Gus Baha: Kisah Mi'raj yang jarang di ceritakan

Berbagi Ilmu www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang peristiwa Isra Mi'raj berdasarkan riwayat dalam Shahih Muslim. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

  • Pertemuan Nabi Muhammad dengan Nabi Adam dan reaksinya terhadap ahli surga dan ahli neraka.
  • Pertemuan dengan Nabi Musa dan dialog tentang jumlah sholat yang diperintahkan.
  • Pentingnya mengelola perbedaan dan sudut pandang, serta hubungan emosional Nabi Muhammad dengan Nabi Ibrahim.
  • Penjelasan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah tentang sifat Allah yang Maha Suci dan tidak terikat oleh tempat dan waktu.

Pertemuan Nabi Muhammad dengan Nabi Adam

Dalam peristiwa Mi'raj, Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Adam yang melihat ke kanan (ahli surga) dengan senang dan ke kiri (ahli neraka) dengan sedih. Nabi Adam merasa sedih karena sebagian dari anak cucunya ada yang menjadi ahli neraka. Hal ini mengajarkan kita untuk belajar dari keterbatasan sebagai manusia dan mengelola kegagalan. Iman kepada Qadar Allah adalah yang tertinggi, menerima bahwa segala kebaikan dan keburukan telah digariskan.

Pentingnya Menerima Takdir dan Bersikap Sopan

Semua yang ditakdirkan Allah pasti baik jika kita ridha. Memiliki kekurangan dapat meredam keangkuhan dan membuat kita lebih sopan. Kita harus sangat sopan kepada Allah yang telah memberikan segalanya, yang diimplementasikan dengan sujud dan sholat, yang merupakan bagian dari hasil Mi'raj.

Pertemuan dengan Nabi Musa dan Perintah Sholat

Nabi Muhammad kemudian bertemu dengan Nabi Musa yang menangis karena umat Nabi Muhammad lebih banyak masuk surga daripada umatnya. Nabi Musa menyarankan Nabi Muhammad untuk meminta keringanan jumlah sholat. Akhirnya, setelah beberapa kali meminta keringanan, jumlah sholat menjadi lima waktu. Ini mengajarkan bahwa dalam berhubungan dengan Allah, kita tidak perlu malu untuk meminta.

Barokah Protesnya Nabi Musa dan Konsep Ingkar Mungkar

Dalam Islam, Allah menyukai orang yang lemah lembut dan juga yang suka komplain demi kebenaran, bukan demi konflik. Sholat lima waktu yang kita lakukan saat ini adalah berkat "komplainnya" Nabi Musa. Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir juga mengajarkan pentingnya ingkar mungkar, yaitu mengingkari sesuatu yang buruk, meskipun dengan cara yang tidak merusak.

Mengelola Perbedaan dan Cara Pandang

Kita harus bisa mengelola perbedaan dan sudut pandang agar selalu mendapat nikmat Allah. Cara pandang setiap nabi berbeda-beda. Nabi Ibrahim mendoakan ampunan bagi yang tidak mengikutinya, sedangkan Nabi Isa tidak mengambil sikap terhadap orang yang tidak benar. Kita tidak pernah tahu cara pandang orang lain terhadap kita, jadi kita harus selalu berusaha untuk berbuat baik.

Hubungan Emosional dengan Nabi Ibrahim dan Akidah Ahlussunnah

Ketika Nabi Muhammad bertemu Nabi Ibrahim, terjalin hubungan emosional yang kuat. Nabi Muhammad merasa senang karena menjadi cucu yang paling mirip dengan Nabi Ibrahim. Dalam akidah Ahlussunnah Wal Jamaah, Allah Maha Suci dan tidak terikat oleh tempat dan waktu. Meskipun Nabi Muhammad bertemu Allah di Sidratul Muntaha, Allah tetaplah Allah yang tidak bisa diandaikan dengan makhluk. Allah itu Qayyum, berdiri sendiri dan tidak membutuhkan apapun.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 kedua kitab besar yang jadi pegangan fiil mil hadits di hadits yaitu Bukhari Muslim saya alhamdulillah tadi pagi ngaji Bukhari Sekarang saya mau ngaji Shahih Muslim tentang Mi'raj dari sekian cerita yang mungkin jarang Ya jarang disebutkan adalah riwayat di Shahih Muslim di kitab saya halaman 83 sahabatnya diantaranya dijelaskan film jadi di peristiwa Mi'raj yang jarang diceritakan orang itu Rasulullah itu ketemu Nabi Adam dan Nabi Adam itu disebutkan di sini

0:45 Faizan dari sisi kanan itu ada kelompok besar dari sisi kiri juga kelompok besar saya baca teks aslinya ya tabarruk Ya supaya dapat berkah dari bahasa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ini cerita nabi ketika ketemu nabi Adam faedah Nabi Adam ketika melihat ke kanan tuh senyum-senyum seneng sekali tapi kalau melihat ke kiri itu nangis lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tanya ke Malaikat Jibril itu siapa itu Adam dan yang kelompok di kanan itu Ahli Surga maka beliau kalau melihat senang sekali dan Kalau yang di kiri itu ahli

1:31 neraka kalau beliau melihat itu susah sekali artinya apa betapa susahnya jadi Nabi Adam itu Jadi kalau misalnya ada koruptor ketangkep gitu ya Yang nangkep ya cucunya yang ditangkap juga cucunya kalau kita punya anak 10 itu Terus yang satu misalnya nyuri milik temannya milik saudaranya itu anaknya yang ditabuki juga anaknya kayak apa terseksinya Seorang nabi Adam karena nggak punya pilihan pasti dari sekian kasus zalim dan mazlum yang menzalimi maupun yang dizalimi itu pasti anak cucunya jadi betapa susahnya Seorang nabi Adam jadi termasuk kearifan Kita sebagai manusia itu belajar dari takdir yang kita hadapi yaitu

2:17 keterbatasan Kita sebagai manusia kita harus bisa mengelola kegagalan Rima Qadar makanya kata Mbah Mun adanya Gus Asin itu sering cerita ke saya iman itu paling duwur iku Iman Allah kita harus punya kesiapan Iman Allah bahwa segala kebaikan segala Syar itu sudah digariskan oleh Allah ta'ala kita bisa apa sebagai manusia jadi ada pertama Nabi Muhammad ketemu di assamai dunia langit paling dekat itu ketemu nabi Adam dengan kondisi seperti tadi kalau melihat ke kanan itu senyum karena itu anak-anak beliau turunan beliau Ahli Surga kalau melihat ke kiri itu nangis karena itu cucu beliau yang ditakdir tidak jadi orang baik

3:04 artinya kalau ada peristiwa sosial sosial apa saja yang satu dzalim yang satu mazlum atau yang satu benar yang satu salah atau sama-sama benar tapi salah paham itu semua adalah cucu Nabi Adam alaihissalam dan itu membuat beliau nangis jadi itu yang menjadikan tambahnya arifnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saya teruskan kultu ya Jibril manhadakal

3:50 itu seperti misalnya kita punya anak 5 yang satu sukses jadi Profesor Doktor atau jadi orang alim yang satu sekolah saja gak naik tapi barokahnya itu mungkin kita mau jadi sombong nggak jadi gitu karena punya anak yang nggak sukses mungkin barokahnya punya anak agak susah itu meredam keangkuhan kita atau kita menjadi orang yang sopan dengan tetangga dengan orang lain karena dipaksa punya hal-hal yang seperti itu jadi semua yang ditakdir Allah kalau kita Rida itu pasti baik karena ya kata yang ngarang Kitab Hikam itu orang tawadhu itu kalau dinasehati pakai teks saja tidak cukup kalau punya utang itu tawaduk sendiri gitu

4:35 Ada orang sombong supaya tidak sombong kalau dia ketemu orang yang ngutangin tuh pasti sopan sendiri Jadi kalau dinasehati suruh sopan susah tapi kalau ketemu orang yang ngutangin atau ketemu orang yang dia butuh pasti dengan sendirinya sopan sendiri atau ketemu orang yang menjadikan Anaknya dapat pekerjaan menjadikan keluarganya dapat job pekerjaan pasti dia sopan sendiri karena utang jasa Nah kalau kita pasti sopan sama orang yang ngutangi kita yang menolong kita apalagi dengan Allah ta'ala yang semua yang kita pakai pasti dari Allah ta'ala dengan demikian sudah keharusan kita sangat-sangat sopan pada Allah ta'ala yang implementasinya dengan sujud dan dengan salat itu juga yang dibawa dari hasil Mi'raj ini saya baca teksnya ya jam 9 baca Bukhari di Kudus sama beberapa Habaib

5:22 Alhamdulillah sekarang saya teruskan dengan Shahih Muslim termasuk kitab 6 yang paling dipakai ahli Sunnah itu Al qutubus sittah yang paling pokok itu adalah Bukhari Muslim terus kemudian naik-naik terus terus ketemu maror tuh Ibu Musa Alaihissalam ini nabinya Bani Israil saya kemudian ketemu dengan Nabi Musa Alaihissalam Nabi Musa itu nabinya Bani Israil jadi orang Bani Israel itu bawaannya itu protes protes itu komplain ketika maqomnya beliau dilewati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kelas beliau sebagai nabi beliau menangis ketika nangis ditanya

6:08 mayub kita kenapa engkau menangis ya Musa terus ini saya baca supaya seperti teksnya kata Nabi Musa Robbi haddahulamun ba'as tahu ini lelaki atau nabi nabi Junior nabi yang datangnya setelah Saya mestinya senior saya tapi nabi ini sukses umatnya lebih banyak masuk surga ketimbang saya ini yang bikin saya nangis jadi pikirannya Nabi Musa kalau beliau senior beliau lebih dulu ya umatnya lebih banyak masuk surga masih banyak umatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan Ini Gaya beliau yang suka protes itu

6:53 berkah karena protesnya orang sholeh Saya ulang lagi apa-apa kalau dilakukan orang salat itu pasti Barokah ketika Rasulullah dapat perintah 50 salat itu Nabi Ibrahim pertama yang dilewati karena di langit paling atas dibanding nabi-nabi yang lain itu Nabi Ibrahim diam karena beliau tidak punya tradisi protes semua nabi diam karena Allah memerintahkan pasti sudah Baguslah sudah diukur kekuatan hambanya tapi Ketika Nabi Musa beliau orang pertama komplain dapat apa kamu ya Muhammad dapat 100 dapat 50 sholat Apa komentar Nabi Musa umat saya lebih gagah gagal lebih keren-keren pernah saya uji itu tidak ada yang mabuk apalagi umat kamu maka Kamu mintalah keringanan kamu harus minta keringanan

7:38 kemudian nabi minta keringanan sama Allah dipotong hanya 5 5 masih 45 dipotong lagi 5 masih 40 sampai 9 kali pemotongan akhirnya jadi 5 sholat itu satu menjadi pelajaran bahwa hubungan dengan Allah ta'ala itu tidak perlu malu karena Allah itu suka kalau dimintain Mestinya kan dipotong 5 minta lagi sungkan dipotong lagi 5 minta lagi sungkan tapi ternyata berkali Li bahkan ketika sudah 5 itu Nabi Musa masih bilang ya Muhammad minta lagi keringanan Jadi kalau itu dikabulkan itu jadi tidak ada salat itu kalau 5 masih minta nah sampai Rasulullah itu tanya ke Jibril ya Jibril Bagaimana dengan gaya komplainnya Nabi Musa hiddah itu sering komplain

8:25 jawabnya Malaikat Jibril ya Rohid data Allah tahu betul tentang komplainnya Musa dan Allah senang ya karena bawaan beliau begitu ini penting saya Utarakan bahwa dalam Islam itu orang yang lemah lembut yang sama Hah Allah Allah suka yang suka komplain Tapi demi hak bukan demi konflik Saya ulang lagi bukan demi konflik juga Allah suka itu kita menjadi dapat salat yang hanya lima itu barokahnya Nabi Musa karena kita yang lemah ini diukur dengan umat beliau yang kuat ternyata umat beliau sudah kuat barokahnya ndak kuat itu dipakai tolak ukur apalagi umatmu yang Muhammad kemudian itu yang menjadikan Nabi sebagai orang yang

9:11 sangat tawadhu karena yang memerintahkan itu senior meskipun kita tahu Nabi Muhammad itu Sayyidul azim tapi secara lahir secara jasmani beliau lahir paling belakang dan secara lahir juga beliau nabi paling terakhir jadi secara hukum adat beliau harus sopan tentu sopan itu jadi panutan kita meskipun kita tahu hakikat beliau adalah nanti kita bicara lebih jauh tentang jasmani dan rohani Nah akhirnya keturutan sampai 5 salat yang kita lakukan sekarang itu barokahnya komplain banyak di cerita-cerita kitab Hadits Ketika Nabi Musa ngaji sama Nabi Khidir itu komplainnya Nabi Musa menjadi fikih

9:57 yang luar biasa kata Kitab Ibnu Hajar atas sekolah kemudian Nabi Khidir itu dipinjemin perahu sama masyarakat sudah dipinjemin karena beliau majanan Ya dikasih gratis tapi di tengah-tengah perjalanan perahunya itu dilubangi Nabi Musa komplain padahal kamu naik nanti gimana kamu sudah pinjam nggak bayar masih merusak lagi itu apa-apaan Nabi Khidir dari ilmu kamu belum cukup untuk menganalisis ini begitu juga ada tiga peristiwa yang Nabi Musa itu selalu komplain apa yang dikatakan Ibnu Hajar atas kesalahan itu kitab yang sangat bagus sekali Justru dengan protes itu Nabi Musa punya kelas di atas Nabi Khidir

10:43 karena orang nggak boleh syukur awal mungkar karena secara Fikih orang itu tidak boleh mendiamkan sesuatu yang buruk kita tahu dalam aturan fiqih diantara kewajiban kita adalah ingkar munkar mengingkari suatu yang memang harus diingkari ya Meskipun tentu tidak dengan sikap destruktif yang merusak dana apa tapi yang nggak baik tentu kita ingkari perilaku Nabi Khidir yang melubangi perahu yang tidak miliknya padahal yang punya orang sudah menonton itu perilaku yang baik sehingga Nabi Musa protes justru Nabi Musa ini menjadikan beliau selalu di kelas fiqih terbaik yaitu ingkar mungkar mengingkari barang yang harus dihindari Tapi tentu Nabi Khidir juga nggak salah karena beliau punya perhitungan di depan nanti itu ada begal-begal ada kekuatan yang nggak baik yang selalu

11:31 akan membegal perahu-perahu yang kondisinya sempurna Nabi Khidir punya perhitungan kalau ibarat mobil ini spionnya kok nggak dipecah gak diambil itu termasuk mobil bagus pasti di Garong tapi gara-gara spionnya dipecah dulu sama Nabi Khidir terus depannya dilumuri apa supaya gak menarik ini selamat jadi perhitungannya lebih Khidir wakana orang di beberapa tafsir diartikan Safinah karena di depannya nanti akan ketemu orang-orang yang zalim yang selalu ngambil perahu-perahu yang bagus caranya gimana supaya perahu itu nggak diambil ya karena mereka hanya mengambil yang bagus ya dirusak dulu supaya nggak bagus kalau nggak bagus nanti lolos dari Garong tadi dari pengambilan secara

12:18 karena ada visi seperti itu Nabi Musa protes juga nggak salah karena memang tugasnya fikih itu ingkar mungkar mengingkari barang yang memang nggak bener hadis ini seperti yang dikatakan Gus asin kita harus bisa ngelola mengelola perbedaan mengelola beda sudut pandang dan sebagainya sehingga kita selalu dapat nikmat Allah ta'ala doa-doa bapak-bapak saya guru-guru kita sering ijazai setiap ketemu temen atau keluarga disuruh berdoa Allahumma Semoga hubungan kita dengan orang lain itu baik-baik saja dan semua konflik kita dibenahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena kita tidak pernah tahu ya

13:03 kita miskin kadang dianggap problem karena takut membebani tetangga tapi kita kaya juga kadang dianggap problem karena orang lain takut kalah dengan kita kita ndak pernah tahu cara pandang orang lain Jadi kadang-kadang kita menang gitu sama yang senang dikira kita pemikir serius itu tapi namanya nggak senang dikira kita guyon kata yang seneng itu luar biasa kita dianggap orang yang ceria bagi yang nggak seneng dianggap Arogan jadi kita nggak pernah bisa mengelola pikiran orang lain nah barokahnya rahmat Allah yang tidak terbatas kita seperti ini dan itu digambarkan oleh Allah ta'ala ketika ketemu antar nabi itu cara pandang ya beda-beda Nabi Ibrahim kalau melihat orang yang gak bener itu ya ngendikane Paman tapi

13:48 Anisa yang ikut saya ya karuan kelompok saya yang tidak ikut saya semoga engkau banyak mengampuni mereka Nabi Nuh beda sekali cara pandang Nabi Isa ubudiyah murni ketika melihat orang yang nggak bener beliau ndak ngambil sikap beliau dan itu yang dalam banyak hadis ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melihat umatnya di akhir zaman yang macam-macam Nabi mengambil sikap kayak sikapnya Nabi Isa sebagai riwayat nabi mengatakan Pak akuluka Saya akan mengambil sikap kayak sikapnya

14:36 alat tulis oleh di hadis itu diredaksikan yaitu dengan redaksi into atribun venue kemudian akhirnya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sampai ke sidratul muntaha ketika ketemu nabi Ibrahim hubungan Rasulullah itu sangat emosional beliau yang pertama diceritakan saya ketika tangan Nabi Ibrahim itu senang sekali karena ternyata saya ini cucu beliau turunan beliau paling mirip beliau jadi ini unik dari sekian peristiwa besar peristiwa langit kemudian nabi ada hubungan emosional yang luar biasa ketika ketemu nabi Ibrahim pertama yang

15:21 dikatakan nabi wa anak saya adalah cucu yang paling mirip beliau dan ini kita tahu akhirnya di semua syariat kita istilah resminya itu ahli tabi'i millata ibrahimmah di istilah resmi agama kita millata abikum Ibrahim agama leluhur kamu Ibrahim kita ketika baca sholawat Allahumma sholli ala sayyidina muhammad terusannya juga Kamal sholeh ala Sayyidina Ibrahim dan seterusnya dan seterusnya kemudian yang terakhir saya cerita secara akidah Ahlussunnah Wal Jamaah yang dianut oleh Imam Asy'ari dan maturidi meskipun secara lahir itu nabi ngalangi pertemuan dengan Allah di sidratul muntaha Tapi tetap saja kita cara pandang bahwa Allah ta'ala itu Allah

16:08 Ndak bisa kamu Andaikan di satu tempat Terus ngalami hal-hal yang kita alami sebagai makhluk sebab itu sirrinya Kenapa di surat Isra dimulai dari Subhanallah suci itu artinya terbebas dari yang kita alami Allah selalu mukhala fadlil khawatitis tempat Allah Butuh Waktu Allah tidak butuh semua karena Allah itu qoyyum Allah itu qiyamuhu binafsi berdiri sendiri Aras ndak butuh kursi ndak butuh langit semuanya itu berdiri karena Allah bukan sebaliknya Allah berdiri di atas semuanya sehingga kita mulai kecil

16:55 diajari Allah itu siapa Al Qayyum kalau bahasa kita kiamuhu binafsih selalu berdiri sendiri dan Allah itu Al ghaniyyul mutlak nggak butuh yang lain di sini pentingnya selalu nabi ketika subhanallah subhanallah beritanya tetap Allah itu maha suci Allah Maha Besar Allahumma Agung dan keagungannya diantara ditandai dia punya sifat yang tidak sifat kita dia punya Keabadian yang tidak bisa kita miliki dia punya semuanya yang tidak kita miliki jadi sebab itu dimulai Subhanallah jadi kata subhanal ini maha suci itu maha suci dari tempat dari waktu dari apa saja meskipun Allah punya adat punya sunnah memperlakukan hambanya itu dengan logika atau bayangan yang

17:42 dibayangkan seorang hambanya sehingga seakan-akan kita ya ketemu seakan-akan kita bisa ini melihat jika di surga disebut kita ini melihat Allah tapi semua ahli Sunnah mengatakan tapi kamu melihat Allah itu tetap saja bila keifin walang tidak bisa terus menciri-ciri itu bisa membatasi sifatnya Allah itu begini ndak bisa tetap Allah itu absor tapi kita bisa disebut melihat dengan kemaklukan kita yang Propan di surga disebut melihat tapi bukan melihat yang kayak kita melihat antar makhluk yang terus bisa apa itu cerita detail cerita spesifik cerita apa ndak bisa tetaplah ini hebatnya ulama-ulama kita selalu cerita mikrot cerita Nazar illallah di

18:30 surga tapi bersamaan dengan itu selalu cerita Allah itu mukhalabahnya kita ketemu bisa ngaji supaya Barokah saya baca teks aslinya di haditssil Isra karena tadi saya jam 9 sudah baca Bukhari ini supaya dapat berkah saya ini baca Shahih Muslim Sekian dan semoga Barokah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share

Ringkasan Video YouTube