DIMANAKAH KINI KEBERADAAN SATRIO PININGIT?

Islam Kaffah www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas keberadaan Sang Kinasi Satrio Piningit menurut pandangan para sesepuh. Intinya adalah:

  • Manusia sempurna itu ada, tetapi sulit dikenali dan tidak terikat pada agama atau tempat tertentu.
  • Beliau memegang kitab rahasia dan menjadi pedoman hidup.
  • Kemunculannya seringkali ditandai dengan kekacauan, tetapi kita harus tetap tulus dalam menjalani hidup.
  • Kunci ketenangan adalah ketulusan dan berbuat baik sesuai kemampuan.

Pembukaan

Video dibuka dengan salam dan perkenalan dari channel Anak Sufi. Dijelaskan bahwa video ini akan membahas keberadaan Sang Kinasi Satrio Piningit berdasarkan hasil diskusi dengan para sesepuh, sebagai jawaban atas pertanyaan dari para penonton setia channel Anak Sufi. Pertanyaan utama yang diajukan adalah di manakah Sang Satrio Piningit berada saat ini.

Ciri-ciri Manusia Sempurna

Menurut para sesepuh, manusia sempurna itu belum diketahui agama dan tempat tinggalnya, tetapi diyakini berada di Jawa. Namun, ada juga yang berpendapat sebaliknya. Manusia biasa tidak akan mampu mengenalinya karena kesempurnaannya yang berasal dari Tuhan. Bahkan jika bertemu, mungkin akan ada penolakan karena beliau tidak menganggap dirinya lebih dari siapapun. Meskipun banyak yang menyebutnya dengan berbagai nama, beliau tidak membutuhkan gelar, kedudukan, harta, atau kekuasaan karena dirinya telah mencakup alam semesta.

Keberadaan Sang Kinasi Satrio Piningit

Sang Kinasi Satrio Piningit adalah sosok yang "terpingit" sehingga keberadaannya sulit diraba. Banyak yang bertanya apakah manusia seperti itu ada di zaman sekarang, dan jawabannya adalah ada. Hanya saja, manusia seringkali buta dan tuli sehingga tidak mengenalinya. Beliau memegang kitab rahasia sebagai pedoman untuk mencapai kesempurnaan. Manusia sempurna itu ada di dalam setiap kepercayaan, melampaui semua agama, dan mengasingkan diri dari segala sesuatu. Dari masa ke masa, hanya ada satu sosok seperti itu.

Kemunculan dan Ketentuan Hidup

Manusia sempurna terkadang hadir di tengah-tengah manusia, terkadang tidak. Kemunculannya seringkali ditandai dengan kekacauan. Oleh karena itu, jangan meremehkan apa yang terjadi dan ketentuan yang ada pada diri sendiri. Kita hanyalah lakon yang harus menjalankan ketentuan di alam semesta ini. Jalan cerita dan kehendak-Nya hanya bisa dijalani dengan ketulusan, kesadaran, dan langkah yang jelas.

Ketulusan dalam Menjalani Hidup

Jika kita menganggap hidup ini sulit, maka kita tidak akan pernah sanggup menjalaninya. Ketulusan harus tetap dijaga dalam ketentuan hidup. Keburukan akan terasa lebih perih daripada kebaikan. Memang tidak mudah menjalankan kebaikan dan nilai baik dalam pandangan dunia. Namun, tetaplah tulus dalam menjalani garis yang telah diberikan oleh Tuhan. Baik dan buruk hanyalah rangkaian proses dalam lingkaran alam semesta.

Ketenangan Hati dan Pikiran

Jika ingin merasa tenang hati, jiwa, dan pikiran, maka langkah yang bisa dilakukan adalah dengan ketulusan. Tetaplah berbuat baik kepada sesama sesuai dengan kemampuan masing-masing. Keterbatasan yang ada pada diri kita nantinya bisa menjadi bagian dari Sang Kinasi Satrio Piningit. Video ditutup dengan ucapan terima kasih dan salam.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:01 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Rahayu salam santun salam hormat salam takzim kami kepada para Kiai dan para sesepuh juga para spiritualis yang berada di seluruh nusantara di mana pun berada bertemu lagi dengan saya di channel anak sufi yang dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang keberadaan Di manakah sangkinasi Satrio Piningit video ini adalah hasil dari San kami kepada para sesepuh dan dalam untuk menjawab beberapa pertanyaan dari teman-teman semuanya dari teman-teman Setia channel anak Sufi banyak yang bertanya di

0:48 manakah sang Satrio Piningit sekarang ini dari pertanyaan itu kata sesepuh kami berkata sebenarnya manusia sempurna itu belum diketahui tentang agamanya dan tempat tinggalnya namun yang jelas manusia sempurna itu berada di Jawa namun ada yang mengatakan bukan di Pulau Jawa kami sendiri tidak akan sanggup mengenalinya karena dirinya adalah manusia yang sempurna tentunya yang disempurnakan oleh Tuhan yang mahauasa seandainya pun diri kita bertemu dengan manusia sempurna itu Entah harus

1:36 berbicara Apun benar atau tidaknya tentang beliau Yang ada hanyalah penolakan kepada dirinya karena beliau memang tidak menganggap dirinya lebih dari siapun akan tetapi banyak para umat menyebutnya dengan berbagai nama namun tetap beliau tidak membutuhkan gelaran sebutan kedudukan harta dan mengharapkan dirinya sebagai raja bagi beliau semua itu terlalu kecil kedudukan itu dirinya telah mencakup alam semesta dirinya terlindungi dan dilindungi oleh

2:23 kesempurnaan sehingga Tak ada manusia yang mengenalnya kecuali oleh dirinya sendiri [Musik] bagi sang skinasi satriopiningit dirinya adalah terpingit sehingga manusia tidak bisa meraba keberadaannya terlebih lagi menerka-nerka akan tetapi para umat Sampai sekarang masih bertanya-tanya Apakah manusia seperti itu ada di zaman sekarang atas pertanyaan pertanyaan itu maka jawabannya adalah ada dirinya tidak pernah mati namun hanya Kitalah yang buta dan

3:09 tuli sehingga menjadikan kita tak mengenalinya mata hati kita tertutup pada diri sang kinasi Satri biningit beliau memegang kitab rahasia dari yang paling rahasia kitab gaib dari yang paling gaib dan kitab itu dijadikan beliau sebagai pedoman petunjuk pencapaian yang [Musik] sempurna namun sebagian dari kita membicarakan manusia sempurna itu seakan-akan diri kita yang paling mengenalinya Namun kita tidak mengenalinya sama sekali kita hanya sebatas menerka-nerka

3:56 saja sejauh dari sebenarnya Nah itulah Rahasianya manusia sempurna itu ada di dalam setiap kepercayaan manusia sempurna itu telah melampau semua kepercayaan dan agama Karena manusia sempurna itu telah mengasingkan dirinya sendiri dariala sesuatu yang nama dari setiap masa agama dan kepercayaan sesungguhnya dari masa ke masa hanya dirinya seorang hanya satu dan tidak

4:44 lebih manusia sempurna itu terkadang hadir di tengah manusia terkadang beliau tidak hadir atau tidak muncul tidak di setiap masa beliau itu hadir di lingkungan manusia kemunculannya akan ditandai dengan kekacauan yang amat sangat sampai manusia pun tidak bisa mengendalikannya lagi namun mudah-mudahan sekarang beliau muncul tanpa adanya kekacauan yang terjadi namun akan tetapi semua itu akan terasa tidak mungkin juga Maka dari itu jangan perahgami apa yang terjadi ketentuan

5:31 pada diri kita sendiri yang memang terasa sangat berbeda dengan sanginasiu Ketuan seb pengabdi dan Jalan proses alami yanggelaram dan untuk kita ketika keinginan tak bisa menjad dijalani mau tak mau siap atau tidak diinginkan atau tidak diinginkan kita akan tetap menjalaninya kita tidak bisa dan tidak kuasa atas diri kita

6:17 sendiri kita hanya sebuah lakon yang harus menjalankan ketentuan di sebu kisur Kis di alam semesta ini jalanur ceritanya dan jalanur kehannya semuanya hanya Bagaimana cara kita menjalani semua ini melalui dengan sebuah ketulusan dengan kesadarani dan langkahkan kaki dengan kelas [Musik] asihan Namun kita anggap itu sudah menyulitkan

7:02 bagi diri kita sendiri maka kita tak akan pernah sanggup menjalani ke depan jika kita harus tetap menjaga ketulusan kita dalam ketentuan laku keburukanu keburukan akan terasa sangat jauh lebih perih lebih sakit dan menguras ba dibandingkan darada kita menjalankanaku kebaikan bagaimana kita mampu bertulus laku ketika diri sudah harus bernilai buruk dan hina di penilaian dunia atupun di penilaian orang lain memang sangat tak mudah menjalankan kebaikan dan menjalankan nilai baik

7:48 dalam pandangan dunia namun [Musik] apunnyaapah seb tetap tulus dalam menjalani garis yang telah diberikan oleh Tuhan tak selamanya baik akan baik selamanya buruk akan menjadi buruk semua ini hanyalah rangkaian proses dalam lingkaran alam semesta ini jika ingin merasa tenang hati jiwa dan pikiran maka langkah kalian langkah kita hanya bisa terpahami dengan sebuah ketulusan tetaplah berbuat baik di mata

8:34 sesama tak harus dengan melebihlebihkan lakukanlah dengan sebatas kemampuan daripada diri kita sendiri-sendiri mungkin diantara kita pasti berbeda-beda cara melakukannya dan keterbatasan kita dengan itu pasti nantinya akan bisa menjadi bagian dari sanginas sat ingit mungkin Sekian dulu untuk video kali ini Terima kasih sudah menonton wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share

Ringkasan Video YouTube