Belajar Investasi ETF, Saham US & Ningkatin Gaji 3x LIPAT #DariNol ft. Pandeka

Theo Derick www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas perjalanan dan pengalaman Pandeka dalam mengembangkan karir dan investasi. Dia berbagi tentang mindset, tantangan yang dihadapi, dan pelajaran penting dalam berinvestasi serta membangun kekayaan. Pandeka menekankan pentingnya membangun kepercayaan, belajar dari setiap pengalaman, dan hidup di bawah kemampuan finansial untuk menabung dan berinvestasi lebih baik.

  • Pentingnya membangun kepercayaan dalam hubungan kerja.
  • Mindset positif dalam menghadapi tantangan finansial.
  • Keberanian untuk pindah ke luar negeri dalam rangka meningkatkan kemampuan.
  • Pentingnya investasi dan sistem seperti ETF.

Intro dan Teaser

Video dimulai dengan pembahasan mengenai kebutuhan untuk terus berkembang dalam karir dan kehidupan. Jika seseorang merasa nyaman dan tidak ada pertumbuhan, itu adalah tanda stagnasi. Penting untuk membangun kepercayaan dalam hubungan profesional dan bersikap terbuka terhadap tantangan baru.

Background Hidup

Pandeka membagikan latar belakang hidupnya, termasuk pengalaman masa kecil dan tantangan finansial yang dihadapinya. Meskipun berasal dari lingkungan yang tidak ideal, dia menemukan dukungan dari keluarga dan teman-teman yang baik, yang membantunya mengatasi kesulitan.

Mindset Gaji 2,5 Juta

Pandeka menjelaskan pengalaman awalnya ketika mendapatkan gaji 2,5 juta. Dia merasakan skala keuntungan yang lebih baik, sehingga memotivasi dirinya untuk berusaha lebih keras. Dia berhasil menabung 40% dari gajinya dan merasa bersyukur atas pencapaian tersebut.

Berani Pindah ke Luar Negeri

Pandeka menceritakan keberaniannya untuk pindah ke luar negeri dan tantangan belajar bahasa Inggris. Ia percaya dengan keluar dari zona nyaman, seseorang bisa mempercepat proses belajar dan pertumbuhan pribadi.

Rumus 20 Jam Pertama Belajar

Dia menjelaskan tentang "20 Hours Rule," yang menunjukkan bahwa seseorang dapat belajar dengan cepat dalam 20 jam pertama belajar sesuatu yang baru. Dengan fokus dan usaha, pertumbuhan tercepat dapat dicapai dalam waktu tersebut.

Build Trust Kenapa Penting?

Dalam hubungan kerja, kepercayaan menjadi komponen kunci. Pandeka menekankan bahwa membangun kepercayaan membutuhkan waktu dan usaha, yang tidak hanya harus diharapkan, tetapi harus diperjuangkan.

Multiplikasi Gaji Berlipat-Lipat?

Dia berbagi tentang perjalanan kariernya, yang berhasil meningkatkan gaji dari 2,5 juta menjadi 7,5 juta. Pandeka mengingatkan bahwa jika seseorang bekerja keras dan terus belajar, peningkatan pendapatan yang signifikan bisa dicapai.

Hidup di Bawah Penghasilan

Pandeka menekankan pentingnya hidup di bawah kemampuan finansial. Dengan cara ini, seseorang bisa menabung dan berinvestasi untuk masa depan, bahkan jika penghasilan mereka masih terbatas.

Nabung 50% Beli Mobil

Dia menceritakan bagaimana dia berhasil menabung 50% dari gajinya untuk membeli mobil setelah bekerja selama satu tahun. Pandeka menjelaskan cara dia mengelola keuangan sehingga dapat mencapai tujuannya dengan lebih cepat.

Culture Investasi Singapura

Pandeka membagikan pandangannya tentang budaya investasi di negara-negara lain, khususnya di Singapura, di mana orang lebih fokus pada investasi jangka panjang dibandingkan spekulasi jangka pendek.

Membedah Apa Itu ETF?

Dia menjelaskan apa itu ETF (Exchange-Traded Fund), termasuk cara kerjanya dan manfaatnya sebagai sarana investasi yang bisa mengurangi risiko karena berinvestasi pada sekumpulan saham.

Apa itu ETF S&P 500?

Pandeka menggambarkan ETF S&P 500 sebagai salah satu opsi investasi yang aman dengan pertumbuhan yang terbukti. Dia menyarankan untuk mengecek performa ETF ini yang memiliki potensi pertumbuhan yang baik.

Resiko ETF vs Saham Satuan

Ia membandingkan risiko investasi dalam ETF dengan saham individu. Investasi melalui ETF lebih aman karena diversifikasi yang ditawarkannya, yang mengurangi dampak dari penurunan harga saham individual.

Cara Milih Broker

Pandeka menjelaskan kriteria dalam memilih broker investasi yang sesuai, termasuk legalitas, biaya transaksi, dan reputasi perusahaan. Memilih broker yang tepat sangat penting untuk keberhasilan investasi.

Sesuaikan ETF & Profil Resiko

Dia membahas pentingnya mencocokkan produk investasi dengan profil risiko masing-masing investor. Setiap orang perlu memperhitungkan berapa banyak risiko yang dapat mereka terima sebelum berinvestasi.

Penjelasan Pajak ETF

Pandeka memberi penjelasan tentang pajak yang berlaku untuk investasi ETF, termasuk capital gain yang dikenakan pajak dan cara pandang terhadap pajak dalam investasi.

Hitung Cuan ETF & Kurs Dollar

Dia membahas bagaimana menghitung keuntungan dari investasi ETF dan memperhatikan fluktuasi kurs dolar yang dapat mempengaruhi hasil akhir.

Jangan Milih Saham Satuan

Pandeka menyarankan untuk menghindari investasi penuh pada saham individu dan berfokus pada produk yang lebih stabil seperti ETF yang menawarkan diversifikasi.

Bahaya Uang Cepat Trading

Dia menjelaskan risiko dari trading cepat dan mengapa investasi jangka panjang lebih diutamakan, karena hasil yang cepat sering kali tidak berkelanjutan dan berisiko tinggi.

Bangun Portfolio Gaji 5-10 Juta

Pandeka memberikan panduan untuk orang-orang yang ingin membangun portofolio investasi dengan gaji 5-10 juta, dan bagaimana cara memulainya dengan disiplin finansial yang baik.

Penyakit Mindset Orang Indonesia

Dia membahas tentang pola pikir yang sering menghambat orang Indonesia dalam berinvestasi dan bagaimana cara mengubahnya untuk mencapai keberhasilan finansial.

Conclusion

Video ditutup dengan penekanan pada pentingnya kerja keras, mindset yang benar, dan pemahaman yang baik tentang investasi. Pandeka menegaskan bahwa orang harus berani mengambil langkah dan tidak terjebak dalam kenyamanan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Kalau lu nyaman terus di tempat el itu berarti lu gak grow. Menurut gua based of all relationship itu harus trust dulu. Nah, trust itu bukan given. Lu harus earn the trust dulu. Culture di Malaysia, di Vietnam, di Singapore, di US, di Europe, all the young stars itu barely. Mereka tuh talk about trading yang kasarnya famous terus juga orang respectful segala macam. Mereka talk about longterm investment. Mereka talk about us. dari nol bareng Pandeka profesional dan finansial educator, Bro. Wah, thank you banget, Bro, sudah datang. Thanks for appreciate karena teman-teman harus tahu ya, ini dua barrier yang ditempuh. Yang pertama ini LDR kita nih ya dari Singapura Jakarta dan yang kedua beliau

0:46 ini habis ngisi acara fortune tadi. Iya benar ya. Jadi habis jadi speaker langsung on the way ke sini. Oh no no no. This is important. Gua actually ke Jakarta buat ini nih yang lebih penting nih. Thank you banget, Bro. Jadi kenapa teman-teman gua ngajak Pandeka ngobrol? Karena Pandeka ini adalah seorang sosok yang menurut gue berhasil me-leverage maksimal di sisi kiri karir dan bisa leverage maksimal juga di sisi kanan investment. Which is buat profesional ini tuh jarang banget dua-duanya tuh bisa dimentokin gitu, Bro, maksud gua. Dan lu tuh dapat angle dua-duanya. Nah, jadi hari ini gua bakal ngobrolin ini. Siap. Mungkin yang pertama gua mau nanya dulu, gimana dulu perjalanan lu sampai lu bisa punya karir yang segemilang inilah gitu? Wah, [tertawa] gua masih banyak belajar l sebenarnya. Tapi emang gua kan dari [berdehem] TK sampai SMA

1:31 tuh di Lab School Rawangun. Oke, gitu ya. Jadi sahabat-sahabat gua tuh dari kecil tuh selalu sama sampai hari ini gitu. Wow. Jadi kalau menurut gua salah satu keberuntungan gua yang kadang-kadang gua lihat banyak orang Indonesia itu suka lupa karena kan sebenarnya financially atau wealth itu tuh bukan cuman masalah finansial doang. Benar. Wealth itu juga masalah selain kesehatan tapi juga lu punya orang-orang terdekat lu yang ngebantuin ngedoain el gitu. Wah. Oke. Angle. Jadi tu Iya. Jadi, gua ngerasa dari dulu gua selalu ngerasa kayak walaupun dulu nyokap gua pernah sakit kanser, terus gua enggak bisa bayar kuliah segala macam, tapi gua selalu ngerasa gua punya lingkungan yang ngebuat gua tuh kayaknya tetap punya this whole entire world aja. G lu berarti sempat start dari susah bayar kuliah? Enggak bisa bayar kuliah gua karena

2:17 bisa bayar kuliah. Oke. Karena enggak bokup gua enggak bisa ngirim duit lagi. Karena ketika itu nyokap gua butuh banyak duit buat ngebiayain pengobatan inti gitu kan. Tapi alhamdulillah kan balik lagi gitu, lu enggak bisa nyalahin keadaan, lu bisa ngapain. Lu kan punya kaki, punya tangan, punya mata gitu kan. Ya alhamdulillah ketika itu gua di UNPAT nyari beasiswa toh juga cuman R50.000 dulu kalau enggak salah kuliah gua satu semester ya alhamdulill gua dapat beasiswa gitu enggak punya duit gua jualan aja obat segala macam ya. Kir gua jualan obat gitu ya. Sebisanya aja lu kerjain kalau lu punya you know lingkungan yang baik lu kerjain insyaallah lu beres gitu. Berarti lu bisa dikatakan dari kondisi yang tidak ideal dong pada saat itu. Ketika itu enggak ideal gitu. Ketika itu enggak ideal tapi entah kenapa gua tuh selalu ngerasa blessed aja dengan lingkungan yang ada,

3:02 dengan opportunity yang akhirnya nyampai segala macam. Makanya gua udah gaji UMR gua waktu itu nih kalau kita bicara leverage karir. He. Gua kan mulai kerja diga gaji 2,5 juta, UMR 2,4 juta. Oke. Sebenarnya kan parity itu setengah. Itu tahun berapa bro? Ya itu 2000 [tertawa] 2009. Oh wow. Oke. Iya. Jadi, pas ketika itu entah kenapa gua always happy aja. Kenapa? Karena kalau gua lapar banget, gua bisa ke rumah teman gua makan. Terus kalau gua dapat R 2,5 juta itu lebih bagus ketimbang waktu gua kuliah, gua enggak dapat duit sama sekali dan gua bisa nabung 40%. Wow. Mindset lu tuh positif dan solutif. Ya [tertawa] loh itu tah bokap gua tuh kan namain nama gua Pandeka nih ceritanya. Kata bokap gua sih nama pendeka tuh dari bahasa Padang. Bukan cuman pendekar, tapi orang katanya yang punya akal bisa ngasih solusi dan

3:47 bisa ngelihat situasi katanya. Begitu ternyata nama itu relate-nya tinggi ya. Iya. Iya. Terus kemarin gua ngecek di CHP benar juga nih gua pintar juga gitu. [tertawa] Masuk banget tuh. Alhamdulillah. Iya. Iya. Tapi ya itu gua enggak pernah puas aja teh kalau masalah leverage gitu ya. Gua enggak pernah puas kayak kalau gua seteng 2 seteng juta emang gua gak boleh punya gaji R juta 7,5 gitu. Nah gimana ngbalance dua pola pikir tadi tuh? Kan pola pikir pertama adalah gua mensyukuri karena kemarin kuliah enggak ada nih, sekarang ada 2 seteng. Gimana ngawinin itu sama pola pikir kedua yang nih 2 seteng nih kalau bisa kita kelima. Iya. Benar. Jadi kalau menurut gua, gua selalu bilang yang namanya jadi orang lu tuh harus hungry. Jadi lu kayak orang tuh ambisius banget sampai orang lu kok kerja mulu. Obses banget sih hidup lu gitu. Pengin ada peningkatan pengin ada peningkatan terus gitu. Tapi

4:34 in the other side, lu harus humble and lu punya humility yang tinggi, kerendahan hati yang tinggi supaya lo tahu bahwa lu di sini lu bisa nyampai ke titik ini. Mau entah itu kuliah, entah itu kerjaan, itu gara-gara dibantuin sama Allah loh, sama Tuhan el gitu. Jadi kayak kalau lu bisa balance di situ, I don't think anyone can stop you gitu. Wow. Gu sih. Jadi waktu itu akhirnya gua cari kerja lagi. Akhirnya gua pindah ke Unilver dari gaji 2,5 jadi 7,5. Terus beberapa kali gua ada promosi kecil-kecilan dari 7,5 jadi Rp5 juta. Habis itu gua bilang, "Masa sih dari R juta enggak bisa R juta gitu." Tunggu bentar. Itu proses dari 2,5 [berdehem] 7 kan tu kali 3 tuh, Pak. Benar. Itu bisa jadi unver tuh lu apply. Iya apply apply organic lah. Ya, ditelepon gua sama orang Unilever di linkin gua itu kan kalau bukan gua

5:20 beruntung dan gua laki karena ada Allah yang bantuin tuh siapa gitu. Oh, jadi lu lagi kerja as usual, you do your best. Tapi di kepala gua, gua udah bilang kayaknya gua bisa deh gitu. Oke, gua pengin nih gitu ya. Terus one [berdehem] day dib overnya. Iya. Oh gila. Makanya gua selalu percaya ini kan kalau kita nih gaji UMR atau segala macam di kepala kita kan 2,5 naik Rp3 juta dah 3,5. Lu kan lu kan pakai kalkulator manusia. Iya. Ke 7,5* 3 Bos. itu kalkulatornya Allah sama kalkulatornya Tuhan tuh rada beda. Gila itu tuh hitungannya tuh rada beda. Kalau lu percaya dan lu ikhtiar, lu humble enough bakal ada big power is gna help you. [berdehem] He should be doable gitu. Makanya gua bilang kalau lu gaji di bawah R juta, sorry to say, kalau lu beneran usaha, lu kerja keras, lu naikin skill el, lu kasarnya lu mau

6:07 nanti rupiah enggak ada harganya jadi crypto, kalau lu dokter orang tetap bayar el gitu. Kalau lu punya skill-nya gitu kan, value lu ada value-nya di tradeof gitu kan. currency-nya bisa beda-beda loh. Bisa dip pakai dolar lu bisa di tapi kalau lu ada yang bisa diade off lu will be survive gitu mau AI segala macam kalau lu nambahin skill lo terus don't worry gitu kalkulator Tuhan beda gitu kan banget iya terus ya udah akhirnya pas 7 R juta beda 2 3 tahun terus gua bilang sama Allah sama bos gua juga [tertawa] bilang bos lu bisa enggak pindahin gua ke luar negeri kenapa karena gua enggak bisa bahasa Inggris bos dan gua yakin kalau kalau lu mau wang lu temenan sama tukang minyak wangi. Setuju enggak sih? Bentar bentar lu minta dipinden ke luar negeri karena lu enggak bisa bahasa Inggris. Maksudnya justru enggak bisa tuh malah bikin lu mau belajar. Iya kan? Masal lu lu pernah lu pernah

6:55 dengar ini enggak ada di Tetok namanya tuh 20 hours rule. Heeh. Itu disebutin bahwa sebenarnya lip terbesar seseorang itu sebenarnya di 20 jam pertama orang pertama kali belajar. Oke. Itu growth paling cepat. Grow paling cepat itu lu learning curve lu tuh cepat banget di 20 jam pertama. Misalnya lu enggak tahu AI, lu tonton semua YouTube, tiba-tiba lu coba-cobain, lu masuk cepat, lama-lama lu penambahannya enggak terlalu banyak sebanyak itu. Karena lu push di situ. He. Tapi permasalahan kebanyakan orang dari nol ke jam yang pertama itu lipnya lama banget bisa 10 20 tahun. Contoh misalnya gua pengin banget dibikin konten, pikiran bikin konten, pengin bikin konten tapi enggak ngecat-mencat record button. Ngerti enggak? Jarak dari mikir mikir sampai take action itu panjang banget. Padahal sebenarnya kalau lu cobain, nah itu gua cuma ngerasa itu

7:41 gitu. Gua ngerasa kalau gua bisa even 6 bulan aja gua di luar negeri, gua bakal pintar deh bahasa Inggrisnya. Gua bilang ya ampun. Kadang kan orang mikir gua enggak bisa bahasa Inggris ya gua mending di sini aja. Lu malah justru gua enggak bisa, gua harus ke sana nih. Lu harus ngerasa kalau menurut gua, lu harus membuat diri lu tuh enggak nyaman gitu. Oke. Ini gua belajar masalah leverage juga ya. Ini gua belajar dari ya karena gua defaulted Muslim gitu ya. Gua belajar nama dari jawaban lu philosopical banget sih. Banget ya? Iya banget sih jujur. [tertawa] Iya iya iya maksud gua tapi kelihatan spiritual base. Spiritual base tuh jawabannya pasti philosophical tarik ke realita. Iya enggak [tertawa] tuh gua karena gua ngerasa cocok aja waktu itu gua ngelihat si si nabi gua gitu ya Nabi Muhammad gitu dia tuh waktu dia akhirnya banyak pengikutnya dia tuh butuh 10 tahun. Artinya apa? Lu tuh nabi aja ya yang dib

8:30 sama Allah. Lu butuh proses. Gila lu enggak bisa lu dari R juta tiba-tiba lu punya R miliar gitu loh. Ngerti enggak sih? Kayak ngerti gitu kan. Terus yang kedua dia tuh enggak berhasil di Makkah. Dia tuh enggak berhasil di Thaif. Dia ditimpukin ee kotoran. Oke. Itu orang yang derajatnya paling tinggi di antara semua orang. Kalau dia di agama gua gitu kan. Coba ya dia aja begitu. Tapi dia berhasil di Madinah di kota yang berbeda karena dia belajar susah di sini, belajar susah di sini. Oke. Artinya kalau gua berusaha susah [tertawa] kayaknya gua bisa jadi gampang gitu kan. Lesson learnnya diambil terus nih. Yang susah aja. Makanya gua setiap k bos gua, bos ada lagi enggak project yang susah kasih ke gua? Oh. Lu malah men-challenge diri lu sendiri untuk growing. Kalau lu nyaman terus di tempat el itu berarti lu heal enggak grow. Oke itu sih. Kalau lu enggak grow berarti gaji lu mungkin jadi enggak bisa nambah.

9:15 Oke. Dan caranya kan banyak. Iya iya iya. Tapi gua penasaran culture atau mungkin inisiatif untuk berani ee mengutarakan misalnya ke atasan kita atau ke apapun kayak I need more challenge atau lu punya challenge yang lain lah. Gua willing itu tuh muncul dari mana, Bro? Dan mungkin ini bisa jadi pelajaran buat teman-teman semua juga ya. Karena mungkin kadang ada yang merasa kayak, "Wah, gimana nih ngomong ke atasan bahwa gua butuh gitu." Nomor satu sih menurut gua Heeh. Kalau ada di bukunya Dysfunctional of a team, he nomor satu itu ada yang namanya trust. Menurut gua based of all relationship itu harus trust dulu. Oke. Nah, trust itu bukan given. Lu harus earn the trust dulu. Iya. Enggak gua bilang 3 bulan pertama lu enggak

10:00 usah banyak mau deh, Bro. Aduh, lu kerjain dulu gitu loh. Suka banget. Perform dulu. Perform dulu dong. Habis itu lu berminta. Bukan take and gift, tapi gift dulu. Lu baru ambil gitu loh. That's normal ya. Kalau lu mau banyak duit lu sedekah dulu baru lu dapat duit. Ya sama aja semua di kehidupan sama inti gitu. Ya udah lu kasih dulu buktiin kalau udah 3 bulan, 6 bulan lu berhasil lu tinggal tanya bos, "How do I perform gitu." Fair enough. Fair kan? Fair karena lu give your best dulu. Kan lu give your best. Credibility lu udah show? Kredibility lu show dulu. Oke. Dan enggak enggak enggak akan bohong. Maksudnya kalau lu usaha lu genuine enough lu hungry and humble enough untuk kerja bareng sama kelik lu. Bos lu tuh enggak enggak enggak buta kok sebenarnya. Iya. Karena makin lu punya value dan dibutuhkan company, ya dia pasti happy lah untuk dorong lu ke

10:46 mana-mana atau tanggung jawab yang lebih besar lagi. Exactly. Ya, waktu gua mau ke Singapore gitu kan ya lu di Singapore itu waktu gaji gua Rp15 juta jadi R5 juta t within within within bro. Tadi tiga kali ini lima kali [tertawa] bro. Karena gua percaya kalau gaji lu masih di bawah R juta, kalau lu usaha 20 sampai 100% incremental tuh harusnya bisa anjir. Harusnya el, Bro, yang bikin kelas bagaimana mleverage hidup ribuan persen [tertawa] ya. Karena ya tambahin skill lu kan belajar bahasa Inggrisnya, baca bukunya dia ya proses aja ya. Ini clear enough sih maksud gua ini jawaban lu clear enough. Gua rasa teman-teman juga dari tadi sudah nangkap bagaimana pola berpikir untuk growing di dalam dunia karirnya ya. Nah, kalau gitu sekarang

11:31 gua mau nanya gimana cara lu bisa ng-leverage investmentnya? Kan lu tadi sibuk naikin value nih dengan memenuhi challenge-challenge pekerjaan ini tuh gimana? Kayak tiba-tiba kayak, "Oh, ya sekarang gua harus investasi nih." Atau nomor satu sih menurut gua teh satu yang paling penting nih, the whole entire value of investing atau wealth you live below your means. Lu hidup, lu hidup di bawah, lu hidup di bawah penghasilan lu dulu dah. Kalau lu capitalnya dari mana ya? Dari [tertawa] mana? Karena menurut gua kemarin gua ditanya sama salah satu podcaster, "Bro, tolong dong bikinin solusi antara gaji R juta, R juta, R juta sama R juta, gimana caranya yang dia kayak?" Terus gua bilang, "Wah, fortunately solusinya sama lagi. Solusinya adalah lu harus hidup di bawah penghasilan dulu. Kalau lu 2,5 juta aja

12:16 enggak bisa nabung Rp500.000 atau R00.000, gimana? Percaya sama gua. Lu gaji R juta pun lu enggak perisa nabung juga." R juta% aline ini [tertawa] senang banget ya. Jadi enggak enggak enggak enggak ngaruh. Pertama lu harus hidup di bawa penghasil. Karena pas gua gaji 2,5 juta, T gua tuh bisa beli mobil habis 1 t setelah 1 tahun kerja. Tahu enggak, T? Kan niat gua karena gua udah lama enggak punya mobil nih, gimana caranya gua bisa punya mobil supaya gua bisa pacaran? Teh, kuat-kuat banget tekad gua. Nah jadi walaupun [mendengus] mobil bekas ya, Teh ya. Iya, enggak ada masalah tapi kan tetap aja itu 2 seteng bisa beli mobil berarti kan lu saving rasionya berapa? Saving rasio gua bisa 50% de. Buset. Dan gua happy bukan yang kayak maksa banget. Jadi finance gua, alhamdulillah gua punya istri yang juga orang pruden gitu ya. Kita tuh selalu percaya ya hidup tuh balance aja sekarang karena

13:01 gua ngasih edukasi gitu kan. Nomor satu setiap lu gajian gitu ya ini gua dari Indonesia gua udah tahu nih [berdehem] tapi gua enggak tahu investasi di mana. Tapi setidaknya basic-nya bahwa setiap lu gajian hari pertama lu pindahin duit 15 20% ke tempat lain. Oh my god. Ini kita aline banget. Kebayang karena kalau enggak mulai dari situ lu enggak bisa tambah kaya. Enggak bisa lu mau 2,5 R juta R juta habis duit lo. Benar punya teman kayak gitu. Gua baru mau bilang kalau punya teman kayak gitu. Iya kan? Sampai 70 per bulan, Bro. Teman gua Rp100 juta sebulan pengulan Rp105 juta, Men. Bokap gua penghasilannya kemarin sebelum meninggal R juta sebulan dari kos-kosan karena [berdehem] rumah gua gede terus ee itu satu-satunya harta yang enggak jadi enggak jadi dijual. Disekat sekat sekat sekat jadi kos-kosan. Punya penghasilan Rp10 juta, pengeluaran Rp8 juta. gua kaya. Kebayang

13:47 teman gua Rp100 juta, pengeluaran Rp105 juta. Dia miskin. banyak teman gue yang R juta juga bisa nabung sejuta sebulan. Bagus katanya. That's that's crazy, right? Jadi pertama mindsetnya dulu. Terus problemnya setelah mindsetnya udah benar, gua tuh dikit-dikit beli rumah, Teh. Oh, gimana tuh? Iya, kan gaji gua alhamdulillah udah bagus nih, Teh. Iya. Heeh. Pengeluaran gua juga enggak neko-neko. Heh. Jadi saving rate gua naik. Heeh. Terus nih duit diapain lagi, sayang ya? Oh, berarti waktu lu udah sambilan di Singapura earning segitu ya? Segitu. Gila gede itu ya. Di rumah beli rumah dekat BSD sini nih. Tapi [berdehem] jadi beli rumah mulu. Emang kagak ada investasi yang lain di Singapura Teh anak-anak mudanya sampai anak-anak tuanya mereka itu enggak ada yang ngerti investasi trading Bitcoin dan yang lain-lain. Mereka cuma ngerti ETF

14:32 sama obligasi pakai CPF. Oh makanya lu ngomongin ETF. Terus itu culture di sana ya? culture di Malaysia, di Vietnam, di di Singapore, di US, di Europe, all the young stars itu barely [berdehem] mereka tuh talk about trading yang kasarnya famous, terus juga orang respectful segala macam. Mereka talk about longterm investment, mereka talk about US talks. Oh, beda culture-nya ya. [tertawa] Makanya pas gua scrollingsrolling banyak orang flexing di sini gua lu kaget gua k lah [tertawa] nih nih ini lagi di dunia yang mana nih astagfirullahalazim gua bilang kok beda gitu karena yang gua lihat selama 10 tahun di Singaporea teh everybody enggak ngerti apa-apa mereka cuma ngerti dia beli ETF aja terus setiap setiap bulan kan gua dipotong nih

15:18 sama pemerintah obligasi gitu ya di situ satu biar gua bisa beli rumah buat hari tua benar satu lagi kalau gua mau invest gua invest di SNP aja deh gua invest di ETF aja gua engak ngerti Jangan ngomong ke gua. Wait, Bro. Bentar. Boleh jelasin dikit, Teman-teman. ETF itu apa? Ini pasti banyak yang bingung nih. Siap. ETF itu kan kepanjangan sebenarnya dari exchange traded fund. Nah, kalau kita bedah kata-katanya, trad itu artinya duit el digabungin sama duit orang lain, patungan. Heeh. Buat beliin saham. Oke. Exchange artinya lu beli sahamnya di stock exchange langsung. Kalau kita beli bicara reksadana, lu enggak beli sahamnya di stock action, el bayar manager investasi buat beliin saham lu. Betul. Kalau ETF konsepnya lu patungan, lu bisa beli. Kasarnya ini direct direct. Tapi ini bahasanya dulu nih

16:04 ya. Tapi secara gampangnya lagi adalah ini adalah bentuk investasi di mana instead of lu beli satu telur, lu beli [berdehem] satu kelanjang isinya ada beberapa telur. Oh. Resiko lu jadi lebih rendah. Oh, basically udah mix ya. Udah mix, udah dimixin inti gitu. Misalnya lu beli ETF yang namanya SP. He. ETF SP itu udah dari tahun 1930-an growth-nya [berdehem] 10 tahun terakhir 15% per tahun. Per tahun 15%. 15% ya teman-teman langsung cek aja di Google SPY share price gitu langsung aja. Saya bisa langsung ma coba ini ya 15%nya [tertawa] sih gede loh dalam Amerika dolar by the way. Jadi in rupiah lu itu sebenarnya 181% rupiah tahun ini terhadap Amerika dolar berapa kan? Oh jauh i 15 + 8 tuh 23. Heeh. Gua jauh sih gila gitu dia.

16:50 Itu yang orang jarang sadar sih. Dan dia bentuknya [berdehem] paket de. Jadi lu beli satu nih modalnya cuma Rp1.000. Heeh. Lu dapat 500 saham sekaligus. Oh. El kagak pilih satu persatu. Frictional yang digabung ya? Fractional lu. Lu benar-benar bisa beli semurah 1 dolar atau Rp1.000. Isinya saham US. Oke. ETF itu macam-macam. Lu bisa beli seluruh dunia saham di seluruh dunia. Lu bisa beli saham Amerika. Sebutannya lu membeli sebuah paket saham yang mengikuti indeks. Indeks itu apa sih? Itu liga saham tertentu. Liga ada apa [berdehem] aja sih? Ada kan kalau di bola ada liga seri Itali, ada liga bola ee English gitu kan. Kalau English kan English Premier League kan ada Arsenal, Manchester Cityamc i beda-beda nih.

17:35 Beda-beda. Nah, kalau gua beli liganya Amerika yang isinya 500 tim atau 500 saham, berarti gua beli 18.000 gua jadi pemiliknya Google, pemiliknya Netflix. W itu langsung tuh ya 500 gitu. Langsung barang-barang lu pakai sehari-hari. Enggak pusing lagi ya. Enggak pusing. Kalau gua mau beli ETF yang misalnya nih Liga Singapura gua beli harganya 5 dolar. Heh. 5 dolar Bro. Lu lu the owner of OCBC, UOP dan seterusnya. Iya. I-buang gede loh semuanya. Bank-buang gede semuanya tuh. Atau gua, "Ah, gua ngapain bilih-bilih negara ya? Gua beli aja dia seluruh dunia." Heeh. Ini kalau ada orang mau beli handphone Samsung, ada orang mau pakai Taiwan semiconductor ee chipnya di dalam laptopnya, ada yang orang beli Honda, ada orang beli Toyota, gua beli Rp1.000, gua jadi pemilik semuanya, Teh. Oh, wow. Oke.

18:21 Dari CEO sampai ke Office Boy yang ada di perusahaan itu kerja buat duit 18.000 el. Iya, iya. Kebayang you don't need to pick and choose. Kebayang? Uty dan lu bisa langsung beli tanpa mengandalkan seorang lagi yang nanti ngaturin lagi untuk beli. Exactly. And that's the beauty. Kenapa? Karena dalam historical dari tahun 1950-an hari ini di top 500 perusahaan di Amerika yang bertahan dari tahun 1950 ke hari ini di SNP itu cuma 50 saham, Teh. Kasarnya 450-nya itu yang baru-baru. Oh. Maka kita mikir gini, kita mikir gini, "Ah, hari ini siapa sih yang enggak pakai Apple? Setuju enggak?" Tapi zaman dulu siapa sih yang enggak pakai Blackberry sama Nokia? Setuju enggak? Iya. Sekarang siapa sih yang pakai Nokia?

19:06 Coba deh. Kalau lu beli saham Nokia ketiga itu dan lu ngerasa ini Nokia akan udah pasti everlasting nih. Everlasting nih, bom, hilang duit lu. Tapi kalau lu beli SNP, iya, kalau dia enggak berperforma baik, dikick, diganti yang baru. Iya. Lu ditopang lah lu ditopang sama 497 lainnya. Kalau yang berperform kemarin kan magn [berdehem] you Google segala macam lagi parah tapi total SNP tetap 8% karena masih ada 400 saham yang lain yang nge-backup. Iya di topang. Exactly. Jadi resikonya lebih rendah karena gua cocok di situ. Tapi make sense sih kalau kayak gitu. Apalagi kalau profesional udah maksudnya kerja setengah mati dapat gaji. Masa lu mau ambil. Apalagi di sini kan justru kalau masih profesional high ris dong [tertawa] biar sema keluar dari pekerjaan kan gitu kan. Kalau di luar mungkin udah beda otaknya, udah lebih

19:52 mature lagi. Kan lu sering bilang tentang earning power. Iya. Nomor satu, lu fokus lu earning power dulu. Investasi biar jalan sendiri. Make it simple. Terus lu kalau punya anak, terus lu kalau punya sahabat, terus lu kalau harus aktif di gereja sama di masjid lu kayaknya itu lebih penting ketimbang ngurusin chart naik turun. Dicek lagi, dicek lagi. Lu hidup lu sebenarnya trader apa lu? Ini pertanyaan paling simpel. Kalau gitu sekarang misalnya gua gua tertarik nih udah mendengar lu, terus gua pengen coba starting beli ETF, belinya di mana, Bro? Pakai aplikasi apa? Ini gua bingung nih. Enggak pernah gua ITF. Kalau menurut gua nomor satu nih ya, lu harus cari yang dia legality-nya jelas. Oh, iya. Ya, ya, ya, ya. Kalau di Indonesia he sistem keuangan kayak gini diaturnya sama OJK sama BPT. Pertama, lu harus itu dulu.

20:37 I. Yang kedua nih yang orang suka lupa nih, berapa biaya transaksinya. Hmm. Kenapa? Karena kalau 2% biaya transaksi 2% aja, Teh. Gua tanya sama lu, kalau dalam 30 tahun lu kena potong 2% terus, kira-kira profit lu berkurang berapa? Ya habislah banyak. Berapa 20% 30 tahun? Lu udah hafal? Pasti kan gua udah hafal. Iya. Berapa? Gua mau mikir deh. Udah langsung si 2% itu bakal ngambil 50% dari keuntungan lu. Lu pakai chat GPT loh. Oh. Lu bayangin compounding 30 tahun itu iya. Dengan biaya potongan 2% itu setara half. Iya. Half. Maksud gua gini. Iya. Modal semua dari ele. Iya. Ya, kalau rugi lu yang rugi. Iya, pasti dong. Tapi profitnya 50% buat si abang-abangnya yang ngurusin. Jadi, pertama lu harus

21:23 cari ke legality-nya. Oke. I kan. Yang kedua, lu harus cari yang transaksinya semini mungkin kalau bisa nol. He. Yang ketiga, kalau gua sukanya companynya harus IPO dulu. Hm. Ya, maksud gu establish. Establish dong. Gua mau naruh duit R juta atau R miliar. Gua cari bank yang udah gede, cabangnya banyak. nasabahnya banyak ya atau yang baru buka kemarin 3 ngerti ngerti ngerti resikonya beda lah makanya gua pakai XTB oke XTB ini berarti kalau dari pembicaraan lu tadi dia punya trading nol bro nol tadi kan 2% I kalau 2% kan jadi parah eh ini biaya transisinya nol nol iya B [tertawa] jadi He ya gua ngerasa ngerasa nyaman dan perusahaan ini ya gua pernah ke

22:09 kantornya di Dubai gitu ya gua tahu ini besar di Polandia dan gua banyak friend juga di Poland Udah IPO ya udah IPO juga. Kalau apa sih maksudnya IPO itu apa sih? Ya lu kalau lu Google pengeluaran pemasukan lu bisa lihat gitu loh. Sesimpel itu aja gitu IPO luar ya IPO [tertawa] luar gitu dan lu udah OJK peti gitu. Jadi kayaknya gua ngerasa nyaman gitu kalau ya. Iyalah kerja capek-capek Bro. Ini berarti udah lama dong berdirinya ya logikanya kalau udah dia. Exactly. Yang keempat good good question. Yang keempat adalah gua enggak mau naruh duit di perusahaan yang baru buka kemarin sore gitu. Iya. Kita kerjanya aja berapa puluh tahun bro. Iya. Kan paling penting ketika kita investasi nih nomor satu sebelum kita ngomongin untung ya duit lu jangan hilang dulu. Setuju enggak sih? Benar. [tertawa] Benar. Tapi itu di Indonesia kebalik. Kebalik ya. Yang penting cuan dulu ya. Iya. Duit hilang belakangan kan. Yang penting kita mengubah kehidupan.

22:55 Belakangan. Nah, kalau XTV tuh udah udah 20 tahun lebih gitu loh. Jadi ya ya kalau gua mau naruh duit 10 15 tahun kayaknya gua ngerasa lebih nyaman. Pasti lu harus lebih selektif dan pilih yang worth it. Exactly. I It's very personal tapi kalau gua kriterianya itu iya. Nice juga sih kalau tentang XTB ya karena gua pun baru lagi mulai temenan nih sama mereka ya dan gua juga kayaknya bakal mencoba juga untuk e diversifikasi ke ETF dari apa yang lu omongin tadi nih. Habis ini gua mau elaborate lebih dalam. Tapi sebelum itu gua mau kasih tahu ke teman-teman dulu mungkin kalau di sini ada yang pengen start gitu ya. Nah kalian bisa langsung pakai kode TOXTB karena kalau sekarang deposit per 10000 dapat 10% cashback dan kalau deposit 200 bisa dapat 25 cashback. Tapi TNC berlaku ya lah. Kalau gua deposit 100.000 dolar

23:42 berarti [tertawa] netizen banget ya. Iya kan harus ada gituan ya. Nah gua lanjut lagi bro. Bentar. Misalnya sekarang gua seorang profesional. Iya. Katakanlah gua mulai dengan uang nganggur lah ya. Setelah kita sudah sisihkan pondasi finansial segala macam. R10 juta deh. Iya. Bagaimana gua memulai ETF ini? Sesimpel ya lu download aplikasinya. Heeh. Habis itu lu doch. Nih penting nih. Karena [berdehem] setiap orang itu kan profil resikonya beda-beda. Nah, ETF bagaimana hubungan dengan profil resiko? Sebenarnya kalau cara ngelihatnya gampang kan. Bedanya nih kalau ETF tuh semua data lu bisa Google, Yahoo Finance, semua ada dicatcip itu semuanya ada. Iya. Cara ngelihatnya simpel sebenarnya. Pertama, berapa sih drawdown-nya? Apa sih drawdown?

24:28 adalah secara historikal. He ini paket saham kan kalau BBCA eh sori Bank BCA sebutannya BBCA. Kalau di ETF juga ada ticker-tikernya, ada kode-kodenya. Balik lagi ke SPY. SPY itu dia pernah minus 36% itu drawdown8. Oh berarti lu tarik ke belakang paling rendah nih. Paling rendahnya berapa? Oke. Kalau min 36 lu ngerasa lu takut, that's not for you. Ada ETF-ETF lain yang bisa ngasih 10% tapi drawannya minus 5. Oh oke. Sekarang gini, sekarang gini. Kalau lu lu pilih Bitcoin misalnya kan ini Bitcoin will go to the moon misalnya. Oke. Tapi drawdown-nya berapa? Drawdownnya Bitcoin beberapa kali periode udah pernah minus80 minus 70. Don't to hell bro. Artinya [tertawa]

25:14 kan moon enggak maksud gua. It's a good investment. Tapi kan enggak semua orang kuat, enggak semua orang bisa, Bro ngadapin. Kalau lu R miliar besok tiba-tiba jadi R00 juta, that's not easy. Not everybody able to hold that. Tapi kalau lu bisa dan lu kuat, silakan. Ber cocok lu berarti. Sama kayak milf. Lu cek aja selama berapa belas tahun terakhir, 10 tahun terakhir, 5 tahun terakhir dari ber gitu. Kalau lu cocok ke sana, tapi kan lu juga kalau untung kayaknya gua enggak usah kasih tahu dah. I kalau untung lu bisa cek gitu selama 10 tahun terakhir SPI 15 tapi tahun 2022 dia pernah min 18 kayaknya gua cocok deh minus 18 tapi secara 10 tahun terakhir rata-rata plus 18 that's for me deh gitu tapi no no no I cannot do that gitu ada ETF lain yang dia mungkin plusnya cuman 9 tapi

26:00 drawdownnya cuman minus 6 minus 7 mungkin that's for you gitu lo sesuaikan sama profilnya itu menurut gua cara salah satu cara memilih yang cocok sama kalau itu gitu tapi teman-teman sebenarnya enggak usah atau terlalu pusing ya. Karena kita invest apapun tahun ini juga udah ngerasain drawdown minus 20 30% ya. That's the different bro. [tertawa] That's a different in ETF is a different game. Hm. Contoh misalnya ya ETF SP yang gua bilang SP itu berarti apa? SNP. SNP. SP itu sekarang plus 19% Bro. Hah? All the war that you've been hitting, right? Trum tweet, trum tweet [tertawa] and everything is plus 19%. Kalau lu cek ETF QQ sekarang, search aja langsung gitu. QQ share price di Google terus lu pencet one year

26:46 sekarang itu dia 21 22% in US dollar. Anjir gua fix de [tertawa] gua fix ngetes sih. Iya iya. Jadi bukan berarti ini akan untung terus. Ngerti tapi kan worth it untuk diversify ke sana dong. Dong 100%. Kenapa? Karena most of the barang-barang yang terlistit di sini, saham-saham yang ada di dalam sini, produk-produk yang ada di dalam satu paket saham ini, itu barang-barang yang lu pakai sehari-hari. Gua selalu challenge sama teman-teman gua, "Bro, mobil lu apa?" He, mobil gua e Toyota. Kenapa lu enggak punya saham Toyota? Gimana cara belinya? Ya lu beli paket aja yang ada isinya saham Toyota. Lu pakai jam apa? Pakai jam ini. Kenapa lu enggak beli enggak beli enggak beli ITF ini yang dalamnya ada di situ? Lu kan pakai semuanya, tablet lu, mikrofon lu, apa segala macam. Berarti kalau sekarang misalnya kayak tadi gua buka terus gua mau beli TF, gua udah lihat drawdown-nya segala macam tuh

27:31 gua klik list company-nya juga udah di situ semua ya. di semua lo Google, lu ambil F sheet-nya berapa total under asset management-nya ya kan berapa sih misalnya gua invest di ACW ini berapa gitu. Jadi udah lu download aplikasi, lu reset cocok down-nya, cocok sahamnya segala macam, lu ngecek gitu lu tinggal masuk deposit 10 juta lu tadi ya udah habis itu bisa mulai beli per unitnya berapa tadi lu bilang frakionalnya dari 1 US dolar 1 US dolar sudah bisa mulai iya oh sekarang berarti around 17 18000 18.000 lah ya 18.000 gitu. Habis itu lu udah mulai kalau lu mau bicara portfolio gitu ya, portfolio paling aman adalah you just own the whole entire world market. Oke. Eh, actually kalau buat profesional ini sebenarnya salah satu yang paling cocok untuk membangun portfolio dan kebiasaan

28:17 investasi sih menurut gua. Kalau katanya Warren Buff. He. Investor nomor satu di dunia dengan kekayaan 2.800 triliun. Gila cash-nya aja. Wuh. Dia di surat wasiatnya tadi gua baru present di fortune di surat wasiatnya tahun 2013 bilang ke istrinya 90% duit gue tolong masukin ke S&P 500%-nya ke bond. He spent 80 years of investing. Heeh. Kesimpulannya itu kalau lu masih kalau lu masih enggak mau belajar tentang ini. He he menurut gua lumayan kebangetan gitu ya. Iyalah. Dan setahu gua di CJPT belum ada orang Indonesia yang kekayaannya yang sah ya. [tertawa] Kalau yang terkubur enggak tahu. Tahu. Tapi kalau yang yang satu terlapor belum ada nyampai 2800 milion setahu gua ya

29:04 gitu. Iya soalnya mau beli ini t enggak bisa itu, Bro. [tertawa] Bro, bentar kalau ngomongin US-US-an gua juga mau nanya perpajakannya gimana? Karena YouTube aja kayak ini YouTube aja nih lu punya AdSense or anything kena potong hampir 30% ya kalau YouTube tuh udah. Kalau perpajakan bagaimana, Bro? Gua akan jawab kuantitatif sama kualitatif lebih panjang dikit. Boleh enggak nih? Karena ini pertanyaannya banyak. Ini semua orang perlu tahu nih. Tadi kan belinya dolar semua orang bisa mulai. Nah, kalau misalnya kita lu jangan ngomong enak-enaknya aja dong gitu kan biasanya. Iya enggak? He kuantitatif dulu boleh ya. I. Nah, kuantitatif yang pertama adalah yang akan dipajakin sama negara. Heeh. Itu bukan capital load tapi capital gain-nya. Bukan princiipalnya tapi hanya capital gainnya. Iya. itu dulu nih. Jadi jangan lu bilang

29:50 investasi gua 1,2 M 1 1,2 M-nya kena pajak. Enggak. Kalau misalnya untungnya R juta ya R juta yang tadi yang kena pajak. Oke. Ya kan [mendengus] ya. Terus kalau kita bicara progresif itu kan tergantung income lu. Betul. Kadang-kadang banyak yang nanya sama gua, "Bu nanti pojok 35% lah. Emang gaji lu berapa, cuy?" Ngerti bracket yang mana dulu nih? Gitu kan. Itu terus dilihat situ dulu tuh. He. Terus yang berikutnya lagi yang harus kita tahu adalah lu baru kena pajak ketika lu cairin duitnya. Jadi selama lu compaound 15 20 tahun, kalau lu enggak ngambil-ngambil lu rajin report SPT, that's fine. Kayak emas, lu enggak akan bayar. Kayak emas. Iya. Hm. Nih kita bicara kuantitatif dulu ya. Terus kita bicara kuantitatif lagi nih. He. Jangan sampai salah salah berpikir. Heeh. Banyakan orang yang gua lihat-lihat di komen-komen gua enggak semuanya paling

30:36 5%. Bang, mendingan saham Indo kagak ada pajaknya. Mending gua beli rasa dana kagak ada pajaknya, pajak final segala macam. Heeh. Tapi kan yang harus lu lihat total keuntungan lu. Setuju enggak? Iya pastinya dong. Portfolio portfolio kan gua kasih dua dua ee keadaan. Keadaan pertama kalau tahun lalu lu invest [mendengus] R juta di tiap SPY atau di bank-bank? Saham bank besar deh salah satunya yang di Indonesia deh. He. Sekarang saham bank besar minusnya berapa ya? Anggaplah minus 20. Tapi kan duit lu tinggal Rp0 juta tapi lu enggak bayar pajak. Betul. Tapi kalau lu masuk ETFSPY, lu pakai chat GPT lu, lu ambil semuanya udah kepotong pajak pun itu lu tapdet R10 juta karena untungnya 19% dalam US dollar. Rupiah melemah 10% artinya lu dapat 10% lagi net lu dapat Rp10 juta. Pertanyaan gua balik ke

31:22 netizen adalah lu lebih prefer yang free pajak tapi rugi atau yang bayar pajak tapi untung? Kebayang ini jarang ya, Bro. Jangan tahun inilah. Tahun ini kan Indonesia lagi parah. Oke oke oke fine fine. Gua kasih ke opsi berikutnya deh. Iya. Kalau lu pakai teman-teman pakai CGPT lagi nih. Kalau emang gua salah bully gua di komen dah gitu ya. Tapi intinya kalau lu invest tahun 1996 Rp1 juta he per tahun. Oke. Bukan per bulan. Per tahun sampai 2026. Heeh. Berarti modal lu berapa ya? R30 juta. Heeh. 30 [berdehem] tahun tuh 996 ke 2026. He. Hasilnya kalau lu invest di IT TFSPY bahkan ketika lu sudah bayar pajak itu range-nya di atas R00 juta. Modal lu R3 juta jadi R00 juta. Wih, kenapa? H karena rupiah sama lemahnya dahsyat,

32:09 Men. Oh, itu yang jarang kita notice sih, Bro. Iya. Lu kan cuman hitung-hitungan lu tuh enggak final gitu loh. Iya, enggak final. Kalau gua kan sebagai konsultan keuangan, gua udah ngobrol sama orang pajak, sama konsultan pajak. Gua tulis semua angkanya, kita simulasiin aja. Kan semua angka ada di Google. Heeh. Lu masukin aja ke CGPT, ke cloud lu. Lu masukin lu sendiri. Kurs tu susah biasanya untuk aware. Iya. Heeh. Kalau lu habis hitung-hitungan lu masih enggak suka, it's ok. It's not for everybody anyway. It's fine. But do your own research. Nih kita udah bicara kuantitatif nih. Iya. Terus kita bicara kualitatif. He. Kualitatifnya adalah karena gua tinggal di Singapura. He. Pertanyaan gua, kenapa banyak taipan-taipan? Heeh. Aduh, enggak enak ya biasanya taipan ya? Gua juga enggak ngerti gua. Gua [tertawa] tahunya S T lagi ya. Konglo. Konglo. Kalau konglo.

32:54 Heeh. Kenapa dia masih senang naruh invest duit mereka lewat RMRM di Singapura? Hmm. Kenapa Singapura masih menjadi E investment Heaven? Padahal mereka kalau gua tanya teman-teman gua yang RM ya di Singapura, everybody [berdehem] is willingly bayar pajang. Yang minimal lu kalau mau invest di Singapura secure soalnya. Secure pertama. Secure. Yang kedua, h lu minimum ya kalau lu mau invest di sana itu minimum 2 juta dolar, 5 juta dolar, lu enggak bisa 18.000 gitu maksud gua. Kenapa dia mereka masih willingly di sana secara kualitatif? Mereka udah ngitung "Men mau gua bayar pajak pun secara apresiasi dolar gue, dolar Singapura." Heeh. 2025 awal 12.000, sekarang 14.000, Bro. Iya. I. Jadi kalau lu beneran itu are going to

33:40 be willingly pay the tax. Lu akan jadi warga negara yang baik aja. Kebayang kebayang sih ya. Kebayang karena kursnya tuh kita jarang jarang notice, Bro. Biasanya kita memisahkan kurs dan opsi investasi. Iya. Padahal karena gua tinggal di luar negeri, lu harus gabingin semuanya. Deviden lu di deviden ditambah penguatan capital gain lu, e harga sahamnya plus against US dollar juga. Iya. Tapi kalau ETF tuh kita enggak dapat dividen dong. Ya dapat dong, Bro. ETF juga dapat dividen. ETF itu jenisnya ada 10.000, Men. Ada di ETF-ETF yang ngasih dividen itu ya. Salah satunya ini yang ada di XTB itu namanya VYM. Heeh. Uym itu adalah top-top company di Amerika yang rajin bagi dividen, yang udah terbukti selama puluhan tahun, belasan tahun ngasih dividen rutin gitu ya. Itu dia bisa ngasih dividen sekitar 3%

34:26 dalam Amerika dolar loh, Bro. Wow. Gitu. Of course ada potongan pajak here and there, tapi opsi lu untuk invest di sini. Jadi kasarnya kan saham sama ya, ada saham spesialis dividen, ada saham spesialis growth gitu. Sama ETF juga sama. Ada ETF yang bisa ngasih dividen bulanan, 3 bulanan, per 3 bulan, per tahun 3% ada yang 5%, ada yang 6% segala macamnya. Tons of it. Makanya gua selalu belajar nama nama nama nama channel gua belajar gitu kan. Jadi let's learn together gitu, let's explore gitu. Iya. Soalnya kalau di sini kan misalnya kita beli big bangs harganya turun biasa kan ya namanya kita butuh tetap penghiburan ya kita akan bilang David Daniel-nya naik ya kan karena [mendengus] harganya tapi kan lu harus tambahin semuanya. [tertawa] Sekarang gini, lu dapat deviden 10%, sahamnya turun minus 20, rupiahnya minus

35:12 10. Nah, itu faktor faktor itu sih, faktor kurs dan valutanya kayaknya orang Indo masih jarang banget mikir sih. Iya, kan karena kan lu tinggal di Indo, lu ada home country bias. Kalau gua tinggal di Singapura melting pot, ada yang pakai dolar, ada yang pakai segala macam. Iya. Lu jadi lebih luas nih pandangannya. Iya, gua beruntunglah gitu gua tinggal di sana gitu dan punya teman-teman yang sama kita sering-sering brainstorm segala macam. Ya, gua cuman kasih shar that perspective gitu, Teh. Nah, tapi lu sendiri sekarang eh selain lu fokus di ETF itu kan ETF berarti buat orang-orang DCA juga kan sangat membantu ya, which is yang sistemnya dolar cost averaging which is kalau misalnya kita profesional kita kan enggak bisa ngarapin tiba-tiba ke entrepreneur dapat dividen atau tiba-tiba kayak kreator dapat campaign besar [tertawa] i kan itu sangat helpful lah. Nah, lu sendiri tapi ada beli saham US terpisah

35:59 lagi enggak di luar ETF? Jadi gua hampir 90% of my portfolio itu ya semuanya itu indeks. Gua beli paket. Oh either itu unit trust gitu ya di bank di Singapura. Either itu ETF most of the time gitu ya. Jadi most of my index e most my investment itu di indeks dipakai. Betul diversifikasi indeks. Iya gua udah diversifasi indeks jadi gua ada yang world gitu gua ada yang tech gitu kan. Kalau kalau sih Rya sekitar rada rendah teh 13%an gitu setahun. Oke. Itu aja enggak rendah loh sebenarnya 13% per tahun tuh oke loh Bro. Iya oke banget. Oke banget. Maksudnya ngomongin bisa kayak dua kalinya obligasi Mak. Bukan bukan dua kali harusnya bisa tiga kali karena si rupiah tadi

36:44 iya iya kayak kalau enggak pakai rupiah dua kali pakai rupiah tiga kali. Benar [tertawa] ya gitu. Jadi gua mostly 90% of my portfolio tuh di situ. Nah cuman masalahnya ini namanya cowok nih biasanya tuh BM bro. Jadi kayak banyak mau kan. He si influencer itu bilang gini, "Dah, kayaknya bisa der gitu." Iya, bisa der gitu kan. Kemarin gua juga kayaknya gua udah sok tahu banget nih gua udah udah wah nih kayaknya bakal gua masukin 1000 gitu kan jadi tinggal 300. He. Waduh jauh ya. Tapi yang namanya cowok biasanya lu butuh satellite investment. Oke. Artinya lu punya 10% dari portfolio lu lu buat main-main lah gitu. Tapi enggak masalah. Tapi kan dari 13 J300 enggak ngaruh lah sama gitu. Terus tapi another gua kemarin masukin 1000 jadi 2.000 sinc. Tapi walaupun gua sebenarnya

37:30 enggak untung gitu. Iya iya kebayang tapi uang main. Tapi kan jadi uang main enggak bisa tipe yang kayak oh ya udah full ETF aja semua. Iya. Sedangkan kan dunia bergerak ya. Kita pastikan ada juga nih oh ini kayaknya mau naik nih. Oh narasi AI ya lagi mau ini. Oh narasi apa. Kan pengen ngetes juga sebenarnya. Padahal sebenarnya kalau katanya John Bogel yang bikin guuard dia ngenolar dana R00.000 triliun. Buset Robi ya dia bilang yang tadi gua present juga di fortune. I've been investing for 61 years. I cannot do it. I cannot do it artinya gua gak bisa milih-milih saham. Dia nambahin lagi, I've never met anybody who can do it. Gua enggak pernah ketemu orang yang bisa milih-milih saham. Ditambahin lagi, "I've never met someone who met someone who can do it." [tertawa]

38:17 Kebayang. Jadi kalau lu cuma 1 2 3 4 5 tahun 1 minggu 2 minggu lu untung di saham 30% 40% lu spend 3 hours 4 hours sehari untuk ng itu normal. But for 30 years 30 years based on study teman-teman bisa cek di Spifa itu yang ngeluarin SNP Dow Jones selama dari 1993 ke 2022 cuma ada 2% hatch fun yang bisa ngalahin S&P 500 2%. Heeh. Kalau lu main blackjack tuh e kebayang lu dapat king sama king kebayang. Kalau lu hit me again berarti kan lu harus dapat ace kan. Iya. Itu [berdehem] chance-nya masih 78%. Artinya gua bukan nyeraniin orang pada main judi blackjack tapi intinya the chance of you beating the market beating the SNP is very very low. If you are part of 2% kudos.

39:03 Iya itu pertangan gua. Tapi gua jadi yang 90%-nya aja dah fokus kerja. Kebayang kebayang. Gua tuh selalu ngomong dua hal, Bro, tentang ini. Yang pertama, lu boleh melakukan hal segila itu kayak e all in all in term segala macam. Mungkin kalau yang IPO perusahaan om lu atau perusahaan bokap lu atau at least lu tahulah ini mau bergerak ke mana gitu ya. Pergerakan sahamnya gitu ya atau liquidity-nya gitu. Atau soal yang kedua, gua selalu ngobrol juga sama teman-teman bahwa iya lu bisa jadi the greatest investor di tahun ini. Exactly. Atau lu bisa jadi the best trader di tahun ini. Exactly. Tahun depan tiba-tiba perang. Lu gak tahu. Anything can happen in the next 5 years, 10 years. Dan tadi gua gede banget. Kalau orang udah jalan 30 tahun, 50 tahun, dia akan bilang, "Ya, gua enggak pernah ketemu yang bisa."

39:49 Iya. [tertawa] Iya. Makanya gua bilang, "Jadi karena lu pengin kayanya bukan cuman hari ini, bukan cuman 6 bulan ini udah untung 40%. Lu pengin kaya seumur hidup sampai 7 turunan." Iya benar. Lu pengen lu preserve, lu panjang world. Heeh. Lu enggak cuman makanya lu tahu ada ada satu trader namanya JZ Livermore. E teman-teman bisa ngecek itu. Nanti lu pernah dengar apa enggak? Tapi dia i kan dia ada di buku eh psychology of money. Tapi intinya Jess Livermore itu dia itu trader gokil banget. Tahun 1920-an dia nge-short eh suatu event everybody panic. Dia dapatlah momentum itu. Dia dapat momentum itu. Kalau divaluasi hari ini itu duit dia 3 bil trade itu. [mendengus] 3 bilun dolar ya man. Itu berarti berapa ya? 50 triliun ya kalau enggak salah ya. Mungkin kalkulasi gua

40:34 salah tolong dikoreksi tapi gila. Tapi mohon maaf J Livermore meninggalnya bunuh diri. Bunuh diri. Iya gua berani kenapa? Karena ketika lu menang sekali lu ada rasa lu bisa replicate. Kalau lu kalah lu ada berasa judi lagi. Benar. Kemarin bisa, kemarin bisa. Kenapa sekarang enggak bisa? Dan dia itu berapa kali akhirnya bankrupt men. H. Gua bukan berarti kalau lu trading lu udah pasti judi, ada orang-orang yang jago. Tapi gua fokus gua, leverage gua adalah gua harus kerja. Gua jadi bapak yang benar, gua jadi teman yang benar. Investasi gua penginnya jalan sendiri. Gua enggak mau pusing gitu loh. Gua ngecek sebulan sekali okelah 2 bulan sekali, 3 bulan sekali. Karena ngaruh ke mood loh ya. Iyalah ngaruh ke pikiran kita kan itu tabungan kita. Iya kan tugas gua kerja gua mau jadi umat yang benar gua main ibadah gitu kan maksud gua kan. Ya kalau investasi

41:20 12% okelah gua enggak usah enggak usah yang 30% lah gua konsistens konsistensi compounding hti gitu. Dan kadang orang enggak mikir mungkin bukan 12%-nya doang ya, tapi dalam setahun itu ketika saving rasio lu 30 sampai 50% dalam setahun tambahan kapital lu udah berapa buat ditimpuk ke 12% itu jadi kan kompa-nya bareng ya kapitalnya nambah gulung bunganya kapitalnya nambah gulung bunganya exactly kalau lu punya 1 juta dollar 10% itu kan 100.000 000 berarti 1,8 miliar ya [tertawa] maksud gua 1,8 miliar tuh mostly lebih gede daripada gaji kebanyakan orang kan dari dari mendingan gua dapat R,8 miliar ketimbang gua rugi minus 50 minus 60 gitu. Iya, iya, iya. Jauh, jauh, jauh, jauh gitu. Jadi ya jauh. Heeh. Recent reward-nya ya, Teman-teman.

42:06 Ya, kalau lu pukul long term sebenarnya jadi enggak make sense. Enggak make sense. Tapi kalau lu pukul short term mungkin yang tadi lu omongin jadi enggak make sense. Exactly. [tertawa] Karena karena instant gratification-nya beberapa teman-teman yang masih muda itu rada ngeri sih gitu. Penginnya cepat, penginnya cepat, penginn padahal yang tadi gua bilang nabi aja. Iya. Dan kadang momentum itu suka diklaim sebagai kemampuan. Nah, itu dia [tertawa] jatuhnya jadi sotoy gitu kan. Iya nah, Bro, mungkin gua mau nanya lagi nih, mungkin udah bentar lagi ini seru nih ngobrol sama lu enggak berasa udah mau sejam. Gua mau nanya [terkesiap] kalau sekarang gua being profesional kayak lu ya kan kita kan tadi meningkatkan value diri ya segala macam ya terus kemudian e meningkatkan mungkin tadi kalau gua bisa tangkap juga meningkatkan personal branding secara otomatis lah ya itu mungkin bukan

42:51 ngonten ya tapi kredibilitas lu meningkat trustnya meningkat kan orang melihat value lu nambah gitu ya. Heeh. Heeh. Nah. Oke, lu melakukan itu terus. Tapi untuk orang-orang sekarang misalnya dengan penghasilan katakanlah 5 sampai 10 juta per bulan, bagaimana mereka harus mulai membangun em keuangannya sampai ke mulai portfolio investasinya gitu? Iya. Nomor satu, you need to know your FU money-nya dulu. He. Berapa sih sebenarnya pengeluaran lu? Heeh. Misalnya lu hidup nyaman dengan R juta, He. Sebenarnya banyak orang nih, mereka tuh enggak ee tahu sebenarnya goalnya ke mana. Jadi kadang-kadang investasi nih, investasi itu gua beli emas, gua beli silver, gua beli saham bumi, gua beli saham ini, semua dibeli. Iya. Padahal diversifikasi yang terlalu

43:36 berlebihan itu adalah bentuk ketidaktahuan. Benar. Iya. I benar, benar, benar benar. I kan? Jadi sebenarnya sebelum lu beli macam-macam ini, lu tentuin dulu gol lu ke mana. Dasarnya kalau lu mau punya R10 juta per bulan passif income dengan [berdehem] aturan 4% kan semua orang sudah pada tahu ya udah 10 * 300 berarti lu punya 3 M. 3 M-nya didefinisiin dulu gitu ya. Sebenarnya panjang sini tapi kalau gua bisa ngambil dua kebanyakan orang Indonesia ada dua nih sebenarnya. Nomor satu kebanyakan orang [tertawa] itu underestimate ya the amount of effort supaya jadi orang kaya. Gimana? [mendengus] Gimana? Ulang. Jadi orang meremehkan meremehkan the amount of effort, usaha yang dibutuhkan. Oh. Untuk jadi kaya raya. Tapi in the other side, people overestimate tentang mereka

44:24 mengestimasi berlebihan tentang apa yang orang akan pikir tentang gua kalau gua pakai baju ini, kalau gua sekolah di sini segala macam. Menurut gua rada kebalik. Kebayang kebayang kebayang kebayang kebayang, kebayang. Jadi maksud gua gini, kalau lu pengin banget ngonten tapi lu takut diomongin orang, nah itu lu overestimate, just do it. I kenapa? Karena kalau di lu bisa dapat penghasilan, anggaplah ini ngonten yang bisa atau lu suka banget nari dance. Lu itu passion lu banget dan lu tahu kalau lu dance lu bisa dapat duit tambahan atau lu nge-band, lu bisa duit tambahan. Tapi lu malu kalau lu nge-band malam-malam. Takut diomongin kayak orang keluar kalong misalnya. Nobody cares, man. Orang di luar sana pada sibuk sama urusan diri sendiri. Kalau itu menurut lu baik, bisa nikatin value lu, lu naikin, lu kerjain. Jadi lu jangan overestimate apa kata orang lain. Lu underestimate dulu.

45:11 Mikirin, do what you think it's right. And gua tahu setiap orang tuh punya panggilannya masing-masing, men. Iya. Iya, iya iya iya. Dan di sini kebiasaan orang itu malah mikirin harus punya apa dulu supaya orang ngomong apa. Exactly. Udah, Dil. Orang tuh, orang tu pada sibuk urusan [tertawa] mereka masing-masing. Enggak. The only person yang mikirin el 7 hari 7 malam tuh cuman el doang. Orang lain enggak ada yang mau tahu belum? Kalau habis lu beli terus lu tunjukin orang positif ya bisa aja kayak lu beli gitu [tertawa] kan. Tapi in the other side people itu underestimate the amount of effort untuk jadi kaya. Contoh misalnya yang punya 1 juta dolar di seluruh dunia itu in average itu cuma less than 2%. Ibarat kata lu masuk ke 1 juta berarti 18 20 miliar ya. Lu masuk ke kelas di kuliah ada 200

45:56 orang. Dari 200 orang itu cuma dua orang yang bisa ngumpulin duit 18 20 miliar. itu global 2% global. Oh wow. Itu kan du jadi 2% top 2% di kelas kan susah ya. Iyalah artinya apa sih? Artinya kalau lu emang mau lu mau kaya berarti lu butuh waktu. Heeh. Lu butuh kerja keras proses. Bayar harga. Bayar harganya. L lu. Enggak enggak bisa trading terus tiba-tiba lu jadi jagoan atau tiba dari dari WMR gara-gara berubah gitu enggak bisa, Men. Ya lu harus kerja. Sore itu si gua alhamdulillah penghasilan udah miliaran dari kantor tapi gua [berdehem] Jumat Sabtu Minggu teh gua kadang-k jam 12 gitu konten. Kenapa? Karena gua punya impian gua sendiri in gitu. Dan itu bagian dari effort lu untuk berkembang bagi effort. Bagian dari effort. Jadi jangan pikir itu gampang. Jangan pikir jadi dapat R miliar, 2 miliar, 50 itu

46:43 tuh ada harga yang harus lu bayar gitu. Tapi kalau lu enggak bayar itu harganya tetap susah juga hidup, Men. Benar. Either way lu ketekan either way itu juga ketekan hidup. Mendingan gua ketekan gua karena lu mau ada resistance atau ikutin aja. Exactly. Exactly. So overestimate the amount effort that you need to do. If it if it needs 100,000 hours biar lo sukses 10,000 hours gas. Tapi don't worry about what other people thinks about you. Put under estimate about other people. If it is halal, barokah sikat, Bro. Cobain bismillah. Karena itu tarik-tarikan sih. Benar. Tarik-tarikan. Iya. Lu mau the best misalnya lagi apa orang mikir, "Ah, orang lihat gua kerja mulu kayak orang bu misalnya." [tertawa] Kan never know ya. Orang bisa aja mikir kayak gitu. Exactly. Tapi enggak ada habisnya. Lu enggak ngapain-ngapain aja lu dijudge juga. Ngapa-ngapain dijudge juga. Ya

47:29 udah kerjain aja. Sama kayak investasi R00.000 sebulan dalam 27 tahun kalau lu invest 12% ya ee keuntungannya 12%. Tadi kita ingat ETF SPY di XTB 15% gitu. He nyampai juga R miliar Bang. R miliar 27an lagi dapat apa ya Bang ya? Ya dapat lebih bagus daripada lu kagan mulai sekarang. [tertawa] Gimana sih lu? Gua bilang iya benar sih kalau lebih tinggi lebih banyak orang kagak mau kayak nambah dikit-dikit biarpun lama tapi bisa mungkin nanti punya tabungan Rp50 juta, R juta, R juta orang maunya gua tetap punya R juta aja tapi ada satu dua momentum jenius yang gua lakukan tiba-tiba puffak gua enggak gak enggak percayain gitu-gitu ya jadi lu harus overestimate the effort ya lu me harus kerja ya lu harus emang mungkin di Singapura rata-rata udah kayak gitu ya udah mature gitu ya pola pikirnya berarti ya namanya manusia man ya yang namanya

48:15 budaya flexing itu ya ada aja ada Tapi udah enggak majority ibaratnya. Tapi kasarnya ginilah. Kalau misalnya di sini kan kalau padle satu main padel semua main padle ya. Iya. Fomonya tinggi nih. Fonya tinggi i di sana enggak begitulah men gitu. Lu mau nyari mau mau nyari padal kosong harusnya ada lah [tertawa] maksud gua. Oh kebayang kebayang. Jadi enggak enggak segitunya karena everybody has their own passion e passion aja gitu. Passion lu apa gitu ya. Passion lu ba. Iya. the best for Indonesia lah gua lihat eh behaviornya juga udah mulai transisi lah ya dari tahun-tahun lalu ke tahun ini. Kali menurut gua ya gua punya banyak klien-klien tuh orang-orang Indonesia mau dari lulusan SMK sampai kuliah. Gua ngelihat ya kalau lu mau berusaha gua banyak banget klien anak-anak SMK he itu ya gajinya ya Rp0 juta. Aduh nice banget.

49:01 R0 juta. Ada yang hampir Rp300 juta lulusan SMK. Ada yang lulusan SMK kerja di Jepang ya gaji 30 R 40 juta. Oke banget sih itu ya. He, gua ada juga yang enggak lulus kuliah segala macam, akhirnya bikin ee shopping TikTok gitu tiga different ways juta tapi dia tinggal di desa pengeluarnya R juta. Wadaw. Itu rumahnya bisa gedong sendiri tuh entar di situ, Men. [tertawa] Pertama dia bingung duit Rp0 juta yang mau diapain. Tapi kan keren. Jadi gua ngerasa di Indonesia itu ya opportunity itu gede dan kalau lu mau usaha enggak gampang sekali lagi. Tapi jalan insyaallah ada men. Dan talent-talent Indonesia di luar negeri dipakai kok. H dipaket ya gua banyak klien gua di Eropa jadi nurse, di Australia jadi nurse gitu. Mereka lulusan SMK gitu, tapi

49:47 mereka dapat R juta, R0 juta. The they're doing well gitu. I I tapi ngobrol sama lu tuh membuat gua juga jadi lebih sadar mungkin buat teman-teman juga ya, how to make tuh much more important daripada how to spend ya. [tertawa] Di sini tuh orang mikirnya dapat duit spend ke mana ya? Active income, Bro. karena ya tapi ya pertama ya itu tadi lu define your money karena kadang-kadang gua sebenarnya invest buat apa sih kayaknya gua gak bisa beli rumah kayaknya gua enggak bisa gini kayak orang udah karena lu enggak pernah do the calculation gpir duluan kayaknya jauh duluan kayaknya jauh banget gitu tapi coba deh pakai compampound interest kalkulator lu baca buku jadi lebih real nih jadi kelihatan kalau lu pelan-pelan ya juta pertama aduh seru juga ya iya lu jadi ketagihan iya habit ya habit jadinya jadi terus-menerus aja Ya,

50:35 itu [mendengus] sih, Bro. Terima kasih, Bro. Ini tanpa sadar udah mau sejam nih, Bro. Thank you banget ya lu datang ke sini ini. Semoga obrolan kita bisa jadi berkat buat teman-teman semua. Dan jangan lupa udah dengar insight kayak gini, awas enggak ada praktiknya ya. Siap. [musik]

Share

Ringkasan Video YouTube