0:00 Saya kebetulan ditugaskan di badan anggaran itu lebih menyakitkan lagi. Kenapa? Karena saya melihat ratusan triliun dana harus dibakar untuk mensubsidi energi. Masih diskusi ini. Kenapa? Karena ini akan membuat orang-orang yang dalam singgahsana bisnis di migas akan terganggu. Yang sudah mapan dan nyaman. Yang sudah mapan dan nyaman. Hari ini saya sudah diundang beberapa institusi negara di kementerian segala macam ngajak sharing. Pak Bambang. Ngajak sharing. Maksudnya sharing gimana tuh? [tertawa] Dia enggak melakukan innovation dia enggak apa-apa. Terus sharingnya gimana? Iya. Apa yang Pak Bambang sampaikan itu mengklarifikasi kekhawatiran anak-anak saya. Tiba-tiba anak saya WA yang ayah ay aman kan ya gitu. Saya juga teraru. Eh tapi dalam konteks solusi saya kira ya sudah kita harus ambil resiko. Apapun resikonya sudah saya perhitungkan. Dan buat saya Pak kalau dalam bahasa perjuangan agama ini jihad untuk umat.
0:46 [musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman-teman. Jumpa lagi di channel ini, channel yang ingin terus-menerus menegakkan kewarasan. Alhamdulillah hari ini saya bukan di geruduk tapi saya minta sahabat saya ini hadir karena kita sedang akan membuat revolusi. Bukan revolusi untuk menjatuhkan kepemimpinan tapi revolusi di bidang energi. Kawan saya ini bernama Kang Mulyadi. Apa kabar? Baik, alhamdulillah. Asalamualaikum, Pak. Bambang. Memang harus rapi terus begini. Aduh. [tertawa] Kalau saya memang di sektor keuangan ya harus harus ramping. Teman-teman, Kang Mulyadi ini adalah
1:32 salah satu anggota DPR. Dia dari fraksi Gerindra. Siap. Baru saja dipindahkan dari Komisi 6 ke komisi 11. Komisi di mana ada Pak Purbaya. Tapi yang saya mau cerita bukan soal itu. Kang Mulyadi ini saya biasanya manggil Kang Mue itu membantu orang-orang hebat dan dahsyat membuat revolusi energi terutama di bahan bakar. Baru-baru ini dia membuat atau launching apa namanya? Baby boss. Bobby Boss. Bahan bakar orisinil buatan Indonesia, Bos. Bahan bakar orisinil buatan Indonesia, Bos. Apa [tertawa]
2:18 dan bagaimana Bobi Bos? Ini kita akan diskusikan ya. Kang Mul berapa tahun sudah jadi anggota dewan? Saya alhamdulillah ini sudah diamanati periode ketiga, Pak. Mudah-mudahan terakhir sajalah sudah cukup dapil dapilnya di mana? Dapil Kabupaten Bogor, Pak. Kebetulan dapil tempat kelahiran dan banyak itu meliputi mana aja ya? Kabupaten Bogor ya. Di Indonesia itu satu-satunya dapil yang satu kabupaten itu hanya Bogor, Pak. Karena penduduknya, Pak, 6 juta lebih. Dan di situ juga ada pil keras ya. Keras, Pak. Banyak petinggi-petinggi orang-orang hebat, Pak. Belum lagi ada kediaman presiden gitu kanan presiden. Oke. Teman-teman, Indonesia membutuhkan 1,4 juta kiter BBM dan Indonesia sudah menjadi net importir BBM
3:04 dan kebutuhan ini terus meningkat dengan seiringnya jalan tahun berjalan. Revolusi industri membuat energi dan BBM yang murah itu menjadi keniscayaan. Dan baru-baru ini Kang Mul di 2 November mlaunching Bobi Boss. Bisa diceritain enggak ni sih, Kang? Nih ini sejak tahun 2014 kan sebenarnya, Kang Mini sudah teriak-teriak mengenai revolusi energi ya. Betul. Betul. Betul. Itu bagaimana ceritanya itu sampai? Jadi saya adalah salah satu dewan yang masuk di periode awal Partai Girindra Berkiprah dari 26 saya menjadi salah satu. Kemudian ee partai menugaskan saya ee masuk di
3:51 Komisi 6 yang bermitra salah satunya dengan Menteri ESDM PLN dan Pertamina lah ya. Nah, dalam konteksnya karena kita dalam waktu itu adalah partai oposisi, kita lebih keras untuk menganalisa dan mendalami setiap materi ee kebijakan pada saat kita rapat di sana. Karena background saya keuangan gitu, saya dari dunia pasar modal. Kita nganalisa dengan cara kita terindikasi ada sesuatu yang tidak clear. H maka pada saat 2014 itu tidak clear dan tidak clean ya biasanya tidak clear dan clean, kan. Nah, tapi karena kita pakai oposisi kita suarakan saja. He. Saya bilang revitalisasi energi Indonesia itu bukan isu, tapi yang menjadi hal penting di Indonesia itu harus revolusi energi. Saya bilang dalam konteks kebijakan, anggaran dan
4:37 seterusnya orientasinya itu harus betul-betul mer. Pada saat itu orang ngomongnya revitalisasi ya, bukan bukan revolusi. Iya. Cuman pembenahan-pembenahan aja. Padahal saya bilang ini harus diriset ulang. Saya bilang kan kenapa ya? Dalam tanda petik waktu itu kan kita sempat menjadi negara eksportir masuk ke OEX, tapi kemudian defisit energi kita menjadi semakin besar karena kuat apa namanya ee produksi kita menurun terus gitu tapi konsumsi kita meningkat terus. Nah, artinya apa? Kita harus mengimpor. Pada saat mengimpor apa yang terjadi? Kita harus mengeluarkan devisa dan kemudian dalam prosesnya kita harus mensubsidi gitu gitu Pak. Nah, itu yang periode sampai ee 2014. He. Tapi dalam periode 2019-2024 saya kebetulan ditugaskan di badan anggaran itu lebih menyakitkan lagi. Kenapa? Karena saya melihat ratusan triliun dana
5:23 harus dibakar untuk mensubsidi energi gitu. Oke. Nah, saya makin keras walaupun tidak terdengar gitu untuk ngomong revolusi energi ya, tapi saya berjuang terus gitu, Pak. Saya kira dari awal itu. Oke, Kang Mul ini kan ee Bobby Boss ini kan kayak nampar orang gitu ya. He dirilis terus pek gitu, Teman-teman. Hari ini Kang Mul tuh dapat telepon bertubi-tubi. Ada banyak orang mau datang dan bertemu dan kemudian kalau ngelihat media itu bahasanya itu masih negatif sebenarnya. Ini luar biasa tapi dia mengatakan ini klaim gitu kan kayaknya seolah-olah gitu ya. Itu emang belum dibuka semuanya informasinya atau bagaimana Kang? Jadi izin Pak Bambang konteksnya saya dipertemukan Allah kepada satu apa
6:12 beberapa anak muda yang sebenarnya mereka itu sedang ketakutan, Pak. Kenapa? Karena setahun yang lalu hampir 2 tahun yang lalu mereka baru balik dari Brazil. Mereka loloslah dari hasil uji ee karya mereka, inovasi mereka terkait energi, bahkan mereka ditawarkan untuk pindah warga negara. Hm. Kemudian mereka mempertimbangkan untuk tidak merespon itu. Lalu ketemu dengan saya. Saya bilang, "Lah ini nyambung ini." Saya bilang ini pertemuan dari Allah nih. Kan. Kenapa? Karena ternyata apa yang mereka temukan itu sangat menjadi jawaban lah buat K dan itu cocok dengan passion-nya kamu sejak 2014 itu. Ya. Cocok. Iya. Lalu saya jamin mereka sudah selamatkan Indonesia jadi solusi bangsa ini, jadi solusi energi Indonesia. kita
6:58 terus diskusi. Akhirnya dalam konteks ros ya kita bereskan dululah paten inovasinya, paten mereknya bahkan kita sudah mendapatkan sertifikasi dari Lemigas dan hasilnya luar biasa. Kita lalu masih diskusi ini kenapa? Karena ini akan membuat orang-orang yang dalam singgahsana bisnis di Migas akan terganggu yang sudah mapan dan nyaman. Sudah mapan dan nyaman ya. Nah, pada saat ada temuan kemudian meledak terkait mafia-mafia migas Indonesia, saya kira ini saatnya kemudian Indonesia harus cari jawaban yang paling pas. Di rapat terakhir sebelum di 11 saya di Komisi 6, Pak Bambang. Di Komisi 6 saya rapat dengan Pertamina. Dalam satu paparannya di Rut Pertamina menyampaikan bahwa mereka sedang mengembangkan dual growth strategi ya. Jadi strategi dual growth pertumbuhan strategi.
7:45 Nah, salah satunya adalah mereka akan konsern untuk kemudian melakukan proses-proses program dekarbonisasi. Artinya peluang untuk energi non fosil akan dikembangkan. Lalu saya challenge gitu. Kasih ruang itu. Saya bilang kenapa? Karena anak-anak muda Indonesia kalau dikasih ruang itu mereka bisa berinovasi. Padahal saya sudah punya gitu ya. Bahwa ini sudah ada jawabannya saya kan. saya buka dulu wacana opini ee pemerintah untuk membuka ruang itu gitu. Apa jawaban mereka? Pertama ya seperti biasa, Pak Jenderal ee Bapak-bapak mohon maaf. Jadi intinya adalah mereka ingin supaya ya existing bisnis tetap berjalan. Tapi yang yang non fusilnya pun Heeh ya bukan tidak diperhatikan tapi mungkin agak kurang atensi buat saya. Nah, buat saya setelah itu ya sudahlah. Kemudian muncullah krisis-krisis dalam tanda petik misalnya kualitas BBM,
8:32 harga, kemudian ada lagi yang terakhir ada di Jawa Timur atau apa gitu yang rusak segala macam. Nah, waduh ini kayaknya si sudah habis ditahan lagi nih saya bilangnya. Ya sudahlah. Nah, saya karena ini menyangkut kebijakan yang sangat strategis dan berdampak luar biasa ya saya mlaunchingnya ya sudahlah di dapil saya dulu aja. saya bantu dulu masyarakat tidak apil untuk bisa mendapatkan ya katakanlah keringanan biaya hidup mereka terutama terkait kos ee transportasi. Saya launching dan saya kaget ternyata masyarakat itu merindukan ini ya merindukan kualitas dan harga yang ekonomis. Ternyata itu terus-menerus seperti bola salju dan akhirnya dico-cover oleh media-media nasional. Yes. Dan hari ini pas tribun ke tempo mulai
9:18 cover itu. Hari ini saya sudah diundang beberapa institusi negara gitu kan di kementerian segala macam ngajak sharing. Pak Bambang ngajak sharing terus maksudnya sharing gimana tuh? [tertawa] Dia enggak melakukan innovation dia enggak apa-apa. Terus sharingnya gimana? Iya itu dia dia nanya-nanya ini bahan bakar segala macam apa gitu ya. Kita batasi duluah. Iya kan kita ingin negara hadir. Kalau misalnya ini menjadi solusi ya silakan kita bicara. Tapi konteksnya kita harus menghormati temuan-temuan sahabat-sahabat kita nih apa anak-anak Indonesia yang membanggakan ini. Jadi kenteknya kita enggak bicara detail dulu. Kalaupun ke depan akan ada pembicaraan bahwa ini akan menjadi program pemerintah pusat, kita senang gitu. Kenapa? Karena buat saya subsidi energi itu sudah bakar uang. Kenapa? Kan kalau subsidi energi itu kemudian dialihkan untuk peningkatan pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan, gaji
10:05 guru, dan segala macam, itu kan ratusan triliun yang dibakar setiap tahun. Jadi tuh kayak kayak ini ya, Kang. Kita lagi tight fiskal kan. Fiskal tight itu. Jadi dengan duit yang terbatas maka program prioritasnya itu harus betul-betul untuk kepentingan masyarakat kan. Betul. Nah, dengan begitu muncul ini di mana itu dulu dipakai untuk subsidi. Apakah subsidi itu bisa disch segera, dialihkan, direlokasi? Kenapa? Karena saya kira kalau misalnya negara untuk menutupi defisit segala macam kemudian berimprovisasi fund rising ya mohon maaf ya misalnya ada ada peningkatan pajak segala macam itu enggak fair justru sudah di depan mata subsidi ini akan hilang gitu kemudian bisa dialihkan untuk ee sektor-sektor yang negara sangat butuhkan masyarakat ada tiga hal cuma saya mau masuk dari yang pertama suka atau tidak suka
10:53 Presiden Prabowo harus membuat kebijakan berkaitan dengan Bobby Boss ini Ya sudah ditelepon belum? Jadi tadi Pak Bambang izin saya mengakses kepada kekuasaan walaupun kami partai berkuasa, kami tetap harus hati-hati karena kan beliau sedang fokus untuk bagaimana negara ini kemudian rapiah ya. Nah, saya tidak mau kemudian ini menjadi masalah di tingkat nasional kemudian masih terombang aming. Saya sudahlah saya lapor kepada negara, kepada presiden gitu bahwa saya ingin menjaga masyarakat dulu. He. Maka konteksnya kalau misalnya launching di dapil untuk membantu masyarakat di dapil sebagai bagian dari pertanggungjawaban saya untuk menjaga masyarakat. Kemudian yang menjadi atensi
11:38 Pak Prabowo kita terbuka gitu maksudnya. Yes. Tapi kemudian kita juga tidak langsung ditelan mentah. Silakan dianal silakan diuji dan set silakan diuji diverifikasi gitu. Tapi Kang kalau yang maksudnya di dapil dulu di launching itu sekedar launching aja atau sudah mulai diale up untuk tingkat lokal itu? Iya. Jadi kita ingin apa namanya memastikan dulu bahwa kita memenuhi regulasi karena kan di tata kelola migas kan mungkin ada regulasi izin produksi, izin edar dan segala macam. Nah, untuk bicara investasinya ya kita tadi Pak setelah misalnya regulasi kita penuhi, kita diskusi kemudian kita bisa follow up, mungkin sudah banyak loh, Pak yang mau invest ke kita, kita yang nolak gitu kan. Takutnya mereka tidak semangatnya tidak sama, Pak, untuk membantu negara gitu. Jadi yang sedang dilakukan adalah memenuhi
12:25 semua persyaratan i secara untuk bisa melakukan produksi massal terhadap ini. Betul. Itu yang pertama. Terus yang kedua, hari ini kan ada duit yang digelontorkan oleh Menteri Keuangan dan itu juga ada lembaga yang menggantikan fungsi BUMN. Oke. Dan tentara. He. Harusnya lembaga seperti ini sensitif ya. Iya. Karena apa? daripada dia membiayain konglomerasi yang ratusan miliar itu kalau dia membiayai ini once membiayai ini itu selesai sel sebagian persoalan bangsa betul belum lagi bahan baku dari energi ini bisa ditemukan di manapun Pak karena berbasis nabati Pak ya kan dan konteksnya ini sudah saya suarakan Pak di dan antara investasi
13:10 karena waktu itu kapan tuh Kang jadi kita diundang untuk presentasi terhadap produk ini mungkin 2 bulan yang lalu, Pak ya. Tapi belum ada jawaban. Ya sudah kita yang penting sudah lapor diri bahwa kita ada temuan anak-anak terbaik Indonesia sudah menciptakan karya ini. Nah, saya sampai ingatkan ya mohon maaf ya kita ngerti bahwa projek-projek yang sedang masuk ke pipeline-nya Danantara kan mohon maaf masih sebatas kajian dan green pill lah ya maksudnya masih harus pedalaman-pendalaman ngaji enggak khatam-khatam tuh. [tertawa] Belum lagi yang lucu apa? Saya kira Pak, saya tahu nih, Pak ini ada deviden yang masuk ke Danantara dan idol gitu loh. Ah ya kan sementara itu di luar R00 triliun yang kemarin B digelontor luar Pak. Di luar saya ngikuti itu sudah deviden dari mana,
13:56 dari mana sudah masuk ke danantara tapi masih idol. Tapi kemudian eh action untuk merespon potensi solusi ini ya mohon maaf masih belum mendapatkan atensi ya sudahlah kita improvisasi di dapil saja gitu. He. Dan saya enggak mau ikut-ikutan kelas para dewa di ataslah gitu kan. Yang penting dapil saya. Artinya Kang M ini sudah berupaya berikhtiar sebaik yang bisa dilakukan dan kalau melihat respon seperti itu ya lebih bagus memuliakan orang-orang yang memang ada di dapil itu kan. Terus yang ketiga Kangul di semua invention yang menimbulkan revolusi He. Itu pasti akan ada pukulan balik. Iya. Baik pukulan balik itu dari orang yang tidak ingin kenyamanannya diganggu, dari karangan mafioso yang ingin mendapatkan keuntungan lebih, maupun
14:42 dari orang-orang yang sebenarnya menganggap saya mau bilang orang hasad gitu ya, orang hasad itu banyak seperti itu. Sejauh mana ini sudah disiapkan untuk di apa ya di dikelola supaya tidak menjadi serangan yang mematikan? Jadi jadi apa yang Pak Bambang sampaikan itu mengklarifikasi kekhawatiran anak-anak saya, Pak. Hm. Tiba-tiba anak saya WA ya aman kan ya gitu. Saya juga teraru eh tapi dalam konteks solusi saya kira ya sudah kita harus ambil resiko. Maka dalam kesempatan podcast dengan Pak Bambang ini saya sampaikan sudahlah kasihan rakyat ya kan kita sudah lama ya saya merinding Pak. He. Rakyat di Kabupaten Bogor di dapir saya Pak masih ada yang WA minta makan. Masyaallah
15:27 3 hari enggak aku beli beras saya ngebatin dan enggak mungkin saya kan bukan kuasa pengguna anggaran, Pak. Saya cuman parle bicara menyerap aspirasi menyampaikan kemudian tidak difollow up ya saya harus cari jalan. Nah artinya apa? Variabel apa yang bisa membuat masyarakat kami di Dapil bisa segera mendapatkan apa yang dikatakan kesejahteraan, kemerdekaan, Pak. Maka apapun resikonya sudah saya perhitungkan. Dan buat saya, Pak, kalau dalam bahasa perjuangan agama ini jihad untuk umat. [tertawa] Kang Mui kita tadi bicara macam-macam, kita belum bicara produknya. Sekarang kita Bobby Boss namanya itu sangat keren ya. Bobby Bos. Keren ya. Bobby Boss. Kenapa namanya Bobby Boss
16:12 tadi Pak? Karena ini solusi, saya ingin mencari perhatian presiden sebenarnya. Kenapa? Karena di lengkaran kekuasaan kan saya walaupun di satu partai ya mohon maaf kan kita tahu dirilah Pak untuk mengakses kuasaan. Nah sebenarnya awalnya nama bahan bakarnya itu Bobi Pak lebih cenderung kepada kucingnya kesayangan Pak Presiden. Saya baru mau bilang ini nama kucing apa nama anak mantum. Iya [tertawa] maf enggak apa cuman masalahnya pada saat saya si Bobi itu saya bilang singkatan nih bahan bakar orisinil buat Indonesia. Nah. Oke. Lalu pada saat mengurus paten ee merek ternyata Pak Indonesia itu memang kreatif Pak karena mungkin itu nama kesayangan kucing presiden gitu. Cepat banget ya. Sudah ada yang mempatenkan tuh nama Bobi Pak. Wis. Tapi enggak pakai bos. Enggak pakai bos. Lalu kita mikir lagi,
16:58 "Wah, ini harus tambahin apa dong ya supaya lebih gampang dikenal dan cepat di memori masyarakat dan familiar." Ya udahlah kita tambahin bos aja lah. Kenapa? Ya intinya secara harfiah kita ingin bahan bakar kita menjadi bos, Pak. Pemimpin, Pak. Iya. pemimpin dan kita menjadi eksortir lagi. P iya iya iya. Tapi sebenarnya bahan bakar ini apa ini? Ini kehebatannya apa? Itu tolong kalau konteks kehebatan kami sudah mengurus sertifikasi dari Lemigas, Pak. Satu-satunya badan yang bisa mengeluarkan hasil lab terkait produk-produk e bahan bakar itu dari Lemigas untuk solarnya. Kemudian bahkan untuk bensinnya kita RON-nya 98,1. secara kualitas untuk dikonsumsi mesin-mesin ee CC tinggi sekalipun ini sangat bagus, Pak. Belum lagi kehebatannya adalah
17:44 ramah lingkungan, Pak. Kenapa? Karena pada saat beberapa kali pengetesan bahkan ada tim yang meminta supaya tolong yang solar tentang apaak ya tolong coba mendekat ke knapot perih enggak ke mata gitu. Terus gimana lihat enggak ada enggak asap hitam segala macam. Nah dan terakhir Pak insyaallah harganya jauh lebih murah dibandingkan yang BBM sekarang. Saya langsung searching nih. Ada empat kehebatannya. oktannya tinggi. Betul ya? Iya. Karena dengan oktan tinggi ini ya akhirnya rasio kompresi dan bahan bakar menjadi lebih lebih bersih dan performa mesin jadi hebat. Iya. Emisi hampir nol, Pak. Nah, emisi kedua, emisi itu bicara soal ramah lingkungan kan sebenarnya dengan ramah lingkungan ini dia tidak menyumbang polusi dan ini kompatibel dengan tren global, tren global bahan bakar.
18:31 Itu yang kedua. Yang ketiga, bahan bakunya lokal. nabati dan mudah diakses. Dan mudah diakses. Tentu saja harus dirahasiakan dan tidak mungkin ini harus dirahasiakan. Dijaga. Ini memang dapur ini harus dijaga kan. Tapi yang yang menjadi menarik dengan bahan bakal yang bersifat lokal maka potensi distribusi lokal menjadi sangat fleksibel. Sangat fleksibel. Bisa dilakukan di mana saja itunya. Bahkan saya sudah menghubumi Menteri Koperasi Pak. Saya bilang, "Pak Menteri, koperasi Desa Merah Putih akan menjadi bagian dari cara kita mendistribusikan. Kebetulan tagline Bobi Boss itu adalah energi merah putih, Pak. Merahnya untuk solar, putihnya untuk bensin, Pak. Nah, ini ada program presiden terkait
19:16 koperasi Desa Merah Putih ya. Kita berdayakan supaya memiliki komoditi khusus yang tidak dimiliki oleh ee koperasi lain atau tempat lain gitu, Pak. Nah, saya kira itu akan lebih membesarkan ee koperasi desa saya kira. Betul. Dan ini menjadi sangat menarik ketika ditempatkan di ujung terluar, ujung tersulit, masalah yang diremut kontrol. Dengan begitu biaya atau harga bahan bakar itu menjadi rata kan? Rata, Pak. Tapi dalam konteks karena ini kepentingan layak ramai gitu Pak, kepentingan orang banyak ya. Saya kira ini perlu regulasilah. ya regulasi yang berpihak untuk bagaimana ini mengamankan, mendistribusikan dan terpenting Pak ujungnya kita sedang melaksanakan efisiensi besar-besaran,
20:03 Pak terkait subsid energi. Saya kira itu, Pak. Karena ini bahan bakar yang mohon maaf, Pak, bukan hanya untuk kendaraan untuk genset, untuk traktor pertanian segala macam ini bisa dipakai gitu. Dan rasionya, nah satu lagi kelebihannya di samping lambah lingkungan, kemudian harga murah, p consumption-nya, Pak. rasio penggunaannya kalau mobil tuh kilometernya lebih iya satu 110 111 ini bisa satu berapa nih kalau kalau mobil ee tergantung mobil dan tahunya sih Pak ya tapi rata-rata itu misalnya kalau CC 1500 deh ya jadi biasanya misalnya 1112 ini bisa 115 sampai 117 oh berarti naik 2 20 30% ya iya dan tadi Pak apa ee gas buangnya yang penting tidak bahaya iya iya iya teman-teman revolusi
20:50 BBM M sedang dimulai atau tepatnya sudah dimulai. pasti akan banyak tantangan keamanan dari orang-orang yang menjadi penemu dan mendukung penemuan itu serta kemudian menyuarakan ee keprihatinannya atas isu-isu BBM itu menjadi sangat penting. Bukan hanya kebijakannya yang harus segera dilakukan dan insyaallah Pak Prabowo akan segera mengambil alih ini. Tapi yang lebih penting lagi menjaga ini orang-orang ini supaya tetap dalam keadaan aman. Ada pesan yang mesti dikemukakan ke masyarakat? Ini kesempatan. Terima kasih, Pak. Saya memberanikan diri untuk ikut ee apa tampil mlaunching solusin energi kita
21:36 ini. Intinya tolong pada semua warga bangsa ini untuk membuka hati dan pikiran untuk menyelamatkan tanah air kita, masyarakat kita untuk bisa hidup lebih cepat menuju kesejahteraan. Dengan cara bagaimana? dengan cara mendukung inovasi-inovasi anak negeri diakomodir dan tentu diproteksi dengan kebijakan-kebijakan yang sifatnya bisa membawa kemaslahatan untuk Indonesia dan terutama masyarakat Indonesia. Saya kira itu teman-teman Bobby Bos bukan klaim dia sudah diuji coba. dia sudah mendapatkan verifikasi dan sertifikasi dari Lemigas ya. Sudah menjalani uji coba, uji jalan.
22:22 Skala produksinya juga sudah dihitung dan ini biayanya murah sekali. Yang diperlukan hari ini adalah segera buat regulasi, bangun infrastruktur, minimizing seluruh potensi kendala ekonomi dan kendala pasar. Mudah-mudahan ini bisa menjadi harapan. Harapan baru Indonesia, harapan baru untuk Indonesia yang dahsyat. Harapan baru untuk mewujudkan daulat rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menciptakan keadilan sosial bersama Kang Mulyadi. Terima kasih, sampai ketemu lagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.