0:00 Ternyata diri kita ini kan bisa dikendalikan oleh perasaan dan emosi kita kan. Tergantung bagaimana kita membawa emosi kita ini bergeraknya ke mana. Makanya benar banget Alkitab katakan hati yang gembira adalah obat yang manjur. Kalau hati kita kesal, putus asa, putus asa, kita enggak punya semangat. Tapi ketika kita memiliki semangat, akhirnya kita punya kekuatan baru. Semangat yang patah mengeringkan tulang. Hati yang gembira adalah obat. Bagaimana kita membuat semangat? Yang membuat semangat kita bukan karena kita punya duit banyak. Kalau punya duit banyak is oke. Tapi itu bukan patokannatnya. Karena banyak orang duitnya banyak juga hidupnya enggak oke. Sebenarnya yang
0:46 membuat kita bahagia kalau hati kita ini nempelnya sama Tuhan, bergantungnya sama Tuhan, berharapnya sama Tuhan. Karena sumber dari bahagia, sumber dari sejahtera itu adalah pribadi Tuhan sendiri. Yang jadi masalahnya kita taruh pengharapan kita di mana? Kadang kita taruh pengharapan kita di pekerjaan kita, di usaha kita, di deposito kita, di aset kita. Kadang hal-hal yang kita sukain kadang itu jadi pengharapan kita melebihi Tuhan. Dan tanpa kita sadari sebenarnya kita sudah menyembah berhala. Karena segala sesuatu yang kita utamakan lebih daripada Tuhan itu adalah yang menjadi utama dalam hidup kita. Kita otomatis jadi penyembah berhala kan.
1:32 Nah, pengharapan kita ini Tuhan kepada Tuhan. Sekalipun kita enggak ada pengharapan, sekalipun kondisi bumi ini tambah ruet, dunia tambah buruk, ternyata bukan di Indonesia saja kan, di Singapura ternyata juga banyak. pengurangan pegawai atau apa namanya itu lay ya banyak dipecatkan karena kondisi ekonomi gak baik-baik saja kan. Iya. Makanya segala sesuatu kalau kita gantungkan pada yang kelihatan ini kita akan menjadi khawatir dan cemas karena kondisi dunia ini enggak semakin baik kan. Betul apa enggak? Tetapi orang yang berharap kepada Tuhan diberikan kekuatan baru. Dia seumpama raja wali yang terbang tinggi sekalipun dia
2:20 ngadapi tantangan badai dia tetap kuat. Hari ini kita mesti memiliki hikmat dan pengertian loh di situasi seperti ini. Kondisi gak akan semakin baik ke depannya. Kalau kita enggak ngembangkan kapasitas kita, kita enggak ngerti ke mana Tuhan mau bawa kita, kita akan puas dengan diri kita sehingga kita enggak tahu ke mana harus berjalan, ke mana harus memutuskan, ke mana harus melangkah. Terus kita harapkan pengharapan kita kepada pekerjaan kita, mungkin usaha kita kan itu juga enggak kekal dan abadi bisa digoncang kapan saja kan. Tapi kalau kita ini menyerahkan diri kita berjalan setiap hari bersama Tuhan, akhirnya Tuhan akan tuntun kita ke mana ini untuk ke depannya semuanya akan
3:07 serba digital kan. Mungkin mata uangnya juga mata uang digital. Nanti suatu hari diprediksi kalau kita pakai AI, tahu kan AI atau chat GPT? Tanya nanti prediksi tahun 2029 atau 202 30 semuanya kan berubah total nih. Kita juga harus tahu mengembangkan kapasitas kita. Kita harus prepare. Karena orang benar itu bisa hidup melihat ke depan apa yang harus dikerjakan, apa yang harus dilakukan. Hidupnya disetir dengan tujuan Tuhan. Jadi hidupnya anakmu bukan tergantung kata dokter. Kata dokter itu kata manusia. Tapi janji Tuhan yang harusnya dipegang.
3:55 Karena firman Tuhan tidak pernah berubah dahulu kekal sampai selama-lamanya. Amin. Kalau dia pernah membangkitkan Lazarus, dia juga bisa membangkitkan orang mati hari ini. Kalau Petrus bisa menyembuhkan orang sakit, Yesus menyembuhkan orang sakit, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, Tuhan yang sama juga sanggup melakukan. Yang jadi masalahnya hati kita taruhnya di mana? Nempelnya sama Tuhan. Coba sekarang kita akan lihat. Saya bilang ya, hati kita gak boleh tergantung dengan situasi kita loh. Ngerti enggak? Hatimu tidak boleh tergantung dengan situasi dan kondisi. Harus tetap stabil ikut Tuhan itu. Kebahagiaan kita itu tidak dipengaruhi
4:41 situasi dan kondisi. Karena kebahagiaan adalah keputusan hati kita. Sekalipun kita ngadapin masalah, sekalipun ibu ngadapin tantangan, tapi engkau bisa memutuskan hatimu untuk bahagia atau sebaliknya memutuskan untuk cemas, bimbang, ragu, stres, bingung, kacau atau kamu taruh pengharapanmu di hadapan Tuhan. Ya, sekarang kita lihat ya di Mazmur 42 ayat yang kelima. Mengapa engkau tertekan hai jiwaku dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah, sebab aku akan bersyukur lagi kepadanya penolongku dan Allahku. Di masa sulit kita ini perlu bergantung sama Tuhan. Nanti Tuhan akan berikan hikmat dan pengertian. Di kota modern sini, di negara modern,
5:27 negara maju seperti ini, kita harus memiliki hikmat dan pengertian lebih pandai di atas orang lain. Sehingga Tuhan berikan kemampuan untuk kita melihat peluang. Dan ketika melihat peluang itu kita lakukan, kita kerjakan, diurapin Tuhan, dipimpin Tuhan. Akhirnya Tuhan buat segala sesuatu berhasil apapun yang kita kerjakan. Kalau kita lihat begini ini kan semuanya serba sulit nih. Tadi cari kerjaan beberapa orang cari kerjaan susah. Bangun usaha babak belur. Semua ekonomi juga enggak baik-baik saja kan. Banyak anak muda hari ini yang mengakhiri nyawanya dengan sia-sia karena putus asa. Tantangan semakin
6:13 berat, tekanan semakin berat. Betul apa enggak? Hidup kita ini bukan semakin baik-baik saja loh kalau kita ngikuti arus dunia loh. Tantangan lebih berat, kondisi tidak semakin baik dan semakin banyak tekanan dari kanan kiri. Tapi lihat orang-orang yang dipelihara Tuhan memiliki hikmat, kepandaian, kecerdasan. Ingat apa yang dialami oleh Yusuf. Dia memiliki hikmat dan pengertian yang berbeda di antara orang sebayanya. Ketika dia diberkati melimpah, dia simpan hasil semua tuaian itu dilumbung dan ketika masa kelaparan terjadi, dia tetap survive. Bahkan bisa memberi makan bangsa. Ngerti enggak itu idenya dari mana? Itu adalah hikmat dan pengertian
7:00 yang datangnya dari Tuhan. Apalagi kita ini kan usia produktif semua ini dilarang keras, malas dan plon-plongo dan mau kerja. Kerja apapun yang bisa dikerjakan. I lakukan yang harus bisa dilakukan. Para suami harus tanggung jawab kerja penuh sepenuh hati. Istri kalau enggak bisa kerja lakukan bagianmu dengan baik. I minta hikmat dan pengertian bagaimana mengelolanya dengan baik. Semua hasil, semua berkat, belajar kelola yang baik. Kalau kita enggak bisa kelola yang baik, ujungnya kita akan ngalami banyak hal yang bodoh dan kekurangan di masa yang akan datang. Tapi kalau kita bisa memiliki hikmat dan pengertian yang datangnya dari Tuhan, kita bisa melihat peluang apa yang harus
7:47 kita kerjakan hari ini untuk persiapan 5 tahun yang akan datang. Kan jarang orang memikirkan masa depan kan. Ya sudahlah kita hidup dalam kasih karunia berpikir dapat hari ini kita habiskan hari ini. Susah hidupmu. Kita harus tahu bagaimana mengelola hartanya Tuhan. Kita juga harus tahu mengelola semua yang Tuhan percayakan dalam hidup kita itu apa. Hari ini setiap orang punya kapasitas yang berbeda-beda. Kan? Kita tahu kapasitas kita apa. Kita tahu apa yang Tuhan taruh keahlian dalam hidupmu. Kembangkan itu. Kerjakan dengan sepenuh hatimu. Lakukan. Minta hikmah dan pengertian. Ini generasi muda engkau mesti tahu ke depan akan terjadi seperti apa. 202 27 2029
8:35 2030 2033 kalian meski akan tetap hidup dan tetap bekerja loh. Kita pun masih tetap hidup dan tetap menjalankan hidup ini loh. Kalau kita enggak melihat ke depan itu arahnya ke mana. Kita hanya fokus pada diri kita sendiri. Yang paling konyol kalau fokusnya sama perasaan kita, sakit di hati kita, stres kita, masalah pribadi kita. Makanya tadi saya tanya dulu kan selama ini ada kendala apa? Kalau enggak ada kendala atas hidupmu, it's oke. Jalan terus sama Tuhan. Tapi kalau kita ini maujal hidup, hidup kita sendiri bermasalah, tersandung dan berdarah-darah. Benar apa enggak? Bagaimana kita bisa melihat sesuatu yang Tuhan mau kerjakan? W hidup kita sendiri bermasalah kok. Hidup kita harus bebas terhadap masa
9:21 lalu, terhadap luka batin, terhadap sakit hati, terhadap emosi yang berkecamu yang gak jelas itu. Kita harus merdeka. Jadi orang merdeka dan bisa melihat sesuatu ke depan. Tuhan mau kerjakan apa atas hidupku ini? Dan dunia sedang bergerak ke mana? Supaya aku berjalan bersama Tuhan bisa jadi berkat dan diberkati. Harus pintar. Kembangkan kapasitasmu. Belajar terus. Harus belajar AI. Harus belajar semua apapun yang Tuhan percayakan dalam hidup. Kembangkan itu. Kembangkan itu. Jadi ibu rumah tangga ya. Jadi nyonya besar kan. Jadi nyonya besar pun kamu harus jadi ibu yang bijak
10:06 sana bisa mengelola membangun rumah tanggupu. Begitu powerful. Akhirnya apa? Kamu punya anak yang terdidik. Jadi anak-anak bangsawan ini memiliki karakter kerajaan Allah. Amin. Amin. Saya sebagai hamba Tuhan, saya setiap hari kembangkan kapasitas saya. Saya tidak pernah puas dengan apa yang saya kerjakan hari ini. Saya pengin lebih berjalan bersama Tuhan. Saya pengin memiliki hikmat lebih. Saya pengin memiliki pengertian lebih. Saya pengin hidup di dalam kesucian. Hidup dalam kekudusan. Saya pengin hidup berjalan dalam pengurapan Tuhan yang double porsi sampai masa tua saya. L saya pertajam diri saya terus. setiap hari pertajam terus, pertajam terus. Tapi banyak orang puas dengan apa yang dicapainya hari ini kan. Terus pakai ayat kesusahan hari ini untuk hari ini.
10:52 Besok ada berkat yang baru. Tanpa mengembangkan kapasitasmu kita akan ketinggalan banyak hal. Harusnya kita terima jatah yang Tuhan siapkan yang besar tadi kita akhirnya enggak sampai ke jatah Tuhan. Nah, Tuhan siapkan jatah yang besar. Setiap orang itu berbeda-beda sesuai kapasitas kita. Loh, kamu bisa kembangkan kapasitasmu yang gede, wadah yang besar, kamu akan terima berkat yang besar. Tergantung berkat itu dengan kapasitas kita. Ngerti enggak ini? Jadi, orang kita kan ini usia produktif ini harus terus berjalan bersama Tuhan, mengembangkan kapasitas, harus lebih pintar, harus lebih berhikmat dari orang dunia. Karena orang-orang dunia yang memiliki
11:37 hikmat dan pengertian, mereka bisa mengelola dan mereka bisa berkuasa. Kalau orang itu punya perusahaan, dia berkuasa atas buahnya, enggak. Kenapa kok dia punya perusahaan? Tentunya dia bukan orang bodoh, Tan. Betul apa enggak? Betul. Dia tentunya orang pintar yang bisa mengelola, bisa melihat sesuatu yang dikerjakan dan punya peluang tentunya. Pak, saya enggak punya modal kok. Tapi kita punya hikmah dan pengertian kok. Kalau kita enggak punya modal, lakukan bagianmu. Kerja dengan sepenuh hatimu. Minta hikmah dan pengertian, minta divine connection. Dikoneksi dengan orang-orang secara ilahi. Banyak orang-orang yang berhasil itu dulunya bukan siapa-siapa dan enggak punya apa-apa. Kenapa kok bisa berhasil? Dia tahu berjuang berjalani hidup, ngatur
12:24 hidupnya dengan baik, akhirnya muncul di atas rata-rata. Kita semuanya kan pernah belajar Alkitab dari kejadian sampai wahyu. Kita belajar di tokoh Abraham, Musa, Daud, Yusuf, Daniel, Yesaya, Yeremia, Esra, Yakub dan lain sebagainya. Bukankah di zamannya mereka-mereka itu adalah zaman orang yang hidup sebaya mereka itu kan juga banyak kan, bahkan ratusan ribu, mungkin jutaan juga orang hidup di zaman mereka. Betul apa enggak? Tapi kenapa orang-orang ini muncul ke permukaan? Nanti baca di kitab Ibrani 11 judulnya kan saksi-saksi iman itu. Mereka jadi punya kesaksian hidupnya
13:11 menjadi kesaksian iman jadi berkat bagi banyak orang. Dan kita pelajari hari ini karena apa? Karena mempunyai perjalanan hidup bersama Tuhan. Dia warnai jalan hidupnya bersama Tuhan setiap hari. Jadi kehidupan yang berjalan bersama Tuhan. Bukankah mereka juga ngadapin tantangan? Mereka ngadapin tantangan. Hidupnya juga enggak enak-enak saja. Dan jangan pernah berharap kalau itu Tuhan itu hidupmu enak-enak saja. Nanti suatu hari ibu akan kesaksian hari ini yang Ibu alami. Betapa sakitnya, betapa berdarah-darahnya, betapa lelahnya, campur aduk perasaanmu. Tapi ketika suatu hari engkau sudah ngalami kemenangan, kau bisa kesaksian. Amin. Bahkan kesaksianmu akan merubah banyak orang. Am. Amin. Ngerti enggak? Jadi
13:57 perjalanan hidup kita hari ini yang ngalami masa kesesakan, masa enggak enak, tekanan yang berat, kehidupan yang rumit, enggak jelas segala macamnya itu diizinkan Tuhan supaya kita ini memiliki perjalanan kisah bersama Tuhan, perjalanan hidup sama Tuhan. Coba bayangin kalau hidup kita ini flat, everything is oke. Baik-baik saja. Kita mau kesaksian apa? Betul. Apa enggak? Jadi kalau ngadapin tekanan itu baik apa enggak? Baik. Baik. Katakan masalah. Masalah baik buat saya. Baik buat saya. Amin. Amin. Enjoy. Nikmatin. Justru dengan masalah kita punya kesaksian suatu hari kita berjalan bersama Tuhan.
14:43 Caranya Tuhan ngajarin kita kenal Dia secara pribadi nghadapi masalah enggak enak toh? Benar enggak kalau nghadapin masalah rasanya enggak enak? Aduh Tuhan kok begini terus. Tapi kalau kita sudah bisa melewatinya ya ilahnya begini aja ternyata. Benar apa enggak? Iya. Kalau hari ini ibu ngadapin kan rasanya kok kebentur tembok ya gimana ni Tuhan dan lain sebagainya. Enggak jelas kan. Nanti kalau sudah bisa melewati yaah Tuhan ternyata begini ya Tuhan. Caranya Tuhan mendewasakan kita itu seperti itu loh lewat masalah. Jadi kalau ngadapin masalah enjoy ya. kayaknya suamimu enggak ada masalah deh. Enjoy-enjoy aja dia. Dia gak bermasalah saya. Nah, berarti gitu yang harus berubah. Mikir-mikir dipikir
15:32 sih. Iya. I sekarang kita lihat di di ayat yang keenamnya Mazmur 42 ayat 6. Jiwaku tertekan di dalam diriku sebab aku teringat kepadamu dari tangan su Yordan pegunungan Herbon dari Gunung Misar. Di area jiwa kita ini seringkiali menekan. tadi saya omongin ya, jiwa ini harus takluk kepada manusia roh kita. Kita sejatinya adalah manusia roh. Manusia kita ini yang sejati adalah manusia roh yang diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Nah, manusia roh ini punya jiwa, punya perasaan, punya kehendak, punya kemauan. Nah, ini seringki yang mempengaruhi apa yang kita kerjakan, apa yang kita perbuat di area jiwa tadi itu. Kalau kita enggak taruh
16:18 sepenuhnya di hadapan Tuhan, kita enggak taklukkan kepada firman. Kalau jiwa yang ngontrol, akhirnya kamu uring-uringan, kan? Iya. Kalau perasaanmu yang ngontrol, akhirnya kita sering nguring-uringan. Betul enggak? Emosi kita yang ngontrol enggak menentu, kan? Apalagi perasaan kita seringkiali menipu. Betul enggak? Iya. Apalagi hidup dengan asumsi ruet malahan kita pikir begini, eh enggak tahunya begitu. Kita enggak bisa seperti itu. Taruh sepenuhnya di hadapan. Nah, di area tadi jiwa ini harus kita taklukkan sepenuhnya. Kalau enggak, engkau akan terus tertekan dan kamu akan jadi orang stres. Kalau kau pengin berkemenangan, enjoy aja. Jalanin apapun yang terjadi, jalan sama Tuhan. Amin. Coba kita akan lihat
17:05 lagi di ayat yang ke-11nya ya. Mengapa engkau tertekan hai jiwaku dan mengapa engkau gelisah dalam diriku? Kalau gelisah kalau tertekan suruh ngapain? Berharaplah kepada Allah. Sebab aku bersyukur lagi kepadanya penolongku dan Allahku. Kalau lagi tertekan lagi ngadapin masalah jiwamu gundah gulana untuk hari ini. Ibu ngalamin begini bilang thank you Tuhan. Susah kan? Kayak opo Tuhan ngadapin begini kok suruh bersyukur itu loh piye? Mau nyanyi aja rasanya tersekat di tenggorokan. Benar enggak? Mau tersenyum boro-boro apalagi ingat anak masih kecil cewek cowok cowok. Apalagi kalau anak cewek lebih sedih lagi. Tuh untungnya anak cowok itu jadi
17:51 jagoan nanti. Pasti kalau dia ngalami sesuatu yang ilahi dan ngalami breakthrough dan terobosan suatu hari anakmu akan dipakai Tuhan. Amin. Pernah enggak kita berkali-kali pernah ngalami kerasanya hancur, putus asa, mau mati dan lain? Pernah ngalamin enggak? Yup pernah ngalamin enggak? Atau y pun oke-oke aja ya, enjoy aja kayaknya hidupnya penuh bahagia. Pernah ngalami kayak putus asa, stres, bingung, kacau ruwet, pernah ngalami titik terendah, enggak tahu meski ngapa-ngapain kok rasanya enggak jelas hidup ini pernah ngalami kan? Pernah beberapa kali rasanya kok mau lewat aja pernah ngalami enggak? Pernah kan? Pernah semuanya ngalami kan? Tapi kenapa masalahnya kok hari ini hidup? Tahu enggak kenapa setan tahu kalau kita
18:37 berjalan kuat, berjalan bersama Tuhan, hidup kita ini membag membahayakan pekerjaannya setan. Makanya kita selalu dijegal dengan semua masalah, dialihkan perhatian kita dengan masalah. bisa masalah ekonomi, masalah kekurangan, masalah sakit penyakit, masalah dengan orang lain, masalah siapapun lah. Setan bisa jegal kita dengan berbagai macam hal untuk jegal perjalanan kita stop berhenti di tengah jalan. Tapi hebatnya Tuhan pakai masalah tadi untuk mendewasakan kita. Iblis merancangkan semua kejahatan, tapi Tuhan bisa ubahkan menjadi rancangan kebaikan. Ngerti enggak? Jadi hidup kita ini sebenarnya sangat mempengaruhi semua pekerjaan setan di muka bumi kalau
19:24 kita berjalan bersama Tuhan membahayakan. Makanya kita seringkiali dijegal kadang rasanya pengin kesal, pengin marah, enggak mau ngampuni. Lah ketika enggak mau ngampuniin kan Tuhan juga enggak mau ngampuni. Lewatkan hidup kita. Benar enggak? Kita kadang putus asa. Coba kalau kita semangat punya iman yang powerful, bersemakin bertumbuh di dalam Kristus, hidup kita tambah powerful. Enggak. Bisa saja suatu hari Bapak-bapak, Ibu-ibu ini, Saudara-saudara yang terkasih, ini suatu hari kamu ketemu dengan orang dan ternyata orang itu butuh Tuhan. Kamu doakan, kamu layani. Eh, enggak tahunya di generasi yang akan datang yang kamu layani tiba-tiba jadi penginjil seluruh dunia yang powerful atau jadi pengusaha yang hebat atau jadi orang yang punya pengaruh. Hanya gara-gara
20:09 apapun yang kita lakukan yang kelihatan sederhana tadi. Ngerti enggak? Kalau kita masuk ke pintu yang kita lihat apanya? Daun pintunya kan? Benar enggak? Pernah kamu perhatikan engselnya merek apa ini? Ya pernah enggak? Enggak. Kadang karena kita ini enggak merasa sopo sih aku Tuhan? Siapa sih aku ini? Bukan siapa-siapa kok. Aku enggak bisalah gitu. Tapi dengan apapun yang kita kerjakan, dengan setia tadi kita bisa dipertemukan dengan orang dan orang yang kita layani bisa berubah dan bisa merubah sebuah bangsa. Ngerti enggak? Jadi betapa pentingnya hidupmu hari ini. Amin. Amin. Kalian ini bernilai atau berharga apa enggak? Kalian itu noble woman dan noblem ini.
20:56 Kalian ini bangsawan kerajaan Allah ini. Amin. Orang-orang terhormat ini. Amin. Suatu hari akan menggoncang pekerjaan setan. membahayakan pekerjaan setan bahkan mengobrak-ngabrik rencana setan di muka bumi ini. Amin. Nah, prosesnya menaklukkan diri sepenuhnya di hadapan Tuhan, di area jiwa kita. Ditaklukkan sepenuhnya sama firman. Perasaanmu kalau enggak sesuai firman, lawan. Jalan sampai firman. Kehendakmu harus sejalan dengan firman. Kemauanmu harus sejalan dengan firman. Akhirnya lama-lama kita latih setiap hari. Lama-lama tanpa kita sadari berjalan sama seperti Tuhan. Karakter, sikap, dan tindakan kita. Amin. Amin. Masalah itu
21:41 baik enggak buat kita? Baik. Luar biasa baiknya. Hanya ngadapin masalahnya, rasanya aduh Tuhan capek aku Tuhan. Kok begini ya iku Tuhan y? Kata pendeta itu diberkati kok aku ngalami masalah ya. Katanya katanya katanya pendeta itu kok aku akan ngalami begini-begini nubuatan begini kok hidupku enggak seindah kata pendeta. Ya kan? Betul apa enggak? Karena ikut Tuhan memang gak enak kok seringkiali. Tapi ujungnya pasti enak. Kalau ikut setan enaknya di depan di belakang kamu bawa belur ikut Tuhan enaknya enggak di depan tapi kita nikmatnya di belakang. Kita akan menikmati kesaksian kehidupan yang memberi dampak bagi banyak orang. Suatu hari kalian akan ketemu dengan banyak anak-anak, orang-orang Singapura
22:27 dan mereka akan belajar banyak sama kamu karena mereka bisa melihat karakter Kristus melalui hidup. Amin. Amin. Kalian bisa bergerak ke generasimu, ke orang sebammu, ke apapun yang di sekitarmu. Mereka bisa kamu ajak ngobrol dan bisa merasakan bagaimana Tuhan mengalir melalui hidupmu. Harus lakukan ini. Hidup jangan fokus pada diri sendiri aja. Kerja, pulang kerja. tidur, nonton TV, makan dan lain sebagainya. Kalau seperti itu kan enggak jauh beda dengan kelinci kan. Makan tidur, makan tidur muter aja hidupnya di rollingnya itu di putaran itu aja. Hidup kita berbeda, punya makna, punya nilai, punya dampak dan otoritas yang berbeda, punya pengaruh yang berbeda.
23:12 Sekarang kita lihat lagi ya. Mazmur 43 ayat yang kelima. Mengapa engkau tertekan hai jiwaku? Mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Jiwa ini seringki gelisah, mempengaruhi kuat loh. Jiwamu harus takluk dan sepenuhnya tunduk kepada firman. Berharaplah kepada Allah sebab aku bersyukur lagi kepadanya penolongku dan Allahku. Jiwa seringki begitu menindas kita kalau kita enggak taklukkan kepada firman. Karena di area jiwa ini yang sedang disempurnakan setiap hari. Kita berjalan setiap hari bersama Tuhan itu sebenarnya sedang diselaraskan jiwa ini sesuai dengan firman. Karena di area jiwa ini tidak suka dengan Tuhan dan setan
23:59 mainnya di area jiwa kita. Setan itu mainnya di area perasaan kita, di area kemauan kita, di area kehendak kita. Setan berbicaranya di area sini dipengaruhin dan ujungnya diseret jatuh di dalam dosa. Tapi kalau kita kuat di dalam firman, powerful di dalam firman, fokus kita kepada firman. Hari ini ngadapin hal yang enggak enak rasanya, cari ayat tentang kesembuhan. Banyak sekali. Perkatakan itu. Kalau engkau pengin menikmati kesembuhan, perkatakan janji-janji tentang kesembuhan. Karena Tuhan ngajarin kita selalu lewat perjalanan hidup. Pengin tahu Allah itu Elsade, dia Jehova
24:46 Jireh. Kita enggak akan kenal Allah Jehova Jire dan Allah Elsade sampai di titik kita ngalami kekurangan. Dan ternyata di titik itu Tuhan mulai angkat kita perlalan dan cukupin kebutuhan kita. Kalau Tuhan ngajarin kita tentang Jehova Rafa, Allah yang menyembuhkan, kadang kita dibawa ke dalam titik terendah namanya sakit penyakit dan di sana Tuhan bikin mukjizat. Caranya Tuhan ngajarin kita kenal Dia selalu lewat perjalanan hidup dan perjalanan itu dia enak. Justru dalam perjalanan yang gak enak kita bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Nempelnya sama Tuhan. Kita berjalan bersama Tuhan ngadapin tantangan, ngadapin godaan, ngadapin perkembangan zaman yang semakin bagus. Tapi kalau
25:32 kita berjalan bersama Tuhan, Tuhan pasti bawa kita ke level yang berbeda. Sekalipun rebah di sebelah kanan dan kiriku, tetapi orang yang berjalan sama Tuhan diproteksi, dijagain, dicukupin Tuhan. Amin. Amin. Amin. Kalau Bapak Ibu ngadapin tanah, ya enjo aja, nikmatin aja bersama Tuhan. Fokusmu sama Tuhan. Itu caranya Tuhan ngajarin kita berjalan bersama dia. Jadi kalau ada masalah ngapain sekarang? Coba lu toleh kanan kirinya senyum dulu yang paling manis. Kalau ada masalah senyum dulu sama suamimu yang kamu sayangi dan cintai itu. Haleluya. Jangan begini Pak Kandani Kiku ya opo gitu ya. Ha nik
26:21 [Tepuk tangan] dengan tersenyum hatimu tenang tidur nyenyak bisa peluk dengan suami. Nanti Tuhan kalau bikin mukjizat kesembuhan atas kehidupan anaknya ibu atau bapak nanti bapak akan bisa dipakai Tuhan untuk pelayanan kesembuhan seb. Amin. Karena di balik semua yang kita hadapi, Tuhan ngajarin sesuatu untuk kita bergerak lebih besar lagi. Amin. Amin. Amin. Dapat sesuatu. J. Saya berdoa apa yang kita pelajarin hari ini benar-benar membuat kita ini ngerti apa yang Tuhan mau loh. Jadi setiap step kita, langkah kita ini berjalan sama Tuhan step by step. Tambah hari tambah kuat. Tambah hari
27:06 tambah kuat. Tambah hari tambah diubahkan. Amin. Tambah hari tambah jadi berkat. Amin. Tambah hari tambah diberkati. Amin. Amin. Amin. Amin.