ADA APA DI BALIK MASA KEKERINGAN - Ps. Ruth Julia

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang bagaimana menghadapi masa-masa sulit atau "kekeringan" dalam hidup, dengan mengambil inspirasi dari kisah Ishak di Alkitab. Poin-poin utama yang ditekankan adalah:

  • Masa kekeringan seringkali menjadi jalan bagi Tuhan untuk memberikan terobosan besar.
  • Banyak tokoh Alkitab mencapai puncak kejayaan mereka justru setelah melewati masa-masa sulit.
  • Penting untuk memiliki iman dan keyakinan bahwa setelah masa kering, akan ada masa puncak kejayaan.

Pengantar: Kekeringan Bukan Hanya Soal Finansial

Pembicara memulai dengan mengidentifikasi bahwa banyak orang mengalami masa kekeringan dalam berbagai aspek kehidupan, tidak hanya finansial, termasuk masalah jodoh. Ia menceritakan pengalamannya saat retreat, di mana banyak peserta yang meminta doa untuk jodoh anak-anak mereka. Hal ini menunjukkan bahwa mencari jodoh semakin sulit bagi sebagian orang. Pembicara kemudian memperkenalkan kisah Ishak dari Kejadian 26 sebagai contoh bagaimana menghadapi dan mengatasi masa kekeringan.

Konteks Kejadian 26: Masa Kekeringan yang Ekstrem

Konteks dari Kejadian 26 adalah tentang masa kekeringan yang sangat panjang (long period of drought) di Timur Tengah, di mana hujan tidak turun selama bertahun-tahun, menyebabkan kelaparan karena tanah menjadi keras dan sulit ditanami. Pembicara menggambarkan kondisi ekstrem di Israel saat musim panas, di mana suhu bisa sangat tinggi dan tanah sangat kering. Latar belakang ini memberikan gambaran betapa sulitnya situasi yang dihadapi Ishak.

Kekayaan Ishak di Tengah Kekeringan (Kejadian 26:13)

Pembicara mengajak audiens untuk membaca dan merenungkan Kejadian 26 ayat 13, yang menggambarkan bagaimana Ishak menjadi sangat kaya di tengah masa kekeringan. Ayat ini dibaca berulang-ulang dengan penekanan pada kata "saya" untuk lebih menghayati berkat yang diterima Ishak. Pembicara menghubungkan hal ini dengan keinginan banyak orang untuk menjadi kaya, dan memberikan contoh cerita tentang seseorang yang memenangkan lotre senilai 1 triliun rupiah di Australia, namun belum mengklaim hadiahnya.

Masa Kekeringan Sebagai Jalan Terobosan

Pembicara menyampaikan kabar gembira bahwa masa kekeringan dalam Alkitab seringkali menjadi bukti bahwa Tuhan memakai masa tersebut untuk melakukan terobosan besar. Ia mengajak audiens yang merasa sedang mengalami masa kekeringan untuk memiliki iman dan keyakinan bahwa mereka akan naik ke puncak kejayaan setelah melewati masa sulit ini.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Ternyata ada orang-orang yang mengalami masa kekeringan soal jodoh. Kenapa? Sudah ketahuan yang menang beli di daerah ini, di daerah Victoria Melbourne. Tapi sampai hari ini yang menang belum klaim. Karena saya melihat di masa kering di Alkitab seringkiali dipakai Tuhan untuk menjadi breakthrough. Banyak orang-orang di Alkitab mereka mengalami puncak kejayaan justru dari masa kering. [Musik] Kami percaya ada Tuhan di tempat ini. Ya

0:47 Tuhan di tengah-tengah kami saat ini. Biarlah satu sentuhan dengan Engkau Tuhan akan menyembuhkan kami, mengubah hidup kami, memulihkan kami. Hati kami terbuka Tuhan. Kami mau dengar firman-Mu yang bisa menuntun kami, menghidupkan kembali kami. Harapan kami yang sudah mulai pupus, kami boleh kebangkitan itu terjadi lagi karena berharap kepada-Mu. Kami siap Tuhan segala hormat kemuliaan hanya buat nama Tuhan sampai selama-lamanya di dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Puji Tuhan. Silakan duduk. Bapak,

1:34 Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan. Shalom Bapak, Ibu. >> Apa kabar semuanya? Tapi saya melihat wajah-wajah yang tegang dari mimbar. Saya enggak tahu apakah masih karena terlalu pagi. Coba colek sebelahnya dan kasih sebuah senyuman. Seakan-akan Anda berkata, "Kamu keren banget pagi ini." Puji Tuhan. Sepanjang session hari ini saya akan berbicara tentang kekeringan Bapak Ibu karena saya tahu beberapa waktu belakangan ini semakin banyak orang yang DM WhatsApp email saya yang intinya banyak sekali dari mereka itu sekarang

2:20 ini sedang mengalami masa-masa kekeringan. Ada seseorang tanya sama saya begini, "Bu, apakah urutan teratas dari permohonan doa orang-orang yang datang menemui Ibu?" Yang pertama memang harus saya akuin yang paling nomor satu adalah yaitu soal financial termasuk di dalamnya pekerjaan. Baru yang kedua lain-lain, Saudara. Ada masalah rumah tangga, ada masalah anak-anak, ada masalah jodoh. Bapak, Ibu mengagetkan juga tentang masalah jodoh. Ternyata ada orang-orang yang mengalami masa kekeringan soal jodoh. Ternyata ada orang-orang yang mengalami masa kekeringan soal jodoh. Saya itu hadir di sebuah retreat sebagai pembicara. Lalu

3:07 saya melagakkan alter call, Saudara. Dan alter call saya waktu itu gak tahu gimana. Kepengin sekali tergerak untuk mengadakan alter call. Tapi bukan tantangan untuk terima Yesus. Saya tuh cuman tanya begini, siapa di antara Bapak Ibu yang saat ini sedang berdoa meminta jodoh untuk anaknya? Cuman begitu alter call-nya dan mengagetkan 90% peserta retreat maju ke depan. Saya kaget sekali. Hah, segini banyak ya yang memohon bantuan doa untuk jodoh buat anak-anaknya. Saya enggak tahu dengan Bapak Ibu, Anda kerasa gak makin ke sininya cari jodoh kok makin susah ya? Bagi yang belum dapat jodoh dan bergumul pasti mantuk-mantuk. Bagi yang sudah laku, Anda gak merasa itu. Tapi saya

3:53 tahu di banyak lapangan ada banyak semakin orang yang sulit untuk mendapatkan jodoh. Nah, waktu mereka maju ke depan alter call, saya tuh kepo, Bapak, Ibu. Saya penasaran kok banyak banget ya. Saya tanya, "Anaknya umur berapa, Ibu?" "4 tahun." Kaget saya. Sebelahnya lagi. Anaknya umur berapa, Bu? 45 tahun. Sebelahnya lagi 50 tahun sebelahnya lagi 38 tahun. Jujur tidak ada yang 25 tahun semuanya di atas paling tidak 30 lebih lah. Ya kan 90% loh maju. Mungkin orang Jakarta gak kali ya. Orang Jakarta semuanya cepat laku

4:39 kali ya. Haleluya. Pagi ini saya mau mengambil dari kisah tentang kekeringan. Jadi, kekeringan tuh bukan hanya soal ee soal financial sih sebetulnya. Semua orang, tiap orang punya pergumulan, kekeringan beda-beda. Tapi saya berharap ini akan mewakili. Anda buka dalam Kejadian pasal yang ke-26 ayat pertama. Kita lihat dulu, Saudara. Kejadian 26 ayat pertama saudara. Saya akan bacakan buat saudara. Maka timbullah kelaparan di negeri itu. Ini bukan kelaparan yang pertama yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Isak pergi ke Gerar kepada Abimeleh,

5:24 raja orang Filistin. Saudara, konteks pasal 26 adalah tentang kekeringan. Bahasa aslinya bukan kelaparan. Bahasa aslinya adalah long period of drop. Jadi masa kering yang sangat panjang di Timur Tengah. Kalau masa kering panjang itu tandanya bertahun-tahun tidak ada hujan. Dan kalau tidak ada hujan sampai bertahun-tahun sangat wajar kalau terjadi kelaparan. Karena tanahnya impossibel sekali untuk ditanamin. Sebab ketika di Timur Tengah jangan dibayangin kayak Jakarta. Kalau di Timur Tengah masa kering yang sangat panjang itu hujannya enggak turun itu

6:11 tanah bisa sampai mengeras seperti batu. Mungkin tanaman yang bisa tumbuh cuman rumput liar saudara, mungkin kaktus. Tapi intinya tanaman itu ee tanah itu sangat kering mengeras seperti batu. Sudah hampir memfosil nih ceritanya ya. Nah, inilah konteks latar belakang dari Kejadian 26. Saya masih ingat waktu ke Israel bulan-bulan Juli, Saudara. Makin ke sini kita akan juga melihat makin susah untuk ke Israel ya, karena melihat kondisi politik. Nah, kalau biasanya keberangkatan ke Israel itu paling murah itu bulan Agustus, Bapak, Ibu. Anda tahu kenapa? Karena suhunya titik puncak paling panas. Gak tahu kalau sekarang

6:57 sudah bergeser. Pokoknya sudah lama sekali saya enggak mau berangkat ke bulan Agustus. Itu namanya peserta itu banyak yang mimisan, Saudara. Hampir tiap hari kalau enggak bibirnya pecah-pecah semua di sini. Sakit semua karena suhunya bisa mencapai sampai 60 derajat, Saudara. Orang lebih suka di dalam bis keluar. Kalau Anda siram air ke base, itu airnya itu bisa jadi uap loh, Bapak, Ibu. Nah, panasnya sampai seperti itu. Anda bayangkan, ya. Nah, yang menarik kita akan belajar dari Isak. Yang menarik, kita akan belajar bagaimana Isak menang melewati masa kekeringan. Saya akan lompat ke sebuah ayat yang saya percaya Bapak, Ibu akan sangat suka sekali di ayat yang ke-13, Saudara.

7:43 Kenapa saya bilang Bapak Ibu pasti suka? Karena saya tahu semua orang suka. Ayat 13. Kita baca sama-sama yuk. 1 2 3. Asikkan ayatnya. Boleh gak kita ganti sama-sama dengan kata saya? Orang itunya diganti dengan saya, dia kita ganti dengan saya. Coba, coba ee kita bacanya jangan cepat-cepat di seperti sapi memamah biak, Saudara. dinikmati, dirasa-rasakan sampai di dalam. Kita coba banget ya. 1 2 3 >> dan saya

8:35 >> kecepatan menurut saya bacanya. Coba sekali lagi dirasakan dengan slow motion. 1 2 3 dan saya menjadi kaya kian lama kian kaya sehingga saya >> enak enggak? Enak semua suka duit? Oh, khusus duta injil gak suka ternyata. Siapa yang suka duit? Angkat tangan. dikasih duit 1 triliun menolak gak? Di Australia, Bapak, Ibu ada loter yang pemerintah yang mengadakan. Jadi legal,

9:23 sah. Saudara, kadang-kadang saya bertanya sama Tuhan, bolehkah saya ikut beli Tuhan? Kadang-kadang saya bisa terpaku di depan toko lotreh. Lama sekali. Karena apa, Bapak Ibu? Saya membaca di internet kira-kira beberapa bulan lalu enggak sampai 6 bulan, seorang wanita umur 27 tahun memenangkan lotary jackpot senilai Rp1 triliun. Saya ngebayangin 1 triliun itu sebanyak apa? 1000 miliar loh, Bapak Ibu. Kalau Anda 1000 miliar katakan beli rumah 5 miliar, 10 miliar, berarti Anda dapat 100 rumah loh. Kapan habisnya? 1000 miliar. Saya membaca ulasannya apa yang dia lakukan ketika dapat duit 1 triliun.

10:11 Dia bilang begini, "Saya akan resign dari pekerjaan. Saya akan berhenti bekerja. Saya akan traveling. Saya akan beli rumah yang paling sulit dibeli di Sydney." Dia bilang begitu. 27 tahun umurnya. Nah, kemarin saya mendengar cerita kemarin ada lagi jackpot 1 triliun dan luar biasa sampai hari ini tidak ditemukan yang menang. Kenapa sudah ketahuan yang menang beli di daerah ini di daerah Victoria Melbourne? Tapi sampai hari ini yang menang belum klaim. Mungkin kayak di film-film kuponnya hilang, Bapak, Ibu. Mungkin. Mungkin. Nah, kalau dia tahu itu dia yang punya kupon, jangan sampai dia bunuh diri

10:56 gara-gara nyesal, Saudara. Ya. Nah, itu yang terjadi, Bapak, Ibu. 1 triliun. Wow. Saya bisa bayangin kalau ngayal 1 triliun mau dipakai buat apa ya, Bapak, Ibu? Gila banget. Nah, saya percaya kita akan belajar bagaimana Isak bisa menang melewati masa kering dan menangnya gak tanggung-tanggung. Satu kabar gembira, Bapak Ibu, masa kering di Alkitab seringki menjadi bukti bahwa masa kering dipakai Tuhan untuk melakukan breakthrough atau terobosan besar. Ini kabar gembiranya. Boleh saya tanya gini, siapa di antara saudara yang menurut saudara sekarang sedang mengalami masa kekeringan? Boleh angkat tangan enggak?

11:42 1 2 3 4 5. Oke, saya balik sekarang. Siapa di antara saudara yang hadir hari ini tidak mengalami masa kering, tapi masa subur? Bukan soal anak loh ya, Bapak, Ibu. Masa subur kok cuman gak sampai lima yang kalau begitu sisanya apa? Soso, Bu. Antara kering juga enggak cemek-cemek, Bu. Cemek-cemek lah. Okelah. Dibilang kering banget enggak, tapi dibilang subur ya juga enggak lah, Bu. Survive mungkin ya. Masih bertahan hidup. Whatever. Saya berdoa apa yang terjadi pada Isak, kita boleh ngalamin semuanya. Amin. Nah, kita akan melihat bagaimana Isak mengalami breakthrough. Karena saya melihat di masa kering di Alkitab seringkiali dipakai Tuhan untuk menjadi

12:28 breakthrough. Banyak orang-orang di Alkitab mereka mengalami puncak kejayaan justru dari masa kering. Bagi saudara yang tadi ada angkat tangan, "Saya sedang mengalami masa kering." Katakan dengan dalam hatimu dengan iman, "Yes, berarti aku habis ini mau naik ke puncak." Amin. >> GR-GR sedikit gitu loh. Gak apa-apa, Bapak, Ibu. Habis ini aku akan menghadapi masa puncak. Amin. Bapak, Ibu. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube