LARI DARI TUHAN DAN KEHILANGAN SEMUANYA - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan setiap hari, memiliki visi yang jelas, dan menaklukkan diri pada Roh Kudus. Dijelaskan juga mengenai tiga bagian manusia (roh, jiwa, dan tubuh) dan bagaimana roh yang kuat dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, dan kehendak. Selain itu, video ini juga membahas kisah Rut dan Naomi sebagai contoh bagaimana mengandalkan Tuhan dapat membawa pada berkat dan promosi.

  • Berjalan sesuai kehendak Tuhan membawa kekuatan dan tujuan.
  • Manusia terdiri dari roh, jiwa, dan tubuh, dengan roh yang harus berkuasa.
  • Mengandalkan Tuhan sepenuhnya membawa berkat dan promosi.

Pendahuluan

Tuhan ingin setiap dari kita berjalan semakin sesuai dengan kehendak-Nya setiap hari, sehingga di akhir hidup kita, kita didapati melakukan apa yang Tuhan rencanakan. Tuhan menciptakan kita dengan maksud dan tujuan, bukan tujuan kita sendiri, melainkan tujuan Tuhan. Banyak orang tidak mau mengikuti tujuan Tuhan karena berbagai keadaan dan situasi yang membuat mereka tidak fokus. Padahal, Tuhan menciptakan kita untuk menggenapi rencana-Nya di bumi. Jika kita berjalan dalam pusat kehendak-Nya, hidup kita akan semakin powerful.

Kekuatan dari Dalam

Kesalahan dan kegagalan seringkali disebabkan oleh ketidakkuatan dari dalam diri kita. Jika di dalam diri kita kuat, kokoh, dan teguh, maka hal-hal di luar tidak akan mempengaruhi hidup kita. Orang Kristen seharusnya tidak mudah dipengaruhi oleh hal-hal di luar karena di dalam dirinya kokoh dan teguh, serta mengetahui tujuan hidupnya. Jika kita mengerti tujuan Tuhan dan visi-Nya, kita akan tahu persis mengapa kita diciptakan, apa yang harus kita lakukan, dan bagaimana masa depan kita.

Hidup Karena Percaya

Seharusnya setiap tahun hidup kita semakin powerful, naik bukan turun, menjadi kepala bukan ekor. Namun, realitanya banyak orang Kristen hidupnya "bapak belur". Tuhan ingin kita berjalan seirama dengan-Nya setiap hari. Karakter, sikap, dan kelakuan kita pasti berubah jika kita berjalan dalam kehendak-Nya. Hidup kita seharusnya didasarkan pada kepercayaan, bukan pada apa yang kita lihat. Seringkali kita dipengaruhi oleh apa yang kita lihat, pikir, dan rasa. Untuk bisa percaya, kita harus menggantungkan hati sepenuhnya pada Tuhan dan membiarkan manusia roh kita bertumbuh kuat melalui ibadah, mendengarkan khotbah, dan pemuridan.

Roh, Jiwa, dan Tubuh

Kualitas hidup kita, termasuk umur panjang dan kesehatan, dipengaruhi oleh apa yang kita masukkan ke dalam diri kita, baik secara fisik maupun rohani. Manusia terdiri dari tiga bagian: roh, jiwa, dan tubuh. Roh kita diciptakan serupa segambar dengan Allah, dan sejatinya kita adalah manusia roh. Manusia roh harusnya memancar keluar serupa segambar dengan Tuhan dan menjadi tempat tinggal Roh Kudus. Pikiran, perasaan, dan kehendak kita perlu ditaklukkan agar manusia roh dapat berkuasa. Semakin kita menaklukkan diri pada firman, semakin kita bertumbuh dan sejalan dengan Tuhan.

Menaklukkan Diri pada Roh

Ketika manusia roh kita berkuasa, ia akan mempengaruhi pikiran, perasaan, dan kehendak kita. Kita tidak akan mudah dipengaruhi oleh perasaan, pikiran, atau apa yang kita lihat, dan kita akan memiliki kepekaan yang tajam. Orang Kristen yang rajin ibadah dan pelayanan namun kelakuannya buruk menunjukkan bahwa manusia rohaninya tidak berkuasa, melainkan dikuasai oleh pikiran dan perasaannya. Orang seperti ini tidak bisa berjalan bersama Tuhan karena area jiwanya tidak takluk pada manusia roh. Untuk hidup ringan, kita harus memikul kuk bersama Yesus, sejalan dan selaras dengan-Nya.

Kisah Rut: Mengandalkan Tuhan di Tengah Kesulitan

Kisah Rut menggambarkan bagaimana mengandalkan Tuhan di tengah kesulitan dapat membawa pada berkat. Pada zaman hakim-hakim memerintah, terjadi kelaparan di Israel. Masa sulit akan selalu kita alami selama kita masih menggunakan tubuh daging ini. Namun, kita tidak perlu panik karena pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat. Seringkali kita lebih memikirkan masalah daripada pertolongan Tuhan. Jika Tuhan memelihara kita di masa lalu, Dia akan memberikan porsi yang lebih besar di masa depan.

Menjauh dari Tuhan Membawa Maut

Naomi dan keluarganya pergi dari Betlehem ke Moab karena kelaparan. Namun, di Moab, mereka mengalami kematian dan penderitaan. Setelah mengalami semua itu, Naomi memutuskan untuk kembali ke Yehuda karena mendengar bahwa Tuhan telah memperhatikan umat-Nya. Orang yang menjauh dari Tuhan akan mengalami kematian. Rut, yang bukan orang Yehuda, memilih untuk mengikuti Naomi kembali ke Yerusalem dan mengalami sesuatu yang ilahi.

Divine Connection

Sepanjang tahun ini, Tuhan akan menyingkapkan sesuatu yang berbeda dan menghubungkan kita dengan orang-orang yang tidak terduga yang akan membuka jalan dalam hidup kita. Bagian kita adalah membalikkan hati kita sepenuhnya kepada Tuhan dan berjalan bersama-Nya. Ketika Naomi dan Elimelek lari dari Yehuda ke Moab, mereka mengalami kematian dan penderitaan. Ketika kita mengalami tekanan dan kesulitan, tetaplah berjalan bersama Tuhan dan jangan pernah menyerah.

Jangan Andalkan Kekuatan Sendiri

Ketika menghadapi masalah dan tekanan, jangan mencari pertolongan di luar Tuhan, seperti lari dari Yerusalem ke Moab. Di luar Tuhan, hanya ada kematian. Terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri. Andalkan Tuhan, baliklah kepada-Nya, dan tunggulah Dia di sana. Di ujungnya, kita akan dikoneksikan dengan orang-orang seperti Rut dikoneksikan dengan Boas. Untuk mengalami promosi dan berkat, Tuhan akan menghubungkan kita dengan orang-orang yang tidak bisa kita pilih atau tentukan. Bagian kita adalah menjaga hati dan sikap kita.

Ujian dan Kesetiaan

Ikut Tuhan seringkali seperti menonton film, di mana jagoan kalah di awal namun menang di akhir. Kita akan diuji, seperti bangsa Israel di padang gurun. Suami istri diuji dengan pasangannya, apakah tetap setia dan mencintai. Semakin ke sini, pernikahan seharusnya semakin mesra. Jika kita terus berjuang dan bertengkar saat berjalan dengan Tuhan, berarti ada yang salah dengan jiwa kita yang perlu dibereskan.

Berkat yang Dilipatgandakan

Tahun ini, Tuhan akan melipatgandakan berkat kita dan membuat kita menjadi orang yang menyenangkan hati-Nya. Perjalanan kita akan semakin berjalan dalam pusat kehendak-Nya.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Bapak, Ibu semua yang dikasihi Tuhan. Tuhan itu maunya setiap dari hidup kita itu setiap hari dari hari ke hari itu berjalan semakin sesuai dengan yang Tuhan mau. Di ujung dari hidup kita itu kita didapatin melakukan apapun yang Tuhan rencanakan dalam hidup kita itu tepat seperti yang Dia mau. Karena Tuhan ciptakan kita ini punya maksud dan tujuan. Bukan tujuan kita, tapi tujuannya Tuhan. Tapi banyak orang enggak mau berjalan ngikutin tujuannya Tuhan karena perjalanan waktu, karena keadaan, karena situasi,

0:46 karena banyak hal. Kita kadang dipusingkan dengan kondisi kita, situasi kita. Ada suara handphone, tolong diilent. Ada kenyataan hidup yang gak enak. itu kadang membuat hati kita ini tidak fokus kepada tujuan Tuhan. Padahal dari mulanya Tuhan ciptakan kita punya maksud dan tujuan. Ngapain menggenapi rencananya di muka bumi ini. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau kita ini setiap hari berjalan step by step dalam pusat kehendaknya dapat dipastikan hidup kita ini tambah hari tambah powerful. Amin. Tidak mungkin kita akan error. Kalau Bapak Ibu pelajari dari semua kesalahan dan kegagalan kita, kenapa kita error?

1:31 Kenapa kita konflik? Kenapa kita marah? Kenapa kita jatuh dalam dosa? Masalahnya bukan di luar, tapi di dalam. Di dalam ini loh yang enggak kuat, enggak kokoh, enggak teguh. Tapi kalau di dalam ini kuat, kokoh, dan teguh, yang di luar sana tidak mempengaruhi hidup kita. Amin. Katakan amin. Amin. Yang jadi masalahnya kita seringki dipengaruhi segala sesuatu yang di luar sana. Orang Kristen harusnya tidak bisa dipengaruhi hal apapun di luar karena di dalamnya kokoh dan teguh. Dia tahu persis tujuan hidupnya. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau kita ini ngerti tujuan Tuhan, tahu persis tujuan,

2:19 tahu visi Tuhan. Bahasa rohaninya itu visi. Ngerti visinya Tuhan? Jadi kita tahu persis kita diciptakan untuk jadi apa, kita harus melakukan apa, masa depan kita seperti apa. Kita ngerti karena apa? Kita percaya dengan Tuhan. Kita ngerti kebenaran. Bapak, Ibu tidak akan goyahlah. Bapak, Ibu yakin dan pasti sepanjang tahunmu akan berjalan semakin tambah powerful. Nah, orang Kristen harusnya kan tambah tahun tambah powerful. Alkitab katakan kamu akan naik bukan turun. Kamu akan jadi kepala bukan ekor. Tapi realitanya banyak orang Kristen hidupnya bapak belur. Kenapa kok bisa Bapak belur? Apa benar bergantung sepenuhnya berjalan

3:07 dalam pusat kehendak Tuhan. Padahal Tuhan mau kita ini setiap hari berjalan seirama, seritme dengan Dia. Step by step kita mulai di semester awal ini berjalan bersama Tuhan. Kita akhiri dari semester akhir di tahun ini bersama Tuhan harus lebih powerful dari tahun kemarin. Bapak Ibu akan semakin berjalan dalam ketetapan nilai step by step berjalan dalam kehendaknya. Dapat dibayangkan karaktermu pasti berubah, sikapmu pasti berubah. Kelakuanmu pasti berubah. Ibu dapat mengerti ini perjalananmu naik ke level yang berbeda. Tuhan mau itu.

3:55 Karena hidup kita ini di 2 Korintus 5 ayat yang ke-7. Sebab hidup kami adalah hidup karena percaya bukan karena melihat tapi realitanya kita dipengaruhi dengan apa yang di depan mata kita. Benar apa enggak? Kenapa Bapak Ibu bisa marah? Karena ngelihat seseorang yang memperlakukan buruk dalam hidupmu dan kamu enggak terima karena melihat itu akhirnya reaksimu salah dan ujungnya bikin tropik. Betul, Bang. Hidup kita ini seringki dipengaruhi dengan apa yang kita lihat, apa yang kita pikir, apa yang kita rasa. Padahal Alkitab katakan kita ini hidup. Sebab hidup kami adalah

4:42 hidup karena percaya. Bagaimana bisa percaya? Tadi sudah diajarin menggantungkan sepenuhnya hatimu sama Tuhan. Manusia rohmu harus bertumbuh kuat di dalam Tuhan. Makanya perlu ibadah, perlu dengar khotbah, perlu dimuridkan. Kamu kasih makan manusia rohmu bertumbuh kuat. Semakin kuat. Bapak, Ibu, hidupmu hari ini mau umur panjang atau kamu sakit-sakitan? Kamu sehat, langsing, dan segar tergantung dari segala sesuatu yang Bapak Ibu masukkan itu apa? Saya dengan istri lagi diurusin ketat oleh dokter supaya kita pola

5:29 hidupnya sehat, jaga pola makannya. Karena kita pengin umurnya panjang. Makanya jikalau sesuatu yang masuk dalam mulut saya itu harus dijaga dengan baik. Ini sehat apa tidak? Kalau ini gak sehat otomatis tubuh akan bereaksi. Kalau yang kita masukkan racun, apa yang terjadi? Otomatis kita memperpendek umur kita sendiri. Makanan rohani itu juga akan mempengaruhi manusia rohmu. Manusia ada tiga bagian. Roh, jiwa, dan tubuh. Rohmu diciptakan serupa segambar dengan Allah. Realitanya kita, sejatinya kita adalah manusia roh. Katakan manusia

6:15 roh. Manusia roh. Manusia roh yang harusnya memancar keluar serupa segambar dengan Tuhan. Karena manusia roh kita ini diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Jadi tempat tinggalnya Roh Kudus. Itu yang harusnya berkuasa. Tapi di dalam tubuh kita ada manusia roh yang realita kita sejatinya kita yang sudah dilahirkan kembali. Tapi punya pikiran, ada jiwa, ada pikiran, ada perasaan, ada kehendak yang itu harus perlu ditaklukkan. Dan tubuh tadi tinggal di dalam casing ini. Manusia roh tadi tinggalnya di casing ini namanya tubuh, daging ini, Bapak, Ibu. Tergantung dagingmu ini semakin

7:01 nurut apa tidak. Tergantung bagaimana manusia rohmu berkuasa apa tidak, kuat apa tidak, pikiranmu takluk kepada firman apa tidak. Semakin kita menaklukkan diri kepada firman, kasih makan makanan rohani, semakin Bapak Ibu bertumbuh, semakin takluk, semakin ngerti sejalan dengan seirama dengan Tuhan. Karena di area jiwa ini selalu bertentangan dengan kehendak roh. Ngerti apa enggak? Manduk-manduk ngertos nopo mboten? Do you mudeng or not? Manusia roh kita ketika berkuasa kuat, kokoh, dan teguh, dia akan mempengaruhi pikiranmu, perasaanmu, dan kehendakmu. Ketika manusia rohmu kuat, engkau tidak

7:47 pernah dipengaruhi segala sesuatu yang ada di perasaanmu, di pikiranmu, dan apa yang kamu lihat. Dan ujungnya apa? Semakin memiliki kepekaan dengan yang tajam. Makanya kenapa kok ada orang Kristen yang rajin ibadah, rajin pelayanan, jadi hamba Tuhan, rajin ke gereja, kelakuannya lebih jahat dari setan? Karena yang menguasai bukan manusia rohaninya yang diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Dia dikuasain oleh pikiran dan perasaannya. Gampang marah, emosi, sakit hati, kepahitan yang cenderung mengontrol dan mengendalikan harga dirinya. Tidak heran perjalanannya kan Bapak Blur terus tiap hari

8:36 trouble terus. ketemu siapa trouble. Ibadah di mana trouble kalau enggak sesama jemaat, sesama pendetanya enggak cocok gereja satu pindah gereja lain terus berpindah karena apa? Trouble. Orang trouble karena di area jiwanya tadi gak takluk dan tunduk ke manusia roh. Dan orang-orang kayak begini gak bisa jalan sesama Tuhan. Saya pernah kasih perumpamaan, marilah datang kepadaku yang letih lesu dan berburan berat. Pikulah kop maka bebanmu pun akan ringan. K selalu berpasangan di dalam Alkitab. Ingat Elia ketika memanggil Elisa. Elisa sedang membajak dengan 12 pasang

9:23 lembu. Selalu ada pasangannya. Lah Tuhan kalau mau hidup kita ringan, enteng harus pikul cook. Kuknya kan pasangan ditaruh satu punggung satunya siapa? Yesus. Ngerti kan? Makanya ketika mulai kita pikulku, kita bisa sejalan selaras dengan Tuhan. Kan enggak bisa Tuhan ke depan kita maju mundur. Bapak blur apa enggak hidup kita? Tuhan belok ke kanan terus kita belok ke kiri. Apa yang terjadi? Tidak heran hidup orang Kristen Bapak blur karena enggak sejalan seirama dengan Tuhan. Perjalanan kekristenan kan harus dipimpin oleh roh. Ketika orang dipimpin roh, kita harus

10:09 menaklukkan diri kita, perasaan kita, ego kita, emosi kita untuk takluk kepada Roh supaya dipimpin roh. Kalau sejalan, seirama dengan Tuhan, Tuhan ke kanan, kita ke kanan. Tuhan ke kiri, kita ke kiri. sakit kadang gak enak kadang diperlakukan buruk kekurangan dan mengalami banyak hal enak apa enggak enak tapi kan di ujungnya pasti ada Tuhan toh kita berjalan bersama Tuhan tuh kira-kira lama-lama di ujung kehidupan kita, di ujungnya kita didapatin seirama dengan Tuhan lama-lama kita ngerti apa yang Tuhan mau. yang belum makan pagi ini agak susah

10:55 mencernai. Ngerti enggak? Jadi, kekristenanmu sepanjang tahun ini harus tambah rohani, tambah powerful. Dampakmu hidup jadi berkat di mana pun ditempatkan. Jangan pernah dikuasai oleh situasi dan keadaan. Itu semua di luar. Tapi ketika kamu di dalam, kuat, kokoh, dan teguh, hanya bisa tenang, tersenyum, memuji Yesus selamanya. Amin. Kenapa kok hidup kita sering kacau? Ini para ibu-ibu seringkiali pikirannya goncang, perasaannya labil. Betul apa enggak? Kadang enggak apa yang enggak cocok dengan hatinya seringkiali ngomel. Kenapa? Kenapa enggak mau belajar? Bisa tenang. Apa ini yang salah dalam hidupku?

11:40 Ada yang enggak benar ini. Kalau pengin perjalanan sepanjang hidupmu, sepanjang tahun ini, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, hidupmu berkemenangan, kamu harus menaklukkan dirimu sepenuhnya di hadapan Tuhan. Amin. Kita lihat di Rut pasal yang pertama. Saya pernah khotbahkan tentang Rut ini. Khotbah seri, tapi nanti cari sendiri. Saya ngomong sebentar. Dimulai ayat yang pertama, pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Kelaparan pun ada di zaman sekarang, tapi dalam versi yang berbeda-beda. Ada yang terjerat hutang, ada yang keluarganya bapak belut, ada masa sulit.

12:26 Masa sulit itu selalu kita alami loh. Karena selama kita pakai tubuh daging ini kita belum sempurna. Selalu ketemu problem, selalu ketemu masalah. Betul apa enggak? Kayaknya enggak ada masalah semua ya. Saya berdoa tahun baru enggak ada masalah baru, tapi ada berkat baru. Amin. Tapi kalau ada masalah kita enjoy aja, nikmatin. Amin. Pada zaman para hakim memerintah, ada kelaparan di tanah Israel. Nanti pelajarin banyak kisah, banyak sejarah yang terjadi di bangsa Israel ketika terjadi kelaparan. berkali-kali terjadi kelaparan, berkali-kali terjadi himpitan, tekanan yang hebat. Bangsa Israel mengalami tekanan yang hebat.

13:12 Lalu di sana ada muncul orang-orang yang berjalan dalam ketetapan Tuhan. Belajar ngikutin komitmen, percaya sepenuhnya, menggantungkan hidupmu sepenuhnya di hadapan Tuhan. Dan di ujungnya orang-orang ini ngalami sesuatu yang ilahi. Makanya kalau terjadi goncangan apapun, masalah apapun dalam hidupmu, gak usah panik. Sementara itu katakan masalah masalah ada masa kad luar saja pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat tapi kita sering mikirin masalah daripada mikirin pertolongannya Tuhan kalau ada masalah rasanya kepala kita rasanya sudah enggak mampu gak kuat

13:57 jerat-jerit tidak heran orang Kristen jerat-jerit kayak orang enggak kenal Tuhan apakah saya banyak masalah. Ada masalah, tapi saya enggak terlalu pusing dengan masalah. Kadang kita hadapin berbeda, setiap orang berbeda, tapi saya enggak terlalu fokus dengan masalah. Dan terbukti kok dari tahun ke tahun sampai tahun ini Tuhan selalu bikin pertolongan. Dan Tuhan yang sama kan selalu bikin pertolongan dalam hidupmu. Amin. Berapa tahun Tuhan selalu bikin pertolongan? Apakah Dia meninggalkan kita? Apakah dia membuat kita menderita selama ini? Tidak akan kelihatan cantik-cantik semua ini kelihatan hidup bahagia semuanya ini. Enggak ada yang

14:42 kelihatan supek ini hari ini. Artinya Tuhan kan pelihara hidupmu. Amin. Kalau Tuhan di masa lalu Tuhan pelihara di tahun yang akan datang Tuhan mau double porsi. Bapak Ibu terimalah. Amin. Amin. Melihat nih apa yang terjadi. Lalu pergilah seorang dari Betlehem Yehuda beserta istrinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing. Nama orang itu ialah Elimelek bersama istrinya Naomi dan kedua anaknya Mahleon dan Kilion. semuanya orangorang Efrata di Betlehem Yehuda di satu keluarga suami istri dan ada menantu dan mertuanya. Kemudian matilah Elimelek suami Naomi sehingga perempuan itu tinggal

15:28 tertinggal dengan kedua anaknya. Keduanya mengambil perempuan Moab dan pertama-tama Orpa yang kedua bernama Rut. Dan mereka diam di situ kira-kira 10 tahun lamanya sudah mengalami kelaparan. penderitaan yang gak berhenti-berhenti. Lihat nih, akhirnya apa? Lihat yang kelima. Lalu matilah juga kedua anaknya. Sedih enggak? Yakni Malon dan Kilion. Sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya. Dalam hidup ini dengerin baik-baik. Setelah kita ikut Tuhan, cinta Tuhan, mengasihi Tuhan, melayani Tuhan, rajin berdoa, rajin pelayanan, tidak dijamin hidupmu tidak ngalami masalah,

16:14 enggak ada jaminan, pasti ada masalah. Tapi gak perlu khawatir, ada Tuhan. Amin. Kadang ketika kita menghadapi masa-masa sulit, rasanya Tuhan kita meninggalkan. Apakah Tuhan meninggalkan? Tidak. Bangsa Israel kadang diizinkan berjalan lewat padang gurun ya. Teriak njerit. Tuhan enggak dengar. Itu diizinkan terjadi supaya apa? Kita ini berjalan ngikutin maunya Dia. Hati kita seringkiali diremukkan lewat kejadian. Katakan peremukan membuat hatiku

16:59 membuat menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Kan kita pikir diri kita paling kudus, suci, sejagat rhay kan? Paling rohani dan paling benar kan? Paling percaya Tuhan dan paling memiliki kaveling surga. Betul apa enggak? Tapi cara Tuhan melihat hati kita kadang perlu dibenturkan masalah. Aslimu akan keluar, reaksimu akan muncul. Reaksi pertamamu menunjukkan sejatinya kamu tuh seperti apa di hadapan Tuhan. Ketika ada yang enggak benar, harus diserahkan sama Tuhan. Abot? Iya. Sakit iya. Gak enak? Iya. Benar apa enggak? Pernah ngalamin semua kan?

17:45 Waktu ngalamin enak apa enggak? Gak enak. Kok kalian enggak pernah ngalamin masalah ya kayaknya ya? Hah? Ibu Lewi gimana? Pernah ngalamin? Wah, puji Tuhan nih Bu Lewi ngalamin ya. Puji Tuhan. Saya ngalamin berkali-kali. Dan selama kita berjalan bersama Tuhan itu, Tuhan itu mau corrector segala sesuatu yang gak benar dalam hati kita. Semakin kita gandoli, semakin kita pertahankan, semakin sakit. Itu yang membuat kita itu gak bisa sepenuhnya bergantung sama Tuhan. Seperti Bapak tadi ajarkan, Pak Nur ajarkan untuk kita menggantungkan dari percayamu naik ke level bagaimana kamu memiliki kesungguhan hati menaruh

18:31 sepenuhnya di hadapan Tuhan. Engkau harus tanggalkan segala sesuatu yang melekat di hatimu. Apapun itu namanya. Dan anehnya yang seringki melekat adalah di area perasaanmu, egomu, hawa nafsumu, keinginanmu, emosimu, dan amarahu itu harus diremukkan. Kenapa kok Tuhan mau jadi raja satu-satunya memerintah dalam hidup kita? Karena dia pengin berkuasa. Dia tidak mau ada hal yang lain yang kita cintai selain Tuhan. Anehnya manusia seringkiali mencintai dirinya sendiri, mencintai egonya, mencintai harga dirinya, mencintai apapun lah. Makanya ada kata self selfie itu kan fokus pada diri sendiri kan.

19:18 Siapa yang pernah difoto dan kelihatan gendut langsung minta dihapus diulang lagi. Benar apa enggak? Aku enggak mau di depan kelihatan gemuk. Tolong dong itu kok mataku merem diulang. Karena apa? Karena kebanyakan orang fokus pada diri sendiri. Benar apa enggak? Kalau ego kita itu diserang, seringkiali kita teriak apa enggak teriak. Apalagi orang yang narsistik, personal disorder, enggak bisa dikritik. Sudah tahu salah ditegur akan marah dan lain sebagainya. Ketika ego seseorang disinggung biasanya teriak, berontak dia. Nah, hal yang seperti itu ketika ikut Tuhan itu harus dimatikan supaya apa? Kita bergantung. Semakin kita mati terhadap diri sendiri dan itu lewatnya permukaan, manusia menajamkan

20:04 sesama, besi menajamkan besi. Ya, Tuhan selalu pakai orang di sekitarmu. Makanya kalau dikirim orang gak enak, senyumin saja. Amin. Pernah dikirim orang yang enggak ngenakin? Kata orang Surabaya mencekno. Pernah ketemu? Anehnya kalau ketemu orang luar sana kan kita bisa lari. Tapi kalau ketemu orang di sampingmu setiap hari kamu akan belenger loh. Betul apa enggak? ketemu orang-orang yang selalu dipakai Tuhan untuk mempertajam kita. Jangan didoain mereka cepat dipanggil Tuhan. Nikmatin perjalanan permukaanmu. Katakan amin. Amin. Tapi kita sering enggak tahan Tuhan cabut nyawanya. Aku sudah lelah ngelihat model kayak begitu. Tuhan kirim petir menyambar kepalanya. Dan Bapak Ibu tahu itu dipakai Tuhan supaya kita ini mati

20:49 terhadap diri kita sendiri untuk ngikutin apa yang Dia mau. Dan ternyata dari kejadian anaknya kedua anaknya mati ini, lihat kemudian berkemaslah dan ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab. Sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa Tuhan telah memperhatikan umatnya. Dia balik lagi k ada Tuhan yang memperhatikan. Di ayat yang keenam kita ulang lagi. Kemudian berkemaslaha dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab. Tadi dia pergi ke Moab, dia lari dari hadapan Tuhan. Bapak, Ibu, apapun yang terjadi kalau kita ini menjauh dari Tuhan, ujung dari hidup kita itu akan ketemu namanya trouble dan kematian.

21:35 Coba kita lihat di ayat yang pertama. Pada zaman para hakim memerintah, ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem, Yehuda bersa istrinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab. Dari Betlehem ke Moab. Padahal Moab itu daerah terkutuk. Dia menjauh dari hadapan Tuhan. Orang yang menjauh dari hadapan Tuhan isinya kematian. Dan lihat apa yang terjadi setelah dia ngalamin ini. Dia yang keenamnya. Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab tadi. Sebab di daerah Moab ia mendengar, waktu dia Moab, dia mendengar bahwa Tuhan telah memperhatikan umatnya memberi makanan kepada mereka. Maka berangkatlah ia dari

22:20 tempat tinggalnya itu bersama-sama dengan kedua menantunya ketika mereka sedang berjalan untuk pulang ke tanah Yehuda. Dia balik ke tanah Yehuda dan di situ dia mulai ngalami. Nanti Bapak Ibu baca secara detail pelan-pelan seperti makan ee dikunyah makan firmannya. Dan di ujungnya dia ngalami sesuatu di ayasal keduanya di ayat yang ke-17-nya di pasal yang pertama. Di mana engkau mati ini? Rut-nya didesak untuk meninggalkan mertuanya tapi dia gak mau. Dia punya komitmen. Sebab ke mana engkau pergi, ke situlah aku pergi. Dan di mana engkau bermalam, di situlah aku bermalam. Bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku. Lihat di mana engkau mati, aku

23:08 pun mati. Di sana dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya firman Tuhan menghukum aku. Bahkan lebih lagi daripada itu. Jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dengan kau selain daripada maut. Sekarang kita lihat lagi pelan-pelan ya. Ruth ini bukan orang Yehuda. Kalau kita baca di ayat yang keempat, kemudian keduanya mengambil perempuan Moab. Yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut. Tapi lihat orang yang gak di dalam Tuhan ini dia ngikutin mertuanya Naomi namanya. Dia balik ke Yerusalem di mana Tuhan ada. Dan dari situ dia ngalami sesuatu yang ilahi. Bapak, Ibu di pasal yang kedua nanti dia dapat divine connection.

23:56 Dengar yang baik-baik. Sepanjang tahun yang akan kita lalui ini, Tuhan akan singkapkan sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tuhan akan koneksi kita dengan orang-orang yang unpredictable, yang kita gak pernah duga. Dan orang-orang itu akan dipakai Tuhan untuk buka jalan dalam hidupmu. Katakan amin. Amin. Bagian kita balik hati kita sepenuhnya sama Tuhan, jalan sama Tuhan. Ketika Naomi dan Elimel dia lari dari Yehuda ke tanah Moab, dia ketemu namanya kematian dan penderitaan. Karena dipikir di Yerusalem dia ngalami kelaparan yang luar biasa. Di Betlehem dia coba lari ke tempat lain yang

24:42 dibikin aman. Dengarin. Waktu Bapak Ibu jalan sama Tuhan dan hidupmu gak enak, kamu ngalami tekanan, kamu ngalami permukaan, tetap stay jalan sama Tuhan. Jangan pernah menyerah. Tapi respon jiwamu, pikiran, dan perasaanmu ketika ngadapin masalah, pertama kali biasanya kita coba cari pertolongan kepada orang. Kita coba gantungkan, kita coba cari jalan keluar. Betul apa enggak? Ketika Bapak, Ibu mengalami kekurangan keuangan bukan biasanya duduk diam di kaki Tuhan. Tuhan mau ngapain engkau? Engkau bikin jalan yang mana? Tapi kebanyakan kita ngapain? Kita coba lihat. nomor WhatsApp semuanya siapa yang bisa dipinjamin? Betul apa enggak?

25:28 Ketika Bapak mulai sakit biasanya yang dicari apa? Padahal dokter segala dokter siapa? Yesus. Realita kekristenan kita seringkiali bertolak belakang dengan firman. Benar apa enggak? Kita coba cari pertolongan di luar Tuhan. Di luar Tuhan bukan gitu? Di luar Tuhan. Padahal kalau Bapak Ibu tahu metabolisme tubuhmu dan tubuhmu itu yang bisa menyembuhkan adalah di dalammu sendiri. Kalau metabolismu tubuhmu sehat, antibodimu kuat. Antibodi itu yang melindungi Bapak Ibu dari sakit penyakit. Ngerti enggak? Itu bagian yang Tuhan bikin program dalam tubuh kita. Ketika Bapak Ibu menghadapi masalah tekanan, jangan coba cari pertolongan di

26:14 luar Tuhan. seperti dari Yerusalem lari ke Moab. Padahal Moab tanah terkutuk. Dan ternyata di sana ada kematian. Di luar Tuhan namanya kematian. Barang siapa coba cari pertolongan di luar Tuhan dia akan ketemu trouel dan ketemu trouel. Alkitab katakan terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri. Tapi kita paling senang kan itu. Betul apa enggak? Hari ini mau berjalan, andalin Tuhan, balik ke Tuhan dan kamu tunggu Tuhan di sana. Berat, Pak, capek, Pak, lama, Pak. Nunggu pertolongan Tuhan. Jalanin terus jalan sama Tuhan. Di ujungnya di pasal kedua, Bapak, Ibu akan dikoneksi seperti Rut dikoneksi dengan orang. Namanya siapa? Boas.

27:03 Orang yang kaya diberkati ternyata jadi istrinya. Dalam perjalanan hidup kita kalau pengin dipromosi, pengin diberkati, caranya Tuhan selalu mengkoneksi kita dengan orang. Dan kita gak bisa pilih, kita gak bisa tentukan orang yang mana. Bagian kita ngapain? Jaga hatimu sikapmu. Amin. Pengin tahun ini engkau ngalami promosi dan peninggian, jalan sama Tuhan. Jangan coba pakai kekuatanmu sendiri. Taruh sepenuhnya di hadapan Tuhan. Taruh kepercayaanmu sepenuhnya di hadapan Tuhan. Kalau di tahun yang lalu Tuhan tolong, tahun ini pasti Tuhan akan bikin terobosan double porsi.

27:49 Tuhan pasti akan bikin pembalikan keadaan. Tuhan pasti bikin kesembuhan. Tuhan pasti angkat dan promosi saya. Saya percaya sepanjang tahun ini Tuhan yang atur hidup saya. Dan saya percaya Tuhan juga akan atur hidup Ibu. Tuhan atur skenario dalam hidup ibu dan di ujungnya selalu berkemenangan. Amin. Ketika kita nonton film jagoan itu kalah di awal, menangnya di akhir. Ikut Tuhan seringkiali seperti itu. Karena apa? Selalu dites, diuji. Nanti Bapak, Bapak Ibu baca di Ulangan pasal yang ke-8 ayat yang kedua. Bangsa Israel diizinkan lewat padang gurun untuk ngapain? Diuji hatimu. Benar

28:35 enggak mencintai Tuhan? Suami istri diuji dengan pasangannya. Betul apa enggak? Setiapa tidak? Ketika pasangannya dulunya seperti kita Spanyol terus sudah menikah umur 15 tahun sudah mirip piano, tetap setia apa tidak? Tetap mencintai apa tidak? Amin. Amin. Dulu istrinya cantik, sekarang kok pada kisut semua. Kerutane akeh. Tetap disayangin sama tambah kok tambah tuek, tambah bawel. Berarti ada yang salah ini perlu dicintai. Kasih duit banyak. Amin. Istri luar biasa. Istri saya itu tambah hari tambah semakin serupa digambar dengan Tuhan. Amin.

29:20 Pu. Tahu enggak? Hampir kita ini menikah itu enggak pernah ribut. Ribut di awal-awal dulu karena kita beda ras, beda suku, beda budaya, beda pendidikan, beda latar belakang. Itu by proses 6 tahun pertama pernikahan isinya ribut. Yang diributin tuh halal konyol bukan ribut masalah berdua. Buang sampah, taruh cepot cucian piring lah, taruh makanan enggak tempat dadar telur terlalu gosong diri enggak Sem semakin ke sini kita enggak pernah semakin amin kita semakin mesra pacaran setiap jalan sama Tuhan seperti itu. Amin. Jalan sama Tuhan kalau kita struggle terus isinya gegeran. Hidupmu gegeran dengan dirimu sendiri. Pernah enggak gegeran dengan dirimu sendiri? Stres,

30:07 bingung, sumpek, kacau, khawatir. Kamu tuh stres dengan dirimu sendiri loh. Orang yang Kristen yang stres, bingung, kacau supek, pegelinu encok. Kamu enggak ribut sama orang. Kamu ribut dengan jiwamu yang gak beres dan perlu diberesin. Ini kita mau berjalan berkemenangan. Amin. Tahun ini Tuhan akan bikin pelipat ganda. BerkatMu dilipat gandakan. Perjalananmu akan semakin berjalan dalam pusat kehendaknya dan didapati menjadi orang yang menyenangkan hatinya. Bangkit beri sama-sama. Now Jesus name

30:57 Jesus name Jesus Jesus Ibu ini sesang terima semakin semakin semakin Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat kuasanya power Jesus tenang

31:44 No. Jesus. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan. Kuasa Jesus semakin mengalami Jesus. Biar naram niralam nam

32:35 ini Kami mengasihi-Mu. Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus. Roh

33:20 Kudus sembah dia.

34:07 Angkat suaramu, nyanyikan mazmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. We worship you. We adore you. We adore you.

35:00 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. Dari hati kami.

35:49 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. Tuhan, kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasih-Mu.

36:56 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

37:46 Kau layah terima glor hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. Kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

38:33 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

39:18 kesayangan-Mu. Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan. Merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube