0:00 Dan aku punya ide amal ini kan ini hujan suasananya hujan gini yo. Nah kita sekali-kali nyenengin GSK gimana itu gimana? Dengan cara gini kita beliin bakso terus kita borong R.000 apa? Eh ada bakso jamur juga Rp50.000 Ini campur aja, Pak. Sudah dapat ya. Ini Mas cuma segini ya? Iya. Bentar. Kalian yang ada enggak sih? Apa lah kok sepi ya? Wow. Bingung ya, Guys. Bingung cari bakso. Wah, itu langganan aku. Pin ye kita mukban bang itu gorengannya. Ambil.
0:49 Ayo, ayo kita bawaan. Tapi kayaknya Mas enggak kebagian ya. Iya. P tadi enggak enggak berhenti ya. Sigro
1:36 Oke guys, keb channel Official. Oke, Guys. Kita opening di mobil ya di mohon maaf ya karena di luar tuh kita hujan hujan itu loh. Tuh enggak bisa kita keluar ya, Guys. Habis apa jembuk apa Candra? Karena Canda ada mus sebenarnya satu tim sih, tapi kan yang lain sudah. Heeh. Udah pada tadi kan sif-sifan ya kita ya. Kalau langsung jenguk enggak ber enggak boleh. Biasanya ada jam-jam ada batasnya. Oh, c en orang. Enam orang lah. Dan aku punya ide, C ini kan ini hujan suasananya hujan gini yo. Nah, kita kasih sekali-kali nyenengin GSK-nya gimana?
2:22 Masuk itu gimana? Dengan cara gini kita beliin bakso jack terus kita borong. Iya. C buat anget-anget ki. Iya. Kita nanti apa mukbang di sanggar. Wah, Yakin enak banget. Kita kan kita latihan kan. Oh, iya benar ya. Sebelum latihan kita borong itu sambil kita borong isi energi isi energi buat latihan nanti ya gorengan enak banget yang sama cuacanya ki yo berarti kita berburu dulu kita harus mencari bakseng ya kita gimana yo yang ada nanti kita buatin aja kalau jangan jangan gorengan ki ini ini lama loh tahu apa crispy atau crispy sana kamu sendiri tapi nganu ki banget sama cuacanya
3:09 He, kamu tuh enggak boleh, Bin. Iya, kamu boleh udah ya udah aku bayarin. Oh, ya. Enggak apa-apa uangnya di sana ya. Enggak apa-apa kan uang semawara bebas uangnya. Udah ya udah kamu turun sini berarti kamu. Enggak apa-apa enggak apa-apa kan demi kebaikan pipin gimana? Kamu tuh keras kepala kalau ya emang bodo amat boleh makan tapi kuatnya dong. Apa cari dulu Sal? Apa baksonya ya? Kita cari bakso di jalan ya. Kalau kita sama gorengan ya harus kita pesan dulu biar nunggunya enggak lama. Itu apa tuh? Jatuh tuh. Tapi ini ee sebenarnya jujur ya, Guys. Ini tuh ee deres banget dari kemarin ee cuacanya hujan deres gini. Kalau siang itu panas. Kamu enggak usah memelas gitu nanti aku
3:54 yang dihujan. Apa tuh aku lagi? Iya. Semoga besok kalau pentas enggak hujan ya. Semoga besok tuh ponos ya. Amin. Enggak hujan sampai malam tuh enggak hujan ya. Itulah sekarang hujannya dipol-polin enggak apa-apa. Eh, janganlah jangan kita belum pulang atuh. Enggak, enggak usah pulang lah. Terus nginp aja ya. Ng aja nginap di mana J? Terus gua harus bilang w gitu sih itu enggak bisa. Eh, apa coba? Oh, setanu dia. Ya udah gini aja nanti kita kalau ada apa ada oceh, ada gorengan kita langsung beli diberhenti langsung beli ya. Oke. G oke dadah. Itu tuh bak squah tuh. Nah, itu tuh bak squah. Aduh, ada enggak? Tapi tapi apa kalau di
4:40 mending ini gini challeng aja aku sini 50. Hah? 50 50 challenge aku satu-satu ini berapa? Ini 100. Ya udah ini harus 150 dulu ya. Terus ada enggak ya? Kalian nunggu dari situ enggak apa-apa. I jangan kamu turun. Kamu kameramen. Kamu mau ngapain berempat di di dalam mobil tuh? Sana kamu eh kamu enggak pakai ini. Aku tuh sendalnya patah putus. R.000 apa? Eh, ada bakso jamur juga. Rp50.000. Ini campur aja, Pak. Mau jadi berapa?
5:25 Apa? Jadi dua apa tiga? Enggak apa-apa. Kalau yo satotnya, Pak. 50 jadi tiga. Iya. Enggak apa-apa. Iya. Campur semua. Apa? Aku tuh enggak bawa sendal. Gimana? Kenapa t emang sendal kamu putus? Ya, Guys. Jadi ini kita apa? Beli tapi nanti cari apa lagi? Kita cari gorengan juga. Hujan ini. Enggak apa-apa. Ini kan enak nanti. Eh, Pak itu ada kuahnya enggak tadi, Pak? Enggak ada. Nah, nanti dipisah aja kuahnya. Oh, iya. Oke. Gimana? Apa ya? Aku bingung, Mas. Nanti mau beli apa juga. Eh, ini azan apa sih? Eh, komat apa sih? Magrib. Apa? Magrib. Iya, jam. Oh, iya. Ini jam jam segini ya, Guys. Ini hujan lus ya. Iya. Tuh, anak-anak lagi di dalam tuh. Enggak tahu ya ngapain enggak tahu ya.
6:11 Heeh. Pokoknya pokoknya kita apa habis ini cari lagi ya. I beli sendal ki. Apa? Beli sendal. Sendal ya? Enggak apa-apa ya. Beli mana? Enggak ada kok. Tahu sendalnya putus. Ya udah, Guys. Ini sambutannya, Guys. Heeh. Ini guys, aku udah dapat IU dapat ini loh. Udah dapat nih. Eh, masuk aja yuk. Minggir kamu tuh. Aduh. Nih kita sudah dapat ya. Ini cuma segini ya. Iya. Bentar. Apa? Apa ini kalian yang ada enggak sih? Apa lah kok sepi ya? W apa enggak apa-apa. Maklum udah udah ini apa namanya? Udah hujan kan. Hujan kan cocok gawannya.
6:58 Terus kan kita udah hujan diam diam. Kita udah hujan-hujanan toh enggak ini loh. Ini loh kayak gini ini balasan untuk mereka. Bangun bangun bangun turun turun turun turun bangun bangun turun bangun turun. Tapi prank tahu habis ini kan mereka itu ngprank. Kalian kan gak tahu habis ini kan kamu. Hah? Mana? Kita sudah beli dua ya. Ini nanti jatuh ya. Enggak bisa enggak makan. Enggak apa-apa. Eh, kameramannya yang stabil dong. Nih nih kamu bawa nih nih nih nih. Kamu bawa kamu bawa. Eh, ya. Iya, Guys. Kita kan ya habis tidur ya, Guys. Kita ini habis gini. Kamu fokus di depan aja ya.
7:43 Nih gini. Jadi agak pres gitu ya. Jangan ditiru ya. Ini agak sopir bayaran 50. Eh, ini sopir pribadi kita enggak, tapi aku lihat belakang agak gumoh ini. Agak pusing. Ya udah, kita lanjut ke sanggar lagi ya, Guys. Oke, Guys. Kita ini kan ini kurang kurang baksonya lah. Terus kita mau beli bakso lagi. Biarin enggak? Kalau kalau aku enggak mungkin kena Sal. Aku mau dihujat apapun aku tetap diam. Ya, ya. Enggak enggak. Eh, Sal, kamu ngapain? Oh, muka Sal gini, Guys. Gini, sumpah. Tuh, kenapa sih tadi muka? Kalau enggak gitu ya.
8:28 Padahal gini aja kamu. Nah, kalau enggak gini kayak gimana, Dik? Kayak gimana? Gimana tadi meletnya apa gimana? Nah, gitu. Tuh, tuh tuh. Apa sih? GR banget kan. Ayo, Iin. Kita kan tadi Kiki yang beli ini. Kiki kan yang beli ini. Sekarang kita yang beli. Beli bakso we. Kamu mana? Aku yang pegang. Siap. Apa? Mana sih yang depan LB? Latihan dolop kok. Mana sih? Itu loh LB itu loh. L depan saya itu loh. Intinya yang ada payung ki tuh kan kamu tuh dolok. Enggak ki ada payung enggak ki? Soalnya aku juga jemput jemput di jemput jemput di sini nih. Bawa payung nih. Bawa payung. Nah kan ini cocok orang pulang dari pabrik.
9:14 Kita tersesat. Enggak enggak tuh komplit bergantian enggak? Itu ada bakso mbok agak ini dong melek sedikit dong kalian turun dulu si du si du tapi keluarnya depan itu apa aku aja gak jep aku aja jep turun kita rame banget sih ini sekarang kita ya bin cepat berapa 70 7 wei 70 ini berapa berapa 70 jalanan ini kita di depan sana 7 70 bagi berapa 70 bagi Berarti to enggak R.000 R.000 toko gini tuh Rp70.000 jadi berapa gitu jadi lima engak jadi satu-satu gitu. Oh iya makanya yang jelas dong kamu tuh orang aku udah bilang muk bang makanya
10:00 makan mugeng itu bareng-bareng. Iya ki iya kamu jangan ngejek loh. Turun turun. Siapa yang ngejek sana tinggal kalau berani. Tinggal tinggal tinggal sana yang paling enak ya. Aku enggak enak ki. Heh sama kuahnya loh. Iya pedas enggak yan titip ya. Alah jangan ngomong aja. Apa ini? Pakai flash. Bentar. Eh, bentar aku bilang aku mau bilang gigi sensi amat toh. Iya dia lagi BMS. Oh, enggak usah pakai flash ya, Bin? Hah? Enggak usah pakai flash ya, Bin? Enggak kelihatan ya. Ini gimana toh? Mau beli apa kita? Ojek. Ojek yang pojok tuh. Mana, Pak? Pak, beli motor. Eh, beli OJ, Mas. Beli motor. Boleh. Boleh. 70 bagi berapa? 5 ya, Pak? 70 bagi 70 / 5. 70 / 6 apa 5?
10:47 6. Eh, tadi coba kita tanya dulu. Enggak tadi terserah kita. Jangan dekat-dekat. Iya, Sodako kita tanya maksudnya kameranya. Jangan dekat-dekat lagi sebentar Ki. Ih, sebentar. Tanya tanya Kiki dulu. Ayo ikut aku. Sebentar ya, Pak. Benar, Pak. Iya, iya. Kamu sana duluan bentar Pin. Sabar, Bin. Yang mana Pin? Kok enggak ada mobilnya? Mana toh? Enggak ada. Itu tuh. Tuh. Jadi kita yang pojok situ aja kan situ ramai yang situ aja yang cepat. Bingung ya, Guys. Bingung cari bakso. Wah, itu langganan aku, Pin. Kamu bawa kamera, Yan. Kamu bawa kamera itu langganan aku. Aku tahu, Yan. Maksud kamu apa.
11:33 Tadi kamu enggak enak toh. Apa tadi kamu enggak enak to? Alah, gayane, Pak. Ini namanya kayaknya Pak Toli ya? Pak Tolen, Pak? Sinten? Ya Allah. Salah aja Mbah Miling. Alah, ya Allah. Ini Rp70.000 dibagi 5 ya Bin 6 bagi 6 tujuh ya 70 Rp70.000 H bagi lima apa bagi bagi lima apa bagi enam aja enam? Iya bagi enam. Bagi enor iya nih ini kuah ya. Iya tadi rekam aku gini ya. Maafin tapi ini pakai pakai saus semua enggak ya? E mungkin kecap saus aja deh. Ini kok anak sekolah baru pulang?
12:18 Mana ini? Ini anak kerja. Oh kerja. Jadi enam kok? Iya jadi enam. Ini soalnya langganan aku di SM SMK. Oh alhamdulillah kalau istirahat. Iya masih sehat ya, Pak? Alhamdulillah Pak. Alhamdulillah sehatane masme. Amin. Alhamdulillah. Jenengan dalu sok ya, Guys. Kita lanjut nanti lagi. Benar ojek. Yan, kamu ngapain, Yan? Kita jualan. Oh, iya. Y ojek-ojek yo. Gratis y. He ngawur. Y beli y beli beli beli. Makanya kata bapake apa bagi-bagi rezeki itu nih dago. Heeh. Tapi kalau bagi-bagi semua bangkrut.
13:03 Benar juga 30 ya. Siap Pakasih. Oke guys, kita sudah mendapatkan eing laris Pak. Alhamdulillah tambah. Amin. Amin. 30. Betul. Sampai jumpa di sekolahan. Siap. Oke, kita sudah sudah mendat. Eh, hati-hati hati-hati. Kamu bisa enggak disuruh cengkak? Engak, enggak enggak enggak. Kamu dari depan enggak apa aku engkling-ngengkling aja ya. Ini kita sudah mendapatkan apa? Ciloknya kita nanti kalau dipank balik sama Andika sama Gigi. Gigi isal hajar bareng-bareng. Iyalah kita tuh kita tuh jangan sampai diper mana tuh mobilnya? Ini bini. Tapi kok ketoknya sepi ya? Kayaknya sepi
13:50 toh. Enggak apa-apa pin di ini dikunci. Aku udah failing. L nuwunak enggak enggak kelihatan ki. Eh Andika itu ngapain dikok pada turu tuh? Tuh turu. Tapi ini ketawa nih. Alah prank prank. Aku nge-prank kalian. Ini khususan kita yang pilih Habin. Nanti dibedakan antarane Kiki sama yang kita beli. Heeh. Kita battle toh. Kita tadi tadi itu enggak mau-bedaan soalnya kalau Isal itu kalau makanan sudah masuk sini lah baru ngomong. Ki tahu enggak Ki? Enggak. Tadi tuh iya kan beli di daerah sana. Aku balik karena rame
14:36 karena sudah paham ojeknya itu. Oh gayanya paham apa? Iya nanti aku ceritain aku nanti aku nanti aku ceritain kenapa to lanjutanti lagi aja kita sudah sampai sanggar ya guys itu anak-anak di di di luar semua tuh tuh dan aku di dalam sendiri nih kita lihat baksonya segini ya terus ini ada gorengan enak nih di sini dika dika ambilin ini dik apaapa ambilin inap udah bawa belum di dalam ye kita mukban itu itu gorengannya ambil gorengannya Wow. Ayo, ayo kita bawaan. Eh, tapi kayaknya Mas enggak kebagian ya. Eh, iya P. Oh, iya sudah takitung itu. Udah, udah ngencas loh, Mas. Enggak. Eh,
15:22 Andika tuh kalau Mas Adu tuh enggak tahu ya ada dendam apa ya. Orang tua tuh marah. Jangan medotur, Mas Ad. Nah. He, gara-garanya Mas Aduh kan toh. Tuh kan. Eh, belakang kamu yakin. Ayo kita unboxing dulu yuk. Y. Oke. Jadi, eh slotop mana? Sotop. Ayo makan. Ayo, ayo. Ayo makan. Eh, ini ya 2K mana ya? 2K ini. Wah, Rasel ditelepon. Rasel ditelepon. Aku mati HP-nya nih. Bawain dulu. Aku teleponin Rasel sangat cepatus. Nah. Eh, ini ini jangan sampai brocol nih. Apa tuh? Ini tu. Eh, tadi ada yang cowel tuh.
16:07 Mana yang coel? Tadi ada yang cowel. Gara-gara siapa? Si gak tahu. Ada yang makan ditutup. Enggak usah, Mas. Boyo. Jaro. Dino. Dino cerobot aja ya. Ngumetin satu. Apaan? Ngumetin satu. Apa tuh? Somai. L mana? Enggak dong, Jep. Mana kamu percaya aja sih, Jeep? Apa sih? Dia tu kan suka beda sendiri. Oh iya ya. Diam kamu masnya. Diam ya. Eh diam. Tapi ya ini gimana aku Mas satu Mas? I Mas anaknya enggak boleh makan gorenganin. Iya woi wei. Satu lahan. Hei Damsu dulu. Kalau menang dari aku.
16:53 Kamu boleh ambil coba aku makan gak nakak gak ketelan. Aduh gimana dongnya? Ayo mau aku harus ngasih makan. Mending ngasih makan dulu aja gak apaapa. Iya santai aja Mas nomor loro. Oke siap siapung kecilah aku ini Masang. Nah, ini campurin ini aja, Ki. Jangan eh yang lain udah ditelepon, Ki? Yang lain, Ki Kas enggak bisa ke mana? Ya kan ngonten aku tadi kita ini khusus
17:39 enggak usah khususan khusus kita apa sikap enggak khususan dia buka aku. Oh i ya. Kenapa toh? Kenapa toh? Kenapa toh? Ada berkahnya. W loh. Kamu belum makan 1 bulan ya? Iya ini jeb kemarin makan langsung dua. Oh iya itu kita kerjain. Ya Allah dari tadi masok aku toh cuman mereka makan jeip. Iya tega kan tega tega empek-mek di kulkas ada anggur hijau itu. Awas ya jangan sampai dimakan ini. Eh biasanya kalau malam-malam tuh ini yang mau ingin enggak kita jam .30 PS nanti malam-malam makan. Tapi kalau di sana ada anggurto aku emang sering jumpain
18:25 udah di apa di luar kulkas itu siapa yang ambil tuang penyuka anggur sih emang penyuka tapi sering masu ya tahu sendiri kan yang ngambil siapa iya iya jangan diragukan aku enggak pernah makanya jagain y siapin dua atau satu to kalau makan dijamkan saya kalau makan dijamkan kerja boleh salah orang kalau kamu jagain itu tuh sama aja Enggak. Oh, ini aman aku amanah. Kalau aku malah tak sembunyiin kalau akuak apa nanti kalau kamu makan nanti bilangnya aku yang makan. Je enggak kalau udah diamanati ya aku tetap aman bedanya apa Ki? Aduh. Wah ini jadi satu semua ya ini ya?
19:10 Aduh kepati gak jadi satu. Bedanya apa? Tah itu tuh bumbu kacang loh. Iya kok ada. Aduh kepencet. Ki tak kasih tahu ki sini ki. Ini aku mau bilang gini. Bukan ini masalah ini je. Bukan kamu yang kamu berantem yuk. Enggak berani udah umpetin lu. Sebentar dong. Eh udah ngetin kamu jangan. Iya aku tuh enggak bilang itu sama. Iya iya aku ora bilang dia numpetin som di lala lala siapa yang ngumpetin ini gak tak kasih
19:58 wei wei tenang tenang tu suka ceker i l oh kamu eh ki dikasih ki kasihan ki i Ya, ya, ya. Kasihan, kasihan. Maaf ya, Ki. Kamu jangan dia, dia sempat-sempatnya ya, Ki? E pakai uang apa kostuma orang tapi dia beli sendiri. T beli sendiri dia. Tega. Ya Allah. Kalau aku enggak kolu, pulang. Kalau aku enggak ya gimana? Kalau bahasa Indonesia enggak kalu itu apa sih? Enggak, enggak nafsu. Nah, itu ayo kita makan. Y ki orang pas kalian jemput apa jengok aku aja ada yang nyembun menyembunyiin apa? Iya. Padahal dia juga aku ngezoom-ngezoom loh. Eh, ini Mas. Heh, hadap sini, hadap sini. Hadap sini woi
20:45 ini komboan ngawur. Kamu hadap sini, hadap sini. Woi. Mantap, Men. Dah. Yo, yo ulang ulang ulang. Waktunya kita makan, ya. Bentar, bentar. Ki, kok ada sosok terselunggung apa sih? Loh, ini kan buat masyarakat sini. Kamu tuh mau makan gak aku habisin? Ayo, Ma. Makan biar kamu tuh gemuk tumbuh kamu jadi keingat di pondoki. Kan aku dulu pernah mondok. Alhamdulillah. Ayo kita makan yuk. Kita makan bareng-bareng yuk. Banyak aku enggak makan banyaknya ki. Sumpah habis makan banyak banget. Alah makan banyak tuh. Itu siapa tuh? Itu siapa? Siapa? Suruh sini. Suruh sini makan.
21:30 Ah Pak izin iya Pak Izin kayak itu orang kurang gisi. Kamu cantur Dino Dino ngawur. Yakin Dino dari tadi nyemil terusin gitnya banyak kabur penuh vitamin kabur. Kabur. Heeh. Entar aku mau minta ini tahunya apa? Mending cemplungin sini aja. Udah ada harta karuni. Hah? Bisak celananya. Jangan ini malah enggak nafsu nanti. Tuh tuh lihat tuh kah? Wah itu kampret ini yakin parah nih lu bel makan kakian loh nanti jo nanti. Tadi enggak boleh makan makan makan. Ini Mas Nemo kenapa kok enggak mau itu
22:17 Mas Nemo? Nemo tuh enggak tahu ikut makan. Nah gituah gitu loh. Oh iya kasihan ya. Hei, hei, Yan. Kamu mau makan sendoknya dipegang kalian mulu. Ini ngapain nih kalian berdua? Ini rebutan mau ganti tuh. Hm. Ya, ya. Itu punya enggak mau gantian tuh din itu loh. Dari tadi di sini ini dari tadi mangan terusannya. Ya Allah. Cir Mas B cair mau. Iya. I yang mana? Yang ini adalah tikus sanggar. Tikus sanggar. Akhirnya aku bisa makan cilok seminggu lagi babotku naik 10 kilo ini. Oke seruongkong.
23:03 Oh tambahin bakso lagi enggak? Pokoknya kamu yang banyak jangan sampai kamu diurus ya. Kenapa enggak kamu ambil? Aku kenyang banget tadi. Sudah makan angin kejuni. Kejun bentar mumpung gigi itu enggak ingat kalau aku masih sakit to. Jadi aku mau banyak. Ah, bagus. Biar sehat gemuk. Kan kalau udah sadar aku sudah kenyang. Heeh, benar. Eh, itu inces siapa itu? Heh, Inces. Cus, Inces, Incus. Cus sini Cus makan, Cus. Neng, neng sini. Ayo sama abang makan di sana. Ayo, Neng. Enggak mau. Kenapa Neng? Jangan di sini kotor. Eh, Ki ini inces yang di bawah. Siapa itu? Sini. Makan, makan, makan. Langsung makan,
23:49 langsung makan langsung. Langsung ayo ayo ayo makan makan. Ini pakan ayam ini ni. Oke ini masih banyak loh nih. Cepat cepat langsung makan langsung langsung makan. Kalau kamu enggak nanti. Iya makan ya jin ya. Heeh. Harus makan. Harus makan. Aku itu baik hati sama kalian kan. Hujan terus tak tak beliin apa bakso. Nah gitu. Lebih baik lagi bisa ini nih nih nih makan terus maaf ya. Weh Dino. Dino kok enggak berhenti-berhenti? Mas anaknya yang satu emang kekurangan gizi kamu makannya banyak kok enggak gemuk-gemuk kalau makan di sana sini. Eh aku dikasih isa loh aku. Padahal di sana sudah disediain nih
24:34 ya guys. Nih baksonya banyak banget tuh. Masih banyak ini tuh. Nanti kalau enggak aku makan enggak habis. Betul. Nanti kalau enggak habis di rotop mana sih? Rotop sudah pada pulang sendiri. Iya sama Putra. Eh, senjata di mana? Aku kameramen kamu gantian. Enggak apa-apa makan Pin. Ayo ikut makan Vin. Sikat Pinat. Ayo Yan. L Y sikatin. Kamu yang punya ide kamu cepat makan. Kalau gini gimana aku? Alah kamu sok-sokan ngono sini aku mau bilang apa kalau di anak-anakin itu aku malah enggak doyan. Ya udah. Makan makan makan makanuk loh ki. Makasih ditelan. Oh tadi ini kan enggak boleh.
25:19 Eh Najib enggak ku mukanya tadi tadi kamu tuh enggak sadar ki nyuruh aku. Eh bentar jangan bangut. Oh ada zat besinya ini. Yakini Dino dari tadi enggak enggak apa berhenti. Ya ada zat besinya katanya. Ada zat besi ini. Ada zat kacamata. Jangan jangan ada zat besinya ini. Yakin ini mas ini Dino kekurangan gizi makanan apa deh? Ya udah e tadi itu ini loh isinya habis diwur ini. Yakin ya? Jangan bilang gituah. Jangan bilang gitulah ya. Ya udah ini kita habisin dulu ya guys. Ini makan bareng-bareng Tian kalau enggak mau nanti tak kujurin di mukanya ya. Aku kalau di dalam kamera enggak mau makan. Ya udah Nagas ini tuh tuh kan Dino tuh ya. Eh eh eh no no no
26:04 dari tadi bagian aku tuh No no. Kamu jangan gitu. No, no, kamu tuh. Ini dari tadi enggak enggak berhenti ya. Eh, eh. Eh, tuh kan nih nih orang-orang yang enggak enggak bagi-bagi temannya gini ya. Bentar, bentar. Jangan dipegang ini. Fosil, fosil. He, jorok jorok. We ini yakin ini ini Dino Dino aman enggak sih? Eh eh minum kasih itu. Heh ini apa kakak-kakaknya tuh diam semua ya? itu akibat akibat apa udah frustasi
26:52 udah mungkin mungkin dia agak agak ini ya tanyain salah satunya gimana apa itu itu contoh orang tamak kayak gitu ya kayak gitu ya itu kalat kamu udah udah metak apa gimana si dulu sudah maklum di sudah maklum maklum i berarti kan ya sering terjadi kayak gitu ya mas he maso tuh harus kiki dia itu apa-apa dibikin pres itu loh enggak stres itu loh alah itu bohongan tuh sekarang tuh banyak drama Ya, sekarang yo. Nah, iya kamu belum tahu Kiki di kamar di malam hari dia sering merenung. He W jangan dicetakin W jangan, jangan di pojokan enggak orang sedikit lagi. Sudah aman sudah aman
27:41 kecil gangguin pernah tidur di gigi toh? Iya kalau mau subuh. Wah, itu knalpotnya Gigi itu aku bisa tak operasi aja mau itu. Siapa sih ngedem-ngedimet baru itu we? Makan dulu Pak. Makan. Yakin makan? Dihudupin Pak? Mau makan enggak orang itu? Udah habis kokupin coba dihabisin gara-gara siapa tuh? Dino. Makanya aku kencang ki. Ya udah mungkin sekian video dari Guswara Official. Jangan like, comment, dan subscribe. Itu dipel ah. Itulah Dino lah.