. Terus Tuhan enggak tahu kayak gimana pokoknya sesuai dengan Asimsu dan pemikiranmu sendiri kan. Iya. Coba sekarang kita lihat di kejadian pasal yang kedua. Nanti pelajarin seluruh kitab Wahyu ya. Sekarang gini. Menurut Ibu Taman Eden yang di zamannya Adam dan Hawa itu seperti apa? Jangan sekarang lihat saya lihat saya semua. Menurut ibu taman Eden di zamannya Adam dan Hawa yang diciptakan Tuhan yang Adam dan Hawa hidup dalam kemuliaan itu seperti apa? Ada apanya di sana? Pohon durian ya. Pohon apa? Jengkol.
3:05 Padang rumput. Padang rumput. Terus ada apa lagi? Ada air terjun dan hawanya enak. Adem adem ada binatang apalagi enggak panas enggak dingin just naik ujian buah-buahan buah-buahan macam ya. Oh aku hari ini pengin makan semur jengkol. Wih, ada pohon jengkol nih. Kita ambil nih. Mungkin ada pohon durian yang suka durian kali ya. Ada. Belum ada. Belum ada. Sekarang kita lihat coba coba sekarang kita lihat di kejadian ini. Kita lanjutkan baca ini ya. Di kejadian pasal yang kedua ayat yang ke-8. Selanjutnya
3:52 kalau pohon itu enggak ada, jadi pohon jengkol, pohon duriptakan tahun kapan? Ya belum ada. Kita lihat lagi. Selanjutnya Tuhan Allah membuat taman Eden di sebelah timur. Di situ kelah ditempatkan manusia yang dibentuknya itu. Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon di bumi. Kira-kira mungkin ada pohon jengkol dan durian kayaknya ya, tapi enggak disebut. Karena orang Israel enggak suka yang bau-bau kali ya. Yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya. Dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu seperti pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Perhatikan ada suatu sungai mengalir di Eden untuk
4:39 membasahi taman itu. Dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Indah ya kayaknya nih yang suka mancing ini cocok di sana nih kayaknya ya. Yang pertama namanya pison yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah wilad. Ada ada apa? Wow. Tadi berpikiran ada emasnya enggak? Enggak. Kenapa? Kan ibu-ibu suka pakai mas. Iya. Ayo ke surga kita. Terus terus di ayat 12-nya perhatikan. Dan emas dari negeri itu baik. Dari sana ada damar bedola dan batu krisop. Siapa yang suka pakai berlian? Loh,
5:28 ternyata ada emasnya, ada berliannya. Keren enggak? Ini keren. Nama sungai yang kedua ialah Giihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Gus. Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. Tuhan Allah mengambil manusia itu menempatkannya di dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Oh. Jadi sesuai dengan imajinasi ibu-ibu enggak? Pemikiran ibu-ibu enggak? Tadi taman Eden tadi ternyata berbeda ya. Hampir sama tapi enggak ada emasnya Pak. Enggak kepikiran ya. Iya. Di surga itu lebih powerful lagi. Nanti baca di kitab
6:14 Wahyu. H. Dipikir surga hanya pujian penyembahan toh. Ternyata di Yohanes dijelaskan Bapak di surga sedang menyediakan rumah. Rumah mungkin rumahnya ada mansion, ada tamannya. Indah banget. Seperti kerinduan ibu-ibu punya rumah yang di belakangnya ada Golf view-nya. Enggak kepikiran, kan? Terus lantainya dari perian, lantainya dari emas. mengkilat sampai emas yang murni itu. Kalau emas itu keras itu kan ada campurannya besi, seng dan lain-lain kan. Itu di kitab Wayu dijelaskan seperti itu. Jadi seringki apa yang diasumsi kita ini tidak sesuai
7:00 dengan apa yang Tuhan nyatakan. Nah, makanya kalau hidup kita dikuasain oleh asumsi, akhirnya ketika kita diperhadapkan dengan masalah, diperhadapkan dengan orang lain yang menyebalkan, sikap orang lain yang kita tidak sukai, akhirnya kita punya pemikiran sendiri, kita renungkan sendiri, akhirnya kita yang jengkel dan kesal sendiri. Kita ketika diperhadapkan sama pasangan yang menyebalkan, biasanya ibu-ibu seringki komplain dengan semua yang suami lakukan dan menyebalkan itu. Harusnya yang dipikirkan adalah janji Tuhan atas suamimu. Itu yang diperkatakan.
7:47 Janji Tuhan dan realita itu dua hal yang berbeda. Realitanya kok begini, tapi janji Tuhan suamiku akan di rumah enggak naik motoran terus dia akan beli Mercy. Ajak jalan-jalan kamu ajak ke Takasimaya beliin Herming Louis Vitong dan lain-lain. Ajak jalan-jalan ke Eropa. Tapi realitanya naik motor, naik, naik motor terus iki apa gitu. Nah, ketika ngelihat realita pemikiran kita kan aneh-aneh. Memang suami enggak peduli dia memang kelakuannya enggak mau, enggak tahu diri, enggak ngerti perasaanku dan lain sebagainya. Dan akhirnya kita kesal sendiri, kan? Iya.
8:33 Iya. Loh, aku ngadapin kayak begini Tuhan katanya janjimu diberkati. Wah, akhirnya banyak orang ketika diperlakukan buruk oleh orang lain, akhirnya dia sakit hati dan udah enggak gereja-gerejaan lagiah orang kayak begini aku enggak mau temenin lagi. Ya harus yang dilihat adalah bagaimana Tuhan memandang orang tersebut sesuai dengan janjinya. Kita pun harus pakai pola pikirnya Tuhan. Kalau kita pakai cara pandangnya Tuhan, ngadepin masalah, ngadepin orang yang menjengkelkan, apa yang terjadi? Kita omongin janjinya Tuhan kan kira-kira pengin marah-marah ngomel-ngomel atau wis Tuhan aku mau doakan terus. Tahu enggak ibu-ibu kita adalah imamat yang raja nih? Imam sekaligus raja. Imam itu tugasnya
9:19 ngapain? Jadi pengantara antara orang berdosa dengan Tuhan. Jadi pengantara antara suamimu yang belum kenal Tuhan dengan Tuhan. Ngerti enggak? Tapi kebanyakannya kesal kan? Ngomel enggak? kayaknya enggak suka ngomel ya kalian ini. Enggak nurut semuanya baik-baik. Bu Livan, Bu Gem ini senang punya jemaat yang nurut kayak begini ya. Ya. Tapi seringki diperhadapkan dengan realita yang gak kita senangin tadi harusnya kita pertanya perkatakan janji Tuhan tapi kok kayak begini. Akhirnya kadang kita kesal ke bawa kesal ke bawah pemikiran kita. Terus ketika ada orang yang memperlakukan buruk kita, kita
10:04 pikirkan terus. Pikirkan terus. Jangan-jangan dia memang jahat ya. Kok kayak begitu ya sikapnya ya? Kelakuannya memang nyebelin. Kata orang Surabaya benenceno banget ini orang kayak begini nih. Kita pikirin terus, kita pikirin terus, kita pikirin terus. Akhirnya kita enggak bisa tidur, tiba-tiba jengkel, kecewa, sakit hati, pegel, encok, rematik, masuk angin biasanya tambah hari tambah pegelinu. Pegelinu, bawa minyak nenek-nenek dicel-ucel di hidungnya, baunya minyak kayak putih semua. Karena apa? pola pikirnya akhirnya yang dipikirkan hal buruk itulah yang terjadi. Tadi di kitab Amsal dikatakan sebab seperti orang yang
10:50 membuat perhitungan di dalam dirinya sendiri, demikianlah ia. Bapak, Ibu, bapaknya saya aja. Ibu-ibu, ibu-ibu pengin tahu kamu seperti apa? Kalau enggak sejalan dengan firman, kalau kau enggak taklukkan sama firman, pikiranmu itulah sejatinya dirimu. Tapi kita ini bukan itu. Realita kita ini yang sudah ngalami kelahiran baru. Kita ini realitanya adalah manusia roh yang sudah diperbarui, yang dilahirkan kembali. Manusia roh itu diciptakan serupa segambar dengan Tuhan.
11:36 Do you deng or not? Deh. Iya. Amin. Ngerti ya? Nah, manusia roh ini harusnya yang memimpin, yang ngontrol pikiran, perasaan, kehendak kita itu di area jiwa kita kan. Manusia kan ada tiga bagian, roh, jiwa, jiwa, dan casing kita. Iya. Harusnya orang dipimpin oleh roh kan. Iya. Karena roh ini komunikasinya dengan Roh Kudus. Iya. Makanya manusia roh kita ini harus kuat. Alkitab katakan barang siapa berkata-kata dengan bahasa roh, dia membangun dirinya manusia rohnya semakin kuat semakin powerful. Makanannya manusia roh adalah firman Tuhan kebenaran. Semakin kita banyak hidupin firman, kita
12:21 melakukan firman, kita nurut sama Tuhan, manusia roh kita semakin powerful, kuat. Ketika mulai ada pemikiran yang jelek tadi, "Oh, firman Tuhan enggak gitu kok." Ngerti enggak? Iya. Tapi kalau jiwamu yang ngontrol, perasaanmu yang mengendalikan, Ibu-ibu dengarin baik-baik ya. Kalau perasaanmu yang mengendalikan, kamu jadi orang yang labil, gampang tersinggung. Apalagi kalau ada tamu rutin itu datang, emosimu naik turun kayak yoyo. Bisa meledak, kadang bisa baik, kadang bisa senyum manis, tiba-tiba mukamu bermuram durja dan kejam sekali. Kalau manusia roh kita yang ngontrol
13:07 kondisi apapun, situasi apapun, keadaan apapun, diperhadapkan dengan manusia apapun, kamu bisa rileks dan enjoy. Itu manusia rohani yang dewasa gak pernah terguncangkan. Amin. Amin. Ketika manusia roh ini semakin dewasa, jiwamu takluk, casing ini tunduk, tubuh ini tunduk. Akhirnya apa? Berjalan setiap hari dari kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Dari urapan satu pada urapan yang lain, dari penguasaan diri satu pada penguasaan diri yang lain. From glory to glory. Tambah hari tambah menjadi serupa dengan Kristus. Tiba-tiba
13:55 suamimu bisa melihat, suami itu memperhatikan sikap, tindakan, kelakuan istrinya. Kok kamu jadi nice? Kok kamu jadi mesra? Kok kata-katamu penuh hikmat dan pengertian? Anak-anak juga perhatikan. Mami biasanya nyanyi terus manyong nyanyinya. Kalau pujian penyembahannya s nyanyian kayak donal bebek. Kok mami ini penuh penguasaan diri ya? Terus pikiran kita juga berbeda. Biasanya kalau ngelihat orang yang enggak disukain, wah curiga begini no gini. Jangan-jangan dia begini. Apalagi kalau ketemu orang yang memang bencekno begitu ya. Wah, langsung kita juga kesel gini-gini. Tapi kalau
14:41 manusia rohmu semakin kuat, jiwamu takluk. Kamu ketemu orang seperti itu. Halo shalom. Gimana kabar? Biana bisnismu itu orang yang ngeselin bisa dia bisa sok dan oh ternyata dia baik ya bisa diberkati loh dengan sikap kita. Tapi kalau sikap kita ketemu orang yang nyebelin tadi hah [Musik] malaslah dia ada di situ melipir dulu ke sana kemari itu tambah kepahitan memang benar ya. Pernah dengar enggak kata kata orang-orang Kristen atau kata-kata orang dunia ngomong begini? Lah dia kan pelayanan lah dia kan hamba Tuhan dia kan rajin ke gereja kok kelakuannya kayak begitu. Pernah dengar enggak? Iya.
15:26 Sering kan? Kenapa orang ngecap seperti itu? Tahu enggak kenapa? karena melihat kelakuannya kedagingan dipimpin emosinya dipimpin ee harga dirinya dipimpin amarahnya dan akhirnya jadi batu sandungan. Orang Kristen yang seperti ini ditempatkan di mana pun trouble. Tapi kalau kita manusia, roh kita kuat, pola pikir kita takluk kepada firman. Mau orang ngomong buruk, mau orang ngomong jelek, mau orang memperlakukan buruk, mau orang bersekongkol melakukan kejahatan, duduk manis tersenyum bahagia memuji Yesus selamanya. Aku bernyanyi bahagia,
16:13 memuji Yesus selamanya. Enggak bakalan ngomel, ngerutu, ngeluh, atau komplain. Dia tahu apa yang harus dikerjakan. Itu namanya proses hidup. Amin. Amin. Dapat sesuatu? Iya. Ini makanannya agak stik wagyu ini. Sekarang kita lihat di Amsal pasal yang ke-27 ayat yang ke-19. [Musik] Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Hati
16:59 itu di hati yang ditulis dalam Alkitab itu bisa saja dia the spirit of man di kitab the out of the belly dalam hati manusia mengalir hidup dia juga bisa berbicara tentang soul tentang jiwa. Makanya kitab Amsal katakan, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, sebab dari sana terpancar kehidupan." Itu tepatnya bukan di hati, di manusia roh itu tepatnya di jiwa. Kalau perasaanmu gak enak, beda hati sama jiwa beda jiwa. Roh, hati itu bicara roh sebenarnya tepatnya the spirit of man. Manusia kan ada tiga bagian kan. Roh
17:44 tempatnya Roh Kudus tinggal yang kita dilahirkan kembali itu di manusia roh kita. Nanti baca di Yzkiel pasal yang ke-36 ayat 25 sampai 27 dijelaskan saja. Ketika kita ngalami kelahiran baru, Tuhan berikan roh yang baru di dalam kita dan hati yang baru itu jadi tempat tinggalnya Tuhan. Tuhan kan kudus dan suci. Betul apa enggak? Iya. Bagaimana dia bisa tinggal dalam pribadi yang najis dan kotor? Gak mungkin manusia itu setelah jatuh dalam dosa najis dan kotor kok. Makanya orang harus ngalami kelahiran baru. Ngerti enggak fungsinya kelahiran baru itu apa? Kelahiran baru itu bukan dicelup di air hatimu berubah.
18:29 Engkau ngalami Tuhan diperbaharui. Tuhan berikan hati yang baru dan roh yang baru baru Tuhan tinggal di dalam. Waktu kita ngalami kelahiran baru, kita undang Yesus masuk di dalam hati kita kan. Deklarasikan kita menjadi manusia baru kita tinggalkan manusia lama. Sebenarnya waktu kita terima Yesus secara pribadi kita ngalami Tuhan perang ngalami kan kelahiran baru itu kan ngelihat semuanya jadi indah semuanya. Iya enggak? jalan-jalan kok kelihatannya kok indah ya selama ini biasa aja kok ini berbunga-bunga kayak begini kok gimana kok hidup kok jadi semangat ya kok ngelihat hidup ini kok jadi powerful dan berbeda. Pernah ngalami kan mom-momen itu momen-momen kita ngalami kelahiran baru di awal-awal maunya datang ibadah nyembah sedikit nangis tiba delawat
19:16 Tuhan benar enggak? Iya itu kan ngalami Tuhan. Bayangin orang yang kedagingan ketemu Tuhan yang powerful pencipta langit dan bumi. Pasti berubahlah. Tapi dengan berjalannya waktu harusnya Roma pasal yang ke-12 ayat yang kedua, kita harus berubah oleh pembaharuan budi kita. Harus itu. Di mana letak pembaharuan budi? Di jiwa tadi loh. Jiwa itu berbicara pikiran, kemauan, dan kehendak kita. Perasaan dan kehendak kita. Perasaan kita kan enggak suka Tuhan. Suka Tuhan enggak perasaan kita? Siapa yang ketika disakitin mendoa, "Tuhan berkatin dia. Tuhan aku ampuni
20:03 dia. Samperin dikasih kue. Siapa yang disakitin sukanya begitu? Enggak suka kan perasaanmu untuk melakukan itu?" Iya. Benar apa enggak? Iya. Berubahlah oleh pembaraian budi yang tadi enggak suka harus belajar suka mengampuni. Harus belajar mendoakan. Harus belajar menerima orang yang mencekno. Enak apa enggak? Sopo bilang sing enak? Enggak enak. Siapa yang suka doa puasa? Enggak suka kabeh. Sukanya makan, ngopi, nongkrong. Betul apa enggak? Iya. Itu kan kehendak kita. Perasaan enggak suka ngampuni, suruh doa puasa malas, baca firman malas. Pikiran kita yang siapa yang mikirkan
20:48 yang baik, sedap didengar, patuh dipuji, disebut kebajikan di Filipi 4 atau mikirin yang buruk-buruk biasanya. Wah, ii gimana ini Israel sama Iran lagi bom-boman ini. Singapura dolar jangan-jangan wah ekonomi kok pada sepi ini. Penghasilan berkurang. Kita lebih suka mikirin yang baik sedap didengar patut dipuji atau mikirin yang buruk pikiran kita. Kalian ini punya pikiran apa enggak sih? Punya. Ketika suami melakukan hal buruk, kita sering pikirkan yang baik. Sudah dengar pantun buji. Wah, suamiku pasti bertobat. Suatu hari akan melayani Tuhan. Dia akan menjadi sukses dan berhasil. Oh, dia akan beliin saya Mercy enggak mauin motor terus atau p gitu. Hah? Ayo pilih yang mana?
21:37 Pikiran kita seringkiali mikirin yang bertolak belakang dengan firman kok. Jadi di area itu yang harus diperbaharui. Mengerti enggak? Harus jalan dengan firman. Makanya jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan sebab dari sana terpancar kehidupan. Sebenarnya di area jiwa itu dijaga begitu rupa. Karena manusia roh kita itu diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Makanya Tuhan mau tinggal dan bertata dalam diri kita. Mengerti? Manusia roh kita itu diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Tapi jiwa kita kan dipengaruhi oleh masa lalu kita. Bagaimana engkong, Mak cik, Pak Co, Mak Kongco bagaimana ngajarin nenek moyang ngajarin? Belum lagi suami
22:24 belum lagi masa lalu, belum lagi dipengaruhi dengan trauma. belum lagi dipengaruhi dengan hal-hal yang lain. Itu kan mempengaruhi pola pikir kita dan cara pandang kita. Betul apa enggak? Iya. Tadi ibu-ibu kan punya imajinasi tentang tamen berbeda kan. Kadang berpikir tentang surga juga berbeda juga kan. Dipikir surganya hanya nyembah terus. Eh enggak ternyata ada mansion house itu dalam bahasa Inggris disiap Tuhan mempersiapkan bukan rumah the mansion loh. Gede enggak? Keren enggak? Itu keren. Terus ada macam-macam kan? Imajinasi kita di surganya nyembah terus siang dan malam katanya omah. Tapi ternyata ada lantai emasnya, ada rumahnya dan lain sebagainya. Taman Eden kata Ibu ada pohonnya toh ada enggak
23:10 tahunya ada emasnya ya keren banget ya kan. Kita kadang berpikir dibatasin mulai mulai dibatasi dengan pemikiran kita, dengan pengetahuan kita itu yang seringkiali bagaimana Tuhan tidak bisa memakai kita secara pa silent HP-nya. Ada bunyi tadi. [Musik] Pemikiran kita seringki dibatasi dengan cara pandang kita sendiri. Coba lihat sekelilingmu. Hanya sebentar sebesar ruangan ini kan. Betul apa enggak? Engak. Tapi Tuhan bisa melihat di balik ini ada apa? Ada ruangan sebelah kan? Di baliknya lagi ada haul kan? Di baliknya lagi ada jalan kan? Ada gedung kan? Betul apa enggak? Iya. Ternyata ada sampai sana itu
23:56 Merlion, Park dan lain-lain dan sebagainya kan. Sampai ujung sana ternyata ada bangsa-bangsa lain, negara-negara lain kan. Tapi kita melihatnya sebatas ini. Berapa banyak orang ketika nghadapi masalah yang berpikirnya mentok seperti ini tok. Padahal Tuhan siapkan sesuatu yang baik, yang besar. Nah, pemikiran tadi itu harus ditaklukkan. Alkitab katakan harus merubuhkan kubu-kubu, benteng-benteng yang dibangun oleh manusia yang menentang akan pengenalan Kristus. Ngerti enggak? tadi itu kalau kita enggak taklukkan kepada Kristus, itu yang menghalangi jatahmu
24:42 enggak sampai ke hidupmu. Itu tadi loh yang menghalangi berkat Tuhan enggak sampai ke kamu. Itu tadi yang menghalangi janji Tuhan tidak genapi dalam hidupmu. Ngerti enggak sampai sini? Iya. Dapat sesuatu? Iya. Jadi kita harus menaklukkan pikiran. Kemarin kita lihat kan highlight-nya Pak Gem kan berpikir pikirkanlah yang manis sedap didengar patut dipuji disebut kebajikan kan itu kan belajar menaklukkan pikiran belum lagi menaklukkan kehendak kita belum lagi menaklukkan perasaan kita itu perlu proses selama ibu-ibu cari Tuhan kejar Tuhan sungguh-sungguh tidak hanya sekedar ibadah tidak hanya sekedar
25:28 pelayanan kamu kejar Tuhan kamu kamu akan dibawa ditarik pada pusat kehendaknya. Tambah hari tambah berubah, tambah berubah, tambah berubah, tambah diurapi, tambah diberkati, tambah dipakai Tuhan. Tapi dagingmu akan nangis berdarah-darahit. Yang saya bilang ikut Tuhan itu tidak enak. Itu di area sinilah seringkiali kita berdarah-darah. Enggak keluar darah sih sakit. Kalau enggak keluar darah itu kan lebih memarkan rasanya gak enak toh. Iya. Benar apa enggak? Kebentur enggak keluar darah. Tapi tahu besok pincang lukanya dalam ikut Tuhan tu kayak seperti itu. Dan Tuhan sudah siapkan loh
26:14 pemulihannya. Jadi enjoy aja nikmatin hidup dengan bahagia. Kalau ngadapin masalah, proses tadi akan semakin menarik kita dekat dengan Tuhan. Semakin dekat, semakin dekat, semakin semakin dekat momentummu tiba, kamu akan ngalami promosi. Blem jadi berkat. Semakin kita menaklukkan diri, perkataan kita punya bobot dan kuasa. I waktu kita semakin berjalan ngikutin maunya Tuhan, Tuhan berjalan bersamamu. Tuhan berkata-kata melalui lidah, bibirmu. Tuhan manifestasikan lewat doamu. Hidupmu powerful enggak? Jadi, mana mungkin orang Kristen yang membele, letoe, lemas, stres, bingung karena
26:59 tidak mau menaklukkan dirinya kepada Kristus. Apalagi yang keras kepala, dablek, ngeyelan, merasa paling benar, merasa paling pintar, merasa paling hebat sejakat raya dan harus dihormati. Orang harus respek dan dia. Enggak ada. Karena enggak semua orang suka sama kita. Kalau kita diperhadapkan dengan orang-orang seperti itu, enjoy loh prosesku, ini loh jalanku, ini loh jalan penyalibanku untuk semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Tujuannya apa? Tuhan mau manifestasikan kuasanya melalui hidup. Bapak, Ibu, Bapak, Ibu-ibu, Tuhan pengin memanifestasikan. Kemarin saya pernah ngomong ya di
27:45 WJ, setan bentuknya roh kan. Roh bisa bekerja enggak? Maksudnya bekerja secara fisik bisa enggak? Enggak bisa kan? Dia butuh tubuh manusia merasukin manusia. Akhirnya manusia yang dirasukin roh jahat tadi punya ide, punya gagasan, melakukan tindakan, mengambil keputusan, melakukan hal-hal yang jahat dan busuk, memanifestasikan pekerjaan setan di muka bumi ini. Setan butuh merasukin orang untuk memanifestasikan pekerjaannya di muka bumi. Makanya ada orang-orang yang jihatnya bukan mainkan. Ada orang yang pikirannya jihat lagi, kelakoknya busuk. Memang tindakannya itu mencermin seperti tindakannya iblis. itu ada memang di muka bumi ini. Karena orang itu memberi dirinya
28:31 untuk memanifestasikan peng dikuasain setan. Karena manusia kan gak bisa kosong. He. Kalau enggak diisi setan ya diisi Tuhan. Tapi Roh Kudus itu tidak merasukin. Roh Kudus itu memenuhi kita. Memenuhi kita takluk dan tunduk kepada Dia. Akhirnya Roh Kudus bekerja melalui apa yang kita kerjakan. Kamu bekerja di kantor, di sana, orang diberkati melalui hidupmu. Kamu doa orang sakit, Tuhan campur tangan lewat doamu. Kamu main Bitcoin, enggak ada yang main Bitcoin, main saham atau bekerja bikin gue atau melakukan aktivitas apapun Tuhan campur tangan di
29:16 sana. Kamu pelayanan Tuhan manifestasi diri kamu nyembah Tuhan ikut nyanyi dalam nyanyianmu. Hadir dalam penyembahanmu. Akhirnya orang yang mendengarnya di jamah Tuhan. Tuhan sedang mencari orang yang available untuk dipenuhi. Semakin kita diberi dipenuhi semakin dia akan memanifestasikan dirinya. Untuk dipenuhi kan kita harus kosong kan. Emptiness. My English from Tegal. Emptiness. [Musik] Mengosongkan diri dari diri sendiri. Harus mati terhadap diri sendiri. Mati terhadap ego. Mati terhadap keinginan, mati terhadap emosi, mati
30:04 terhadap amarah. Mengosongkan diri dari diri sendiri supaya semakin dipenuhi Roh Kudus. Ketika Roh Kudus memenuhi sepenuhnya hidupmu, dikontrol dan dikendalikan Roh Kudus. Powerful. Amin. Amin. Diberkati. Diberti. Nangkap sesuatu yang ilahi. Ini agak dalam ya khotbahnya. Tapi saya berdoa ini akan benar-benar menjadi dasar hidupmu berjalan bersama Tuhan setiap hari. Amin. Jadi ngerti tahu bagaimana bersikap. I jangan dikontrol perasaanmu. Jangan punya persepsi buruk terhadap siapapun, terhadap keadaan siapapun. Harus takluk dan tunduk kepada firman.
30:51 Engkau akan melihat kemuliaan Tuhan semakin powerful. Alkitab katakan kalau kita disakitin, kita harus memberkati. Nanti orang yang membenci kita, orang yang memusuhi kita, itu orang bisa berbalik menjadi orang paling mengasihi dan paling peduli dengan kita. Amin. Amin. Saya berdoa firemani sampai nempel sampai kedalaman hatimu dan merubah hidupmu. Nah, ini tahun depan saya melihat orang-orang yang diurapin Tuhan di tempat ini. Ini ibu-ibu pelayanannya sekarang palu pelayanan kesembuhan ilahi. Orang dekat kamu tiba-tiba manifestasi kamu bisa tengking setan tumpang orang ngalami kepenuhan Roh
31:36 Kudus woi powerful. Amin. Amin. Amin. [Tepuk tangan] Ada orang-orang tadi ketika kau merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu. Angkat tanganmu. Maju ke depan. Roh Kudus, aku mau buktikan kau hadir dalam bukan karena tapi karena suruh maju suruh maju.
32:41 [Musik] Jus [Musik] Jesus [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Now Jesus name
33:27 Jesus name Jesus Jesus Ibu ini sesudah menerima semakin semakin semakin [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat [Musik] kuasanya power [Musik] Jesus
34:13 [Musik] Jesus enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya. Ya. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan kuasa Jesus semakin mengar Jesus. Biar [Musik]