BELAJAR DR ROBERT KIYOSAKI:PIKIRAN, RENCANA, TINDAKAN | TURBOCHARGE Q4 BERSAMA TUNG DESEM WARINGIN

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang cara cepat menjadi kaya dengan fokus pada nilai tambah, faktor kali, dan alat bantu. Dijelaskan juga perbedaan antara orang yang sukses dan yang gagal dalam bisnis, serta pentingnya memiliki rencana yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan.

  • Fokus pada nilai tambah, faktor kali, dan alat bantu untuk mempercepat kekayaan.
  • Orang sukses fokus pada nilai tambah dan faktor kali, sementara yang gagal tidak.
  • Rencana yang tepat sangat penting untuk mencapai tujuan keuangan.

Nilai Tambah dan Faktor Kali dalam Bisnis

Untuk menjadi kaya dengan cepat, seseorang harus fokus pada nilai tambah dan faktor kali dalam bisnisnya. Orang yang sukses selalu mencari cara untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan dan memperluas bisnisnya. Contohnya, pemilik bengkel yang sukses tidak hanya fokus pada perbaikan mobil yang cepat, tetapi juga memperluas lahan, menambah karyawan, dan bahkan membuka cabang atau franchise.

McDonald's Sebagai Contoh Faktor Kali

McDonald's adalah contoh perusahaan yang sukses menerapkan faktor kali. McDonald's bukan hanya perusahaan hamburger, tetapi juga perusahaan real estate terbesar kedua di dunia. Mereka mencapai ini dengan mewajibkan franchisee untuk menyewa lahan dari mereka di lokasi strategis, sehingga McDonald's mendapatkan keuntungan dari properti dan royalti.

Sistem Marketing, Kontrol, dan SDM

Ketika bisnis mulai berkembang, penting untuk memperhatikan sistem marketing, kontrol, dan SDM. Sistem ini membantu memastikan kualitas dan konsistensi bisnis, serta memungkinkan untuk ekspansi yang lebih cepat dan terukur. Sebelum membuka franchise, pastikan sistem sudah teruji dan terbukti berhasil.

Leverage Properti dan Go Public

Untuk meningkatkan kekayaan lebih lanjut, seseorang dapat memanfaatkan leverage properti. Dengan berhutang untuk membeli properti yang nilainya lebih tinggi, aset bersih akan meningkat. Selain itu, go public (IPO) juga dapat menjadi faktor kali yang signifikan, karena nilai perusahaan akan dinilai berdasarkan potensi pendapatannya.

Orang yang Celaka dalam Bisnis

Orang yang gagal dalam bisnis biasanya tidak fokus pada nilai tambah atau faktor kali. Mereka hanya ikut-ikutan bisnis yang sedang tren tanpa memiliki keunggulan yang jelas. Akibatnya, bisnis mereka tidak bertahan lama. Penting untuk selalu bertanya apa nilai tambah yang ditawarkan kepada pelanggan dibandingkan pesaing.

Alat Bantu dan Daya Ungkit

Alat bantu atau daya ungkit adalah faktor penting untuk mempercepat kekayaan. Menurut Robert Kiyosaki, daya ungkit terdiri dari pikiran, rencana, dan tindakan. Pikiran positif dan rencana yang matang akan membantu mencapai tujuan keuangan. Tindakan yang tepat, seperti berinvestasi di bisnis atau properti, juga penting untuk membangun kekayaan.

Rencana yang Lambat vs. Rencana yang Cepat

Robert Kiyosaki membedakan antara rencana yang lambat dan rencana yang cepat untuk mencapai kebebasan finansial. Rencana yang lambat meliputi menabung, bekerja keras, dan menghindari risiko. Sementara itu, rencana yang cepat meliputi menghasilkan uang dari investasi, menggunakan uang orang lain, dan mengontrol risiko. Contohnya, membeli grosiran lebih menguntungkan daripada membeli eceran.

Strategi Pensiun dan Jenis Penghasilan

Penting untuk memiliki strategi pensiun yang jelas, apakah itu melalui deposito, bisnis, properti, atau saham. Disarankan untuk mencari konsultan yang terbukti sukses di bidangnya masing-masing. Selain itu, penting untuk memiliki jenis penghasilan yang beragam, tidak hanya dari pekerjaan sebagai karyawan (employee) atau pekerja mandiri (self-employee), tetapi juga dari bisnis dan investasi.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 masif in Bapak Ibu. Kok Ibu kepengin kaya cepat? Kepengin apa, Bapak, Ibu? >> Kaya cepat cepat. >> Kaya cepat, Bapak, Ibu. Ini harus kita harus fokus membuat nilai tambah dan faktor kali serta alat bantunya, Bapak, Ibu. Alat bantunya apa, Bapak Ibu? Fokus nilai tambah dan faktor kali, Bapak Ibu. Sekarang saya kasih tahu, orang yang ceritanya celaka, Bapak Ibu. Jangan celakalah orang biasa, Bapak, Ibu. Orang biasa ketika dia bisnis dia fokus membuat nilai tambah tapi dia lupa faktor kalinya dia lupa alat bantunya. Contohnya bengkel Bapak Ibu orang yang biasa Bapak Ibu buka bengkel dia fokus nilai tambahnya apa? Oh saya mau servis saya lebih cepat dulu, Bapak Ibu nilai tambah ini Bapak Ibu servis lebih cepat, harga lebih murah bersaing. Ada promosi ini Bapak

0:45 Ibu gabung-gabungkan segala macam lebih bersih, lebih apa segala macam semua Bapak Ibu 24 jam itu ada ada nilai tambahnya. Banyak orang fokus kepada nilai tambah tapi lupa faktor kalinya. Faktor kali itu apa, Bapak, Ibu? Faktor kali itu begini. Ketika Bapak, Ibu mulai belajar misalnya buka usaha, kok Bapak, Ibu pengin kaya raya, Bapak, Ibu, Bapak Ibu harus selalu peduli faktor kali. Peduli faktor apa, Bapak, Ibu? >> Faktor kali. Maksudnya bagaimana? Kalau orang sudah buka bengkel ketika dia sudah mulai jalan, Bapak, Ibu, mestinya dia faktor kalinya siapa? Karyawan barunya lagi. Jadi, dia bisa terima lebih banyak mobil. Betul? Itu faktor kalinya dia. Lahan yang lebih luas. Betul. bengkel lain. Betul Bapak Ibu itu faktor kali. Kadian faktor kali Bapak Ibu orang yang pintar Bapak Ibu faktor kali dia pikirnya Bapak Ibu dia pikir jauh sekali satu bengkel jadi dua. Kalau

1:32 dua kurang modal atau resikonya masih sangat besar oke saya buka satu dulu dekat dengan rumah saya atau dekat dengan bengkelnya kemudian saya pelajari sistemnya begini. Ketika sistemnya sudah tahu orang-orangnya saya sudah bisa pilih yang bisa saya percaya buka lagi ketika enggak jauh tes begitu sistemnya. Pakai jalan mulai dijual franchise Bapak Ibu. Oke caranya bagaimana franchise? Model McDonald's Bapak Ibu. Sekarang saya mau tanya McDonald itu perusahaan apa, Bapak Ibu? >> Perusahaan apa, Ibu? >> Oke. Siapa yang ngomong bahwa McDonald's adalah perusahaan hamburger? Tidak ada loh perusahaan apa? Tuh ada cuma satu. Yang benar perusahaan apa, Bapak Ibu? >> Oke, Bapak Ibu. McDonald's adalah perusahaan real estate terbesar nomor dua di dunia, Bapak, Ibu. Satu-satunya

2:19 yang ngalahkan McDonald's hanya satu, Bapak, Ibu yang namanya Vatikan. Gereja di mana-mana seluruh dunia, Bapak Ibu pilihnya dari McDonald kalahnya sama Vatikan Bapak Ibu. Nah, gereja beli, beli beli beli, beli, beli hak milik, beli hak milik bangun gereja itu paling properti, paling gede di seluruh dunia. Nah, tapi Bapak Ibu McDonald nomor dua di dunia pemilik properti yang nomor dua paling banyak di dunia Bapak Ibu caranya bagaimana? ketika dia jual frentise dia kan dia syaratnya lihat M buka pasti tempat yang paling strategis betul >> kalau paling strategi saya mahal orang mau beli juga berat kita beli berat gak masalah kamu sewa aja sama saya betul enggak royal TV-nya Bapak Ibu dimasuk untuk uang muka berarti dia tidak pakai modal karena dia yakin bisnisnya mencetak uang betul Bapak Ibu mencetak uang Bapak Ibu cicilannya bank dari situ sendiri yang

3:05 dalam 15 tahun propertinya jadi miliknya dia. Betul. Oke, Bapak Ibu dia peduli faktor kalian. Bapak, Ibu mulai sudah bagus, Bapak Ibu. Bapak, Ibu cari cabang lagi, cabang lagi, Bapak, Ibu. Mulai satu, satu, satu. Ketika mulai cepat, Bapak, Ibu, Bapak Ibu harus mulai perhatian dari sistem marketing. Masih ingat Bapak Ibu? Sistem marketing. Sistem apa? >> Marketing. >> Yang kedua sistem kontrol. Yang kedua sistem apa? >> Kontrol. >> Yang ketiga, Bapak Ibu sistem SDM. Yang ketiga sistem apa? >> SDM. >> Oke. Kontrol marketing dan SDM. Ini Bapak Ibu ketika Bapak Ibu mulai, oke, sudah terbukti mulai tertulis Bapak Ibu mau naik buka satu lagi fres tes dulu Bapak Ibu. Saya pertama kali buka franchise di yang di Semarang, Bapak Ibu itu masih belum pas Bapak Ibu masih belum pas teknologinya ya. Oke kita perbaiki lagi. Dirim dulu perbaiki lagi nanti dibuka lagi. Tapi intinya B perbaikin perbaikin perbaikin dimulai. Setelah banyak Bapak Ibu sebenarnya

3:52 kalau pengin lebih kaya lagi ada caranya Bapak Ibu. Faktor kali Bapak Ibu. Faktor kali berikutnya apa? adalah Bapak Ibu sudah mulai properti baru ketika ambil properti nilainya berarti dapat leverage. Betul Bapak Ibu dapat leverage Bapak Ibu hutangnya gini misalnya Bapak Ibu hutang R juta Bapak Ibu tapi propertinya seharga R500 juta berarti nilai Bapak Ibu asetnya menaik jadi R00 juta. Betul ke grup pabrik Bapak Ibu Bapak Ibu dihitung R00 jutanya bukan R jutanya betul engak oke ketika itu Bapak ketika Bapak Ibu go publ Bapak Ibu akan jauh lebih kaya lagi karena faktor kali faktor apa, Bapak Ibu? Oke, semua tangannya begini semua, Bapak, Ibu. Semua tangannya begini. Ini adalah simbolnya apa, Bapak, Ibu? >> Ultraman. >> Simbolnya apa? >> Ultramen. >> Bapak, Ibu bingung ditanyain anaknya,

4:38 "Pak, itu gimana sih maksudnya, Pak?" Bapak, Ibu sini. Oh, Papa tadi belajar jadi Ultraman. Loh, kenapa? Lah, kalau Ultraman orang biasa belep langsung bisa terbang. Betul enggak, Bapak, Ibu? Mau faktor kali, Bapak, Ibu kan hasilnya jauh lebih cepat. Bapak Ibu akan jauh lebih cepat kaya. Nah, ini faktor kali. Nah, tapi orang yang celaka tadi Bapak, Ibu tadi ada orang biasa Bapak Ibu fokus nilai tambah. Orang yang celaka Bapak Ibu dia tidak fokus terhadap nilai tambah dan dia tidak fokus Bapak Ibu kepada faktor kalinya. Apa yang jadi buka? Oh, usaha bengkel. Ya sudah ikut usaha bengkel. Nilai tambahnya apa? Kelebihannya apa dari bengkel lain? Embuh itu biasanya tidak tahan lama Bapak Ibu. Mungkin dia punya nilai tambah paling dekat. Kalau paling dekat pun dia masih ada lingkungannya dia. Itu termasuk nilai tambah Bapak Ibu dekat. Tapi Bapak Ibu tidak punya nilai tahu, Bapak Ibu harus selalu kalau sekarang Bapak Ibu

5:23 sudah sekarang saya mau tanya siapa di sini yang pemilik bisnis? Mohon tangan pemilih bisnis. Nah, sekarang Bapak Ibu tanya kelebihan Bapak Ibu nilai tambah Bapak Ibu dibanding orang lain apa? Bapak Ibu tanya Bapak Ibu sudah tidak punya nilai tambah? Saran saya dua Bapak Ibu. Mulailah merubah atau menambah mulailah apa, Bapak Ibu? >> Merubah. >> Merubah atau >> tambah? >> Tambah Bapak Rubah atau tambah se Bapak Ibu punya nilai tambah Bapak Ibu masih sama Bapak Ibu sombong. Kenapa saya harus beli tempat Bapak Ibu? Ya toh yang paling celaka Bapak Ibu. Oh tadi yang celaka yang paling celaka Bapak Ibu orang fokus Bapak Ibu hanya faktor kali dan tidak peduli nilai tambahnya. Jadi ketika dia punya nilai minus dikalikan apa yang terjadi? >> Minus dikalikan sebanyak-banyaknya jadi berapa, Bapak Ibu?

6:09 >> Jadi minus. Contohnya Bapak Ibu ada orang yang belum apa-apa langsung dijual frances franchisnya rugi semua. Itu matiin orang banyak. Betul ibu. Dia kaya sih Bapak Ibu tapi banyak musuhnya. Betul. Jangan Bapak Ibu enggak bisa kita harus fokus nilai tambah. Nah alat bantu tadi Bapak Ibu alat bantu apa yang membuat kita kaya cepat Bapak Ibu? Selalu punya nilai tambah Bapak Ibu kalikan ini detailnya Bapak Ibu akan saya ajarkan di panen sharing perusan saya Bapak Ibu. Nah ini loh kayak cepat loh nilai tambah faktor kali dan alat bantu atau daya ungkit. Nah daya ungkit itu apa, Bapak Ibu? Kalau menurut Robertosaki ini versinya Robertosaki Bapak Ibu satu adalah pikiran. Satu adalah apa Bapak Ibu? Yang kedua adalah rencana. Yang kedua adalah apa, Bapak, Ibu? Rencana. >> Yang ketiga adalah tindangan. Yang ketiga adalah apa, Bapak, Ibu? >> Itu dibahas di yang retire Bapak, Ibu.

6:55 Tindangan kebiasaan Anda, uang Anda, real estate Anda, Bapak, Ibu, kertas Anda, bisnis kuadran B, Bapak, Ibu adalah bisnis yang jalan dengan atau tanpa kita, Bapak Ibu. Itu termasuk tindakan kita, Bapak Ibu. Pikiran Bapak, Ibu di sana, Bapak, Ibu sudah pasti, Bapak, Ibu. Kalau Bapak, Ibu berpikir bahwa itu tidak mungkin, Bapak, Ibu akan mendapatkan suatu hal yang tidak >> mungkin. >> Mungkin kalau bilang pasti bisa, maka pasti >> bisa. Belum tentu tergantung. >> Tapi lumayan enak mana? Belum tentu bisa atau sudah pasti tidak bisa? Enak mana? >> Belum tentu bisa. Kok ibu sudah mulai fokus saya pasti bisa ibu keluar jalannya kreativitasnya akan jauh lebih tinggi. Pikiran rencana Bapak Ibu ini Bapak Ibu yang dipermasalahkan si Robertusi. Seringkiali Bapak Ibu orang rencananya salah Bapak Ibu dari awal saya pensiun nanti miskin susah.

7:40 Itu rencana yang salah. Ada orang rencananya apa? Kerja keras Bapak Ibu rencananya cuma kerja keras loh. Pokoknya saya kerja keras. Betul Bapak Ibu. Seberapa cepat rencana Bapak Ibu untuk menjadi kaya? Ketika saya ditanya Bapak Ibu ngomong gini kalau ee kepenginan kamu punya pendapatan 100 juta US dalam 5 tahun berikutnya. Sekarang saya mau tanya Bapak Ibu, mau tidak Bapak Ibu dapat 100 juta US dalam 5 tahun ini Bapak Ibu? >> Mau. >> Siapa yang mau angkat tangan? Angkat tangan saya. >> Nah, kemudian saya juga ditanya, "Terus sudah punya rencana belum?" Belum. >> K saya bilang, "Belun ya kamu dalam masalah besar."

8:28 Oke, Bapak Ibu, saya diungi saya sangat kepengin memberi, Bapak, Ibu. Jadi kalau saya senin belum bisa molor enggak karu-karuan karena saya mau memberi sebanyak mungkin. Jadi Bapak Ibu rencana yang lambat ini Bapak Ibu rencana yang cepat Bapak Ibu di sana ada nabung itu lambat rencana cepat menghasilkan uang Bapak Ibu menghasilkan uang Bapak Ibu dari saham Bapak Ibu itu cepat sekali Bapak Ibu Bapak Ibu mau nanti jam 0.00 Bapak Ibu masih bisa jam .00 juga bisa di sari parasi Bapak Ibu. Oke. Ini menghasilkan uang gaji tinggi Bapak Ibu itu rencana yang lambat Bapak Ibu. Arus kas Bapak Ibu cash flow Bapak Ibu karena cash flow bisa bentuk di mana pun. Terus kemudian rencana yang lambat Bapak Ibu investasi uang sendiri Bapak Ibu. Rencana cepat pakai uangnya orang lain Bapak Ibu. Rencana yang lambat Bapak Ibu menghindari risiko Bapak Ibu. Rencana yang cepat Bapak Ibu mengontrol risiko

9:14 Bapak Ibu. Rencana yang lambat beli eceran. Rencana yang cepat Bapak Ibu membeli dalam jumlah besar Bapak Ibu misalnya buku Bapak Ibu standar akuntansi Indonesia tahun '99 waktu itu saya beli semua, Bapak Ibu sabu pek toko lain gak bisa toko lain harus ambil di tempat saya jadi grosir. Betul dapatnya lebih murah Bapak Ibu toko lain jual ambil saya untungnya kelihatan tetap untung banyak betul enggak daripada jual eceran. Betul enggak? Saya beli Bapak Ibu grosiran membeli saham Bapak Ibu rencana yang cepat adalah menjual saham Bapak Ibu rencana lama Bapak Ibu pergi ke sekolah rencana cepat pergi ke seminar ini yang ngomong Robertosaki kalau enggak percaya baca sendiri beli oke oke karena Bapak Ibu akan belajar lebih cepat oke berikutnya Bapak Ibu ringkasannya daya ungg Bapak Ibu apa strategi untuk pensiun saya sekali lagi Bapak Ibu mau pensiun pakai deposito

10:00 pakai bisnis Bapak Ibu bisnis dengan cara itu atau Bapak Ibu mau pakai properti Bapak Ibu atau pakai saham Bapak Ibu. Saran saya Bapak Ibu selalu cari konsultan Bapak Ibu yang sudah terbukti. Oke, cari konsultannya masing-masing Bapak Ibu yang terbukti di properti Bapak Ibu. Kemudian seberapa cepat kata-kata atau ide saya Bapak Ibu idenya lambat ya jadi lembat. Kemudian saya punya jenis penghasilan apa saat ini Bapak Ibu di employee self employee bisnis atau investor Bapak Ibu? Maukah Bapak Ibu pensiun dengan seperti itu? Kalau enggak, Bapak, Ibu, Bapak, Ibu sudah harus cintanya mulai bertindak Bapak, Ibu untuk mengcreate usaha yang di sebelah yang Bapak Ibu inginkan.

Share

Ringkasan Video YouTube