0:42 13 Juni 2026. Dan pada malam hari ini, cuy, gue sedang berada di Kabupaten Bogor ya, melanjutkan vlog gue tadi sore. Jadi, tadi sore itu gua menelusuri sebuah gereja dan rumah pendeta yang sudah lebih dari 15 tahun terbengkalai. Dan pada malam hari ini gua mau mencoba untuk uji nyali dan mungkin menginap di rumah pendetanya kalau gua bisa tidur. Kalau gua gak bisa tidur ya udah selesai ngonten gua pulang, cuy. By the way, gua memulai vlog di jam 10. malam, ya. Kita akan menuju ke arah gereja. Jadi di samping gereja itu ada sebuah rumah yang juga sudah terbengkalai. Informasi yang gua dapat, rumah itu dulunya dihuni oleh seorang pendeta.
1:27 Jadi bisa dikatakan mungkin pendeta ini adalah seseorang yang menjaga dan merawat gereja ini. Lucunya gereja ini terletak di tengah hutan, cuy. Gokil. Memang masih e enggak terlalu jauh sih ya dari jalan raya dan enggak jauh juga dari pemukiman warga. Cuma agak membingungkan gitu ya. Ada seseorang yang membangun gereja di tengah hutan seperti ini dan akses jalannya tuh ini sebenarnya bawahnya tuh jalan beton, tapi mungkin karena sudah lama tidak dilalui oleh manusia, jadi sudah ketutup nih sama semak-semak. Bismillahirrahmanirrahim. Ini tuh tangga-tangga nih, tapi udah enggak kelihatan ya tangga-tangga. Ya, posisinya ada di sana. Dan di sini
2:13 nih ada setapak ke arah bawah. Mana ya jalan setapaknya ya? Jadi di bawah sana itu ada sungai tuh banyak pohon bambu, cuy. Wow. Bismillahirrahmanirrahim. Tadi sore kan gua udah sempat bikin konten survei ya. Sebenarnya gua juga udah pernah ke sini, cuy, sekitar 3 tahun yang lalu kalau enggak salah. Tapi waktu itu explornya malam doang. Nah, gua penasaran pengen bikin konten sore dan enggak ada salahnya lah ya malam hari. Oh, ini nih ya. Enggak ada salahnya malam hari gua bikin konten uji nyali sekaligus eh mungkin sambil nge-camp. Bukan nge-camp sih ya, karena gua enggak bawa tenda jadi cuma sekedar
3:00 istirahat gitu ya, rebahan. Dan kalau gua bisa tidur sih mungkin gua akan bermalam. Nah, di sini tuh ada jalan setapak, cuy, ke arah bawah. Kita coba turun dulu deh ke bawah. Bismillahirrahmanirrahim. Feeling gua sih ini ke arah sungai karena dari sini sudah terdengar suara arus sungai. Tapi gua sama sekali belum pernah ini ke bawah sini. Wih, jalannya naik lagi ke atas. Wah, lumayan ya. Jauh nih ke bawah. Nanti balik lagi gua nanjak dong. Oh iya benar. Wow. Gila kanan kiri pohon
3:46 bambu men. Kalian paham lah ya mitosnya Neng Devy itu sering banget atau favorit nongkrong di pohon bambu. Huh. Asalamualaina wadillihin. Apakah ada Neng Devi di sini? Nah, katanya menurut mitos neng Devi itu favorit nangkring di atas pohon bambu. Jadi lucu di Indonesia ini ada beberapa mitos. Kalau pocong itu sukanya
4:34 nangkring di pohon pisang katanya. Nah, kalau Neng Devi ini nangkringnya di pohon bambu. Entah juga sih ya. Hanya sekedar mitos, cuy. Gua sendiri belum pernah membuktikan gitu ya. Explore ketemu pohon bambu dan lalu melihat ada kuntil anak atau Neng Devi yang nongkrong di atas pohon bambu. Begituun pocong gitu ya. Kalau ketemu pohon pisang gua enggak pernah tuh ngelihat ada pocong. Ih astagfirullahalazim. Itu apaan? Oh, ini bekas orang bakar-bakar. Mungkin sambil masak-masak kali ya. Mungkin habis mancing nangkap ikan,
5:21 terus masak-masak di sini. Tadinya gua pikir ada sesajen atau mungkin orang lagi melakukan ritual gitu ya. Ini dia sungainya. Huh. Dan menurut kabar berita yang gua dapat, katanya sungai ini sungai angker, cuy. Ya, daerah sini tuh dikenal sebagai daerah yang cukup wingit. Karena dulunya sungai ini dijadikan tempat untuk pembuangan mayat di era kolonial, cuy. Dan sampai di tahun 2026 masih dianggap wingit karena memang dari sini sepi banget, cuy. Walaupun lokasi ini kan dekat sama e daerah-daerah tempat wisata puncak, ya. Kalian tentu tahulah ya di Bogor, Kabupaten Bogor, puncak itu ramai sama wisatawan baik dari luar negeri
6:08 ataupun dari wisatawan lokal dari Indonesia. Tapi di tempat ini atau di daerah sini ya, itu sepi banget. Jarang ada orang yang lalang ke sini. Tapi kayaknya masih ada beberapa orang yang mungkin datang ke sini untuk memancing, cuy. Karena gua melihat ada bekas bakar-bakar dan ada juga daun pisang. Tuh, ini daun pisang kayaknya bekas ngeliwet kali ya. Orang mungkin bakar pis apa bakar ikan terus ditaruh di atas daun pisang ini. Dan memang di sini banyak pohon bambu lagi. Seram banget. Ih, masih panjang jalan setapaknya ke sana Men. Oh cuy lihat cuy.
6:56 Sutra bekas ini udah enggak ada. Wah, gila sih. Berarti pernah ada orang datang ke sini berbuat mesum sama pasangannya, cuy. Wah, ini jalan setapak masih panjang ke sana ya. Ah, udah ah, kita fokus ke arah gereja aja. Tapi sumpah tempat ini seram, Men. Apalagi e menurut sejarah dulu sungai ini dijadikan tempat pembuangan mayat di era kolonial Jepang, cuy. Wah, serius. Ini seram sih. Oke,
7:42 balik. Lu kebayang enggak sih tempat wingit seperti ini dan dijadikan tempat apa itu? Astagfirullahalazim. Wah, ngeri ular gua. Gila ya, tempat seperti ini loh dijadikan tempat mesum, tempat aselole. Enggak masuk akal benar-benar ya kelakuan orang zaman sekarang. tempat kayak begini dijadikin tempat untuk berkembang biak ini. By the way, gua salah jalan kayaknya. Bener enggak sih gua jalannya? Aduh, ngeri nyasar gua. Maksud gua tuh
8:29 kayak lu enggak bisa pas sewa hotel gitu kalau mau mesum. Hotel Oyo paling cuma Rp100.000-an. Bahkan apa itu? Kalian dengar enggak tadi? kayak suara kayak suara binatang tapi binatang apa ya? Huh. Yah. Gila emang manusia zaman sekarang udah enggak tahu tempat. Kalau hasrat udah di ubun-ubun di tempat wingit seperti ini pun sikat. Gua bahkan pernah loh nemuin Oyo harganya per malam itu cuma Rp40.000.
9:16 Ya, lu enggak bisa gitu sewa hotel kenapa harus berbuat mesem di tempat seperti ini? Gila sih. Tapi gua akuin sih nyalinya gokil. Ceweknya juga mau aja lagi. Bahaya loh. Ngeri gancet doang gua tuh. Oke, gua sudah berada di depan e rumah pendeta ya dan gerejanya tuh ada di samping rumah ini sebelah sana. Kita explore dulu area rumah pendetanya. Salam wad shihin. Uh sudah 15 tahun lebih bahkan mungkin 17 atau 18 tahunan. Karena terakhir kali gua ke sini sekitar 2 atau 3 tahun yang
10:02 lalu. Saat itu info yang gua dapat rumah ini sudah terbengkalai kurang lebih 15 tahun. Dan kalau ditambah dengan tahun saat ini di 2026, kemungkinan rumah ini diperkirakan sudah terbengkalai 17 sampai 18 tahun, cuy. Dan kondisinya seperti ini. Ada tangga di sini untuk naik lantai du. Asalamualaikum Bad Shihin. Ini ruangan belakang. Ke belakang sini udah hutan ya. Oh. Oke, kita masuk lagi ke dalam. Ada satu ruangan lagi di sini. Kamar.
10:48 Oh, ini tembus lagi ke ruangan sebelah. Rumahnya lumayan besar ya. Asalamualaikum. O B Sihin. Ini area toilet. Ada pintu belakang. Dari sini kita bisa melihat ya posisi gerejanya. Itu gerejanya. Tapi nanti aja dulu. Mungkin agak malam-malaman ya gua explore daerah gerejanya. Masih jam 10-an. Nanti tunggu mungkin di jam jam 12an gua akan explore lagi ke arah gereja. Jadi, gua mau stay dulu di
11:34 rumah pendeta ini. Oke. Eh, staynya di sini kali ya yang agak bersih. Enggak bersih juga sih. Ini kotor ini.
12:23 airpah Ah.
14:22 Bismillahirrahmanirrahim.
15:18 Oke, Teman-teman. Waktu sekarang sudah menunjukan pukul 12 5 menit. Langsung aja kita explore ke arah gereja. Bismillahirrahmanirrahim. Jadi gerejanya itu tepat berada di samping dari rumah pendeta ini, cuy. Ah ah. Dan jalannya tuh agak menurun ya karena di sini ternyata ya pernah terjadi longsor. Oh. H. Nah, enggak jauh dari sini juga ternyata
16:04 di samping gereja tuh ada pemukiman warga loh. Kalau enggak salah dulu seingat gue waktu gua ekspor ke gereja ini tuh enggak ada pemukiman warga. Ini kayaknya rumah-rumah baru pada dibangun deh. Oke, kita turun ke bawah. Bismillahirrahmanirrahim. Dulu seingat gua tuh gereja ini tuh benar-benar sendirian. Yah, ini dia gerejanya. Lihat, cuy, sebelah sini udah longsor. Agak ngeri sebenarnya gua masuk ke dalam gereja tuh. Huh, gokil. Dulu gua seingat gua ya, gua masuk di pintu ini nih, tapi sekarang udah enggak mungkin ya masuk lewat pintu ini.
16:53 Dan ada dua lantai ya, bisa naik lewat tangga. Tapi tadi sore eh gua enggak berani untuk naik ke tangganya karena memang rawan longsor. Ya, kita masuk ke dalam gerejinya. Bismillahirrahmanirrahim. Ah. Asalamualaikum wadill shihin. Wow. Wah, bahaya banget, Men. Lihat ini dasarnya aja udah amblas ya. Huh. Gila. Perasaan dulu waktu gua baru datang ke
17:39 sini sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu belum seperti ini deh. Karena seingat gua, gua masuk lewat pintu ini nih. Tapi sekarang ya udah enggak bisa lewat pintu ini karena tanahnya amblas, longsor. Dan tangganya tuh ada di sini nih. Tuh ini tangga. Huh ambles juga. Ngeri, men untuk naik ke atas tangga. Ya, sebenarnya sih kemungkinan masih kuat ya, karena ini tangganya tangga beton. Tapi gua enggak berani ngambil resiko ya. Takutnya pada saat lagi hari sial tiba-tiba ambles rubuh dan ya dalam jangka waktu 3 tahun aja udah
18:25 banyak perubahan. Tanahnya udah mulai amblas, banyak yang longsor. Feeling gue 5 tahun lagi mungkin gereja ini udah benar-benar rubuh mungkin ya. Wow. Tapi memang dari dulu ini udah enggak ada atapnya sih dari dulu. Dari pertama kali gua datang. Ah, okelah kita keluar lagi. Entah mungkin gua lupa atau mungkin gua enggak ngeh kali ya. Ah, ternyata memang ada pemukiman warga dekat dari gereja. Karena seingat gue dulu itu ee gereja
19:10 ini sendirian ya, tapi mungkin karena gua enggak nge kali ya. Okelah teman-teman, kayaknya vlognya cukup sampai di sini. Gua memutuskan untuk tidak menginpama sangat tidak nyaman, cuy nginp di sini. Kotor banget tempatnya. Hah. Enggak mungkin gua bisa tidur dengan nyenyak di tempat terbengkalai seperti ini, cuy. Okelah, Teman-teman, kayak segitu dulu vlog gua pada malam hari ini. Thank you banget buat Teman-teman yang udah join nonton vlog ini di awal sampai terakhir. Kasih gua jempol ke atas jika Teman-teman suka dengan video seperti ini. Dan buat teman-teman yang baru berkunjung di Bucin TV, support gua dengan cara aktif subscribe supaya channel ini semakin berkembang dan terus menghibur. So, akhir kata nama gue Davi dari Kabupaten Bogor. Salam goi. Peace.