ASN Belajar Seri 20 | 2026 - Paradigma Baru Manajemen ASN

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang paradigma baru manajemen ASN 2026 yang berfokus pada kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat daripada kehadiran fisik di tempat kerja. Ada penekanan pada pentingnya kolaborasi, adaptasi terhadap perubahan, dan peningkatan kompetensi ASN dalam menjalankan tugasnya.

  • Mengubah cara kerja ASN dari berfokus pada kehadiran fisik menjadi hasil dan kontribusi nyata.
  • Mengedepankan kolaborasi dan adaptivitas dalam menghadapi tantangan zaman.

Pendahuluan

Video diawali dengan pengantar musik yang menciptakan nuansa positif. Pesan utama mengaitkan komitmen untuk melayani bangsa dengan sepenuh hati dan berupaya untuk menjunjung tinggi integritas ASN.

Transformasi Budaya Kerja ASN

Bab ini menjelaskan tentang bagaimana transformasi digital mendorong perubahan dalam cara kerja birokrasi. Pendekatan baru berfokus pada dampak kebijakan publik dan penciptaan hasil nyata, bukan hanya sekadar kehadiran fisik.

Pentingnya Adaptasi dan Kolaborasi

Bagian ini menyoroti pentingnya adaptasi ASN terhadap perubahan lingkungan kerja serta perlunya kolaborasi lintas instansi. Hal ini sejalan dengan kebijakan yang lebih fleksibel di lingkungan pemerintahan, menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja.

Indikator Kinerja ASN

Dijelaskan bahwa perubahan indikator kinerja dari yang berbasis aktivitas menjadi berbasis hasil. Fokus kini adalah pada hasil akhir yang dapat dirasakan masyarakat, seperti peningkatan pelayanan.

Fleksibilitas Kerja ASN

Membahas kebijakan fleksibilitas kerja yang memungkinkan ASN untuk bekerja dari mana saja, dengan penekanan bahwa mereka harus tetap produktif dan memberikan kontribusi yang berarti.

Penggunaan Teknologi dalam Kinerja ASN

Di bagian ini, teknologi digital diusulkan sebagai alat untuk monitoring kinerja ASN secara real-time, dengan harapan hal ini dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam birokrasi.

Kesimpulan dan Harapan

Bab terakhir menyampaikan harapan untuk ASN agar menjadi lebih adaptif dan relevan dalam menjalankan tugasnya. Pesan penutup membawa harapan untuk peningkatan kepercayaan publik kepada birokrasi.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:05 [musik] [musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. [bernyanyi] Melayani bangsa dengan [musik] sepenuh hati. Berhak kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman [bernyanyi] serta kekuatan. Hadir di [musik] sini untuk mengabdi [bernyanyi] laksanakan tugas ke bangga negeri. Situt melengkuntabilitas [musik] tinggi. Heb [musik] di sini tugas dengan hati.

0:52 Tunjukkan kompetensi dalam [musik] harmoni. [bernyanyi] Melayani bangsa loyal tanpa batasannya. Satu adaptif [musik] dan berkolaborasi bergandeng tangan satu [musik] tujuan untuk menjadikan ASN lebih [bernyanyi] berakhlak. bekerja [musik] sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami [bernyanyi] melayani bangsa [musik]

1:38 kami dari sini tegas dengan hati Tujuh [musik] kompetensi dalam harmoni. [bernyanyi] Bangsa loyal tanpa batasannya [musik] adaptif dan berkolaborasi bergandeng [musik] tangan. [bernyanyi] Satu tujuan untuk menjadikan [musik] ASN lebih beragam. [bernyanyi] Mengeras penuh [musik] hati tulus membantu sesama dibangan malam. [musik][bernyanyi] melayani dengan bang kami melayani dengan [musik] bang kami [bernyanyi] melayani

2:23 [musik][bernyanyi] [musik] H [musik] membangun asa menuju cita yang mulia. [musik] Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. [musik] Langkah pasti mengikuti zaman

3:09 dengan semangat [musik] pembaruan. Ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal [musik][bernyanyi] masa depan. PPS Jim Pusat unggulan tempat [musik] lahirnya insan berkualitas mencetak STM berkompetensi [musik] tangguh cerdas tangguh inovasi bersatu dalam visi yang terang [musik] menjawab tantangan jangan genial [musik] PPSDM Jawa Timur Center of Exens masa depan demilah [musik]

4:06 bersama membangun [bernyanyi] asa menuju cipta yang mulia. [musik] Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. [musik] Langkah pasti mengiti zaman dengan [musik] semangat pembaruan ilmu dedikasi dan [musik] harapan menjadi bekal masa depan berpat pusat unggulan tempat [musik] lahirnya insan berkualitas mencetak STM berkompetensi tangguh cerdas [musik] penuh Inovasi bersatu dalam visi yang

4:52 terang menjawab tantangan jangan [musik] gemilang PPS SDN Jawa Timur Center [musik] of Sans masa depan Donilang L [musik]

5:38 Hasen [musik][bernyanyi] bua semangat membara di era digital terus berkarya berkolaborasi [musik] inisiatif tinggi inovasi cakap Jawa [musik][bernyanyi] Timur terus melaju bersama BPSTN [musik] Jatim kita terus melesat [bernyanyi] Untuk Indonesia emas [musik] prestasi hebat ASNU [musik] tiada yang tertinggal no one left behind. Kita terus [bernyanyi] melangkah berkolaborasi [musik] inisiatif tinggi

6:24 inovasi cemerlang. Jawa Timur terus [bernyanyi][musik] melaju bersama BPSDM [bernyanyi] Jatim kita terus [musik] melesat untuk Indonesia emas prestasi [bernyanyi] hebat aset [musik] unggul tiada yang tertinggal no one left behind kita terus melangkah berkolaborasi [musik] inisiatif tinggi. Inovasi [musik][bernyanyi] cemalah. Jawa Timur terus melaju. [musik] Bersama BSDM Jatim kita terus [musik] melesar. Untuk

7:10 Indonesia emas prestasi [bernyanyi] hebat bersama kampus satelit [musik] PPSM Jatim. No one left [bernyanyi] behind. ASN [musik] dan berkualitas Melesa tinggi Indonesia [musik][bernyanyi] jaya Yeah. [musik] Bismillahirrahmanirrahim.

7:56 Pada hari ini, Selasa, 9 Juni 2026, orientasi dan [musik] sertifikasi kompetensi aparatur pengolah pemang daerah angkatan 1 tahun 2026 secara langsung [musik] saya nyatakan dibuka dan [tepuk tangan] perkenalkan saya Agus Warwanto, salah satu peserta sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah. Halo, asalamualaikum. [musik] Saya Siti Amina dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur di UPT Keselamatan Kerja Surabaya. Selama ini kami sangat dapat banyak manfaat ilmu yang kita pelajari

8:42 selama 1 minggu ini sebagai [musik] pengelola keuangan di instansi kami. Selama saya di BPSDM ini sangat luar biasa pelayanannya. Baik itu masalah makanan, tempat penginapan, [musik] ataupun ilmu-ilmu yang kami terima. sangat bermanfaat. Jadi, selamat siang Bapak Ibu sekalian. Ee BBSDM Provinsi Jawa Timur ini [musik] kan sedang membuat suatu terobosan ya, terobosan terkait dengan [musik] namanya orientasi. Orientasi buat siapa? Orientasi bagi bendara pengeluaran PPKS PPID maupun bendahara penerimaan. [musik] ya, terkait dengan ee sertifikasi yang harus dilakukan

9:30 sebagaimana diatur di dalam pasal [musik] 150 dan 151 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 ya tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah, maka para aparatur pengelola keuangan di daerah itu memang wajib [musik] melakukan sertifikasi. Jadi diharapkan walaupun sudah menjabat dengan adanya orientasi ini maka para peserta baik PPKS SKPD, Bendara penerimaan maupun bendahara pengeluaran SKPD itu lebih siap lebih siap di dalam ee apa nanti menjalani uji kompetensi yang terdiri dari apa wawancara, uji kasus maupun CAT [musik] ya CAT ya. Mudah-mudahan dengan apa terobosan ini

10:17 nanti diharapkan bisa lebih banyak yang lulus ya [musik] artinya mereka lebih kompeten di dalam melakukan pengelolaan keuangan di daerah. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. Rangkaian proses sertifikasi [musik] kompetensi untuk jabatan aparatur pengelola keuang darah pada hari ini telah selesai dilaksanakan [musik] bersama. Saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

12:02 [musik]

16:39 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi sobat ASN di seluruh Indonesia. Senang sekali pada kesempatan di pagi hari ini saya Lukman Ali dapat menyapa kembali sobat ASN tentunya dalam acara webinar ASN belajar persembahan spesial Corpu SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum kami memulai webinar ASN belajar kali ini, kami segenap tim BPSDM Jawa Timur mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena webinar ASN belajar kali ini kami mulai terlambat dikarenakan ada kendala operasional yang kami alami. Tapi kami juga mengucapkan terima kasih atas kesabarannya menunggu bagi Sobat ASN yang tetap setia menyimak paparan narasumber yang sangat luar biasa. Boleh kita berikan reaction virtual untuk bakar semangatnya di pagi hari ini. Baik, Sobat SN, sebelum kita

17:26 mulai acara pada pagi hari ini, izinkan saya buka sesi dengan sebuah refleksi yang sederhana. Setiap hari kita bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kita menghadiri rapat, kita menyusun laporan, kita berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan juga kita mengerjakan berbagai tugas yang diberikan oleh atasan kita. Namun pertanyaannya, apakah Anda pernah menanyakan pada diri Anda sendiri dari seluruh aktivitas pekerjaan yang sudah Anda lakukan, apakah benar-benar sudah memberi dampak untuk organisasi, benar-benar memberi dampak untuk masyarakat pun demikian, benar-benar memberi dampak untuk pembangunan bangsa dan juga negara. Karena pada akhirnya keberhasilan organisasi dewasa ini tidak hanya diukur dari banyaknya aktivitas pekerjaan yang kita lakukan saja, namun bagaimana kita bisa memberikan kontribusi dan menghasilkan dampak untuk penerima

18:14 layanan from present based birokrasi ke performance based birokrasi. Selengkapnya akan kita bahas di webinar ASN belajar seri 20 tahun 2026. Paradigma baru manajemen ASN 2026 mengubah kehadiran fisik menjadi kontribusi dan dampak nyata. [musik] Dan untuk membuka acara webinar ASN Belajar seri 20 kali ini, marilah kita dengarkan terlebih dahulu welcoming speech yang akan disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto, SPMP. [musik]

19:03 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian, Sobat ASN di seluruh tanah air. Selamat bertemu kembali dalam ruang belajar bersama webinar series ASN belajar persembahan Jatim Corporate University Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Forum Pengembangan Kompetensi ASN ini merupakan sebuah ikhtiar kolektif untuk menjaga semangat pembelajaran ASN agar tetap menyala dan berkelanjutan di tengah tugas pengabdian yang semakin kompleks. Sepet SN perubahan adalah sebuah keniscayaan. Tidak ada organisasi yang mampu bertahan

19:50 tanpa beradaptasi. Tidak ada birokrasi yang mampu menjawab tantangan masa depan dengan cara-cara masa lalu. Dan tidak ada bangsa yang mampu bersaing apabila aparatur negaranya berhenti belajar dan berhenti bertransformasi. Karena itulah tema yang kita angkat dalam webinar series kali ini adalah paradigma baru manajemen ASN. mengubah kehadiran fisik menjadi kontribusi dan dampak nyata menjadi relevan dan strategis untuk kita diskusikan bersama saat ini. Tema ini bukan sekedar bicara tentang perubahan tata kelola kepegawaian. Lebih dari itu, tema ini berbicara

20:36 tentang perubahan cara pandang kita terhadap makna bekerja, makna kinerja, dan makna pengabdian sebagai aparatur sipil negara. Sabat ASN, sekian lama birokrasi terjebak pada ukuran-ukuran administratif. Kehadiran dianggap sebagai indikator utama. Aktivitas dianggap sebagai ukuran produktivitas. Banyaknya pekerjaan yang dilakukan dianggap sebagai bukti kinerja. Padahal sesungguhnya masyarakat tidak merasakan daftar hadir kita. Masyarakat tidak menikmati laporan kegiatan kita. Masyarakat tidak merasakan banyaknya rapat yang kita lakukan. Yang dirasakan masyarakat adalah

21:22 hasilnya. Apakah pelayanan menjadi lebih cepat? Apakah kebijakan menjadi lebih tepat? Apakah pembangunan menjadi lebih berdampak? Apakah kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik? Di sinilah letak perubahan besar yang sedang terjadi dalam manajemen ASN saat ini. Paradigma lama mengukur apa yang dikerjakan. Paradigma baru mengukur apa yang dihasilkan, paradigma lama berfokus pada proses administratif. Paradigma baru berfokus pada kontribusi dan dampak nyata. Sabat TSN di seluruh tanah air, perubahan paradigma ini sesungguhnya sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang terus didorong pemerintah

22:09 melalui berbagai regulasi. Termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menempatkan kompetensi kinerja dan manajemen talenta menjadi pondasi utama pengelolaan ASN modern. Dunia kerja saat ini bergerak menuju organisasi yang semakin agile, kolaboratif, dan berbasis hasil. Teknologi digital memungkinkan pekerjaan dilakukan dengan cara yang berbeda. Artificial intelligence mulai mengambil alih berbagai pekerjaan rutin. Sistem informasi semakin terintegrasi. Sementara masyarakat menuntut pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan berkualitas. Dalam kondisi seperti ini, birokrasi tidak bisa lagi hanya mengandalkan

22:55 ukuran kehadiran fisik semata. Yang dibutuhkan adalah ASN yang mampu menciptakan nilai tambah, ASN yang mampu menghasilkan solusi, ASN yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat. Karena pada akhirnya yang dibutuhkan bangsa ini bukan sekedar ASN yang hadir di kantor, tetapi ASN yang hadir dengan berbagai solusi yang tepat atas semua persoalan bangsa. Bukan ASN yang sibuk dengan aktivitas, tetapi ASN yang menghasilkan dampak. Bukan ASN yang sekedar menyelesaikan pekerjaan, tetapi ASN yang mampu menciptakan perubahan. Sahabat ASN, melalui SN belajar hari ini

23:41 kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa perubahan paradigma manajemen ASN bukanlah sekedar perubahan regulasi, melainkan perubahan budaya kerja. Budaya dari sekedar hadir menjadi memberi kontribusi. Budaya dari sekedar bekerja menjadi menghasilkan nilai. Budaya dari sekedar menjalankan tugas menjadi menciptakan dampak. Dan pada akhirnya budaya dari sekedar memenuhi kewajiban menjadi menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Karena sesungguhnya ukuran keberhasilan ASN bukanlah seberapa lama kita bekerja, tapi seberapa besar manfaat yang kita tinggalkan. Bukan seberapa banyak aktivitas yang kita lakukan, tapi

24:26 seberapa besar perubahan yang kita hadirkan. bukan berapa banyak dokumen yang kita hasilkan, tetapi seberapa besar dampak yang dirasakan masyarakat. Sobat TSN yang saya banggakan, pada kesempatan yang sangat berharga ini kita akan mendapatkan perspektif yang sangat komprehensif dari para narasumber yang memiliki kapasitas dan pengalaman luar biasa dalam pengembangan manajemen ASN nasional. Kami berterima kasih dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Pertama kepada Ibu Nani Murwati, S, MA. Beliau adalah Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang akan memberikan perspektif mengenai arah

25:13 kebijakan reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan ASN ke depan. Kedua, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Jumiati, Sos, MAP. Beliau adalah Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia yang akan menguraikan bagaimana digitalisasi menjadi instrumen penting dalam mewujudkan manajemen ASN yang modern, efektif, dan berbasis data. Yang ketiga, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Nini Setiasih, SH. MH. Beliau adalah Sekretaris Badan Kepan Daerah Provinsi Jawa Timur yang akan berbagi pengalaman implementasi kebijakan manajemen ASN di tingkat daerah. Kepada

25:58 seluruh narasumber kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kesediaannya berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi kepada seluruh peserta ASN belajar hari ini. Kehadiran para narasumber hebat hari ini menegaskan bahwa ASN belajar bukan sekedar forum diskusi tetapi ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, dan memastikan bahwa pembelajaran benar-benar bertransformasi. menjadi kinerja dan dampak nyata. Nah, Sobat ASN, mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri ke-20 tahun 2026. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [musik]

26:48 Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih atas opening speech yang telah disampaikan oleh Bapak Dr. Ramlianto, SPMP selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Sobat ASN, sebelum kita masuk ke paparan narasumber kita yang pertama perlu kami informasikan bahwasanya link semestabank.id sudah dapat Anda akses untuk mengisi link presensi yang tentunya ini akan menjadi syarat untuk mendapatkan e-certifikate dari BPSDM Jawa Timur dan kami juga menyediakan berbagai bercandas menarik untuk Anda yang aktif bertanya selama sesi Q&A nanti berlangsung. Jadi pastikan untuk terus pantau dan catat insight-insite menarik dari narasumber kami yang hadir di pagi hari ini. Kali ini kita akan mendengarkan perspektif menarik dari Ibu Jumiati Esos, MAP. Beliau merupakan deputi bidang sistem informasi dan digitalisasi Manajemen ASN BKN RI yang kali ini akan diwakilkan oleh Bapak

27:35 Wahyu Firdaus ST selaku Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASNBKRI. Selamat pagi, Pak Wayu. Selamat pagi, Pak. Kabar baik, Pak Wayu. Iya, alhamdulillah kabar baik, Pak Wahyu. Terima kasih sudah berkenan untuk menunggu dan terus join di webinar ASN belajar seri 20 untuk terus berbagi insight dengan Sobat ASN. Kali ini kita akan mendengarkan paparan menarik dari Pak Wahu. Nanti setelahnya kita akan masuk ke sesi tanya jawab. Silakan, Pak Wahyu ya.

28:21 Baik, Mas Lukman. Saya minta waktu sejenak ya, karena di sini sedang ada pemutaran lagu Indonesia Raya.

29:57 I. Baik, terima kasih. ee mohon maaf ee di BKN setiap jam 10.00 lalu ada pemuteraan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tadi kita mendengarkan sejenak. Ee baik, B dimulai ee Mas Lukman. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Suara saya terdengar dengan jelas? Terdengar, Pak Wahyu. Baik, terima kasih. Ee yang kami hormati ee Bapak Kepala Badan ee dan seluruh staf ee dari BKD Prof Jatim ee yang sangat menginspirasi kegiatannya ya. Ini kami apresiasi dari BKN ya. Nah,

30:42 di BKN juga ada ya BKN menyapa ASN yang kita selenggarakan setiap hari Kamis dan juga ada sharing session dari Kamis juga. Dan ini bagian dari ee apa cara kita ya untuk bisa me ee melakukan edukasi, melakukan ee apa memberikan pemahaman yang baru ee terhadap banyak hal. Hari ini kita akan coba berdiskusi, kita akan coba sharing terkait dengan tema yang e diusung yaitu parma baru manajemen ASN 2026 mengubah kehandan fisik menjadi kontribusi dan dampak nyata. Perkenalkan saya Wahyu Firdaus ee mewakili Bu Dir eh Bu Deputi Jumiati. ee saya ee akan nanti membantu

31:29 ee menjelaskan tema berdasarkan kami ee dian sistem informasi dan digitalisasi manajemen ASN ya. Jadi ee ada banyak hal yang nanti mungkin kita bisa ee diskusi dan kami akan coba sharing ya beberapa hal yang kami alami ee di dalam proses menjemen ASN. Baik ee sebentar. I. Oke. Ee sebelum kita masuk ke materi, barangkali hari ini kita coba jalan-jalan dulu ya ke negeri Cina, negeri Tiongkok. Ee kita coba mengutip

32:15 beberapa pernyataan CHKMA. CHMA adalah founder of Alibaba. Jadi di masa yang akan datang eh in the future is not about competition of knowledge, a competition of creativity, competition of imagination, competition of learning, competition of independent thinking. Ya, jadi ke depan ini ee di masa yang akan datang kita tidak lagi berkompetisi ya terkait dengan pengetahuan atau knowledge ya, melainkan terkait dengan kreativitas, imajinasi, learning kemampuan belajar dan juga berpikir mandiri. Kita tahu mungkin kalau kita flashback ke e waktu kita

33:01 kecil kan saya mungkin masa-masa tahun '90-an ya ee masa-masa waktu sekolah dasar atau sekolah ya SMP itu yang paling tahu banyak pengetahuan misalkan hafal gitu ya banyak sejarah barangkali hafal banyak hal itu dianggap yang paling ee pintar gitu ya karena ee zaman itu belum teknologi belum secanggih sekarang namun seiring bercari waktu teknologi berkembang. Saat ini pengetahuan sangat sangat mudah diakses menggunakan teknologi. Ya, kita sudah tahu ada AI, JB, BT, Gemini dan sebagainya gitu ya. Sehingga apa yang kita ee ingin tanyakan tentunya sangat dapat kita akses dengan cepat ya. Jadi,

33:48 teknologi digital ee ini menjadi ee hal yang m-trigger terkait dengan pengetahuan sehingga saat ini pengetahuan tidak lagi menjadi satu instrumen ee kompetensi kompetisi ya. Kenapa? karena ee aksesnya untuk mencari tahu tidak perlu banyak menghafal, cukup bisa akses ke dalam ee AI misalkan itu kita sudah mengetahui ee seperti apa. Nah, bagaimana dengan ee kompetisi kreativitas ya, kreativity? Jadi, yang membedakan manusia adalah kemampuan mencipta hal baru ya, bagaimana kita memberikan ide, solusi, inovasi, dan pendekatan yang tidak standar. Ya, kreativitas membuat seorang atau

34:34 institusi mampu memberi nilai tambah ya, bukan sekedar mengikuti arus. Jadi, kreativitas ini tentunya menjadi hal yang ee kita butuhkan. Idenya seperti apa dari permasalahan sekarang, problem solvingnya seperti apa, inovasinya apa. Nah, ini yang kita harapkan ya. Eh, cara-cara berpikir kreativitas ya. kan anak-anak kalau teman-teman seluruh ASN seluruh Indonesia ee suka merekam ee rekam apa kereta lewat lewat itu mereka ngapain gitu kan mereka pada ngerekam-rekam seperti itu. Nah, setelah saya punya

35:26 punya anak berupa hal baik seorang perekam kemudian upload ke YouTube ternyata diurinnya sangat banyak karena anak kecil suka dengan hal suka nonton e YouTube, suka kereta, suka melihat ee truk behok dan segala macam gitu ya. sangat menarik buat ee penonton dengan segmen anak-anak dan ternyata mereka viewers-nya luar biasa banyak sekali. Ini adalah hal yang menjadi ide dan inovasinya itu sudah muncul ee di masa sekarang. Jadi hal kecil tapi ternyata dia kreatif ya. dia mendapatkan income tambahan sangut gitu ya buat anak kecil dengan cara-cara seperti ini, cara-cara kreatif seperti ini. Ee yang selanjutnya terkait dengan

36:13 kompetisi imajinasi, imagination bagaimana kemampuan membayangkan masa depan kemungkinan dan peluang yang belum ada. Inovasi besar selalu dilewati oleh imajinasi. Jadi baik. Jadi bagaimana kita bisa melakukan ee apa berpikir ee ke depan bagaimana kita membayangkan ke depan mau ngapain gitu kan. ke depan mau apa? Mau jadi apa? 2045 wajah ASN di 2045. Program apa yang sudah wujudkan untuk mewujudkan itu? Nah, dari sekarang sudah harus disusun ya. Paling tidak ee tahun depan minimal tahun depan program apa yang mau kita susun 5 tahun lagi mau seperti apa targetnya apa. Ini yang harus kita cepat ya terkait mana ee imajinasi ya.

36:58 Kemudian selanjutnya terkait dengan kompetisi kemampuan belajar atau learning masa depan menuntut kemampuan belajar terus-menerus ya learning bukan siapa yang paling pintar hari ini, tapi siapa yang paling cepat belajar beradaptasi dan memperbarui dirinya terhadap perubahan. Jadi banyak orang yang mungkin di zona nyaman, teman-teman semuanya ee para ASN kemudian dia ah belajar lagi. Sudahlah saya tahunya hanya ini aja saya enggak mau belajar. ya. Padahal ee ee sekarang

40:33 Sekarang ee komunikasi sudah digantikan dengan berbagai media digital yang sangat cepat ya. Tidak ada lagi surat tapi pengulangan WA dan sebagainya. Jadi fatur pos mungkin beberapa hal tidak semuanya apa ee apa yang tidak adaptif, ada juga yang adaptif. Ada beberapa hal seperti yang tergantung pada surat fisik, layanan konvensional kalah bersaing. Kalau kita mungkin di marketplace itu ya ee kalau untuk ngirim barang ini juga menjadi catatan itu kan ee tidak ada atau opsi pos itu jarang ya bahkan mungkin sudah ada ya saya juga jarang lihat. Nah ini yang mungkin juga kita harus belajar jadi harus adaptif padahal pos punya banyak cabang sampai ke posok-posok desa se ini menjadi aset yang apa yang luar biasa ya sebagai

41:18 kekuatan mereka. Yang kedua terkait eh perusahaan produk misalkan juga Bang Rut ya raja fotografi film mengabaikan potensi kamera digital ya. Saya ingat banget dulu waktu SMP saya punya kamera Kodak. Nah tapi sekarang hadirnya apa kamera digital ya ada HP yang sudah kameranya sekarang sudah luar biasa akhirnya tidak berkembang akhirnyaut. Yang selanjutnya ada Nokia ya. Kita juga bisa belajar dari Nokia bagaimana dulu zaman ee saya kecil gitu ya. Nokia menjadi satu ee raksasa ee ponsel dunia gitu ya. Siapa yang enggak tahu Nokia dan Blackberry misalkan. Tapi sekarang mereka enggak tahu kabarnya seperti apa. Kalah dengan eh iPhone, kalah dengan Samsung dan brand-brand dari China ya.

42:04 ee ini yang tentunya ee menjadi pelajaran ee ada blockbuster juga ya terkait dengan rental video dan sekarang juga sudah mulai ada kelihatan kalau teman-teman Bapak Ibu memperhatikan ya terkait dengan otomotif ya di dunia otomotif Toyota misalkan Honda saya baca-baca gitu kan mereka juga sudah mulai khawatir ya dengan ee serbuhan produk-produk China e BYD gi dan sebagainya gitu ya yang sudah mulai mendominasi banyak sekali kalau di Jakarta misalkan ee produk-produk listrik mobil listrik ini sudah sangat banyak ya dan juga ada tren penurunan penjualan mobil apa mobil ee IC mobil konvensional dan tren kenaikan mobil listrik. Ini juga kalau Toyota, Honda

42:49 dan produk Jepang tidak ee apa beradaptasi dengan customer, dengan konsumen tentunya akan mengulang ya kesalahan dari ee Nokia atau Black Mini dan sebagainya. ini yang juga kita harus juga ee sebagai ASN gitu ya juga harus bisa beradaptasi dengan perubahan zaman tidak mager gitu ya tidak ee cukup dengan zona nyaman kita kita harus bergerak ya ee apa beradaptasi dari perubahan zaman globalisasi hadirnya I dan otomasi digitalisasi data driven perubahan perilaku masyarakat kolaborasi digital ini menjadi bagian dari ee apa yang ngrift perubahannya yang menteri Trigger perubahan. Jadi bukan ee yang terbesar yang bertahan

43:36 melainkan yang paling cepat berbatasi terhadap perubahan. Ya, jadi kita harus cepat belajar manfaatkan teknologi, fokus pada hasil dan dampak ya. Jadi jangan fokus pada proses, tapi harus fokus pada hasil dan dampaknya seperti apa. Inovatif kata Cikma tadi dan kolaboratif layanan publik berkualitas. Ya, ini adalah itu. Jadi sekali lagi ee belajar dari hal ini kita harus bisa mengambil ibrahnya, mengambil hikmahnya dan ee dan tentunya kita harus bisa mengubah ee pola mindset kita. Kemudian setelah kita dari China, Tiongkok, kita coba terbang ke ee apa? Ke Amerika ya. kita bagaimana eh

44:23 kata korban terkait dengan the evolution of the employee eh ada model atau cara-cara lama dan juga cara-cara yang akan ee datang ya kata beliau ee yang pertama terkait dengan ee waktu bekerja ya. Waktu bekerja kalau di luar negeri mungkin ya dari jam 09.00 sampai jam 5.00 ee sore. Kalau di kita kan jam 08.00 sampai jam .00 sore. Jadi waktunya sudah fix gitu ya. Dan cara baru sekarang kita sudah mulai work eh anytime ya. Jadi bekerjanya ya jam berapa aja gitu anytime ya. Yang kedua ada work in corporate office artinya bekerja kerja ya harus di kantor gitu ya. Eh dengan cara baru ini ya walk anywhere gitu kan. tidak harus kerja di

45:09 kantor ini pandangnya tidak hanya ASN ya, tapi juga global seluruh eh pekerjaan baik di swasta. Kemudian yang ketiga ada use company equipment peralatan kantor harus digunakan kalau enggak ada peralatan kantor enggak bisa kerja misalkan. Nah, ke depan seperti apa ya? Use any device gitu kan device apa saja bisa kita gunakan. Kemudian focus in input ya ee bagaimana apa namanya proses yang diutamakan. Kemudian ee ke depan mestinya focus on output. Jadi bagaimana dampaknya yang atau outputnya dan outcome yang kita harus ee apa kejar. Selanjutnya adalah eh clim the corporate lader. Eh bagaimana eh kita apa namanya

45:54 berkarirnya itu sesuai dengan ee paten atau pakem yang ada di sini ya. misalnya jadi pejabat gitu kan dari mulai kasi kabak ee kepala dinas sekban misalkan kepala badan sampai ke sekda misalkan ee itu yang apa apa saat ini gitu ya. Ee tapi ke depan mestinya tidak harus itu bisa create your own ladder. Jadi bagaimana kita bisa menjadi pemimpin tidak harus menjadi pejabat struktural. Barangkali seperti itu. Nanti kita akan jelaskan di slide selanjutnya ya teman-teman. eh kemudian redefine work. Jadi kerjaan sudah diplot seperti ini, sudah terstruktur ke depan bisa customiz work gitu ya, bisa eh bisa tidak harus eh terstruktur ya. Kemudian selanjutnya ada

46:41 word information ya yang lama. Jadi informasinya ini dikekepin gitu ya. Kemudian yang baru ini ya shares information ya kita open informasinya. Eh, selanjutnya ada no voice ya, tidak boleh berpendapat atau mungkin tidak ada tidak bisa memberikan pendapat yang eh depan ya bisa jadi can become a leader gitu ya. Kita bisa menjadi eh kita bisa menjadi agen perubahan gitu kan. Kita bisa memberikan masukan kepada pimpinan kita ya untuk mencapai sesuatu. Selanjutnya ada release on email. Realiz on email. Kemudian eh kalau yang baru yang ke depan relies on collaboration technologies ya. Jadi dulu mungkin komunikasinya hanya punya email, sekarang kita punya platform platform-platform digital ya. Nanti kita akan jelaskan bagaimana PKN juga sudah menghadirkan platform digital yang

47:27 tentunya mendukung untuk feature eh apa dari solution of employ. Kemudian focus on knowledge ya. Eh yang ke depan focus on adaptive learning ya. Ini juga tadi sudah kita sampaikan ya. Sekarang knowledge tidak ee menjadi satu hal yang utama tapi bagaimana kita bisa beradaptasi long life learning. Kemudian eh corporate learning eh and teaching. Jadi dan ke depan bisa demonetize learning and teaching. Hal ini yang kita juga akan kupas ya dari eh Jacob organ eh dari of the employ. Nanti kita bisa ambil hikmahnya eh dari apa dan juga kita bisa mengevaluasi diri kita teman-teman semuanya ya para ASN kita apakah sudah seperti itu atau belum. Apa kita masih di area yang pas atau sudah

48:13 ke feature ya? Apakah kita sudah bergerak ke arah kanan atau masih ke arah kiri? Ya, bahwa dunia kerja terus berubah. Organisasi dan ASN yang adaptif ini akan memimpin masa depan. Jadi kita tahu bahwa teman-teman yang usianya masih 30-an ya ee nanti akan menjadi leader, akan menjadi pemimpin di usia-usia 40 atau 50 tahun. Jadi harus dipersiapkan dari sekarang bagaimana kita merubah mindset apa waktu bekerja ya. Waktu bekerja. Sekali lagi cara kerja lama itu terikat waktu dan lokasi kerja ya kan. Kita kerja ya mulai jam 0. misalkan ya atau 0.30 jam . Misalkan Ibu Guru Pak guru jam sampai

49:00 jam berapa? .30 misalkan itu jam kerja kita. Nah, untuk beberapa ASN ya pekerjaannya ada juga yang memang ee tidak terikat dengan jam itu, tapi ada yang sifsi misalkan tapi sudah dapat paten ee waktu kerja itu sudah diperlukan ya tingkat waktu dan lokasi kerja. Cara kerja lama kehadiran menjadi ukuran utama ya kan. Jadi kalau kita absen telat 1 menit kan menjadi satu catatan kita. Ee kemudian fokus pada aktivitas dan proses ya. Ya, tadi disampaikan Pak Kaban ya saya sepakat ee saat ini masih pada yang kita hitung adalah bagaimana ee aktivitasnya atau prosesnya, berapa jumlah rapatnya yang kita lakukan ya, berapa jumlah koordinasinya tapi kita enggak bisa menghitung atau mengecek ee dampaknya gitu ya. Kemudian kolaborasi

49:45 terbatas pada ruang kerja fisik ya. Jadi ya karena ee kita bekerja berdasarkan waktu yang di kantor ya tentunya kolaborasinya mungkin masih sebatas lingkungan kantor saja, belum bisa antar kantor atau antar institusi dan sebagainya. Nah, bagaimana ee transformasi menjadi eh ASN ya cara bekerjanya ke depan ya anytime gitu kan bukan berarti kerja setiap hari apa setiap waktu gitu ya. ada ada waktu-waktu yang bisa kita ee apa istirahat dan sebagainya. Jadi bukan berarti waktu 24 jam kerja itu enggak ya. Jadi intinya lebih fleksibel ya. Lebih fleksibel dalam cara dan waktu bekerja ya. Ini yang juga sudah ada SE ya dari pemeron RB terkait dengan WFH

50:31 dalam rka efisiensi anggaran. Nah, di PKN alhamdulillah ee WFA-nya ee 2 hari ya. Jadi, hari Jumat dan juga hari Senin. Karena PKN telah berhasil menerapkan platform anywhere sehingga kita bisa menggunakan berbagai platform digital dan bisa mengontrol pegawainya dan melihat output dan outcome kemudian didukung eh teknologi digital dan AI. Ini juga dihindarin ya. Kita mau work anytime tentunya harus ada dukungan dari teknologi ya. Kemudian fokus pada hasil, dampak dan nilai tambah. ini juga menjadi apa? Hal utama ya, output dan outcome. Nah, ada yang mungkin masih menanyakan apa sih bedanya output dan outcome? Kalau output itu kalau kita coba misalkan ada kegiatan kegiatan menanam 100 atau 1000 pohon ya hari ini

51:18 telah terselenggaranya kegiatan menanam 1000 pohon. Artinya outputnya sudah tercapai. Pohon sudah tertanam sebanyak 1000 ya. Selanjutnya apa outcome-nya? Outputnya tadi sudah ya. Jadi, outcome adalah 1000 pempohon telah tertanam. Outcome-nya apa? Outcome-nya dampak dari tanam pohon itu apa? Oh, nanti ternyata setelah tubuh akan ee lebih adem misalkan lebih rindang, udara lebih segar dan sebagainya. Itu adalah outcome. Jadi kita harus ke arah sana fokusnya ee untuk ee untuk ee kerja ke depan ya. Tidak berdasarkan bagaimana atau fokus pada prosesnya. Contohnya tadi kegiatan menanam pohon. sebelumti ada koordinasi, ada rapat apa segala macam ada banyak rapat-rapat rapat itu

52:04 bukan menjadi fokus itu ya memang harus dilakukan dan outputnya apa gitu kan outputnya adalah telah ditanap nanti lingkungan akan menjadi asri dan sebagainya ya ini Jadi, maka untuk mungkin ada arahan dari Pak Walikota, Pak Gubernur harus segera ditakuti itu enggak bisa dihubungin, susah dihubungin ya. Bahkan di BKN ee kita buat regulasi. Jadi ee saya sama kalau untuk WA harus dibalas kurang dari 5 menit. Jadi harus ada ee apa harus

52:50 segera gerce gitu ya. Fast respon. Kemudian juga ee telepon juga tidak boleh tiga kali diangkat tiga kali tiga kali tidak diangkat teleponnya. Ini bagian dari bagaimana cara kita mengatur ya fast respon menjadi hal yang dibutuhkan ke depan. Jadi mindnya harus berubah ya. Saya bekerja untuk menghasilkan dampak gitu ya. Pekerjaannya jam berapa ya ini time gitu kan. Tapi bukan berarti apa ee harus bekerja terus-menerus tiap malam itu kan jam 12.00 malam itu enggak, tapi fleksibel gitu ya. Jika dibutuhkan kita bisa mengerjakan sesuatu ee di jam di luar jam kerja itu lebih fleksibel gitu ya. Mungkin itu ee untuk yang pertama. Selanjutnya bagaimana ee kita berbicara terkait

53:35 dengan work in a corporate office ya. di cara lama cara barunya adalah walk anywhere ya ini juga hampir mirip ya tadi dengan anytime anywhere pasangannya lah kalau untuk any anywhere tentunya kalau cara lama kan terikat lokasi kantor ya kantornya di situ ya di situ kerjanya gitu kan kemudian akses data dan aplikasi hanya di linguan kantor. Jadi kalau di luar kantor aplikasi enggak bisa diakses misalkan atau pekerjaan enggak bisa dilakukan. Kemudian rapat dan koordinasi secara tatap muka ya. Jadi ini model-model sebelum Zoom mungkin ya. Jadi kalau sebelum Zoom kita rapat ya. Terus hadir fisik tatap muka ya. Kemudian dokumen fisik dan proses manual. Ya, kita tahu dulu PKN juga ya ee ketika kita mengusul

54:23 KP misalnya kita harus kirim dokumen usulan kemudian diproses hanya di PKN ya. Di PKN tidak bisa dibawa pulang dokumen-dokumennya ya. itu itu zaman dulu seperti itu sehingga kalau sudah pulang kerja jam .00 pulang ya sudah kerjaan enggak bisa dibawa pulang ya artinya pekerjaan hanya di kantong kemudian produktivitas diukur dari kehadiran dan jam kerja ya jadi ini yang ee mindset apa jadi mindsetnya adalah saya bekerja karena berada di kantor nah ketika di luar kantorah ini mungkin jadinya saya enggak mau bekerja gitu kan ini yang juga perlu ada e penyesuaian jadi any ini bekerja dapat dilakukan dari mana saja ya contohnya e fleksibel lokasi kerja ya, akses data dan aplikasi melalui cloud dan platform digital. Jadi

55:11 ee IPKn sekali lagi menjadi contoh salah satunya adalah kita bisa bekerja dari mana saja, bisa dari ee rumah, bisa dari kafe ya, bisa dari ee hotel gitu ya. Bahkan kemarin kalau teman-teman ingat ya, waktu BKN menyatakan ASN saya menjadi pemateri untuk ASN karir waktu itu ya dua kali ee hari Rabu dan Kamis. Saya posisinya di mobil ya di pinggir jalan saya posisi dengan balik eh ke Jakarta dan yang kedua waktu hari Kamisen karir itu saya posisikan kamping ya di daerah Ciwiday tapi saya bisa menjalankan ee apa kegiatan tidak terganggu dengan ee lokasi gitu jadi sangat fleksibel. Kemudian akses data dan aplikasi melalui cloud. Ya, ini juga penting ya. Jadi mungkin sekarang kita

55:57 sudah bisa ya menggunakan eh desain Google Doc ya teman-teman. E sharing eh apa device pekerjaan, sharing eh apa platform yang bisa kita kerjakan bareng-bareng. Kemudian dokumentasi dokumen digital dan proses otomatis otomasi ya. Ee tentunya itu menjadi bagian dari tidak terpisahkan fokus pada hasil dampak dan nilai yang dihasilkan. Jadi mindsetnya adalah saya bekerja untuk menghasilkan dampak. Jadi gitu. Eh bagaimana eh cara merubah paradigma transformasi dari eh corporate office. Jadi ke depan bisa work anywhere ya. Jadi kita bisa kerja dari mana saja tanpa harus terpaku dengan kantor. Selanjutnya use company equipment eh depan adalah use any device. Jadi eh

56:45 kerja hanya dapat dilakukan menggunakan perangkat kantor. Ya, mungkin Bapak, Ibu, teman-teman semuanya ee merasakan ya kalau ee apa kerjaannya mungkin kalau enggak pakai perangkat kantor mungkin ada ya. Memang enggak bisa ya kalau dibawa pulang ke rumah alatnya. tidak semuanya ee dapat ee memang tidak semua dapat kerja di rumah karena ada alat kantor memang alatnya harus ada di kantor seperti itu. Ee terikat perangkat yang dijadikan kantor, akses data dan replikasi terbatas di perangkat kantor ya tertentu ini dulu kami juga seperti ini ya teman-teman. Saya kan dulu programmer saya ngoding hanya bis kantor saya pulang malam karena apa? Kenapa? Karena pekerjaannya enggak bisa disambi atau dibawa pulang ke rumah. saya harus kalau libur juga kalau ada pekerjaan lembur juga harus ke kantor ya karena alatnya ada di kantor alat kodingnya di

57:31 kantor gitu ya komputer di kantor sehingga ee saya harus ke kantor tadi kalau sekarang kan sudah enggak lagi ya kemudian mobilitas kerja terbatas ya ee kemudian sulit bekerja di luar kantor ya data dan aplikasi hanya tersedia di jeringan internal kantor jadi ini yang ee mungkin cara lamanya cara barunya tentunya kerja dapat dilakukan melalui berbagai perangkat yang aman berhubung dan mendukung produktivitas di mana saja ya gunakan laptop, tablet, smartphone atau perangkat lain ya. Saat ini ee misalkan ee saya mau tantangan misalkan atau disposisi tantangan surat ya saya ketika mau lagi dinas di bandara gitu kan bisa menggunakan smartphone ee ee di luar kota dan sebagainya ini ee sudah

58:19 biasa gitu ya. kita se biasa dengan pola-pola seperti ini. Jadi menggunakan banyak device yang bisa diguna untuk apa untuk bekerja ya. Akses data dan aplikasi melalui cloud kapan saja dan di mana saja. Mobilitas dan fleksibilitas kerja meningkat pasti ya. Kalau dulu kan kalau nunggu tang-tangan pimpinan harus menunggu bapaknya atau pimpinan hadir di kantor baru bisa dit tanda tangan dokumennya sekarang sudah tidak perlu lagi karena sudah ada tanda tangan digital ya seperti itu tangan elektronik kolaborasi dapat dilakukan secara virtual nah seperti ini seperti ini juga bagian dari eh use in jadi saya bisa tidak perlu saya ke Jawa Timur gu ya tidak perlu saya hadir fisik di Jawa Timur saya cukup di Jakarta dan audiens saya juga bisa dari seluruh Indonesia ya dengan

59:05 media ee apa ee YouTube misalkan dan juga Zoom. Kemudian keamanan dan data terjaga dengan sistem dan kjakan yang tepat. Jadi mindnya yang baru saya bekerja untuk menghasilkan kinerja terbaik dari perangkat apapun yang saya gunakan. Jadi ini juga perubahan ee pola pola kerja lamban baru terkait dengan penggunaan alat-alat kpor. Selanjutnya terkait dengan eh focus on input ya untuk cara lama ee yang diukur adalah aktivitas dan proses. Yang baru adalah focus on output. Jadi ee bagaimana ee yang diukur adalah hasil dan dampak output dan outcome yang ee yang sebelumnya ya kita biasa dengan ada namanya dihadiran kerja, jam kerja,

59:52 banyaknya aktivitas ya, kemudian ee jumlah rapat gitu ya. Jadi kalau kita misalkan dikasih target dalam waktu seek untuk mewujudkan tadi misalkan menanam pohon misalkan ee kegiatan menanam pohon 1000 pohon misalkan setiap setiap hari rapat ya rapat terus tapi ee apa output-nya enggak nyampai itu kan enggak gak enggakak enggak terlaksana gitu. Nah, rapat ini ya kalau zaman sebelumnya ya zaman dulu ya itu menjadi menjadi bagian dari kinerja menjadi ee menjadi yang di apa menjadi menjadi fokus yang apa aktivitas ya dalam prosesnya ya. Jadi kalau depan tentunya fokusnya pada output eh yang di yang dicapai, hasil yang dicapai, target yang

1:00:37 terealisasi, kualitas layanan. Jadi tidak tidak hanya terealisasi tapi juga bagaimana layan itu berkualitas, bagaimana targetnya itu atau realisasinya berkualitas. kecepatan penyelesaian. Nah, ini juga menjadi bagian dari ee perubahan ya ee di masa yang akan datang. Di PKN juga sama ya dulu mungkin usul naik pangkat gitu ya bisa lama ee bisa jadi ada sebulan 2 bulan baru selesai. Sekarang dengan ada SLA di PKL ya, kita bisa memastikan KP pensiun cuman 1 sampai 10 hari selesai ya, bahkan yang KPO yang otomatis dalam lingkungan detik ya karena kita sudah menggunakan otomasi layanan sehingga dengan bantuan I kita bisa ee melakukan perubahan dampak atau kecepatan layanan

1:01:23 penyelesaian kita ee lakukan perbaikan, kita lakukan ee percepatan. Jadi itu yang menjadi ee apa ciri-ciri ya ee salah satunya untuk ee fokus on fokus ya. Kemudian tentunya ada cerah yang dihasilkan dan dampak bagi organisasi dan masyarakat. Jadi semua akan bahagia ya ee ketika misalkan tadi usulan KP pensiun diselesikan dengan cepat tentunya ASN juga senang gitu kan ee tidak perlu menunggu waktu yang lama. Jadi ee maincard yang akan kita bangun adalah bagaimana yang penting saya menghasilkan kinerja dan dampak gitu ya. Bukan yang penting saya sudah bekerja dan menjalankan proses. Jadi tidak ee lagi

1:02:08 ya kita mengandalkan oh saya hadir terus di kantor gitu saya ikut rapat setiap hari saya buat laporan banyak gitu kan tapi tidak ada dampaknya atau ee outputnya ya. Ini yang harus diubah ya. bagaimana ee yang dulu itu mungkin sibuk bekerja. Nah, yang ke depan bagaimana menciptakan nilai ya, value. Jadi ini yang ee bagaimana kitaah bukan seberapa sibuk kita bekerja, tapi seberapa besar hasil yang kita cipta. Oke, selanjutnya eh kalau dulu mungkin eh clim the corporate lader eh karir sukses diukur dari tinggi jabatan yang dicapai ya. di masa yang akan datang tentunya kita bisa

1:02:53 merubah mindset itu ya kita bisa create your own ladder ya. Jadi bagaimana karir sukses diukur dari kompetensi, kontribusi dan dampak yang diciptakan. Ya mungkin ee ya sekarang juga mungkin sebagian asing ya kalau belum ee jadi pejabat gitu ya belum jadi salah, belum jadi kepala dinas, belum jadi camat, belum jadi lurah itu dianggap belum sukses gitu ya. karirnya belum sukses. Padahal ke depan tidak harus itu gitu ya. Jadi ee dari staf dari S 3, direktur misalkan ee cirinya adalah fokus pada naik jabatan dan pangkat ya. Struktur organisasi hierarkis dan kaku. Kadir mengikuti jalur yang sudah

1:03:40 ditentukan dan sukses diukur dari posisi dan status. Jadi kompetisi kompetisi untuk mendapat posisi ya. Jadi ee ini yang menjadi mindset yang mungkin juga masih perlu kita rubah saat ini masih banyak yang seperti itu juga ya. Jadi saya sukses jika jabatan saya terus naik ya. Saya sukses jika saya seorang camat. Saya sukses seang saya sekarang sebagai kepala dinas misalkan. Nah, ini yang juga kita perlu ubah ke depan bagaimana karir yang ee ke depan kita bisa menciptakan sukses secara mandiri. Bagaimana ciri-cirinya? Yaitu fokus pada pengembangan diri dan keahlian. Ya, teman-teman CF jangan kecil hati gitu kan. Kalian juga bisa jadi pemimpin ee

1:04:27 apa bisa membuat ee apa dari ee dari pengembangan diri kita sendiri gitu kan, dari kemampuan kita, kapasitas kita. Saya ingat ee di contohnya di ee tempat saya, tim saya ada misalkan ASN yang dia memang ahli di bidang AI ya. Dari bidang I dia terus belajar, dia terus belajar. Akhirnya apa? Saya meminta dia untuk jadi ee apa? untuk ngeladit ya untuk ngeladit e tim di di tempat kami menjadi seorang leader dalam hal pengembangan I. Itu kan bagian dari ini kan bagian dari apresiasi dan juga ee karir juga sukses bahwa dia ini seorang leader ya. Jadi karena memang untuk pejabat struktural kan cuma 3% ya, sangat sedikit ee

1:05:12 peluangnya dan ee action kita itu sisanya itu di CF maupun di pelaksana. Sehingga di karir di CF pun juga menjadi bagian dari karir yang positif, menjadi capaian yang menjadi salat berkur juga yang luar biasa. Karena kalau kita ahli di bidang tertentu tentunya akan menjadi leader di bidang itu ya, project di bidang tertentu. Jadi karir fleksibel tidak selalu vertikal ya berkontribusi lintas bidang dan proyek. Sukses diukur dari dampak dan nilai yang diciptakan. J kalau kita ee menjadi ketua tim misalkan Kim ya kan sekarang sudah tidak ada lagi kalau di PKN ya tidak ada lagi kepala bagian semuanya KTIM, ketua tim. ketika tim sukses tentunya ini menjadi bagian dari ee capaian pencapaian sebagai

1:05:59 seorang leader ee dalam ee tim tertentu ya. Kemudian kolaborasi untuk menciptakan solusi dan inovasi. Jadi ee tentunya kolaborasi ini menjadi hal yang ee apa ya yang utama ya kita harus bangun jaring bagaimana saya bisa kenal dengan teman-teman dianti, bagaimana dengan teman-teman pusat itu kami harusung dijaring harus ee saling berkolaborasi tidak silow ya tidak apa mengedepankan idealisme ee tidak mengumpulkan ee institusi tapi juga mengedepankan ee bagaimana ini bisa berdampak ke masyarakat ya jadi suusnya nya adalah kompetensi semakin tinggi ya, pengaruh semakin luas, dampak kerja semakin besar menjadi rujukan atau

1:06:45 ekspert ya. Banyak juga ya teman-teman kita yang para CF dia backgroundnya adalah doktor misalkan. Bahkan ada yang dia menjadi apa ee seorang ee profesional gitu ya ee yang punya sertifikasi ee ini yang dia diandalkan dalam proyek-proyek tertentu gitu kan. dan dia bukan seorang pejabat struktural seperti itu. Jadi ee harus berubah harus harus merubah mindset kita gitu ya. Sekali lagi harus ber mindset tidak harus menjadi seorang pemimpin struktural, pejabat struktural ya teman-teman bisa create own leader sendiri leader sendiri ee apa dan terus berkembang dan memberikan nilai tambah. Jadi sekali lagi ee itu yang harus kita ee coba rubah ya dari saya sukses jika

1:07:31 saya je dan saya terus naik jika saya seorang pejabat strukturalnya kita ganti saya sukses ketika terus berkembang dan memberikan nilai tambah jauh kontribusi kita bisa kita ee berikan secara maksimal kepada masyarakat itu menjadi bagian dari mindset yang baru ya. Oke next. Eh sebelumnya kita tahu bahwa cara kerja lama eh predefin ya kerja sudah ditentukan secara kaku oleh organisasi. Setiap unit punya tya masing-masing. Setiap jabatan punya t masing-masing. Nah ke depan bagaimana depan bisa kita custom pekerjaan dapat disesuaikan dengan kemampuan talenta dan kebutuhan organisasi. Jadi misalkan unit A ada

1:08:17 uraian tugasnya ya mengolah data, membuat laporan, menyusun dokumen dan sebagainya. Jadi uraian tugas atau deskrip sangat ee kaku gitu ya. Semua pegawai dengan jabatan yang sama mengerjakan pekerjaan yang hampir sama. Fokus pada mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Ruang inovasi relatif terbatas. Ya, contohnya seorang ASN hanya mengerjakan tugas yang tertulis pada SKP atau uriah jabatan. ya. Nah, ee bagaimana ke depan? Nanti ke depan ee coba kita rubah mindsetnya menjadi bagaimana saya bisa berkontribusi lebih besar ya, bagaimana dukungan teknologi AI berbasis kompetensi, tugas berbasis proyek, lintas fungsi dan lintas unit, fokus pada nilai dan dampak. Contohnya

1:09:03 misalkan yang paling sederhana ee apa namanya? saya seorang ee anji, seorang peranat buas misalkan, tapi saya punya kemampuan ee membuat apa namanya membuat paparan yang menarik misalkan atau saya seorang analis SDM peratur ee saya punya keahlian data analitik gitu ya. Iya. Ee apa dapat ee apa dapat mengerjakan sesuatu yang memang menjadi kompetensi kita. Jadi kita juga bisa mengerjakan sesuatu tidak harus sesuai dengan eksekusi tugas jabatannya ee tapi juga bisa kita melakukan pekerjaan sesuai dengan passion kita, sesuai dengan ee kompetensi kita ya. Sehingga kita enggak perlu misalkan nyari orang ahli di bidang misalkan data analitik. Kalau

1:09:49 memang di tempat kita ada orang yang jabatannya mungkin bukan di di bagian bukan prako misalkan, tapi dia seorang analisis SDM ee atau sebagai ee atau yang lainnya, tapi dia punya kemampuan ee data analitik misalkan. itu yang bisa kita juga ee kolaborasikan untuk kita juga apa namanya ee maksimalkan potensi teman-teman kita ee agar ee output atau agar pekerjaan atau target dari organisasi bisa maksimal gitu ya. Ee tidak ee tidak jalan hanya karena kekurangan orang tapi apa yang ada di apa SDM yang ada di ee di situ saat ini bisa kita maksimalkan sesuai dengan kompetensinya masing-masing ya. Jadi ini yang ee tentunya masa depan kita harus berubah mindsetnya ee dari

1:10:35 define work dengan menjadi customized customized work. Selanjutnya eh bagaimana permasalahan atau yang pada umumnya terkait host information ya informasi dianggap sebagai sumber kekuasaan ya ke depan bagaimana kita bisa share information. sering ya kita jumpain ee mungkin teman-teman kita yang pelit ya informasi gitu ya. Barangkali ee informasi disimpan dalam ee masing-masing unit di antara unit enggak mau memberikan informasi dikepin gitu ya informasi sulit diakses oleh pihak lain. Knowledge sharing minim ya. Ini contohnya kalau di kamping misal tak rata muter dia pintar gitu ya dia diminta membuat aplikasi eh

1:11:21 dia enggak mau sharing ee apa pengetahuannya ke ke yang lain ee akibatnya apa? Lama-lama akan menjadi Superman gitu ya. Superman. Jadi dia paling pintar, dia paling mendominasi di antara yang lain gitu. Jadi akhirnya apa? Akhirnya tim jadi enggak enggak maksimal pekerjanya ya. harus kita akhirnya mengandalkan satu orang itu. Tapi kalau satu orang itu misalkan halangan dan sebagainya tentunya akan goncang gitu ya. Organisasi akan goncang. Nah, kita tidak lagi ee apa seperti itu ke depan dan ini yang harus kita ee carikan ee solusinya harus merubah mindsetnya gitu ya. Terjadi silo antar unit kerja ketergantungan pada individu tertentu ya. Jadi mindnya eh knowledge is power. Jadi lebih baik saya

1:12:06 simpan gitu ya. Nanti bisa jadi dengan dia lebih pintar dari yang lain ya akan disayang oleh pimpinannya gitu ya. Nah, ini yang akibatnya apa? Duplikasi pekerjaan. Sulit berkolaborasi, keputusan terlambat, inovasi terhambat dan ketergentungan pada orang tertentu. Ini jadi problem ya kebanyakan ee di beberapa unit atau berbaris saksi. Nah, bagaimana change information? Informasi dipandang sebagai aset bersama organisasi. ya. Jadi kita harus menepankan bahwa informasi itu menjadi bagian yang ee kita apa kita pakai bersama ya. Memang ada informasi yang sifatnya ee esensial gitu ya, sifatnya terbatas itu harus kita lindungi informasi itu. Tapi kalau informasinya sifat publik itu ya yang bisa diakses oleh seluruh eh orang dalam unit

1:12:52 tertentu itu bisa kita open gitu kan share information. Jadi informasi mudah diakses sesuai kewenangan. knowledge sharing menjadi budaya kerja ee kolaborasi lintas unit meningkat pemanfaatkan portal pengetahuan ya dashboard dan platform digital organisasi belajar lebih cepat. Jadi share informasi ini ya tentunya akan punya manfaat yang luar biasa yaitu menjadi kolaborasi lebih cepat tentunya ya karena informasinya sudah sama semua, sudah dapat semua. Kemudian keputusan berbasis data ya karena data kita share semua inovasi lebih banyak, isasi lebih adaptif dan layanan publik lebih baik ya. Jadi knowledge grows when it is a

1:13:37 shelf. Jadi ee bagaimana pengetuan ini ee akan tumbuh ketika semua di-share. Ya memang tadi sekali lagi ada beberapa proses terbatas yang bisa di-share, tapi ini yang harus kita ubah mindsetnya. Jadi ee depan itu kita bisa menggunakan cara ini ya agar dalam kita bekerja itu bisa ee berbagi data, berbagi informasi. Contentnya misal sekarang yang mungkin sudah umum ya digunakan bagaimana kita menggunakan Google Doc ya Google Doc dalam ee bekerja. J ketika diminta membuat satu draf rancangan ee surat edaran misalkan ya sudah bikin goldnya aja nanti bisa dishare siapa yang mau kita share bisa kolaborasi bisa saling menginp menjadi bagian yang sekarang mungkin sudah biasa terkait dengan share

1:14:23 information tapi mungkin masih ada beberapa eh tempat ya di ASN kita yang masih eh sil ya masih host information masih informasin masih ditepin dia enggak mau open gitu ya sehingga ee dampaknya akan jadi eh salo dan jadi e Superman ya. Dan kalau kita bisa share information tentunya kita akan memiliki super tim gitu ya. Superman menjadi super tim. Jadi ini yang ee kita harapkan ee teman-teman di tempat saya siapapun yang bisa ee pengetahuan terkait penangan baca pengogaman apa, kasih tahu yang lain ya. Jangan pintar sendiri. Jangan pintar sendiri, harus bisa share informasi ke yang lain sehingga semua juga bisa. Sehingga ketika dia mau cuti misalkan gitu ya,

1:15:09 karena kita diandalkan oleh pembina gitu kan, kita mau cuti susah ya karena ee dianggap kalau kita cuti enggak ada yang gantiin gitu kan. Nah, kalau ada yang nantiin, kalau ada yang backback up misalkan yang lain juga bisa, kita juga sangat nyaman ya kalau mau jadi ada kebutuhan lain itu. Eh, terkait dengan information eh yang diharapkan nanti ada share information. Selanjutnya eh no voice eh ke depan can be can become a leader ya. Jadi no voice ini apa? Itu hanya menerima instruksi ya. Ide dan masukan dari staf jarang didengar. Ada enggak kayak gitu, Teman-teman? Ee dimit ya, Bapak, Ibu semuanya. Jadi, itu ide ya dari pimpinan gitu kan. Ee ini zaman lama ya, zaman ee

1:15:56 yang cara kerja lama. Kemudian keputusan berasal dari pimpinan. Pimpinan identik dengan jabatan menjadi follower bukan inisiator. Contoh ASN memiliki ide untuk menyederhanakan proses layanan tapi tidak memiliki ruang untuk menyampaikan atau mereikan tersebut. Masih ada ya seperti ini ya, Teman-teman semuanya ya. ini harus kita rubah ya. Jadi harus kita rubah mindsetnya yang dulu mungkin saya hanya menjalankan apa yang diperintahkan berubah jadi saya bisa memimpin melalui ide kompetensi dan dampak yang saya berikan. Jadi harapannya ke depan bagaimana pimpinan juga memberikan ruang ya kepada staf untuk memberikan masukan, kritik juga boleh gitu kan, ide dan saran juga harus gitu kan. Jadi, setiap

1:16:42 pegawai memiliki suara, memiliki suara dan kesempatan untuk berkontribusi. Ya, ide dapat datang dari bukan jabatan. Sebagaimana ee kontribusi kita ee ASN dapat menjadi penggerak inovasi dan transformasi semua orang. ini setiap ee ee kontribusi punya kapasitas ya untuk memberikan masukan di agen perubahan tentunya juga nanti pimpinan juga sangat diuntungkan gitu ya. dia punya tim yang kuat, tim

1:17:28 yang solid, tim yang inovatif ya sehingga ee apa target atau realisasi dari unit tersebut bisa melampaui ekspektasi ya. Jadi ini yang kita harus berikan ruang ya kepada tim kita, p staf kita untuk berkarya, berinovasi, jangan gitu ya, jangan ee satu apa ya, satu arah gitu ya dari bidang ke staf. staf enggak boleh ngasih ee pendapat staf enggak boleh ya, staf enggak boleh ee apa namanya ee apa namanya menolak gitu kan. Ee mungkin kalau beda pendapat enggak ada masalah gitu kan, tapi kan tetap putusan ada di pimpinan gitu. Jadi bukan berarti harus harus sama semua pendapat yang enggak. J pimpinan bisa memberikan ruang silakan

1:18:16 jadi dari 10 orang pendapatnya beda semua ya silakan pimpinan ya harus bisa mengambil mana yang terbaik gitu ya yang dapat diambil. Jadi kontribusi adalah masukan dari timnya.

1:19:02 Sekali lagi kami masih mengalami sedikit kendala operasional. Kami masih mencoba untuk terhubung kembali dengan narasumber kami Pak Wahyu. Tapi dari apa yang telah disampaikan oleh beliau, sedikit kesimpulan yang bisa saya sampaikan sejauh ini adalah dunia ini berubah itu dapat digunakan di seluruh ASN sebelum ya. Baik, kami persilakan kembali untuk Pak Wah secara langsung komunikasi berlangsung real time. Status pekerjaan dapat dipantau bersama informasi tersimpan dalam satu WordPress ya mungkin alat-alatnya sekarang sudah banyak ya bisa pakai Microsoft Teams, Google WordPress Flex Trilo eh dashboard digital misalkan eh video conference dan sebagainya. AI sistem. Nah, jadi ee alat-alat ini

1:19:50 atau kolaborasi atau integrasi gitu ya dalam satu super apps mis kan itu menjadi bagian dari ee apa ee cara baru ya. Jadi tim bekerja melalui platform kolaborasi semua anggota tim dapat melihat kerjaan secara langsung ya. Kalau teman-teman mungkin seperti kami di ee Prapom sudah terbiasa dengan menggunakan Prelo misalkan ya. dari ee hal itu sudah sudah bisa di sudah bisa di apa lakukan karena kalau tanpa apa tools kolaborasi tentunya akan sangat sulit ya untuk bisa bekerja khususnya untuk teman-teman programmer seperti ini ee jadi mindsetnya harus berubah ya dari mindset saya sudah kirim email tinggal menunggu balasan kalau mungkin masih manualnya ya saya sudah kerja gitu kan ee jentnya akan lambat banyak versi

1:20:36 dokumen dan sulit menjelap ke depan mnya berubah menjadi mari bekerja bersama dalam satu platform yang sama, lebih cepat dampak dan lebih besar. Jadi ini yang ee perlu kita rubah ya dari ee permasalahan ee atau penggunaan tools atau platform. Selanjutnya terkait dengan focus on knowledge, pengetahuan dianggap sebagai aset utama. Jadi ciri-cirinya ee fokus mengumpulkan informasi dan pengetahuan, mengandalkan pendidikan formal dan pengalaman masa lalu ya kompetensi relatif stabil dalam jangka panjang. Kemudian kesuksesaan ditentukan oleh apa yang diketahui saat ini. Contohnya seorang pegawai mempelajari satu sistem atau aturan dan menggunakannya selama

1:21:21 bertahun-tahun tanpa banyak perubahan. Ya, ini juga ee lebih ke ini ya, bagaimana cara kita ee belajar ya, mau belajar. Jadi, saya sudah tahu dan cara mengerjakannya. Jadi, yang dia tahu ya itu aja. Dia enggak mau cari-cari tahu yang lain gitu kan. Nah, ini yang harus kita rubah menjadi focus on adaptive learning, kemampuan belajar menjadi aset utama. Jirinya apa? yaitu cepat mempelajari hal baru, mampu beradaptasi terhadap teknologi dan perubahan, terus melakukan upskilling dan reskilling, belajar dari berbagai sumber secara berkelanjutan, nyaman menghadapi ketidakpastian. Ya, jadi saat ini teman-teman bagian dari eh upskilling ya

1:22:07 atau reskilling. Jadi mau ikut webinar gitu kan, mau ikut mendengarkan ee dari para narasumber tent akan menjadi insight baru, baru. Mudah-mudahan apa yang tadi saya sampaikan bisa merubah mindset teman-teman semuanya terkait dengan bagaimana ee ASN ke depan ya. Eh, contohnya saat AI data analitik atau regulasi baru muncul, ASN dapat segera mempelajari dan memanfaatkan dalam pekerjaan. Ya, jadi ini juga salah satu ya tampilan ini juga saya bikin bukan menggunakan Photoshop gitu ya, tapi menggunakan E. Jadi, tinggal buat ee apa eh apa namanya isinya kita min kita untuk menggenerate image atau gambar sehingga menghasilkan gambar yang kita bisa lihat, enak dilihat barangkali sebetulnya ya. ee ini yang menjadi

1:22:53 bagian dari ee kita apa kecepatan bagaimana kita beradaptasi dengan teknologi. Sekarang saya pernah ee teman-teman semuanya ee saat ulang tahun itu Pak Deputi Suharmen ya saya ingat eh saya diminta membaca doa itu enggak dibriefing saya baca doa gitu ya. Saya belum siap. Tadi di baca doa. Sudah saya cek chat ee cek eh chat aja apa chat CPT aja. Saya tulis doa ulang tahun untuk pimpinan. Muncul saya bacakan doa. Saya dapat pujian dari pimpinan Pak Harmen katanya doanya bagus gitu ya. Saya dapat ee dari AI tapi kalau saya baca doa sendiri atau nulis sendiri sudah ada waktu lagi gitu kan. Jadi ini bagian dari cara-cara kita adaptasi dengan teknologi yang ada sekarang. Tidak salah ya tidak salah. tidak salah ee kita

1:23:38 menggunakan II untuk bekerja. Nah, cuma nanti kita harus pastikan jangan semua plakjiplak dari Iarti harus bisa mengubah konteksnya atau melakukan perubahan sesuai dengan ee apa yang memang kita harapkan. Jadi ee tidak jadi kita nanti oh gimana Pak nanti kalau pakai I terus ya kita akan akan apa akan enggak bisa berpikir kritis gitu kan tetap bisa ini kan untuk men-trigger ya untuk mrigger bagaimana ee dan melakukan percepatan ya bagaimana kita melakukan sesuatu ya bagaimana kalau kita saya bikin ininya pakai manual ya tentunya akan lama ya saya bikin paparannya akan lama dan kalau pakainya jauh cepat jadi sekali lagi ee untuk yang fokus on knowledge ya fokus apa yang sudah diketahui yang yang ke depan ya

1:24:25 kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Itu kuncinya. Jadi teman-teman harus bisa mulai ee apa beradaptasi. Jadi yang sudah tahu jangan merasa paling tahu gitu kan. Tapi harus harus harus juga apa mempelajari lagi gitu. Jangan hanya berhenti sampai situ tapi terus belajar dan juga beradaptasi terhadap perubahan. ya itu untuk ee apa terkait dengan eh knowledge ya tadi. Kemudian eh selanjutnya yang terakhir eh corporate learning and teaching. Eh ke depan democratized learning and teaching. Apa itu? Belajar ditentukan dan dikendalikan oleh organisasi. Ciri-cirinya pelatihan ditetapkan oleh organisasi. Mengajar adalah instruktur resmi. Materi bersifat standar. Pembelajaran berlangsung di

1:25:11 kelas formal. pengetahuan mengalir dari pengajar ke peserta. Jadi sama kayak kita dulu inilah belajar dari ee struktur ke ke kita. Jadi ini yang cara-cara eh alur yang learing anding. Tapi ke depan seperti apa demaring. Jadi belajar apa saja di mana saja ya setiap pegawai dapat menjadi mentor atau pengajar. kita bisa menjadi mentor untuk pengajar untuk yang lain. Jadi kalau ada anak baru masuk misalkan seniornya harus bisa ngajarin, harus bisa coaching, mentoring gitu ya. Jadi semua orang bisa menjadi narasumber gitu kan sesuai dengan kapasitas yang dia miliki. Pembelajaran berbasis komunitas dan kolaborasi memanfaatkan platform digital e learning, AI dan knowledge sharing.

1:25:59 Pengetahuan mengalir ke segala arah, semua bisa belajar dan mengajar ya. Jadi ee platform yang ee dan cara belajar masa depan ya ada banyak ya, ada LMS misalkan learning management system, webinar seperti ini, komunitas eh praktik, knowledge sharing, e micro eh learning eh AI dan sebagainya. Jadi banyak sekali sekarang media-media yang YouTube juga banyak ya yang mungkin premium yang mungkin di situ bisa memberikan informasi untuk kita belajar lebih deep lagi gitu ya. Jadi banyak orang yang mungkin background-nya sekarang eh ekonomi gitu, tapi dia ahli IT, dia ahli security, dia seorang hacker gitu, seorang programmer tapiya bukan IT gitu kan. Sekarang banyak sekali ya yang teman-teman seperti itu. Karena di mana mereka belajar? Saya belajarnya di YouTube misalkan saya

1:26:44 belajarnya menggunakan AI, menggunakan chat G ya. Bahkan teman-teman ee yang mungkin terkait bahasa misalkan enggak bisa bahasa Inggris sekarang mungkin sudah enggak perlu lagi khusus gitu ya ee bahasa Inggris di tempat yang offisial, tempat yang apa fisik gitu. Tapi saya pakai II kita dengan I juga sangat mungkin sekarang ee dalam hal belajar kita bisa menentukan kita mau ke mana arahnya, passion kita ke mana, itu yang silakan dikembangkan gitu kan. ini yang ee apa yang mungkin ke depan kurang lebih seperti ini ee apa namanya terkait dengan bagaimana ee yang bisa kita rubah ya. Kalau dalam ini saya belajar ketika mengirimkan saya pelatihan misalkan kalau enggak pelatihan enggak belajar gitu ya. Nah, dirubahlah jadi saya belajar dari siapa

1:27:30 saja dan berbagai dan berbagi kepada siapa saja. Jadi ini juga bagian dari ee apa ya mencetak create leader eh create new leader gitu ya. Jadi pemimpin harus bisa membuat pemimpin baru. Jadi ketika saya dengan sini sekarang sekarang direktur saya harus bisa memulai mencetak pemimpin baru. Terus ada nanti generasi selanjutnya teman-teman madya misalkan CFCF madya harus siap kapanpun nanti ditugaskan atau dipromosikan itu sudah siap menjadi pemimpin dan juga bahkan dari yang bawah yang muda yang pertama juga sudah siapkan sehingga nanti ketika sudah saatnya dia apa misalkan pejabat misalkan sudah bisaader tapi ini konteksnya ini ya e tadi kita sampaikan di awal tadi terkait dengan e

1:28:21 beracam ee dari saya seorang ajen haruslah bekerja dari tiga hati kurang lebih sepenuh hati dari hati dan berhati-hati. Jadi kerja yang menekankan pada kesungguhan keturunan, dan kehati-hatian

…

Share

Ringkasan Video YouTube