BOSSMAN MARDIGU BERTANYA LANGSUNG KE PAK PRABOWO DI HAMBALANG !!! BOP, IRAN ISRAEL - Mardigu Wowiek

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang peran Indonesia dalam upaya perdamaian dunia, khususnya terkait konflik Israel-Palestina. Presiden menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil Indonesia, termasuk pengiriman bantuan kemanusiaan dan upaya diplomasi melalui forum internasional seperti PBB dan Board of Peace (BOP). Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BOP didasari harapan dapat memberikan pengaruh positif dan membantu rakyat Palestina, namun dengan syarat yang jelas dan fleksibel. Situasi terkini membuat Indonesia menangguhkan sementara keterlibatan dalam BOP sambil terus memberikan bantuan kemanusiaan.

  • Indonesia aktif dalam upaya perdamaian dunia, khususnya konflik Israel-Palestina.
  • Bergabung dengan Board of Peace (BOP) dengan harapan dapat membantu rakyat Palestina.
  • Menangguhkan sementara keterlibatan dalam BOP karena situasi terkini.
  • Terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

Pembukaan dan Pertanyaan tentang Geopolitik

Bossman Mardigu menyampaikan apresiasi atas undangan ke acara tersebut dan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Presiden. Ia menanyakan tentang peran Indonesia dalam geopolitik, khususnya terkait upaya perdamaian dunia yang diamanatkan dalam mukadimah undang-undang. Pertanyaan utama adalah mengenai alat tekan atau tawar (bargaining power/deterrent power) yang dimiliki Indonesia dalam forum Board of Peace (BOP), terutama setelah terjadinya konflik antara Israel dan Hamas.

Penjelasan Presiden tentang Situasi Pasca 7 Oktober 2023

Presiden menjelaskan situasi setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dan pembalasan Israel yang sangat dahsyat. Indonesia telah berupaya menghentikan konflik melalui negosiasi dan pengiriman bantuan kemanusiaan. Indonesia juga mendorong negara-negara Arab yang memiliki hubungan baik dengan Amerika Serikat untuk mendesak agar menghentikan penghancuran Gaza. Presiden juga menyampaikan kritiknya terhadap standar ganda negara-negara Barat terkait isu HAM dalam forum internasional.

Upaya Diplomasi dan Pengakuan Palestina

Presiden menjelaskan upayanya dalam forum internasional, termasuk pidatonya di sidang umum PBB dan forum yang dipimpin oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Beberapa negara Barat mulai mengakui Palestina sebagai terobosan besar. Setelah pidatonya, delapan negara muslim diundang oleh Donald Trump untuk membahas rencana perdamaian.

Rencana Perdamaian Trump dan Dukungan Negara Muslim

Pertemuan dengan Donald Trump menghasilkan 21 poin rencana perdamaian, yang kemudian disederhanakan menjadi 20 poin. Poin penting adalah pengakuan terhadap aspirasi rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan pembentukan dialog antara Israel dan Palestina. Negara-negara muslim yang hadir mendukung rencana ini, namun menekankan bahwa masalah utama adalah Perdana Menteri Israel, Netanyahu. Trump menjamin akan meyakinkan Netanyahu, dan gencatan senjata pun terjadi.

Board of Peace dan Resolusi PBB

Rencana Board of Peace (BOP) dimasukkan ke dalam resolusi Dewan Keamanan PBB yang tidak diveto oleh siapapun. Ini menjadi syarat bagi Indonesia untuk ikut serta dalam proses perdamaian dan siap menyumbang pasukan perdamaian jika disetujui PBB. Keputusan untuk bergabung dengan BOP didasari keyakinan bahwa dengan berada di dalam, Indonesia dapat memberikan pengaruh positif dan membantu rakyat Palestina.

Syarat dan Fleksibilitas Keterlibatan Indonesia

Presiden menekankan bahwa selama berada di dalam BOP dapat membantu perjuangan rakyat Palestina, Indonesia akan terus berusaha. Namun, jika tidak ada harapan dan kontraproduktif, Indonesia akan keluar. Keterlibatan tiap negara dalam BOP diberi kelonggaran sesuai dengan "national caveats". Indonesia menegaskan tidak mau terlibat dalam aksi militer terhadap Hamas atau mengambil senjata dari Hamas, melainkan fokus pada menjaga rakyat sipil.

Penangguhan Keterlibatan dan Bantuan Kemanusiaan

Setelah terjadi perang, Indonesia menangguhkan sementara keterlibatan dalam BOP sambil terus memberikan bantuan kemanusiaan. Bantuan pangan dan rekonstruksi tetap berjalan karena sangat dibutuhkan oleh rakyat Palestina. Keputusan untuk keluar dari BOP akan dipertimbangkan berdasarkan indikator yang kuat, termasuk situasi perang yang sedang berlangsung, dengan tetap berkonsultasi dengan mitra-mitra Indonesia. Bantuan rekonstruksi Palestina tidak seharusnya dikaitkan dengan dinamika terbaru.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 tadi mengumpulkan semua pertanyaan-pertanyaan mau dirangkum. Jadi jadi sebuah pertanyaan yang enggak apa-apa silakan. Debat debat itu bagus. I kan. Terima kasih Pak Presiden. Yang terhormat ini undangan pertama saya ke sini. Mudah-mudahan bukan yang terakhir Pak. He. Jadi bagi saya blessing sekali ketemu Bapak. Saya bisa mengungkapkan banyak hal di sosial media. Saya sangat aktif sekali dan sangat banyak data yang saya perlukan dan data dari Bapak yang ee tentunya saya perlukan. Dan saya bertanya tentang geopolitik di mana kapasitas saya lagi minatnya di sana. Bapak melakukan eh melaksanakan mukadimah itu melakukan perdamaian dunia. Karena salah satu di undang-undang kita di mukadimah adalah ee menjalankan perdamaian dunia. Dan

0:45 Bapak sering mengajukan menjadi juru damai. Tapi kita tahu, Pak, juru damai itu kita harus punya harus punya alat tekan, Pak. Kita juga punya harus apa? alat tawar atau apa istilahnya bargain power atau deterrent power gitu ya. Nah, sewaktu Bapak join bop alat tekan kita apa, Pak? Alat tawar kita apa, Pak? Karena waktu itu belum perang Israel dan Amerika belum perang. Sekarang sudah perang, Pak. Nah, yang saya tetap fokus selama Bapak punya alat tawar, kita bisa menjadikan tool itu sebagai penekan untuk perdamaian. Tapi kalau tidak ada, Pak, apakah Bapak masih akan terus bertahan di bop karena sudah jadi board of war atau bagaimana, Pak? Baik,

1:32 terima kasih. Jadi saya jelaskan ya, saya jelaskan dalam konteks ee situasi sesudah 7 Oktober tahun ee 2000 2 23 7 Oktober 202 terjadi serangan oleh Hamas. Mas ya. Oh, di alam yang dan pembalasan dari Israel yang luar biasa. Betul. Bisa dikatakan gila-gilaan itu ya. 23

2:17 7 Oktober 7 2023 Bapak. Jadi 2024 2025 terus dihabisin rata. Gaza 80% rata. 70.000 diperkirakan mati. Orang tua, perempuan anak kecil tidak bersenjata. Apa yang kita bisa buat untuk hentikan itu? Kita coba dengan segala cara. Ya, akhirnya kita dengan berbagai cara kita negosiasi, kita ini kita kirim bantuan.

3:03 Indonesia termasuk yang paling banyak kirim termasuk ya salah satu. Tapi yang lain negara-negara Arab yang kaya-kaya juga pasti kirim bantuan yang lebih lebih banyak ya. Tapi kita kirim Hercules banyak sekali. 3 Hercules pasar kita kirim kapal rumah sakit dua. Nah, di situ negara-negara Arab dan yang yang berurusan itu akhirnya kan sebagian besar sebagian dari mereka punya hubungan baik sama Presiden Trump Amerika. Mereka semua mendesak Amerika. tolonglah hentikan penghancuran

3:49 Gaza ini. Dan saya di berbagai forum saya juga mengatakan bahwa di sini adalah the moral decline of the west ya. Bahwa negara barat waktu itu Amerika sama Eropa jadi satu masih selalu mengajarkan kepada kita HAM. Iya. Selalu mengajarkan demokrasi. Saya jarang dengar itu LSMLSM yang kritik pembombaan di Gaza itu. Maaf ya aku bo sindir juga kan kalau yang menyangkut negara barat enggak mau mereka terlalu banyak. Ya, sekali lagi saya bukan anti Barat loh, tapi I know what's happening, you know.

4:34 Jadi, akhirnya ee Presiden Trump itu tadinya dia punya cita-cita ingin menjadi presiden yang bawa perdamaian. Betul. Ada Brahma K tadi. Iya. Iya. dia sangat mengharapkan dia bisa menyelesaikan masalah-masalah dan dia bisa dapat eh Nobel Peace Price. Nah, ini oleh rekan-rekan kita, negara-negara Arab waktu itu dan muslim ya, bahwa kita ingin mendorong Presiden Trump untuk bisa nekan Israel untuk hentikan. Karena kalau kita buka terbuka, kalau kita bisa terbuka. hanya Amerika yang

5:21 bisa menahan Israel. Kemudian waktu di sidang umum PBB di bulan September tahun 2025 kalau tidak salah ya. Ya. Saya muncul karena saya saya pembicara ketiga habis lula, Brazil, Trump saya. Di situ saya sangat tegas dan juga hari sebelumnya saya juga bicara di forum yang dipimpin oleh Prancis Prancis Emmanuel Macron dan di situ negara-negara Barat banyak yang umumkan mengakui Palestina. Ini terobosan besar ya. Kalau tidak salah Prancis umumkan ya kan

6:07 Inggris? Inggris. Inggris umumkan banyak negara ini luar terobosan. Ini terobosan luar biasa karena semua menekan supaya Israel hentikan itu. Ah, di situ juga saya tegaskan lagi bahwa the only solution is two state solution. Amin. Sesudah pidato saya, berapa jam kemudian, delapan negara muslim diundang oleh Donald Trump, Arab Saudi, Uni Arab Emirates, Yordan. Turki ee Turki Pakistan, Qatar. Ini fotonya nih. Siap ya. Eh sama Jordan, Pak. Iya sama Jordan. Jadi yang mimpin waktu

6:52 itu Donald Trump dan Erdogan. dua coacher the the meeting. Jadi di situ eh Mesir perdana menterinya hadir eh Pakistan perdana menteri, Raja Abdullah sendiri hadir eh adiknya MBZ hadir. Dia kalau tidak salah duta besar di Washington. Eh, saya dan Emir Tamim ini juga menteri luar negeri Arab Saudi. Di situ dia minta eh Wkov kala enggak salah duduk di belakang itu enggak kelihatan di belakangnya Besan ya. Dia bacakan eh 21 point plan of

7:41 Trump. Tak tak tak. kita pelajari kalau enggak salah ada paragraf ke-19 kalau tidak salah ya. Ah 19 ya. Dia dia bicara macam-macam interface dialog brother. Tapi paragraf ini yang menentukan bagi kita while Gazari development advances and when the Palestine authority ya jadi pemerintah yang mimpin Palestina sekarang reform car out the conditions may finally be in place for a credible pathway to Palestinian selfdetermination and statood which we recognize as the aspiration of the Palestin people. ke-20. The United States will establish

8:27 a dialog between Israel and the Palestinians to agree on a political horizon for peaceful and prosperous coexistence. Jadi kita lihat, woh ini 19 dan 20 ada peluang walaupun kita tahu ini sedikit akhirnya kita berelapan diskusi. Kita dukung ini atau tidak. Akhirnya dalam lobi-lobi sebelum ini kita bilang kita dukung ini ini. Habis itu Emir Tamin kita tunjuk sebagai juru bicara kita. H. Akhirnya setelah dibacakan Imir Tamir atas nama kita karena kita sebelum meeting ini kita sudah dikasih

9:13 points ya. Ya. Points Pak. Sori Pak ini resolusi UN counsil ya Pak. I itu iya resolusi tapi berdasarkan plan itu berdasarkan jadi poin-poin ini nih poin yang bop atau poin US K Pak ee pertama ada halaman ini ada di poinnya Trump. Oh oke. Yang dimasukin ke resolusi itu. I see. Nah akhirnya Imir Tamin bilang, "Mr. President, we like your eh your plan." ya friendnya Trump kan jadi 20 pertama 21 akhirnya jadi 20 dan sebagainya. Tapi anyway we like your your plan but the problem is not us the problem is prime minister nyaahu of Israel. Nah, di situ Trump bilang,

10:00 dia bilang begini, dia lihat ke kita Tamim kan di sebelah saya dia let me take care of prime ministernya dia. Let me take care of minister, I will convince him. Jadi dia kasih jaminan ke kita, dia yang akan menggait perdana menterinyaahu. Dan benar ini kalau enggak salah pertemuannya hari Rabu atau Kamis, Perdana Menteri Israel datang hari Senin dan akhirnya dipanggil ke White House dan akhirnya dia juga terima masalah ini. Dalam perjalanan terjadilah gencot senjata. Ya, terjadilah gencatan senjata pertama kali. Akhirnya

10:47 berkuranglah penderitaannya rakyat yang tadinya ribuan mati. Akhirnya total dalam 1 tahun gencatan senjata ya ada pelanggaran ada mati 600 sampai 700 orang yang darinya ribuan tiap minggu. Kemudian buka Rafa ribuan truk masuk bantuan ya. Sekarang ada 4.200 truk tiap minggu. Kalau tiap truk itu 10 ton, 20 ton ya. Pokoknya sekarang diperkirakan semua rakyat Palestina dapat makan bisa diselamatkan. Ini fokus. tiba-tiba ada konsep board of

11:33 peace ya kan? Betul. Jadi, nah board of peace ternyata rencana itu yang tidak ada board of peace itu dimasukin ke dewan keamanan resolusi dewan keamanan revolusi 2803 yang tidak difeto oleh siapapun. Hah. Berarti Rusia dan Cina ikut dukung walaupun tidak eksplisit. Dia abstain tapi dia mengizinkan resolusi ini. Nah, itu syarat kita. Jadi syarat saya dari awal saya akan ikut dalam proses perdamaian. Indonesia siap menyumbang pasukan perdamaian asal disetujui oleh PBB.

12:21 Akhirnya board of peace disetujui oleh PBB. Ah, kita tanya lagi tujuh negara muslim lainnya bagaimana. Akhirnya kita ambil kesimpulan begini, kalau kita di dalam mungkin kita bisa pengaruhi dan membantu rakyat Palestina. Kita tahu tidak gampang. If we are inside, maybe we can help. Dukung rakyat Palestina. Kalau di luar pasti enggak bisa bikin adu. Jadi akhirnya kita putuskan kita masuk. Oke. Kemudian ee itu statusnya dan saya

13:07 mengatakan selama kita di dalam bop bisa bantu perjuangan rakyat Palestina, kita akan berusaha. Begitu kita ambil kesimpulan tidak ada harapan dan h kontraproduktif kita menilai kita habis waktu, habis energi dan tidak menguntungkan kepentingan nasional bangsa Indonesia kita keluar. Itu kesepakatan kita bertuju. Tapi saya sudah ambil keputusan. Saya tidak akan nunggu yang tujuh negara lain. Kalau saya ambil keputusan, kalau saya ambil kesimpulan tidak ada manfaat, mereka sudah tahu saya akan keluar. Ya, jadi saya setuju benar sama yang dikatakan Pak Mardigu, "We must have

13:53 leverage. Kita harus ada posisi tawar. Kita harus saya tidak tahu kenapa Indonesia diajak. Kita agak jauh, tapi mungkin karena di kita dianggap salah satu negara muslim yang besar." Iya ya. Turk besar, Pakistan besar. Walaupun kita jauh dari situ, kita diajak. Jadi ya saya menjalankan perjuangan bangsa Indonesia dari dulu kita selalu membela kemerdekaan Palestina dan itu mereka tahu. Dan saya selalu katakan dalam pembicaraan saya dengan tokoh-tokoh barat, kita akan ikut dan kita siap kirim pasukan perdamaian. Asal saya bilang semua pihak setuju keterlibatan Indonesia. Pertama

14:40 tokoh-tokoh Palestina. Kedua, semua negara yang terlibat Mesir, Yordan. Saya katakan tidak hanya Mesir Yordan, Mesir Yordan. Dan bagi saya, saya bilang Mesir Yordan saya juga minta didukung oleh Arab Saudi, Qatar, UAI. itu mitra-mitra kita kan yang baik dan saya juga mengatakan de facto Hamas harus menerima kita itu saya sampaikan karena we want to be peacekeeping force. Kemudian oleh mereka yang ikut di world of peace itu dikasih kelonggaran namanya

15:25 keterlibatan tiap negara diberi kesempatan sesuai dengan national caviats. Jadi keberatan-keberatan nasional boleh oke dihormati. Jadi kalau Board of Peace punya banyak kegiatan negara X kami mau ikut yang ini, kami enggak mau ikut yang ini. Itu boleh boleh. Oke. Ikut serta dalam pasukan perdamaian juga begitu. National Caviats. Kita tegas, kita tidak mau terlibat dalam aksi militer terhadap Hamas. Hm. Satu. Kedua, kita tidak mau terlibat dalam dalam ee mengambil senjata di weaponization dari

16:13 Hamas. Kita tidak mau ikut. Yang kita mau adalah menjaga rakyat sipil dari serangan manapun. Itu komitmen kita. Setelah terjadi perang begini, kita konsultasi. Tapi faktunya adalah everything on hold ya. Saya sudah umumkan. Oke. Menteri Luar Negeri sudah umumkan saya bahwa sekarang kita tangguhkan on hold. Oke. Kita tangguhkan semua sampai penjelasan lebih jelas. Ya, kalau memang tidak ada suasana damai, bagaimana kita terlibat? Ya, itu pertama. Tapi sekali lagi kita harus hitung-hitung benar apa yang bisa kita

16:58 buat bantu rakyat Palestina. Karena kita memang sangat diharapkan rakyat Indonesia ee bangsa Indonesia sangat diharapkan oleh orang Palestina. Bantuan kita, makanan kita, ee bantuan dari Basnas kita luar biasa besar sekali. kita siapkan Herkules, tapi barang-barangnya kan dari Basnas, dari Basnas, dari rakyat Indonesia itu besar sekali pengaruhnya. Jadi situasi itu ee Pak Marigo. Jadi kita lihat tapi ya akhirnya sekarang kita harus bertindak dengan sangat hati-hati. Jadi dihold dulu, Pak, ya. Oh, jelas sudah saya umumkan sudah dari dari minggu lalu

17:44 jadi hold pasukan perdamaian atau bantuan ya, Pak? Karena kan masalah kayaknya makan kan tetap diperlukan, Pak. Kalau enggak kelaparan lagi kan kalau bantuan yang kita hold adalah ee pasukannya ya. Pasukannya tapi bantuan pangan, rekonstruksi kan ya. Saya kira itu jalan terus harus jalan ya. Oke. Ketika Bapak bilang akan ada indikator yang Bapak gunakan untuk memutuskan apakah masih bermanfaat atau tidak posisi kita di dalam BOP, Pak? Iya. Apakah perang yang dimulai oleh Israel dan Amerika ini tidak bisa jadi indikator untuk kemudian memutuskan ya memang board of peace tidak lagi sesuai namanya karena bahkan justru memulai peperangan. Apakah itu indikator yang tidak cukup kuat untuk membuat Bapak memilih keluar? Iya, itu salah satu indikator yang sangat kuat. Tapi sekali lagi kan kita masih sinkronisasi dengan beberapa

18:29 mitra-mitra kita di situ. Kita akan nanti tanya pendapat Mesir, Yordan, Turki dan sebagainya ya. Hm. Ya, kalau saya boleh usul, Pak, ini karena penting sekali semua orang juga bertanya soal ini. It will be unwise kalau kita directly relate masalah bantuan rekonstruksi Palestina dengan dinamika terbaru. Karena di BOP kan urusan rekonstruksi gasa dan kita berpartner dengan begitu banyak negara yang lain termasuk yang juga di mendapat masalah tanpa sengaja walaupun tidak mau terlibat perang seperti Qatar. Mereka kan juga harus kita dengar kita bersahabat kepada semua. Baik, kita break sebentar bisa. Baik.

Share

Ringkasan Video YouTube