#Eps7 l Perbuatan Baik Yang Tidak Benar

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya berbuat baik sebagai syarat untuk memahami Al-Quran dan mendapatkan hikmah. Berbuat baik bukan hanya sekadar tindakan, tetapi juga harus disertai dengan keikhlasan dan sikap hati yang benar. Energi kasih sayang dari Tuhan akan mengalir jika kita berbuat baik dengan ikhlas, sehingga hati kita terbuka dan mudah memahami Al-Quran.

  • Output dari membaca Al-Quran adalah kesadaran (takwa) yang diwujudkan dalam perbuatan baik.
  • Berbuat baik harus disertai keikhlasan agar energi kasih sayang Tuhan mengalir.
  • Hikmah hanya diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Pendahuluan: Dari Lisan Menuju Kesadaran

Video ini adalah bagian dari seri "Ngaji Bareng" yang bertujuan untuk mendalami Al-Quran dan esensinya. Pembahasan ini bersifat sebagai catatan kaki atau puzzle untuk menambah pengetahuan dan wawasan, dengan menekankan bahwa semua yang terlibat adalah teman bertumbuh yang terus belajar. Al-Quran bukan hanya untuk dibaca atau dilafalkan, tetapi juga dipelajari dan dimengerti agar mendapatkan hikmah. Syarat untuk mendapatkan hikmah adalah dengan berbuat kebaikan.

Allah Beserta Orang yang Bertakwa dan Berbuat Baik (QS 16:128)

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan berbuat baik. Namun, ada perbedaan dalam berbuat baik. Ada yang berbuat baik tetapi tetap berada dalam frekuensi rendah atau "neraka" karena adanya kebencian atau pamrih tersembunyi. "Beserta" memiliki tiga tingkatan: hanya menyaksikan, membantu, dan yang tertinggi adalah menyerahkan seluruh diri kepada Tuhan sehingga Tuhan yang melakukan segala-galanya melalui diri kita. Tingkatan tertinggi inilah yang memungkinkan kita berbuat baik seperti Allah berbuat baik kepada kita.

Berbuat Baik Sebagaimana Allah Berbuat Baik (QS 28:77)

Ayat ini menekankan untuk mencari pahala di akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah, tetapi jangan lupakan bagian di dunia dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Berbuat baik sebagaimana Allah hanya bisa terjadi ketika kita membiarkan diri kita "lebur" sehingga energi Tuhan yang mengalir. Energi kasih sayang yang melimpah ini membawa cahaya kesadaran, sehingga membaca Al-Quran menjadi lebih mudah. Perbuatan baik yang paling disukai Tuhan adalah perbuatan yang ikhlas.

Menginfakkan Sebagian Harta yang Dicintai (QS 3:92)

Semua yang kita miliki, baik materi, ilmu, maupun waktu, adalah energi yang harus dialirkan. Jika tidak dialirkan, aliran dari Tuhan akan terhenti dan kesadaran tidak akan mengalir. Berbuat baik tidak terbatas pada materi, tetapi juga bisa berupa doa dan pertolongan. Prioritas dalam berbuat baik dimulai dari orang tua, kerabat, anak yatim (yang membutuhkan pertolongan), orang miskin (yang kekurangan), dan orang yang dalam perjalanan (menuju Tuhan).

Empat Kuadran: Baik, Benar, Buruk, dan Salah

Dalam berbuat baik, penting untuk berada di kuadran "baik dan benar" atau "benar dan baik". Ada perbuatan yang baik tetapi salah (misalnya, hanya berbuat baik kepada kelompok sendiri), ada yang benar tetapi buruk (misalnya, memberi kepada pengemis di jalanan yang bisa menimbulkan kemalasan). Amal saleh dan makruf (bijaksana) adalah tindakan yang saleh dengan sikap yang bijaksana. Kita tidak hanya harus benar, tetapi juga bijaksana dalam berbuat baik.

Kebaikan Membuka Hati dan Keikhlasan

Hikmah diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik karena kebaikan membuka hati. Berbuat baik dengan keikhlasan membuat Allah mensyukuri. Ketika hati terbuka, aliran dari Tuhan akan masuk dan kita akan memahami Al-Quran. Orang yang dikehendaki Allah akan mendapat hidayah dan dadanya akan dibukakan untuk menerima Islam (QS 6:125). Berbuat baik yang dilihat bukan hanya action-nya, tetapi juga sikap hati (heart attitude) dalam melakukannya.

Jangan Memberi dengan Maksud Memperoleh Balasan (QS 74:6) dan Mengharapkan Rida Allah (QS 76:9)

Jangan memberi dengan maksud memperoleh balasan yang lebih banyak karena sikap hati yang tidak ikhlas akan menutup hati. Keinginan adalah sesuatu yang membuat kenyataan tidak terjadi. Begitu kita memiliki keinginan, godaan setan akan masuk dan kenyataan akan tertutup. Sebaliknya, berbuat baiklah karena mengharapkan rida Allah tanpa mengharap balasan atau terima kasih. Jika tidak ada keinginan untuk dibalas, aliran dari Tuhan akan mengalir dan balasan yang berlipat ganda akan terjadi.

Syarat Memahami Al-Quran: Berbuat Baik

Syarat untuk memahami Al-Quran adalah berbuat baik. Berbuat baik membuka hati sehingga aliran dari Tuhan akan masuk dan kita akan memahami Al-Quran. Takwa (kesadaran) adalah output dari membaca Al-Quran, dan action-nya adalah berbuat baik. Berbuat baik dengan ikhlas membuka hati dan aliran cahaya (kesadaran). Hikmah hanya akan diberikan kepada orang yang mau menggunakan akal dan berbuat kebaikan (QS 2:269).

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Output baca Quran itu adalah kesadaran, yaitu takwa. Action-nya berbuat baik. Baik. Jadi kalau hanya baca enggak ada output yaitu takwa ya Quran ini cuman jadi hafalan lah bunyi hafalan. Iya. Jadi begitu kita berbuat baik punya keinginan lebih, malah aliran kasih sayang tuh energi yang besar tuh enggak ngalir gitu. Jadi yang Allah sukai itu adalah perbuatan baik yang ikhlas gitu. Hmm. Bukan dari materi jumlahnya, tapi keikhlasannya. [Musik] Asalamualaikum. Selamat datang di Ngaji Bareng dari lisan menuju kepada kesadaran. Kita akan mendalami lagi Quran. Kita akan masuk lagi ke dalam esensi-esensinya dan selalu kita

0:45 mendisclaimer bahwa ini belajar bersama untuk menjadi footnote aja untuk jadi catatan kaki. Setidaknya menjadi puzzle menambah pengetahuan atau wawasan. Dan yang paling terpenting kita sesama murid yang terus belajar bertumbuh. Dan kita bukan mau mengajari atau mengajarkan atau paling benar atau paling tahu. Dan kita di sini semuanya hanyalah teman bertumbuh untuk selalu mau untuk masuk ke dalam esensi. Kita sudah bahas betapa Quran ini menjadi petunjuk. Bukan hanya dibunyikan, bukan hanya dibaca ahtam gitu, tetapi menggunakan akal sehingga masuk ke dalam level yang namanya tadarus, yaitu pelajari dan mengerti. Ternyata mendapatkan hikmah itu ada tanda bintangnya atau syarat dan ketentuannya adalah berbuat kebaikan.

1:31 Nah, kemarin kita sudah bahas. Ternyata juga kita ke 16128, Mas. Ini menarik banget ya. Mari kita telaahihi nih di 16128. Sungguh Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. Karena di di episode sebelumnya di surat 3537 tuh ada yang berbuat baik tapi levelnya di neraka. di frekuensi rendah atau bukan di ya dalam tanda petik ada sesuatu yang tidak baiklah gitu. Gimana nih Mas Allah beserta tuh gimana nih? Ya, jadi tadi kan di 3537 ada orang berbuat baik tapi tetap di frekuensi rendah. Yes. Pernah engak kakak ngelihat orang berbuat baik tapi di frekuensi rendah? Bukan orang saya pernah baik tapi ribet gitu pas. Iya betul betul. Jadi baik itu di Quran ada

2:19 kata-kata macam-macam. He. Ada namanya Hasanah. Hasan itu baik ya. Lalu bir. Alb itu kebaikan juga. Lalu kemudian ee thayib dalam hal makanan tuh baik. Tapi kalau berbuat itu saleh. I saleh itu artinya bukan sekedar baik. Hm. Kalau orang Jawa tuh ada bener, ada pener gitu. Pener. Yes. Benar. I. Jadi benar itu ya benar, berbuat benar. Misalnya gini ee tadi berbuat baik di neraka ya. Saya berbuat baik hanya orang yang sekelompok saya doang gitu. IC. Untuk orang di luar saya, saya enggak boleh berbuat baik. Misalnya, aku punya rumah, sebelah kanan kok orang Islam, He. Sebelah kananku orang Kristen. He. Lalu aku hanya berbuat baik kepada yang seagama gitu. He. Yang enggak seagama

3:04 enggak. Hm. Itu namanya berbuat baik di frekuensi rendah gitu. I see. Tapi tetap di neraka gitu. Jadi aku masih masih ada berbuat baik ke sini tapi aku di dalam kebencian ke yang ini. Kebencian itu kan neraka ya. Oke, Mas. Ngerti ya? Jadi dia tetap ada di neraka gitu. He he. Nah, harusnya berbuat baik itu beserta Allah. Beserta tuh apa sih? Beserta itu ada Allah di dalam kita, gitu. Iya. Iya. Yang beserta tuh bisa pertama cuma menyaksikan doang, kedua membantu, ketiga yang melakukan. Oke. Jadi tiga tahap nih. Hmm. Kalau Kang Abu lagi berbuat baik, aku ngelihatin doang di sini. Kang Abu misalnya lagi nyapu gitu. He cuma aku cuma ngelihatin doang tuh. Aku beserta juga Kang Abu cuma

3:52 doang. Lalu aku bilang, "Kang Abu, aku bantuin yuk nyapu yuk." Oke. Itu juga beserta gitu. He he he. Lalu kalau yang di sini sebenarnya levelnya harusnya saya itu membiarkan seluruh hati, diri, pikiran, seluruh keberadaan saya saya serahkan kepada Tuhan. Kalau bisa sayanya juga sudah lebur di dalam Tuhan. Tuhanlah yang melakukan segala-galanya gitu. Hm. In the sense, kita enggak bisa berbuat baik sebenarnya ya, Buat. Iya. Jadi, jadi dalam hal nyapu tuh saya bilang ke Kang Abu, "Kang Abu, aku masuk ke dalam Kang Abu, Kang Abu minggir aja." Iya, paham. Biarlah Tuhan yang melakukan menggunakan diri, hati, perasaan, semua keberadaan Kang Abu itu juga beserta gitu. Oke. Beserta yang

4:37 mana dulu gitu. Oke. Nah, sebenarnya level yang ketiga ini yang benar. Hm. Makanya ketika berbuat baik seperti ini, kita bisa berbuat baik seperti Allah berbuat baik kepadaku, gitu. Oke. Karena ketika kita ada di frekuen di di minggir terus kemudian Allah yang melakukan sebenarnya Allah lagi berbuat baik sama kita loh. Iya. Iya. I baru kita berbuat baik kepada orang seperti Allah berbuat baik kepada kita semua gitu. Benar. Benar. Kalau bukan Allah yang melakukan baru sekedar apalagi cuma melihat h membantu tuh ada kitanya di situ. Oke. Pasti enggak saleh banget gitu. I see. I see. Coba kita buka ya. 287 ya. Kita situ ya. Itu benar Mas. Itu itu keren sih. Heeh. Makanya kenapa jadi ada

5:23 bismillah atas nama tuh sebetulnya bukan aku gitu ya. Bukan. Oke. B Tuhan yang melakukan. Dan carilah pahala di negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu. Tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah kepada orang lain. Ini akhir arting kapan sih? Ya sekarang juga kan lihat tiga fakir. Tiga fakir ya teman-teman yang dunia akhirat surga neraka cek tiga fakir. Di situ kita sudah bahas elaborasi lebih dalam. Sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Nah gitu. Ya. Jadi, berbuat baik sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu hanya bisa terjadi ketika kita membiarkan diri kita untuk lebur. Makin lama makin lebur ya. Dari aku empat, aku tiga, aku dua, lalu ke aku satu. Begitu

6:11 sampai di aku dua, aku satu tuh udah Tuhan yang melakukan perbuatan itu gitu. Nah, ketika itu terjadi maka bukan energi kita yang mengalir, tapi energi Tuhan yang mengalir ke dalam diri kita yang berkelimpahan. Energi kasih sayang itu yang limpahan tuh benar-benar mengalir gitu. Nah, energi yang bermaimpahan mengalir itu di dalamnya ada cahaya gitu. Cahaya kesadaran. Eh, kok baca Quran jadi gampang? Gitu. Gitu. Dan perbuatan baik yang Tuhan paling senangi adalah perbuatan baik yang ikhlas gitu. Hmm. Bukan dari materi jumlahnya, tapi keikhlasannya. Hm. Sikap hatinya. Kalau bahasa berapa? 746. 3 ayat 92. Oh, 3 ayat 92. Yang terbaik ya. Heeh.

6:58 Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Iya. Dan apapun yang kamu infakkan tentang hal itu, sungguh Allah maha mengetahui. Nah, jadi ee semua-semua tuh energi ya. Kalau kita dikasih sesuatu di luar kita, misalnya materi, ilmu, hm. Waktu, apapun kan. I. Nah, jadi apapun itu harus dialirkan gitu. Kalau enggak dialirkan ya enggak mengalir gitu. I kalau enggak mengalir aliran Tuhan enggak makan ngalir gitu karena kita sedang stop. Iya. Hukum perputaran enggak terjadi, enggak terjadi, hukum aliran enggak terjadi. Hukum aliran enggak terjadi, ya. Jadi enggak ngalir, maka pengetahuan pun, kesadaran pun enggak ngalir gitu. Hm. Makanya harus dialirkan apa saja gitu

7:46 ya. Berbuat baik tuh apa? Apa saja? Hm. Ya kan? 2 iya benar ini enggak terpatok ke materi gitu ya Mas saja termasuk mater jangan sampai cuman doa doang doain orang doang mah ya sorry enggak bisa gitu itu biasanya kalau ngedoain aja menolong tanpa effort sih Mas ya mereka bertanya kepadamu tentang apa yang harus mereka infakkan apa saja katakanlah harta apa saja yang kamu infakkan hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua kerabat anak yatim orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan maka sesungguhnya Allah maha mengetahui. Iya. Jadi di sini orang tua ini tuh manajemennya harus apa dari yang dekat-dekat dulu gitu. Maksudnya ini kan

8:31 hakikat Kang Abu. Hm. Orang tua tuh orang-orang yang kita hormati kan. Lalu kemudian kerabat orang-orang terdekat. Orang kerabat itu orang terdekat. Jadi di rumah, di kantor, di mana anak yatim tuh bukan anak enggak punya bapak gitu, tapi anak yang butuh pertolongan. Iya, bisa teman kita kan. Iya, bisa bapak kita. Enggak, anak yatim tuh. Iya. Tidak ada perlindungan juga sih. Perlindungan. Yatim piato, enggak ada kasih sayang. Lalu yatim dalam hal ilmu. Hm. Yatim kan kekurangan ya. Miskin gitu ya. Miskin kekurangan. Bisa juga dia orang kaya tapi miskin gitu. Iya. Jadi ini hakikat ya orang dalam perjalanan kan bukan orang lagi jalan ee kayak musafir gitu kalau sekarang Jepang gitu kan. Enggak kan. Perjalanan ke Tuhan kan. Iya iya iya iya. Perjalanan ke Tuhan. Jadi orang

9:17 lagi berjalan ke Tuhan tuh harus dibantu gitu. Oke. Dibantu gitu dan kebaikan apapun Tuhan maha mengetahui. Jadi apa aja kita kasih gitu. Hm. Nah itu ee berbuat baiknya. Jadi berbuat baik tuh kalau saya suka bilang harus beserta Tuhan. Ada empat kuadran kan saya suka bilang empat kuadran nih. Ee ini kan ada oke ya. Ini ada baik. Hm. Ada buruk. ada benar, ada salah gitu. Oke. Nah, ada perbuatan buruk tapi salah gitu di sini. Hm. Ya, perbuatan buruk tapi salah ada enggak gitu? I udah salah buruk lagi. He. Ada perbuatan baik tapi

10:04 salah ada enggak? Heem. Nah, misalnya tadi berbuat baik hanya kepada kelompok agamanya sendiri. Iya. Itu baik tapi salah. Kan? Enggak, enggak sesuai dengan seperti Tuhan berbuat baik. Betul. Tuhan mah ngasih rezeki ke semua orang kan, enggak cuman agama tertentu. Iya. Milik ada berbuat benar tapi buruk. Ada enggak? Hm. Ada. Hm. Misalnya apa cara ngasihnya gitu? Misalnya ee misalnya gini ee Kang Abu lagi didatangin copet atau rampok gitu. Kang Abu diginiin terus bilang ee apa namanya? Kamu ada duit enggak? Ada gitu. Hm. Apa namanya? ee ini gitu kan. Itu kan berbuat ngomongnya kan enggak boleh bohong kan tapi ke masa ke rampok kita

10:49 apa benar gitu. Oke oke oke oke. Atau misalnya ngasih ke pengemis di jalanan. He he he. Tuh mengasih ke pemis benar tapi jadi buruk gitu kan. Iya iya jadi malas gitu misalnya jadi malas. Jadi kita itu harus ada di sini nih. Hm. Yang baik tapi benar, benar tapi baik gitu. Nah, ini hanya bisa kalau amal ini namanya amal saleh tuh di sini. Iya. Ya. Ya. Gitu. Di sini juga disebut makruf gitu. Hmm. Makruf tuh bijaksana ya. Jadi action-nya itu saleh, sikapnya makruf gitu. I see ini action, ini sikap kepada sesama. Ini bahasa ini bijaksana. Hm. Jadi kita tuh enggak cuman sekedar harus benar, tapi bijaksana lah gitu. Oke.

11:35 Bijaksana. Action-nya namanya saleh gitu. Berbuat baik. Nah, harus ada di kuadran ini terus di kuadran satu gitu. Hmm. Oke. Dan ini rumus saja ya, Mas ya. Maksudnya quote and quote bahwa hikmah diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik. Kan diulang-ulang tuh ee bahwa ee semua pemahaman itu diberikan kepada orang-orangik. Arti berbuat baik artinya kebaikan itu membuka hati gitu loh, Mas. Betul. Jadi ketika berbuat baik buka hati kesempatan dibacakannya tinggi gitu. Betul gitu enggak sih? Betul. Oke. Betul. Oke, betul. Dan kebaikan dengan keikhlasan gitu. Oh, iya. I ya. Jadi kalau di surat 2 ayat 100 58, berbuat baik dengan keikhlasan hati. Allah tuh

12:21 maha mensyukuri gitu. Hm. Jadi yang Allah sukai itu syukuri kan berarti Allah sukai kan? Yaitu orang yang berbuat baik dengan apa saja dengan penuh keikhlasan. Begitu keikhlasan maka dadanya hatinya tuh kebuka gitu. I see ya. Oke, kita buka 4 125. 4 125 ya. Sori. 6 125. Oh, iya. Barang siapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah, dia akan membukakan dadanya untuk menerima Islam. Heeh. Dan barang siapa dikehendakinya menjadi sesat, dia jadikan dadanya sempit dan sesak seakan-akan dia sedang mendagi ke langit. Ya, demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. I se. Jadi ketika orang itu

13:08 hendak di ini tuh hatinya tuh dibuka gitu, Kang Abu ngebuka itu ya itu Al-Fatihah itu dengan cara berbuat baik itu tapi dengan keikhlasan. Jadi berbuat baik itu yang dilihat bukan action-nya tapi state of heart-nya gitu. Oke. Heart attitude-nya gitu. Hm. Jadi, Kak saya suka bilang tuh, "It attitude it." Oke. Bukan apa yang kamu lakukan, tetapi sikap hati kamu dalam melakukannya. H itu yang membuat hati terbuka. Hm. Kita bisa ee sedekah banyak tapi dalam rangka Pilkada gitu. Ada maunya ya? Ada maunya. Kemauannya itu menutup hati gitu. Iya. Iya. Keinginan tuh menutup hati. Aku pengin belok dulu ke 74 ayat 6, Mas.

13:54 Nah. Oke. Ini nih, Mas. Ya, ini ngomongin Pilkada. Jadi ingat ini sih. Dan janganlah engkau memberi dengan maksud memperoleh balasan yang lebih banyak nih, Mas. Iya, betul. Betul. Iya. Kenapa sih kayak gitu? Ee ya maksudnya jadi si attitudnya enggak ikhlas dong. Jadi keinginan adalah sesuatu yang membuat kenyataan tidak terjadi gitu. I see. H. Jadi begitu kita punya keinginan maka pertama di 2252 dimasukin oleh godaan setan pasti. Yang kedua adalah kenyataannya jadi nutup gitu. Jadi begitu kita berbuat baik punya keinginan lebih malah aliran kasih sayang tuh energi yang besar tuh enggak ngalir gitu. I si oke kita buka lagi ya. Hm. 76

14:40 ayat 9. Iya gitu. Bahkan di sini lebih sadis lagi terima kasih aja enggak usah gitu. Itu menarik sih. He. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan keridaan Allah. Kami tidak mengharap balasan dan terima kasih dari kamu. Yes. Enggak mengharapkan balasan, mengharap terima kasih. He. Ini kayak menimbulkan supaya keinginan enggak muncul. Keinginan muncul menghambat kenyataannya tidak terjadi. Oh, I see. Jadi, begitu ada keinginan untuk dapat lebih banyak malah nutup aliran Tuhan sehingga apa yang Tuhan janjikan lebih banyak di dalam hukum tabur tuai itu tidak terjadi gitu. Oke. Karena kalau berbuat baik kan kalau berbuat buruk dibalas timpal, kalau berbuat baik

15:26 dilipat gandakan. Hm. Kenapa dilipat gandakan? Karena ada unsur kasih di dalamnya. Oke. Oke. Oke. Nah, kasih itulah yang membuat balasan berlipat ganda gitu dari apa yang sekedar kita lakukan gitu. Atau misalnya dilakukannya berdasarkan beserta itu Allah yang melakukan itu lebih gede lagi kasihnya. Karena kalau Allah yang melakukan pasti enggak ada enggak ada keinginan untuk dibalas kan. Itu akan membuat aliran itu mengalir sehingga balasan yang berlipat ganda yang Tuhan janjikan tuh malah terjadi. Ini agak paradoks. Oke. Hukum paradoks terjadi di sini gitu. Begitu ada keinginan malah kenyataan untuk aliran lebih banyak enggak terjadi gitu ya. Jadi harus ikhlas. Jadi berbuat baik ikhlas itu yang disukai atau diridai oleh Allah gitu. Oke. Oleh aku satu

16:12 gitu. Oke. Jadi balik lagi kita mungkin juga kalau mau kasih atau ada pertanyaan, apa sih syarat mau memahami Quran? Berbuat baik. Berbuat baik ya. Enggak bisa enggak ya. Benar. Karena berbuat baik membukakan hati kita sehingga ketika hati terbuka alirannya akan masuk dan dibacakannya kita akan memahami. Nah, jadi mudah-mudahan ini juga enggak hanya nonton gitu ya. I ya gitu ya Mas. Iya. Benar. Benar. Benar. Kalau nonton doang. Nonton doang tapi enggak ada berbuat baik enggak bakal masuk. Enggak bakal masuk. Dan mudah-mudahan juga Kang Abu ingat enggak Kang Abu dulu pernah punya kegiatan sosial apa berbagi nas lah apalah ya kan itu kita lakukan saya sampai hari ini setiap hari Iya iya benar sih Mas jadi tetap harus hal-hal itu yang jumper lah ya dalam tanda penting itu yang disebut ilmu Allah tuh itu I se apa hubungannya

16:59 baca Quran paham sama bersedekah itu betul betul dengan ikhlas karena sedekah dengan ikhlas tuh membuka hati dan membuka aliran gitu aliran ini nih cahaya loh. Aliran cahaya itu kesadaran gitu. Makanya jadi ingat banget ya maksudnya jadi makin relate gitu, Mas. Kenapa takwa tuh nomor satu kaitannya sedekah lapang sempit kan. Heeh. Kebuka gitu ya untuk ngebukanya tuh di sedekahnya gitu. Dan tadi dikatakan Allah beserta orang bertakwa i dan berbuat baik. Berbuat baik. Enggak cuman ya arti takwa kan kesadaran. Output-nya dari jadi gini output baca Quran itu adalah kesadaran. H yaitu takwa. Hm. action-nya berbuat baik gitu. Jadi kalau hanya baca enggak ada output yaitu takwa

17:46 ya Quran ini cuman jadi apa? Ee hafalan lah bunyi. Hafalan. Iya hafalan. Dan dan ini jarang banget dijadiin sebuah apa ya silabus gitu Mas bahwa berbuat baik ya gitu. Yang penting kan sekarang orang ya pahala gitu ya pengin khatam dan seterusnya ya. ini mudah-mudahan sedikit merubah paradigma gitu ya tentang ee relationship kita sama Quran gitu. Ternyata kembali di Albaqarah 269 saya ulang lagi bahwa hikmah hanya akan diberikan kepada orang yang mau menggunakan akal di 1222-nya adalah hikmah diberikan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. 2269 tuh kan ayat yang merubah Kang Abu kan? Benar banget banget. Dan nanti kita akan bahas Mas di situ ada Mayasya ya. Mayasya. E mayasya itu karena kadang-kadang 269 itu ah nunggu aja

18:32 gitu, Mas. Karena Allah nanti yang menghendaki gitu. Oke, kita akan selami lagi di episode-episode berikutnya. Semoga memberikan manfaat dan jangan lupa berbuat kebaikan. Terima kasih. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube