HIDUP HAMBAR TIDAK BERGUNA NYEBELIN LAGI - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya memahami tujuan hidup dan menggunakan waktu yang ada untuk menjadi berkat bagi orang lain. Hidup yang bermakna adalah hidup yang berfungsi sesuai dengan kehendak Tuhan, bukan sekadar menjalani rutinitas tanpa tujuan.

  • Setiap orang diciptakan dengan tujuan unik dan akan mempertanggungjawabkan apa yang telah dipercayakan kepadanya.
  • Hidup yang tidak berguna akan hambar dan menjadi batu sandungan, sementara hidup yang berguna akan menjadi terang dan berkat bagi banyak orang.
  • Pentingnya terhubung dengan Tuhan agar hidup berfungsi maksimal dan sesuai dengan tujuan-Nya.

Pendahuluan: Tujuan Hidup dan Tanggung Jawab

Banyak orang menjalani hidup tanpa memahami tujuan sebenarnya, hanya mengikuti rutinitas harian. Hal ini dapat menyebabkan kejenuhan dan kebosanan. Setiap orang diciptakan dengan tujuan yang berbeda dan akan bertanggung jawab atas semua yang dipercayakan Tuhan, termasuk uang, hikmat, dan pengetahuan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan waktu dan hidup dengan bijak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Orang yang Berguna vs. Orang yang Tidak Berguna

Orang yang tidak berguna cenderung menggali kejahatan, bergosip, dan mengeluh, sementara orang yang berguna sibuk melakukan apa yang Tuhan tetapkan dan menjadi berkat bagi orang lain. Orang yang berguna menggunakan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat, sedangkan orang yang tidak berguna menghabiskan waktunya untuk hal-hal negatif. Waktu adalah sesuatu yang tidak bisa diulang, sehingga harus digunakan dengan baik.

Menghitung Hari dan Melakukan Kebaikan

Setiap hari harus dilalui dengan hikmat dan pengertian, melakukan hal-hal yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Lakukan minimal tiga kebaikan setiap hari, bahkan hal-hal sederhana seperti memberikan pujian atau mengatakan "I love you" kepada pasangan. Jadilah garam dan terang dunia, bukan batu sandungan.

Garam dan Terang Dunia

Garam memberikan rasa pada makanan, demikian pula hidup kita harus memberikan dampak positif bagi orang lain. Jika hidup tidak menjadi berkat, maka akan hambar dan menjadi batu sandungan. Terang dunia tidak bisa disembunyikan, demikian pula kebaikan yang ada dalam diri kita akan terpancar keluar. Kita dipanggil untuk memberkati orang lain, bukan untuk membuat masalah.

Mengembangkan Sisi Baik dan Hidup Sesuai Firman

Kenali dan kembangkan sisi baik yang ada dalam diri kita. Sekalipun seseorang memiliki sisi buruk, pasti ada sisi baik yang bisa dikembangkan. Sebagai orang yang sudah lahir baru dan mengerti firman, kita harus menghidupi firman dalam kehidupan sehari-hari. Jika tidak, ibadah kita akan sia-sia.

Menjadi Orang yang Spesial dan Berguna

Kita adalah orang yang spesial, terhormat, dan bangsawan kerajaan Allah. Melalui hidup, sikap, dan tindakan kita, banyak orang bisa diselamatkan. Jangan merasa tidak berguna, tetapi gunakan mulut untuk memberkati, memikirkan yang baik, dan melayani orang lain. Jangan hanya menunggu panggilan Tuhan, tetapi gunakan waktu yang ada untuk hidup bermakna dan bernilai.

Terang Dunia dan Ibadah Sejati

Kita adalah terang dunia yang tidak bisa disembunyikan. Terang kita harus bercahaya di depan orang lain, sehingga mereka melihat perbuatan baik kita dan memuliakan Bapa di surga. Ibadah sejati bukan hanya sekadar datang ke gereja, tetapi juga mempersembahkan tubuh sebagai korban dan menunjukkan kelakuan yang mempermuliakan nama Tuhan di dunia luar.

Perumpamaan Talenta: Mengembangkan Kapasitas

Perumpamaan tentang talenta menggambarkan bahwa setiap orang dipercayakan harta yang berbeda-beda sesuai dengan kesanggupannya. Orang yang pintar dan mengembangkan kapasitasnya akan diberi tanggung jawab yang lebih besar. Kita harus mengembangkan kapasitas kita agar Tuhan memberikan jatah yang besar. Jangan hanya menjalani hidup tanpa tujuan, tetapi kembangkan diri dan lakukan bagian kita.

Tanggung Jawab dan Konsekuensi

Semakin kita mengembangkan kapasitas, semakin kita tahu porsi dan maksud Tuhan dalam hidup kita. Ketika kita mengerjakan bagian kita, Tuhan akan menambahkan berkat. Namun, jika kita tidak mengembangkan apa yang dipercayakan, kita akan dicampakkan ke dalam kegelapan. Kita harus mengerjakan bagian kita dengan kesungguhan hati dan bertanggung jawab.

Terhubung dengan Tuhan

Analogi mode pesawat pada handphone menggambarkan bahwa jika kita putus hubungan dengan Tuhan, kita tidak akan berguna. Kita bisa saja terlihat keren di luar, tetapi jika tidak terhubung dengan Tuhan, hidup kita tidak akan berfungsi. Kita harus mengerti tujuan Tuhan dalam hidup kita dan berfungsi sesuai dengan tujuan tersebut.

Fungsi yang Tidak Maksimal

Banyak orang Kristen tidak mengerti fungsinya, sehingga tidak maksimal dalam melakukan sesuatu. Mereka mungkin terlihat berguna, tetapi sebenarnya tidak berfungsi sesuai dengan tujuan yang seharusnya. Kita harus tahu fungsi kita dan setia dengan apa yang Tuhan percayakan. Jangan komplain atau mengeluh, tetapi nikmati dan lakukan yang terbaik.

Kesetiaan dan Berkat

Setia dengan apapun yang Tuhan percayakan akan menggerakkan sesuatu yang besar. Kita bisa saja bukan siapa-siapa, tetapi ketika kita berjalan sesuai fungsi kita, kita bisa memberkati banyak orang. Jangan pandang diri kita kecil dan tidak berguna, tetapi setia melakukan apapun yang Tuhan percayakan dan menjadi berkat bagi orang lain.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Saya berdoa Bapak Ibu semuanya semakin hari semakin diberkati Tuhan. Semakin hari semakin ngerti tujuan hidupnya. Karena banyak orang enggak ngerti tujuan hidupnya. Dia hanya jalanin hidup to loh. Kalau hanya sekedar jalani hidup ujungnya kita ini enggak jauh beda dengan orang dunia. Hanya pagi bangun pagi sarapan, bikin makan, beli sarapan, nasi uduk dan lain sebagainya. Ada yang makan spagetti, roti, dan pizza. Mungkin ada yang makan stik pagi, pisang goreng atau apa itu ubi goreng atau beberapa yang lain makan lontong, sayur dan lain sebagainya. Terus siangnya masak, makan siang, sore mulai jalan kaki, liburan dan lain sebagainya ke Eropa

0:46 sebelah atau ke manalah sore mandi dan pulang tidur, besok diulang lagi. Banyak orang hanya jalani rutinitas hidupnya. tanpa ngerti tujuannya. Apa yang terjadi? Akhirnya hidup jenuh dan bosan. Gak punya tujuan. Padahal Bapak, Ibu semuanya kita diciptakan dengan tujuan Tuhan masing-masing. Setiap orang beda-beda dan setiap orang punya tanggung jawab masing-masing. Yang suatu hari kita masuk tata pengadilan Kristus, kita akan bertanggung jawab dengan semua yang Tuhan percayakan dalam hidup kita. Mau uang, mau hikmat, mau pengertian, mau pengetahuan, mau apapun yang Tuhan berikan kepada kita, suatu hari kita akan pertanggungjawabkan di

1:32 hadapan Tuhan. Kita apakan itu kita buat apa waktu yang ada ini? Kita buat apa hidup kita ini? Suatu hari kita akan mempertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Tidak ada satuun yang terluput. Saya pun akan menghadap tahta pengadilan Kristus. Saya akan mempertanggungjawabkan semua yang saya lakukan selama tinggal di muka bumi ini. Jadi, Bapak, Ibu meski berpikir bahwa hidupmu masih berguna untuk melakukan apapun yang tepat seperti yang Tuhan mau. Kitab Amsal pasal yang ke-16 ayat 27. Orang yang tidak berguna ini orang yang gak berguna menggali lubang kejahatan. Orang yang gak ngerti fungsi dalam hidupnya itu kerjaannya gosip loh. Ngomongin kejelekannya orang lain. Orang

2:18 komentarnya buruk tentang orang lain karena sebenarnya mereka adalah pengangguran yang ngerti tujuan Tuhan. Tapi kalau kita sibuk melakukan apa yang Tuhan tetapkan, kalau kita ini ngerti apa yang Tuhan mau dalam kehidupan kita, kita mau pakai waktu kita itu berfungsi dan berguna untuk orang. Tapi orang yang gak berguna isinya komplain ngeluh menggerutu cari kesalahan orang lain, komplain tentang hidup dan lain sebagainya. Tapi kalau hidupmu berguna jadi berkat bagi banyak orang dan pada bibirnya seolah-olah ada api yang menghanguskan. Biasanya yang pengangguran lebih banyak komplain, banyak demo itu karena enggak punya kerjaan kan. Ran demo itu memang

3:05 kerjaannya demo sih. Tapi kalau orang itu punya kerjaan jadi direktur, jadi bos, jadi tukang sate, jadi tukang soto, jadi pegawai pengacara, gak mungkin dia buang-buang waktunya. Siapa yang enggak kuda, dia akan pakai waktunya dengan bermanfaat. Apalagi kalau kita sibuk, kita mau pakai setiap waktu kita ini berguna dan berfungsi. Bahkan orang dunia katakan time is money. Tapi beberapa orang time is gosip, time is complain, time is keributan. Orang dunia tahu waktu adalah uang kok. Satu hal yang kita enggak bisa ulang adalah waktu. Jin baik-baik nih. Sekarang umur setiap

3:50 orang kan beda-beda berjalan. Ada yang umur 24, ada yang umur 30. Ini kelihatannya muda-muda semua soalnya. Ada yang umur 35. umur 45 dan lain sebagainya. Ada yang umur 70, kita enggak bisa ulang waktu kita seperti kita umur 16, 17 tahun. Waktu yang gak bisa diulang loh. Makanya kita harus pergunakan waktu itu dengan baik setiap harinya. Kitab Mazmur katakan, "Ajar aku menghitung hari-hari supaya aku beroleh bijaksana." Setiap hari kita ini harus kita lalui dengan hikmat dan pengertian. melakukan tempat yang seperti yang Tuhan mau. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau kamu lakukan segala sesuatu yang gak berguna

4:35 dan berfungsi, kamu hanya buang waktumu sia-sia. Mulai hari ini hitung harimu dengan berguna, dengan berhikmat, dengan pengertian. Jadi berkat minimal satu hari lakukan tiga kebaikan. Apapun itu namanya simpel kok melakukan kebaikan. Coba toleh kanan kirimu. Bilang kamu hari ini cantik sekali. Coba terus sambil senyum. Simpel hal simpel tapi itu kita seringkiali lupa lakukan. Apalagi yang punya suami, suaminya menyebalkan tuh ngomong, "I love you." Kamu ganteng hari ini. Angel loh. Setiap hari saya bilang sama istri

5:20 saya ini hani, "Kamu hari ini cantik sekali. Aku tambah jatuh cinta ni tadi mau turun mau ke sini saya bilang begitu. Iya betul. Enggak saya ngomong begitu kamu kok cantik sekali ya. Saya mau lakukan yang terbaik. Semua yang keluar dari lidah bibir saya, dari hidup saya, saya mau keluarkan yang baik. Saya pengin jadi berkat. Karena di Matius 5 ayat 13 sampai 16, kamu adalah garam dunia jika garam itu menjadi tawar. Kalau garam itu gak asin lagi gak berguna loh. Dengan apakah diasinkan tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Bapak Ibu setiap makan di sini kan makanannya enak kan? Amin. Salah satu yang membuat makanan itu

6:07 punya rasa enak itu adalah garam. Pisang goreng pun juga perlu garam. Sayur apap pun perlu garam. Tanpa garam gak ada rasa. Hambar. Hambar. Hidupmu kalau enggak jadi berkat hambar. Isinya mecucu, gerutu, ngomel, komplain, ngeluh, enggak ada rasa bersyukurnya. Itu tandanya hidupmu sebenarnya gak berguna. Justru jadi batu sandungan. Kalau hidup kita berguna buat orang lain, orang lain dekat dengan kita itu senyum dan bahagia. Coba toleh kanan kirimu sambil senyum. Coba noleh sambil senyum. Enak ya ngelihatnya ya. Terus sekarang coba noleh sambil besengut gitu loh. Mecucu

6:53 tuh coba kayak mau ngajak berantem tuh. Enak enggak dilihatnya? Gak enak. Kita dipanggil untuk jadi berkat buat semua orang di muka bumi ini. Kita dipanggil untuk memberkati orang lain. Kita dipanggil untuk menjadi saluran berkat buat orang lain. Bukan untuk komplain, bukan untuk ribut, bukan untuk berantem, bukan untuk jadi batu sandungan. Coba kalau kita ini terlalu cerewet gitu, anakmu komplain enggak? Aku terlalu bawel bukan main. Suamimu komplain apa enggak? Bisa manis di luaran sana sama tetangga bisa manis sesama orang belanja di pasar

7:40 manis tapi di rumah langsung pasang kayak header atau beruang kehilangan anak itu suamimu langsung ciut nih. Mau ngomong takut salah malas. Anak-anak juga es malas ngomong. Tapi kalau ramah enjoy suamimu diberkati enggak? Orang di sekitarmu diberkati apa enggak? Amin. Diberkati. Kita dipanggil untuk jadi berkat bukan trouble. Makanya kenali sesuatu yang baik yang Tuhan taruh di dalam hatimu. Karena setiap orang pasti ada sisi baiknya kok. Seburuk-buruknya penjahat pasti ada sisi baik. Nah, sisi baik itu loh yang dikembangkan harusnya diperbesar. Kita semua ini kan orang sudah lahir baru, sudah ngerti firman, sudah

8:27 berjalan dalam kebenaran, dengerin khotbah, ikut rajin, ikut ibadah, apalagi kalau kamu enggak hidupin firman, sia-sia l ngapain datang ibadah hidupmu enggak sesuai firman. Sudah ikut ibadah A B C D E FG dari kanan kiri ke kanan, atas bawah dari gereja C DG semua diikutin. Tapi kalau hidupmu enggak sesuai firman, trouble jadi trouble dan bikin masalah. Justru karena ngerti firman pasti yang di dalam diubahkan. Katakan amin. Amin. Katakan saya diberkati. Diberkati. Itu yang harusnya manifestasi keluar dalam diri kita. Perhatikan ya. Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar dengan apakah ia

9:14 diasinkan? Tidak ada gunanya selain dibuang dan diinjak. Orang Kristen ia gak berguna. pasti akan jadi batu sandungan. Kalau hidupmu enggak ada fungsi dan gunanya akan dipandang rendah orang dunia. Kita mesti kenalin bahwa diri kita hari ini berguna sekali. Katakan, "Saya spesial." "Saya spesial. Saya orang terhormat." "Saya orang terhormat. Saya bangsawan kerajaan Allah." "Saya bangsawan kerajaan Allah." Bukan orang murahan. Bukan murahan. Bukan orang gak punya pengharapan. Bukan orang bukan orang yang liar. Tapi berfungsi dan berguna. Bayangin Bapak Ibu, kalau hari ini kamu ngerti kamu orang yang spesial melalui melalui hidupmu, melalui sikapmu,

9:59 melalui tindakanmu, akan banyak orang diselamatkan. Loh, nanti ketemu orang, orang itu lagi stres mungkin di dekat ATM karena enggak tahu masalahnya apa atau ketemu di pasar atau ketemu di mana pun juga. Orang itu sedang putus asa. Karena Bapak, Ibu ngerti firman. Ngomongin firman, doakan. Dan orang itu tiba-tiba dibangkitkan semangatnya. Ternyata orang itu bisa membangkitkan semangatnya orang lain. Orang itu dipulihkan. Orang itu ternyata orang yang Bapak Ibu doakan tadi memulihkan orang lain. Hidup menjadi berkat bagi banyak orang. Loh, jangan dipikir hari ini saya enggak bisa apa-apa. Saya enggak bisa lakukan apa-apa. Umur saya begini kok. Pakai mulutmu jadi berkat. Ngomong yang baik. Ngomong kebenaran firman Tuhan. Pikirkan yang baik.

10:46 Doain orang. Layanin orang. Ini waktunya Bapak Ibu jadi berkat. Jangan habiskan waktu menunggu penjemputan terus enggak ngelakukan apa-apa. Dijemput artinya dipanggil. Kita kan semuanya ngantri dipanggil Tuhan kan. Jangan hanya sekedar ngantri. Waktu ngantri ini kita pakai hidup kita ini bermakna dan bernilai. Amin. Kalau hidupmu enggak bermakna dan bernilai seperti garam yang tidak ada asinnya dibuang. Lihat. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Kalau di dalammu ada Tuhan, ada firman, ada kebenaran, hidupmu pasti akan terlihat muncul ke permukaan dan orang bisa melihat, "Oh, iya memang baik ya. Ternyata Ibu Ratna memang sikapnya

11:33 manis, pikirannya baik, perhatian dan lain sebagainya. Itu kan akan memancar keluar. Betul apa enggak? Betul. Hal yang buruk pun juga akan memancar keluar loh. Coba kamu nanti wetus pulang gitu. Wus ngomong lah ya itu setiap orang dimarah-marahin nanti menyebar ke seluruh jagad raya kelihatan kamu ada orang yang gialaknya bukan main. Semua yang kita mau kerjakan lakukan ini nanti akan seperti menjadi gema yang orang akan apa? lihat dan perhatikan. Kita ini sesungguhnya menjadi orang yang sungguh-sungguh jadi berkat atau tidak. Apalagi kalau ada Tuhan, ada Roh Kudus,

12:18 ada kebenaran, pasti Tuhan angkat ke permukaan. Kamu adalah terang dunia. Terang dunia. Katakan saya terang dunia. Saya terang dunia akan menerangi banyak orang akan menerang yang hidup dalam kegelapan. Yang hidup dalam kegelapan. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagi pula orang tidak menyalakan pelita, meletakkan di bawah gantang. Gak mungkin kan lampu ini ditaruh di bawah bangku. Fungsinya apa? Ya enggak ada gunanya. Lampu ditaruh di atas supaya menerangi. Hidupmu tuh diangkat ke atas supaya jadi berkat bagi banyak orang. Bukan untuk bikin trouble. Kalau selama

13:04 ini bikin trouble, bertobat dan berubah. Sadar diri bahwa hidupmu dipanggil jadi berkat bagi banyak orang. Katakan amin. Amin. Melainkan di atas kaki Dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Satu ruangan ini kalau enggak dipasangin lampu terus malam-malam gelapkan. Makanya lampunya taruh di atas. Enggak mungkin pasang lampu di bawah kolong. Enggak ada gunanya. Amin. Makanya kalau ada kebenaran suatu hari engkau pasti akan jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Demikianlah hendaknya terangmu. Katakan terang saya. Terang saya. Harus bercahaya. Harus bercaya di depan orang. Di depan orang supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapau di surga.

13:49 Tahu enggak? Ibadah yang sejati itu bukan sekedar datang ibadah seperti ini loh di tempat ini loh. Ibadahmu yang sejati. Kamu persembahkan tubuhmu sebagai korban dan ujungnya di dunia luar sana orang bisa melihat kelakuanmu yang mempermuliakan nama Tuhan. Tapi kalau hanya rajin ibadah kau beragama. Banyak orang beragama tidak memiliki kehidupan bersama Tuhan. Akhirnya enggak tahu fungsinya bikin trouble di mana-mana. [Musik] Kita adalah orang yang berfungsi dan berguna jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Ini ayat yang terakhir ini. Katakan yes gitu. Yes. Lagi makan tape goreng.

14:37 Haleluya. Ini ayat terakhir tapi ayatnya ada 14 sampai 25. Piye i? Aduh lesu ya. di Matius pasal yang ke-25 mulai ayat yang ke-14. Saya enggak mau baca semuanya, tapi Bapak Ibu nanti akan pelajari apa yang di dalam sini itu berbicara tentang gambaran kerajaan surga, perumpamaan kerajaan surga seperti seorang yang mau berpergi berpergian ke luar negeri dan memanggil hamba-hambanya. dipercayakan harta yang dipercayakan satu talenta, dipercayakan dua talenta, dan dipercayakan lima talenta.

15:25 Hidupmu juga sama hari ini. Kalau kamu pintar dari mudah belajar, dari muda cerdik, cermat, kayak Bu Dokter ini mesti mudanya pintar. Gala enggak pintar dia enggak masuk kedokteran dia. Minimal dia IPA atau fisika, matematika pintar. Dia pintar jadi dokter. Untung sekarang sudah pensiun. Tapi ada orang-orang yang kurang pintar. Makanya kalau kita masih selamat tinggal di muka bumi ini, kita menjadi orang pintar. Katakan, "Saya orang yang pintar." Saya pintar. Minimal ngatur mulut saya. Minimal ngatur ngatur hidup saya. Ngatur hidup saya. Orang Kristen harus pintar ngatur dirinya sendiri. Menempatkan dirinya dengan tepat. Amin.

16:11 Kalau kita pintar mengelola diri kita, mengatur diri kita, kita kembangkan kapasitas kita, akhirnya Tuhan beri jata yang besar. Tapi kalau hanya plonga-plongo, enggak ngerti apa-apa, hanya sekedar jalani hidup, hidup sekedar hidup, jatamu kecil. Sama seperti di perumpamaan ini, ada orang yang dikasih satu, dikasih dua, dikasih lima menurut kesanggupannya, menurut kapasitasnya. Bapak, Ibu pengin diberkati besar. Amin. Engkau harus punya tanggung jawab yang lebih besar dan kau harus kambangkan kapasitasmu lebih besar. Tahu enggak kenapa saya suatu hari waktu sebelum bertobat di tahun 9697 saya dilawat Tuhan? terus mulai

16:57 dipanggil jadi hamba Tuhan. Sejak saat itu saya ngomong, "Suatu hari saya akan jadi orang yang hebat. Suatu hari saya mau jadi orang yang berbeda, pendeta yang berbeda. Jangan jadi berkat bagi banyak bangsa. Saya mau enggak mau jadi sama. Apakah saya hanya cukup berdoa?" Tidak. Saya lakukan bagian saya. Ngapain belajar? Saya pengin jadi orang yang pintar. Jadi pendeta yang pintar. Pendetamu pintar apa agak bodoh? Luar biasa. Hah? Makasih ya sudah dipuji. Saya pengin jadi pendeta yang pintar, penuh hikmat dan pengertian. Saya pengin jadi pendeta yang urapan, penuh kuasa dan otoritas.

17:43 Saya kembangkan kapasitas saya dan itu tidak mudah. bertahun-tahun akhirnya momennya Tuhan, waktunya Tuhan, kairosnya Tuhan muncul. Saya ready, siap. Sama dengan hidupnya Bapak, Ibu pengin berkat besar tapi enggak bisa ngapa-ngapain. Malasnya bukan main yang jualan-jualan kecuali yang pensiun itu obligasinya sudah banyak tuh, depositonya sudah banyak tuh. Yang masih produktif kerja, lakukan bagianmu. Saya ini yang muda-muda ini kerja kerja keras. Kecuali yang Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang sudah pensiun lain ceritanya. Selama kita masih bisa kerja, lakukan bagian kita. Makanya setiap orang punya jatah yang berbeda menurut

18:29 kesanggupannya. Yang lima bisa kembangkan jadi 10. Ujungnya dipercaya 10 kotak. yang dua dikembangkan jadi empat karena kesanggupannya empat. Talenta. Satu talenta ini saya pernah khotbahkan di YouTube cari judulnya 80 miliar dipercayakan satu talenta ini kalau diuangkan sekarang dengan emas harga sekian dan US Dollar 16.000 kemarin sampai 900 ya berapa 500 lebih ya itu nilainya satu talenta itu 85 miliar sampai R0 miliar. Artinya Tuhan tuh kasih jatah sama orang percaya itu gede enggak gede. Kenapa kok berkat itu enggak sampai ke kita? Lah kita bisa dipercaya apa enggak?

19:16 Entar dipercaya duit dikit aja sudah gede kepala. Jalan ndak terus kalau hujan pilek. Kenapa kok pilek? Nah ini kemasukan air nongak terus jalannya. He sombong enggak bisa dipercaya. Semakin kita mengembangkan kapasitas kita, kita tahu porsi dan maksud Tuhan dalam hidup kita, kita tahu apa yang harus kita kerjakan. Ketika kita kerjakan, Tuhan akan tambahkan double porsi. Yang satu enggak ngapa-ngapain. Akhirnya yang satu suruh kasih yang bisa mengembangkan dari 5 jadi 10. Loh, coba ujungnya kita lihat.

20:02 di ayat yang ke-30-nya. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat teratap dan kertagik. Orang berpikir kalau jadi orang Kristen kurang percaya Yesus aku masuk surga. Tidak berhenti sampai situ. Engkau harus kerjakan yang menjadi bagianmu. Apapun itu kerjakan dengan kesungguhan hati. Katakan amin. Amin. Tanggung jawab. Di sini tidak ada orang yang hopeless. Di sini enggak ada yang orang yang gak useful. Kita semua adalah orang yang sangat-sangat berguna bagi banyak orang. Jadi orang-orang yang diberkati Tuhan. Amin. Bisa memberkati orang lain. Amin.

20:48 Kok lemas ini. Katakan amin. Amin. Jadi hidupmu berguna enggak? Iya, berguna sekali loh. Apalagi yang kamu cinta Tuhan dan mengasihi Tuhan, kamu terhubung dengan Tuhan, kamu berguna sekali. Coba sebelum kita tutup, pegangan handphone-mu. W ibadah pegang handphone ini. Sekarang buka pengaturan. Wah, sudah ketemu pengetahuan. Coba pencet air ple mode. Sudah ketemu air pleanya? Eh pesawat mode pesawat. Tahu kan mode pesawat? Anggap aja kita lagi pergi ke Eropa sama Pak Patrick yang mimpin jalan-jalan liburan ya.

21:34 Kita harus naik pode pesawat. Sudah dipencet. Sekarang coba buka YouTube atau TikTok atau mbanking. Bisa apa enggak? Enggak bisa. Kenapa enggak bisa? Ada sinyal. Enggak ada sinyal. Kenapa kok enggak ada sinyal? Pu putus putus hubungannya. Coba sekarang lihat saya bisa bayangkan kalau hidupmu putus hubungan dengan Tuhan, kamu berguna apa enggak? Hah? Bisa sih kelihatan keren, cantik. Handphone iPhone Jeppol, Jpol. Apalagi tuh? Apalagi tuh handphone yang mahal yang R9 juta itu yang lipat tiga itu. Tapi kalau gak terkoneksi dengan

22:20 jaringan gak berguna itu handphone. Hidup kita bisa kelihatan keren di muka bumi ini. Kalau enggak terhubung dengan Tuhan kamu tidak berguna. Do you mudeng or not? Ini ngerti apa enggak? Ngerti apa tidak? Ngertos. Ngerti enggak? Ngertos nopo? Mboten ngertos. Kalau kita gak terhubung dengan Tuhan, kita tidak berguna sama sekali dan kita tidak berfungsi sama sekali. Saya punya tabs seperti tatakan kan. Ibu-ibu kan suka masakan nyincang daging, nyincang bawang, nyincang apapun lah. Bisa enggak? Terus kita ini dipakai talenan

23:05 bisa enggak? Ini bisa. Bisa. Bisa. Tapi berfungsi pada tujuannya apa enggak? Enggak. sama dengan hidup kita. Kalau kita enggak ngerti tujuan Tuhan dalam hidup kita itu seperti ini, harusnya ini dipakai komunikasi, bisa pakai belajar, bisa buka mbanking, buka internet dan tapi malah salah fungsi dibuat tatakan. Konyol enggak keyboard ini? Ya, keyboard ini kan berat ya. Terus ada maling ditangkap, digebukin pakai keyboard bisa enggak? Bisa. Tapi tujuannya keyboard kan bukan untuk itu. Betul apa enggak? Tujuannya keyboard untuk apain? Main musik, penyembahan dan lain

23:50 sebagainya. Apalagi bangku. Kalau lagi marah, ada bangku, ada piring buat ngelempar orang karena enggak terkontrol. Orangnya enggak bertobat ribut bisa enggak? Bisa. Fungsinya buat apa? Dia duduk. Duduk. Ngapain? Buat berantem. Berfungsi pada tempatnya apa enggak? Enggak. Banyak orang Kristen tidak ngerti fungsinya. Jadi tidak maksimal akhirnya melakukannya. Ya kelihatannya sih berguna, kelihatannya tok, tapi tidak maksimal karena bukan fungsinya. Bapak, Ibu mesti tahu loh fungsimu apa hari ini. Setiap orang berbeda-beda, dan kalian adalah orang-orang yang berfungsi dan berguna di mata Tuhan. Di sini enggak ada yang enggak berguna.

24:36 Berguna semuanya. Amin. Di sini semua orang berharga di mata bernilai. Amin. Nanti ketemu orang akan diberkati melalui hidupmu. Bapak, Ibu bisa bayangin kamu tahu fungsimu jadi berkat bagi banyak orang. Kamu berkatin seseorang dan ter seseorang itu bertobat jadi hamba Tuhan. Enggak tahunya jadi hamba Tuhan besar keliling seluruh dunia. Hidupmu diberkati. Jangan pandang aku ini kecil gak berguna. Jangan pikir aku ini siapa, bukan siapa-siapa. Sekarang tadi waktu masuk mau ngapain tuh di di ujung sana harus ngapain ketika masuk ruangan sini? Terbang atau buka pintu dulu? Buka pintu. Buka pintunya enak enggak? Bagus enggak pintunya? Itu pintu

25:23 berfungsi gara-gara apa? Hah? Karena ada exselnya. Tadi waktu lihat pintu kamu perhatikan exelnya merek apa ya? ini ya. Bagus ya, enteng ya. Pintu tanpa engsel enggak berfungsi loh. Hanya jadi pajangan loh. Bisa jadi kalian hari ini bukan siapa-siapa jadi ibu rumah tangga biasa, jadi bapak rumah tangga biasa. Tapi ketika kamu berjalan sesuai fungsimu, kamu seperti engel bisa menggerakkan sesuatu yang besar. Amin. Bisa saja kamu ketemu seseorang dan orang itu diberkatin, ternyata dia memberkati banyak orang dan berkat. Makanya setia dengan apapun yang Tuhan percayakan.

26:08 Apapun itu saya itu setia melakukan apapun yang Tuhan percayakan dalam hidup saya. Saya gak pernah komplain. Saya gak pernah ngerutu. Tanya istri saya, "Never complain." Enggak ada kata ngeluh. Saya nikmatin. Satu hal yang saya sering ngeluh, komplain karena biasanya saya beli barang atau makanan mahal tapi harganya gak enak. Enggak worth it biasanya saya rasanya enggak enak ya. Tapi saya belajar banyak berubah. Kita mau belajar mengerti fungsi hidup kita di hadapan dan apa. Amin. Bangkit berdiri sama-sama. Jesus [Musik]

27:00 Jesus. Ibu ini sesang terima semakin semakin seming [Musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat [Musik] kuasanya [Musik] Jesus tenang down [Musik] tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya.

27:45 Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan kuasa Jesus semakin mengalami Jesus. Biar [Musik] Nar [Musik]

28:38 ini [Musik] kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, [Musik] Roh

29:23 Kudus. [Musik] sembah dia.

30:10 Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. [Musik] Oh, we worship you. We adore you. We adore you. [Musik]

31:03 Mia [Tertawa] We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.

31:52 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]

32:59 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

33:49 Kau layak terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih [Musik] kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

34:36 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

35:21 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube