0:00 Indonesia memiliki 127 gunung berapi aktif Hm banyak juga ya Nah Apakah kamu tahu bahwa saat gunung erupsi itu mengeluarkan abu vulkanik kenapa ya gunung mengeluarkan abu vulkanik Nah kalau kita ngomongin tentang gunung berapi tentu kita pasti akan mengaitkan peristiwa ini dengan fenomena Vulkanisme nah di video kali ini kita akan membahas seputar Vulkanisme Langsung aja kita bahas let's go [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Vulkanisme Vulkanisme adalah Segala peristiwa yang berhubungan dengan Magma
0:46 yang keluar menuju permukaan bumi melalui rekahan dalam kerak bumi nah magma ini bentuknya cair dan berpijar magma ini bergerak naik ke permukaan bumi melalui diatrema apa itu diatrema nah diatrema ini yaitu saluran yang mirip dengan pipa dari sinilah magma itu akan naik ke permukaan bumi nah jika sudah sampai ke permukaan bumi magma berubah nama loh teman-teman hm kira-kira Jadi apa ya Nah benar sekali jadi setelah naik ke permukaan bumi magma ini berubah nama menjadi lava Nah jadi faktor utama pada gejala Vulkanisme adalah magma Oke karena aktivitas magma itu beragam maka dapat menimbulkan gejala kanik yang beragam juga loh guys seperti
1:32 tipe erupsinya kemudian Bentuk gunung berapi dan aktivitasnya itu tergantung dari aktivitas magma gejala Vulkanisme peristiwa Vulkanisme memiliki Gejala yang dapat diamati loh guys yakni gejala sebelum terjadinya Vulkanisme dan gejala sesudah terjadinya Vulkanisme atau biasa disebut dengan pravulkanisme dan pasca vulkanisme nah yang pertama kita akan bahas dulu gejala dari pravulkanisme atau gejala sebelum terjadinya Vulkanisme nah Berarti kalau kita membahas tentang gejala pravulkanisme di sini kita akan memahami ciri-ciri dari gunung berapi yang akan meletus yang pertama sering terjadi gempa yang kedua banyak sumber air yang
2:17 mengering kemudian terjadi peningkatan temperatur di sekitaran kawah lalu terdengar Gumuruh dari dalam gunung nah yang terakhir yaitu hewan-hewan dari puncak gunung itu turun ke Gunung itu adalah ciri-ciri dari e gunung berapi akan meletus atau ciri-ciri dari gejala pravulkanisme nah sekarang yang kedua kita lihat gejala pasca vulkanisme yaitu gejala yang muncul setelah gunung berapi selesai meletus yang pertama munculnya sumber air panas nah kemudian yang kedua munculnya sumber gas ini seperti belerang lalu yang ketiga munculnya sumber air yang mengandung mineral seperti belerang atau sulfur nah eh setelah setelah kamu tahu nih Apa itu Vulkanisme dan gejalanya sekarang Apakah
3:03 kamu tahu tentang erupsi dari gunung berapi Mungkin ada yang pernah dengar tapi enggak tahu apa itu erupsi mungkin ada juga yang sudah tahu nah sekarang kita bahas ya guys jadi erupsi gunung berapi ini adalah proses keluarnya magma dari perut bumi Nah dengan kata lain erupsi ini terjadi ketika suatu gunung berapi ini akan meletus nah erupsi atau letusan gunung ini berdasarkan kekuatannya ini di dibagi menjadi dua macam guys yaitu yang pertama ada berupa ledakan E ini biasa disebut dengan eksplosif kemudian ada juga yang berupa e lelehan yang biasa disebut dengan lusif nah erupsi eksplosif ini adalah erupsi dengan tekanan yang sangat kuat hingga menghasilkan letusan yang sangat besar atau ledakan Nah kenapa ledakan
3:50 ini bisa terjadi pada saat gunung ini meletus nah ini karena Magma yang ada di bawah Gunung ini memiliki kandungan gas yang sangat tinggi guys sehingga memiliki tekanan yang tinggi juga dan menghasilkan ledakan besar yang biasanya hanya satu kali tapi satu kalinya besar ya guys Nah kalau erupsi evusif ini adalah erupsi dengan tekanan yang kecil sehingga Hanya berupa lelehan yang berangsur-angsur keluar dari gunung Nah ini terjadi karena Magma yang ada di dalamnya bersifat basah dan memiliki kandungan gas yang sedikit nah biasanya erupsi tipe ini tidak menghasilkan ledakan yang dahsyat Nah itulah mengenai erupsi dari gunung berapi Nah karena kamu sudah tahu mengenai tipe dari erupsi gunung berapi sekarang kamu harus tahu bahwa dikarenakan ada dua
4:37 tipe erupsi ini gunung-gunung api yang tersebar di bumi memiliki bentuk yang berbeda nah secara umum bentuk dari gunung berapi ini ada tiga macam guys yaitu gunung berapi perisai gunung berapi Mart dan gunung berapi strato gunung api perisai nah sesuai dengan namanya gunung api perisai adalah gunung yang bentuknya relatif datar guys jadi Gung ini hanya terbentuk karena erupsi evusif Nah karena Magma yang keluar dari Gunung ini sangat cair maka Gunung ini memiliki lereng yang sangat landai dan Landas yang relatif luas nah gunung tipe ini tidak ditemukan di Indonesia ya guys melainkan di negara lain salah satu contohnya adalah gunung maunalowa yang ada di Hawaii yang kedua ada gunung apimer nah
5:24 gunung api ini terbentuk karena terjadinya erupsi eksplosif sehingga meninggalkan kawah yang cukup besar contoh dari gunung api ini yang ada di Indonesia adalah gunung Lamongan dan gunung Dieng selanjutnya yang ketiga ada gunung api kerucut atau strato Nah kalau gunung api ini ini sangat umum di Indonesia karena gunung ini terbentuk karena erupsi campuran antara eksplosif dan evusif tumpukan Magma yang bergantian dari letusan dan lelehan mengendap semakin tinggi Seiring berjalannya waktu nah Hal inilah yang menyebabkan dinding kawah dari gunung jenis ini memiliki batuan beku yang berlapis-lapis nah Beberapa gunung api yang seperti ini ada di Indonesia yaitu ada Gunung Kerinci kemudian Gunung Semeru dan masih banyak
6:11 gunung-gunung lainnya Nah sudah paham mengenai bentuk-bentuk dari gunung api Sekarang kita akan melihat aktivitas dari gunung api seperti yang kita ketahui di Indonesia bahwa Gunung Semeru ini diberi status waspada Nah sekarang aku mau kasih tahu Lebih detail lagi nih tentang status yang diberikan untuk gunung aktif yang ada di Indonesia nah tingkat aktivitas gunung api ini diberi menjadi empat level status di mana ada beberapa makna dari level status ini yang pertama ada level 1 ini masih termasuk normal karena pada level 1 ini itu tidak ada gejala aktivitas tekanan magma kemudian masuk ke level 2 nah pada level 2 ini sudah waspada teman-teman karena apa Karena pada level kedua ini
6:58 terjadi peningkatan aktivitas vulkanik selain itu juga terjadi sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma tektonik dan hidroothermal nah kemudian masuk ke level 3 Nah kalau level 3 ini sudah level siaga Kenapa karena pada level ini terjadi peningkatan intensif kegiatan saismik dan kemudian letusan ini dapat terjadi dalam kurun waktu 2 minggu dan yang terakhir ada level 4 nah ini level Awas nah ini sudah level bahaya ya guys Kenapa karena pada level ini gunung segera atau sedang meletus nah peluang ee terjadi letusan ini terjadi dalam 24 jam Nah jadi seperti itu teman-teman kalau kalian mau mendaki gunung jadi kita harus lihat dulu level apa yang ada
7:44 di Gunung tersebut kalau misalnya udah level 2 3 4 itu sudah bahaya jadi jangan coba-coba ya guys Nah itulah tadi pembahasan kita mengenai pengertian gejala erupsi dan bentuk dari gunung api Bagaimana Apa kamu sudah paham Terima kasih sudah menonton jangan lupa subscribe like dan comment asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]