SISTEM IMUN MUKOSA Part 1

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang sistem imun mukosa, menjelaskan bagaimana sistem ini melindungi permukaan tubuh, khususnya di area mukosa dan gastrointestinal. Video juga menggali aspek-aspek pembuatan sel dan regulasi sistem imun.

  • Menjelaskan sistem imun mukosa dan perannya melindungi tubuh.
  • Menggali tentang organ limfoid dan fungsinya dalam sistem imun.

Pendahuluan Sistem Imun Mukosa

Dalam bagian ini, penyaji memperkenalkan topik sistem imun mukosa dan memotivasi penonton untuk mendukung saluran dengan cara menyubscribe. Dia menjelaskan bahwa materi ini diambil dari presentasi saat semester 1, dan diharapkan dapat memberikan manfaat.

Subjek Utama dalam Sistem Imun Mukosa

Penyaji menjelaskan subjek-subjek yang akan dibahas terkait sistem imun mukosa, termasuk perlindungan permukaan mukosa, sistem imun gastrointestinal, sistem imun bawaan (innate immunity), dan sistem imun adaptif (adaptive immunity). Dia juga mengungkapkan pentingnya memahami peran sel-T dalam respons imun dan mekanisme regulasi dalam keseluruhan sistem pencernaan.

Organ Limfoid dalam Sistem Imun

Di sini, penyaji membahas tentang organ limfoid, menjelaskan apa itu dan bagaimana sel-sel limfoid terbentuk dan berfungsi. Dia menyebutkan adanya dua jenis organ limfoid dalam tubuh yang berperan penting dalam sistem kekebalan, memberikan konteks mengapa pemahaman tentang organ ini sangat penting untuk mengetahui bagaimana sistem imun bekerja.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hai Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam imunologi welcome to my channel guys sebelum kalian menonton video ini ada baiknya kalian tekan tombol subscribe dulu ya agar sama -sama kita mendukung video ini dan memberikan manfaat bagi semuanya Oke guys pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menjelaskan mengenai sistem imun mukosa coba menjelaskan mengenai sistem imun mukosa ya sebenarnya ini adalah salah satu materi presentasi saya waktu semester 1 sih ya semoga bisa bermanfaat oke langsung saja kita lihat apa itu sistem imun mukosa oke sebelum itu saya ingin menunjukkan apa saja subjek yang akan kita

0:50 pelajari pada sistem imun mukosa Pada sistem imun mukuasa, yang pertama itu kita akan mempelajari bagaimana sistem imun mukuasa itu melindungi permukaan dari tubuh kita, khususnya di permukaan mukuasa. Kemudian bagaimana sistem imun gastrointestinal kita, kemudian bagaimana innate immunity -nya, adaptive immunity -nya, kemudian bagaimana peran sel T, dan juga yang terakhir bagaimana regulasi. bagaimana regulasinya dalam saluran pencerahan kita selalu saja sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita tahu dulu organ

1:35 -organ limfoid yang ada di tubuh kita jadi organ limfoid itu apa sih? organ limfoid itu adalah suatu organ dimana sel -sel turunan limfoid ini dibentuk bertempat tinggal gitu maksudnya apa? ya maksudnya dari mana sih sebenarnya limfoid itu berasal nah, jadi ternyata ada dua organ limfoid kita yaitu yang pertama primary limfoid organ atau yang primer, kemudian yang sekunder nah yang primer seperti yang kita ketahui selotnya pertama kali dibentuk itu di dua tempat, yaitu di bone marrow dan juga di thymus. di dua tempat, yaitu di bonmerow dan juga di timer Nah, di sini pertama kali sel T itu dibentuk dan juga diseleksi. Kalau di bone marrow itu

2:24 ada sel B, di thymus itu ada sel T. Jadi, di sini pertama kali mereka diberikan pendidikan. Jadi, sama seperti manusia, sel juga ada pendidikannya. Jadi, hanya yang lulus saja yang bisa ke jenjang selanjutnya. Dan jang setelanjutnya, seperti itu. Nah, seperti itu. Jadi, yang lulus dari sel T mus dan juga. Jadi, yang lulus dari sel timus dan juga bone marrow ini, mereka akan pergi ke organ lymphoid sekunder. Untuk apa? Untuk melakukan respon imun, untuk melindungi tubuh kita. Ada dua tempat, sebenarnya secara umum, ada yang berkapsul dan juga yang tidak berkapsul. Untuk yang berkapsul itu, seperti limpenote dan juga limpa atau spline. Mungkin kalian tidak asing lagi apa itu limpenote. Mungkin kalian tidak asing lagi apa itu

3:09 limfenotnya, atau bahasa Indonesia itu kelenjar getah bening. Di kelenjar getah bening ini, di sana banyak berkumpul sel -sel limfosid. Tentunya untuk mempresentasi antigen yang ada di jaringan. Jadi, ketika mereka ada di jaringan, mereka akan bermigrasi ke limfenot itu untuk mempresentasi antigen. Nah, sama sih dengan splint, tapi splint ini biasanya untuk antigen -antigen yang berada di darah. Jadi itulah kenapa sering orang mengatakan bahwa di hati itu tempat menetralisasi toksin, tempat menghancurkan antigen, mikroba, karena di hati itu ada, di dekatnya itu ada spleen. Nah di spleen inilah tempat

3:55 penghancuran antigen itu sendiri. Nanti kita lihat bagaimana prosesnya. Nah ini menarik karena pada tempatan kalian. Ini menarik karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas ini. Mulk atau Mucus Associated Lymphoid Issue, jaringan lymphoid yang berhubungan dengan mukosa. Tentunya dia untuk mempresentasikan antigen ada di mukosa. Kenapa kita harus mempelajari sistem imun mukosa? belajar sistem imun mukosa karena seperti yang kita lihat disini ini adalah jenis -jenis kematian yang disebabkan oleh penyakit yang menyerang mukosa atau infection

4:42 agent yang menyerang mukosa, yang pertama itu ada infeksi seluruh pernafasan akut jadi infeksi ini adalah yang terbesar, jumlah kematiannya itu sekitar 4 juta Jadi, ini sampai tahun 2016 sebenarnya ini. Oh ya, saya lupa tulis citasinya. Ini adalah dari buku Genway. ini diterbitkan tahun 2016. Dan ini, dia mengatakan bahwa tertinggi itu adalah infeksi pernapasan akut, sekitar 4 juta. Kemudian ada penyakit diare, HIV AIDS, 2 juta. Kemudian tuberculosis, misless, kemudian misless, kemudian nopping cough, nyoping cough, hepatitis B juga penyakit -penyakit yang berhubungan dengan cacing. Nah, ini semua adalah penyakit

5:30 yang tidak bisa kita anggap remeh. Karena kita tahu bahwa setiap mikroba itu untuk masuk ke tubuh kita tentunya harus melalui mukosa. Oke, mukosa. Mari kita lihat mukosa seperti apa. Nah, ini dia. Yang pertama, kita lihat sistem imun mukosa seperti apa sistem imun mukosa seperti yang melindungi permukaan tubuh kita nah disini ada seluruh pernafasannya seluruh pernafasan itu juga ada sistem imun mukosanya dimana saja disini ada di trachea, ada di dan juga di paru -paru jadi disitu banyak sekali mukosa makanya tidak heran ketika kita terinfeksi

6:16 suatu Infeksi suatu, katakanlah virus ataupun bakteri yang membuat kita menjadi batuk ataupun bersin -bersin. katakanlah virus ataupun bakteri Nah, biasanya kita pasti mengeluarkan lendir. Nah, lendir itulah yang disebut cairan mukos, yang dihasilkan oleh sistem imun mukosa untuk merespon patogen tersebut. Ya, tentunya untuk dimusnahkan. Nah, makanya bisa menjadi salah satu marker tingginya infeksi atau parahnya infeksi. jadi semakin banyak mukosa maka... semakin banyak patogen yang ada di saluran pernapasan kita oke selanjutnya ada saluran pencernaan di gastrointestinal tract nah ini yang nanti akan kita bahas

7:01 gastrointestinal tract itu mulai dari oral cavity atau di mulut, jadi sebenarnya di mulut itu sudah ada perlindungan mukosa kemudian masuklah ke esofagus masuklah ke stomach atau lambung, masuk ke intestin. Nanti yang akan saya bahas itu ususnya di intestin. Selain itu, ada juga di urogenital tract, seperti di uterus, bladder, vagina. Tentunya bisa kita lihat bahwa seluruh seluruh yang ada di tubuh manusia itu pasti di lindungi bukosa. Coba lihat. Mulai dari mata, pokoknya yang berlubang. Intinya yang... bisa dimasuki makanan bisa dimasuki udara, debu dan lain sebagainya itu biasanya ada mukosanya ya iya, kalau tidak ya pasti mikrobannya lolos gitu

7:52 oke, kalau lebih seperti itu next aja dulu nah ini adalah sistem imun yang berada di usus seperti yang saya katakan tadi kita akan fokus ke usus Disini menarik karena diusus adalah tempat berakhirnya, makanan yang kita makan, disini menarik karena di usus adalah tempat ataupun ketika kita akan mengeluarkannya, memasukkannya, semuanya berakhir diusus. Jadi, usus itu adalah suatu organ yang sangat -sangat vital bagi kita, karena melalui usus, kesehatan kita ditentukan. Ya, entah itu mau cerdas, mau bodoh, semuanya ditentukan diusus. dan semua bodoh semuanya ditentukan di usus karena ternyata bakteri -bakteri komensel yang ada di usus itu juga dapat mempengaruhi otak kita yang gak percaya, nanti kita

8:41 lihat oke nah, disini bisa kita lihat usus kita itu terbagi menjadi 4 kurang lebih 4, yang pertama ada intestinal lumen atau lumen usus itu adalah permukaan yang berada di atas sel epitel usus. jadi sebelum ke sel epitel itu, ada lumen usus. ini banyak dihuni oleh bakteri -bakteri komensal, probiotik, ada juga bakteri patogen, ada juga bakteri dari makanan, banyak ya. Ada mukus juga, ada IGA, sekretori. Ya, pokoknya banyak lah. Kemudian ada epitelmukosa. kemudian ada epitelmucosa

9:28 ini yang ini yang seperti apa ya seperti itulah ya jadi disini ada fili ya, fili usus tau ya untuk menyerap makanan, menyerap nutrisi kemudian ada intraepitelial limfosid jadi limfosid yang masuk di sel epitel pokoknya di selah -selah sel epitel itu dia ada kemudian ada juga sel dendritik ini sel dendritik, kemudian ada antimikrobial peptida juga ada sel penat, ada sel M ada sel gobladnya, pokoknya banyak ya tentunya mereka mempunyai peran -peran yang berbeda nah

10:16 biasanya di usus itu kebanyakan yang berperan adalah sistem imun inet nah kemudian ada lamina propria ini banyak dihuni oleh sel -sel limfosid, meskipun ada juga beberapa sel makrova oke ada juga, nah ini adalah limpenote yang ada di usus kita, jadi berbeda dengan limpenote yang ada di jaringan lain kalau yang diusus itu namanya mesenteric limpenote namanya mesenteric lymph node atau draining lymph node yang gak tau kenapa namanya seperti itu jadi nanti antigen -antigen yang di uptake itu seperti ini akan dipresentasikan ke mesenteric lymph node

11:02 ini juga ada pair patches, jadi pair patches ini juga tempat berkumpulnya lymphoid cell yang mana nanti ada namanya juga darah follicle, nah disini biasanya banyak dihuni sel -sel limfosit B oke next dulu ya kita lanjut disini ada sistem imun inet pada saluran penjaraan kita nah jadi ini semua yang berperan pada sistem imun inet kita yang pertama ada intestinal epithelial cell jadi sel -sel epithelusus atau sel goblet itu berperannya untuk mensekresikan

11:51 mukus jadi mukus ini adalah suatu substansi yang berfungsi untuk mendorong atau menghancurkan mikroba -mikroba patogen yang ada di usus mukus sekresi, makanya Tidak heran kalau kita terinfeksi tidak keharan kalau kita terinfeksi Influenza, virus influenza itu Kita mempunyai banyak cairan kan Cairan di mulut, di hidung Untuk mengeluarkannya Kemudian ada Cell epitel absorptive Biasanya itu dia mensekresikan sitokin Kemudian ada Microfold cell M Cell M ini biasanya Untuk menguptek antigen yang ada di lumen atau sampel antigen yang ada di lumen jadi dia itu seperti apa ya,

12:40 yang dilihat lah kemudian ada sel panet, sel panet itu berfungsi untuk mensekresikan antimikrobial peptide seperti beta -defensin alpha -defensin, kemudian produksi C -type lektin juga dia produksi kemudian ada subset dendritic cell itu dendritic cell itu berfungsi untuk, ya tentunya, untuk mesampli antigen juga, jadi dia mirip dengan M -cell, cuma nanti badannya dia itu proses aptek antigennya itu sangat unik, jadi dia nanti bisa menembus sel epitel kita menggunakan tangannya yang menjulur keluar, gitu ya. Pokoknya nanti lihat gambarnya, unik nanti dendritic cell.

13:28 Kemudian dia juga berada di lamina propria mengaktik antigen juga di lamina propria kemudian ada fiscus physical barrier mengeluarkan musin ini sama dengan mukus juga kemudian kebanyakan respon ini diinduksi oleh PRR jadi sama ya seperti konsep awal ada PRR, ada PAM ketika PRR dan PAM berikatan maka akan menghasilkan suatu respon imun jadi PRR ini biasanya oleh sel host kita, sel tubuh kita dan mikrobial ligan atau PAM ini ada pada bakteri kemudian TLR dan LN

14:16 diekspresikan oleh sel epitel jadi bagaimana respon imun tubuh kita itu dapat mengenali patogen -patogen mengenali patogen -patogen komensal, ternyata di selepiter itu juga punya LR dan NLR sehingga selepiter ini apa ya dia bisa mengenali patogen -patogen yang menguntungkan maupun yang patogen yang menguntungkan maksudnya bakteri menguntungkan dan bakteri patogen tentunya untuk mempromosikan memastikan respon imun, baik itu membatasi inflamasi ataupun meningkatkan inflamasi, tergantung dari bakteri yang dipresentasikan. Kalau bakteri komensal, dia akan menghambat inflamasi. Sebenarnya ini proses yang sangat menarik, nanti saya akan bahas.

15:03 Kenapa sih bakteri komensal yang ada di tubuh kita itu tidak menimbulkan kerusakan bagi tubuh kita. Tidak mengindustri respon imun. Tidak membuat kita menjadi sakit. Ternyata ada di peranti regmantik, T regulator ini akan kita bahas next dulu kemudian kita masuk di sistem imun adaptif yang ada pada saluran pencernaan kalau tadi inet, sekarang yang adaptifnya jadi seperti yang kita ketahui, adaptif itu kan tentunya diperankan oleh sel limfosit khususnya limfosit T yang berperan banyak disini nah disini juga diperankan oleh sistem imun humorale sistem imun humoral itu seperti antibody

15:49 nanti antibody yang umumnya itu biasanya IGA kemudian untuk yang diperankan oleh sel itu biasanya oleh sel efektor TH17 nah ini karena apa? karena TH17 itu banyak berperan untuk menghadapi antigen bakteri atau yang dari bakteri jadi kita ketahui bahwa di usus kita itu ada berpuluh -puluh triliun ya, triliun bakteri, nah makanya disini sel TH17 sangat dibutuhkan kemudian mekanisme utama untuk mengontrol surat imun itu adalah menguraui aktivasi sel TH regulator nah ini

16:34 membuat tubuh kita tetap hemostasis gitu, artinya tidak perlu banyak inflamasi untuk antigen -antigen yang harmless atau yang bersahabat gitu tubuh kita tetap hemostasis gitu nah ini adalah anatomi dari selimun adaptif sebenarnya ada dua yang berperan, itu ada perepages, jadi di perepages ini perepages banyak sekali di sana mengandung sel -sel seperti selimfosit B, selimfosit A seperti sel limfosit B, sel limfosit T -helfer, ada juga sel volikuler dendritic sel, dan juga makrofak. Selain itu ada juga sel M, nah ini yang saya bilang tadi. Sel M itu dia mirip -mirip, mirip -mirip makrofak sih,

17:22 mirip -mirip dendritic sel, tapi dia tuh memfagosit tidak untuk menghancurkan gitu, artinya dia hanya membantu jalannya bakteri ini Tentu jalannya bakteri ini untuk sampai ke lamina propria. Nah, di sini nanti dipresentasikan oleh dengeritik sel ke sel T helper. Jadi, dia berperan sebalik endositosis dan juga phagocytosis. Tapi tidak membunuhnya, hanya melalui transitosis saja. Maksudnya, hanya membuat bakteri ini untuk menembus lamina propria. nah ini adalah cara -cara transport antigen yang dilakukan oleh sel epitel ya misalkan ini adalah sel M nah ini

18:09 sorry sel epitel, jadi dia itu bisa masuk melalui enterosid atau masuk aja gitu, gak perlu apa -apa masuk aja nah biasanya ini tentunya menggunakan reseptor ya, kemudian dia bisa men -transpor antigen melalui FC -R neonatal, atau FC reseptor neonatal jadi di permukaan epitel itu ada reseptor FC ya, reseptor FC itu seperti yang sudah saya bahas kemarin FC itu berada pada molekul imunoglobulin jadi, saya juga kurang tahu ini imunoglobulin apa yang jelas pada neonatal seperti neonatal, itu mereka mempunyai ini sehingga untuk mentransportasi

18:58 mentransportkan antigen itu mereka menggunakan reseptor ini, kemudian dibawa ke sel dendritik oke, selanjutnya transfer yang tergantung apoptosis, jadi bisa ditransfer asalkan selnya apoptosis dulu, jadi antigennya pintar, untuk melalui menembus usus ini menghancurkan dulu sel epitel ini, sehingga seakan -akan dendritic sel ini akan membersihkan sel ini, padahal secara tidak langsung dia juga ikut masuk cerdas memang, patogen -patogen ini nah ini adalah bagaimana perbedaan makrofag dan dendritic sel dalam menanggapi menganggapi

19:45 antigen lihat bahwa antigen itu ditangkap oleh makrovac nah ini yang saya bilang tadi sangat unik jadi makrovac itu dia mempunyai kemampuan untuk mengaptek antigen dengan cara seperti ini jadi dia tahu karena tubuhnya besar dan tidak ada celah makanya dia memipihkan jarinya pseudopodosnya atau jari -jari semunya ini untuk mengaptek antigen jadi, ya itulah kecerdasannya ya, kemudian dia akan mempresentasikannya ke dendritic cell jadi dia mempunyai CX3 -CR reseptor 1 dendritic cell

20:31 mempunyai CX3 -CL1, jadi ini ligan untuk ini sehingga mereka dapat berkomunikasi ya sama kayak manusia ya mereka mempunyai mulut, mempunyai telinga, ya sama. mereka mempunyai mulut, mempunyai telinga Mereka juga menggunakan reseptor dan lidan untuk berkomunikasi. Karena mereka tidak punya mulut, tidak punya telinga, makanya menggunakan sinyal. Kemudian bisa juga di -attack via sel goblad. ini, seperti yang sudah saya jelaskan tadi, dia menghasilkan mukus ataupun juga substansi -substansi antimikroba. Kemudian bisa juga melalui dendritic cell yang ada di intraepitel. Kemudian bisa juga melalui dendritiksel yang ada di bawah.

21:16 Oke, next. Nah, ini dendritic cell, bagaimana dendritic cell dapat menguptek antigen? Kurang lebih seperti ini. sebenarnya mirip juga ya, mirip sama sel makrofak tadi. dia juga bisa menjulurkan tangannya melalui sela -sela sel epitel ini untuk mengatakan antigen, atau antigen sendiri yang masuk ke sela -sela sel epitel ini. Ya, jadi sebenarnya ini antigennya sudah sangat kuat ya, karena kita ketahui bahwa di sela -sela sel epitel ini sebenarnya ada ikatan yang namanya adhesion junction dan juga tight junction. jadi ikatan ini Nah, jadi ikatan ini itu sangat erat. sehingga menghambat antigen untuk masuk, tetapi

22:06 ketika dia sudah dirusak atau di -degradate antigen biasanya masuk aja gitu langsung jadi nanti dari sini ketika dia mengupload antigen, dia akan mempresentasikannya ke sel T, khususnya sel T helper jadi apapun itu, biasanya deneritic cell ke sel T helper dulu untuk membentuk respon imun adaptif tentunya untuk membentuk oke ya, sekian dan terima kasih sebenarnya masih ada video lanjutan tapi akan saya lanjut di video berikutnya jadi jangan lupa di like dan di subscribe Wassalamualaikum Wr. Wb

Share

Ringkasan Video YouTube