KEINTIMAN DIKEDALAMAN - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas pentingnya memiliki hubungan yang dalam dan intim dengan Roh Kudus untuk memahami kehendak Tuhan dan bertumbuh secara rohani. Beberapa poin utama yang ditekankan meliputi:

  • Roh Kudus menyatakan segala sesuatu dan menyelidiki hal-hal tersembunyi dalam diri Allah.
  • Persekutuan dengan Roh Kudus membimbing pada seluruh kebenaran dan menyingkapkan rahasia ilahi.
  • Orang yang bergaul dengan Roh Kudus akan diubahkan dan semakin serupa dengan Tuhan.
  • Pentingnya mengalami kelahiran baru agar Roh Kudus dapat tinggal di dalam hati.
  • Keintiman dengan Roh Kudus membantu menaklukkan pikiran, perasaan, dan kehendak agar selaras dengan kehendak Tuhan.

Pendahuluan

Hubungan dengan Tuhan harus semakin dalam, intim, dan mengerti isi hati Tuhan. Pertumbuhan ke arah Kristus dan pemahaman kebenaran akan mengubah perjalanan kekristenan. Roh Kudus adalah yang paling mengerti pribadi Tuhan, dan roh manusia kita sendiri adalah yang paling mengerti diri kita. Untuk mengerti kehendak Tuhan, kita harus bergaul intim dengan Roh Kudus.

Roh Kudus Menyatakan Segala Sesuatu

Allah menyatakan segala sesuatu kepada kita melalui Roh Kudus, yang menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Roh Kudus tinggal di dalam kita, menyertai, menuntun, dan membimbing kita kepada seluruh kebenaran. Kekristenan tanpa hubungan intim dengan Roh Kudus seperti berjalan tanpa peta dan tujuan, yang dapat menyebabkan tersandung dan jatuh.

Pentingnya Bergaul dengan Roh Kudus

Kita harus bergaul dengan Roh Kudus setiap hari dan mengizinkan hidup kita dikontrol oleh-Nya. Roh Kudus akan menyingkapkan rahasia ilahi saat kita belajar firman. Orang yang bergaul dengan Roh Kudus tidak mungkin tidak mengerti kehendak Tuhan dan akan semakin serupa dengan-Nya.

Roh Manusia dan Roh Allah

Roh manusia adalah yang paling tahu tentang diri kita, sama seperti Roh Allah yang paling tahu tentang Allah. Kita harus bergaul dengan Roh Kudus setiap hari, meluangkan waktu dalam hadirat-Nya untuk mengenal dan berbicara dengan-Nya. Roh Kudus adalah roh persekutuan.

Persekutuan dengan Roh Kudus

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus harus menyertai kita. Kita harus memiliki persekutuan, keintiman, dan kedalaman dengan Roh Kudus. Orang Kristen yang tidak memiliki kerinduan untuk mengenal Tuhan secara pribadi sedang sakit secara rohani. Ibadah seminggu sekali tanpa keintiman dengan Roh Kudus akan membuat kita kering dan tidak terhubung secara ilahi.

Kelahiran Baru dan Hati yang Baru

Roh manusia adalah pelita Tuhan yang menyelidiki seluruh lubuk hati. Manusia terdiri dari roh, jiwa, dan tubuh, dan Tuhan selalu berbicara di manusia roh kita. Sebelum kelahiran baru, hubungan kita terputus dengan Tuhan, sehingga kita tidak mengerti firman Tuhan. Setelah kelahiran baru, Tuhan memberikan hati yang baru, yang menjadi tempat tinggal Roh Kudus.

Manusia Roh yang Diperbaharui

Sejak mengalami kelahiran baru, kita memiliki kehausan dan kelaparan akan Tuhan. Semakin kita bergaul dengan Roh Kudus, kita semakin peka dan mengerti. Jiwa (pikiran, perasaan, dan kehendak) harus takluk kepada manusia roh yang kuat dan kokoh. Jika tidak, jiwa akan mengontrol dan mengendalikan hidup kita, yang menyebabkan kelakuan dan sikap yang buruk.

Roh Kudus dan Kuasa

Roh Kudus adalah kuasa pribadi Tuhan yang menyertai kita secara fisik. Sebelum naik ke surga, Yesus mengutus Roh Kudus untuk menyertai, menemani, mengurapi, dan memampukan kita berjalan dalam kebenaran. Roh Kudus bukan hanya sekedar gemetar atau lawatan, tetapi seorang pribadi yang bisa disakiti dan didukakan.

Bergaul dengan Roh Kudus Setiap Hari

Mulai hari ini, duduk diam di kaki Tuhan dan minta Roh Kudus untuk mengajarkan kita mengenal pribadi-Nya, pribadi Yesus, dan kehendak Bapa. Ketika kita menaruh hati, pikiran, dan perasaan kita kepada Tuhan, kita akan takluk kepada kehendak-Nya.

Dimensi Kedalaman dengan Tuhan

Di Perjanjian Lama, ada tabernakel dengan pelataran, ruang kudus, dan ruang maha kudus. Di ruang maha kudus, imam besar menikmati hadirat Tuhan tanpa berbicara apa-apa. Orang yang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan tidak lagi pusing dengan dosanya karena sudah terbiasa hidup dalam kekudusan.

Pikullah Salib dan Sangkal Diri

Cara tercepat untuk memikul salib dan menyangkal diri adalah masuk dalam hadirat Tuhan. Ketika kita fokus pada firman dan tidak lagi sibuk dengan dosa, kita akan memiliki belas kasihan terhadap orang lain yang jatuh dalam dosa. Semakin kita fokus masuk dalam dimensi kedalaman dengan Tuhan, kita akan dibawa ke ruang kudus dan hanya ingin mengenal hati-Nya.

Urapan dan Hikmat Pewahyuan

Dalam keintiman dan kedalaman dengan Tuhan, sumber urapan mengalir memenuhi kita, dan hikmat pewahyuan memenuhi kita. Kita akan memutuskan sesuatu atas kehendak Roh Kudus dan memiliki kepekaan yang tajam. Orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru di ruang maha kudus.

Komitmen dan Ketekunan

Dibutuhkan komitmen untuk meluangkan waktu dengan Tuhan. Jangan berhenti jika pikiran mengembara, tetapi taklukkan dan berbicara dengan Roh Kudus. Paulus memutuskan segala sesuatu bersama Roh Kudus dan memiliki kepekaan yang tajam. Orang yang memiliki hubungan intim dengan Roh Kudus tidak fokus pada dirinya sendiri, tetapi pada kehendak Tuhan.

Mati terhadap Diri Sendiri

Orang yang terbiasa masuk dalam hubungan kedalaman dengan Tuhan mati terhadap dirinya sendiri dan hanya ingin menyenangkan hati Tuhan. Meskipun mungkin tidak terlihat berbeda, tetapi ketika menghadapi masalah, berkhotbah, melayani, bersaksi, atau bekerja, kita akan menjadi orang yang berbeda dengan hikmat, pengendalian diri, dan penguasaan diri.

Mengejar Pribadi Tuhan

Mati terhadap diri sendiri harus dilakukan di ruang maha kudus. Tanggalkan emosi, amarah, dan kepentingan diri, dan hanya ingin mengejar pribadi Tuhan dan menyenangkan hati-Nya. Semakin kita ditarik pada pusat kehendak-Nya, kita akan semakin mengerti apa yang Tuhan mau dan peka terhadap suara-Nya.

Menjadi Orang yang Berbeda

Orang yang memiliki kedalaman dengan Tuhan menjadi orang yang berbeda, seperti Yusuf, Paulus, dan Daniel. Jangan puas dengan pencapaian hari ini tanpa merindukan Tuhan lebih dari apapun. Tuhan ingin memberikan sesuatu yang lebih powerful dan membawa kita dalam dimensi kedalaman yang berbeda.

Kerinduan dan Kelaparan akan Tuhan

Mulai miliki kehausan dan kelaparan akan Tuhan. Jika tidak, hidupmu tidak akan jauh beda dengan orang lain dan tidak akan memiliki dampak apa-apa. Roh Kudus diberikan kepada kita tanpa batas, tetapi banyak orang membatasi diri mereka sendiri dengan ego dan hawa nafsu.

Cinta dan Gairah akan Tuhan

Keintiman dengan Roh Kudus perlu dilakukan. Ketika kita mulai berdoa, kita tidak akan puas hanya bersekutu sebentar, tetapi memiliki kerinduan keintiman. Hendaklah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Banyak orang melakukan aktivitas agamawi tanpa cinta lagi, sehingga tidak ada urapan kuasa yang mengalir.

Jangan Puas dengan Kenyamanan

Jangan puas dengan lingkungan sekitar, kenyamanan, harta benda, atau kesederhanaan, karena kita mungkin melewatkan jatah yang Tuhan berikan yang lebih besar. Miliki kerinduan dan kelaparan akan Tuhan lebih dari apapun juga.

Hidup yang Berbeda

Ketika kita memiliki kerinduan dan kelaparan akan Tuhan, hidup kita akan menjadi berbeda. Kita akan memiliki jam doa yang berbeda dan memiliki passion untuk Tuhan lebih dari apapun. Ketika kita bekerja, kita akan menjadi orang yang berbeda dengan perkataan yang berbeda. Kuasa Tuhan akan mengalir melalui hidup kita.

Orang Kesayangan Tuhan

Orang yang memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan tidak berdasarkan kepentingan, tetapi karena mencintai Tuhan lebih dari apapun. Orang-orang seperti inilah yang akan dipercayakan lebih besar lagi dan didapati menjadi orang kesayangan Tuhan yang mempermuliakan nama-Nya.

Kesehatan Rohani

Jika kita tidak memiliki kerinduan dan kelaparan akan Tuhan, sebenarnya kita sedang sakit secara rohani. Orang yang sakit secara rohani pelan-pelan menjadi pengkritik, iri, dan bermulut jahat. Tetapi orang yang memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan hidupnya hanya untuk mempermuliakan Tuhan.

Urapan dan Pelayanan

Urapan dilahirkan dari keintiman dengan Tuhan, dan pelayanan dilahirkan karena kita memiliki keintiman dengan Tuhan. Hikmat pewahyuan, otoritas, dan pengaruh akan mengalir. Mulai masuk kamar, kunci pintu, matikan handphone, dan duduk diam. Minta Roh Kudus untuk mengajarkan kita berdoa dan memiliki kedalaman keintiman dengan-Nya.

Bergaul dengan Roh Kudus

Roh Kudus selalu berbicara lewat manusia roh kita, lewat hati nurani, dan lewat suara hati. Semakin kita bergaul, kita semakin memiliki kepekaan dan bisa mengalahkan jiwa kita. Setan berbicara lewat pikiran, perasaan, dan kehendak kita, tetapi kita bisa taklukkan dan menjadi orang yang berkemenangan berjalan dalam keintiman dan kedalaman.

Doa dan Berkat

Ambil waktu masuk kamar dan berdoa, "Roh Kudus ajarin aku berdoa. Ajarin aku memiliki hubungan kedalaman dengan Kau." Dalam tahun-tahun ke depan, hidup, pekerjaan, pelayanan, dan keluarga kita akan menjadi berbeda dan mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tanpa batas.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hari ini kita akan belajar kembali kebenaran firman Tuhan. Kita akan melihat hubungan kita dengan Tuhan harusnya semakin dalam. Kita memiliki persekutuan yang intim. Semakin mengerti isi hati Tuhan. Semakin kita bertumbuh ke arah Kristus. Semakin ngerti kebenaran, perjalanan kekristenan kita semakin diubahkan, otomatis kita memiliki hubungan yang dalam Tuhan. Yang paling ngerti pribadinya Tuhan adalah rohnya sendiri. Yang paling ngerti diri kita adalah roh manusia kita sendiri. Yang memahami, yang ngerti, yang menyelidiki sampai kedalamannya. Nah, untuk orang mengerti kehendak Tuhan, berjalan dalam ketetapan Tuhan, belajar menyenangkan Tuhan,

0:47 ngerti ritme dan cara kerjanya Tuhan, harus bergaul intim dengan Roh Kudus. Kita lihat di 1 Korintus pasal yang kedua mulai ayat yang ke-10. Karena kepada kita Allah telah menyatakan oleh Roh. Roh Kudus hari ini menyatakan segala sesuatu kepada kita. Perhatikan. Sebab Roh menyelidiki segala sesuatu bahkan hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Yang paling tersembunyi, yang paling paham, yang paling mengerti pribadi Allah adalah rohnya sendiri. Dan Roh Kudus itu diberikan hari ini tinggal di dalam kita. Dia menyertai kita, Dia menuntun kita. Roh Kudus membimbing kita kepada

1:36 seluruh kebenaran. Bapak, Ibu kekristenan tanpa memiliki hubungan keintiman dengan Roh Kudus. Kamu seperti berjalan maumu sendiri tanpa map, tanpa tujuan dan bisa tersandung-sandung, bisa jatuh, bisa bapak belur. Makanya banyak orang pengin memahami firman tanpa bergaul dengan Roh Kudus. Roh Kudus yang mengilhami Paulus, mengilhami Daud, mengilhami bani mengilhami bani Korah untuk menulis kitab Mazmur dengan inspirasinya Roh Kudus. Nah, segala sesuatu yang diinspirasikan Roh Kudus di dalam Alkitab itu kalau kita mengerti dengan knowledge dan pengetahuan kita, akhirnya kita tidak pernah ketemu dengan

2:23 apa yang Tuhan mau. Ingat dengan apa yang dilakukan oleh Nikodemus. Nikodemus ketemu dengan Yesus. Dan Yesus ketika berbicara tentang perkara rohani, Nikodemus nangkapnya perkara jasmani. Dia pikir orang harus dilahirkan kembali itu lewat rahim ibunya. Tapi Yesus berbicara tentang perkara rohani sehingga tidak nyampai. Bapak, Ibu, kenapa kok kita harus bergaul dengan Roh Kudus setiap hari? Izinkan hidupmu dikontrol dan dikendalikan oleh Roh Kudus setiap hari. Engkau akan dipimpin pada seluruh kebenaran. Ketika engkau belajar firman, mengerti firman, Roh Kudus akan singkapkan rahasia ilahi. Tidak mungkin orang yang bergaul dengan Roh Kudus kelakuannya kayak setan. Tidak

3:10 mungkin orang yang bergaul dengan Roh Kudus setiap hari tidak mengerti kehendak Tuhan. Tidak mungkin orang yang bergaul dengan Roh Kudus tambah hari hidupnya tidak mengerti kebenaran. Pasti tambah hari tambah menjadi serupa dengan Tuhan. Perhatikan ayat selanjutnya. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu apa yang terdapat dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam Dia? Yang paling tahu diri kita adalah manusia roh kita. Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu apa yang terdapat dalam diri Allah selain Roh Allah. Kita harus bergaul dengan Roh Kudus setiap hari. Bergaul dengan Roh Allah setiap hari. Beri waktumu tiap

3:57 hari duduk diam di dalam hadirat-Nya. Pengin kenalin Dia, ngobrol cerita. Karena Roh Kudus adalah roh persekutuan. Lihat di 2 Korintus pasal yang ke-3 ayat yang ke-14. Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus dan kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu. Di ayat yang ke-1nya persekutuan dengan Roh Kudus. Kita harus memiliki persekutuan, keintiman, kedalaman dengan Roh Kudus. Di Filipi 2 ayat yang pertama. Jadi, karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan. Ketika Bapak, Ibu hari ini engkau jadi orang Kristen yang tidak memiliki kerinduan, kelaparan, keahausan dengan

4:43 Tuhan, pengin kenal pribadi Tuhan, sebenarnya kekristenanmu sedang sakit. Orang Kristen, orang percaya yang hanya ibadahnya seminggu sekali, hari biasa gak memiliki keintiman dengan Roh Kudus, enggak bergaul dengan Roh Kudus. Tanpa Bapak, Ibu sadarin di dalammu kering, kerontang, tidak memiliki sesuatu yang ilahi, tidak terkonnect dan terhubung secara ilahi. Dan dapat dibayangkan apa yang terjadi, tinggal tunggu waktu saja. Kematian secara rohani perlahan-perlahan akan memenuhi dan menguasai dan akhirnya menjadi orang Kristen yang kedagingan. Tetapi orang yang bersekutu dengan Roh Kudus, dia tahu ke mana Tuhan mau bawa dia. Dia tahu persis Tuhan mau bawa

5:31 dalam kehidupan yang sesuai dengan ketetatan ilahi. Bapak, Ibu, kita setiap hari harus beri waktumu sama Tuhan. Beri hidupmu sama Tuhan. Duduk diam di kaki Tuhan. Di kitab Amsal 20 ayat 27, roh manusia adalah pelita Tuhan yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. Manusia terdiri dari tiga bagian, roh, jiwa, dan tubuh. Tuhan selalu berbicara di manusia roh kita. Nah, Roh Kudus selalu berkomunikasinya di manusia roh kita. Yang dulunya kita belum mengalami kelahiran baru, waktu kita belum mengalami kelahiran baru, hubungan kita terputus dengan Tuhan. Orang yang belum lahir baru makanya gak ngerti firman Tuhan. Firman ngomong apa ditafsirkan

6:17 menurut maunya sendiri, menurut pemikirannya sendiri. Mata hatinya buta, mati secara rohani. Tapi setelah mengalami kelahiran baru di Hzkiel pasal yang ke-36 ayat yang ke-25 sampai 27, Tuhan berikan hati yang baru. Makanya orang harus mengalami kelahiran baru. Orang harus mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Orang harus ngalami Tuhan secara pribadi. Bukan kata orang, tapi setiap orang harus ngalami Tuhan secara pribadi. Nah, ketika orang ngalami perjumpaan pribadi dan ngalami kelahiran baru, saya ngalami kelahiran baru di awal-awal tahun sekitar 96-an. Saya dilawat Tuhan, saya dijamah Tuhan. Ketika saya beribadah, kok saya nangis, rasanya kok merasa berdosa dan saya

7:04 terima Tuhan. Saya undang Yesus masuk dalam hati saya. Sejak saat itu saya diperbaharui. Saya punya pikiran yang berbeda, cara pandang yang berbeda. Melihat segala sesuatu jadi berbeda. Oh, saat itulah saya terima Yesus. Saya undang Yesus masuk dalam hati saya. Tuhan berikan hati yang baru. Dan hati yang baru tadi jadi tempat tinggalnya Roh Kudus. Karena namanya saja sudah Roh Kudus, Roh Suci. Tidak, dia tidak bisa bersatu dengan pribadi yang najis dan kotor. Makanya Tuhan buat kita harus ngalami kelahiran baru, dipulihkan, dikuduskan, disucikan dan manusia batin ya kita diperbaharui. Dan ketika kita diberikan hati yang baru, hati yang baru itu jadi tempat tinggalnya Roh Kudus.

7:50 Ketika kita mulai ngalami kelahiran baru, sebenarnya sejak saat itu kita memiliki kehausan dan kelaparan dengan Tuhan. Tapi seiring berjalannya waktu kalau itu enggak di-maintain, enggak dijagain, jadi kering kerontang. Ketika Bapak, Ibu mulai memiliki rasa haus dan lapar, engkau bersekutu dengan Roh Kudus di dalam manusia rohmu. Semakin kamu bergaul dengan Roh Kudus, kau semakin ngerti, kau semakin peka. Dan otomatis jiwamu itu berbicara tentang pikiran, perasaan, dan kehendakmu. Takluk. Manusia rohmu begitu kuat dan kokoh, jiwamu mengikuti. Tapi orang yang tidak memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan, keintiman dengan Tuhan, jiwanya

8:37 yang ngontrol, perasaannya yang mengendalikan, emosinya yang mengendalikan kemauannya kehendaknya pikirannya yang ngontrol dan mengendalikan. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau orang Kristen bertahun-tahun bergereja, kenapa kok kelakuannya tetap sama, sikapnya tetap buruk, hidupnya tetap jelek karena dikuasain pikirannya, dikendalikan emosinya, dikuasain kehendaknya, dikuasain perasaannya dan tidak mengalami perubahan yang apa yang dianggap pikir dipikirnya benar, dilakukan terus, diperbuat terus, padahal jauh dari hadapan Tuhan. Makanya orang yang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan pasti diubahkan. Semakin peka, manusia, rohnya, semakin kuat, kokoh, teguh, semakin powerful sehingga

9:25 jiwanya takluk. Otomatis tubuhnya takluk. Manusia terdiri dari tiga bagian. Roh itu tempat tinggalnya Tuhan. jiwa, pikiran, perasaan, dan kehendakmu, dan tubuh sebagai casing-nya ini dimulai diperbaharuinya oleh Tuhan adalah di manusia roh kita. Ketika manusia roh kita itu adalah manusia sejatinya, kita diperbaharui. Kita sejak saat itu memiliki manusia roh yang serupa segambar dengan Tuhan dan harusnya berkuasa mengendalikan pikiran kita, mengendalikan perasaan kita, mengendalikan kehendak kita. Tambah hari tambah diubahkan. Semakin kita bergaul dengan Roh Kudus, memiliki keintiman, kedalaman dengan Roh Kudus, engkau semakin ngerti kehendak Tuhan. Karena

10:11 Roh Allah yang menyelidiki segala sesuatu yang terdapat di dalam diri Allah. Tapi Bapak, Ibu, kalau engkau enggak bergaul dengan Roh Kudus hari ini, kamu hanya ngerti segala sesuatu menurut akal budimu. Tok, belum tentu kamu bisa ngerti apa yang Tuhan mau. Selama ini orang berdoa hanya berdasarkan kebutuhannya. [Musik] hanya berdasarkan keinginannya, tapi jarang orang memiliki persekutuan, keintiman pribadi dengan Roh Kudus. Roh Kudus itu berbicara tentang kuasa pribadinya Tuhan sendiri yang saat ini menyertai kita secara fisik. Yesus ada di surga, Bapak ada di surga. Tapi sebelum naik ke surga di Yohanes pasal yang ke-14,

10:57 Roh Kudus diutus ke bumi menyertai kita, menemani kita. mengurapin kita, memampukan kita berjalan dari kebenaran satu pada kebenaran yang lain. Kisah Para Rasul 1 ayat 8 katakan, "Kalau kamu Roh Kudus itu turun ke atas kamu, kamu menerima Roh Kudus, kamu akan menerima kuasa dan kamu bisa bersaksi tentang Tuhan." Yang jadi masalahnya orang anggap Roh Kudus hanya sekedar gemetar, mungkin sekedar orang ngalami lawatan sedikit. Padahal Roh Kudus adalah seorang pribadi yang bisa disakiti dan dilukai. Di Efesus pasal yang ke4 ayat yang ke-30, jangan dukakan Roh Kudus. Yesaya 63 ayat yang ke-10, jangan dukakan Roh Kudus. Roh Kudus adalah

11:43 seorang pribadi yang bisa disakitin, dilukain didukakan dikecewakan. Dan Bapak, Ibu, ketika engkau bergaul dengan pribadi yang satu ini, hidupmu akan semakin berkuasa. Mulai hari ini duduk diam di kaki Tuhan. Minta ajarin aku Roh Kudus kenal pribadiu. Kenal pribadi Yesus. Kenal kehendak Bapa. Ngerti apa yang Tuhan mau. Ngerti firman dan Tuhan akan singkapkan banyak hal. Ini dibutuhkan Bapak Ibu praktik langsung duduk diam di kaki Tuhan. Menyerahkan hatimu, menyerahkan pikiranmu, menyerahkan perasaanmu mulai datang kepada Tuhan. Katakan, "Roh Kudus, ajarin aku berdua. Ajari aku memiliki kedalaman keintiman

12:29 dengan Engkau. Bapak, Ibu, ketika engkau mulai menaruh hatimu, pikiranmu, perasaanmu, engkau takluk kepada apa yang Tuhan mau. Dan saat itulah terjadi peperangan di antara pikiranmu dan kehendakmu. Engkau harus tetap menaklukkan pikiranmu kepada Kristus, menaklukkannya dan tetap bergaul intim dengan Roh Kudus. Ketika engkau mulai tutup matamu dan berdoa, mulai kendalikan lagi. Semakin dalam Tuhan semakin ajarin bawa masuk sampai kedalaman. Diri tertentu engkau hanya diam di dalam hadirat-Nya. Saya percaya apa yang dinyatakan di Alkitab di Perjanjian Lama adalah gambaran dari apa yang terjadi di Perjanjian Baru. Di dalam Perjanjian

13:16 Lama ada tabernakel, ada ruang pelataran, ada ruang kudus dan ruang maha kudus. Orang di pelataran hanya sibuk dengan dirinya, sibuk dengan dosanya, sibuk dengan kebutuhannya, butuh pengampunan, dan lain sebagainya. ketika mulai masuk ke ruang kudus, di ruang kudus ada kandil dan ada roti sajian. Mulai fokus kepada firman, mulai fokus dan bergaul dengan Roh Kudus. Tetapi di dalam dimensi kedalaman di ruang maha kudus, imam besar yang harus menguduskan dirinya, menyucikan dirinya, tidak boleh bercacat cela. Dia hanya masuk ke ruang kudus dan ruang maha kudus dan dia tidak berbicara apa-apa.

14:02 Dia menikmati hadirat Tuhan itu. Seseorang yang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan, dia tidak pusing dengan dosanya lagi karena dia sudah terbiasa hidup dalam kekudusan, kesucian. Makanya seseorang yang memiliki hubungan yang dalam Tuhan tidak mungkin dengan sengaja melakukan dosa. Tidak mungkin dengan sengaja mau melakukan kesalahan karena dia tahu itu menyakiti hati Tuhan. Hari demi hari dia jagain hatinya, dia jagain pikirannya, dia jagain tindakannya, tingkah lakunya. Jangan sampai mendukakan Roh Kudus. Toh kalau sampai dengan sengaja atau tidak disengaja dia bikin dosa, dia bertobat sungguh-sungguh. Dia cari Tuhan, dia kejar Tuhan lagi, minta ampun sama Tuhan

14:50 karena dia tahu sudah menyakiti hatinya Tuhan. Kalau sudah terbiasa melakukan hubungan kedalaman dengan Tuhan, tidak mungkin orang lagi mau melakukan dosa dengan sengaja. Inilah orang Kristen yang bertumbuh ke arah Kristus yang memiliki kehidupan yang berbeda. Hidupnya pasti berbeda. Cara ngomongnya berbeda, pelayanannya berbeda, apa yang dikerjakan berbeda. Orang-orang yang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan, dia tidak fokus lagi dengan hal yang sifatnya menyeret kepada perbuatan daging. Makanya saya bilang, "Cara tercepat untuk pikul salib sangkal diri adalah masuk di dalam hadirat Tuhan." Ketika Bapak, Ibu dulul terbiasa dalam hadirat Tuhan, engkau mulai fokus kepada

15:36 firman, tidak lagi sibuk dengan dosa, di pelataran engkau masuk ke ruang kudus, kamu sibuk dengan firman, sibuk dengan doa, dan kamu tidak hanya fokus pada dirimu sendiri. Kau coba menangisi orang lain yang gak bertobat. Kamu punya kelaparan dengan Tuhan. Kamu punya rasa belas kasihan terhadap orang-orang yang jatuh dalam dosa. Hatimu begitu terpaut dengan Tuhan. hatimu begitu mencintai Tuhan dan mengasihi Tuhan. Bapak, Ibu, apa yang terjadi? Tanpa Bapak, Ibu sadarin semakin setiap hari engkau mulai fokus masuk dalam dimensi kedalaman dengan Tuhan. Engkau dibawa ke ruang kudus dan engkau tidak pengin apa-apa hanya pengin kenal hatinya Tuhan. Kita

16:22 Mazmur katakan, "Be still and know there I am God." Di tempat inilah tempat kesunyian kita bersama Tuhan. Kita tidak lagi pikiran kita mengembara ke mana-mana. Kita sudah fokus kepada pribadi Tuhan. Kita sudah taklukkan diri kita. Kita masuk ke ruang kudus. Kita memiliki keintiman kedalaman dengan Tuhan. Di dalam keintiman dan kedalaman inilah sumber urapan itu mengalir memenuhi kita. Hikmat pewahyuan memenuhi kita. Pewahyuan memenuhi kita ketika kita belajar firman, kita terima pewahyuan baru. Ketika kita bekerja memutuskan sesuatu, kita tidak memutuskan asal-asalan dan kita memutuskan atas kehendak Roh Kudus. Kita memiliki kepekaan yang tajam. Semakin tajam,

17:09 semakin tajam, semakin dekat dengan Tuhan. Dan Bapak, Ibu, apa yang terjadi dengan hidupmu? Engkau menjadi orang yang berbeda. Semakin dekat dengan Tuhan. Kitab Yesaya katakan, "Orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru di ruang maha kudus." Bapak, Ibu, ketika engkau mulai terbiasa lakukan ini, hari pertama mungkin masih struggle dengan dosa, dengan perbuatanmu. Hari kedua engkau mulai dibawa masuk ke dalam keintiman yang lebih dalam lagi, ke ruang kudus. Mulai fokus sama Tuhan, mulai fokus dengan firman. Kau bisa menaklukkan pikiranmu. Engkau tidak lagi fokus pada kebutuhanmu, keinginanmu. Mulai fokus dengan hatinya

17:57 Tuhan. Bapak, Ibu terus tanpa Ibu sadar, Bapak, Ibu sadarin hari demi hari dibawa masuk sampai kedalaman hatinya Tuhan dalam dimensi yang dalam. Kamu hanya tenang, bergaul, intim dengan Roh Kudus. Di sanalah urapan itu ada. Di sanalah kuasa Tuhan itu ada. Bapak, Ibu dan ini dibutuhkan komitmen karena setiap selesai kamu masuk memiliki kedalaman, keintiman meluangkan waktumu dengan Tuhan, apa yang terjadi dengan hidupmu? Kamu akan merasa lelah dan capek karena harus menaklukkan pikiran yang mengembara ke mana-mana. Jangan berhenti, jangan putus asa kalau pikiranmu mulai doa, mengembara ke mana-mana, mulai taklukkan. Bergaul

18:44 ngomong sama Roh Kudus. Roh Kudus ajar aku menaklukkan pikiranku. Roh Kudus ajarin aku berdoa. Aku pengin memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan Paulus. Orang yang memutuskan segala sesuatu bersama Roh Kudus. Dia memutuskan semua kesaksiannya. Dia katakan hatiku memutuskan segala sesuatu bersama Roh Kudus. Dia peka. memiliki kepekaan yang tajam ketika dia mau pergi ke daerah Asia. Dilarang oleh Roh Kudus dan dia harus memutuskan untuk balik ke Yerusalem. Sekalipun di Yerusalem, aniaya dan sengsara menanti dia, dia taat dengan apa yang Tuhan mau. Orang yang memiliki hubungan intim dengan Roh

19:31 Kudus, dia tidak fokus pada dirinya sendiri. Dia fokus pada kehendak Tuhan. Di sinilah orang mati terhadap dirinya sendiri. Tidak mungkin suka berantem, suka ribut, gegeran, marah-marah. Tidak mungkin. Dia hanya fokus dengan kehendak Tuhan. Dia fokus dengan pribadi Tuhan. Dia hanya pengin nyenangin hati Tuhan. Dia pengin melakukan yang terbaik untuk Tuhan untuk menyenangkan hati Tuhan saja. Orang yang terbiasa masuk memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. Kamu mati terhadap dirimu sendiri. Kamu enggak pentingin egomu. Kamu enggak pentingin emosimu. Kamu enggak pentingin amarahmu. Kamu hanya pengin berkenan dan

20:16 menyenangkan hati Tuhan saja. Kamu hanya pengin masuk sampai kedalaman hatinya Tuhan. Memang kelihatannya setelah berdoa mungkin enggak c beda dengan orang lain, tapi ketika kamu menghadapi masalah, ketika kamu berkhotbah, ketika kamu pelayanan, ketika kamu bersaksi, ketika kamu bekerja, ketika kamu muncul ke permukaan, kamu menjadi orang yang berbeda. Memiliki hikmat pengendalian diri, penguasaan diri. Dan di sinilah apa saja yang dikerjakan tanganmu, Tuhan akan buat berhasil menjadi orang yang muncul ke permukaan yang berbeda. Dibutuhkan komitmen setiap hari. Matimu terhadap dirimu sendiri harus di ruang

21:03 maha kudus. Ketika engkau berjumpa dengan Tuhan, kau tidak lagi fokus pada emosi amarahmu kepentinganmu sakit hatimu. Engkau tanggalkan semuanya itu hanya pengin ngejar pribadi Tuhan dan hanya pengin menyenangkan hatinya saja. Bapak, Ibu bisa bayangkan apa yang terjadi ketika engkau semakin ditarik pada pusat kehendaknya. Engkau semakin didapatin menjadi orang yang ngerti persis apa yang Tuhan mau. Tuhan mau berbicara apa kamu peka dan tajam sekali. Engkau tidak lagi hanya mementingkan kepentinganmu dan hawa nafsumu. Orang yang memiliki kedalaman dengan

21:48 Tuhan, dia menjadi orang yang berbeda. Yusuf jadi orang yang berbeda. Paulus jadi orang yang berbeda. Para rasul muncul jadi rasul-rasul yang berbeda dengan urapan yang berbeda. Daniel, Yusuf, Daud berbeda di antara orang sebayanya. Bapak, Ibu, mungkin beberapa orang puas dengan pelayanannya hari ini, pencapaiannya hari ini. Mungkin beberapa orang sudah puas dengan apa yang dilaluinya hari ini. Dengarin baik-baik. Kalau engkau puas dengan apa yang kamu capai hari ini tanpa merindukan Tuhan lebih dari apapun, berhenti selesai rencana Tuhan dalam hidupmu. Padahal Tuhan mau berikan

22:35 sesuatu yang lebih powerful. Tuhan mau limpahin kepada kita sesuatu yang dahsyat dalam kehidupan kita. Tuhan mau bawa kita dalam dimensi kedalaman yang berbeda. Hidup dalam pengurapan yang berbeda, dalam hikmat yang berbeda. Dan saya berdoa Bapak, Ibu mulai memiliki kehausan dan kelaparan dengan Tuhan. Kalau hari ini kau enggak memiliki kelaparan, kehausan dengan Tuhan, hidupmu tidak jauh beda dengan orang lain. Hidupmu tidak akan memiliki dampak apa-apa. Dan kebanyakan orang Kristen hidupnya gak berdampak apa, puas dengan ibadah hari Minggu, hari biasa gak bergaul dengan Tuhan. Padahal Tuhan mau nyatakan kuasanya lebih powerful. Padahal Tuhan mau berikan sesuatu yang

23:22 lebih besar. Roh Kudus diberikan kepada kita itu tanpa batas. Kuasanya diberikan kepada kita tanpa batas. Tapi banyak orang membatasi dirinya dengan egonya, dengan hawa nafsunya, dengan keinginannya sehingga merasa puas berdoa 1 menit, 2 menit, 3 menit dan lain sebagainya. Keintiman dengan Roh Kudus perlu dilakukan. Nanti ketika engkau mulai berdoa, kamu gak puas hanya bersekutu setengah jam atau 1 jam. Kamu memiliki kerinduan keintiman. Bukankah kita semua pernah jatuh cinta dengan seseorang? Ketika seseorang itu jatuh cinta, dia pengin berdekatan ngobrol lebih lama lagi. Ketika makan di sebuah restoran,

24:08 mungkin untuk pergi ke suatu tempat ngobrol-ngobrol di tempat wisata. Kok waktunya cepat berlalu. Karena apa? Ada rasa cinta, ada rasa nyaman, ada rasa tenang di dalam dirinya. Sama ketika kita mencintai Tuhan, bergaul intim dengan Tuhan, hati kita berkobar-kobar, hati kita berbunga-bunga. Makanya Alkitab katakan, "Hendaklah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." Banyak orang rohnya sudah padam melakukan aktivitas hanya agamawi saja, hanya karena tugas, karena hanya karena tanggung jawab, tapi tidak didasari dengan cinta lagi. Sehingga tidak ada urapan kuasa yang mengalir di dalam dirinya. Banyak hamba Tuhan melayani hanya tugas dan tanggung

24:53 jawab serta profesi, tapi rohnya sudah padam, tidak memiliki kerinduan dengan kelaparan dengan Tuhan. Tidak merindukan karunia Roh bekerja, tidak merindukan urapan bekerja, tidak merindukan pewahyuan, apa yang dikhotbahkan adalah khotbah-khotbah usang, khotbah-khotbah lama. Padahal Tuhan mau berikan kita dengan pawyuan yang baru setiap harinya. Hidupmu akan mendampai banyak orang. Tapi engkau puas dengan lingkungan sekitarmu. Tuhan mau bawa engkau pergi ke bangsa-bangsa jadi berkat. Orang yang di sekitarmu dilawat, dijamah Tuhan. Tapi Engkau puas dengan pencapaianmu hari ini. Bahkan beberapa orang puas dengan kenyamanannya, dengan harta bendanya, dengan kemewahannya. Bahkan beberapa orang puas dengan tidak memiliki apa-apa yang dianggapnya

25:39 sederhana. Padahal engkau melewatkan jatah yang Tuhan berikan yang lebih besar yang harusnya Bapak, Ibu terima. Saya berdoa mulai hari ini engkau memiliki kerinduan dan kelaparan dengan Tuhan lebih dari apapun juga. Ketika engkau memiliki kerinduan kelaparan dengan Tuhan, hidupmu pasti akan menjadi berbeda. Engkau memiliki jam doa berbeda. Tidak lagi doa adalah hal yang membosankan. Tapi kamu punya passion, punya gairah, pengin Tuhan lebih dari apapun. pengin dipuaskan Tuhan lebih dari apapun. Dan lihat nanti ketika engkau bekerja di marketplace, ketika engkau bekerja di pabrik, di toko, di kantor, di mana pun,

26:25 engkau jadi orang yang berbeda. Perkataanmu berbeda. Ketika engkau pelayanan ditempatkan di tempat manaun, di kota manaun, di desa manaun, di ujung mana pun, Engkau disertain Tuhan dan kuasa mengalir atas hidupmu, melalui hidupmu, melalui kata-kataMu, melalui tanganmu, melalui apa yang Bapak Ibu sentuh, kuasa Tuhan mengalir, pasti hidupmu jadi berbeda. orang-orang yang memiliki hubungan yang dalam Tuhan, tidak berdasarkan kepentingan, tidak berdasarkan kebutuhan, tapi karena mencintai Tuhan lebih dari apapun. Orang-orang yang seperti inilah orang yang akan dipercayakan lebih besar lagi. Semakin

27:11 dibawa lebih besar lagi. Semakin dibawa lebih besar lagi sampai di ujungnya didapati menjadi orang kesayangannya Tuhan. menjadi orang kesukaannya Tuhan, orang yang mempermuliakan nama Tuhan. Saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini akan menjadi rema dalam batin engkau memiliki kerinduan dan kelaparan dengan Tuhan. Kalau hari ini engkau enggak memiliki kerinduan dan kelaparan dengan Tuhan, sebenarnya kamu sedang sakit secara rohani. Orang yang sakit secara rohani pelan-pelan jadi pengkritik, jadi tukang iri, tukang menilai orang lain. Orang yang bermulut jahat, orang yang ketus

27:57 ngomongnya, orang yang gampang melukai dan menyakiti orang lain. Tapi orang yang memiliki hubungan yang dalam Tuhan, hidupnya hanya untuk mempermuliakan Tuhan. Hanya untuk membuat nama Yesus ditinggikan dan dimuliakan. Orang-orang seperti ini akan terus berjalan dari kemuliaan kepada kemuliaan. Akan muncul kepermukaan. Dengarin baik-baik. Urapan dilahirkan dari keintiman dengan Tuhan. Pelayanan dilahirkan karena kita memiliki keintiman dengan Tuhan. Hikmat pewahyuanmu akan mengalir. Otoritas dan pengaruhmu akan mengalir.

28:43 Saya berdoa hari ini apa yang kita pelajari akan membuat hidup kita semakin menjadi berbeda, semakin mencintai Tuhan dan semakin mengasihi Tuhan lebih dari apapun juga. Amin. Mulai masuk kamarmu, kunci pintumu, matikan handphone-emu, mulai duduk diam. Dan Roh Kudus ajarin aku berdoa. Ajarin aku memiliki kedalaman keintiman dengan kau. Mengerti apa yang kau mau. Karena yang paling mengerti pribadi Allah dalam dirinya adalah rohnya sendiri. Dan roh itu tinggal di dalam kita. Roh Kudus selalu berbicara lewat manusia roh kita, lewat hati nurani,

29:29 lewat suara hati. Semakin kau bergaul, engau semakin memiliki kepekahan. Semakin engau bisa mengalahkan jiwamu, pikiranmu, perasaan dan kehendakmu, semakin takluk kepada Kristus. Sebab setan bicaranya lewat di area pikiranmu, perasaanmu, dan kehendakmu. Kamu bisa taklukkan dan engau menjadi orang yang berkemenangan berjalan dalam keintiman dan kedalaman. Ambil waktu masuk kamarmu dan bicara, "Roh Kudus ajarin aku berdoa. Ajarin aku memiliki hubungan kedalaman dengan Kau. Nanti lihat dalam tahun-tahun ke depan hidupmu pekerjaanmu pelayananmu keluargamu akan menjadi berbeda. Mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tanpa

30:14 batas. Amin. Tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa, Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami materikan dengan darah, anak domba Allah. Firman ini nempel dalam kedalaman batin kami dan menjadi kehidupan dan firman ini mengubahkan kami. Terima kasih ya Tuhan, kami bergantung sepenuhnya kepada-Mu. Pimpin urapi terus jagain, proteksi, lindungi kami terus bawa kami pada pusat kehendak-Mu dan ajarin kami Roh Kudus ngerti apa yang Bapa mau dan hidup kami mempermuliakan nama Yesus. Ke mana pun kami pergi, ke mana pun kami berjalan, taruh rasa haus dan lapar dengan Tuhan. Terima kasih ya Tuhan, kami kembalikan

31:00 semua hormat kemuliaan bagi nama-Mu dan nama-Mu berdoa untuk orang yang setia mendengar apa yangu sampaikan. Berkati mereka bisnis, pekerjaan, usaha, apapun yang dikerjakan mereka Tuhan berkati. Pelayanan Tuhan berkati Tuhan bikin break through, Tuhan bikin terobosan. N mau berdoa untuk orang yang sedang sakit dan mengalami kelemahan tubuh. Tuhan ampuni, Tuhan sembuhkan, Tuhan pulihkan seperti sediakala dan dalam nama Yesus jadilah Engkau tahir sembuh, pulih, sehat seperti sediakala. Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. And God bless you. Tuhan Jesus.

31:45 [Musik] Jesus [Musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya berdua [Musik] [Tertawa] [Musik] Now angkat [Musik]

32:31 belakangnya ya. Buka tanganmu, Pak. Kuat urapannya ya. Go. Urapan hari ini powerful sekali. [Musik] Urapan Tuhan turun ya. Go Jesus Bu. Maju sini sini. W enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name receive the urapan itu turun.

33:17 Go Jesus. He, Pak, Bu, Pak. Sini, sini, sini. Jamah, Ibu ya. Go. Urapan itu turun. Risip Bapak nikmati hadirat itu Tuhan. Turun. Go, go, go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama Yesus urapan-Mu [Musik] Jesus name. Buka tangan. Tuhan jamah. Urapan itu turun. Memenuhi. Memenuhi. Go go go go. Bu Titik sini Bu Titik. Saya mau doain Bu Titik. Cik Sien

34:02 maju ke depan. Saya mau doain Cik Sien. Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan hadiratMu. Penuhi dengan hadiratMu. Go now. Risip reip Buulan Lani. Saya mau doain Buulan Lani. Sik si ya. Sini. Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah. Tuhan jamah ibu. Nah risik yang di ibu ibu baju hitam. Breat upon me. Breat upon me breath of God.

34:50 Tuhan jamah ibu ini. Jamah dalam hadiratMu. Penuhi Dia sekarang. Sekarang. sekarang. Nah, Jesus name. Jesus name. [Musik] Nar [Musik]

35:39 ini dalam [Musik] kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, [Musik] Roh

36:25 Kudus. [Musik] sembah dia.

37:12 Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. [Musik] Oh, we worship you. We adore you. We adore you. [Musik]

38:05 Mia [Tertawa] We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.

38:54 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]

40:00 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

40:51 Kau layah terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. [Musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

41:37 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

42:23 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube