0:00 wabarakatuh. Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wa mawalah la haula wala quwwata illa billahil aliyil adzim. Segala puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa taala pada hingga pada kesempatan malam hari ini kita bisa hadir di Zoom sosialisasi dirasa tafawasus Syariah yang insyaallah akan disampaikan oleh Ustaz Lutfi Setiawan, MA. Hafizahullahu taala. Kemudian ee bagi antum sekalian ikhwan jika tidak ada uzur tafadol untuk mengaktifkan kameranya sebagai bentuk adab kita terhadap ustaz. Kemudian bagi
0:47 akhwat silakan tetap menonaktifkan kameranya. Baik. Ee alhamdulillah Ustaz juga sudah hadir di hadapan kita safaat dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Ahlan marhaban bikum ayyuhal ikhwah. Semoga selalu dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. Aminahman. Baik ee untuk mempersingkat waktu tafadol bagi antum sekalian untuk bersiap menanyakan apa saja nanti terkait dirasah tak khusus syariah. Insyaallah ustaz akan memaparkan. Waktu dan tempat ana persilakan Ustaz. Tafad masykurah. Jazakumullah khairon. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu
1:34 wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi ajmain. Amma ba'd. Allahumma inna nasaluka ilman nafian warizqan thyiban wa amalan mutaqobbalan. Allahumfana bima alamtana waimna ma yanfauna wazidna ilman. Amin ya rabbal alamin. Ikhwani fiddinani waakum. Kita terus berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala semoga kita selalu diberikan limpahan nikmat dan juga rahmat oleh Allah Subhanahu wa taala di setiap ee langkah kita, di setiap nafas kita, bahkan di seluruh umur kita ya. Dan subhanallah di antara ee tanda keberkahan dari waktu,
2:20 keberkahan dari usia, serta tanda dari keberkahan umur yang Allah berikan kepada kita adalah ketika kita menghabiskan usia kita atau menghabiskan waktu kita atau mengisi hari-hari kita dengan ilmu syariat agama Allah Subhanahu wa taala. sehingga ee sangat beruntung sekali ya bagi antum antum dan marhaban biolibil ilm marhaban bikum ya ee antum-antum adalah bisa dibilang orang-orang yang dipilih oleh Allah Subhanahu wa taala yang mana mungkin di luar sana banyak dari saudara-saudara kita dari ribuan ratusan ribu atau jutaan saudara-saudara kita yang waktunya mungkin dihabiskan
3:05 dengan hal-hal yang pertama tidak bermanfaat atau lebih parah adalah dengan hal-hal yang maksiat. kepada Allah Subhanahu wa taala. Tapi antum-antum semua ee menyempatkan waktu bahkan sengaja ya hanya menyempatkan tapi benar-benar menyediakan waktu untuk belajar yang mana ee ini adalah tanda bahwasanya Allah subhanahu wa taala memberikan keberkahan bagi antum-antum semua dalam umur dan juga waktu antum. tentu ee belajar ini tidak mengenal usia, tidak mengenal ee derajat seseorang atau tidak mengenal dia ini sudah ee mendapatkan ilmu sebanyak apapun. Tidak. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam meskipun
3:52 derajat beliau ee sudah menjadi seorang nabi dan manusia yang paling mulia di muka bumi ini saat itu, tetap diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa taala untuk belajar ilmu syari. Makanya kalau misal antum ya bisa dibilang orang paling semangat di muka bumi ini dalam belajar itu malah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah sangat senang dan gembira ketika datang Jibril Alaih Salam. Mengapa? Karena Jibril membawa wahyu, membawa ilmu agama Allah Subhanahu wa taala. Makanya ketika ada sekali saja Jibril gaib atau tidak hadir, tidak datang, itu Rasulullah sangat sedih ya. Oleh karena itu, doa yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa taala kepada
4:37 rasul-Nya adalah waqul rbi zidni ilman. Dan katakanlah wahai Muhammad ya Allah tambahkanlah ilmu kepadaku. Dikatakan oleh para ulama tafsir bahwasanya lam yaillahu azza wa jalla Allah tidak pernah memerintahkan kepada nabinya atau hambanya untuk menambah sesuatu ya dalam artian tambahan untuk ee mendapatkan suatu hal yang sangat banyak kecuali yaitu ilmu agama yaitu ilmu syari. Karena dengan ilmu agama ini tegak seluruh hajat kita baik di dunia dan juga akhirat. Dan sesuatu yang sangat menggembirakan dan subhanallah termasuk nikmat Allah Subhanahu wa taala yang besar bagi kita di zaman sekarang. Kita
5:24 dikelilingi oleh ilmu agama Allah Subhanahu wa taala, ilmu syari. Mungkin di antara antum-antum yang dulu ya ee sudah ngaji sejak tahun 2000-an atau mungkin sebelum itu tahun 90-an mungkin agak kesulitan untuk mendapatkan ilmu agama di sekitarnya. Bila ingin mengaji dia harus sabar perjalanan jauh. Mungkin dari ee yang dari daerah Bogor misalnya dia harus perjalanan ke Jakarta 2 jam atau 3 jam macet-macetan sampai sana ternyata kejiannya selesai. Atau yang dari daerah pelosok-pelosok hanya bisa mendengarkan lewat kaset. Itu pun bila nyampai kepadanya ya atau membaca lewat majalah. Dakwah sunah saat itu masih belum ramai
6:10 dan populer atau bahkan belum banyak di sekitar kita. Dan subhanallah Allah Subhanahu wa taala memberikan kita kemudahan berupa teknologi disertai dengan kemudahan dalam menuntut ilmu syari. Menuntut ilmu syari, menuntut ilmu agama Allah Subhanahu wa taala. Sehingga dengan fasilitas yang Allah Subhanahu wa taala berikan se semegah ini ya dan mudah ini Allah juga memberikan nikmat kepada kita dengan melimpahnya ilmu. Karena belum tentu mungkin ada seseorang dia berada di negara lain yang fasilitas teknologinya lebih tinggi dari dari kita yang ada di Indonesia. Tapi tidak tersebar di sana ilmu syari, ilmu agama Allah Subhanahu
6:55 wa taala tidak tersebar tauhid. tidak serbar sunah dan sejenisnya sehingga dia pun kesulitan. Dan ini saudara-saudara kita yang mungkin mereka berada di negeri-negeri orang yang non muslim atau mereka ada di negeri-negeri yang tidak banyak didukung ya. Misalnya kita lihat di negeri Cina dengan kemajuan teknologi di sana tapi pemerintah melarang dengan keras rakyat-rakyatnya untuk mendalami ilmu agama ya. karena punya banyak teman dari Cina atau dari Rusia ya atau dari beberapa negeri-negeri sekuler atau bahkan dari Jepang, dari Eropa, Subhanallah mereka cerdas-cerdas, pintar-pintar, tapi ketika mereka sampai di negeri mereka tidak bisa berdakwah, tidak bisa belajar, bahkan tidak bisa
7:42 sama sekali. Beberapa teman itu cerita, "Ana kalau ketahuan membawa kitab tauhid Syekh Muhammad bin Abdul Wahab atau bahkan membawa Sahih Bukhari, maka ana akan masuk penjara. Ana kalau misal ee berjenggot atau apa namanya ee celananya tidak sesuai ee sesuai sunah atau berniqab dan sejenisnya seperti di negeri Parancis ya, ana akan langsung dituduh sebagai teroris dan ana akan diawasi dengan ketat dan seperti di Jepang dan sejenisnya. Tapi kita di negeri Indonesia, nah salah satu bahkan bisa dibilang terbesar negeri muslim terbesar di dunia. Kita mendapatkan nikmat kemudahan oleh Allah Subhanahu wa taala untuk belajar, untuk mengamalkan agama kita, untuk
8:28 beribadah. Maka jangan sampai kenikmatan ini dicabut oleh Allah Subhanahu wa taala tatkala kita tidak mensyukurinya. Dan salah satu bentuk syukur terbesar kita kepada Allah Subhanahu wa taala atas nikmat yang sangat besar ini, yaitu nikmat ilmu, yaitu dengan sungguh-sungguh dalam mempelajarinya. Pertama, lalu yang kedua adalah dengan mengamalkannya ya. Dan yang ketiga adalah dengan mendakwahkannya. Dan HSI akademi itu adalah salah satu dari wadah yang upaya kita untuk menyebarkan ilmu, mengajak orang belajar. Tentu di luar sana masih banyak platform-platform atau kajian-kajian yang harus kita hadiri ya dan sejenisnya. Tentu ee sekali lagi dan
9:15 sering ana sebutkan dan nyatakan antum-antum menghadiri kajian offline itu jauh lebih baik daripada kajian online ya. Jadi jangan apa namanya jangan habiskan waktu hanya dari kajian online saja tidak. Tapi dari kajian offline itu yang lebih utama karena berkahnya langsung sebagaimana disebutkan di dalam banyak hadis Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Nah, Akademi adalah salah satu wadah agar kita makin mendalami ilmu. Mengajak teman-teman, mengajak antum-antum, mengajak saudara-saudara kita di luar sana yang ingin mendalami ilmu agama Allah Subhanahu wa taala. Maka ee kita buatlah program ini yang HC Akademi yang
10:00 alhamdulillah antum-antum ee sebagai angkatan pertama atau subhanallah ya kalau bisa ana bilang ya antum-antum sebagai ee apa istilahnya ya sebagai ya orang yang pertama kali mengawali HSI akademi ini dan dengan semangat antum masih bertahan sampai sekarang ini ana sangat mensyukuri dan tentu Mana doakan semoga ilmu yang selama ini antum pelajari selama 2 tahun terakhir selalu diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala dan bisa bermanfaat terutama bagi kehidupan antum. Dan yang terakhir adalah antum jangan simpan kepada dalam diri antum kalau bisa ee disebar dan juga didakwahkan kepada orang lain tentu
10:46 sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. Nah, melihat dari ee antusias banyak ikhwah dan ini muncul dari pertanyaan ana kalau sudah selesai gini apain? Ana kalau sudah beres mau belajar di mana lagi? Ya, tentu belajar banyak. Cuma tentu kita berusaha dalam ee belajar ilmu agama itu semakin ke atas ya, semakin meningkat, tidak stagnan atau tidak nyaman hanya belajar di standar-standar saja ya. Jadi naik kelas kalau bisa dalam belajar. Antum-antum yang sebelumnya sudah mempelajari ilmu-ilmu dasar, maka kalau perlu naik kelas dalam belajar ilmu agama Allah
11:31 Subhanahu wa taala. Ya. Dan ini yang dilakukan oleh para ulama zaman dahulu. Para ulama zaman dahulu dikisahkan sekelas Imam Ahmad saja yang mana beliau adalah seorang imam dan namanya sudah dikenal seluruh dunia sebagai seorang imam ahlusunahti wal jamaah. di usia beliau yang senja, di usia beliau yang sudah menginjak usia tua, ya beliau masih lari ke sana kemari untuk menghadiri majelis ilmu. Hingga suatu ketika tetangganya, tetangga beliau itu gemes dikejar. Lalu kemudian Imam Ahmad rahimahullah ditangkap. Lalu kemudian tetangganya pun bilang,
12:16 "Il matlubul ilm." Sampai kapan wahai imam? Engkau akan belajar terus padahal engkau sudah sampai derajat seperti ini. Maka muncullah dari lisan Imam Ahmad rahimahullah yang bisa dibilang sebagai tinta emas dan juga pedoman pemacu semangat bagi seluruh penuntut ilmu setelahnya. Maal mahbar maal mihbaro ilal maqbarah. Aku akan terus bersama pena, memegang pena dan juga buku sampai aku masuk ke liang lahad. Jadi belajar itu tidak mengenal usia, tidak ada istilahnya saya sudah selesai belajar, tidak. Dan tidak ada istilahnya saya sudah lulus lalu
13:01 kemudian pensiun. Dan ini yang sering ana kalau boleh ana katakan ya kritisi ya dari beberapa ikhwah yang mana ee mereka yang mana mereka para ikhwah ini menganggap bahwasanya belajar ilmu agama hanya untuk usia-usia mereka remaja saja, usia-usia sekolah. mondok dianggapnya hanya untuk teman-teman yang ee adik-adik kita yang dia ya usia ee SMP atau SMA lalu kemudian ee usia kampus. Kalau sudah gitu sudah ana sering ya ketemu dengan orang ngajak belajar, ngajak ini tapi bilang ustaz ana sudah enggak sanggup lagi untuk belajar sudah bukan usia ana.
13:48 Sudah enggak bisa mikir atau sejenisnya. Jangan demikian ya. Ini termasuk bentuk dari talbis iblis atau tipuan setan ya. Ee agar menjauhkan kita dari agama Allah Subhanahu wa taala sehingga ee belajar itu tidak mengenal usia. Kita lihat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam, nabi kita. Beliau baru menerima wahyu atau risalah usia berapa? Usia 40 tahunan. Lalu terus beliau berjuang belajar. Bahkan antum tahu sendiri di surah Nabi bagaimana perjuangan beliau dalam menerima wahyu sampai akhir hayat beliau. Ya, beliau terus berusaha belajar sehingga belajar ilmu agama Allah Subhanahu wa taala tidak mengenal waktu. Kalau perlu dan ini sering ana ee
14:35 sarankan kepada beberapa ikhwah yang benar-benar ee ingin belajar ilmu agama Allah ya. Bahkan pernah itu ada salah satu pensiunan dari Indonesia, usianya sudah renta, semangat sekali belajar. Ee hijrah akhirnya ke Madinah sini misalnya. Ee ana nanya, "Tujuannya untuk apa, Pak?" " Untuk belajar." Kalau memang Bapak niat untuk belajar, maka program belajar di sini masih belum sesuai dan cocok untuk Bapak ya, karena belum bisa bahasa Arab. Sementara di sini langsung menghadapi para ulama dan juga masyaikh. Maka ana sarankan antum pulang lalu mondok ya. Silakan mondok di pesantren. Ana tunjuk beberapa pondok pesantren tertentu datang ke pesantren
15:20 ini daftar. Enggak usah malu untuk belajar bersama anak-anak usia SMP atau SMA. Bapak belajar 2 tahun belajar bahasa Arab. Kalau sudah bisa bahasa Arab lalu balik ke sini. Nanti ana tunjukkan kajian-kajian masyaikh dan sejenisnya. yang ketika Bapak sudah bisa benar-benar memahami ucapan Syekh ya, akhirnya subhanallah semoga Allah memberkahinya. Beliau akhirnya pulang lalu kemudian belajar di pesantren dari nol ya dengan teman-teman usia mungkin anak-anak SMP, anak-anak ee SMA dan sejenisnya. Tapi itu itulah semangat dalam belajar dan ini perlu kita tumbuhkan. Makanya antum-antum ee kalau pengin belajar intensif, terutama antum-antum yang sudah tidak terikat dengan dunia kerja misalnya yang
16:06 masyaallah sudah ee dari penghasilan sudah ada masuk, bismillah belajar di pesantren enggak masalah ya. Belajar di pesantren, fokus di sana sampai benar-benar menguasai ilmu bahasa Arab atau sampai bisa baca kitab. Dan itu adalah kenikmatan tertinggi ketika kita bisa membaca Al-Qur'an sekaligus bisa memahami firman Allah secara langsung. Antum gimana rasanya gitu ketika Tuhan atau Allah mengajak kita bicara melalui firmannya dan kita langsung paham, enggak perlu pakai perantara dan sejenisnya, itu nikmat sekali. Itulah mengapa ulama dahulu ketika mereka membaca Al-Qur'an maupun membaca hadis Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam, mereka menangis karena mereka
16:52 memahami maknanya. Mereka bisa merenungi langsung dari firman-firman Allah Subhanahu wa taala tersebut. Nah, ini yang harus ee jadi himmah juga tekad kita serta cita-cita kita di usia kita sekarang. Dan apalagi mungkin banyak di antara antum yang sudah ee apa namanya usia ya di atas 50 tahun atau 40 tahun. Maka apalagi yang dicari sih kalau cita-cita dunia insyaallah sudah keturutan ataupun kalau belum keturutan ya sudah lewat usianya ya usia produktif. Maka tinggal yang terakhir adalah eh tazawaduiradi taqwa yaitu mencari bekal mati, mencari bekal akhirat. sudah usia-usia 40 tahun ke atas atau 50 tahun ke atas, maka
17:39 enggak ada lagi yang kita cari kecuali siap-siap untuk menghadap Gusti Allah Subhanahu wa taala. Tib kembali lagi ke terkait dengan program HSI Akademi yang mana ee program ini sekali lagi adalah program kelas lanjutan atau program naik kelas ee menjawab dari pertanyaan beberapa ikhwah entah itu di AK 1 sebelumnya yang sekarang sudah 2 tahun dan ee sejatinya sesuai dengan kontrak ketika ikhwah di AK 1 mendaftar dulu kan 2 tahun ya ibaratnya nya sudah lulus ya, sudah selesai. Cuma ee karena antusias dari banyak ikhwah untuk
18:26 adanya program lanjutan, maka kita buat yang istilahnya ee dirasat tak khususiyah ya. Jadi dirasat tak khususiyah itu apa? ee secara umum HSI Akademi dan yang sudah antum tahu sendiri adalah pendidikan online tingkat lanjut untuk ee kader dai dan ini adalah nilai plus ya, tapi paling enggak membekali ilmu syari yang mendalam dan juga komprehensif ya dengan kurikulum yang disusun secara apa namanya ee profesional ya dan oleh tangan-tangan profesional juga insyaallah. Jadi untuk HSI akademi dan sistemnya juga sudah antum tahu karena tidak perlu menjelaskan dari awal ya. Bahnya kita ada sistem seperti mulazamah
19:13 yaitu ee pelajaran dipelajari secara berurutan tidak langsung serempak. Jadi pelajaran pertama selesai, ujiannya juga selesai, baru pelajaran kedua dan seterusnya. Itu sistem kita. Dan antum alhamdulillah sudah melalui itu selama 2 tahun. Dan pembekalan bahan belajar juga antum sudah ee tahu semua ada di sana rekaman video, ada audio, lalu kemudian ada evaluasi. Nah, ini yang baru yang mungkin akan ana sampaikan yaitu terkait dengan live session atau liqok mubasyir atau liqok maftuh di tiap pelajaran yang nantinya akan kita terapkan di HSI akademi yang baru ya. Dan sepertinya itu
20:00 sudah diterapkan beberapa di yang lama, cuma ada ee sedikit perubahan di H akademi yang baru nanti. Nah, di HS Akademi yang baru nanti itu tatap muka atau live session itu ada empat kali dan ini dalam dua kategori. Yang pertama yaitu live session per mata pelajaran. Jadi anggap aja ee nanti antum ada pelajaran namanya itu namanya misal madkhal ilmu fikih misalnya atau pelajaran sudah dipelajari hadis ya hadis. Maka dalam 1 bulan kan mahasantri mendengarkan ee rekaman atau melihat videonya lalu
20:48 sampai selesai. Terus kemudian dalam sebulan itu akan ada tiga kali pertemuan langsung dari masing-masing ustaz pemateri di bidang hadis ya tentunya. Nah, itu tiga kali pertemuan itu bersama ustaz ee mata pelajaran tersebut. Jadi, Ustaz hadis ini kalau sudah selesai maka nanti ada ujian dan ada tes evaluasi untuk lanjut ke depannya. Nah, biasanya ada masa libur 1 minggu kan transisi dari satu mata pelajaran ke mata pelajaran lain. Nah, di masa transisi itu akan diadakan daurah umum tematik. Jadi dalam sebulan itu ada empat pertemuan. 1 2 3 adalah live session ya yang dihadiri oleh
21:34 masing-masing mahasantri di pelajaran tersebut. sehingga tentu nanti berbeda. AK1 yang mungkin masuk di rosat khususiah pelajaran tertentu ya pelajaran tertentu misalnya ee fikih muamalah 1 maka sama ustaz fikih muamalah 1 intensif nih sama ustaznya. Nanti di akhir bulan ada daurah umum ini dihadiri oleh seluruh mahasantri HSI Akademi terbuka. Bahkan mungkin seandainya ee ada kemungkinan ya kita buka untuk umum tentu dengan ketentuan dan ini tertentu. Tapi ini daurah eksklusif hanya untuk internal mahasantri HSI Akademi. Nah, jadi kalau ada jadi ada empat ya, empat pertemuan. Tiga ibaratnya kayak pertemuan pelajaran
22:21 ya kita masuk di kelas. Lalu satu adalah pertemuan umum kayak kalau di kampus adalah di aula gitu misalnya. Nah, ini diisi oleh asatizah dan pemateri sesuai dengan bidangnya masing-masing dengan tema yang relevan. Kita lihat ee relevan entah relevan dengan mata pelajarannya. Tema kontemporer yang menarik untuk dibahas itu apa. Kita ambil contoh misalnya tentang apa namanya itu tentang fikih muamalah pelajarannya. anggap aja mungkin judul temanya adalah bahaya judi online atau kalau enggak gitu kripto atau kalau enggak gitu ee apa namanya itu misalnya tentang investasi tentunya kita undang pakar-pakar tertentu dan ee
23:07 yang pemateri adalah satilah senior ya yang sudah ahli di bidangnya ya mungkin kalau bersedia ya ke Ustaz Erwandi atau Ustaz Arifin atau Ustaz ee siapa yang berkaitan dengan fikih muamalah yang berkaitan dengan akidah misalnya, maka kita lihat ee pembahasan kontemporer atau yang menarik misalnya tentang agnostik di ee pembahasan tentang agnostik di kalangan remaja atau dan sejenis-sejenisnya ya. Jadi ini daurah umum yang akan kita bekali secara eksklusif untuk internal mahasantri HSI akademi. Sehingga pembekalan secasantri HI Akademi sangat lengkap ya. Yang pertama pembekalan khusus dari sisi mata pelajaran. Yang kedua pembekalan ee
23:54 wawasan ya di luar sana ya. Jadi antum akan dibekali ee daurah tematik ini yang insyaallah ee daurahnya sekali lagi tema-temanya yang menarik dan ini karena umum jadi ee bebas siapapun bisa ikut dari mahasantri HSI Akademi tentunya. Jadi tidak wajib seperti ini. Kalau ini wajib hanya sekitar satu atau dua kali pertemuan dari tiga kali. Jadi ee bukan berarti semua wajib ikut, tapi paling tidak satu lah. Satu harus hadir ya atau mendengarkan sisa, mendengarkan rekamannya bagi yang enggak bisa hadir ya. Ini terkait dengan live session. Jadi ini hal yang baru nanti akan dipraktikkan di pembelajaran HSI
24:40 akademi. TBIB ee total masa studi H akademi yang mungkin sudah Antum lewati itu adalah 2 tahun. Tapi 2 tahun ini selama ini kan kalau boleh ana bilang adalah pembekalan dasar. Nah, yang unik di AC Akademi ee sistem baru yaitu kita bagi jenjangnya menjadi dua jenjang berbeda meskipun sama-sama 2 tahun dan antum jazakumullah khairon dan masyaallah sudah bertahan 2 tahun ini maka kita tawari antum untuk masuk satu jenjang lagi yang merupakan ee dirasat tak khususiyah. Nah, dua jenjang yang HSI akademi baru ini dinamakan jenjang sanah musytarakah yaitu pembekalan dasar. Apa maksudnya
25:25 ini? Ee yaitu ee di mana mahasantri ketika dia masuk ah akademi maka dia masuk jenjang ini semester 1 dan 2. Apa yang dia pelajari? Berbagai bidang ilmu mulai dari akidah, fikih, hadis, tafsir, dan sejenisnya. Tamam. Kalau dia sudah belajar sini, maka semester 3 dan 4 dia mulai masuk penjurusan. Ini yang dimaksud dengan dirasah takhsusiah. Misalnya kayak antum sekarang ya, antum sudah selesai, maka antum bebas untuk milih jurusan nanti. Jurusan yang kita sediakan itu ada enam jurusan insyaallah. Ada akidah, ada syariah, ada hadis, ada Al-Qur'an, ada dakwah, dan
26:12 juga ada tarbiyah. Yang mana enam jurusan ini ana sesuaikan dengan jurusan yang ada di Universitas Islam Madinah. Karena ee seluruh pengajar dan juga pemateri adalah dari Universitas Islam Madinah. Maka jurusannya pun ana spesifikasikan sehingga nanti asatizah yang mengajar antum itu sesuai dengan spesifikasinya tersendiri ya, teman-teman dari doktoral yang apa namanya di jurusan tertentu ana plotkan ke mengajar di jurusan ini misalnya kayak ana di jurusan akidah ya atau terlebih khusus adalah kelompok-kelompok pemikiran yang menyimpang maka nanti ana akan mengajar di jurusan akidah ya. Ada
26:59 ustaz lain misalnya ee Ustaz Sayudi misalnya, Dr. Sayudi beliau ee beliau itu pakar hukum ya, pakar hukum Islam. Maka masuknya ke sini ya syariat. Ada Ustaz Murfiat misalnya beliau doktor di bidang hadis atau Ustaz Abdul Aziz Firdaus maka mengajar di hadis. Ada Ustaz Abdurrahim sekarang sedang menempuh S3 di Al-Qur'an dan juga ilmu qiraat. Saya akan akan mengajar di Al-Qur'an. Ada misalnya Dr. Isnain yang juga satu ee satu jurusan dengan ee Ustaz Dr. Syafiq ya. Nantinya akan mengajar di bidang dakwah. Lalu kemudian
27:46 ada Tarbiyah. beberapa teman yang ada di Tarbiyah baik di Indonesia yang sudah lulus ataupun yang sekarang masih studi juga nanti sama. Jadi kita sediakan ee pilihan jurusan sesuai dengan ee pilihan antum nanti yang mana setiap jurusan ini masa belajarnya cuma du semester. Jadi tidak perlu lama-lama kayak kita di sini kan untuk menempuh menjadi ahli akidah itu butuh waktu 15 tahun katanya dari S1, S2 sampai S3 sekarang ya subhanallah karena sudah di Madinah nih sekitar 15 tahun cukup lama dan mempelajari akidah. Nah antum kita kasih kalau boleh ana bilang sandwich ya ee
28:34 apa ya instan ya. instannya dan intisarinya dari yang sudah kita pelajari di Universitas Islam Madinah di jurusan akidah, maka kita peras, kita cari intisarinya apa saja sih ya. Maka jadilah takhsus akidah dan hanya dipelajari selama 2 tahun ya eh 2 tahun 2 semester dan itu kita sebut sebagai semester 3 dan juga semester 4 ya. Jadi dari 2 tahun pembelajaran ini maka nanti antum akan masuk ke dirasat takhusiah. Takhasus enam ini sesuai dengan ee yang ada di Universitas Islam Madinah. Sehingga di sini ya setelah melalui san musytarakah dan anak antum sudah dianggap telah
29:21 melalui jenjang ini, maka antum bisa milih dari enam ini akidah, syariah, hadis, Al-Qur'an, dakwah, dan juga tarbiyah. Jadi ini pendalaman materi untuk nanti milih yang mana ya. Ee jadi enam ini yang insyaallah bisa disediakan nanti. Nah, standar kurikulum dalam artian akidah ini mata pelajarannya apa saja, lalu kurikulumnya itu apa saja yang ada di dalam dan mau menjadi ahli akidah, apakah pelajarannya berat? Dan kayak ana bilang tadi, ana belajar 15 tahun akidah itu lalu disederhanakan dalam 1 tahun ini apakah bisa?
30:07 Jadi kita sudah ketika dalam meletakkan kurikulum itu cukup lama ya, kita godok selama beberapa tahun kalau enggak salah 3 tahun 3 tahun terakhir ini ee kita mengadopsi karena karena apa namanya ee yang kita adopsi baik dari segi sistem kurikulum dan juga bahkan ustaznya ya itu mengadopsi dari UIM full benar-benar UIM ya. Maka ee kurikulumnya kita lihat dari Universitas Islam Madinah. Jadi kita enggak enggak enggak enggak kitab ya misalnya kayak kajian kitab tauhid atau apa, tidak. Tapi kita lihat dari kurikulum yang ada di Universitas Islam
30:53 Madinah itu kurikulumnya apa saja. Kalau misal ikhwah ada yang belajar di kampus kan ada namanya ini RPS ya, RPS kalau enggak salah namanya itu di bahasa Indonesianya ee rancangan pembelajaran semester ini persatuannya apa saja itu kan ada. Ini kita ambil tausif muqaror atau RPS yang ada di Universitas Islam Madinah. Lalu kemudian ee kita sederhanakan ya dimusyawarahkan dan disederhanakan oleh ikhwah di teman-teman doktoral saat itu. Lalu kemudian dijadikan ringkas, praktis, dan mudah dipelajari dengan bahasa Indonesia. Jadi bukan bahasa Arab. Kita sengaja menyajikan
31:39 dengan bahasa Indonesia. Yang terakhir tentu materi yang mudah dipahami tanpa kehilangan esensi dan substansi keilmuan aslinya. Jadi benar-benar mirip dengan yang ada di tausif muqarod cuma dengan bahasa Indonesia dan insyaallah mudah dipahami. Ini yang ada di sana musyarakah. Insyaallah antum-antum sudah melewatinya. ee ini pembekalan dasar yang nantinya gerbang bagi antum untuk ngambil dirasa khususiah. Nah, ini ada akidah untuk kita akan belajar apa saja semester 3 dan 4. Iman qadar ini ada adan itu adalah perbandingan agama ya teologi. Ini kenapa penting? Di kampus-kampus umum
32:27 saja ada teologi dan bahkan orang-orang kafir ya mereka di kampus mereka mempelajari teologi. Maka harusnya kita juga sama ya mempelajari terkait dengan perbandingan agama tapi dengan view ahlusunah. Terus ada semua sifat dan sejenisnya. Ini ada syariah. Nanti ana jelaskan lebih detail. Ada hadis juga sama. Ee ada Al-Qur'an ini menggabungkan ilmu ulumul Qur'an, ilmu tafsir dan juga ilmu qiraat. Dan kalau ini nanti ke depannya launching, maka bisa dibilang satu satu-satunya ini di Indonesia ini ee dakwah ini tak khusus dakwah ya. Dan yang
33:13 terakhir adalah tarbiah. Tarbiyah adalah pendidikan Islam. Pendidikan Islam. Nah itu apa namanya? Ee kurikulumnya. Jadi antum-antum yang ada di sini sana musyarakah ee ana anggap sana musyarakah ya meskipun sebenarnya sudah lulus tapi nanti ee di syahadat antum ya tetap akan kita tulis lulus dari HS Akademi untuk AK 1 dan 2 ee seperti itu ya. Antum yang mau melanjutkan itu tinggal milih enam ini. Nah, sekarang problemnya adalah yang baru ready untuk ikhwah yang ingin mengambil takhasus di tahun ini itu baru takhasus syariah
33:58 ya. Jadi ana mohon maaf belum bisa menyediakan enam-enamnya karena banyak faktor. Tentu faktor paling besar adalah ee kesediaan ketersediaan waktu bagi para SDM, asatizah ya untuk rekaman ya. Karena tidak mudah untuk ee rekaman dengan kesibukan ikhwah teman-teman dalam menulis disertasi lalu harus ee apa namanya? harus belajar, ditambah lagi rekaman, terus harus selesai dalam waktu yang cepat, mungkin dalam berapa bulan dan sejenisnya lalu diolah. Ini tidak mudah. Makanya tentu karena minta dukungan antum serta doa paling utama adalah doa ya. Ya, semoga Allah Subhanahu wa taala
34:46 memberkahi langkah kita semua ee dan dimudahkan karena tujuan kita adalah untuk mengembangkan media pembelajaran. Jadi untuk saat ini alhamdulillah setelah persiapan ee karena enggak bilang lama tapi persiapan yang ee waktu yang cukup ya kita sudah bisa me-launching takhashusus syariah. Jadi tak tahus syariah pada semester depan pada PMB depan ini itu yang akan kita launching ya yang akan kita launching untuk tak khusus syariah. Mengapa kita dahulukan syariah? ee HSI alhamdulillah secara umum dan target utama dari program ini adalah teman-teman di HSI ya. Ma itu HSI
35:31 reguler atau HSI akademi. Alhamdulillah antum pembekalan ilmu akidah sudah mumpuni sekali kan. Jadi ee yang kurang mungkin yang paling mendekat adalah syariah. Baru nanti sisanya adalah melengkapi dakwah, hadis, Al-Qur'an dan tarbiyah. Tapi dua ini ini yang kita utamakan dan karena melihat di tak khusus akidah ini antum insyaallah ee sudah banyak mengikuti kajian-kajian akidah maupun pembelajaran ilmu akidah dasar ya atau bahkan tingkat lanjut. Maka ee kita melihat ini tidak perlu dulu ee kita utamakan tak khusus syariah untuk pengimbangan dalam tak khusus akidah.
36:17 Sehingga teman-teman atau ikhwah yang ee sekarang sudah lulus apabila mau ya ini bukan paksaan untuk lanjut antum sudah dibilang lulus kalau untuk AK1. Apabila mau untuk lanjut belajar, maka kita menawari yang namanya takhsus syariah, ya. Takhsus syariah. Mempelajari ilmu-ilmu terkait dengan ilmu fikih dan turunannya. Ya, jadi ee ini yang akan kita sajikan di apa namanya di semester besok ini. Nah, itu tentu pendalaman sistematis dan ada beberapa mata pelajaran yang antum tidak dapatkan di Indonesia ya. ee tidak dapat di Indonesia seperti ini.
37:04 Fikih peradilan ini enggak ada di Indonesia kecuali di khusus kampus-kampus tertentu. Tapi di pembelajaran platform online mungkin antum tidak dapatkan. Fikih muamalah mungkin antum bisa dapatkan di luar tapi tidak intensif. Insyaall kemungkinan mungkin hanya dasar-dasar tapi kalau ini pendalaman insyaallah. Lalu ada ushul fikih satu dan dua dan sejenisnya. Mungkin antum-antum bertanya, "Ustaz, karena sebelumnya sudah belajar ushul fikih di ee HSI akademi yang AK1 ini atau AK2." Nah, karena itu adalah belajar ushul fikih hanya satu mata kuliah, maka kita pecah di sini sehingga di sini adalah pendalaman. Lalu ada madkhal ilmu fikih, pengenalan
37:52 ekosistem dari ilmu fikih itu apa saja. Ada fikih usrah, faraid dan sejenisnya. Jadi ini akan didalami oleh mahasantri yang mempelajari ee mempelajari apa namanya di takhasus syariah. Tentu output-nya banyak nanti. Output-nya bisa menjadi ee karena enggak sampai bilang pakar atau ahli tapi paling tidak kalau di Indonesia sebenarnya bisa dibilang pakar ya. Karena kalau mengikuti standar Indonesia ya ana tidak ngomong mengikuti standar ustaz atau seorang ulama gitu. Enggak. Tapi standar Indonesia yang kita lihat di Indonesia saja mungkin pembelajarannya pertama pakai bahasa Indonesia dan materinya tidak terlalu mendalam ketika lulus dan sejenisnya.
38:38 Dia sudah boleh dibilang pakar ya di Indonesia. Karena di Indonesia agak terlalu mudah ya, tidak seperti kita di Arab sini. Maka tentu ketika antum belajar lebih mendalam ya antum sudah bisa ee dibilang sedikit ahli dalam ushul fikih. Yang kedua, fikih usro ya, fikih keluarga. Apalagi banyak di sini kan mungkin insyaallah sudah berkeluarga ya, ee bisa bilang mendalami ya. Dan dampaknya kepada kehidupan internal keluarga kita juga insyaallah ada. Lalu ada fikih muamalah, fikih peradilan dan yang sejenisnya, ilmu-ilmu sejenisnya. Nah, ini ee kurikulum yang akan dipelajari nanti di Takhusus syariah
39:26 sehingga secara umum output-nya ya banyak ya bisa dibilang ya ee ahli ya ahli di bidang fikih dan juga turunannya nanti. TIB sebelum ana lanjut barangkali ada pertanyaan atau dua aja yang berkaitan dari apa yang sudah ana jelaskan. Silakan. Bang bagi yang ingin bertanya handik eh tafadol ah dede tarya open mic dan open fan. Barakallahu fik.
40:16 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi [berdehem] wabarakatuh. Ee sebelumnya jazakallah khair Ustaz atas ee pemaparannya. Yang mungkin ingin ana tanyakan [berdehem] kan tak khhasus yang tersedia itu syariah ya, Ustaz ya. untuk yang lainnya itu baru mungkin munculnya kapan kalau misalnya ini Ustaz Afan misalnya kita mengikuti insyaallah taala mudah-mudahan Allah mudahkan terus tiba-tiba mungkin dalam perjalanannya ada takhasus yang ingin kita ikuti misalnya takhasus ke Al-Qur'an gitu ini bisa berpindah apa
41:01 enggak Ustaz mungkin itu. Terima kasih. [berdehem] Untas ee pertama karena budaya di HSI Akademi itu sampai sekarang belum bisa dobel dobel ini ya dobble taksus ya atau bahkan kita sampai sekarang masih mencari solusi kalau misal ada mahasantri cuti di tengah bulan itu apakah bisa gitu misalnya nanti tinggal ngulang lagi dari situ ataukah harus ngulang dari awal ini sampai sekarang kan yang sistem berjalan adalah ngulang dari awal dan juga apa namanya ee kalau ROSIP di pelajaran tertentu kan berarti dia harus nunggu tahun depan. Nah, jadi untuk saat ini ya karena awal sekali lagi kita masih awal
41:48 launching maka kita masih ngikutin sistem yang lama. Jadi misal di antara ikhwah mungkin ngambil taksus syariah lalu qadarullah rosid atau dia enggak lanjut dengan alasan mungkin ya kerja dan sejenisnya ya kesibukan sejenisnya enggak masalah. Maka ya seakan-akan sudah dia putus dari sini. Kalau nanti mau ngambil khusus lainnya silakan bisa Al-Qur'an atau dakwah atau tarbiah dan hadis sesuai dengan yang di launching. Insyaallah tahun depan kita akan launching yang baru. Cuma sekali lagi ana enggak bisa janjikan apakah apa yang di launching karena melihat dari kesediaan materi, kesiapan materi dari masing-masing khusus ya. sehingga ee apa namanya ya itu tadi ee ngulang atau bisa dibilang
42:35 putus dari sini nanti silakan daftar di sini atau daftar di tempat lain. Dan bagi ikhwah yang mungkin dalam 1 tahun ini dia ngambil syariah sampai selesai, ternyata tahun depan dibuka dua langsung akidah dan Al-Qur'an, maka dia boleh ngambil lagi yang lain mulai akidah enggak perlu masuk di sini sana musyarakah semester 1 enggak. tapi langsung di takhasus ini takhsus akidah nanti setelah lulus intinya setelah lulus dari syariah dia akan mendapatkan syahadah atau mendapatkan ee sertifikat kelulusan ee HSI akademi dan akumulasi dari raport atau nilainya itu dari semester 1 2 3 4 antum ya untuk AK 1 lalu kemudian
43:21 syariah ee mungkin 34 atau 56 ya nanti kita kodok lagi. Jadi mendapatkan akumulasi nilai lengkap ee takhasus syariah. Nanti ketika akidah maka terhitung dia semester 3 dan 4 adalah akidah khususnya dan seterusnya. Sehingga antum bisa dibilang ya subhanallah ee tahun ini ana fokus di syariah, tahun depan ana mau fokus di akidah, nanti tahun ini lagi ana mau fokus di Al-Qur'an dan sejenisnya. Itu ee sangat baik ya bisa mendalami berbagai bidang ilmu. Tapi sekali lagi dengan fokus. Dan ini yang dilakukan oleh para ulama zaman dahulu. Mereka ee tidak menyibukkan diri dengan banyak pelajaran dan juga banyak ke banyak
44:07 fokus yang bisa terpisah, tapi fokus di satu hal sampai mereka mumpuni. Bahkan kalau antum baca baca-baca metode para ulama zaman dahulu ya dalam belajar-belajar ilmu nahwu saja itu sampai ada yang 20 tahun belajar bahasa Pak. belajar bahasa sampai 20 tahun ini. Subhanallah bukan waktu yang singkat. Ada yang mempelajari ilmu hadis itu sampai gurunya wafat. Gurunya wafat baru ganti ke guru lain dan dengan tak khusus yang sama. Sehingga ini yang ingin kita praktikkan budayanya yaitu ee mulazamah. Jadi fokus di satu hal. Sampai sekarang kita pun masih belum ee ada opsi untuk apakah dalam satu waktu mahasantri bisa
44:54 mengambil dua tak khusus untuk belum kita buka untuk opsi ee tersebut dalam beberapa tahun ke depan. Wallahuam. Pertanyaan terakhir baik ee kepada RN 232 68 Arwin jadi bertanya. Siap. Insyaallah. Jadi apa? Bismillah. Asalamualaikum ustaz.
45:41 Asanuikum. Barakallahu fik. Afan ustaz. Ee yang ingin ana tanyakan adalah ee kan sanding kita sudah dianggap L tadi di ee Mustarakah tadi, san Mustarakah tadi. Nah, itu untuk proses selanjutnya ini seperti apa? Apakah ada tes lagi atau apa? Dan bagaimana intinya prosesnya seandainya kita ingin melanjutkan ee proses yang selanjutnya. Itu aja, Ustaz. Jiran sebentarakum barakallah fikum itu akan ana bahas setelah ini. Jadi ini pertanyaannya mungkin terkait kurikulum dan pilihan ya pilihan apa namanya metak khusus. Jadi
46:26 pertanyaan satu lagi kalau yang berkaitan dengan kurikulum dan juga pilihan tak khusus atau sistem pembelajaran Fadul siapa? Penanya lagi kah, Ustaz? Iya, satu lagi soalnya. Baik e tadi Ustaz Hadi Suprio. Alfadil, Ustaz. Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Apaan, Ustaz? Izin bertanya, Ustaz. Untuk ee kurikulum pemintaan ini kan 1 tahun, Ustaz.
47:13 itu nanti live semua atau ada audio yang bisa di kita murajaah, Ustaz? Misalnya ee agar kita tidak terlalu keberatan, agar tidak terlalu merasa terlalu cepat gitu, Ustaz. ini kan ee ada pelajaran faraid, kemudian ee jadi hukum hukum keluarga itu ee apakah tetap tiga kali live session Ustaz? Ustaz, barakallahu fikum. Iakum. Barakallahu fikum. Mumtaz pertanyaannya. Ana lupa sampaikan ini ya. Pembekalan pembelajaran bagi mahasantri itu mirip dengan yang sebelumnya sudah Antum pelajari. Karena ada rekaman video ya
48:00 selama ini ada rekaman video plus nanti ada audio jadi bisa milih kalau enggak mau lihat videonya bisa dengarkan. Ee lalu ada live session yang tadi ana sudah ceritakan selama tiga kali. Ada yang harus diikuti minimal satu kali ya enggak harus semua tapi minimal sekali lah. Masa sekali aja enggak bisa ikutkan. Nah, ini yang mungkin tadi ditanyakan apakah ada modulnya juga PDF ya, modul sekaligus PPT ringkasan. Nah, ini sudah ana buka ya contoh ee ini modul. Kalau sebelumnya sudah Antum ee punya itu kan apa itu istilahnya transkip ya bahasanya ya sebelumnya ya.
48:47 I transkip kalau enggak salah itu. Nah, kita ini enggak transkip. Kalau transkip kan kayak ustaznya pembahasannya ceramah lalu kemudian semua ditranskip sehingga misal ustaznya ceramah selama 40 menit maka transkip-nya itu bisa nyampai kalau enggak salah ya sekitar 30 halaman lebih dan ini cukup banyak apalagi kalau sudah waktunya ujian. Kalau ujian maka antum harus membaca dan juga mempelajari lebih dari 500 halaman. ini yang ana dapati di transkrip ee mata pelajaran yang lama. Akhirnya di HSC Akademi kurikulum yang baru ini kita tidak transkip tapi kita membuat modul yaitu pedoman pembelajaran. Ini
49:33 contohnya ya. Kita ambil contoh misalnya halaqah 8 dari mata pelajaran ee madhol ilmu fikih. Di sini ada sejarah fikih pada masa kenabian. Maka di sini seakan-akan antum itu baca buku bukan hasil transkip. Makanya akan ada berbeda nanti ketika yang antum dengarkan dengan antum baca di sini ada beberapa dihapus karena disesuaikan untuk nyaman dibaca ya. Disesuaikan untuk nyaman dibaca bahkan dalilnya juga kita tulis lengkap. Kalau sebelumnya mungkin antum dapati ya penulisan dalil. Lalu kemudian bukan terjemahan tapi adalah penjelasan ustaz kan kalau enggak salah itu. Jadi ee terjemahan plus penjelasan ustaz sampai
50:20 panjang sekali. Padahal yang kita butuhkan adalah dalil langsung lalu kemudian terjemahan lalu penjelasan singkatnya. Nah, ini yang kita praktikkan di ee sistem kurikulum yang ke yang baru. Sehingga nanti kalau antum mau menghafal dalil itu mudah langsung dalilnya. Ini ada ini dalilnya lengkap sejenisnya ee bisa antum ikuti ini modulnya. Selain modul mahasantri juga dibekali dengan ringkasan PPT. Ini ringkasan PPT adalah ee bahan untuk membantu maha santri ketika misal mau menguasai. Misal di sini disebutkan lebih dari satu dalil, misal di sini ada dua. Maka di
51:08 PPT ana minta dari Ustaz penyusun PPT ini. Jadi ee untuk yang ini penyusunan dari modul ini juga karena ee kita insyaallah benar-benar apa ya benar-benar semaksimal mungkin. Kalau sebelumnya mungkin disusun oleh ee ikhwah dari desainer. Nah, kalau ini ana minta yang nyusun adalah teman-teman dari mahasiswa yang sesuai dengan takhsus bidangnya masing-masing sehingga penempatan dalil sudah tepat atau belum itu kadang tanyakan demikian. Misalnya dalil tentang tauhid rububiyah, ternyata ustaznya salah ucap. Dia menyebutkan dalil tentang asma was sifat. Maka teman-teman yang ada di sebagai penyusun ini akan merevisi dan juga klarifikasi
51:57 ke ustaznya langsung. Jadi ini modul ya. Lalu kemudian di sini nanti ringkasannya akan disebutkan secara ringkas mau itu definisi, lalu kemudian dalilnya lalu kemudian ee dalil utama untuk melihat dalil utama ini berarti mungkin disebutkan lebih dari tiga atau dua dalil. Lalu kemudian dipilih dalil yang paling relevan misalnya ya. Jadi ini ee PPT-nya sehingga pembekalan e bekal yang kita berikan ke maha santri itu lengkap insyaallah meskipun kita masih berusaha untuk ee menerima saran dan juga perbaikan dari antum. Materi video dan audio. Lalu
52:43 kemudian ada modul dan juga PPT. Ada evaluasi juga. Yang terakhir ada pendampingan langsung kalau ada yang tidak dipahami dari apa namanya yang tidak dipahami oleh ikhwah dari pembelajaran langsung eh pembelajaran rekaman. Jadi ada pendampingan langsung ee yang didampingi live session ini oleh asatizah ee yang ahli di bidang atau di mata pelajaran tertentu. Tamam. Mungkin ini yang terkait dengan kurikulum. Jazakullah khair kirjutkan ya ke pembahasan selanjutnya yaitu ini menjawab pertanyaan kedua tadi. Ikhwah yang mau mendaftar itu
53:28 teknisnya bagaimana untuk ikhwah di AK1 dan juga AK2. Teman-teman yang sekarang ikut dari AK1 maupun AK2 itu kalau mau mendaftar teknisnya bagaimana? ee di PMB kemarin satu kita kan penerimaan mahasantri baru ini kita buka dua kali. Yang pertama kemarin ee selama 10 hari dan sudah selesai dan saat itu sengaja oleh panitia PMB tidak di-share dan disebar ke antum-antum. Makanya mungkin banyak di antara antum kaget, "Loh, kok kita enggak diundang? Kok kita enggak diajak?" Padahal kan ada di Loseta khususiah. Nah, itu sengaja karena
54:14 tujuan kita adalah ingin menyaring banyak orang ke marhala sanam musyarakah itu utamanya. Lalu kita juga untuk pendaftar luar non ee non sanah musytarakah ya. Selain sanah musytarakah maka dia ee kita bisa langsung masuk ke takhasus tapi dengan syarat. Tapi dengan syarat ya. Jadi ibaratnya kayak pendaftar eksternal. Dia enggak pengin masuk sana musyarakah tapi masuk langsung takhasus. Itu ada jalurnya apa enggak? Ada. Tapi dengan syarat tertentu. Karena sana ee karena di takhasus ini ana ibaratkan kayak orang mau masuk S2 ya, berarti kan dia sudah
55:01 harus punya ijazah S1 terlebih dahulu. Nah, makanya pendaftar dari luar yang non HSI akademi yang tidak melewati sana musyarakah ketika dia akan mendaftar di takhsus syariah syaratnya dia harus punya ee ijazah. dia harus punya ijazah pesantren atau dia punya ijazah lulusan kampus tertentu misalnya tuh misal bahkan dari teman-teman UIM yang dia ee tak khusus akidah, dia ingin belajar syariah, maka dia harus melampirkan ijazahnya. Maka di sini pendaftar dari luar itu harus ada ijazah yang sederajat dalam
55:47 artian pesantren. Kalau antum enggak perlu masuk pesantren lama-lama ya, cukup masuk sana musyarakah 1 tahun sudah setara dengan mereka kalau mau ke takhusus syariah. Nah, tapi ee untuk internal HS Akademi kan kita menghadapi ada AK1 dan juga AK2 yang mana AK2 ini berada di tengah-tengah antara program lama yang merupakan 2 tahun mirip dengan AK1 dengan AK3 yang hanya programnya setahun. Makanya ee AK2 ini bagusnya bagaimana. Nah, setelah kita rapat dan juga ya ngobrol dengan pengurus-pengurus dan sejenisnya, intinya untuk AK2 maka
56:33 hukum asal mereka sesuai dengan akad awal yaitu program belajar 2 tahun atau 4 semester sesuai dengan akad awal. Jadi untuk AK2 akan tetap di sesuai dengan ya kurikulum lama ya seperti AK 1 maka tinggal 2 semester ke depan ya. ee itu akan kita berikan sesuai akadnya ya sekali lagi ee selama 4 semester. Tapi di antara AK2 apabila ingin melanjutkan takhsus syariah langsung besok ini, maka disyaratkan di antara antum-antum AK2 apabila memiliki ijazah pesantren atau ijazah kampus atau apa yang
57:19 sederhajat yang membuktikan bahwasanya ikhwah di AK2 yang mau tak khusus langsung tak khusus ini dia sudah pernah belajar fikih dasar. Jadi kita lihat ee ijazahnya nanti dia pernah belajar fikih dasar ini, Ustaz di pesantren ana dulu belajar ee ini misalnya kitab ini dan ini kita pelajari selama 3 tahun misalnya atau 2 tahun itu. Mengapa kok demikian? Karena ee kalau belajar di sini itu harus punya bekal dulu. Jadi itulah mengapa kita syaratkan untuk ada ijazahnya sehingga teman-teman di AK2 ee tetap belajar yang lama tapi bagi yang ingin ekspres ingin langsung naik kelas maka disyaratkan ee melampirkan
58:06 ijazah. Nah, untuk teman-teman AK1 bagaimana antum jalur ekspres langsung. Jadi memang terkhusus ini disediakan untuk antum-antum ikhwah di AK 1 ya. Kemarin sempat ada wacana diadakan ujian bagi antum-antum yang akan daftar. Tapi setelah ee rapat dan juga ngobrol dengan banyak ikhwah, maka sudah tidak perlu ujian langsung jalur ekpres untuk antum-antum ikhwah AK01 masuk ke takhasus syariah. Mungkin ujian baru nanti akan kita praktikkan. Kalau kalau takhususnya sudah banyak ya, sudah beragam baru ada ujian takakhusus masing-masing. Tapi untuk saat ini namanya awal-awal launching maka 01
58:52 jalur press silakan langsung masuk ke ee jenjang takhasus syariah. Jadi insyaallah sudah bisa menjawab ya dari banyak pertanyaan ikhwah. Anak ini masuk ee ingin masuk syaratnya apa gitu. Apakah perlu ujian lagi dan ee tidak, maka tidak ada ujian lagi. Antum sudah seakan-akan ada dianggap lulusan pesantren dan ini program internal kita, maka antum langsung jalur ekspresi. Adapun dari luar maka dia harus melampirkan ijazah. Termasuk dari AK2 yang ingin langsung naik kelas maka melampirkan [mendengus] ijazah. Tayib. Ee sebelum terakhir ya, kita akan membahas siapa yang akan mengajar ya. Tadi sudah ana sebutkan dan
59:38 alhamdulillah antum mungkin melihat dengan beragam takus yang tersedia ya. Berarti jumlah pengajarnya ini berapa? jumlah pengajar HSC Akademi yang alhamdulillah sudah bergabung bersama kita lebih dari 40 calon doktor semua ya dari berbagai bidang ilmu sehingga kalau boleh ana bilang ini mendirikan institut ya sebenarnya sudah bisa tapi sekali lagi kita pendidikan nonformal maka ee paling tidak meskipun tidak formal yang resmi berijazah ya ee kita menghadirkan keilmuannya ya keilmuannya yang komprehensif dan ee benar-benar mendalam. Yang mana asatizah live
1:00:24 session ini diisi oleh Asidah profesional yang saat ini atau telah menempuh program doktoral Universitas Almadinah akan memberikan bimbingan langsung kepada antum bermata pelajaran. Lalu asatizah daurah umum, maka asatizah senior dengan tema tematik ya tertentu. Nanti ada Ustaz Dr. Abdullah Roy, ada Ustaz Anas Burhanuddin, Ustaz Abdullah Zain dan sejenisnya insyaallah sesuai dengan kesediaan ee masing-masing asat. Nah, kalau antum sudah lulus ee satu taksus tertentu, berarti antum akan mendapatkan ee sertifikat syahadah yang mencakup nilai nilai akumulatif dari yang sudah dipelajari selama ini dari
1:01:13 jenjang sanad musyarakah sampai jenjang takhasus. Nah, yang ideal ya sebenarnya yang ideal itu siapa ya? Jawabannya adalah setiap siapapun yang ingin belajar mendalami ilmu agama secara komprehensif ya. Jadi siapapun yang ingin belajar ilmu agama enggak disyaratkan dia harus bisa baca kitab atau dia harus ahli, dia harus apa namanya ee sudah pakar, enggak. Siapapun yang ingin belajar ya bisa insyaallah. Tapi paling tidak kalau mau antum biar mudah dan sejenisnya ya antum-antum entah itu alumni pesantren atau alumni HSC reguler itu paling enggak punya dasar sebelumnya ya belajar ilmu agama dan ya ini yang syarat penting ini
1:02:01 lancar baca Al-Qur'an ya. Untuk ikhwah yang belum lancar baca Al-Qur'an juga menyediakan ada ada bimbingan baca Al-Qur'an di sana. Jadi sengaja di AI Akademi tidak ada belajar baca Quran karena sudah ada di divisi lain termasuk tidak ada bimbingan bahasa Arab karena kita juga sudah ada HSI sudah ada divisi lain yang belajar bahasa Arab jadi ee bisa ngambil di divisi lainya tidak kita letakkan di sini ee takhasus bahasa Arab kecuali nanti mungkin seandainya dibutuhkan ya sastra Arab dan sejenisnya baru bisa tayib. keunggulan utama dari HS Akademi ini insyaallah standar kurikulum kita
1:02:47 mengadopsi penuh. Penuh ini dalam tiga hal. Yang pertama dari sistem pembelajaran. Antum mungkin asing dengan nama sanah musyarakah itu maksudnya apa? Itu kalau diterjemahkan adalah tahun ee tahun bersama ya. Tahun bersama. Jadi di Universitas Islam Madinah ini jurusan apapun mau itu akidah, mau itu fikih dan sejenisnya di semester 1 sampai 4 itu mata pelajarannya sama semua. Nanti baru penjurusan di semester 5 ke atas atau semester 3 ke atas. Nah, ini disebut sebagai sanah musyarakah dan ini baru ada di UIM. Makanya langsung kita adopsi di HCI Akademia secara sistem. Secara
1:03:33 kurikulum juga sama kita adopsi ee benar-benar mirip. Dan yang ketiga dan yang paling penting pengajarnya. Jadi antum kalau lihat e mungkin banyak ee iklan-iklan atau tawaran di media pembelajaran di luar sana ya. Pengajar adalah dari Universitas Islam Madinah. Ya, mungkin ada satu, dua atau lima ya, alhamdulillah. Tapi kita benar-benar semuanya sepenuhnya kita ambil dari ikhwah di doktoral. Jadi, insyaallah yang terbaik. Terus seluruh pengajar adalah alumni Universitas Islam Madin. Antum yang belum memiliki kesempatan untuk bisa belajar di Madinah, ya paling tidak kalau enggak bisa belajar langsung ya mendapatkan
1:04:19 ilmunya itu aja ya. ee spesialisasi dan ini yang juga belum ada di pembelajaran-pembelajaran lain itu kita ada enam takhasus dan juga lengkap ya lalu sederhana dan praktis dalam bahasa Indonesia. Sebenarnya kalau antum ingin takhashusus tertentu ya silakan belajar di kampus. Alhamdulillah kampus sunah sudah banyak di STDI. ee Imam Syafi'i itu sendiri sudah banyak pilihan ee prodi dan itu juga kurikulumnya sangat detail tapi dengan bahasa Arab. Sama juga mungkin di ee mana lagi di kampusnya Ustaz Abdullah Rroy misalnya di Pandeglang itu juga dengan bahasa Arab kebanyakan demikian.
1:05:05 Nah, ini ee antum-antum yang mungkin ingin belajar dengan bahasa Indonesia dengan bahasa yang sederhana. Makanya ee HC Akademi adalah solusinya. Sistem belajar juga terstruktur menggabungkan dua metode yaitu mulazamah dan juga akademi. TIB. Terakhir yaitu visi besar HS Akademi ee kurikulum. Kalau misal dari enam kurikulum itu sukses dan apa namanya dalam artian minat dari ikhwah untuk belajar di dalamnya sangat besar. Kita bisa menampung banyak teman-teman untuk belajar di situ. Maka ana akan ekspansi kurikulum lain. Misalnya tarikh. Tarikh itu adalah sejarah Islam
1:05:51 atau bahasa Arab misalnya sastra Arab bahasa Indonesia atau yang lagi ramai sekarang haji dan umrah atau ilmu kewanitaan misalnya. Karena banyak dari akhwat-akhwat yang rajin sekali dalam belajar, maka perlu ada pendalaman ilmu kewanitaan. termasuk terkait dengan yang lagi ramai sekarang ini misalnya emansipasi wanita atau feminisme dan sejenisnya itu. Lalu kita juga masih berupaya sampai sekarang ya kita harapkan ijazah ini bisa legal dengan kurikulum yang sekompleks dan selengkap itu atau sekomprehensif itu sangat disayangkan bila ya bukan sayang ya tapi seandainya bisa dan semoga Allah memudahkan bisa disempurnakan dengan ijazah yang diakui
1:06:36 ee oleh negara. diakui oleh negara ini. Kita masih berharap dan kalau di antara antum ada yang bisa membantu kita dalam hal ini dalam artian punya pengalaman atau punya ya misalnya cara atau metode atau koneksi ya bisa bantu silakan PM mana bisa. Ee kita juga berharap nanti bisa pengajar wanita itu juga dari syikhah atau doktor khusus wanita gitu sehingga yang yang sehingga komunikasinya enak ya kan banyak dari mahasantri kita kan akhwat juga ada banyak maka kalau bisa yang ngajar juga sesama akhwat. terakhir ee dampak skala besar juga kalau bisa ee sebagai penyalur guru yang kompeten karena sekarang sekolah-sekolah
1:07:24 ee yang basic Islam makin ramai dan menjamur ini sangat kita syukuri. Ee banyak sekarang melek untuk belajar agama Islam. Banyak dari orang tua sekarang sadar bahwasanya dengan bahayanya apa namanya? bahayanya teknologi atau terbukanya informasi membuat anak-anaknya takut terjerumus hal yang tidak bermanfaat. Maka banyak yang disekolahkan ke sekolah-sekolah Islam. Tentu ini membutuhkan banyak tenaga pengajar dan mungkin di antara antum ada yang ngajar di sekolah umum dan sejenisnya. Maka ini pembekalan ilmu agama yang bagus untuk ee antum menjadi tenaga pengajar entah itu di pesantren atau sekolah Islam spesialisasi dan harapan juga terbesar
1:08:11 ini harapan tertinggi go internasional dalam artian bisa jadi mungkin nanti 10 tahun lagi HC Akademi pakai bahasa Inggris belajarnya siapa tahu kan kita buka cabang di Jepang atau buka cabang di Amerika dan sejenisnya ee ini harapan besar dan tentunya semuanya membutuhkan doa ee antum dan juga dukungan dari antum-antum terutama antum sebagai angkatan pertama senior. Kita enggak tahu si Akademi 10 tahun ke depan seperti apa. Kita terus berdoa kepada Allah subhanahu wa taala agar diberkahi langkah-langkah kita sehingga ee antum-antum di sini salah satu amal jariah antum menjadi pelopor dan juga yang menginjakkan pertama kali di HSI
1:08:57 Akademi. Tib mungkin sampai di sini penjelasan ana untuk selanjutnya mungkin tanya jawab aja silakan. Baik masyaallah sangat menarik sekali ini ustazallah ilaikum. Baik di akhwat sangat banyak pertanyaan Ustaz tapi yang rasahan dulu di ikwan kita. Baik kepada Irfan Abdul Azjiz tafadal masuk. Belum ada suaranya. Suara antum belum keluar. Belum kedengaran suaranya.
1:09:52 Qadarallah. Belum kedengaran lagi suaranya. Mungkin dibantu pakai ee headset. Ah, keluar suaranya. Dengar ustaz. Saya kenal tak? Baik. Ee asanallahu ilaikum ustaz. ee mau bertanya nih, Ustaz dan minta pandangannya. Kondisi ana kan sekarang agak apa, lemah di bahasa Arab. Tentu ee bersyukur masih bertahan dan ingin lanjut tentunya. Bagaimana keadaan ini dan tentu pelajaran lanjutnya akan tentu lebih berat gitu, Ustaz. Bagaimana keadaan ini, Ustaz? Ya. Dan sementara kita terus mau belajar gitu,
1:10:39 Ustaz. Syukuran, Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warakatuh. Itulah mengapa kita pembelajarnya bukan pakai bahasa Arab ya, pakai bahasa Indonesia. Selama pakai bahasa Indonesia, bahasa kita sendiri, maka kita bisa mahaminya ya. Nah, kalau enggak paham maka itulah kenapa kita ada ustaz pendamping ada live session. Ustaz, ana enggak paham ini, ini, dan ini. Tolong jelaskan ke ana. Dijelaskan oleh ustaznya masih enggak paham? Tanya lagi. Enggak paham tanya lagi. Jangan menyerah ya. Dalam belajar tidak ada kata menyerah. Ini pakai bahasa Indonesia bukan bahasa Arab. Jadi insyaallah selama bahasa Indonesia baca minimal modulnya tiga kali, empat kali insyaallah mudah paham. Jadi jangan menyerah. Al Imam Syafi'i
1:11:24 rahimahullah punya murid namanya siapa, ana lupa ya namanya. Lupa ana namanya. satu muridnya ini yang bisa dibilang menjadi ee murid yang paling paling tersohor dan yang bisa dibilang murid seniornya Imam Syafi'i. Antum tahu murid beliau ini? Murid Imam Syafi'i tersebut. Iya. Almuzani. Murid ee Imam Syafi'i tersebut yang mana bisa dibilang ana enggak tega ngomongnya, tapi murid yang paling susah paham. Sudah dijelaskan puluhan kali oleh Imam Syafi'i. Masih enggak paham. Akhirnya dia mutung, putus asa. Sampai-sampai ee apa namanya? Ee Imam Syafi'i mengatakan, "Seandainya ilmu ini bisa aku suapkan
1:12:10 kepadamu akan kasih makan gitu." Cuma enggak bisa, harus kamu baca. Akhirnya ee dengan perhatian Imam Syafi'i tersebut, dia terus belajar. E Rabi bin Sulaiman, Afan bukan Imam Muzani. Ee dia terus belajar hingga akhirnya dia pun menjadi paham dan bahkan yang menukilkan fikih Imam Syafi'i paling besar adalah beliau. Ya, jadi enggak ada kata nyerah ya. Siapa lagi? Karena ya mungkin nanti kalau ada waktu ana akan berikan kajian khusus bagaimana para ulama dahulu. Jangan dikira ulama ini mereka datang dari orang-orang cerdas, orang-orang berpendidikan tinggi atau mereka yang belajar bahasa Arab di pesantren. Enggak. Banyak kisah-kisah para ulama. Mereka
1:12:56 ini tukang bersih. Tukang bersih-bersih. Usianya 60 tahun, usianya 70 tahun. Baru mulai belajar pelan pelan-pelan. Hingga akhirnya dia menjadi imam. Dalam hal ini seperti Imam Al-Kisai yang dibilang sebagai saingannya Sibawai, ahli bahasa Alih Nawu nomor satu saat itu. Dia baru belajar nahwu di usia senja bersaing dengan anak-anak yang usia ee mondok ya. mondok di usia SMP atau SMA yang pemahamannya sangat kuat. Belajar nahwu rumit itu belajar irab dan sejenisnya. Sampai akhirnya Imam Kisai itu enggak betah belajar karena enggak paham-paham. Akhirnya putus asa sudah ana pulang aja ke kampung ana. Beliau
1:13:44 akhirnya pulang enggak lanjut belajar. Sebelum sampai di kampungnya beliau bersandar di sebuah batu lu. Kemudian istirahat. Dan Allah Subhanahu wa taala membuka baginya di di waktu momen ini melihat semut yang sekecil itu membawa makanan yang mungkin lima kali atau tujuh kali lipat dari badannya ya. Volume makanannya itu dibawa ke atas jatuh kemudian dibawa ke lagi jatuh sampai puluhan kali hingga akhirnya semut ini enggak menyerah hingga sampai ke atas. Dari sini Imam Al-Qisai ngambil ibrah. Ini aja semut, makhluk yang kecil. Dengan membawa beban berat seperti itu dia berusaha terus dan sampai bisa. Ana makhluk yang dimuliakan oleh Allah
1:14:31 Subhanahu wa taala dan diberikan akal. Apakah saya tidak bisa? Akhirnya enggak jadi pulang kampung, balik lagi ke pesantren, belajar lagi, ya usaha lagi. Hingga akhirnya beliau menjadi seorang imam. Dan itu di usia yang bukan ee muda, usia kalau enggak salah baru mulai sekitar usia 5 tahun dan 60 tahun. Jadi ee enggak perlu ee kecil hati ya. Kita pakai bahasa Indonesia sengaja dan ana sudah bilang ke ikhwah pemateri antum dalam menjelaskan seakan-akan antum menjelaskan ke anak-anak 5 tahun sama menjelaskan ke bapak-bapak usia 60 tahun ya. Jadi jangan jangan terlalu rumit. Walaupun rumit, sekali lagi ada ustaz yang siap mendampingi antum ee untuk
1:15:19 tanya jawab dan bahkan di aplikasi nanti kita sudah disediakan bahkan ee fitur forum diskusi yang nanti ada ustaznya yang akan menjawab sehingga ee bisa ditanyakan secara berkala. Wallahuam. Baik khair ustaz atas jawabannya. Eh, ke kita lanjut ke Ahhan Nurudinfadol. Silakan open mic dan open cam-nya. Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. Waalaikumsalam.
1:16:07 Ee ahsanallahuikum ya, Ustaz. Ee syukron alal fursah at thayyibah. Ee Ustaz, bismillah. Ee min fadlikum ini tidak ada unsur untuk merendahkan sesama maha santri lainnya yang ee mereka qadarullah kesulitan untuk belajar bahasa Arab. Ee ana ingin bertanya sebaliknya, Ustaz. Apakah di sanah musytarakah ini ada mata kuliah atau sistem pembelajaran? Nanti kita menggunakan bahasa Arab yang seperti kita ini bermulazamah atau talaqi dengan masyaikh. Ee ini saja, Ustaz, sekedar pengalaman
1:16:54 di lapangan yang pernah ana temukan ee dengan salah seorang dai ya. ee ketika ana menyampaikan ana belajar di HSI akademi, lantas ee seorang dai ini di tempat ana ee beliau seperti melihat ee memandang sebelah mata gitu, Ustaz. Karena belajar kita itu menggunakan bahasa Indonesia gitu. mungkin ee standar beliau ini yang sudah sebagai dai agar seorang dai, seorang thalibul ilmi itu bisa dikatakan berdakwah di masyarakat minimal mereka sudah ee lazim dalam bahasa Arab
1:17:41 seperti dan sudah ee beriltizam dengan membaca kitab gitu, Ustaz. Nah, ee itu satu. Kemudian yang kedua, ana pernah melihat video salah seorang ustaz yang mengatakan bahwa ee kita juga wajib untuk bermulazamah atau talaqi dengan masyaikh jika ilmu agama kita ingin rasih, tidak hanya sekedar belajar di jamiah yang mengikuti kurikulum. bahkan belum bisa dikatakan ilmunya Rosik menurut pendapat ini. Ee malah beliau ini seperti ya afwan ya kurang lebih ya merendahkan gitu ya. Sebab orang-orang yang lulusan Jamiah
1:18:29 itu ee hanya berkutat kepada kurikulum sehingga ilmu mereka kurang dalam karena tidak mulazamah atau talaqi langsung dengan masyaikh. Seperti itu, Ustaz. Nah, itu bagaimana, Ustaz, ee untuk tanggapannya menyikapi kedua hal tadi? Karena kan antum justru ee apa ya jelas ya bahwa program ini di rancang untuk melolos atau mencetak kader-kader para dai, tetapi melalui jalur unb yaitu jalur online. Itu bagaimana Ustaz menyikapi kedua hal
1:19:14 tersebut. Karena jujur ee apa ya kita lulus dari sini kan tentu ee kita ingin berdakwah seperti mereka gitu. Gitu Ustaz. Wallahuam bab. Jazakumullah khairas. Jazakumullah khairon. Ee masallah pertanyaannya panjang. Tapi intinya ya intinya saja HSI Akademi dan ini sejak awal sudah ana sampaikan bukan lembaga pendidikan atau media belajar tertinggi yang nanti antum lulus dari HSI akademi sudah setara ilmunya dengan seorang syekh atau seorang ustaz senior atau seorang ustaz bahkan ya atau setara dengan ee orang yang benar-benar sudah
1:20:01 layak kalau dalam dalam kancah ee dakwah disetarakan dengan asatizah kita yang berdakwah sudah lama puluhan tahun atau berdakwah atau belajar selama puluhan tahun di pesantrennya tentu tidak ya. Kita adalah platform pendidikan alternatif. Makanya ana tadi sudah bilang ee antum-antum yang tidak sempat belajar secara mendalam di pesantren dan juga sering ana bilang ee apa namanya belajar langsung di masjid lebih utama ya kan sudah ana sampaikan berkali-kali juga maka ini ada alternatif. Nah, sehingga bagi ikhwah yang sudah sibuk mungkin ee sibuk bekerja lalu
1:20:46 sibuk mencari nafkah, punya kesibukan dunia lainnya tapi ingin mendalami ilmu agama. Cuma saya, Ustaz, sudah terlalu banyak beban keluarga atau tidak mungkin untuk telaki selama bertahun-tahun. Ini alternatifnya bagaimana? Ini kita sediakan alternatif ini yaitu HSI Akademi. Ya, itu pertama. Terus kedua ee ana sangat menghormati niat baik para asatizah mungkin beliau dan ini kita harus husnudan ya bukan berarti para asatizah kita merendahkan, tapi kita husnudan bahwasanya tentu pembelajaran online atau pembelajaran kampus tidak mencetak ulama ya tidak mencetak ulama tapi merupakan gerbang untuk ya. Jadi ini banyak dikatakan oleh para dosen
1:21:33 kita e belajar di kampus atau kurikulum dan sejenisnya itu kayak memberikan antum kunci, kayak memberikan antum ilmu untuk nyangkul. Setelahnya silakan berladang, ya. Jadi ini ee kunci bagi kita untuk ke depannya belajar di tangan para ulama. Hal yang kedua ee HSI Akademi jangan sekali lagi disetarakan kayak ee pendidikan yang sangat tinggi menyamai kedudukan kampus-kampus atau menyamai kedudukan orang yang belajar sangat lama dan sejenisnya. mulazamah dengan masik tidak demikian dan ana tidak ee kita ya ee tidak klaim demikian tapi sesuai dengan kelasnya kita ambil contoh dan
1:22:18 hal sederhana ya ee jangan disamakan jenjang SD sama jenjang SMA tentu dan ini sudah kita dapati di kita sudah maklumi. Jadi hal yang salah apabila kita HS Akademi ee dengan sangat merendah bahnya HS Akademi masih jauh dari platform pendidikan tertinggi. Jangan disamakan ee antum-antum yang belajar di sini yang mana belajarnya adalah tingkat yang ya
…