0:00 Hari ini kita akan belajar kembali kebenaran firman Tuhan. Dan saya berdoa apa yang kita pelajari ini merubahkan cara pikir kita, cara pandang kita tentang hidup ini supaya kita ini berjalan setiap hari berkenan di hadapan Tuhan. Karena banyak orang Kristen hanya sekedar datang ke gereja tapi pola pikirnya dunia. Kalau Bapak, Ibu memiliki pola pikir dan cara pandang persis enggak jauh beda dengan orang dunia, kelakuan, sikap, dan tindakanmu juga akan menunjukkan bahwa kamu bukan manusia rohani. Kita ini adalah manusia rohani. Harusnya dalam sikap, tindakan, dan perbuatan kita melalui tubuh kita, mulut kita, ucapan kita ini jadi berkat bagi banyak orang supaya nama Tuhan dipermuliakan. Tapi banyak orang sedang
0:47 tidak hidup di dalam manusia rohnya, tapi dipimpin oleh dunia ini, dipimpin oleh pikirannya sendiri yang tidak sejalan dengan firman. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau pikiranmu dikendalikan oleh cara pandang dunia, pikiranmu menguasai, gak ditaklukkan kepada Kristus, ketika Bapak, Ibu ngadapin masalah, ngadapin hal-hal yang berguncang, yang goncang hidupmu, hal-hal yang gak enak, hal yang bertentangan dengan nalarmu, orang hal yang tidak membuat hatimu itu disenangkan, apa yang terjadi? Tentunya bersikap persis seperti orang dunia. Makanya banyak orang Kristen jadi batu sandungan. Makanya banyak orang Kristen hidupnya jadi batu sandungan baik
1:32 terhadap orang dunia maupun sesama anak Tuhan. Mereka ribut, berantem, gegeran, eker-ekeran, tereak, histeris, sakit hati, dan lain sebagainya. Bahkan orang yang Kristen bertahun-tahun ketika ngadapin masalah tidak kuat, tidak gigih, tidak kokoh, tidak bisa menaklukkan pikirannya, tapi dikendalikan oleh emosinya, dikendalikan oleh pikirannya, dikendalikan oleh perasaannya yang tidak sejalan dengan Tuhan. Hidup dipenuhi dengan kecemasan. Hidup dipenuhi dengan ketakutan. Hidup dipenuhi kekhawatiran. Hidup tidak tenang. Hidup tidak ada damai di dalam hidupnya. Apa yang terjadi dengan orang-orang Kristen seperti ini? rapuh sekali loh. Sekalipun rajin ibadah tiap minggu ke gereja, rapuh sekali ketika menghadapi hal yang melukai perasaannya,
2:18 hal yang menyinggung hatinya, hal yang tidak sejalan dengan apa yang diharapkan, terak dan persis kelakuannya, sikapnya, tindakannya enggak jauh beda dengan orang yang gak kenal Tuhan. Bagaimana bisa mencerminkan kemuliaan Tuhan? Kalau kita enggak bisa berjalan sesuai dengan ketetapan Tuhan dan dimulainya dengan menaklukkan pikiran kepada Kristus untuk diperbaharui setiap hari, kita akan tetap sama dari tahun ke tahun. Tidak heran hidup kita akan trouble, hidup kita akan ketemu masalah, hidup kita akan bapak belur. Coba sekarang kita akan lihat di ayat yang sangat terkenal ini di Roma 12 ayat yang ke-2. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini. Kita gak boleh dengan serupa dunia ini. Dunia ini berbicara tentang apa? pola pikir, cara pandang, bagaimana
3:04 memutuskan, bagaimana bersikap, sistemnya, caranya itu kita enggak boleh seperti orang dunia. Kita ini anak-anak kerajaan. Sejatinya kita ini adalah manusia rohani sebenarnya yang tinggal di dalam tubuh ini, yang memiliki pikiran, memiliki perasaan, yang memiliki kehendak. Tapi banyak orang bukan menjadi manusia rohani, tapi manusia jiwani yang dikendalikan oleh pikirannya, dikendalikan oleh perasaannya, dikendalikan oleh kehendaknya sehingga kelakuan sikapnya bertentangan dengan firman Tuhan. Gak sejalan dengan firman Tuhan persis seperti orang dunia. sehingga orang dunia enggak bisa membedakan. Loh, kamu gereja kok kelakuanmu seperti itu loh. Kamu pelayan Tuhan kok kelakuanmu busuk,
3:49 mulutmu jahat, pikiranmu najis, sikapmu tidak mencerminkan kemuliaan Tuhan. Loh, kamu melayani di gereja kok jahat seperti itu. Kenapa kok orang lain bisa menilai seperti itu? karena tidak bisa menaklukkan dirinya sepenuhnya kepada Kristus sehingga dikontrol oleh perasaannya, dikontrol dan dikendalikan oleh kehendaknya, dikendalikan oleh kemauannya, bertindak persis seperti orang dunia jadi batu sandungan. Kita tidak boleh seperti orang dunia menjadi serupa dengan dunia. Kita harus pakai pola pikir Kristus, cara pandang Kristus ketika kita ngadapin masalah. Ketika kita nghadapi tekanan, ketika nghadapi hal yang gak
4:36 enak dalam batin kita, kita bersikap tepat seperti firman dalam tindakan kita, dalam perkataan kita, dalam perbuatan kita itu akhirnya mencerminkan kemuliaan Tuhan, patokannya Yesus Kristus. Karena kita ini manusia rohani, tindakan kita harus tindakan rohani, perkataan kita harus perkataan rohani. Bagaimana mungkin kita ngaku anak Tuhan tapi perkataan kita seperti orang dunia, sikap kita, keputusan kita enggak jauh beda dengan orang yang gak kenal Tuhan. Persis seperti orang dunia. Kamu bukan manusia rohani. kamu manusia duniawi. Justru karena kita ini gak boleh serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu. Budi itu letaknya di jiwa kita, di pikiran kita, di perasaan
5:24 kita, di kehendak kita, di area jiwa ini yang harus diperbaharui. Saya sudah ngomong berkali-kali, manusia terdiri dari tiga bagian. Roh itu tempat tinggalnya Tuhan yang diperbaharui, yang dilahirkan kembali itu manusia roh kita. jiwa itu berbicara tentang pikiran, perasaan, dan kehendak kita. Itu yang harus dibaharui setiap hari sesuai dengan firman. Supaya apa? Sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah. Jadi, kita itu ngerti tujuan kehendak Allah itu apa. Jalan kita tetap seperti kehendak Tuhan. Keputusan kita sejalan dengan kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan itu apa saja? Apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna? Jadi kita ini sedang berjalan
6:11 disempurnakan menjadi serupa segambar dengan Kristus. Pikiran kita, kelakuan kita, ucapan kita, karakter kita sejalan dengan Kristus sehingga orang bisa melihat manifestasinya Yesus yang ada di muka bumi ini. Kristen itu artinya pengikut Kristus, ngikutin gaya hidup Yesus, ngikutin gaya hidupnya Kristus. Persis kata orang Jawa tuh plek ketiplek enggak jauh beda. Persis seperti kembar siam kelakuan kita seperti kelakuannya Yesus. Bagaimana mungkin kita ini ngaku anak Tuhan tapi kelakuan kita setan? Bagaimana mungkin kita ini hamba Tuhan tapi kelakuannya persis seperti orang dunia? Motivasinya jahat, kelakuannya busuk, pikirannya jahat, dan tindakannya
6:59 pun pasti jahat. kita harus berbeda. Justru karena kita belajar firman seperti ini, kita diperbaharui. Jadi, setiap kita ngadapin masalah, keputusan kita yang kita ambil sejalan dengan firman, tindakan kita sejalan dengan firman. Apa yang kita perbuat, apa yang kita lakukan sejalan dengan firman. Semakin kita ngerti firman, diperbaharui sehingga kita memiliki pola pikir kerajaan Allah, pola pikirnya Kristus, cara pandangnya surga. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau semua keputusan kita sesuai dengan keputusan surga, apa yang terjadi? Tindakanmu, sikapmu, cara kamu menghadapi persoalan, masalah, cara kamu menghadapi orang yang menyebalkan, cara
7:45 kita menghadapi orang yang menyakiti kita, itu persis seperti tindakannya Yesus loh. Sehingga orang itu bukan malah sakit hati, malah diubahkan melalui kehidupan kita. Memang kita dipanggil untuk jadi berkat, bukan untuk jadi batu sandungan. Kita dipanggil untuk menjadi serupa segambar dengan Tuhan bukan untuk lebih hebat dari orang lain. Bukan un lebih kudus dari orang lain. Sehingga tambah hari kita perbaharui pola pikir kita sesuai dengan pola pikirnya kerajaan Allah. Apa yang terjadi? Kamu bekerja, Tuhan manifestasi dalam pekerjaanmu. Kamu menyembah, Tuhan manifestasi dalam penyembahanmu. Kamu mendoakan orang, Tuhan manifestasi dalam doamu. Ke mana kamu melangkah dan manifestasi karya Tuhan dalam hidupmu,
8:31 orang melihatnya Yesus. Dan apa yang terjadi? Powerful sekali. Hari ini banyak orang ngaku cinta Tuhan, tapi banyak yang stres. Ngaku cinta Tuhan kelakuannya persis enggak jauh beda dengan orang dunia. Ngakunya kenal Tuhan dan melayani Tuhan, tapi tindakannya menipu, bohong, hatinya busuk, sakit hati, kepahitan, benci, marah, histeris, kayak orang gak kenal Tuhan. Bisa bisa dibayangkan kalau kita ngaku anak Tuhan, ngaku warga kerajaan Allah, tapi kelakuan kita seperti orang dunia. Kenapa enggak memperbarui pikirannya? Bapak, Ibu, setiap hari kita harus perbaharui loh pikiran kita loh. Tambah hari engkau semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Nah, hal-hal yang gak sesuai dengan kebenaran firman yang
9:17 kita pernah terima, yang pernah kita pelajarin, yang kita pernah dengar, kadang itu mempengaruhi bisa didikan orang tua yang gak kenal Tuhan. Ide dan gagasan dunia, pola pikir dunia, cara-cara orang dunia menyelesaikan masalah. Kadang masih kita pakai justru pola pikir yang seperti itu yang kita harus taklukkan kepada Kristus. Coba ber sekarang kita lihat di 2 Korintus pasal yang ke-10 ayat yang kelima. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus. Di hidup kita ini banyak dapat
10:07 informasi dari dunia. Ketika orang disakitin, kata dunia, mata ganti mata, gigi ganti gigi. Kalau orang diselingkuhin, ya aku mau selingkuh balik. Kalau orang menipu aku, aku mau tipu balik. Kalau orang jahat aku, aku akan jahat balik. Itu cara dunia. Nah, selama ini kata-kata dunia, prinsip-prinsip dunia itu menguasai masuk. Akhirnya kita percayai sikap kita, tindakan kita, akhirnya pakai pola pikir dunia. Nah, pola pikir yang seperti itu kita harus tawan dan kita harus taklukkan kepada Kristus. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau orang ya orang pernah disakitin terus dilukai, dianiaya. Saya pernah ngonselingin ini
10:52 orang-orang yang trauma masa lalu karena diperlakukan buruk oleh orang lain. Ada yang diperlakukan buluk oleh pasangan pasangan hidupnya. Dan mereka akhirnya terpikir, akhirnya terbangun sebuah kubu, sebuah benteng bahwa semua orang enggak benar, semua laki enggak benar. Ada orang yang pernah dikecewakan, disakitin, diperlakukan buruk oleh suaminya. Bertahun-tahun diperlakukan buruk. Akhirnya timbul di dalam pikirannya sebuah benteng, sebuah kubu bahwa setiap laki-laki jahat. akhirnya mengeneralisir memandang semua laki-laki jahat padahal tidak semuanya seperti itu. Nah, pikiran seperti itu yang kita harus taklukkan. Cara pandang seperti itu yang kita harus taklukkan. Belum lagi
11:38 didikan-didikan kita dari orang tua kita, cara pandang, cara berpikirnya filsafat-filsafat dunia yang kadang kita pakai dan kita terapkan dalam hidup kita. Itu loh yang membuat kita ini enggak susah diperbaharui. Pokoke kalau sudah ngomong pokoke ya akunya begini. Kalau sudah seperti itu karena kita pakai pola pikir dunia gak mau berubah karena pikiran kita sudah terbangun oleh benteng dan kubu-kubu yang harus diruntuhkan, ditaklukkan kepada Kristus dan diperbarunya dibangun dasar baru dengan kebenaran firman Tuhan. Sehingga setiap yang kita putuskan, yang kita ambil, setiap sikap kita jalan sesuai
12:24 dengan firman Tuhan. Di ujungnya kalau kita ini berjalan setiap hari diperbaharui, lama-lama kita kenal kehendak Allah apa yang baik, yang berkenan, dan yang sempurna. Tambah kita disempurnakan, kita pakai pola pikir Kristus. Makanya setiap hari kita harus izinkan Tuhan mengkoreksi hati kita. Kenapa kok kita harus saat teduh? Kenapa kok kita harus berdoa? Kenapa kita harus berdiam diri di hadapan Tuhan? Kenapa kok kita harus membangun keintiman dengan Tuhan? Karena dengan seperti itu kita izinkan Tuhan menyelidiki, kenali hati kita, diuji semua tindakan dan sikap kita supaya Tuhan mengenali pikiran-pikiran kita. Kalau yang kita lakukan gak sejalan dengan firman, kita
13:11 berbalik berjalan sesuai dengan ketepatan ilahi, berjalan sesuai dengan firman. Keputusan yang kita ambil yang salah selama ini kalau kita izinkan Tuhan menyelidiki, kita sadar diri. Hati kita ini jadi mudah dibentuk. Hati kita ini begitu lunak dan mudah sekali diubahkan. Y perhatikan di Mazmur 139 ayat yang ke-23. Selidikilah aku, ya Allah. Kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku. Bapak, Ibu, kalau kita tidak mau mengkoreksi diri kita, kita lebih suka mengkoreksi orang lain. Kalau kita enggak mau memperbaiki diri kita, kita akan cenderung suka menghakimi orang lain. Kalau kita enggak mau datang kepada Tuhan, mengkoreksi
13:57 diri, belajar dari semua kebodohan dan kesalahan, kita cenderung nuding orang lain yang salah dan kita paling benar sejagat raya. Kita akhirnya memiliki hati yang keras terbentuk dari kubu dan benteng-benteng tadi yang harus diruntuhkan. Kita keras kepala hati kita susah diubah karepe dewe benere dewe maunya sendiri. Kalau sudah seperti itu ya jelas jadi batu sandungan enggak jadi berkat. Hidupmu tidak mempermuliakan nama Tuhan. Hidupmu jadi batu sandungan. Ujungnya apa? Kalau sudah seperti itu, kelakuan, sikap dan tindakanmu tidak mempermuliakan nama Tuhan. Harus kita setiap hari datang kepada Tuhan. Tuhan sepanjang hari ini aku melakukan apa? Kalau yang salah Tuhan koreksi aku mau bertobat dan berubah.
14:43 Bapak Ibu semakin kita membangun keintiman dengan Tuhan semakin kita kenal diri kita siapa di hadapan Tuhan. Tapi semakin kamu jauh daripada Tuhan kamu semakin tahu dirimu bahwa kamu adalah orang yang sombong dan angkuh dan orang lain paling rendah dan kamu paling hebat sendiri. dan susah ditegur, susah dinasihatin. Bapak, Ibu belajar firman untuk merubah yang di dalam kita. Merubah segala sesuatu yang tidak sejalan dengan firman. Pikiran-pikiran, filosofi-filosofi, pemahaman-pemahaman, masukan-masukan, segala sesuatu yang tidak sejalan dengan firman yang kita pernah dengar, yang kita pernah pelajari, yang pernah kita lakukan. Kita buang, kita tanggalkan, kita pakai pikirannya Kristus. Bapak, Ibu, kalau engkau dipenuhi seperti ini, apa yang terjadi? Lidah
15:30 bibirmu akan penuh nilai, kata-katamu penuh makna. Hidupmu jadi berkat, hidupmu menjadi terang bagi banyak orang. Di Amsal 10 ayat yang ke-20, lidah orang benar seperti perak pilihan. Lidahnya orang benar yang sudah diperbaru itu seperti perak pilihan, berharga dan bernilai. Kata-katamu tidak kosong, tidak hampa. Engkau tidak akan menghakimi orang lain. Engkau tidak akan merendahkan orang lain. Justru semua perkataan yang dari lidah biru menjadi berkat bagi banyak orang dan nama Tuhan yang dipermuliakan. Kalau kita semakin diubahkan seperti ini, Bapak Ibu bisa bayangkan apa yang terjadi? Nama Tuhan semakin dipermuliakan. Tetapi kalau kita ini pakai pola pikir dunia, kalau kita jadi orang Kristen, tapi kelakuan sikap
16:18 dan tindakan kita ini enggak jauh beda dengan orang dunia, apa yang terjadi? Tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya, enggak berharga. Kata-katamu enggak ada nilainya, pikiranmu enggak ada nilainya, hidupmu enggak ada nilainya hanya bikin trouble di mana-mana. Saya ini pernah punya tetangga bikin trouble terus sama orang enggak pernah cocokan sampai dijauhin oleh tetangga yang lain enggak ada teman. Karena apa? Ya memang mulutnya jahat, kelakuannya busuk karena memang pola pikirnya, pola pikir orang dunia persis. Bagaimana orang mau dekat dia dengan nyaman? Gak bakalan bisa. Semakin kita diubahkan, semakin kita diubahkan, semakin kita diperbaharui. Semakin kita diperbaharui di dalam roh dan pikiran kita, kita semakin diubahkan menjadi
17:05 serupa segambar dengan Tuhan. Di Efesus 4 ayat 23, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu. Di dalam roh kita semakin kuat, kokoh, dan teguh. semakin dipenuhi dengan Roh Tuhan dan pikiran kita diperbarui sejalan dengan firman Tuhan. Apa yang terjadi? Hidupmu benar-benar bernilai dan berharga. Orang yang dekat dengan hidupmu diberkati. Orang yang ketemu dengan kamu akan ngalami Tuhan secara pribadi karena melihat karakter, sikap, dan tindakanmu seperti Tuhan. Tapi akan berbanding terbalik kalau kamu enggak pernah memperbarui pola pikirmu dan cara pandangmu. Kamu tidak jauh beda dengan orang dunia. kelakuanmu busuk, bejat, dan jahat. Dan setiap hari kita harus menaklukkan pikiran kita loh.
17:52 Apapun itu namanya, Bapak, Ibu. Kalau kita bisa menaklukkan pikiranpikiranpikiran ini kepada Kristus dan apa yang terjadi? Kita menjadi orang yang merdeka dan berkemenangan. Kita bisa ngadapi hal yang buruk. Kita bisa diperlakukan yang buruk. Kita berada di situasi yang buruk sekalipun. Kita berada di jalan buntu sekalipun karena kita tahu dan kenal Tuhan. Karena kita ngalami Tuhan, pikiran kita diubahkan sejalan dengan firman, kita menjadi orang yang tenang. Kita berjalan tetap, teguh, kokoh, gak terguncangkan. Tapi kalau orang-orang ini pikirannya pakai pikiran dunia, apa yang terjadi? Kamu akan mudah, rapuh, dan goncang. Enggak punya pegangan hidup. Hidupmu enggak ada nilainya.
18:37 Sekalipun kamu diberkati kaya raya, tapi hidupmu enggak ada nilainya, isinya pusing, ribut, ruwet, kacau, dan berantakan. dikit-dikit ruet bahkan kelakuan sikap tindakanmu itu jahat. Bapak, Ibu, kita perlu setiap hari menaklukkan pikiran kita, menyelaraskan dengan firman di Filipi 4 ayat 8. Jadi akhirnya saudara-saudara semua yang benar, yang benar itu yang harus dipikirin. Semua yang mulia, yang mulia, yang semua yang adil, yang kudus, yang suci, semua yang manis-manis, yang baik-baik, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Kita punya pikiran itu pikiran Kristus, Bapak, Ibu. Coba cek pikiranmu sendiri. Kalau kamu ngelihat orang lain, pikiranmu busuk, pikiranmu jahat. Kamu
19:23 ngelihat suamimu kelakuannya memang busuk, tapi pikiranmu tambah busuk. Kamu pakai pikiran Kristus loh. Pikiran seperti itu engkau harus taklukkan kepada Kristus sepenuhnya. Kalau enggak, kamu akan seperti orang dunia. Tidak heran hidupmu jadi batu sandungan. Kalau engkau enggak bisa menaklukkan pikiranmu, kelakuan, sikap, dan tindakanmu persis seperti orang dunia. Tidak jadi berkat, justru jadi batu sandungan. Bikin trouble, bikin kekacauan di mana-mana. Naklukkan pikiran ini by proses, step by step. Kalau kita enggak bisa menaklukkan, nanti dosa lamamu akan nyeret mempengaruhi di area pikiranmu. Akhirnya apa? Jatuh di dalam dosa. Ngalami kehancuran, hidup bapak belur, hidup berantakan, hidup ruet dan tidak jadi berkat. Saya berdoa apa yang kita
20:09 pelajari hari ini benar-benar merubah cara pandangmu sehingga hidupmu diubahkan. Engkau menjadi orang yang berketetapan menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Semakin hari didapati menyenangkan hati Tuhan dalam sikap, tindakan dan perbuatan mencerminkan perbuatan Yesus di muka bumi. Nanti banyak orang diberkati. Kamu pergi, kamu ke mana pun melangkah, orang diberkati, orang dijamah Tuhan, orang dilawat Tuhan. Orang-orang seperti ini akan mengalami kepenuhan Tuhan dan Tuhan akan memanifestasikan dirinya melalui orang-orang yang seperti ini. Bisa dipercayakan perkara ilahi yang besar dan tentunya nama Tuhan yang dipermuliakan. Saya berdoa ini firman agak berat dan perlu menaklukkan sepenuhnya kepada Kristus. Kalau enggak kamu akan tetap jadi manusia duniawi.
20:55 Pilihanmu semuanya. Kau mau dipercayakan perkara ilahi, kau mau pengin jadi berkat bagi banyak orang atau kamu mau jadi batu sandungan bikin trouble di manapun. Perhatikan ni orang-orang yang selalu diperhadapkan dengan masalah buruk dalam hidupmu. Dipertemukan dengan orang-orang buruk kelakuannya dan sikapmu masih seperti orang dunia. Kamu perlu berubah. Kamu perlu menyelaraskan pikiranmu kepada Kristus. Orang yang dipenuhi dengan kekacauan, kecemasan, sampai enggak bisa tidur, stres, bingung, penyakit mendatangimu, kamu menaklukkan pikiranmu kepada Kristus. Dibarrui itu, diselaraskan dengan firman. Cari janji Tuhan, cari tentang janji-janjinya Tuhan kepada hidupmu. Engkau akan diubahkan pikiranmu. Orang-orang yang sedang sakit, kamu cari
21:41 tentang firman, tentang kesembuhan. Kamu perbaharui pikiranmu. Nanti tubuhmu akan mengikutin apa yang kamu katakan, apa yang kamu putuskan, apa yang kamu perbuat. Engkau akan melihat hal yang ajaib yang Tuhan kerjakan dalam hidupmu. Amin. Dibutuhkan mulai hari ini orang yang menyelaraskan pikirannya. Pengin hidupmu bernilai, kata-katamu bernilai, engkau harus menaklukkan pikiranmu sejalan, sepikir seperti Kristus. Dan nama Tuhan akan dipermuliakan dalam hidupmu dan engkau akan jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa Bapa. Terima kasih buat firman-Mu. Kami materaikan dengan darah anak domba. Firman nempel dalam hati kami. Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan firman menjadi kehidupan. Terima kasih Tuhan
22:28 ajarin kami memiliki hubungan yang dalam dengan Engkau Roh Kudus supaya kami bisa menyelidikin semua kebusukan, kejahatan dalam batin kami dan kami mau berubah sejalan dengan firman. Kami perbaharui pola pikir kami supaya kami memiliki pikiran Kristus dan karakter, sikap, dan tindakan kami seperti Kristus. Terima kasih Tuhan, bagimu segala pujian, hormat, pengagungan. Kami berdoa untuk setiap orang yang mendengar firman diberkati Tuhan, dijamah Tuhan, dilawat Tuhan, diubahkan Tuhan. Kamu berdoa untuk orang yang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilur Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah engkau tahir, jadilah engkau pulih, jadilah engkau sehat seperti sediakala. Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. And God bless you.
23:13 [Tepuk tangan] Ada orang-orang tadi ketika kau merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu. Angkat tanganmu. Maju ke depan. Roh Kudus, aku mau buktikan kau hadir dalam bukan karenamu, tapi karena suruh maju. Oh my [Musik]
24:14 Jus [Musik] Jesus [Musik] Now Jesus [Musik] name Jesus name Jesus
25:00 Jesus Ibu ini sesang terima semakin semakin semakin [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan [Musik] buat kuasanya power [Musik] Jesus name No. Jesus. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. Masih enggak tahan dengan
25:47 hadirat Tuhan. Kuasa Jesus semakin mengalami Jesus. Biar di situ. [Musik]