Just Ruben - Akhirnya Ruben Onsu Bisa mencium Hajar Aswad dan Kabah saat Umroh

Just Ruben www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini menceritakan perjalanan umrah Ruben Onsu, dimulai dari Madinah sebelum menuju Mekkah. Ia menunjukkan momen-momen penting seperti salat zuhur di Nabawi, persiapan dan niat ihram di Bir Ali, hingga tiba di Mekkah dan melihat kamar hotelnya yang menghadap Ka'bah. Perasaan syukur dan terharu sangat mendominasi, terutama saat melaksanakan umrah dan melihat Ka'bah.

  • Persiapan dan niat umrah di Bir Ali.
  • Perjalanan ke Mekkah dan tiba di hotel dengan pemandangan Ka'bah.
  • Pelaksanaan umrah dan momen haru bersama keluarga dan teman.

Zuhur di Nabawi dan Persiapan ke Mekkah

Ruben Onsu mengawali vlog dengan menunjukkan momen setelah salat zuhur di Masjid Nabawi, Madinah. Ia mengungkapkan rasa syukur karena masih bisa melaksanakan salat di sana sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk umrah. Ruben juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah mengatur perjalanan jamaahnya dengan baik. Setelah zuhur, mereka bersiap-siap untuk berangkat ke Mekkah dengan harapan tiba di sana pada sore hari.

Miqat di Bir Ali

Ruben bersama rombongan tiba di Bir Ali untuk melaksanakan miqat, yaitu tempat untuk berniat ihram sebelum melaksanakan umrah. Ustadz membimbing jamaah untuk melafalkan niat umrah dengan khusyuk, mengingatkan untuk mengikhlaskan niat karena Allah dan menjaga larangan-larangan ihram. Setelah melafalkan niat, seluruh jamaah resmi dalam kondisi berihram.

Tiba di Mekkah dan Kamar dengan Pemandangan Ka'bah

Ruben tiba di Mekkah setelah menaiki kereta dari Madinah. Ia berencana untuk menaruh barang-barang di hotel terlebih dahulu sebelum melaksanakan umrah pada malam hari. Sesampainya di kamar hotel, Ruben sangat terkejut dan terharu melihat kamarnya yang mewah dengan pemandangan langsung ke Ka'bah. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Hamdanur yang telah memberikan fasilitas luar biasa ini. Ruben merasa seperti mimpi bisa melihat Ka'bah dari kamarnya.

Pelaksanaan Umrah

Ruben memperlihatkan suasana di Masjidil Haram yang semakin malam semakin ramai dengan jamaah. Ia juga merekam momen-momen saat melaksanakan umrah, termasuk saat berada di dekat Ka'bah dan Hajar Aswad. Ruben juga bertemu dengan teman-teman dan keluarga yang ikut melaksanakan umrah bersamanya. Terlihat momen haru saat Nurin bertemu dengan neneknya dan menangis melepas rindu. Ruben juga menyemangati agar Nurin mengeluarkan semua bebannya agar lebih ringan saat beribadah.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Assalamualaikum. Ini hari ini tanggal 31 Agustus sebelum perjalanan ke Makkah. Ini masih alhamdulillahnya dapat eh ini dia nih masih dapat ee zuhur di Nabawi ini hari sebelum ke Iya ke Makkah ya. Insyaallah habis zuhur ini kita ke Makkah umrah. Thank you ya, Bi. Thank you banget loh. Alhamdantur emang kalau udah ngatur buat jamaahnya tuh udah keren dah. Item tadinya enggak usah disaksikan lagi keren. Apalagi kemarin Jumat pertamanya di Nabawi. Kita Jumat kedua nanti juga di Masjidil Haram. Iya loh. Oh ya Allah bersyukurnya kita ya. Bu zuhur dulu ya.

0:47 Alhamdulillah sudah selesai zuhur ini kita terus mau siap-siap langsung ke Makkah ya. Jadi bisa sampai sana tuh sore insyaallah ya. [Musik] Okeus nanti kita lanjutkan lagi ya. See you cu. Bye bye. [Musik]

1:45 Pak Ustaz ini berarti sekarang ini kita mau miqat. Iya kita lagi di miqat Bir Ali. Kita insyaallah akan berihram atau pengambilan miqat untuk pelaksanaan ibadah umrah yang akan kita laksanakan nanti malam. Insyaallah. Insyaallah. Ya. Lancar. Lancar. Lancar. Ya Allah mudahkan [Musik]

2:37 Kita cek hati kita, Bapak, Ibu. Kita ikhlaskan niat karena Allah Subhanahu wa taala. Berniat dalam hati untuk melaksanakan ibadah umrah. Kemudian secara lisan, Bapak Ibu bisa ikuti saya. Kita mulai Bapak Ibu ya. Sekali lagi kita niat dalam hati untuk melaksanakan ibadah umrah. Untuk lisan bisa mengikuti saya. Bismillahirrahmanirrahim. Bismillahirrahmanirrahim. Labaika. Labaika. Allahumma Allahumma umratan Allahumma hadihi umratun la riyaa fiha wala sumah Allahumma mahilli haitu khaitu habastan abastan baik Bapak Ibu saya ucapkan selamat pada Bapak Ibu sekalian saat ini kita sudah

3:22 resmi dalam kondisi berihram dan sudah berlaku larangan-larangan ihram ya Jadi silakan untuk larangan-larangan ihramnya dijaga. Jangan sampai ada yang melanggar larangan ihram. [Musik]

4:08 Sekarang aku sudah sampai Makkah. Tadi naik kereta dari Madinah. Alhamdulillah berjalan lancar dan sekarang ini ee mau taruh barang dulu lalu kita e umrah malam hari ini. Doakannya insyaallah berjalan lancar semuanya. Amin. Amin. Amin. [Musik] Ashadu anna muhammadar rasulullah. [Musik] [Tepuk tangan]

4:55 kamarnya. Oh my God, keren banget Hamdan. Wow, masyaallah itu. Ya Allah, ini bikin terharu loh. Lihat. Masyaallah. Tuh, ini jaraknya aku di sini. Ruang tamunya. Ini masih ada ini nih. Oh my God.

5:48 Dih, senangnya kayak apa ya ini ya? Oh my God, itu dia ini Hasb. Thank you L ini Hamdanur luar biasa loh ini. Alhamdulillah. Thank you banget. Ini orang baiknya. Ini orang baiknya nih si Hamdan ini enggak sejauh ini dengan semuanya. Aduh udah merinding ya? Merinding. Merinding merinding. Merinding. Ini juga ini ya yang timnya itu di Makkah ada ya dari Jakarta nemani sampai Madinah semuanya. Ustaz-ustaz juga keren-keren. Masyaallah itu benar-benar jemah ya.

6:34 Bahagia benar nih kalau kita berangkat sama Hamdan nih. Ini ya Allah. Beneran Hasbi ini kayak orang mimpi ya. Gua tuh kayak orang mimpi. Ini kasur gue Bi. Ya, itu gua melangsung Ka'bah. Tuh gimana ceritanya? Ya Allah. Ini maaf ya, JZ. Ini bukannya ri atau gimana cuman senang saking senangnya itu senang banget. Ya Allah. Jadi ben semua sampai Ka'bah kan, Kak? Udah bukan sampai Ka'bah lagi. Ngelongok sampai ke Ka'bah. Alhamdulillah. Alhamdulillah ya Allah. Makasih ya. Keren tuh Hamdan Tur tuh servisnya. Wuh luar biasa. Udah deh ah. Gua tuh saking senangnya jadi kayak orang endorse tuh saking bagusnya. Nih udah wajib nih orang udah pada ngelihatin harus sosial media nih. Lihat

7:20 Hamdanur. Masyaallah. Allah. Masyaallah. Jamah jamnya makin banyak. Makin malam makin banyak. Makin malam makin banyak. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. [Musik] Ada aw. Masyaallah. Alhamdulillah. Masyaallah.

8:06 Nikmat banget, Om. Alhamdulillah. Haji Igun terima kasih. Nikmat banget Haji Ikut terima kasih. Nikmat banget. Masyaallah. Alhamdulillah. Tabarakallah. Masyaallah. Luar biasa tuh. I kan sok sok tegar ya Devina. Alhamdulillah. Bismillah Anjes saapa dong Jess.

8:53 Iya, Uni itu ya. Mami tuh, Indi. Bailing. Ini kita lagi ada di sini. Abang. Hai. Alhamdulillah kita bareng melakukan umrah hari ini. Jangan nangis mulu. Nangis dari bus tadi dia udah nangis terus, Ben.

9:41 Eh eh kita enggak batal. [Musik] Akhirnya Nurin hari ini bertemu sama neneknya. Keluarin bebannya semua biar lebih ringan. Biar bebannya lebih ringan. Udah nangis enggak apa-apa orang semua pada nangis kalau di sini nangisak [Musik] entar lebih plong kalau nangis. Allah kan sangat suka orang nangis [Musik] pakai ini dulu [Musik]

10:27 entar dia nangis juga kencang nih lihat nih di stasiun aja udah nangis i baik belum baik kan tadi tadi baru di stasiun kereta lu udah nangis kejar di mobil itu bang dari ya kencing itu dekat manajer itu masih jalur pajak jadi Amin. [Musik]

11:15 Labik labbaika la syarika labik inal hamda nikmat mulk la syarikalah. Labaik Allahumma labbaik labbaika la syarikakahamm [Musik]

13:39 dikit ya. Masukin balik lagi aku dulu. bisa lewat ini Aduh, udah di [Musik]

14:55 Ah. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Haram. Haram haram. [Musik]

16:40 W ilaha illallahu akbar [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube