KENAPA AKU KONFLIK TERUS DENGAN ORANG LAIN. - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya pembaharuan pikiran dan karakter agar mencerminkan kemuliaan Tuhan. Banyak orang yang sudah lama beribadah dan melayani di gereja, namun tidak mengalami perubahan karakter karena masih dikuasai oleh pola pikir lama dan belum berdamai dengan masa lalunya. Pembaharuan pikiran melalui firman Tuhan sangat penting agar kita tidak mengikuti pola pikir duniawi yang bertentangan dengan kehendak Tuhan.

  • Pentingnya pembaharuan pikiran dan karakter.
  • Bahaya dikuasai pola pikir lama dan masa lalu.
  • Firman Tuhan sebagai kunci pembaharuan.

Pendahuluan

Khotbah ini menekankan pentingnya perubahan hidup yang nyata bagi orang Kristen, bukan hanya sekadar beribadah atau melayani di gereja. Banyak orang yang sudah lama menjadi Kristen namun karakternya tidak berubah, bahkan menjadi batu sandungan bagi orang lain. Hal ini disebabkan karena mereka belum mengalami kelahiran baru dan belum memperbarui pikiran mereka sesuai dengan firman Tuhan.

Masalah Pola Pikir Lama

Orang yang belum beres dengan masa lalunya dan tidak memperbarui pikirannya akan terus menggunakan manusia lama, yang menyebabkan masalah dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka cenderung ribut dengan orang lain, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun di gereja. Meskipun rajin beribadah dan melayani, sikap dan tindakan mereka tidak mencerminkan karakter Kristus.

Pembaharuan Pikiran

Penting untuk meruntuhkan benteng-benteng pemikiran yang dibangun oleh keangkuhan dan pemahaman yang bertentangan dengan firman Tuhan. Trauma dan pengalaman buruk di masa lalu dapat membentuk pola pikir yang salah dan mengendalikan diri. Kita harus memperbarui akal budi kita setiap hari dengan firman Tuhan agar sejalan dengan kehendak-Nya.

Menawan Pikiran

Kita harus menawan setiap pikiran yang tidak sejalan dengan firman Tuhan dan menaklukkannya kepada Kristus. Jika kita tidak belajar menawan pikiran yang negatif dan buruk, karakter kita akan tetap jahat dan menjadi batu sandungan bagi orang lain. Pembaharuan pola pikir dan cara pandang harus dilakukan setiap hari agar selaras dengan firman Tuhan.

Hidup dalam Kebenaran

Kita harus berakar kuat di dalam Tuhan dan tertanam dalam firman agar tindakan dan sikap kita sesuai dengan kehendak-Nya. Jika pikiran kita dipenuhi dengan hal-hal negatif, kita harus menaklukkannya kepada Kristus dan mengubah cara pandang kita agar seperti Kristus yang penuh belas kasihan. Setiap orang harus mengalami Tuhan, bertobat, dan hidup dalam kebenaran.

Menjadi Serupa dengan Kristus

Semakin kita berjalan dalam kebenaran, hidup kita akan semakin diubahkan menjadi serupa dengan Kristus. Kita akan memiliki belas kasihan dan memuliakan nama Tuhan dalam setiap sikap dan tindakan kita. Penting untuk mengoreksi diri sampai kedalaman batin dan meminta Tuhan menyelidiki hati kita.

Koreksi Diri dan Berubah

Jika kita selalu ribut dan bermasalah di mana pun kita berada, berarti ada sesuatu yang salah dalam diri kita yang perlu diperbarui. Kita harus meruntuhkan benteng-benteng pemikiran yang memenjarakan kita dengan cara pandang yang picik dan jahat. Bangunlah hidup kita di atas dasar kebenaran firman Tuhan agar hidup kita diubahkan dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Doa

Doa penutup memohon agar firman Tuhan meresap dalam hati dan mengubah hidup kita menjadi serupa dengan Kristus. Doa juga dipanjatkan untuk kesembuhan dan pemulihan bagi yang sakit dan lemah.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hari ini kita akan lanjutkan kembali. Kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini akan merubahkan hidup kita semakin hari semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Karena banyak orang datang ke gereja bertahun-tahun bahkan tua di gereja tapi hidupnya enggak ngalami perubahan. Karakternya tetap buruk, sikapnya tetap jelek. Bahkan ada beberapa orang sudah pelayanan terlibat pelayanan di gereja ambil bagian dalam pelayanan. Bahkan ada yang punya gelar hamba Tuhan, pendeta, penginjil atau apapunlah namanya. Beberapa orang yang punya akademis tinggi pun juga memiliki karakter yang gak baik. Kenapa kok mereka sampai seperti itu dan akhirnya berdampak kepada orang-orang di sekitarnya melukai, menyakiti, jadi batu sandungan,

0:48 gak jadi berkat. Bisa saja pintar secara pengetahuan, tapi karakternya selalu bikin trouble, selalu bikin masalah dan selalu bikin keributan. Bapak, Ibu, kita ini harus belajar melihat sampai kedalaman batin kita. Jangan sampai kita dikuasain oleh masa lalu kita yang buruk, masa lalu apapun juga itu harus beres ketika kita ini berdoa, ketika kita ini datang kepada Tuhan. Bahkan setiap orang harus dilahirkan kembali memiliki manusia yang baru yang diperbarui serupa segambar dengan Tuhan. kita diberikan hati yang baru dan roh yang baru. Dan pikiran kita mulai diperbaharui step by step ketika kita belajar firman, mendengarkan khotbah, mendengarkan pengajaran ini, kita harus mengalami pertumbuhan secara rohani.

1:35 Pertumbuhan secara rohani itu tandanya ada perubahan dia dalam karakter, sikap, dan tindakanmu. Harus mencerminkan kemuliaan Tuhan. Bapak, Ibu, tidak bisa engkau hanya sekedar datang ibadah, tapi karaktermu tidak pernah berubah. Apa yang terjadi ketika orang yang belum beres dengan masa lalunya? Secara fisik, sudah dibaptis, sudah dapat nomor induk jemaat, rajin ibadah, punya gelar pelayanan dan lain sebagainya. Tetapi di area jiwanya, di pikirannya, di perasaannya, di kehendaknya tidak diperbaharui sehingga tetap pakai manusia lama. Dan apa yang terjadi? bikin trouble di mana-mana. Kalau menikah selalu bikin trouble. Bertetangga ribut dengan tetangganya,

2:21 bekerja ribut dengan atasannya, ribut dengan teman kerjanya. Berada di gereja selalu ribut dengan sesama jemaat, bahkan sesama pelayan Tuhan, bahkan sama pendetanya berantem. Ada orang-orang seperti ini rajin sih ibadah di gereja, tapi kelakuannya buruk. Rajin sih pelayanan, tapi sikapnya jelek. Tidak mencerminkan karakternya Kristus. Bapak, Ibu meski tahu kata Kristen pertama kali disebut di Antiokia artinya pengikut Kristus, Krislik, ngikutin gaya hidupnya Yesus bukan agama. Banyak orang beragama Kristen karakternya enggak seperti Kristus akhirnya jadi batu sandungan. E kawin, cerai, ribut, berantem, dan lain sebagainya. Orang yang ngaku lahir baru harus ngalami perubahan. Nah, pikiran

3:07 ini yang harus diperbaharui step by step. Step by step. Makanya kita harus dilahirkan kembali. Tuhan berikan hati yang baru dan roh yang baru. Yeszkiel pasal yang ke-36 ayat 25 ayat 27. Tuhan berikan hati yang baru. Hati yang lama digantikan hati yang baru. Hati yang baru jadi tempat tinggalnya Roh Kudus. Dan Roh Kudus sejak saat itu harusnya memerintah step by step. Banyak orang masih dikuasain pikiran yang lama, kelakuan yang lama, tindakan yang lama. Ngakunya sih dipenuhi Roh Kudus, tapi enggak menaklukkan dirinya di hadapan Tuhan. Terlihat dari mana sikap, tindakan, dan perbuatannya. Tidak heran orang-orang seperti ini selalu selalu bikin ribut di mana pun ditempatkan bukan jadi berkat. Bapak, Ibu mesti tahu kita ini ditempatkan di mana pun jadi

3:53 berkat. Harus jadi berkat lewat sikap, tindakan perkataan, dan perbuatanmu mencerminkan kemuliaan Tuhan. Hari ini kita akan belajar melihat kenapa ada orang-orang tertentu sudah lama di gereja, sudah pelayanan lama tapi masih sikap dan tindakannya duniawi, kedagingan dan banyak orang dikuasai oleh pola pikir yang lama. Coba sebentar kita lihat di 2 Korintus pasal yang ke-10 mulai ayat yang keelima. Perhatikan. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia. Ya, ternyata di dalam diri kita ini ada kubu-kubu yang seperti benteng yang kuat

4:41 kokoh yang dibangun oleh keangkuhan. Keangkuhan itu munculnya dari mana? Pemahaman kebenaran terhadap dirinya sendiri. Karena setiap orang merasa benar terhadap dirinya sendiri. Bisa juga dapat pendidikan ajaran dari nenek moyangnya, orang tuanya. Padahal ngajarnya salah, enggak ses firman dipercayain dan dihidupin. Prinsip duniawi banyak sekali ini prinsipnya orang-orang umum ya. Orang umum ngomongnya begini ya kita harus melakukan seperti ini. Ya, kalau kita tetap seperti itu ya akhirnya kita pakai pola pikir dunia. Kita ini miliknya Kristus. Kita harus pakai pola pikirnya Kristus. Segala tindakan kita harus secara Kristus. Nah, semua pola pikir yang lama itu membekas, membentuk, menjadi cara pandang yang akhirnya

5:26 dilakukan dalam praktik hidup hari-hari. Apalagi orang yang trauma, orang yang disakitin, orang yang dilukai, orang yang ngalami banyak hal yang buruk di masa lalunya. Membentuk pola pikirnya, cara pandangnya, membentuk karakter karakternya. Dan apa yang terjadi? Orang-orang seperti ini pasti kelakuannya tidak sejalan dengan firman. Nah, benteng-benteng yang dibangun oleh pemahaman kebenaran terhadap dirinya sendiri yang bertentangan dengan firman itu yang harus diruntuhkan. Apalagi orang yang pernah disakitin laki-laki bagi para perempuan dianggap semua laki-laki itu jahat. Orang yang pernah dhianatin istri sampai trauma enggak mau nikah lagi. Diaatin suami sampai trauma bahwa semua laki-laki itu jahat enggak mau nikah lagi. Kenapa? Itu dipengaruhi oleh apa yang terjadi selama

6:13 ini di dalam hidupnya. akhirnya membentuk benteng pola pikir yang mengendalikan dirinya. Bapak, Ibu, kalau sampai hari ini pola pikirmu itu kamu lakukan dan kamu susah menerima kebenaran, akhirnya jadi orang yang ngeleelan, orang yang ngotot, merasa benarnya sendiri, merasa pintarnya sendiri, selalu menolak kebenaran. Apa yang dianggapnya benar dilakukan dan ternyata bertolak belakang dengan kebenaran firman Tuhan. Orang-orang seperti ini kalau tidak bertobat, gak menaklukkan dirinya, enggak ngalami Tuhan secara pribadi sampai Tuhannya jadi orang keras kepala. Makanya tidak heran ada orang-orang yang di gereja bertahun-tahun karakternya tidak berubah. Sudah punya gelar pendeta gembala, karakternya busuk, masih tetap

7:01 pakai pola pikir yang lama yang dianggap benar. Bapak, Ibu, kita harus memperbarui pola pikir kita. Budi kita ini harus diperbaharui. Pikiran kita, kemauan kita, kehendak kita ini harus diperbaharui step by step sesuai dengan firman Tuhan. Di Roma pasal yang ke-12 katakan kita harus memperbaharui akal budi kita setelalu baru. Diperbaharui setiap hari dengan firman. Sejalan dengan firman, sejalan dengan apa kata Tuhan. Kalau tidak kita akan mengikuti pola pikir kita sendiri. Apalagi orang yang belum beres dengan masa lalunya, belum berdamai dengan dirinya sendiri, belum berdamai dengan masa lalunya. Apa yang terjadi? Selalu kebayang-bayang pola pikir yang lama. Apa yang terjadi di masa lalu? Menghantui hidupnya

7:48 sehingga mempengaruhi tindakannya yang saat ini. Kami mematakan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Karena pola pikir dunia, pola pikir manusia yang dianggap benar selalu menentang pengenalan akan Tuhan. Tidak heran kalau ditegur marah, ditegur cari kesalahan yang negurnya. Selalu merasa benar. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus. Kita harus belajar menawan semua pikiran yang enggak sejalan dengan firman Tuhan ini. Takluk kepada Kristus. Dan apa yang terjadi kalau kita mulai menawan pikiran kita yang enggak sejalan dengan firman Tuhan, yang gampang ngomel, yang

8:34 bawelnya selalu menilai buruk, sinis, ketus, dan lain sebagainya. Itu kalau kamu enggak belajar tawan, apa yang terjadi? Karaktermu tetap jahat. Sekalipun rajin ibadah, karaktermu tetap jahat. Hidupmu tetap jahat. Jadi batu sandungan gak jadi berkat. Dan ujungnya ribut terus di mana-mana. Ini yang menjadi trouble orang Kristen yang enggak mau memperbarui pikirannya. Nah, kita ini harus memperbarui pola pikir kita, cara pandang kita ini setiap hari diubah setiap hari sejalan dengan firman, selaraskan dengan firman. Semua pemahaman kita tentang cara hidup, semua pemahaman kita cara menghadapi orang, semua pengertian kita ketika kita

9:20 disakitin orang, apa yang harus dilakukan? Apa yang harus diperbuat? Kalau enggak sejalan dengan firman, tinggalkan dan mulai belajar hidup sesuai firman. Kenapa Bapak, Ibu harus berakar kuat di dalam Tuhan? Kuat di dalam Kristus, tertanam dalam firman supaya tindakanmu, sikapmu, perbuatanmu itu sesuai firman. Apa yang terjadi kalau tindakanmu sesuai firman, kamu ngikutin kehendaknya dan dapat dipastikan hidupmu ditempatkan di mana pun jadi berkat. Kalau hari ini ya, di dalam pikiranmu isinya pikiran negatif. tentang suamimu mungkin pikiranmu jelek, curiga, jahat terus. Kalau pikiranmu jahat, mulutmu nanti jahat. Kay yang kamu lihat, kamu pandang dengan kebenaranmu sendiri, kamu lihat

10:06 kejahatan dan akhirnya hatimu yang jelek, pikiranmu busuk. Dan itu harus ditaklukkan kepada Kristus. Tentang masa depan, tentang hidup, tentang siapapun cara pandang kita melihat orang lain. Kita harus selaraskan seperti Kristus memandang orang penuh belas kasihan. Semua orang harus mengalami Tuhan dan bertobat. Harus hidup dalam kebenaran. Itu cara pandangnya Kristus. Nek kita enggak ngerti firman, kita enggak memperbarui pikiran kita, kita pakai pola pikir dan cara pandang dan pikiran kita yang kita anggap benar. Padahal setiap orang memiliki cara pandang masing-masing yang dianggap benar. Tapi ternyata cara pandang itu enggak sesuai dengan firman Tuhan. Sesuai dengan kitab amsal. Semua orang mulai cara pandang masing-masing yang dianggapnya benar. Enggak tahunya ujungnya. Mendatangkan maut. jalan menuju kepada kebinasaan.

10:53 Kita ini harus belajar. Belajar berubah setiap hari. Dan saya yakin dan percaya setiap orang yang berjalan dalam kebenaran, melangkah dalam kebenaran, hidup dalam kebenaran, step by step itu hidupnya diubahkan. Step by step itu hidupnya pasti akan ngalami perubahan. Semakin diubahkan ke arah Yesus Kristus Tuhan. Semakin memiliki belas kasihan. Tuhan itu manifestasi. Kita akan menjadi sama seperti yang kita sembah. Kita sembah diri kita sendiri. Ya, kita menjadi orang yang egois, kita menjadi orang yang keras kepala, kita menjadi orang yang merasa benarnya sendiri, kita yang menjadi orang yang hebatnya sendiri. Kalau kita menyembah Yesus, kita akan men memiliki karakter seperti Yesus dalam sikap, tindakan, dan

11:41 perbuatan kita seperti Yesus memuliakan nama Tuhan. Saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini. Merubah cara pandangmu semakin hari semakin diubahkan. Orang-orang yang selama ini melihat orang lain buruk, melihat orang lain jelek, sisi negatifnya terus cara berpikirmu penuh curiga. Itu perlu diperbarui loh. Kalau kita ini melihat orang lain salah terus di pemandangan kita, mulut kita ngomongnya ketus, sikap kita ini busuk, jelek, kita itu selalu angkuh dan sombong. Ada hal yang enggak benar di dalam diri kita itu ke manaun kita ditempatkan selalu bikin trouble. Bagi para bos-bos besar, para pengusaha, coba perhatikan. Kalau kamu enggak cocok selalu dengan anak buahmu, ya kamu enggak bisa ee jadi berkat buat anak

12:29 buahmu. Ngomongmu ketus dan jahat, berarti ada yang enggak benar dalam dirimu. Itu perlu dirubah. Itu selalu ngamuk aja, selalu marah aja. Istri yang selalu memandang suaminya itu dengan sinis, dengan ketus, dengan negatif. Coba koreksi hatimu. Ada yang salah ya? Kalau Bapak, Ibu ditempatkan di mana pun selalu ribut, berantem, selalu trouble terus, hidupmu enggak jadi berkat di mana pun ditempatkan. Berarti ada yang salah yang Bapak, Ibu harus perbarui. Hidupmu harus diubahkan. Semakin hari engkau harus diubahkan. Semakin diubahkan, engkau semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Karaktermu, sikap, dan tindakanmu mempermuliakan nama Tuhan. Dan saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini merubahkan cara pandangmu semakin didapatin menjadi orang yang berkenan di hadapan Tuhan.

13:15 Hidupmu semakin mempermuliakan nama Tuhan. Koreksi diri sampai kedalaman batin. Tuhan ini loh hatiku selidiki. Uji aku. Tes aku ini. Aku sudah benar belum? Cara pandangku sudah benar belum? Atau aku masih dikuasain oleh masa laluku? Jangan-jangan aku dikuasain oleh kejadian buruk di masa lalaku sehingga aku itu jadi orang yang ketus jahat. sinis sama orang. Kalau masih seperti itu, bertobat dan berubah sadarin diri. Karena tidak semua orang mau sadar terhadap dirinya sendiri. Lebih banyak orang itu lebih suka melihat orang lain, kelemahannya orang lain daripada melihat kelemahannya diri sendiri. Dan kita harus belajar melihat semua hal yang buruk di dalam diri kita ini. Kalau didapati gak berkenan, ya kita berubah dan kita melihat Tuhan akan bawa kita.

14:02 semakin memperbaharui. Kita harus runtuhkan semua benteng yang kita anggap benar. Benteng yang selama ini memenjarakan kita dengan cara pandang yang picik, cara pandang yang jahat. Tidak pernah melihat janji Tuhan, tidak pernah melihat kebenaran Tuhan, tidak pernah melihat kebaikan Tuhan. Sekarang berubah diruntuhkan. Kita mulai bangunan-bangunan dasarnya Kristus Kristus. Yesus batu karangnya adalah Yesus Kristus. Kita bikin bangunan di atasnya. atas dasar kebenaran firman Tuhan dan akhirnya hidup kita diubahkan. Saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini merubahkan hatimu dan membuat hidupmu semakin diubahkan, memiliki kehidupan yang semakin serupa segambar dengan Tuhan dan jadi berkat bagi banyak orang.

14:48 Amin. Tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa terima kasih buat firman-Mu. Kami materaikan firman dengan darah anak dombalah. Firman nempel dalam hati kami berhari-hari berminggu-minggu berbulan-bulan. Hidup firman. Jadi kehidupan hidup kami semakin diubahkan menjadi serupa segambar dengan Kristus. Terima kasih ya Tuhan. Mau berdoa setiap orang yang mendengar firman dijamah, diubahkan, dilawat Tuhan. Mau berdoa unt orang yang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilor Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah engkau tahir, jadilah engkau pulih sehat seperti sediakalah. Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. And God bless you. Tuhan Jesus

15:34 [Musik] Jesus. [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdua [Tertawa] [Musik] angkat [Musik]

16:19 belakangnya ya. Buka tanganmu, Pak. Kuat urapannya ya. Go. Urapan hari ini powerful sekali. [Musik] Urapan, Tuhan turun ya. Gousnya Bu. Maju sini sini. Gua enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name receive the anin. Ora apaan

17:05 itu turun? Go. Jesus. He, Pak, Bu, Pak. Sini sini sini jamaah ibu ya go. Urapan itu turun risip Bapak nikmati hadirat itu Tuhan turun. Go, go, go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama Yesus urapan-Mu [Musik] Jesus name. Buka tangan. Tuhan jamah. Urapan itu turun. Memenuhi. Memenuhi. Go go go go. Bu Titik sini Bu Titik. Saya mau doain Bu Titik. Cik Sien

17:51 maju ke depan. Saya mau doain Cik Sien. Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan hadiratMu. Penuhi dengan hadiratMu. Go now. Risip reip Buulan Lani. Saya mau doain Bu Lani. Sik si ya. Sini. Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah. Tuhan jamah ibu. Nah, Rizik yang di ibu ibu baju hitam. Breat upon me. Breat upon me breath of God.

18:38 Tuhan jamah. Ibu ini. Jamah dalam hadiratMu. Penuhi Dia sekarang. Sekarang. sekarang. Nah, Jesus name. Jesus name. [Musik] Nar [Musik]

19:28 ini dalam [Musik] kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, [Musik] Roh

20:13 Kudus. [Musik] sembah dia.

21:00 Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. [Musik] Oh, we worship you. We adore you. We adore you. [Musik]

21:53 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.

22:42 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]

23:49 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

24:39 Kau layak terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih [Musik] kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

25:26 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

26:11 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube