Cara Membuat Piston 3D di SolidWorks | Tutorial Lengkap untuk Pemula

Ringkasan Singkat

Video ini adalah tutorial membuat model 3D piston head menggunakan SolidWorks. Dimulai dengan membuat sketsa setengah profil piston, lalu menggunakan fitur revolve boss untuk membentuk badan utama. Selanjutnya, menambahkan alur untuk ring piston dengan fitur revolve cut dan membuat lubang untuk pen piston menggunakan extrude cut. Terakhir, membuat celah untuk stang piston dengan membuat plane baru dan menggunakan fitur mirror untuk membuat celah yang simetris.

  • Membuat sketsa setengah profil piston dan menggunakan fitur revolve boss.
  • Menambahkan alur untuk ring piston dengan fitur revolve cut.
  • Membuat lubang untuk pen piston menggunakan extrude cut.
  • Membuat celah untuk stang piston dengan membuat plane baru dan menggunakan fitur mirror.

Membuat Sketsa Awal dan Garis Tengah

Video dimulai dengan memilih front plane untuk membuat sketsa. Kemudian, dibuat garis tengah sebagai acuan untuk membuat model 3D piston. Garis tengah ini diletakkan di titik tengah koordinat dan dilanjutkan dengan membuat garis bantu horizontal.

Membuat Profil Setengah Piston

Selanjutnya, dibuat sketsa profil setengah piston. Sketsa ini hanya perlu setengah dari badan piston karena akan digunakan fitur revolve boss. Ditambahkan garis bantu dan relasi tangent untuk membuat hasil yang smooth. Dimensi kemudian ditambahkan sesuai kebutuhan. Fitur revolve base hanya memerlukan setengah profil piston untuk membuat piston utuh.

Menggunakan Fitur Revolve Base

Setelah sketsa selesai, dipilih fitur revolve base. Garis tengah yang telah dibuat sebelumnya digunakan sebagai sumbu putar. Dengan demikian, badan utama piston terbentuk.

Membuat Alur untuk Ring Piston

Kemudian, ditambahkan alur (grooving) di sisi luar badan piston sebagai tempat ring piston. Dibuat garis acuan tengah (center line) dan gambar persegi panjang. Dimensi diinput sesuai kebutuhan. Fitur pattern digunakan untuk membuat tiga buah alur, yang merupakan jumlah ring piston yang akan dipasang. Jarak dan arah pattern diatur, dan dimensi ditambahkan untuk memastikan posisi yang tepat.

Menggunakan Fitur Revolve Cut

Fitur revolve cut digunakan untuk memotong dan membuat alur ring piston. Hasilnya, alur-alur tersebut mulai terlihat pada badan piston.

Membuat Body Tengah Piston

Selanjutnya, dibuat lubang untuk pen piston. Lingkaran dibuat untuk membuat body di tengah piston, karena sebelumnya body piston masih berongga. Lingkaran dipastikan berada di tengah, lalu diekstrusi (extrude boss) untuk membuat body di dalam piston.

Menghilangkan Body di Sisi Luar

Body yang muncul di sisi luar kemudian dihilangkan dengan membuat sketsa dari bawah dan memotongnya menggunakan extrude cut. Hal ini memastikan sisi luar piston tetap halus dan bulat sempurna.

Membuat Potongan untuk Stang Piston

Dibuat potongan untuk body yang ada di tengah piston, membelahnya menjadi dua sebagai tempat stang piston. Pemotongan dilakukan menggunakan extrude cut, memastikan potongan melewati body lingkaran di dalam.

Membuat Lubang untuk Pen Piston

Dibuat lubang untuk memasang pen piston dengan membuat sketsa lingkaran. Lingkaran dipotong tembus dari satu sisi ke sisi lain menggunakan fitur extrude cut dengan opsi through all, memotong kedua sisi piston.

Membuat Celah untuk Stang Piston

Ditambahkan celah untuk stang piston di sisi kanan dan kiri. Plane baru dibuat dengan mengacu pada right plane dan digeser ke sebelah kanan. Plane baru ini digunakan untuk membuat sketsa celah. Sketsa dipastikan berada di titik tengah koordinat agar center.

Memotong dan Mirror Celah

Sketsa celah dipotong, hati-hati agar tidak mengenai body lingkaran di tengah. Potongan tersebut kemudian di-mirror menggunakan fitur mirror dengan right plane sebagai acuan, membuat celah yang simetris di kedua sisi.

Finishing dengan Fillet

Terakhir, ditambahkan sedikit fillet agar model terlihat lebih smooth. Model 3D piston selesai dibuat.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Selamat datang di ruang gambar 3D. Kali ini kita akan membuat modeling 3D dari sebuah piston head. Oke, langsung saja kita mulai. Kita klik front pleman sketch. Kita akan membuat ee acuan garis tengah dari modeling yang akan kita buat. Jadi kita letakkan di titik tengah koordinat ini. Kemudian kita buat lagi garis bantu ke arah horizontal. [Musik] Kemudian kita mulai membuat sketch profil dari

0:47 setengah piston. Jadi ini sketch yang kita buat hanya perlu membuat setengah sketch dari body pistonnya karena kita akan membuat gambar ini menggunakan fitur revolve bos. Jadi kita hanya perlu membuat setengah dari profil pistonnya. Kira-kira seperti ini. Kita akan tambahkan garis bantu lagi di sini. Jangan lupa untuk arc ini kita harus kasih relasi ke garis yang ini. Kita bikin tangan supaya nanti hasilnya smooth. Kemudian kita beri dimensi sesuai yang kita butuhkan. [Musik]

1:41 Jadi untuk fitur revolve base ini kita hanya perlu menggambar setengah dari profil piston yang akan kita buat ya teman-teman. Jadi enggak perlu full. Jadi hanya perlu setengah seperti ini. Nanti kita akan membuatnya menjadi sebuah piston yang utuh menggunakan fitur revolve. Kira-kira sketch-nya kurang lebih seperti ini. Kita masukkan dimensi sesuai yang kita butuhkan. [Musik]

2:28 seperti ini. Kemudian setelah selesai sketch-nya kita pilih revolve base. Jadi kita pilih garis tengah yang tadi akan jadi seperti ini, Teman-teman. Sudah jadi body utama dari pistonnya. Kemudian kita perlu menambahkan suatu grooving atau alur di sisi luar body piston ini untuk dijadikan sebagai rumah dari ring piston. Kita buat juga garis acuan tengah seperti yang tadi, garis center line. Kemudian kita membuat gambar persegi panjang seperti ini. Kita

3:16 inputkan dimensi sesuai yang dibutuhkan. [Musik] Kemudian kita akan menggunakan fitur pattern untuk sketch ini kita akan mempatternkan sebanyak tiga buah. Jadi ring pistonnya nanti ada tiga buah. Di sini kita pilih garis yang akan dipattern. Kemudian kita pilih arahnya. Kita bisa atur jaraknya berapa. Kemudian kita atur arahnya. Dan untuk memastikan dia posisinya benar, kita akan memberikan dimensi agar dia benar-benar pas gitu ya, Teman-teman.

4:01 [Musik] Dan kita akan menggunakan revolve card. Jadi ini untuk memotong, membuat alur gitu ya. Nah, jadinya akan seperti ini. Sudah mulai kelihatan ee piston head yang kita buat. Kemudian selanjutnya kita akan mulai membuat rumah atau lubang untuk pen pistonnya. Jadi kita perlu membuat lingkaran dulu untuk membuat body di tengah pistonnya. Karena tadi kita buat body pistonnya masih ee berongga gitu ya, Teman-teman. Di

4:48 tengahnya belum ada body seperti itu. Kita perlu membuat body terlebih dahulu seperti ini. Jangan lupa dipastikan lingkarannya berada di tengah. [Musik] Kemudian kita extrude bos saja untuk membuat body yang ada di dalam piston ini seperti ini. Kemudian kita akan hilangkan body yang muncul di sisi luar. Kita membuat sketch dari bawah dan kita potong. Jadi nanti dari sisi luar akan tetap

5:34 halus atau bulat sempurna. Kita potong dengan menggunakan extrude cut. [Musik] Pastikan waktu menggunakan extrud card dia terpotong sepenuhnya ya, Teman-teman. Jadi akan persis seperti ini sisi luarnya. [Musik] Kemudian kita perlu membuat potongan juga untuk body yang ada di tengah ini. Kita akan belah menjadi dua karena nanti akan ada stang piston di sini ya. Ini tempatnya stang piston kita buat. Kita potong

6:21 menggunakan str dekat juga. [Musik] Dan pastikan kita motongnya sudah melewati body lingkaran yang ada di dalam ya, Teman-teman. Seperti ini kira-kira hasilnya sementara. Kemudian kita perlu membuat lubang untuk memasang pen piston. Jadi kita akan buat sketch sebuah lingkaran. Di sini kita akan memotong tembus dari sisi satu ke sisi yang lain menggunakan fitur ekstra pekat. Kita pilih truk all. Jadi dia akan memotong kedua sisinya ya

7:08 teman-teman. Sudah mulai terlihat piston head yang kita buat. [Musik] Jadi kita sekarang perlu menambahkan sebuah [Musik] cowaan atau bisa disebut celah untuk stang piston di sisi kanan kiri. Jadi kita perlu membuat plan baru. [Musik] Kita acuan eh right plane di sini kita geser ke sebelah kanan. Nah, setelah itu kita bisa gunakan plan yang baru ini untuk membuat sketch.

7:53 [Musik] Kita buat saja sketch-nya sesuai yang dibutuhkan. [Musik] Dan jangan lupa dipastikan sketch-nya ini ada di titik tengah koordinat ya, Teman-teman. Biar dia center. [Musik] Kita tambahkan AR di sini. [Musik] Kita inputkan dimensi sesuai yang dibutuhkan. [Musik]

8:45 seperti ini kita potong. Tapi hati-hati ya, Teman-teman. Jangan sampai kita memotong mengenai body yang lingkaran yang ada di tengah. Jadi usahakan motongnya cukup sisi luar saja. Kemudian kita bisa mirror potongan yang tadi dengan cara klik fature-nya, klik right plint, klik mirror. Kemudian dia akan otomatis mirror kanan dan kirinya seperti ini. [Musik] Kemudian kita hanya perlu menambahkan sedikit villet di sini biar dia smooth ya, Teman-teman. Oke, kurang lebih seperti ini modeling 3D dari sebuah piston. Semoga bermanfaat. Sampai ketemu di video

9:31 berikutnya. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube