Bab 74-79 Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Ringkasan Singkat

Video ini menceritakan tentang Wira dan orang-orang di sekitarnya. Setelah malam yang intim dengan istrinya, Wira terus melatih fisiknya. Sementara itu, di desa lain, para perampok merencanakan untuk mencelakai Wira atas suruhan keluarga Silali. Namun, dua perampok yang diutus untuk mencari informasi justru berbalik membantu Wira setelah bertemu dengan Gavin dan merasakan kebaikan Wira.

  • Wira dan Wulan semakin mesra setelah menikah.
  • Desa Tiga Harimau merencanakan untuk mencelakai Wira.
  • Gavin membantu Wira dengan membawa dua mata-mata dari Desa Tiga Harimau.
  • Wira menunjukkan kemurahan hatinya dengan memberikan uang dan resep kepada Bara dan Panca.

Bab 74

Setelah malam yang penuh gairah dengan Wulan, Wira melanjutkan latihan fisiknya meskipun tubuhnya terasa lelah. Wulan tampak bahagia dan semakin cantik, namun berjalan dengan perlahan seolah merasa tidak nyaman. Dodi, yang mendengar suara-suara dari kamar mereka semalam, bertanya apakah Wira bertengkar dengan Wulan. Wira merasa kesal karena rumahnya tidak kedap suara. Sementara itu, Bibi H khawatir dengan keselamatan anaknya karena rumah mereka yang belum selesai dibangun.

Desa Tiga Harimau

Desa Tiga Harimau adalah sarang perampok yang dipimpin oleh Kadir, Heru, dan Jamal. Tanu, utusan dari keluarga Silali, datang menemui Kadir untuk memberikan uang dan meminta bantuan untuk mencelakai Wira. Kadir menyetujui permintaan tersebut dan meminta imbalan yang besar berupa makanan, garam, sapi, kambing, kuda, senapan, dan pedang. Setelah Tanu pergi, Kadir memanggil Heru dan Jamal untuk membahas rencana tersebut. Jamal, yang merasa harga penangkapannya lebih rendah dari yang lain, bersemangat untuk melaksanakan tugas ini agar nilainya meningkat.

Pertemuan dengan Gavin

Bara dan Panca, dua perampok dari Desa Tiga Harimau, tiba di Dusun Darmadi untuk mencari informasi tentang Wira. Mereka bertemu dengan Gavin, yang kini menjadi wakil pemimpin tim pengadaan. Gavin mengetahui bahwa mereka diutus untuk mencelakai Wira dan merebut istrinya. Bara dan Panca menceritakan kehidupan mereka yang sulit sebagai perampok gunung, kekurangan makanan, selalu dalam bahaya, dan tidak memiliki istri. Gavin terkejut mendengar kondisi mereka yang memprihatinkan.

Kebaikan Tuan Wira

Gavin membawa Bara dan Panca ke rumah Wira dan menunjukkan betapa makmurnya kehidupan di desa tersebut. Mereka melihat tim penangkap ikan yang bahagia dengan gaji tinggi dan makanan yang berlimpah. Di kantin, mereka terkejut melihat makanan mewah dan kebersihan yang dijaga. Gavin menjelaskan bahwa Wira memberikan gaji tinggi, makanan yang cukup, dan bahkan sabun mahal kepada para pekerjanya. Bara dan Panca merasa terharu dan mulai meragukan niat mereka untuk mencelakai Wira.

Bab 78

Setelah makan dan mendengarkan percakapan orang-orang di sekitar mereka, Bara dan Panca menyadari bahwa mereka berada di rumah Wira, orang yang seharusnya mereka cari informasinya. Gavin mengajak mereka untuk bekerja dengan Wira, menawarkan kehidupan yang lebih baik dengan gaji, makanan, dan keamanan. Bara dan Panca merasa takut dan bersiap untuk melarikan diri, namun Gavin meyakinkan mereka bahwa dia menganggap mereka sebagai saudara dan hanya ingin yang terbaik untuk mereka.

Bab 79

Gavin membawa Bara dan Panca menemui Wira. Bara dan Panca berlutut dan meminta maaf kepada Wira, berjanji tidak akan mencelakainya. Mereka menceritakan rencana Jamal dan bahaya yang mengintai Wira. Wira, dengan hati yang mulia, justru mengkhawatirkan keselamatan orang-orang di sekitarnya jika dia pergi bersembunyi. Dia memutuskan untuk memberikan uang dan resep bakso ikan kepada Bara dan Panca agar mereka bisa memulai hidup baru di kabupaten. Bara dan Panca merasa sangat terharu dengan kemurahan hati Wira dan berjanji akan setia kepadanya.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:02 [Musik] bab 74 huh napas Wira menjadi memburu dia menahan gejolak di dalam hatinya dan menggeleng tidak bisa Kenapa tanya Wulan dengan wajah sedih setelah menikah 3 tahun dia masih belum menjadi milik suaminya sepenuhnya sebelumnya mereka tidak berhubungan badan karena suaminya tidak sanggup tetapi sekarang suaminya sudah pulih Wira mengedipkan matanya dan berkata hal seperti ini Seharusnya diajukan oleh pria jadi sayang aku menginginkanmu malam ini hihi kamu nakal sekali sayang istriku aku mau aku mau iya hihi kesempatan tidak boleh disia-siakan begitu saja Keesokan paginya meski tubuhnya lelah Wira tetap melanjutkan latihan berdiri lantaran

0:49 staminanya ini terlalu lemah dia harus rajin melatih diri setiap hari wajah Wulan merah merona dan cerah bagaikan musim semi parasnya menjadi semakin cantik dibandingkan sebelumnya namun Dia berjalan dengan perlahan dan terkadang alisnya mengernyit seolah-olah merasa tidak nyaman di suatu tempat Wulan seharusnya rambutmu diikat koki di kantin yang sudah berpengalaman mulai menggodanya Sambil tertawa wajah Wulan memerah Dia segera masuk ke dalam rumah dan menyembunyikan kepalanya di bawah selimut setelah semalam Dia benar-benar Mengerti bagaimana rasanya menjadi seorang wanita di luar pintu Dodi yang telah berjaga di pintu depan semalam berkata dengan hati-hati Kak Wira apa semalam Kakak bertengkar dengan kakak ipar aku mendengar seperti suara tangisan kakak ipar di luar ekspresi Wira langsung menjadi muram makan saja

1:35 sarapanmu sana rumah bat tua tersebut memiliki kedap suara yang buruk sehingga suara mereka Terdengar sampai luar mungkin tidak terlalu masalah bagi orang biasa tetapi Dodi memiliki telinga yang tajam Oh Dodi yang awalnya ingin menasihati Wira memutuskan untuk pergi ke kantin bersama yang lainnya di pedesaan seperti ini suami memukul istri adalah hal yang sangat biasa dulu dia juga sudah banyak mendengar rumor bahwa doah kamuikan kamuuah PR memukan hing menis di malam hari m do kebah do P kepak kangnya se itu saja sepi anaknya

2:28 dan ba begitu dong Gimana kalau nanti ada penjahat yang datang dan aku tidak kedengaran Bibi H menatap anaknya dan terdiam namun tidak lama lagi rumah mereka akan selesai dibangun mungkin pada saat itu nanti dia akan sudah semakin dewasa saat ini rumah Danu Dodi dan Sony sudah sedang dalam proses pembangunan Mungkin akhir tahun mereka sudah bisa menempati rumah setelah rumah baru mereka selesai kedua anaknya sudah punya tempat tinggal dan bisa menikah semua ini adalah berkat Wira dia dan Hasan bahkan rela mengorbankan nyawa mereka demi Wira untuk berterima kasih kepadanya Desa tig harimau di Gunung harimau hitam adalah sarang perampok yang paling besar di kabupaten uswal di tempat itu tinggal tiga orang perampok yang paling dibenci di semua daerah di sekitarnya yaitu Kadir Heru dan Jamal

3:16 namun kondisi desa Harimau sangat bobrok di atas gunung terdapat lebih dari 10 bangunan yang dibangun dengan batu-batu yang reyot mereka membangun sebuah Pintu Besar dengan kayu yang sudah rapuh kemudian di atasnya diberi tulisan Desa tiga harimau di luar bangunan batu terbesar terlihat dua perampok yang kurus dan pucat berdiri di depan pintu kayu yang rusak masing-masing menggenggam senapan tua dengan lesu di dalam rumah pemimpin perampok yang bernama Kadir sedang duduk di kursi besar yang dilapisi kulit harimau matanya yang tajam seperti pisau menatap seorang pria parubaya yang berpakaian mewah Tanu seorang utusan dari keluarga silali yang bertugas mengawasi pengantaran garam sedang menggenggam kotak kayu dengan kedua tangannya di dalamnya berisi uang dalam jumlah banyak tuan Kadir ini adalah sedikit niat tulus dari tuan besar keluarga silali Setelah

4:03 semuanya berhasil masih ada imbalan 500.000 gabak lagi untuk Anda Kadir memicingkan matanya dan Melambaikan tangannya tuan besar keluarga silali terlalu sungkan dia adalah Kakakku sudah Seharusnya aku membantunya mana bisa aku mengambil uangnya meskipun Tuan Kadir berteman baik dengan tuan besar Kami anak buah Tuan tetap perlu menafkahi Hidup ini adalah sedikit niat tulus dari tuan besar kami jadi Mohon tuan Kadir menerimanya dalam hati Tanu mengutuk Kadir setiap kali bertemu dengan perampok ini dia selalu saja memanggil tuan besar mereka sebagai kakak jika didengar orang lain pasti akan salah paham bahwa hubungan mereka sangat dekat padahal tuan besar mereka pernah diculik oleh perampok ini di gunung dan dia ingin sekali menghabisi para perampok ini dari luar perampok ini tampak

4:49 seolah-olah sangat setia dan baik sebenarnya mereka adalah orang yang serakah dan tidak berbelas kasihan bersikap segan hanya demi menegosiasikan harga yang lebih tinggi bab 7 ya benar juga kata tuananu anak buahku juga harus menafkahi hidup Kadir mengangguk lalu berkata tapi di dalam gunung juga tidak bisa menghabiskan banyak uang suruh saja kak Darius untuk mengirimkan 10 gerobak makanan du kereta garam 10 ekor sapi 20 ekor kambing lebih baik lagi kalau ada 5 ekor kuda 50 buah senapan dan 20 bilah pedang panjang aku jamin akan membereskan masalah ini dengan baik baik Tanu terpaksa menyetujuinya orang licik ini menginginkan begitu banyak barang nilainya sudah melebihi 1 juta gabak yang lebih berbahaya lagi adalah memberikan persediaan untuk perampok

5:36 adalah sebuah kejahatan yang bisa dijatuhkan hukuman mati namun hal ini bisa saja diakali dengan membuatnya seolah-olah seperti mengantarkan barang seperti biasanya kemudian dirampok oleh perampok gunung di tengah perjalanan kalaupun pemerintah mengetahuinya tanpa bukti apapun mereka tidak akan berani sembarangan menuduh bagaimanapun ini karena mereka tidak mampu mengatasi perampok di Gunung ada kesepakatan tidak tertulis antara tokoh besar di kabupaten dan perampok gunung yang melintas lantaran mereka tidak bisa menghancurkan satu sama lain Jadi mereka terpaksa bekerja sama demi keuntungan masing-masing namun dalam kerja sama tersebut mereka juga harus mencegah perampok bertambah kuat dan menjadi Ancaman bagi para tokoh besar setelah Tanu pergi Kadir berkata Jufri Panggil Heru dan Jamal Pemuda bertubuh tinggi

6:22 dan kurus itu pun pergi dari sana Tak lama kemudian kedua orang yang dipanggil itu pun masuk pemimpin Kedua mereka bernama Heru tampang pria itu seperti sakit-sakitan dia membawa sebuah golok dan tatapannya tampak beringas pemimpin ketiga bernama Jamal penampilannya sangat licik wajahnya dipenuhi janggut dan tangannya memegang kapak dengan Aura yang sangat kejam Kadir menceritakan semua kejadian ini kepada mereka kak Biar aku saja yang mengurus masalah ini Jamal memegang kapaknya sambil berteriak hadiah penangkapanmu adalah 1 juta gabak harga penangkapan Kak Heru juga sudah 800.000 gabak hanya aku sendiri yang nilainya 500.000 gabak hal ini membuatku merasa malu berhadapan dengan perampok lainnya Kalau tugas ini diberikan padaku aku akan membunuh pelajar terkenal itu dan membuat harga penangkapu meningkat

7:09 Kak Heru jangan merebut tugas iniu Heru hanya menanggapi sekilas ya untukmu saja Jamal adalah orang yang sangat keras kepala Jika dia sudah memutuskan sesuatu tidak akan ada yang bisa membujuknya atau menghalanginya lagiupun Heru ingin mengajukan tetap saja dia tidak akanisa menang berdebat dengan jamalir memicingkan matanya dan berkata boleh saja kamu yang mengurusnya tetapi Apakah kamu tahu apa yang harus kamu lakukan Jamal berkata dengan lantang tahu Kak seperti kata kakak Kita harus mencari tahu informasi musuh untuk bisa menang mengerjakan pekerjaan seperti ini harus banyak survei agar bisa mengetahui kondisi lapangan Kadir mendengus dingin lalu melanjutkan menurut kabar keluarga silali bocah itu lumayan jago berkelahi

7:54 suruh anak buahmu untuk lebih berhati-hati sewaktu mengikutinya Jamal mengangguk dan menjawab baik sebagai perampok tentu saja kita harus serius dalam mencari tahu informasi satu lagi Kadir memicingkan matanya dan menambahkan katanya istri bocah itu sangat cantik jangan berniat macam-macam saat melakukan tugas nanti keluarga silali berpesan untuk menjaga wanita itu kalau masalah ini sampai runyam keluarga silali tidak akan mengirimkan persediaan makanan semua anak buah kita juga akan mati kelaparan mengerti Jamal mengangg lalu menole dan memerintahkan bar Panca Bukankah kalian tinggal di dekat Desa pimola tugas survei kali ini diserahkan pada kalian Kak Jamal Tenang saja kami sangat mengenal desa pimola dan bahkan ada kaki tangan di sana dua orang pemuda

8:40 berjalan mendekati Jamal satunya berwajah panjang dan berkulit gelap satunya lagi bertubuh sangat kurus keesokan harinya Bara dan Panca sudah berangkat sebelum hari Mulai terang setelah berjalan dan beristirahat sesaat mereka tiba di Dusun darmadi pada siang hari melihat kedatangan kedua orang asing ini tim penangkap ikan juga tidak ada yang terlalu peduli dengan mereka belakangan ini tim pengadaan telah pergi ke berbagai tempat untuk membeli rumput tuton jadi seringkiali ada orang yang mengantarkan barang ke desa dan kantin menyediakan makanan untuk mereka pada penduduk desa juga sudah terbiasa dengan hal ini melihat tim penangkap ikan yang membawa ember berisikan ikan besar yang penuh Bara dan Panca menelan ludah mereka mereka sudah lama tidak pernah makan daging sebelumnya mereka berjalan dan mengamati diam-diam kemudian

9:25 mencatat dan mendengarkan percakapan orang lain tiba terdengar sebuah suara yang akrab Bara Panca ada apa kalian ke sini Gavin yang mengenakan pakaian dan sepatu baru dari sutra muncul dan melihat mereka dengan heran sebagai wakil pemimpin tim pengadaan Wira telah memberinya dua set pakaian Sutra dan sepatu Awalnya dia tidak tega mengenakan pakaian ini namun ibu dan istrinya mengatakan bahwa sebagai seorang Wakil pemimpin penampilannya harus tampak rapi Kalau tidak dia akan mempermalukan Wira mata Panca berbinar Dia berkata dengan wajah iri kak gafin kamu sudah kaya ya sekarang pakaianmu saja dari sutra mencuri dari tuan tanah yang mana lagi kamu Bara mendekat dan berkata dengan suara pelan Kak Gavin Kenapa kamu di sini kamu datang untuk mencari informasi

10:12 juga ya Apa kamu mau mencuri dari pelajar kaya di Dusun dararmadi itu 3 tahun lalu kedua orang itu bekerja sama dengan gabrata tiga bersaudara untuk mencuri dari seorang tuan tanah yang kaya saat itu ketika mereka dikejar oleh pengawal keluarga itu Gavin yang menghalangi pengawal itu di belakang sehingga mereka semua berhasil melarikan diri bisa dibilang mereka berutang nyawa pada gaffin mencari informasi gffin terkejut sejenak dan tertawa matanya berkilat dingin ketika memeriksa sekeliling ya tuan Wira dari dusun darmadi itu kaya raya aku datang untuk mencari informasi dan beraksi malam ini apa Kalian juga datang untuk mencuri darinya Kak gfin Kami memang datang untuk mencari informasi tapi bukan untuk mencuri melainkan ini melihat di sekeliling mereka tidak ada orang Bara mengecilkan suaranya dan membentuk

10:58 isyarat tangan menggorok-tenggorokannya Panca lebih berterus terang lagi Dia berkata ada seorang pengusaha besar yang memberikan sejumlah uang untuk menyuruh Desa 3 hari mau menghabisi nyawa pelajar itu katanya ada yang menginginkan istrinya bab 76 mendengar ada yang ingin membunuh penyelamatnya dan merebut Nyonya Gavin menahan amarah dalam hati dan berkata kalian masuk ke desa tiga Harimau ya aku dengar perampok di sana selalu makan enak dan ada wanita cantik Bara menggeleng dan berkata Kak gfin yang kamu bilang itu pejabat bukan perampok gunung P berkata dengan mata berkaca-kaca dulu kami juga mengira bisa hidup senang dengan merampok siapa saja setelah menjadi perampok gunung Siapa tahu G terut lalutanyaemangnya buitu du ada juga orang mengajaknya bergab Dengan

11:44 mengatakan bahwa menjadi perampok gunung bisa makanak dan hidup senang saat itu dia hampiroda jika bukan karenaih ada ibu dan ist dia sudahiku mereun di dan dihem i tinggal di pedalaman hutan sehingga sulit untuk mendapatkan makanan di Gunung ada banyak orang yang harus diberi makan Kami membawa persediaan makanan tetapi selalu saja habis dalam sekejap pemimpin kami menetapkan Jata makanan tiga piring nasi untuk satu orang dan kita hanya bisa makan daging setiap setengah bulan pemerintah mengirim tentara dua kali setahun untuk memberantas perampok jadi kita harus bersembunyi di dalam hutan selama setidaknya setengah bulan setiap kali selama periode itu kami sangat kekurangan makanan dan pakaian juga sangat sedikit Lihatlah bagaimana Aku

12:30 kelaparan hidupku bahkan tidak sebagus saat menjadi pencuri kecil Panca mengangkat bajunya sedikit untuk menunjukkan perutnya yang kurus kering bahkan matanya juga memerah ketika bercerita selain kekurangan makanan kami juga selalu hidup dalam bahaya setiap kali merampok Bara mengangkat bajunya untuk memperlihatkan bekas luka dirusuknya merampok orang miskin memang tidak berisiko tapi mau membunuh mereka sekalipun kamu tidak bisa mendapatkan banyak keuntungan merampok kelompok dagang kaya yang melintas keuntungannya memang lebih lebih besar tapi mereka memiliki Pasukan Pengawal yang dilengkapi dengan pisau dan senjata ketika terjadi pertempuran semuanya sangat kejam Lihatlah bekas luka ini kudapatkan saat mencuri truk pengangkut makanan keluarga Wibowo saat itu aku ditebas oleh salah satu pengawalnya Untungnya aku berhasil bersembunyi kalau

13:16 tidak nyawaku sudah melayang Kak Gavin menjadi perampok gunung tidak semudah itu Gavin menimpalkan mau kerja apapun memang susah tapi kudengar kalian punya banyak istri di Gunung kalaupun agak menderita juga semuanya jadi pantas kan pantas apanya Panca meludah ke tanah sambil berkata Kak gfin terus terang saja selama du tahun di Gunung aku bahkan belum pernah menyentuh wanita kehidupanku lebih buruk daripada sewaktu menjadi pencuri dulu dulu aku masih bisa pergi ke rumah bordil setelah mencuri uang dari orang kaya Bara menghela napas dan berkata wanita cantik yang kami rampok di Gunung semuanya menjadi milik ketiga pemimpin Sisanya adalah bagian untuk para perampok yang sudah berpengalaman kami harus bertahan selama 2 tahun sebelum mendapat jatah itu pun wanita yang kami dapatkan Hanya wanita

14:03 tua yang jelek Panca tertawa canggung lalu berkata sinis Jangan meremehkan wanita tua di Gunung masih ada perampok yang berebutan wanita tua yang penting wanita itu masih bisa melahirkan anak laki-laki sehingga garis keturunan tidak akan terputus Gavin mengernyitkan alis kekurangan makanan nyawa terancam tidak punya istri Lalu kenapa kalian masih tetap di sana Kami juga tidak berdaya Bara tersenyum getir untuk mengobati penyakit ibunya dia menjual tanah rumahnya namun penyakit ibunya tidak bisa disembuhkan dan dia tidak punya uang untuk melakukan pemakaman jadi dia terpaksa harus menjual rumahnya kepada tuan tanah Sejak saat itu dia menjadi Gelandangan hidup sebagai pencuri juga tidak menentu Mendengar orang lain mengatakan bahwa hidup sebagai perampok gunung sangat nyaman mereka pun pergi ke

14:49 gunung namun tak disangka hidupnya malah menjadi makin menderita selain menjadi pencuri mereka juga tidak punya keahlian lainnya Panca menghela napas dan berkata orang tuaku Meninggal saat aku masih kecil jadi aku dibesarkan dengan makan dari warga desa lainnya karena tidak bisa mencuri dari penduduk desa jadi aku harus mencuri dari tempat yang jauh reputasiku sebagai pencuri sudah tersebar jauh bahkan tuan tanah dari tempat yang jauh juga datang mengejarku aku tidak punya pilihan lain selain menjadi perampok gunung ah Siapa yang ingin menjadi perampok suatu saat kita pasti akan dihukum mati melihat kondisi kedua orang ini hati Gavin terenyuh setengah bulan yang lalu dia juga Berada di posisi mereka jika bukan karena bertemu dengan Wira Mana Mungkin dia bisa seperti ini sekarang jadi siapun

15:37 yang hendak mencelakakan Wira Gavin akan membuat orang itu menerima ganjaran yang berat setelah berpikir sejenak Gavin berkata ikut aku ke desa ke desa Bara terkejut dan berkata Kak Gavin sekarang ini masih siang bolong kalaupun mau mencuri kita harus tunggu sampai malam sekarang terlalu berbahaya Panca juga menasihatinya benar Kak Gavin sebagai pencuri kita harus mengutamakan keselamatan Gavin berjalan dengan langkah besar di depan Percayalah padaku Ikuti aku Bara dan Panca mengikutinya dengan cemas tim penangkap ikan telah kembali Gavin menunjuk ke arah mereka dan memperkenalkan ini adalah tim penangkap ikan gaji mereka 1000 gabak setiap bulan dan diberikan makanan tiga kali sehari dijamin makan sampai kenyang dan diberikan jatah daging pada makan

16:23 siang pada akhir bulan akan dibagikan bonus secara keseluruhan gaji bulanan tidak kurang dari 2.000 gabak Bara tertawa mendengarnya Kak gfin jangan bercanda Panca juga terlihat tidak percaya penduduk desa sangat banyak jangankan gaji 2000 gabak per bulan bahkan digaji 300 gabak saja sudah banyak yang berebutan mau bekerja Siapa juga yang akan sebodoh itu mengeluarkan 2.000 gabak untuk mempekerjakan orang Gavin melanjutkan ada kantin yang menyediakan makanan tiga kali sehari dan dijamin bisa makan sampai kenyang makan siang diberi ikan makan malam diberi bakau daging sup ayam kue dan nasi bisa diambil sepuasnya setelah pabrik sabun beroperasi setiap malam ada ampas minyak yang digunakan untuk membuat bakau Bara tersenyum lebar dan berkata Kak Gavin jangan bercanda deh Panca menghela napas

17:10 dan berkata kami tahu seperti apa tuan tanah itu semuanya sangat pelit ingin pekerja melakukan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya tapi hanya memberikan sedikit makanan mereka juga menekan gaji sampai serendah-rendahnya mana ada yang memberikan gaji setinggi itu dan makanan sebanyak itu bab 77 Gavin tidak menjelaskan lebih lanjut dan membawa kedua orang tersebut ke rumah Wira tim penjual ikan telah kembali dari Kabupaten dan mereka sedang berjongkok di depan pintu untuk beristirahat dan menunggu makan malam tiga tim yang beranggotakan 30 orang semuanya berkumpul untuk berbincang dan bercerita tentang kejadian di kabupaten dan pasar ikan wajah mereka berseri-seri penuh dengan kebahagiaan Bara dan Panca terkejut mereka merasa seolah-olah orang-orang ini benar-benar bahagia namun apa yang bisa membuat petani di

17:56 pedesaan bahagia tiba-tiba Gavin berkata mereka adalah tim penjual ikan mereka mendapat gaji 2.000 gabak per bulan sehari diberikan dua kali JAT makan daging sebanyak 250 GR mereka diberi kereta saat pergi ke Kabupaten bekerja du hari dan istirahat 1 hari bahkan ada orang yang mengajari mereka seni bela diri Bara mengerutkan kening Kak Gavin Perkataanmu semakin lama semakin tidak masuk akal mana ada Bos yang memberikan kereta kepada pekerja membiarkan mereka bekerja du hari dan istirahat Sat hari apalagi mencari orang UNT untuk mengajari mereka seni bela diri kalau memang benar seperti itu antara Bos Itu orang bodoh atau sangat baik hati Panca mengerucutkan bibirnya dan berkata Kak Gavin kamu sedang bercanda kan Mana ada orang seperti ini Gavin tidak

18:42 menjelaskan lebih lanjut Ayo pergi saatnya mereka makan aku akan membawa kalian mencoba masakannya Bara gemetaran ketika berkata Kak Gavin nyalimu benar-benar telah melampaui batas sekarang ini masih siang bolong dan banyak sekali orang di sini Apakah kita benar akanc se ini tidak takut tertangkap wajah puat pas ketika Berk kakin kita harus Utamakan keselamatan kita beraksi di malam hari saja tidak usah takut aku punya kenalan di sini kita bisa makan dengan terang-terangan jawab Gin wahelah tahun bertemu kakin semak heb sajaah sudah punya matmata di rumah orang kayaluc panaiku ikan kantin dengan lima orang

19:29 koki yang sedang sibuk hingga wajah mereka memerah Bara terkejut Panca Lihatlah wanita-wanita di sini Kenapa mereka semua begitu putih Panca mengerutkan kening bukan hanya wanita perhatikanlah orang-orang di sini Mereka Semua terlihat begitu bersih dan putih bahkan Kak Gavin juga lebih putih dari kita semangkuk sup telur bapau daging besar ikan goreng tumis lobak dan nasi ditata di atas meja makan aroma makanan yang lezat tercium di hidung mereka Glek Bara dan pancam menelan ludah mereka terkejut melihat orang-orang mengantre sambil memegang sebuah piring semua orang mengantre untuk mengambil lauk daging sup dan bakau mereka sangat terkejut ternyata Bos mereka benar-benar memberikan makanan semewa ini Gavin mengingatkan mereka Kenapa masih berdiri di situ siap-siap makan baik Bara dan

20:17 Panca langsung menuju tempat piring dan sendok tetapi Gavin menahannya kita harus menjaga kebersihan sebelum makan Harus mencuci tangan dengan sabun sabun menjaga kebersihan Bara dan Panca bingung mereka ditarik oleh Gavin ke dekat tong air besar gffin mengambil sebaskom air bersih Lalu secara langsung menunjukkan kepada mereka cara mencuci tangan dengan sabun setelah keduanya mencuci tangan air dalam baskom itu langsung berubah menjadi hitam tetapi wajah dan tangan mereka menjadi putih Panca terkejut Bara wajahmu menjadi putih ah mereka menunduk ke arah tong air dan melihat bayangan wajah mereka yang sedikit gelap Bara terkejut Wah ternyata aku tidak hitam ya dulu Aku hanya tidak pernah mencucinya sampai bersih Kak gfin di mana bisa membeli sabun ini dan Berapa harga satu potong

21:04 Aku juga ingin membelinya Gavin menggelengkan kepala ini sabun yang digunakan oleh Nyonya dari keluarga kaya harganya setidaknya 3.000 sampai 4.000 gabak per potong apa sabun seharga 3.000 sampai 4.000 gabak per potong yang digunakan oleh Nyonya dari keluarga kaya bos Di sini malah memberikannya kepada pekerja ini sungguh tidak masuk akal keduanya tidak tahu harus berkata apa dalam hati mereka timbul perasaan yang sulit diungkapkan jangan diam saja ambil makanan dan makanlah Gavin adalah wakil kepala tim pembelian jadi dia bisa membawa orang-orang yang bekerja untuk makan ini adalah persetujuan dari Wira jadi lima orang koki itu pun tidak mengatakan apa-apa dan dengan senang hati memberikan makanan kepada keduanya ini benar-benar bapau daging ada banyak sekali minyak di dalamnya dan isinya

21:49 juga sangat banyak ikan ini juga ternyata digoreng dengan minyak rasanya juga sangat harum rasa lobak ini juga berbeda jauh lebih enak daripada yang ada di markas kami sup telur ini benar-benar isinya telur asyik sekali hidup di sini bahkan lebih mewah daripada saat tahun baru keduanya makan dengan rakus hingga mulut Mereka tampak berminyak namun mereka juga mendengarkan sekitar mereka dengan saksama wajah Mereka tampak terkejut dan tidak percaya Gavin diam-diam memperhatikan mereka setelah keduanya menaruh piring mereka Dia berkata Panca Bara hidup sebagai perampok gunung begitu pahit Menurut pendapatku kalian berdua sebaiknya berhenti ke gunung dan tinggal di sini untuk bekerja dengan tuan muda kami saja kalian bisa makan enak aman dan juga bisa mendapatkan gaji dalam du atau t

22:35 tahun kalian bahkan bisa membeli rumah Membeli tanah dan menikah bab 78 duk duk kedua orang itu menatap gafin dengan ketakutan setelah makan selama 1 jam dan mendengarkan orang di samping mereka berbincang mereka baru tahu bahwa tempat ini adalah rumah pelajar kayak itu di sini adalah tempat tujuan mereka untuk mencari informasi kini Gin malah mengan bahwa tempat ini adalah rumah bosnya hal ini membuat kedua orang itu tercengang Bara bersiap-siap untuk melarikan diri Gavin hubungan kita ini bahkan sudah menjalani hidup dan mati bersama kamu tidak boleh memperlakukan kami seperti ini kamu memberi kami makan sampai kenyang dan sekarang ingin menangkap kami ini tidak adil Panca merogoh pisau lipat di pinggangnya dan mengancam Kak Gavin Biarkan kami pergi kamu sudah lupa

23:22 dengan janji kita untuk saling berbagi dalam kesenangan dan kesusahan kamu bukan orang yang tidak jujur bukan kalau aku mau menangkap Kalian pasti sudah kulakukan sejak tadi lagi pula Apa kalian sanggup melawanku Aku ingin mengatakan hal yang tulus karena menganggap kalian adalah saudaraku Gavin berbicara dengan suara dingin kalau kalian mau mendengarkan Duduklah dengan baik Kalau kalian tidak mau mendengarkan berbaliklah dan pergi aku tidak akan memerintahkan orang lain untuk menangkap kalian itu sudah cukup membuktikan kesetiaan kita sebagai saudara tapi setelah hari ini kita tidak akan lagi menjadi saudara Panca meletakkan pisaunya lalu duduk dan berkata Kak Gavin kalau ada yang mau dibicarakan langsung saja Kalaupun kamu memanggil orang untuk menangkapku aku juga pasrah

24:08 Anggap saja aku sial dan sekarang aku akan melunasi utang budiku 3 tahun lalu Bara tersenyum getir dan berkata Kak gafin Apun yang terjadi hari ini aku juga sudah pasrah meski berkata demikian alasan sebenarnya adalah mereka tidak sanggup melawan Gavin dan tidak bisa melarikan diri karena terlalu kenyang sebenarnya setengah bulan lalu aku masih sama seperti kalian aku masih seorang pencuri kecil Gin mulai menceritakan kisahnya Bara dan Panca mendengarkan dengan serius air mata mereka bahkan berlinang mana ada penduduk desa yang tidak berharap Bos mereka adalah orang yang baik hati namun dalam kenyataannya orang-orang ini bahkan lebih buruk dari lainnya mereka hanya peduli dengan tanah dan properti mereka tidak cukup hanya mengambil barang mereka para tuan tanah itu bahkan ingin menjual mereka menjadi

24:54 budak dan membuat mereka bekerja tanpa bayaran J menceritakan kisahnya sebelum mereka makan dua orang itu tidak akan percaya namun saat mereka sedang makan tim penangkap ikan tim penjual ikan pembuat sabun dan tim pembelian semua berada di dekat mereka semua orang itu bertukar tawa dan mengobrol dengan penuh sukacita mereka membahas Berapa gaji yang mereka dapatkan Berapa banyak berat badan mereka yang bertambah setelah memakan daging selama 10 hari ini istri mereka mandi dengan sabun dan sekarang semuanya menjadi begitu wangi juga ada yang membahas Berapa lama lagi rumah mereka akan selesai dibangun dan Berapa lama lagi anak-anak bisa pergi sekolah mereka semua begitu bergembira ada juga yang bercerita tentang bagaimana Wira memimpin Sony dan danur mengalahkan kepala desa petugas patroli dan petugas

25:39 polisi semua cerita ini benar-benar mendebarkan selain itu mereka juga mendengar cerita mengenai Gavin membantu menyelesaikan masalah dan diberi hadiah 20.000 gabak serta dipromosikan menjadi wakil pemimpin tim dengan gaji 3.000 gabak per bulan Gandi dan Ganjar juga bergabung dengan tim penangkap ikan dengan gaji 2000 gabak per bulan semua ini telah didengar mereka sebelum gffin menceritakannya tadinya mereka tidak berani memercayainya tetapi sekarang setelah Gavin mengatakannya sendiri berarti semua kejadian ini memang benar-benar terjadi yang paling membuat mereka terharu adalah ketika Gavin mencuri dari Wira Wira bukannya memarahinya pria itu justru mengeluarkan uang untuk membebaskan Gavin agar tidak dipenjara Selain itu dia juga memberikan uang untuk pengobatan Ganjar dia bahkan mengangkat Gavin menjadi wakil pemimpin

26:26 tim dan memberikannya bonus pencuri mana yang tidak ingin bertemu dengan tuan muda yang baik hati seperti ini mereka adalah pencuri tetapi mereka juga taat pada orang tua mereka hanya kurang beruntung karena tidak bertemu dengan Tuan Wira kalau tidak mereka juga pasti akan punya masa depan seperti Gavin Bara menyeka air matanya sambil berkata Tuan Wira ini benar-benar murah hati Seandainya saja waktu itu aku bertemu dengannya aku tidak perlu lagi menjual tanah dan rumahku ibuku juga tidak akan mati air mata Panca menggenang ketika dia berkata Kak Gin Kamu bekerja dengan sungguh-sungguh dia memberikanmu bonus 20.000 gabak Setiap kali mencuri kami harus mempertaruhkan nyawa kami tetapi pemimpin kami hanya membagikan 1000 gabak per orang tuan Wira benar-benar orang yang murah hati

27:11 kak Gavin bisa menjadi anak buahnya benar-benar sebuah keberuntungan besar Aku juga merasa begitu tatapan Gavin menjadi reduk ketika berkata jadi siapun berani mengusik Tuan Wira aku akan menghabisinya sekalipun itu berarti aku harus mempertaruhkan nyawaku Oh Gin Bara langsung menciut Kak Gavin kami hanya datang untuk mencari informasi di desa harimau kami hanya pengikut-pengikut kecil yang benar-benar ingin mencelakai Tuan Wira itu bukan kami Panca menambahkan Kak gfin Kami tidak akan mencelakai orang sebaik Tuan Wira kalau sampai kami mencelakainya kami akan mati mengenaskan Bara memberi ide kak gfin demi menjamin keselamatan Tuan Wira Bagaimana kalau suruh dia tinggal di Kabupaten besok sebesar Apun nyali ketiga pemimpin kami mereka juga

27:56 tidak akan i ke Kabupaten benar juga Gin merenung sejenak lalu berkata Ayo aku bawa Kalian menemui Tuan Wira bar dan Panca merasa agak ketakutan tetapi mereka tetap mengikuti langkah Gin dengan penuh harap sayang sekali kalau tidak pernah bertemu dengan Tuan Wira yang begitu murah hati ketika memasuki halaman Mereka melihat seorang pemuda yang tampan bersih dan memancarkan a yang berwibawa sedang berdiri tegka mtiga orang ituy mereka denganahersen dua temanmu ini bab 79 tatapan Bara dan Panca sontak berbinar orang di hadapannya ini adalah sarjana tingkat rendah kelak orang ini Mungkin saja akan menjadi pejabat pemuda ini sangat kaya hingga bisa memberi makan daging kepada ratusan orang dan bahkan

28:41 mengalahkan kepala desa dan polisi namun orang yang begitu kaya dan berkuasa ini malah bersikap begitu ramah terhadap mereka perlu diketahui selama ini tidak ada satupun Bos Besar ataupun tuan tanah yang pernah memperlakukan mereka dengan baik bahkan di desa harimau sekali pun ketiga pemimpin mereka juga tidak pernah menganggap mereka sama sekali padahal status mereka sama-sama adalah perampok tetapi mereka malah meremehkan panca dan Bara yang dulunya hanya pencuri kecil namun Tuan Wira ini berbeda dia bukan hanya tidak merendahkan mereka pria ini bahkan menyebut mereka sebagai teman dan berinisiatif menyapa mereka Kedua orang itu merasa seolah-olah Telah bertemu dengan sahabat mereka Tuan Mereka adalah teman lamaku sekarang sudah tinggal di desa harimau Gavin melanjutkan ada yang menyuruh desa harimau untuk mencelakaimu

29:29 kedua orang ini diutus untuk mencari informasi di sini kebetulan mereka bertemu denganku tadi sore mendengar ucapannya panca dan bar menjadi panik bar langsung berlutut Tuan Wira adalah orang yang sangat baik mana mungkin kami tega mencelakaimu kami akan mati mengenaskan kalau sampai mencelakaimu Panca juga berlinang air mata ketika berkata Tuan Wira Kak Jamal mengutus kami ke sini untuk mencari informasi kami juga tidak berdaya tapi bahkan harus mati Sekalipun Aku tidak mungkin akan mencel ai orang baik sepertimu Kalau tidak aku tidak akan punya keturunan orang baik Wira kebingungan mendengar ucapan mereka namun dia sudah mengetahui kondisinya secara garis besar selanjutnya dia buru-buru memapah kedua orang itu dan berkata berhubung kalian ini adalah teman gfin berarti kalian

30:14 juga temanku jadi Mana Mungkin kalian akan mencelakaiku bagaimanapun kehidupan kalian sebelumnya semua itu karena tekanan ekonomi kalau tidak Siapa juga yang mau melakukan pekerjaan yang berbahaya seperti itu benar ya Bara dan Panca buru-buru mengangguk dengan air mata yang mengucur deras Tuan Wira benar-benar paham terhadap mereka jika bukan karena tekanan ekonomi Siapa juga yang mau menjadi pencuri alasan ini benar-benar membuat mereka senang mendengarnya tutur bicara orang intelektual memang berbeda sambil menyeka air matanya Bara berkata pemimpin ketiga kami yang bernama Jamal menerima tugas ini dia memiliki 18 orang bawahan 8 orang untuk mengintai 10 orang adalah ahli bela diri semuanya dilengkapi dengan senjata Baju besi

31:00 serta 10 ekor kuda Kak Jamal merasa tidak puas dengan hadiah penangkapannya yang lebih rendah daripada kedua pemimpin lainnya kali ini dia ingin membunuhmu agar hadiahnya dinaikkan kamu harus pergi ke Kabupaten untuk bersembunyi dengan segera melihat rekannya menjelaskan semuanya terlebih dulu Panca juga menambahkan di Kabupaten ketiga pemimpin Kami adalah bur Ronan Jadi mereka tidak akan berani pergi ke Kabupaten Tuan Wira sebaiknya bersembunyi dulu di kabupaten benar Tuan Gavin juga membujuknya demi alasan keamanan sebaiknya kita pergi malam ini juga begitu tiba di kabupaten kita tidak perlu takut pada mereka lagi Ayo Wira menyipitkan matanya saat melihat tim lelayan tim penjual ikan tim pembuat sabun dan tim pembelian di luar pintu semua tim yang baru saja mereka bentuk

31:46 ini sedang berkembang Wira mengacungkan jarinya dan berkata Bagaimana jadinya kalau Jamal malah mencelakai mereka karena tidak bisa menemukanku mereka semua punya orang tua istri dan anak di saat seperti ini Tuan Wira Masih memikirkan orang lain benar-benar orang yang berhati mulia Bara dan Panca berlinang air mata Gavin terkejut sejenak dan menggenggam erat tinjunya dalam hatinya bertekad bahwa dia akan melindungi Wira bahkan jika itu berarti harus mengorbankan nyawanya Gavin Wira terdiam sejenak lalu berkata kedua temanmu ini telah memberikanmu begitu banyak informasi sudah pasti mereka tidak akan bisa lagi kembali ke desa harimau begini saja besok kamu berikan uang 100.000 Gaba kepada M untuk Meli rumah kecil di Kabupaten dengan begitu setidaknya mereka punya tempat tinggal

32:32 di Kabupaten aku akan memberikan kalian resep rahasia membuat bakso ikan kalian bisa menjualnya di kabupaten dan menetap di sana Sampai menikah dan beranak cucu dengan begini sudah termasuk menjalin persahabatan dengan kami tangisan Bara dan Panca semakin menjadi-jadi selama tinggal di desa harimau selama 2 tahun pemimpin mereka bahkan tidak pernah memberikan mereka uang sebanyak itu baru pertama kali datang bertemu dengan Tuan Wi mereka sudah diberi uang untuk membeli rumah dan bahkan diberi resep rahasia untuk berdagang orang ini benar-benar Berhati Mulia ah Gavin terkejut mendengarnya dia ingin memberitahu Wira bahwa meskipun hubungan mereka bertiga cukup baik Wira sebenarnya tidak perlu menghabiskan begitu banyak uang untuk mereka namun dia juga mengerti bahwa Wira adalah orang yang luar biasa setiap kata dan

33:17 tindakannya memiliki makna yang mendalam Brook panca dan Bara saling menatap dan langsung berlutut Tuan Wira kalau ada perintah dari Anda Kami akan melakukannya dengan seenap jiwa dan raga kami bahkan rela kembali ke desa tig Harimau dan menjadi mata-mata untukmu Wira menggelengkan kepalanya lalu berkata tidak bisa menjadi mata-mata terlalu berbahaya kalian adalah teman-temanku Mana mungkin aku membiarkan kalian mengambil risiko seperti itu kalian cukup membantuku satu hal [Musik] saja

Share

Ringkasan Video YouTube