Kuliah Perdana Rumah Quran Bunda Aisyah Tahun 2026

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang Rumah Quran Bunda Aisyah (RQBA), sebuah lembaga nonprofit yang fokus pada pembelajaran Al-Qur'an dan pengentasan buta huruf Al-Qur'an. Video ini menjelaskan visi, misi, program-program yang diselenggarakan, serta yayasan yang menaungi RQBA. Selain itu, video ini juga membahas tentang pentingnya tadabur Al-Qur'an dan bagaimana cara melakukannya.

  • RQBA memiliki visi menjadi pusat pelayanan umat yang melahirkan kader pencinta Al-Qur'an.
  • RQBA menyelenggarakan berbagai program pembelajaran Al-Qur'an untuk semua usia dan kondisi.
  • RQBA juga aktif dalam kegiatan sosial keumatan.
  • Tadabur Al-Qur'an adalah fardhu ain dan lebih penting daripada menghafal Al-Qur'an.
  • Cara melakukan tadabur Al-Qur'an adalah dengan membaca terjemahan, merenungkan, bertanya, personalisasi, dan implementasi.

Visi dan Misi Rumah Quran Bunda Aisyah

Rumah Quran Bunda Aisyah (RQBA) memiliki visi untuk menjadi pusat pelayanan umat yang melahirkan kader pencinta Al-Qur'an. Visi ini diwujudkan dengan misi menyelenggarakan pengajaran Al-Qur'an yang mudah dan benar untuk segala usia, mencetak hafiz-hafidah bersanad, menyelenggarakan kaderisasi generasi qurani, menciptakan lingkungan qurani, dan mengawal umat menuju hidup lebih qurani. RQBA adalah lembaga nonprofit yang fokus pada pembelajaran Al-Qur'an dan pengentasan buta huruf Al-Qur'an, didirikan oleh Ustazah Yusdiana (Umius) pada Juni 2012.

Latar Belakang dan Perkembangan RQBA

Berdirinya RQBA dilatarbelakangi oleh keresahan Umius terhadap program pembelajaran Al-Qur'an yang kurang terstruktur dan sistematis. Umius kemudian bercita-cita membuat program pengajaran Al-Qur'an dengan kurikulum yang lebih terstruktur, yaitu dengan mengelompokkan peserta didik ke dalam level kelas sesuai kemampuan membaca Al-Qur'an masing-masing dan menetapkan jangka waktu belajar dengan evaluasi berkala. Kini, RQBA telah berkembang menjadi 36 unit yang tersebar di sembilan kota di Indonesia, dengan lebih dari 7.000 peserta.

Program-Program Pembelajaran Al-Qur'an di RQBA

RQBA menyelenggarakan berbagai program pembelajaran Al-Qur'an, di antaranya tahsin reguler (untuk dewasa), tahsin online (untuk akhwat di luar jangkauan unit RQBA), tahfid reguler dan daily (menghafal Al-Qur'an), tahsin remaja (untuk usia 12-17 tahun), dan TPA (untuk anak-anak usia 6-11 tahun). Selain itu, RQBA juga menyelenggarakan program-program yang sifatnya lebih mendalam seperti kuliah umum, daurah tematik, daurah intensif, dan rekaman kajian yang diunggah ke kanal YouTube RQBA. Para pengajar di RQBA juga difasilitasi dengan program upgrading seperti evaluasi dan standarisasi guru, beasiswa pendidikan, dan tadrib.

Program Sosial Keumatan RQBA

Selain program pendidikan, RQBA juga menyelenggarakan program sosial keumatan, di antaranya Semerbak (celengan infak untuk membantu saudara-saudara di lingkungan RQBA), penyaluran hewan kurban, pemulasaraan jenazah, dan Warek (warung prasmanan gratis untuk masyarakat umum).

Yayasan yang Menaungi RQBA

Secara legal, RQBA berada di bawah naungan Yayasan Misak Quran, yang didirikan pada tahun 2013. Yayasan ini juga menaungi beberapa lembaga pendidikan yang berfokus pada pendidikan Al-Qur'an dan dirasah islamiah, antara lain Maahad Tahfid Aisyah (untuk muslimah usia 17 tahun ke atas), Dar Syababil Quran (pondok pesantren khusus putra setingkat SMP dan SMA), Ibtidai Bunda Aisyah (pendidikan jenjang sekolah dasar), dan Taut Bunda Aisyah (pendidikan untuk anak usia 4-6 tahun).

Pesantren Tahfid Darsyababil Quran

Pesantren Tahfid Darsyababil Quran adalah lembaga pendidikan Islam yang berdedikasi dalam mencetak generasi muda qurani yang beradab, berakhlak karimah, berilmu, beramal, dan bermanfaat untuk umat. Pesantren ini merupakan anak cabang dari Rumah Quran Bunda Aisyah Bekasi di bawah naungan Yayasan Misa Quran. Dengan masa pendidikan 6 tahun, program 4 tahun pertama fokus menghafal Alquran 30 juz dan siap tasmi 30 juz sekali majelis serta dibekali materi penunjang seperti bahasa Arab dasar fikih praktis matan tufatulal dan hadis arba. Selanjutnya pada tahun akhir santri fokus menguatkan hafalan dengan mampuasm sekali majelis setiap semester serta dibekali materi mutun dasar ilmu syari karya ulama lanjutan dari program 4 tahun pertama.

Pentingnya Tadabur Al-Qur'an

RQBA menghadirkan program tadabur online sebagai ruang belajar yang terarah, beradab, dan bertahap. Tadabur Al-Qur'an adalah fardhu ain dan lebih penting daripada menghafal Al-Qur'an. Tujuan Al-Qur'an diturunkan adalah untuk dihayati dan ditadaburi. Tadabur adalah merenungkan untuk mencari tindak lanjut dari yang kita baca.

Kuliah Perdana RQBA: Mengapa Kita Wajib Tadabur Al-Qur'an

Kuliah perdana program tahsin offline dan online Rumah Quran Bunda Aisyah membahas tentang mengapa kita wajib tadabur Al-Qur'an. Al-Qur'an diturunkan untuk ditadaburi, bukan hanya sekedar dibaca. Tadabur adalah menghayati makna ayat Al-Qur'an, sedangkan tafsir adalah mengungkap makna ayat Al-Qur'an. Kita tidak harus menafsirkan sendiri, tetapi cukup mentadaburi dari hasil tafsir yang sudah ada.

Adab Terhadap Al-Qur'an

Adab adalah pengetahuan dan pengakuan terhadap sesuatu, selalu mengakui dan tunduk. Dari adab akan terlahir sikap adil, yaitu menempatkan sesuatu pada tempatnya dan memberi kadar sesuatu dengan kadarnya. Penting untuk mengetahui posisi kita di hadapan Allah agar kita tahu bagaimana cara meletakkan adab kita kepada Allah.

Cara Melakukan Tadabur Al-Qur'an

Cara melakukan tadabur Al-Qur'an adalah dengan:

  1. Membaca Al-Qur'an Arabnya lalu membaca tafsirnya (minimal terjemahan).
  2. Menghayati dan merenungkan.
  3. Bertanya (mengajukan pertanyaan tentang ayat tersebut).
  4. Personalisasi (memposisikan diri kita hadir di pembicaraan Al-Qur'an).
  5. Implementasi (menanyakan pada diri sendiri apa yang harus dilakukan dengan ayat ini).

Contoh Tadabur Surah Al-Kahfi

Surah Al-Kahfi disebut dengan surah Al-Kahfi yang artinya gua, yaitu tempat perlindungan aman dari godaan-godaan. Surah Al-Kahfi ini isinya lima cerita, yaitu cerita Ashabul Kahfi, cerita pemilik dua kebun, cerita Nabi Adam dan Iblis, cerita Nabi Musa dan Nabi Khidir, dan cerita Raja Zulqarnain. Lima cerita ini memiliki benang merah yang sama, yaitu sama-sama cerita menghadapi godaan dan fitnah.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:17 tumma aal kitaballadina menjadi pusat pelayanan umat yang melahirkan Kader pencinta Alquran adalah visi Rumah Quran Bunda Aisyah dan juga menjadi komitmen berdirinya lembaga pendidikan ini. Visi besar tersebut diupayakan dengan mewujudkan sistem pengajaran membaca Alquran yang mudah dan benar untuk segala usia. Mencetak hafiz-hafidah bersanad. Menyelenggarakan kaderisasi generasi qurani. Menciptakan lingkungan dan tata pergaulan qurani mengawal umat menuju hidup lebih qurani. Rumah Quran Bunda Aisyah atau yang biasa

1:03 disingkat RQBA adalah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang pembelajaran dan pengajaran Al-Qur'an dengan fokus utama pengentasan buta huruf Al-Qur'an. Berdirinya Rumah Quran Bunda Aisyah diprakarsai oleh Ustazah Yusdiana atau yang kerap disapa dengan panggilan Umius. Dengan dukungan dari sahabat dan kerabat terdekat RQBA resmi memulai programnya untuk pertama kali pada bulan Juni 2012 atau bertepatan dengan bulan Rajab 1433 Hijriah. Berdirinya Rumah Quran Bunda Aisyah dilatar belakangi oleh keresahan pribadi Umius mengenai proses pembelajaran

1:49 Al-Quran pada program-program yang pernah beliau ikuti. Di mana program tersebut dirasa kurang terstruktur dan sistematis. Oleh sebab itu, Umius bercita-cita untuk membuat sebuah program pengajaran membaca Al-Qur'an dengan kurikulum yang lebih terstruktur dan sistematis, yaitu dengan mengelompokkan peserta didik ke dalam level kelas sesuai dengan kemampuan membaca Al-Qur'an masing-masing. Kemudian menetapkan jangka waktu satu periode belajar untuk kemudian dievaluasi yang hasilnya dapat menentukan naik atau tidaknya peserta didik. ke level selanjutnya. 13 tahun berlalu bermula dari sebuah rumah di bilangan kota Bekasi. Kini atas

2:36 izin Allah, rumah Quran Bunda Aisyah telah berkembang menjadi 36 unit yang tersebar di sembilan kota di Indonesia. antara lain Bekasi, Bandung, Cirebon, Kendal Purwokerto Solo Bandar Lampung, Balikpapan, dan Pangkal Pinang untuk membersamai perjalanan lebih dari 7.000 peserta dalam mempelajari Al-Qur'an. Rumah Quran Bunda Aisyah menyelenggarakan beberapa program pembelajaran Al-Qur'an yang dirancang untuk mengakomodir para peserta di berbagai kondisi dan level usia. Di antaranya adalah tahsin reguler. Program tahsin reguler merupakan program pembelajaran membaca Al-Qur'an yang

3:21 sistematis untuk ikhwan dan akhwat dewasa. Adapun sistem belajarnya yaitu dengan mengelompokkan peserta didik pada suatu level kelas berdasarkan kemampuan bacaan mereka. Program ini dibagi ke dalam enam level kemampuan di kelas akhwat dan empat level di kelas ikhwan yang di mana satu periode belajar dari setiap level ditempuh selama 6 bulan dan akan dievaluasi pada akhir setiap periodenya untuk menentukan berhak atau tidaknya peserta didik untuk naik ke level selanjutnya. Kelas akhwat tersedia di seluruh cabang RQBA, sedangkan kelas ikhwan baru tersedia di Kota Bekasi, Cikarang, dan Bandung. Tahsin online.

4:06 Program ini merupakan versi daring dari program tahsin reguler dikhususkan untuk peserta didik yang berdomisili di luar jangkauan unit Rumah Quran Bunda Aisyah. Program ini baru tersedia untuk akhwat. Program tahfid. Terdapat dua program tahfid atau menghafal Al-Qur'an di rumah Quran Bunda Aisyah, yaitu kelas tahfid reguler dan daily pada mulanya hanya terdapat satu program tahfid, yaitu kelas yang merupakan kelanjutan dari program tahsin. Artinya, hanya peserta yang sudah menuntaskan seluruh level di kelas tahsin saja yang diperbolehkan bergabung di kelas tahfid. Program ini menargetkan pesertanya untuk

4:52 menyetorkan sebanyak 1 juz per semester. Program tafid reguler ini tersedia untuk peserta ikhwan dan akhwat. Seiring berjalannya waktu dengan melihat kebutuhan dan permintaan dari para peserta didik RQBA, maka diselenggarakanlah program Daily HIV, yaitu kelas tahfid yang bisa diikuti oleh murid secara bersamaan atau paralel dengan program tahsin berjenjang dengan syarat minimal peserta harus sudah lulus di bab makharijul huruf. Sementara ini program Daily H baru tersedia untuk peserta akhwat. Tahsin remaja yaitu program tahsin berjenjang yang mengadopsi kurikulum ikhwan dengan empat level kelas ditujukan untuk peserta dengan usia 12

5:38 hingga 17 tahun. Perbedaannya dari kelas dewasa pada program ini terdapat halaqah tahfid pada setiap sesinya dengan target hafalan juz 30 29 dan 28. Program ini tersedia di Kota Bekasi dan Cirebon. TPA. Program TPA merupakan program pembelajaran Al-Qur'an yang ditujukan untuk anak-anak usia 6 hingga 11 tahun. Program ini dirancang untuk menanamkan kecintaan terhadap Alquran sejak usia belia serta membentuk karakter dan akhlak yang baik sesuai nilai-nilai Islam. Dalam program ini, anak-anak dibimbing untuk membaca dan menghafal Al-Qur'an dengan bacaan yang benar serta

6:25 belajar memahami dasar-dasar ajaran agama Islam. Selain itu, mereka juga dibekali materi-materi terapan seperti adab harian, akhlak, dan juga doa sehari-hari. Program ini tersedia di Kota Bekasi, Cirebon, dan Lampung Unit Wihui. Selain program-program reguler yang telah disebutkan dalam rangka mewujudkan visi besar rumah Quran Bunda Aisyah, maka diselenggarakan program-program pembelajaran Al-Qur'an yang sifatnya lebih mendalam yang disajikan dalam bentuk kuliah umum, daurah tematik, daurah intensif, dan juga rekaman kajian dari para asatiz yang diunggah ke dalam laman kanal YouTube Rumah Quran Bunda

7:10 Aisyah di youtube.com/rqiba. Al. Demi meningkatkan kualitas individu dan organisasi, para pengajar di Rumah Quran Bunda Aisyah juga difasilitasi dengan berbagai program upgrading seperti program evaluasi dan standisasi guru, beasiswa pendidikan, serta tadrib kepada masyaik dan asatizah yang telah memiliki sanad. Di samping fokus utamanya pada program-program pendidikan, RQBA juga menyelenggarakan beberapa program yang bergerak di bidang sosial keumatan antara lain Semerbak. Semerbak merupakan akronim dari 1000 meraih barokah, yaitu berupa celengan infak yang diedarkan

7:58 ketika KBM berlangsung. Program ini ditujukan sebagai bentuk kepedulian para murid untuk membantu saudara-saudara di lingkungan Lembaga Rumah Quran Bunda Aisyah. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada yatim, fakir, miskin, dan sohibul musibah. Selain itu, Temerbak juga berperan sebagai motor dari program sosial lain seperti warek dan beasiswa pendidikan. Penyaluran hewan kurban. Penyaluran hewan kurban adalah program menyalurkan daging kurban dari mudohi kepada para asatiz, santri penghafal Quran, serta tetangga sekitar lingkungan Rumah Quran, Bunda Aisyah.

8:43 Pemulasaraan jenazah. Rumah Quran Bunda Aisyah memiliki divisi pemulasaraan jenazah, yaitu tim yang dikhususkan dalam bidang perawatan jenazah secara syariat dimulai dari memandikan, mengkafani, hingga mensalatkan jenazah. Warek. Warek adalah singkatan dari warung prasmanan gratis, yaitu program makan siang gratis untuk masyarakat umum. Kegiatan ini diadakan sebulan sekali di beberapa cabang rumah Quran Bunda Aisyah. Secara legal, Rumah Quran Bunda Aisyah berada di bawah naungan Yayasan Mis

9:30 Quran. Yayasan ini didirikan pada tahun 2013 merupakan institusi resmi dan diakui negara berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM dengan nomor AHU-1457.AHAH.01.04.2013. Berdirinya Yayasan Mq Quran dimotivasi oleh keberadaan lembaga Rumah Quran Bunda Aisyah yang saat itu semakin berkembang dan membutuhkan institusi legal yang dapat menaungi kegiatannya. Oleh sebab itu, maka dibentuklah sebuah yayasan yang diberi nama MQ Quran yang

10:16 dikepalai oleh Ustaz Muhajirin Ibrahim Lc sejak tahun 2013 sampai dengan sekarang. Seiring berjalannya waktu, Yayasan Mis Quran juga menaungi beberapa lembaga pendidikan yang berfokus pada pendidikan Alquran dan dirasah islamiah. Antara lain Maahad Tahfid Aisyah. Maahad Tahfid Aisyah adalah lembaga pendidikan dengan program yang dirancang khusus untuk muslimah usia 17 tahun ke atas dan belum menikah dengan program menghafal 30 juz Al-Qur'an. Santriwati mengikuti program mukim dengan suasana asrama yang nyaman dilengkapi dengan bimbingan tahfid dan

11:01 tahsin intensif setiap hari. Selain itu, program ini menawarkan tarbiah serta pengasuhan yang bersifat kekeluargaan. Program ini berlangsung selama minimal 3 tahun dan bertempat di kompleks Bumi Dirgantara Permai Jatisari Jati Asih. Dar Syababil Quran. Dar Syababil Quran adalah pondok pesantren khusus putra setingkat SMP dan SMA. Dengan durasi belajar selama 6 tahun, para santri ditarget untuk menghafal Al-Qur'an 30 juz dengan mutskin di 4 tahun pertamanya dan menguasai matan-matan dasar ilmiah karya para ulama pada 2 tahun selanjutnya. Pesantren ini berlokasi di

11:47 Jatisari, Kota Bekasi. Ibtidai Bunda Aisyah. Ibtidai Bunda Aisyah adalah lembaga pendidikan yang menawarkan program pendidikan jenjang sekolah dasar dengan kurikulum yang disesuaikan, yaitu dengan memberikan porsi lebih pada pembelajaran Alquran dan ilmu-ilmu fardu ain dalam Islam dengan tetap memberikan porsi pada mata pelajaran umum. Pendidikan ditempuh selama 6 tahun berlokasi di Kompleks Pondok Mitra Lestari Bekasi. Taut Bunda Aisyah. Taut atau tahfid anak usia dini adalah program pendidikan untuk anak usia 4 hingga 6 tahun dengan

12:33 masa belajar selama 2 tahun yang bertujuan untuk mengenalkan Alquran dan adab islami sejak dini serta memberikan lingkungan yang baik di masa usia emas mereka. Program ini berlokasi di Kemang Pratama, Kota Bekasi dan Cirebon. il fahu bihi bihiq bihi tahim

13:19 fak fahu dar bihiq bi tahim wadl في ضهور في صبرا

14:19 bi tahim kuniq عظيما كل التدني راض الغرط بهqa ibnuq

15:08 راف فورما imqinu

15:54 abasili wah biqi tahim asatu alan nabi

16:46 kulluhum mukramun. Blessings be uponi. Peace be upon the messenger. And the prophets who were sent, all of them were honor. Adam Idris Nuhud Shah Ibrahim Luth Ismail Ishak Yaakub Yusuf Ayub Syuaib Musa Harun Dulkifli Daud Sulaiman Ilyas Alyasa'a Yunus Zakaria Yahya Isa. akhirul kthatimul anbiya

17:35 Muhammad al mustofa asatu alan nabi wassalamu alar rasul wal anbiyail mursalinum nabi ada bismillah ya Allah

18:27 ya Allah ya Allah Ibrahim Ismail Ya ayubuaib Musa, Harun Zulkifli Daud Sulaiman, Ilyas Alyasa Yunus Zakaria Yahya Isa wal akhirul khatimul anbiya

19:14 Muhammad al mustofa Pesantren Tahfid Darsyababil Quran adalah lembaga pendidikan Islam yang berdedikasi dalam mencetak generasi muda qurani yang beradab, berakhlak karimah, berilmu, beramalh, dan bermanfaat untuk umat. Quran merupakan anak cabang dari rumah Quran Bunda Aisyah Bekasi di bawah naungan Yayasan Misa Quran. Tahun 2019 menjadi awal tahun berdirinya Darabil Quran. Maka atas izin Allah

20:02 Taala terhitung sudah 6 tahun kami bertumbuh. Berdirinya Darabil Quran diprakarsai oleh salah seorang umahat yang juga membina rumah Quran Bunda Aisyah. yang semakin meresahkan terbersit untuk membuat wadah bagi para pemuda agar tumbuh kembangnya sesuai fitrah Islam. Awalnya kami menyewa sebuah rumah di Jalan Melati Perumahan Taman Jatisari sebagai bentuk realisasi mewujudkan wadah tersebut. Santri pertama kami berjumlah 9 orang dan terus bertambah pada tahun kedua dan T. Di penghujung tahun kedua, atas izin Allah Taala, kami mendapatkan rumah dari musuhin. Rumah yang berdiri di atas sebidang tanah berlokasi di Jalan Kampung Cakung Payangan nomor 47 RT02 RW05 Jatisari,

20:51 Jatiasih, Bekasi Selatan yang mana sampai saat ini menjadi alamat tetap Darsabil Quran. Dar syababil Quran berfokus pada penghafalan dan pembelajaran Al-Qur'an. masa pendidikan 6 tahun dengan program 4 tahun pertama fokus menghafal Alquran dengan target selesai menghafal Alquran 30 juz dan siap tasmi 30 juz sekali majelis serta dibekali materi penunjang seperti bahasa Arab dasar fikih praktis matan tufatulal dan hadis arba selanjutnya pada tahun akhir santri fokus murah menguatkan hafalan dengan mampuasm

21:36 sekali majelis setiap semester serta dibekali materi mutun dasar ilmu syari karya ulama lanjutan dari program 4 tahun pertama pesantren ini mengusung metode semi mulazamah dalam pembelajaran santri mempelajari suatu ilmu dibimbing oleh ustaz yang berkompeten belajar dari satu halaman ke halaman berikutnya sampai buku tersebut tuntas dengan menerapkan sistem pola asuh rumah yang bertujuan agar santri merasa nyaman layaknya tinggal di lingkup keluarga sesuai nilai-nilai isren ini juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler seperti muhadar, muhawarah, olahraga, dan kegiatan sosial.

22:29 Saat ini terdapat 31 santri dari berbagai kota. Di dalam pesantren terdapat rumah utama yang di dalamnya terdapat beberapa kamar. Di rumah utama inilah santri banyak menjalankan aktivitasnya dengan didampingi ustaz yang tinggal bersama mereka seperti sekolah, halaq Quran, belajar, dan istirahat. Terdapat pula musala sebagai sarana beribadah, kajian, dan belajar. Juga terdapat dua saum sebagai sarana tambahan untuk santri menghafal, belajar, atau sekedar duduk santai melepas penak. Ruang makan outdoor terpisah dari rumah utama, makan bersama-sama dalam satu ruang guna menambah keharmonisan ukhuwah antar santri. Alhamdulillah awal tahun 2025

23:14 Allah perkenankan kami untuk melebarkan bangunan dengan wasilah para muhsinin yang tanpa ragu membelanjakan hartanya untuk membeli tanah berlanjut membangun gedung untuk pesantren. Gedung dengan banyak ruang ini nantinya akan digunakan untuk ruang kelas, perpustakaan, kamar santri, kamar mandi, dan kamar asatid pendamping. Semoga dengan keberadaan Pesantren Tahfid Darsyab Quran dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda qurani yang berakhlak mulia serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan din Islam.

24:13 taqa waid dunya musriqa wudan minarah yahdina bihihat taqa wa lidunya thqan musyrqa wa hudam minarah yahdina bihi lolhati walil makarimi wattuq hadza kitaballahi aabu manin

25:01 qahubu ibadi bihifdihi wahamahu hatta la yad wa yakhlaqa liman hafidal kitaba bisadrihi fabada wadanumi taalluqa watamalal quran fi junhidja mutadabbiran wadamu min bainil jufun taraqraqa had sifatul hafidina kitabahu

25:47 haqqan fakun bisifatihim mutakallq qili mutriq ya hafidal qurani biidin hatta takuna lima hafidta mutabbiqa maza yufiduka an tusamma hafidan waitabu rabbika fil fuadi

26:36 kitabatana nuzilana wa tafarqajali muhakaman fi amrinaqi biwa Ilahi. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Ilahi la tuzibni

27:23 fainni muqirrun billadzi qad minni ilahi laa tuadzibni fainni mukrun billadzi qad kaana minni

28:20 Kita sering membaca Al-Qur'an, namun tidak selalu sempat berhenti untuk memahami. Padahal Al-Qur'an tidak hanya untuk dibaca, ia diturunkan untuk ditadaburi. Di tengah kesibukan, kita butuh ruang untuk duduk tenang, belajar perlahan, dan menjaga adab dalam berinteraksi dengan kalam Allah. Karena Al-Qur'an bukan hanya sekedar bacaan. Ia adalah penuntun keputusan dan langkah hidup. Oleh karena itu, RQBA menghadirkan program tadabur online sebagai ruang

29:05 belajar yang terarah, beradab, dan bertahap. Bukan untuk menjadikan kita ahli, tetapi agar Alquran benar-benar hidup dalam keputusan dan langkah kita. Insyaallah mari bertumbuh bersama Alquran di RQBA. minallatin li baral kaunul wasiu firi ahdunuhu arama

29:52 ya rabbi qadiltu munaya Q bus ya hafidatal quran ridqu qaluqa jilumin tasq fihil aina

30:45 tumma aatnal kitaballadzi Menjadi pusat pelayanan umat yang melahirkan kader pencinta Alquran adalah visi rumah Quran Bunda Aisyah dan juga menjadi komitmen berdirinya lembaga pendidikan ini. Visi besar tersebut diupayakan dengan mewujudkan sistem pengajaran membaca Alquran yang mudah dan benar untuk segala usia. Mencetak hafiz-hafidah bersanad. menyelenggarakan kaderisasi generasi qurani. Menciptakan lingkungan dan tata pergaulan qurani. Mengawal umat menuju hidup lebih qurani. Rumah Quran Bunda Aisyah atau yang biasa

31:31 disingkat RQBA adalah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang pembelajaran dan pengajaran Al-Qur'an dengan fokus utama pengentasan buta huruf Al-Qur'an. Berdirinya rumah Quran Bunda Aisyah diprakarsai oleh Ustazah Yusdiana atau yang kerap disapa dengan panggilan Umius. Dengan dukungan dari sahabat dan kerabat terdekat RQBA resmi memulai programnya untuk pertama kali pada bulan Juni 2012 atau bertepatan dengan bulan Rajab 1433 Hijriah. Berdirinya Rumah Quran Bunda Aisyah dilatar belakangi oleh keresahan pribadi Umius mengenai proses pembelajaran

32:17 Al-Quran pada program-program yang pernah beliau ikuti. Di mana program tersebut dirasa kurang terstruktur dan sistematis. Oleh sebab itu, Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum. warahmatullahi wabarakatuh.

33:03 Alhamdulillah di pagi yang penuh keberkahan ini Allah pertemukan kita kembali dalam acara yang insyaallah diriinya. Sebelumnya perkenalkan saya Aifa dan rekan saya Desti yang insyaallah menemani semua sebagai pemandu acara pada kesempatan penuh berkah ini. Tapi sebelumnya Ustazah kita sapa dulu yuk ee yang lainnya thibat dan juga ustazat yang telah hadir secara offline di Masjid Jami Al-Azhar Bekasi maupun yang ada di online. Betul sekali, Ustazah. Toyib. Kita siapa yang ada di dalam masjid dulu ya. Qadarullah hari ini di Bekasi itu hujan.

33:49 Jadi mungkin ee masih ada teman-teman kita yang masih di perjalanan atau yang masih bersiap-siap. Mudah-mudahan Allah mudahkan perjalanannya sehingga bisa berkumpul bersama kita pagi hari ini ya, Ustazah. Amin. Tiib. Ahlan wasahlan umahat akhwat. Gimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, Ustazah. Ustazah, bagaimana kabarnya? Masyaallah. Alhamdulillah. Luar biasa, Ustazah. Sehat? Luar biasa. Allahu Akbar.Aya. Silakan, Ustazah. Kayaknya ee kita juga perlu menyapa ee Ustazah Thbat yang ada di online ya, yang sudah live streaming di YouTube. Silakan, Ustazah. Baik, sekarang kita sapa dulu.

34:50 Baik, ahlan wasahlan akhwati fillah yang ada di Sumatera, Lampung. Ahlan wasahlan yang berada di Bandung, Solo, dan ahlan wasahlan yang ada di Kalimantan. Balikpan dan ahlan wasahlan akhwati fillah yang berada di Sulawesi, Papua, dan di kota-kota lainnya. TIB ya. Karena kita punya ee sudah punya beberapa lembaga ya, Ustaz yang berada di Nusantara. Kemudian juga apa namanya ee yang berafiliasi dengan kita. Begitu juga yang ee RQBA online gitu ya, Ustazah. Namun kita juga ada yang e lintas negara

35:37 nih Ustazah. Ust jauh. Jadi enggak bisa pakai bis kayaknya. Iya betul Ustazah. Jadi kita sapa dulu yang ada di mancanegara. Ahlan wasahlan untuk akhwati fillah di Malaysia, kemudian ada di Jepang, Mesir, California, Australia. Masyaallah. Mau apaagi, Ustazah? Lintas benu ya, Ustazah? Betul sekali. Sudah lintas benu ya. Jadi masyaallah ee thalibahnya juga ustazat sudah ada yang di luar ya seperti itu. Di luar. Oh, masyaallah. Alhamdulillah sudah semakin meluas ya program tahsin RQBA di penjuru Indonesia dan luar Indonesia. Semoga dengan

36:25 meluasnya cabang dan program tahsin rumah Quran Bunda Aisyah, hal ini menjadi upaya dakwah dalam memberantas buta Al-Qur'an. Masyaallah. Tiba ya. Selain program tahsin ya akhwat umahat, kemudian ada tahsin bapak-bapak, TPA, tahsin remaja, RQBA juga memiliki program pembelajaran ya seperti taut. Apa itu taut? Taut adalah adalah tahfid anak usia dini. Iya, tahfid anak usia dini. Jadi ee di bawah SD ya, Ustazah ya. Iya, betul. Di bawah. Kemudian ada ibtidai atau yang setara dengan SD. Selain itu, RQBA juga memiliki SMP ya yang setara SMP. Kalau

37:13 untuk Ikhwan itu namanya apa, Ustazah? Namanya Darus Syababil Quran. Iya, Darus Syababil Quran untuk Ikhwan. Kalau untuk akhwatnya ada Darut Fatayah. Iya, Darut Fatayatil Quran. Pintar, Ustazah. Masyaallah. Kemudian ada juga pondok pesantren yang ee khusus untuk muslimah setara mahasiswa dengan programnya menghafal Al-Qur'an. Hafal Al-Qur'an. Jadi harus hafal 30 juz ya Ustazah? Ee hafalannya dari awal sih, Ustazah. Jadi kalau mau ada apa cita-fus kita mahasiswa segera daftar gitu ya ustazah. Masyaallah.

38:03 Baik. Ngomong-ngomong tentang menghafal ustazah RQPA juga ada program ITCON loh. Oh iya. Beda sama yang tadi ya Ustazah. Betul. Beda Ustazah. Apa itu? Jadi kalau ITCON ini program muslimah yang berusia 18 sampai 20 tahun yang sudah memiliki hafalan 30 juz yang di mana program ini yang dibimbing oleh ustazah yang bersanad selama 1 tahun. Ustazahnya yaitu Thaliba Syekho Ahlam Naji Alquuh dan Syekh Suad Naji Alquuh. Jadi RBA selain ada program tahsin juga ada program tahfiz dan juga

38:48 program ee untuk umahat yang lain, tahsin dan yang lainnya. Begitu, Ustazah. Jadi tentunya ini semua berada di naungan M Quran, Yayasan Misa Quran. Masyaallah. Dan mau info lagi enggak, Teman-teman Umahat akhwat? Mau dong, Ustazah. Ada apa lagi nih programnya Ustazah? tadi kan tahsin kemudian tahfid menghafal ada satu lagi yaitu program tadabur. Tadabur apa itu ustazah? Tadabur program tadabur ini kelas ee yang mana kita nanti akan diajak untuk mendalami ayat-ayat Allah dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan kelas ini diperuntukkan untuk ustazat juga,

39:34 untuk thibat juga ya yang offline maupun yang online. Kenapa? Kenapa offline dan online? Boleh Ustazah? Oh, boleh Ustazah. Boleh. Kenapa ustazah? Oke. Baik. Sebagai informasi ini untuk kelas tadabur akan dimulai di awal bulan Februari. Untuk pendaftarannya sudah dibuka sampai akhir bulan Januari ini, Ustazah. Oh, iya. I tadi kenapa eah dan online boleh ikut? Karena kelasnya itu diadakan secara online. Secara online. Iya, betul sekali. Insyaallah tadi kan mulainya sekitar awal Februari ya. Nah, berarti nanti di setiap hari Kamis, Ustazah, kalau pekan 1 dan 2 itu nanti

40:20 ada ee refleksi. Nah, kemudian Ust ee ee nanti refleksi dijelaskan sebentar lagi, Ust. Kemudian ada kajian materinya ya atau kajian intinya via Zoom itu di pekan 2 dan 4. Jadi setiap hari Kamis pekan 2 dan 4 untuk kajian inti via Zoom. Kemudian di pekan yang ke1 dan 3 itu ada refleksi via WA grup seperti itu. Masyaallah. Apa itu refleksi Ustazah? Nah ini refleksi. Jadi refleksi itu adalah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk merenungi ayat-ayat yang kita tadaburi agar lebih paham kemudian direfleksikan ke kehidupan nyata kita.

41:06 Namanya juga tadabur gitu ya. Jadi kita dapat kajian intinya kemudian kita refleksikan jadi amalan di kehidupan sehari-hari itu seperti apa. Kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari begitu. Iya seperti itu. Masyaallah. Wah. Masyaallah. Berarti langsung saja ya, Umahat dan akhwat untuk mendaftar di kelas tadabur yang insyaallah link akan sudah di-share di kelas masing-masing. Jadi harus segera daftar karena 2 hari lagi pendaftaran akan segera ditutup, Ustazah. Iya. Umahat akhwat udah sudah daftar apa begini ngangguk-ngangguk apa geleng-geleng belum? Iya. Kita cek, kita cek ustazahnya sudah share belum info tadabur?

41:52 Sudah Dok. Sudah. Benar. Daftarnya sudah belum? Sudah. Iya. Pokoknya kalau belum berarti insyaallah ya kalau misalnya ee infonya terlewat boleh minta lagi kepada gurunya di kelas. buruan diisi daftarnya linknya karena 2 hari lagi berarti ee tanggal 31 ya betul 31 Januari akan ditutup seperti itu nunggunya lagi nanti lama ya berapa purnama lagi. Jadi mendingan sekarang aja. Jadi ya dari sekarang tayib silakan. Ada lagi ustazah yang mau disampaikan? Sudah

42:37 baik. Berkah Tib ustazah. Kalau tadi kan program ee ini ya ee pendidikan dan dakwah itu program utama. Nah, jadi kalau program utama tahsin, tahfid, dan tadabur. Iya. Nah, kita juga ada program yang lain yaitu program sosial. Program sosialnya adalah semerbak. Apa itu, Ustazah Semerbak? Ustazah kok belum tahu semerbak? Ini ngetes ya. Mungkin yang murid baru belum tahu itu semerbaks. Oh. Iya. Kalau teman-teman yang sudah lama bergabung pasti sudah tahu ya kalau semerbak apa? 1000 1000 merah berar

43:24 100 1000 meraih barokah jadi program ini untuk upaya taawun gitu ya ustazah ya menggandeng ustazat thibat kemudian juga keluarga besar ya untuk bertaawun jadi ada dompetnya yang beredar di kelas yang kemudian nanti dari apa dana taawun tersebut akan kita pergunakan untuk dana dan dana kasih sayang seperti itu ya. Misalnya menjenguk teman sekelas yang sedang sakit atau kesusahan gitu. Kemudian ada juga pendidikan dan dakwah dari semerbak ini kita sudah mengadakan apa Ustazah? Mengad daurah salat. Nah, kalau daurah salat ini udah pada ikutan belum?

44:11 Sudah. Ada yang belum? Ada yang belum. Daurah salat. Jangan-jangan enggak pernah dengar tentang daurah salat. Iya betul Ustazah. Iya, biasanya kalau yang sudah tahu daurah salat ini, ini kakak-kakak kelas nih dari kelas tahfid ya. Kita kemarin mulainya dari kelas tahfid, kemudian ke pratahfid, baru kemudian ke tahsin. Nah, terakhir kemarin kita sudah sampai BBQ2 Ustazah. BBQ2. Jadi teman-teman yang ada di BBQ, Prabbek, Sakifa belum kebagian ya, tungguin ya. Insyaallah nanti akan beredar undangannya. Disiapkan waktunya yang terdekat insyaallah tanggal 15 Februari ya seperti itu. Silakan Ustazah yang

44:58 lainnya. Baik, Ustazah. Tadi ada program semerbak dan sekarang ada program warek, Ustazah. Oh, iya. Warek itu berarti masih di bawahnya Semerbak, ya? Bawah Semerbak. Baik. Dan ee tentunya sebelum warek juga ada program yang namanya Beras Berkah. Beras Berkah apa tuh? Betul. Beras Berkah adalah program yang dibentuk sebagai wujud kepedulian sosial untuk membantu saudara kita di lingkungan Rumah Quran Bunda Aisyah yang kurang mampu dengan harapan tidak ada dapur yang tidak ngebul begitu, Ustazah. Kalau beras berkah berarti dari namanya

45:43 aja beras ya. Berarti kita mengumpulkan beras. Betul. Nah, mengumpulkan beras minimal segenggam kemudian dikumpulkan kepada guru masing-masing. Jadi, buat teman-teman yang berlapang ya boleh mengumpulkan beras minimal segenggam atau lebih atau lebih juga boleh seton ya. Kemudian yang teman-teman yang lapang boleh apa mengumpulkan beras. Sedangkan untuk teman-teman yang membutuhkan boleh ambil berasnya. Boleh menghubungi ustazah kelas masing-masing. Ah, iya. hubungi kelas masing-masing. Kemudian ada lagi yang terakhir ee sudah beberapa tahun ini kurang lebih kita mulainya ketika COVID. Betul Ustazah. Nah, yaitu ada penyaluran hewan kurban. Nah, jadi ee boleh nih kalau umahat

46:31 akhwat ya yang ingin berkurban bersama RQBA itu insyaallah ee apa namanya informasinya akan ee selalu beredar di WA grup masing-masing ya. Jadi stay tune di stay tune di grup masing-masing. Iya betul Ustaz. Baik. Masyaallah. Semoga dengan banyak program yang dimiliki RQBA, Al-Qur'an tidak pernah padam. Al-Qur'an selalu menjadi penerang bagi kita dan baik di dunia maupun di liang lahad dan banyak memberi syafaat di hari kiamat kelak bagi umat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Amin. Amin ya rabbal alamin. Baik, sebelum acara kita mulai izinkan kami mengucapkan jazakumullahu khairon

47:16 kepada DKM Masjid Alazhar Jakapai Bekasi atas fasilitas tempat pada hari ini. Kemudian ada UMKM Hijrah Bekasi, Ustazah. ee kalau UMKM hijrah ini nanti yang ee standby di area timur ya karena ada bazar seperti itu dan tentunya kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kuliah perdana hari ini kami ucapkan jazakumullahu khairan. Baik, tadi sempat disinggung tentang UMKM hijrah. Kami informasikan bahwa pada hari ini diadakan bazar yang didukung oleh UMKM Hijrah Bekasi. dengan aneka stand termasuk barang-barang prilof. Bazar ini terletak di halaman

48:03 timur Masjid Al-Azhar. Jadi nanti sepulang kuliah perdana akhwat dan umahat bisa mampir. Jadi jangan lupa untuk belanja-belanja sebelum pulang ya. Iya. Dan untuk bazar prilove ini insyaallah ee semua keuntungannya akan kami salurkan untuk pembangunan musala sekolah ibtidai ya. Musala Tsabit bin eh Zaid bin Tsabit yang ada di Ibtidai Bunda Aisyah. Seperti itu. Ais. Baik selanjutnya. Baik. Selanjutnya kami juga membuka infak dakwah secara online. Jadi dipersilakan kepada thlibat yang ingin

48:49 berpartisipasi dalam infak kuliah perdana RQBA untuk menyalurkan informasi untuk menyalurkan infaknya melalui rekening Bank Muamalat dengan nomor 305012. Saya ulangi kembali di rekening Bank Muamalat dengan nomor 3050152 rekening atas nama Mutrika. Kemudian untuk informasi infak dapat ke nomor 0856 9001876

49:36 dengan nomor WhatsApp 0856 9001876. Iya. Masyaallah. Kalau itu tadi untuk infak kulper ya, Ustaz. Kulper. Betul, Ustazah. Kemudian selanjutnya ee Yayasan Misa Quran yang menaungi sejumlah aktivitas dakwah di antaranya Rumah Quran Muda Aisyah mengajak kita semua untuk fastabiqul khairat ya. Apa itu? Yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan pada program pembangunan musala Zaid bin Tsabit yang ada di Sekolah Ibtidai Bunda Aisyah. Tadi sudah ya dijelaskan sudah dijelaskan. di bazar prelove. Nah, jadi

50:22 selain melalui bazar prilove tadi, jadi kami juga ee membuka kesempatan untuk ee akhwat umahat yang ee berlapang ingin berinfak ya untuk fastabiquul khairat pada pembangunan musala silakan bisa melalui rekening bank muamalat. Boleh dicatat kali ya, Ustazah nomornya yang ingin apa namanya ikut berpartisipasi di nomor rekening Bank Muamalat 3290027209. Nah, diulangi ya 3290027209

51:10 rekening atas nama Yayasan Missa Quran. Dan untuk konfirmasi infak bisa menghubungi nomor WA 08578295 5606. Kami ulangi untuk konfirmasi infak melalui WA di nomor 0857 8295 5606 seperti itu. Ustazah Toyib mungkin bisa dihadirkan ee untuk selayang pandang dari info wakaf ya Ustazah.

52:02 kita siap-siap, Teman-teman, sebentar lagi di sekolah kita akan dibangun sebuah musala. Musala ini bukan hanya untuk menghafal Al-Qur'an, tapi di tempat ini kita juga akan mencintai Al-Qur'an.

53:11 Teman-teman, ada yang tahu siapa itu Zaid bin Tsabit? Ia bernama Zaid bin Tsabit, seorang sahabat Anshar dari Bani Najar. Zaid sudah menjadi yatim sejak usianya 6 tahun. Ia sudah masuk Islam sebelum kedatangan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ke Madinah melalui dakwah

53:56 Mus'ab bin Umair. Pada usia 11 tahun ketika anak-anak seusianya masih senang bermain, Zaid telah duduk di majelis ilmu. Ia menghafalkan Al-Qur'an. Saat Rasulullah sampai di Madinah, Zaid kecil sudah menyetorkan hafalan Qurannya di hadapan Rasulullah sebanyak 17 surat dari kitabullah. Zaid menguasai beberapa bahasa seperti bahasa Ibrani, Suryani, Persia atas perintah Rasulullah untuk kepentingan dakwah Islam. Ia masih belia. Namun Allah pilih tangannya untuk menuliskan wahyu langit.

54:43 Sehingga siapun yang membaca Alquran sepanjang zaman, ada pahala yang mengalir kepada sahabat Zaid bin Tsabit. Ketika Rasulullah sallallahu alaihi wasallam wafat, Alquran harus tetap terjaga. Maka di masa Abu Bakar radhiallahu anhu, Al-Qur'an dikumpulkan dan ditulis lengkap menjadi sebuah mushaf. Zaid terpilih untuk mengumpulkan ayat demi ayat bersama para sahabat pilihan. Dan jadilah mushaf Abu Bakar. Di masa Utman radhiallahu anhu, Zaid kembali memikul amanah. Ia menyeragamkan penulisan mushaf. agar menjadi pedoman

55:30 umat dan agar Al-Qur'an terjaga sampai akhir zaman. Jadilah mushaf Utsmani seperti yang kita baca saat ini. Sejak kecil Zaid menjadi penjaga kitabullah. Ia tumbuh di kota ilmu, kota Madinah. Ia menjadi ulama yang besar. Bahkan Abdullah bin Abbas sang kibarul ulama berguru kepada Zaid bin Tsabit. Ya, Zaid bin Tsabit adalah cahaya ilmu bagi segenap umat. Di tengah rintik hujan, kami mengundang para muhsin mari berwakaf untuk rumah Allah Zaid bin

56:15 Tsabit agar lahir Zaid bin Tsabit, Zaid bin Tsabit kecil masa depan yang akan menjadi penjaga Al-Qur'an. H

57:08 Baiklah akhwat dan ummahat, saat ini kita akan memulai acara kuliah perdana. Diharapkan kepada akhwat dan umaha sekalian untuk menjaga ketenangan serta fokus menyimak hingga akhir acara. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu wasalamu ala asrofiliya wal mursalin waa alihi wasohbihi ajmain. Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahla wa anta tajalul hazna id sahla. Segala puji bagi Allah yang maha mengetahui dan maha melihat hamba-hamba-Nya. Maha suci Allah. Dialah yang menciptakan

57:56 bintang-bintang di langit dan dijadikan penerang pada bulan yang bercahaya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Rabb selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hambanya dan rasulnya yang diutus kepada kebenaran sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. mengajak pada kebenaran dengan izinnya dan cahaya penerang bagi umat-Nya. Ya Allah, curahkanlah selawat dan salam baginya dan keluarganya yaitu doa dan keselamatan yang berlimpah. Amin. Amin yaabbalamin.

58:43 Kuliah perdana program tahsin offline dan online Rumah Quran Bunda Aisyah 10 Syakban 1447 Hijriah bertepatan dengan hari Kamis 29 Januari 2026 dengan tema mengapa Kita Wajib Tadabur Al-Qur'an. Yang kami hormati narasumber kita pada hari ini yaitu Ustaz Nurfajri Ramadan hafidahullahu taala. Yang kami hormati Ketua Yayasan Mis Quran Ustaz Muhajirin Ibrahim Lc hafidahullahu taala. Yang kami hormati founder sekaligus

59:30 pembina rumah Quran Bunda Aisyah Alhabibah Ustazah Umi Yusdiana hafidahullahu taala. Yang kami hormati Ustazat Rumah Quran Bunda Aisyah Pusat maupun cabang yang telah hadir secara offline di Masjid Jami Al-Azhar Jaka Permai Bekasi maupun yang tergabung secara online dari seluruh cabang. Yang kami hormati Ustazat Rumah Quran Bunda Aisyah Pusat maupun cabang yang telah hadir secara offline di Masjid Jami Al-Azhar Jaka Permai. Dan yang kami cintai seluruh thalibah yang saat ini hadir di Masjid Al-Azhar Jaka Permai

1:00:16 Bekasi maupun yang telah hadir secara online di cabang di channel YouTube Rumah Quran Bunda Aisyah. Izinkan kami untuk mengingatkan tata tertib selama acara berlangsung. Yang pertama, mari kita sama-sama meluruskan niat mengharapkan rida Allah Subhanahu wa taala. Yang kedua, dimohon untuk fokus terhadap jalannya acara hingga acara ditutup. Dan yang ketiga, kehadiran thbah pada hari ini akan tercatat pada presensi atau daftar hadir di kelas masing-masing. Selanjutnya kami akan membacakan susunan acara pada hari ini. Yang pertama

1:01:01 pembukaan acara. Yang kedua, tilawah Al-Qur'an. Yang ketiga, sambutan oleh pembina Rumah Quran Bunda Aisyah. Yang keempat acara inti yaitu tausiah disertai tanya jawab. Yang kelima, doa. Dan yang keenam penutup. Baiklah masuk pada acara yang pertama marilah kita buka dengan membaca basmalah bersama-sama. Bismillahirrahmanirrahim. Acara selanjutnya adalah tilawah Al-Qur'an yang akan dilantunkan oleh Ukhti As Suraya. dan tilawah oleh Ukti. Sebagai informasi Ukhti Asay merupakan

1:01:49 Thalibah Syekh Ahlam Naji Alqu dan Syekh Suad Naji Alqu. Dan saat ini beliau masih terus belajar dan diamanahkan mengajar di Maahad Sayidah Khadijah Bogor. Dan Ukhti Cebiana Andini merupakan thaolah kelas pratahfid 1 Rumah Quran Bunda Aisyah 15 Galaksi Bekasi. Kepada yang kami cintai Ukhti Aska dan Ukhti Cebi, kami persilakan. Dan bagi para tholibah yang ingin menyimak, surat yang dibaca adalah Quran surah An-Nisa ayat 80 sampai84. Barang siapa yang mendengarkan dengan

1:02:35 sungguh-sungguh ayat dari Al-Qur'an, ditulis baginya kebaikan yang berlipat ganda. Dan barang siapa yang membacanya adalah baginya cahaya pada hari kiamat. Hadis riwayat Bukhari dan Imam Ahmad. Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Auzubillahiminasyaitanirrajim.

1:03:28 Bismillahirrahmanirrahim. May yu'ir rasula faqod atho Allah waman tawalla fama arsalnaka alaihim hafidho waquuluna thatun baru minika bayatum

1:04:15 minhum faidza barzuu minika bayyata thifatum minhum ghairalladzi taquul Wallahu yaktubu maa yubayyitun. Faid anhum wat tawakkal alallah wa kafa billahi wakila. Afalaa yatadabbarunal

1:05:03 quran walau kaana mini ghairillahi lawajaduu fihti ikhtilafan katsiro waidza jaahum amrum Walau radduhu ilar rasuli wa ila ulil amri minhum laalimahulladzina

1:05:51 yastambitunahu minhum l'tumusitana illa qolila faqatil fi sabilillahi La tukallafu illa nafsak faqatil fi sabilillahi la tukallafu

1:06:37 illa nafsak wa harridhil mukminin. kafaru wallahu asyaddu ba's wa asyaddu tankila. Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah yang maha

1:07:24 pengasih lagi maha penyayang. Barang siapa menati Rasul Muhammad, maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barang siapa berpaling dari ketaatan itu, maka ketahuilah kami tidak mengutusmu, Muhammad untuk menjadi pemelihara mereka." Dan mereka orang-orang munafik mengatakan,

1:08:11 "Kewajiban kami hanyalah taat. Tetapi apabila mereka telah pergi dari sisimu Muhammad, sebagian dari mereka mengatur siasat di malam hari, mengambil keputusan lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah mencatat siasat yang mereka atur di malam hari itu. Maka berpalinglah dari mereka dan bertawakallah kepada Allah. Cukuplah Allah yang menjadi pelindung.

1:08:57 Maka tidakkah mereka menghayati mendalami Al-Qur'an? Sekiranya Al-Qur'an itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya. Dan apabila sampai kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka langsung menyiarkannya. Padahal apabila mereka menyerahkannya kepada rasul dan ulil amri di antara mereka, tentulah

1:09:44 orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya akan dapat mengetahuinya secara resmi dari mereka. Rasul dan ulil amri. Sekiranya bukan karena karunia dan rahmat Allah kepadamu, tentulah kamu mengikuti setan kecuali sebagian kecil saja di antara kamu. Maka berperanglah engkau Muhammad di jalan Allah. Engkau tidaklah dibebani melainkan atas

1:10:29 dirimu sendiri. Kobarkanlah semangat orang-orang beriman untuk berperang. Mudah-mudahan Allah menolak, mematahkan serangan orang-orang yang kafir itu. Allah sangat besar kekuatannya dan sangat keras siksanya. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

1:11:15 Jazakumullahu khairon wallahu fikum. kepada ukhti dan ukhti CEBI yang telah melantunkan ayat suci Al-Qur'an dan membacakan sari tilawahnya kepada kita semua. Tiib. Acara selanjutnya adalah sambutan yang akan disampaikan oleh founder sekaligus pembina Rumah Quran Bunda Aisyah yaitu Alhabibah Ustazah Umi Yusdiana. Kepada Ustazah Umi Yusdiana kami persilakan.

1:12:02 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apa kabar ibu-ibu semua? Kita ada yang ketemunya setahun sekali saja ya di sini ya. Tapi alhamdulillah. Bismillah. Alhamdulillahbilamin hamdan mubarokan fiunaardiusallim habibina Muhammadin waa alihi wasohbihi ajmain. Rabbisrohli sodri waassirli amri wahlul uqdatan lisani yafqohu qauli. Alhamdulillah, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wa taala yang telah memberikan

1:12:49 kenikmatan kepada kita semuanya. Nikmat yang begitu besar dan banyak. Semoga kita senantiasa mendapatkan bimbingan dari Allah agar kita ini tambah pandai untuk bersyukur. Karena jika kita senantiasa mensyukuri hal-hal yang kecil, maka kita akan mudah untuk bisa mensyukuri perkara-perkara besar. Tapi bagaimana caranya kita bisa melihat ini nikmat kecil, ini nikmat besar kecuali dengan ilmu.

1:13:38 Selawat dan salam sejahtera semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda nabi kita Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang telah memberikan jalan yang lebar kepada seluruh umatnya agar bisa menempuh jalan yang lurus sampai kepada Allah subhanahu wa taala. mengenali jalan yang telah ditempuh oleh baginda nabi itu amat penting bagi kita agar kita bisa selamat. Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk belajar lebih detail lagi tentang sosok nabi kita itu seperti apa dan segala sepak

1:14:23 terjangnya melalui sirah nabawiyah. Para ustazat yang saya cintai, para tholibat yang saya cintai, dan Ustaz Fajri Ramadan. Alhamdulillah sudah hadir di sini lebih dulu dari kita semuanya. Jazakumullah sudah memenuhi undangan kami. Saya ingin mengucapkan jazakumullah khairon kepada seluruh thibat yang memiliki integritas yang tinggi di tengah guyuran hujan. Mungkin lebih banyak dari kita sebelum sampai di sini harus melalui

1:15:10 genangan-genangan air ya. Bahkan rumah saya di sana sini di portal. Mau keluar dari komplek itu harus telepon dulu satpam ya. Tapi alhamdulillah bisa sampai di sini. Jazakumullah khair. Mudah-mudahan Allah membalas dengan balasan yang lebih banyak lagi. Terutama kepada tholbah eh kepada ustazah yang luar biasa ya sudah menyiapkan semuanya. Mereka datang semuanya lebih dulu dari kita. Ibu-ibu mau enggak bacaannya seperti Kakak Azka? Siapa yang mau? Mau kan semuanya seperti Kakak Azka? Insyaallah sebentar lagi kita saksikan bersama nanti beliau di sini untuk

1:15:56 diwisuda ya Kak Azka. Insyaallah ya dimudahkan. Sedikit lagi beliau ya wisuda ee sanad qiraat Hafz An-Asim. Ibu tahu enggak kapan Kakak Azka berinteraksi dengan rumah Quran Bunda Aisyah dari usianya pesta tuh tahun berapa ya? Pokoknya dari SD itu Kak Azka sudah mengikuti program di rumah Quran Bunda Aisyah. Dulu kami ada program untuk anak-anak SD itu namanya pesta pesantren tahfid anak. Nah, itu Kak Azka salah satu pesertanya. Jadi, dari kecil ibu-ibu

1:16:43 belajar Quran mulainya usia berapa? Sudah berapa lama belajar di rumah Quran Bunda Aisyah? sudah mau langsung bacaannya seperti Kak Azka. Ah, ini dia ya, Ibu-ibu. Salah satu yang sering didengungkan oleh para ustazah di kelas adalah tentang adab ya. Bagaimana kita beradab terhadap Al-Qur'an. Jangan-jangan

1:17:29 kita memang belum menegakkan adab. Adab itu kalau kita maknai sebagai pengetahuan dan pengakuan terhadap sesuatu ya, pengenalan makrifah kepada sesuatu. selalu kita mengakui dan tunduk gitu ya. Sehingga akan terlahir dari adab itu adalah sikap adil. Adil apa, Bu? Adil apa arti adil? Menempatkan sesuatu pada tempatnya.

1:18:19 Bukan, bukan hanya menempatkan sesuatu itu bukan hanya berkaitan dengan tempat ya, tapi juga memberi kadar sesuatu dengan kadarnya. Nah, kalau kita kalau kita bicara tentang adab ya, adab itu adalah adil. Lawan adil apa, Bu? Lawan adil apa? Zalim. Jadi adab itu adalah ketika kita memposisikan diri kita ya. Pertama kita sadar dulu, mengakui dulu, tahu dulu nih posisi kita di hadapan

1:19:09 Allah itu seperti apa. Ya, agar kita tahu bagaimana cara meletakkan adab kita kepada Allah. Karena tanpa kita mengetahui posisi kita di hadapan Allah Subhanahu wa taala, sulit kita akan menegakkan adab kepada Allah Subhanahu wa taala. Dari 99 nama Allah, mana yang paling kita pahami? Kan 99 itu harus kita kenali, harus kita pahami, harus kita amalkan.

1:19:54 Ya, man aksaoha dakhalal jannah. Siapa yang menghafalkannya, mempelajarinya, lalu mengamalkan ya memahami dan mengamalkan nama-nama itu masuk surga. Tapi seberapa luas pengetahuan kita mengenai Allah ini akan berpengaruh dengan seberapa besar pengakuan kita kepada Allah dan bagaimana ketundukan kita kepada Allah. Nah, Al-Qur'an ini adalah kalamullah, wahyu dari Allah. Kalau pengenalan kita kepada Allah masih

1:20:39 jauh dari sempurna, sulit juga bagi kita untuk mengerti posisi Al-Qur'an itu di mana ya, kemuliaannya tuh sebesar apa ya. Lalu kita meletakkan diri kita nih diri kita di hadapan Al-Qur'an itu seberapa kecilnya itu akan bisa kita tahu apabila kita mengerti posisi Al-Qur'an ya di hadapan kita dan bagaimana posisi Allah sebagai pemilik kalam itu di hadapan kita. Nah, itu penting. Karena Ibu kalau kita bicara tentang adab itu, oh adab

1:21:26 Al-Qur'an tuh gini ya, jangan meletakkan Quran di lantai, yaitu secara zahirnya. Begitulah adabnya. Tapi ada adab yang lahir dari batin kita atas pengetahuan kita terhadap posisi Al-Qur'an. kesadaran kita, lalu pengakuan kita terhadap Al-Qur'an itu seberapa besarnya. Itu akan berpengaruh nanti dengan bagaimana adab kita di hadapan Allah Subhanahu wa taala. Bagaimana kita beradab kepada Al-Qur'an. Apalagi kalau kita mengetahui melalui bagaimana

1:22:12 perjuangan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ketika mengajarkan Al-Qur'an kepada para sahabat, ketika mengamalkan Al-Qur'an di Makkah dan Madinah, kita akan menjadi tahu posisi kita. Mengapa ini perlu saya sampaikan? Karena ibu-ibu yang belajar di rumah Quran, Bunda Aisyah akan terus berinteraksi dengan Al-Qur'an. Ya, kita harus tahu nih kita sedang apa, Ibu-ibu, waktu daftar di rumah Quran, Bunda Aisyah tujuannya pengin bisa baca sebagaimana Al-Qur'an diturunkan atau pengin punya

1:22:57 nilai bagus? Yang pertama, yang kedua pengin membaca Al-Qur'an. Sebagaimana ketika Al-Qur'an diturunkan ketika Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mendengarkan, menyimak bacaan Ibnu Mas'ud. Kata Rasulullah, "Siapa di antara kalian yang ingin mengambil Al-Qur'an seperti fresh seperti ketika Al-Qur'an diturunkan? Ambillah dari Ibnu Mas'ud. Kita tuh pengin membaca Al-Qur'an kita itu ya fresh seperti Al-Qur'an diturunkan tuh bagaimana?

1:23:43 Karena titik lengkung itu ada makna-maknanya ya. Harakat itu ada makna-maknanya. Sekali lagi saya tanya, ibu-ibu ketika pertama daftar Al-Qur'an, ibu niatnya pengin bacaannya baik sebagaimana ketika Al-Qur'an diturunkan atau pengin punya nilai yang bagus agar naik kelas terus? Nah, ini harus terus diperbaiki nih niat kita nih. Karena kalau niatnya yang pertama itu ada beberapa hal yang memang perlu kita persiapkan ya. Kan kadang-kadang di rumah Quran itu ada

1:24:28 ibu-ibu yang enggak mau teori ah mau langsung praktik. Padahal teori itu kan tutorialnya ya, Bu ya. Ibu kalau punya resep baru enggak pernah lihat tutorialnya langsung praktik sukses tidak? Yaah. Jadi teori itu sebenarnya tutorialnya di mana meletakkan lidah ketika mengucapkan hukum ro dan lain sebagainya. Nah, ini Bu yang harus terus kita benahi, terus kita perbaiki agar ya kita ini semakin memantas diri agar Allah Subhanahu wa taala menghadiahkan kepada kita bacaan yang bagus lalu sampai ke jenjang tahfiz Quran. Siapa Ibu yang ingin hafal 30

1:25:16 juz? Amin. Insyaallah saya doakan ibu-ibu semoga sampai. Ya, nanti insyaallah Kak Azka kita tunggu Kak Azka nanti mudah-mudahan ya akan mengajar di program tahfid Rumah Quran Bunda Aisyah. Ibu-ibu cepat nanti menjadi murid beliau insyaallah. Nah, Ibu-ibu saya ee saya kasih gambaran gini ya, Bu. Ibu kalau ujian, kalau ujian tuh enggak usah nervous gitu. Enggak usah, Bu. Biasa aja. Ujian itu, Bu, adalah ketika apa kita sebetulnya recall, ya. Recall memanggil ingatan-ingatan kita yang sudah kita catat, yang sudah kita simpan

1:26:03 di kelas. Nah, maka kita menjawab secara tertulis, me-recall kembali. Oh, ustazah pernah jelasin ini. Jadi ketika dapat pertanyaan kita mengisi itu tuh prosesnya lebih kurang di sinilah ya kan kita mengingat kembali apa yang sudah disampaikan oleh para ustazah yang tersimpan di sini ya. Tapi kalau Ibu tadrib bukan cuman di sini Bu. Ada ilmu yang masuk ke dalam jiwa. Ada proses itu ditangkap oleh jiwa kita, diproses oleh jiwa kita menjadi ilmu.

1:26:51 Lalu kita disuruh mengucapkan apa yang kita pahami di sini, apa yang kita simpan di dalam jiwa kita. Kemudian secara latihan kita latih di sini. Jadi ada beberapa variabelnya kalau membaca itu. Jadi belum tentu, Bu, Ibu yang nilainya bagus serta-merta bacaannya juga bagus. Belum otomatis. Karena untuk bacaan bagus itu variabelnya lebih banyak lagi. Ada keterlibatan otot-otot yang ada di mulut, otot lidah kita, kebiasaan kita yang tidak mudah untuk membacakan huruf-huruf yang ada di tenggorokan itu kan kita tidak terbiasa, Bu. Beda sama orang Arab ya. Nah, itu tuh banyak sekali variabelnya.

1:27:36 Jadi ini juga perlu kita sadari belajar tahsin membaguskan bacaan bukan hanya mengandalkan kemampuan kognitif kita, tapi ada kesertaan jiwa kita, roh kita. Apalagi kalau sampai di tingkat hafalan ada jiwa kita penerimaannya itu seperti apa. Maka Ibu-ibu, kalau Ibu-ibu enggak naik itu enggak perlu sedih yang berlebihan, kecewa yang berlebihan, WA panjang kepada ustazahnya. Dulu di awal-awal saya sering dapat WA panjang kali lebar, Bu. Ya, karena ibu-ibu tuh kaget, syok dulu tuh enggak pernah enggak naik.

1:28:23 Begitu daftar di rumah Quran enggak naik. Ngapain sih kursus ngaji aja? Ribet banget ya sistemnya sampai enggak naik, enggak naik segala gitu. Ingat, Ibu. Ini bicara tentang Al-Qur'an. Kita tidak hanya melibatkan kemampuan lisan, tidak hanya melibatkan kemampuan kognitif kita, tapi juga kemampuan jiwa kita bagaimana mengolah ilmu itu. Setuju apa enggak? Insyaallah sabar ya, Bu ya. Insyaallah sabar. Jadi tadi nanti Bu ya tentang adab ini akan kita ulang ulang ulang ulang sehingga kata adab begitu lekat dan kita pahami. Karena hari ini Bu kata

1:29:11 adab itu masih dipahami secara yang zahir-zahir aja tapi kita belum memahami adab secara batin tuh seperti apa. Itu nanti insyaallah akan kita ulang-ulang ya melalui para ustazahnya sehingga kita bisa menyerapi. Jangan-jangan memang saya tuh belum menegakkan adab ya di majelis ilmu. Jangan-jangan saya memang belum menegakkan adab ya di terhadap Al-Qur'an. Boleh jadi itu juga yang menjadi ee tidak lengketnya kita, tidak dekatnya kita dengan Al-Qur'an. Nah, insyaallah Rumah Quran Bunda Aisyah dalam waktu dekat kita juga akan ee membuka program yang ini sudah saya tunggu sejak lama. Jadi, ustazah-ustazah mah sudah sering

1:29:57 mendengar bahwa saya sedang mengikhtiarkan ada program tadabur. Karena interaksi kita dengan Al-Qur'an tidak mungkin berhenti di tahsin, tidak mungkin berhenti di tahfiz, tapi harus lanjut kepada tadabur. Dan tadabur itu harus di-follow up. Maka mengapa di kelas tadabur ada refleksi agar ayat yang kita baca walaupun mungkin kita bacanya tadaburnya hanya tiga ee satu ayat mungkin ya, satu ayat, tapi bagaimana ayat ini berinteraksi dengan jiwa kita. Bagaimana ya, bagaimana bisa berinteraksi dengan jiwa kita? Kita paham secara kognitifnya, kita paham secara jiwa kita bisa menerima. Lalu

1:30:45 jiwa kita mendorong anggota badan kita untuk mengamalkan ayat itu. Itu fungsinya refleksi. Jadi refleksi bukan ujian tertulis ya. Siapa yang kemarin memahami refleksi itu aduh ujian lagi enggak ada ya. Refleksi itu kebutuhan siapa? Kebutuhan kita. Kita yang butuh. Misalnya Ustaz Fadri pernah menjelaskan kepada kami, kita baca surat Adduha. Wadduha gitu ya. Itu kan ada ada ayatnya yang berbunyi faammal yatima fala taqhar ya. Dan kamu jangan menghardik

1:31:33 apa? Anak yatim. Faamal yatima fala takar. Dan janganlah kamu menghardik anak yatim. Kita refleksi tuh ayat itu. Jangan-jangan selama ini saya melirik aja enggak tuh ke anak yatim. Jangan-jangan saya sering menghardik anak yatim atau jangan-jangan anak saya sendiri sering saya hardik-hardik. Dengan mentadaburi ayat itu kita jadi refleksi diri. Astagfirullahalazim. Ke mana aja tiap salat duha saya baca salat duha. Ya kan, Bu? Ibu-ibu kalau salat duha bacanya kan wadduha wallaili id saja kebanyakan ya Bu ya. Ke mana aja ya saya? Saya masih menghardik anak

1:32:19 yatim. Bahkan anak saya sendiri saya hardik-hardik. Jangan-jangan suami juga dihardik-hardik. Nah, ini untuk refleksi kepada kita ya, Bu ya. Jadi nanti ibu ayat yaayat yang Ibu tadrib di kelas itu ibu pahami. Kalau ibu mengerti itu Allah sedang menyuruh apa nih kepada kita nih. Jadi ada komunikasi, ada interaksi antara kita dengan dengan Al-Qur'an gitu ya Bu ya. Saya mau tanya, siapa yang belum daftar tadabur? Yaah. Segera daftar ya. Siapa yang belum daftar tadabur di online? Kelas online

1:33:06 ada yang belum daftar tadabur? Rugi nanti kita berinteraksi dengan Al-Qur'an secara lisan, tapi kita tidak berinteraksi dengan Al-Qur'an secara jiwa. Khawatirnya nanti gini, Al-Qur'an ada di mana? Kitanya ada di mana? Ya, Bu, ya. Enggak ketemu-ketemu kita dengan Al-Qur'an, tapi doanya pengin menjadi ahlul Quran. Tapi Al-Qur'an jauh di mana? Kita jauh di mana? Mudah-mudahan itu enggak. Dan kelas tadabur ini pasti panjang ya, Bu ya. Tapi biar Ibu enggak merasa beban, kita buat 3 bulan. 3 bulan. 3 bulan kita akan mulai dengan ayat-ayat

1:33:53 pendek yang sudah Ibu hafal, yang sudah Ibu tadrib di kelas. Jadi, Ibu familiar dengan ayat itu. Nanti Ustaz akan membimbing bagaimana kita mentadaburi ayat itu, ya, Bu, ya. Lalu kita merefleksi diri. Nanti ustaz akan apa? Mengajukan pertanyaan, "Sudahkah mengamalkan ini? Sudahkah mengamalkan ini?" Begitu ya. Dibantu enggak? butuh dibantu. Jadi kita, oh ini maksud ayat Al-Asr. Oh, ini maksudnya ayat Al-Kafirun. Gitu ya, Bu ya. Jadi, Ibu terus bisa berinteraksi dengan Al-Qur'an insyaallah ya pekan depan ya. Ditutupnya kapan? 2 hari lagi ya. 2 hari lagi ditutup

1:34:40 kelasnya dan siang ya, Bu kalau daftar. Karena kalau malam biasanya kita kunci ya. Kalau malam ya daftarnya siang biar lancar. Insyaallah 3 bulan lalu nanti ee ada lagi 3 bulan. Jadi bulan ee tanggal 5 kita ada kelas mukadimah. Tanggal 5nya untuk menjelaskan apa itu kelas tadabur. Lalu tanggal 12 kita akan mulai dengan Ustaz ee Fajri Ramadan. Demikian ibu-ibu sekali lagi terima kasih eh saya ucapkan kepada ibu-ibu yang hadir pada hari ini dan jazakumullah khairon kepada thalibah rumah Quran Bunda Aisyah yang istikamah yang memiliki integritas yang tinggi. Insyaallah ya Bu ya tertatih-tatih kita terus berjuang untuk bersama dengan Al-Qur'an

1:35:28 agar Al-Qur'an memberi syafaat kepada kita semuanya. Bu, jatuh bangun enggak, Bu? Sama, Bu. Ustazah juga guru tahfidnya lebih keras, Bu, dari guru ibu-ibu, ya kan? Ya, Ustazah juga sama, Bu. Ustazah belajar terus, Ustazah masih belajar setoran bacaan, ustazah masih belajar teori, ustazah masih setoran hafalan. Sama, Bu, jatuh bangun. Jatuh bangun juga ya, Ustazah. Jatuh bangun juga, Bu. Ya, tapi bismillah. Walaupun tertati, jatuh cepat bangunnya. jatuh cepat bangunnya ya. Walau tertatih-tatih kita berjalan terus ke depan. Semangat ya Ibu-ibu ya. Semangat insyaallah. Demikian sambutan e kali ini ya. Terima kasih kepada MC, kepada ee Ustazah

1:36:16 semuanya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Baik, jazakumullahu khairon kepada Ustazah Umi Yusdiana atas sambutannya. Baik akhwat dan ummahat, sebelum kita masuk ke acara inti, kami persilakan kepada akhwat dan ummahat yang masih berada di luar atau yang masih berada di bazar halaman Masjid Al-Azhar untuk segera masuk ke dalam masjid. Karena

1:37:02 sesaat lagi tausiah dan motivasi dari Ustaz Nurfajri Ramadan akan segera dimulai. Baik, sebelum kita mendengarkan ya tausiah dari Ustaz, terlebih dahulu akan kami bacakan profil dari Ustaz Nurfajri Ramadan. Ustaz Nurfajri Ramadan mengenyam pendidikan antara lain diploma bahasa Arab di Al Imam Muhammad bin Saud Islamic University pada tahun 2009 hingga 2012. Kemudian S2 Ilmu Syari Islamic University pada tahun 2012 hingga 2016.

1:37:53 yang kemudian ada S2 study peradilan di King Abdul Aziz University pada tahun 2020 hingga 2023 dan S1 Ilmu Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2023 sampai saat ini. Dan kemudian saat ini juga beliau merupakan anggota komisi metodologi fatwa MUI, asisten divisi fatwa majelis Tarjih dan Tasdid, pimpinan partai eh maaf, pimpinan Pusat Muhammadiyah, peneliti Lembaga Kajian Islam dan Hukum Islam UI. Beliau juga sekretaris bidang dakwah dan

1:38:41 pengajian Islam pimpinan wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat dan beliau juga merupakan anggota Komisi Fatwa N MUI Provinsi DKI Jakarta. Kemudian sebelum kita panggilkan ustazah, di pintu timur masjid ada ee ada learnquran.cocco yaitu mushaf Quran di smart TV. Nah, ini dirancang oleh Ustaz Nurfajri bersama tim beliau yang merupakan sebuah solusi mudah untuk mendalami Al-Qur'an bersama keluarga di rumah dan insyaallah menambah keberkahan smart TV kita di

1:39:28 rumah. Nah, jadi kalau ingin tahu lebih lanjut boleh ya nanti kita keluar menuju pintu timur itu ada stand-nya di situ ya. ya. Mudah-mudahan dengan aplikasi ini bisa menambah ee keberkahan ya dan juga apa namanya kebutuhan belajar kita di rumah seperti itu, Ustazah. Baik, tanpa berpanjang lagi akan kita panggilkan Ustaz Muhajirin Ibrahim Lc yang akan bertindak sebagai moderator dan tentunya pengisi tausiah hari ini adalah Ustaz Nurfajri Ramadan. Kepada Ustaz kami persilakan.

1:40:24 Baik, kami ingatkan kembali kepada umahat dan akhwat untuk mendengarkan tausiah dan motivasi dengan seksama dan tertib. Dan jangan lupa untuk mencatat poin-poin yang disampaikan ustaz hari ini. Untuk sesi tausiah dan tanya jawab kami serahkan kepada Ustaz Muhajirin selaku moderator. Kepada Ustaz kami persilakan. Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah wasalatu wassalamu ala rasulillah wa ala alihi wasohbihi wa mawalah wa ba'ad. Ashadu alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa

1:41:10 asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Rabbisrohli sodri waassirli amri wahlul uqdatan min lisani yafqohu qauli. Amin. Alhamdulillah ee para tholibat murid rumah Quran Bunda Aisyah di tengah dinginnya guyuran hujan yang kita berharap semoga guyuran hujan ini adalah rahmat Allah Taala. Allahumma agna gita rahmatin wala gita adzab. Insyaallah kita hangatkan hari ini apalagi kita mendekati momen bulan Ramadan ee dengan materi tentang tadabur Quran.

1:41:56 Ibu sekalian dirahmati oleh Allah Taala. Kita pengin interaksi kita bersama Al-Qur'an lebih mendalam. Ada semacam dampak dari interaksi kita bersama Al-Qur'an. Setelah ee para thalibat belajar tentang bagaimana cara membaca huruf-huruf Al-Qur'an. Sekarang kita ingin lebih lekat, ada rasa manis di dalamnya. Dari setiap bacaan kita ada sesuatu yang bisa kita ambil faedahnya. Karena Al-Qur'an memang hadir di depan kita sebagai solusi untuk kehidupan-kehidupan kita. Kadang mungkin ada dalam pikiran kita.

1:42:42 Mungkin bagi ee umahat thlibat yang baru masuk di kelas 1. Emang saya bisa tadabur Quran, Ustaz? Kan saya enggak bisa bahasa Arab, Ustaz. Saya kalau tadabur Quran, apalagi saya enggak pernah baca tafsirnya, Ustaz. Gimana saya bisa mentadaburi Al-Qur'an? Seakan-akan mentadaburi Al-Qur'an sesuatu yang menjadi seram, momok. Apakah seperti itu? Nah, nanti insyaallah bersama beliau akan memberikan semacam pintu. Bahwa tadabur Quran itu nikmat. Tadabur Quran itu bukan sesuatu yang ee menyeramkan.

1:43:28 Ibu sekalian dirahmati oleh Allah Taala. Sebelum ee beliau menyampaikan tentang tema tentang tadabur ini, ada satu contoh kalau enggak salah ee Jeffre Leng, Ustaz ya. Kalau salah beliau punya satu refleksi yang beliau tuliskan dalam ee satu karya beliau di mana beliau dulunya adalah seorang yang ateis gitu ya. Dia mempertanyakan tentang eksistensi Tuhan apalagi kalau berbicara tentang masalah keadilan Tuhan. Tapi setelah beliau kemudian membuka Al-Qur'an, dia mendapatkan sesuatu yang lain.

1:44:15 Ketika berbicara tentang keadilan Tuhan, maka dalam buku beliau eh Angels kalau enggak salah ya, satu refleksi beliau, beliau menyampaikan dia masuk Islam dulunya sangat menentang tentang apa eksistensi Tuhan dan sangat mempertanyakan tentang keadilan Allah Taala. Ketika buka Quran di surah Al-Ankabut ayat yang pertama di situ dia mendapatkan ahasibanasu ayyatroqu ayyyaquulu amanna wahum la yuftanun. Apakah orang-orang mengira bahwa mereka dibiarkan hanya mengatakan kami beriman sementara mereka tidak diuji?

1:45:01 Tentunya Jefri Leng ini enggak bisa bahasa Arab, Ibu ya. orang Jerman kalau enggak salah, Ustaz, ya, orang yang enggak bisa bahasa Arab. Tapi mulai dari terjemahan bahasa Inggris, dia buka, dia buka dan mendapatkan ketertarikan melalui ayat tadi. Dia katakan begini, ini sangat menarik sekali bahwa di surah Al-Ankabut ayat pertama yang tadi saya bacakan eh ayat kedua istilahnya yang tadi saya bacakan dia katakan begini. Menarik bahwa dalam konsep wahyu ini Tuhan tidak meniadakan derita.

1:45:47 Derita adalah sebuah keniscayaan. Tapi Tuhan mengajak seseorang untuk bagaimana seseorang memaknai sebuah derita, memaknai sebuah rasa sakit sehingga kemudian menjadi lebih bernilai. Dari situ kemudian dia masuk Islam ya. Ee sebelum beliau masuk sedikit juga kalau enggak salah Syekh ee Nasir bin Sulaiman AlU Umar dalam satu muhadarahnya beliau menyampaikan ada teman beliau seorang dokter dokter spesialis bercerita salah satu keluarganya itu kena kanker sudah berobat ke mana-mana tapi kemudian tidak mendapatkan apa belum mendapatkan kesembuhan.

1:46:33 Akhirnya kemudian dia diminta untuk mulai membuka Al-Qur'an. Ketika dia buka Al-Qur'an, Subhanallah ada inset menarik. Ayat yang dia baca itu ee salah satu ayat di dalam surah Thaha di mana Allah berfirman, "Azubillahiminasyaitanirrajim, bismillahirrahmanirrahim. Waas'alunaka anil jibal faqul yanssifu rbi nasfa." Mereka bertanya kepadamu tentang gunung. Katakanlah Muhammad, Allah sangat mudah untuk melulantahkan gunung. Coba dari ayat ini kemudian keluarganya tadi subhanallah mendapatkan satu insight. Jika gunung itu sangat mudah dibuat oleh Allah lul lan lta

1:47:20 apalagi penyakitnya tadi, maka kemudian dia semakin yakin sampai kemudian mencoba berbagai macam pengobatan dengan bentuk ikhtiarnya dan kemudian merukiah sampai kemudian ee sembuh dengan izin Allah Taala lah. Nanti kita akan menikmati bagaimana beliau menyampaikan apa itu tadabur dan kunci-kunci tadabur itu seperti apa. Insyaallah sama beliau saya serahkan waktunya kepada beliau dan saya minta maaf kalau terlalu panjang lebar dalam ngasih mukadimah, Ustaz. Hayakallah. Ee saya persilakan kepada beliau untuk menyampaikan temanya. Jazakallah khairan.

1:48:05 maskur. Baik, terima kasih banyak Ust Muhajirin. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdalillah nahmaduhu wa'inuhu wa nastagfiruhu wa naudubillahi min syururi anfusina wamin sayiati a'malina. Man yahdihillahu fala mudhillalah. Waman yudlil fala hadiyaalah. Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu la nabiya ba'dah. Yang sama-sama kita hormati Ustaz Muhajirin LC, guru kita semua para ustazah musyrifah di RQ Bunda Aisyah wabil khusus Umu Yus Diana.

1:48:51 Mudah-mudahan Allah selalu berkahi beliau. Yang saya hormati juga mungkin Ibu saya Bu Nurhayani yang terhalang hadir nih. Harusnya sudah mau hadir cuma banjir Perunas 3. Saya pikir juga ibu-ibu yang datang di sini berarti luar biasa perjuangannya. Ee mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala berikan pahala yang banyak ya buat Ibu-ibu sekalian yang tetap hadir meskipun hujan lebat dan banjir di banyak titik di Kota Bekasi dan sekitarnya. tadi kalau bicara tentang yang dibawakan oleh Ustaz Muhajirin tentang penderitaan, bedanya kita orang beriman ya dengan yang tidak beriman kalau ada musibah itu bedanya kita selalu bisa mengambil hikmah.

1:49:39 Hikmahnya ini banyak termasuk banjir misalnya ini kita bisa mengambil hikmah misalnya tiga hikmah saja dan ada banyak lagi. Yang pertama teguran untuk pemerintah berarti drainasenya belum bagus berarti resapan airnya masih kurang. Dan ini hikmah. Jadi hikmah itu sifatnya bukan hanya diambil pelajaran terus tidak ada tindakan. Enggak begitu. Jadi kalau banjir nih berarti evaluasi ada yang salah dalam tata ruang kotanya. Hikmah yang kedua adalah menyuburkan tanah kita.

1:50:26 Bahkan banjir di Sumatera saja yang mudah-mudahan kita masih terus bantu saudara-saudara kita di sana. terakhir pun di teman-teman kita di Depok, Ustaz itu ee pergi benar-benar ke sana untuk bantu. Dan ternyata lumpur-lumpur sisah dari banjir tersebut memberi kesuburan bagi tanah. Satu dan juga bahkan ada beberapa yang mengandung butiran-butiran emas. Jadi orang beriman dengan enggak beriman kalau kebanjiran sama-sama kebanjiran enggak beda. Bedanya kalau orang enggak beriman dia kebanjiran ya sudah selesai. Sedih ya sedih. Dapat pahala enggak.

1:51:14 Marah-marah iya mungkin dan seterusnya. Memaki-maki, membenci Tuhan, Tuhan jahat

…

Share

Ringkasan Video YouTube