Bahas Saham CDIA,, COIN, MERI Lagi Yuk!! Kok Bisa ARB Susah Jual dan ARA Susah Beli?? Ilmu Dasar??

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang fenomena saham CDI dan Mary di pasar modal. CDI mengalami kenaikan harga (ARA) karena permintaan beli yang tinggi, sementara Mary mengalami penurunan harga (ARB) karena tekanan jual yang besar. Investor diingatkan untuk berhati-hati dan memahami risiko, serta menyadari bahwa keuntungan yang belum direalisasikan masih bersifat ilusi.

  • CDI mengalami ARA karena permintaan beli lebih tinggi dari penawaran jual.
  • Mary mengalami ARB karena penawaran jual lebih tinggi dari permintaan beli.
  • Keuntungan yang belum direalisasikan masih bersifat ilusi.

Analisis Saham CDI: Mengapa Sulit Dibeli?

Saham CDI mengalami kenaikan harga (ARA) karena jumlah pembeli jauh lebih banyak daripada penjual. Banyak investor yang antri untuk membeli dengan harga tertinggi, namun hanya sedikit yang bersedia menjual. Akibatnya, investor baru mungkin kesulitan mendapatkan saham CDI karena harus mengantri panjang, bahkan ada prioritas untuk investor tertentu di beberapa sekuritas. Transaksi CDI hari ini mencapai 69 miliar dengan 46 juta lembar saham terjual, namun angka ini masih tipis dibandingkan dengan minat beli. Penulis memperkirakan CDI masih berpotensi ARA besok, namun sudah mulai sulit diprediksi karena ada indikasi TPI (entah apa itu) mulai menjual sahamnya.

Ilusi Keuntungan dan Risiko Jual Berebutan

Penulis mengingatkan bahwa keuntungan yang terlihat (floating gain) pada saham CDI masih bersifat ilusi jika belum direalisasikan dengan menjual saham tersebut. Investor harus menghindari menjual saham secara bersamaan (berebutan) karena dapat menyebabkan harga turun drastis, seperti yang terjadi pada saham Mary. Penulis menyarankan untuk menjual saham lebih cepat daripada menunggu target harga tertentu, untuk menghindari risiko tidak bisa menjual sama sekali. Penulis juga menyarankan untuk memperhatikan pergerakan pemain besar di pasar, yang dapat mempengaruhi harga saham secara signifikan. Jika pembeli sudah habis, harga akan kembali ke harga fundamentalnya.

Analisis Saham Mary: Mengapa Sulit Dijual?

Saham Mary mengalami penurunan harga (ARB) karena jumlah penjual jauh lebih banyak daripada pembeli. Ada antrian jual yang sangat besar, mencapai 900.000 lot, sementara pembeli sangat sedikit. Akibatnya, investor kesulitan menjual saham Mary karena harus mengantri panjang. Penulis menjelaskan bahwa ini adalah risiko bermain saham gorengan. Untuk bisa keluar dari situasi ini, investor berharap ada "pahlawan" yang bersedia membeli seluruh saham yang ditawarkan dengan nilai sekitar 31 miliar.

Harapan dan Realitas Saham Mary

Penulis menekankan bahwa untuk menyelamatkan saham Mary dari ARB lebih lanjut, dibutuhkan dana sekitar 31 miliar untuk membeli seluruh antrian jual. Namun, investor juga harus mempertanyakan motivasi orang yang bersedia membeli saham Mary dengan harga tersebut. Penulis mengingatkan bahwa investor yang membeli saham Mary di harga tinggi berisiko mengalami kerugian besar. Penulis juga menyinggung adanya keluhan dari investor yang menyalahkan pihak lain atas kerugian mereka, namun penulis menjelaskan bahwa investor seharusnya sudah membaca prospektus sebelum membeli saham IPO.

Peringatan dan Harapan

Penulis tidak membela pihak Mary, tetapi juga tidak setuju dengan investor yang menyalahkan pihak lain atas kerugian mereka. Penulis berharap ada "pahlawan" yang bersedia membeli saham Mary dengan dana besar. Untuk saham CDI, penulis mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati dan menyadari bahwa keuntungan yang belum direalisasikan masih bersifat ilusi. Penulis menyarankan untuk menghindari menjual saham secara bersamaan. Penulis memperkirakan CDI masih berpotensi ARA besok, namun tidak ada informasi mengenai potensi suspensi saham.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:03 I. Oke, guys. Bagi sama gua ya karena data gak bisa bohong ya. Oke. Hari ini tuh e Senin eh Selasa ya, Jon ya. Kalau gua enggak salah tanggal 22 Juli 2025 ya. IS hari ini pantau turun nih. Apa nih yang turun dadakan tiba-tiba nih di akhirnya? Gua enggak tahu apakah Big Bang enggak tuh. Big Bang biasa aja. Gua enggak tahu apa yang turun dadakan itu ya Jon ya. Oke ya, gua akan bahas lagi CDI Coin dan Mary ya. CDI Coin dan Mary. Nah, oke ya. Di mana kita lihat CDI ini arah lagi ya. Sedangkan Coin Suspens dan Mary ARB

0:51 seperti itu. Nah, ini ada ada hal menarik ya, Jon ya. Ee oke gua bahas dulu kena banyak orang nanya begini, "Jonn Jon, kenapa gua di CDI-nya kok kagak bisa beli ya?" Nah, itu demikian juga ini menarik nih kasusnya di Mary dia nanya, "Kok, Jon gua kagak bisa jual ya?" Gimana? Jadi gini Jon ya, lu akan cepat bangkrut di bursa Jon ya ketika lu hal sederhana gini aja lu enggak enggak mau belajar dan enggak paham gitu loh. Jadi selama ini apa yang lu lakukan gitu loh ya. Kenap maksud gua lu enggak ngerti kenapa lu enggak bisa dapat barang di di CDI misalnya ya. Itu

1:37 satu. Dan juga kedua lu juga enggak ngerti kenapa lu enggak bisa jual kalau di Mary seperti itu. Nah. Oke, kita baca di dulu ya sekalian untuk menjawab pertanyaan itu. Jon jangan sampai lu invest itu ya entah lu mau invest mau trading atau apapun itu lu harus ngerti dasar-dasarnya gitu. Jangan sampai lu enggak mengerti gitu. Terus kalau lu enggak mengerti itu gimana ya? Jadi gini Jon ini gua tetap ulang-ulang ya. Ya mungkin ya gua gua pahamlah dari tangkap orang itu beda-beda ya. Ada yang cepat memahami ada yang lambat itu sah. Wajar aja. Jadi ee kenapa ini ara ya? Kenapa dia ara? E karena orang yang mau beli lebih banyak daripada yang mau jual. J

2:25 mereka nih orang-orang yang taruh duit di sini 5 juta lot. Mereka nih taruh duit ngantri bawa duit. Duit yang dia antri ini duit. Mereka siap bayar di harga tertinggi ya yang ditransaksikan hari itu. Yaitu di harga arah hari ini ya. Ya, masalahnya yang punya barang kagak mau jual ya. Kalau mau jual ada dikit enggak banyak ya. Akhirnya ketika yang mau beli lebih banyak yang mau jual terjadilah ara gitu loh. Jadi lu harus ada bayangin nih ada satu meja pada ngantri mau beli antriannya banyak ya. Ada orang antriannya mungkin ada 20.000 antrian nih. 20.000 orang antri bawa duit mau beli tapi harus ngantri

3:10 atu-atu. Ngerti enggak? yang ngantri atu-atu masalahnya yang jual itu dikit gitu loh ya. Nah, kayak gitu loh. Nah, jadi ketika lu beli Jon mau beli ni saham ya lu ngantri W lu mungkin antrian yang ke berapa gitu loh. Mungkin lu dari 20.000 antrian lu antrian yang ke 15.000 mungkin. Nah, kayak gitu ya. Lu susah dapat barang. Bahkan konon katanya sekarang ada investor prioritas di sekuritas tertentu ya dia diduluin gitu loh. Ada kayak gitu-gitu Jon. Jadi lu akan susah dapat barang ya. Jadi karena apa? Yang beli banyak yang jual dikit gitu loh. Nah hari ini CDI transaksi udah 69 miliar nih. Ah cukup

3:58 tinggi ya. Dan hari ini yang total yang terjual itu ada 46 juta lembar. Berarti itu sekitar hmm 460.000 lot ya? Ya. Ya. 460.000 lot. Benar ya. Memang masih tipis ya dibanding yang mau beli. Cuman gua ingat terus kalau lu menurut lu besok masih ini kena umah belum sih? Belum ya? Belum kena umah kan. Nah itu aneh juga tuh. Kenapa koin bisa di suspen hari ini? Yang ini enggak suspen nih bareng. Aneh ya? Emang aneh gua enggak ya. Lu tanya aja apakah besok ini masih ara

4:46 sebenar ya se sebenarnya ya Jon menurut gua mau kemungkinan besar besok masih arah tapi gua udah mulai agak apa sih istilahnya ee sudah mulai sulit untuk mempredik ya karena hari ini ada ee si katanya TPI-nya ada jualan juga ya. Nah, jadi si ini jualan tadi jualan ya meskipun cuma jualan sekitar 28 juta lot ya sekitar 280 eh sori 28 juta lembar atau 280.000 lot kalau gua enggak salah ya. Artinya kalau misalnya si CD eh si sori TP-nya jualan berarti dia merasa sendiri harga ini udah harga yang oke buat dia ee lumayan jualan gitu loh.

5:32 TP-TP gitu loh. Nah itu itu lu jadiin faktor juga gitu. Gini Jon. Intinya hari ini kan lu banyak yang returnah ratusan pers ya. Nah, gua cuma ngingetin itu masilah ilusi. Kalau lu belum jual ini gua catat ya, itu semua masih ilusi kalau lu belum jual. Nah, jangan sampai nanti lu jual berebutan. Nanti jual berebutan terjadi kemeri. Ya, paham ya. Ketika pembelinya udah habis, lu bingung jualan. Nah, ini lu bingung jual ke mana. Jadi floating gain lo itu saat ini masih ilusi kalau lu belum jual. Pahamin dulu itu, Jon. Banyak yang

6:19 enggak paham di bursa. Masih nanya kenapa gua enggak bisa beli di sini. Nah, itu berarti masih banyak yang bingung. Sebenarnya gua cuma bilang, "Lucuan itu lu masih ilusi kalau lu belum jual." Nah, karena yang belum jual ini banyak, Joni. Nah, jangan sampai lu jual barang berebutan gitu. Maksud gua gini, menurut gua ya lebih baik lu jual kecepatan daripada lu nunggu target tertentu tapi nanti lu marah endingnya berebutan gitu loh. Di Mary gitu loh. Paham ya? Nah, tapi gua enggak tahu juga John. Jadi, ya pokoknya intinya kemungkinan besar tuh besok masih arah cukup tinggi ya. Kemungkinannya tuh berapa persen, Jon? Waduh, ini gua udah mulai susah nih, Jon. Ya, itu aja ya. Takut orang sudah mulai ramai jualan

7:05 seperti itu, ya. Nah, ketika ini sudah habis, intinya gini aja deh, Jon ya. Lu perhatiin aja di kiri ini nih. Takutnya ada pemain besar bawa lot gede jualan bret hajar di kiri ya. Eeah itu takutnya aja kalau ini udah habis di kiri ini. Nah barulah kalau barulah itu harga akan balik kalau ada bandarnya. Ya mungkin kalau memang ada bandarnya dan bandarnya jago dia bisa ngangkat lagi nih dari harga ini ya. Mungkin bisa ke 3.000 atau gimana kalau ada bandarnya. Kalau dan kalau bandarnya kuat gitu loh, tapi kalau ternyata enggak kuat ya udah balik ke harga Fundanya seperti

7:50 itu. Tapi kalau sampah PP umumnya dijagain ya di harga tertentu ya. Gua yang gua enggak tahu itu average lu cek aja average-nya dia berapa di situ. Nah, seperti itu ya. Nah, itu Jon. Jadi float ee ini lu masih ilusi Jon ya. Floating lu jangan sampai pas lu mau jual pembelinya habis gitu loh. Ngerti enggak? Jadi gini J, misalnya lu lu punya saham CDIA, lu dapat misalnya lu dapat R juta nilainya sekarang udah begger 6 kali ya atau 7 kali ya lu dapat R juta gitu. Sekarang secara posisi lu floating L eh floating gain R juta. Betul ya? E floating ya I ya. Nah lu perlu kalau lu

8:37 mau cuan R juta lu harus ada pembeli yang rela beli itu R juta gitu. Barulah ilusi lu ini terealisasi gitu. Jangan sampai nanti lu mau jualan niya enggak ada orangnya berebutan. Ya kayak gini di Meri orang mau jualan enggak ada eb terus gitu ya. Itu aja sih dari gua ya. Nah itu CDI ya begitu. Nah, sekarang untung Mary nih ada lagi ya orang nanya John, kenapa gua kagak bisa jualan? Ini dibalik logik logikanya kebalik Joni. Ini yang jualan banyak, antriannya banyak ya. Sampai berapa sih

9:23 nih? Ee Rp900.000 ya lot antriannya. Yang belinya kagak ada. yang beli kagak mau beli kalau ada dikit gitu loh. Jadi yang jual lebih banyak daripada yang dikit. Itulah ARB gitu loh. Nah, hari ini dia udah laku. Nah, hari ini cuman laku 1,8 miliar padahal kemarin 36 miliar kan. Nah, berarti ini hari ini yang laku cuman 4 berarti 40.000 lot doang ya? Enggak 40.000 lot doang. Lu bayangin enggak? Nah, yang yang mau beli hari ini pembelinya cuman 40.000 lot, tapi yang ngantri 900.000 lot.

10:11 Terjadilah ARB, Jon. Terjadi ARB gitu loh. Terus gimana, Jon? Kok gua jual-jual enggak laku? Ya lu harus bayangin antrian banyak nih. Mungkin ada 10.000 antrian nih, lu di antrian ke 8.500. atu-atu dulu kan misalnya ada yang mau beli dia ke atu dulu yang paling awal gitu loh. Nah, lu antrennya 8.500 misalnya ya lama gitu loh. Oh berarti parah dong Jonja. Iya emang begitu ya. Itulah resiko lu main gorengan kan gitu. Resiko lu main gorengan gitu loh ya. Terus survive-nya gimana Jon? Ya survive-nya lu doain aja tiba-tiba ada pahlawan.

10:58 Pahlawan bawa duit berapa nih? Rp900.000 itu lot ya Rp900.000 nih ya. Tambah lot dikali 410 ee Rp900.000 kali gimana? Gimana? Gimana? Tunggu-tunggu. Ini R900.000 kan? Iya, gua enggak salah nih. 900.000 lot di gede dong ya. 900.000. Hm. Ini kan Rp900.000. Nah, kali 410. Nah, ini ya.

11:46 Ya, 36 miliar ya. Iya, 36 miliar nih. Ya, lu doain ya. Gini Jon. Gimana cara ini bisa survive ya? 30an besok ARB berapa persen di harga hari ini Sam Meri? RB berapa? RB-nya 15% ya. Ya, 15%. Oke ya berarti lu doain aja besok ya 410 * 0,85 ya. Maka di harga gitu ya 348 ya 348 dikali

12:31 R900.000 ya. Nah, lu doain aja besok ada pahlawan yang punya duit 31 miliar gitu ya. Ya, 31 miliar nih si pahlawan ini makan semua lu punya barang. Nah, lu ketolong tuh enggak jatuh lebih dalam. Nah, itu aja. Lu doain aja. Ada orang yang punya 31 miliar besok ya. Atau terjadi total transaksi segitulah 31 M buat makan lu punya pada di kanan tuh ya. Lu selamat enggak enggak enggak jatuh lebih dalam ya. Tapi lu udah realis, loss lu udah kerealisasi seperti itu. Sekarang aja cuma 1,8 miliar. Kan lu bayangin enggak untuk ngabisin ini lu butuh 36 miliar nih besok nih. Tapi

13:19 transaksi hari ini cuma 1,8 miliar lakunya. Ya itulah ARB ya. Itulah ARB Jon ya. Nah, lu harus tanya juga si orang yang punya 31 M ini alasan dia apa? Ngambil di harnya 410 kalau bukan orang gila gitu ya. Untung dia apa? Beli di situ gitu lah. Kalau dia enggak merasa enggak ada untung ya dia enggak mau gitu loh Jon. Gitu loh ya. Itu dia cuman begitu doang sederhananya. nya banyak yang tidak mengerti gitu loh. Masih nanya kenapa gua enggak bisa jual gitu. Terus berarti gua kebantai berjilit-jilit dong Jon. Gua yang dapat di pucuk kemarin ya itu ya memang itulah

14:06 mengerikannya. Tutorial bangkrut dalam sekejap ya teruslah fomo gitu loh. Teruslah gitu. Bahkan gua udah bilang Mary berulang-ulang ya waktu itu dari masih arah-arah tuh transaksinya itu ada yang ini ada bitnya itu aneh menurut gua. Lu cek aja video gua banyak yang masih waktu masih gua bilang bat-nya Mary ini cukup aneh ya. Ya masa dia ada terus 300.000 di pasangan ini. Ini ini 300.000-nya real orang enggak nih atau jadi-jadian waktu itu tuh. Nah, buat mancing. Nah, itu kan lu enggak bisa nyala-nyalain, Jon. Katanya udah mulai

14:51 ada yang nyala-nyalain ya. Maksud gua komen-komen opo. Wah, katanya nih ya, katanya pasti gua yakin nih di situsnya Mary nih nanti udah mulai diating jelek nih sama ini yang antri gini J. Gua gini ya Jon ya. Lu tuh enggak bisa menuntut apapun ya, mau nuntut siapapun. Kenapa lu enggak bisa menuntut begitu? Karena sebelum IPO, ketika lu beli IPO ada tuh konfirmasi terakhir apakah Anda sudah membaca prospektus. Lu bilang berarti kalau lu sudah beli berarti udah gitu loh. Lu mau menyalakan OJK dan BEI atau si Mary-nya enggak bisa. Enggak bisa

15:38 ya. Pasti nih kan dikasih rating satu nanti kan. Mau Mary ini gimana nih bikin investor nyangkut gini gini gini gini ya itu meskipun gua juga tidak membela gitu tidak membela pihak Mary-nya gua juga tidak membela kan cuman gua enggak enggak etis aja gitu ya seperti itulah Joni ya jadi lu doakan aja Mary besok ada pahlawan dengan bawa duit 31 miliar makan lu punya barang ya mungkin aja si bandar siapa tahu ya siapa tahu doain aja ada heronya untuk CDI juga hati-hati gua cuman bilang ya lu sama-sama kan masih floating gini sama-sama masih ilusi gitu loh masih ilusi pasti nanti mau jualan jangan sampai lu berebut jualan seperti itu aja ya lihat aja besok gimana harusnya sih

16:24 kemungkinan besar ya Jun CD itu masih arah besok tapi udah kena uma belum enggak ada informasi ini kan sor ya gua lagi enggak ngikutin hari ini enggak ada informasi mau suspen kan oke guys samp lagi di video gua berikutnya karena data gak bisa bong Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube