0:00 Quran ini adalah satu hukum yang akan berdampak pada hidup kita. Kalau kita paham, buktinya kita melaksanakan, gitu. Oke. Jadi, kita melaksanakan tuh karena kepahaman, karena kesadaran, bukan nanti karena perintah atau karena iming-iming gitu. Karena kita paham, he, karena kita sadar gitu. [Musik] Asalamualaikum. Selamat datang di Ngaji Bareng dari lisan menuju kepada kesadaran. Baik lagi kita memperdalam Al-Qur'an dengan cara-cara yang sederhana, cara-cara yang mudah, namun mengena kepada makna dan esensinya. Di mana kita sudah bahas panjang lebar tentang Quran. Bahwa Quran ini tidak hanya dibunyikan, bukan hanya
0:46 dikhatamkan. Bahkan kita sudah bahas gitu ya, bahwa esensinya adalah bukan khatam tapi paham dengan runtutan kira-kira baca, pelajari, pahami. Nah, setelah baca ya tentu dipelajari. Kita sudah bahas ya, pelajari itu kemarin tadarus. Jadi kalau sekarang di masyarakat umum ngomong tadarus itu cuman bunyi cepat-cepat khatam gitu. Tapi ternyata tadarus itu mempelajari. Artinya kalau mempelajari itu memperdalam bukan hanya membunyikan, tapi apa sih masuk kepada pemaknaannya? Maka laakum takilun kata kata kalau kata Quran paham. Nah, habis gitu bacanya udah pelajari pahami. Start to action. Kita akan bahas tentang mengamalkan. Gimana Mas nih mengamalkan? Makasih, Kang Abu. Ini senang banget nih bisa
1:31 ngaji bareng Kang Abu lagi. Iya. Ini bring back memory, Mas. Bring back memory. Benar. Benar. Jadi, kan kita kemarin bahas bahwa kalau kita ee apa namanya? ee niat baca Quran itu adalah buka bukunya itu adalah untuk dapat petunjuk ya kan? Yes. Dapat petunjuk bukan dapat pahala kan. Oke. Mudah-mudahan sudah enggak nyari pahala ya. Iya. Dapat petunjuk itu artinya kita harus niat baca Quran. Dapat petunjuk untuk dipelajari gitu ya. Dipelajari untuk kemudian ee oke. Kalau niatnya belajar maka hasilnya paham gitu kan. H. Kalau niatnya dapat pahala, hasilnya khatam roots-nya gitulah ya arahnya ya. Benar. Benar. Di Quran itu enggak ada kata-kata
2:18 ee ee baca Quran untuk dapat pahala dan khatamkan Quran gitu. He. Karena khatam itu artinya sempurna, Kang Abu. Oke. Bukan selesai gitu. Betul. Betul. Bukan beres 30 juz gitu ya. Bukan. Jadi khatam itu artinya sempurna. Sempurna itu kalau Quran sudah dijalankan. Oke. Sudah dilaksanakan. Bukan cuman sekedar dilaksanakan. Sekedar dilaksanakan enggak disiarkan juga belum khatam. Itu betul. Khatam tuh sempurna. Jadi Quran itu sempurna kalau sudah dibaca, dipelajari, dipahami, dilaksanakan, disiarkan gitu baru khatam. Oke. Jadi khatam tuh bukan juz 1 sampai 30 selesai khatam. Enggak. Alright. Benar, Mas. Jadi dihatamkan artinya disempurnakan dan perintah Tuhan untuk mengkhatamkan Quran atau menyempurnakan Quran sampai
3:05 kepada ah baca, pelajari, pahami, laksanakan, syiarkan sampai jadi kesadaran buat bukan cuman buat kita tapi buat sesama gitu. Oke. Nah, jadi karena kita maunya khatamnya itu untuk bisa dapat lima ini, maka yang berikutnya adalah untuk bisa memahami dan buktinya dia memahami jadi kesadaran adalah dilaksanakan. Betul. Outputnya action kan. Iya. Kalau cuman dipahamin saja tidak dilaksanakan ya Quran itu belum belum belum jadi way of life gitu. Belum jadi panduan hidup gitu. He. Dan menariknya di di Quran itu Tuhan mengatakan bahwa aku membenci orang yang cuma baca tapi enggak melaksanakan gitu.
3:51 Ayo kita buka yuk ayatnya surat 61 ayat 2 dan 3. Natoah ya NATO. NATO not action talk only. 61 ayat 2. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Oh ini menarik nih. Wahai orang-orang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Ya, itu sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. Nah, itu dia. Jadi kita ngomong aja tapi tidak melaksanakan. Hm. Itu kan dibenci Allah jadinya. Jadi ada enggak orang ngaji dibenci Allah kan enggak enak ngomong. Iya. Ya, jangan-jangan kayak tiap hari baca Almaun misalnya tapi tetap pelit, Mas. Ya, tiap hari ngatamin Quran tapi enggak khatam secara hakikat dengan cara melaksanakan kan. I see makin ngaji
4:37 makin dibenci tuh. Benar ya. Benar ya. mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan. Lebih parah lagi dia mengatakan sesuatu yang tidak dikerjakan karena dia tidak mengerti apa yang di baca baca. Coba 1736 tuh. Oh benar benar benar. Wah ini menarik sih Mas. Tapi menarik ya maksudnya di mungkin ya di tahapan awal dihimbing-himbingi pahala. Good start lah ya. Ya bolehlah bolehlah ya. Terserahlah untuk mau dulu gitu. Tapi ya jangan berhenti di situ sih. 1736. Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. Iya. Jadi jangan ikut sesuatu yang tidak kamu ketahui gitu. Jadi artinya kita sudah
5:22 baca kita enggak tahu. He. Apalagi tidak dilaksanakan. Karena oke Quran ini adalah satu hukum yang akan berdampak pada hidup kita. H kalau kita paham buktinya kita melaksanakan gitu. Oke. Jadi kita melaksanakan tuh karena kepahaman, karena kesadaran, bukan nanti karena perintah atau karena iming-iming gitu. Karena kita paham, H karena kita sadar gitu ya kan. Orang Jepang itu kalau di Jepang enggak ada buang. Jangan buang sampah sembarangan enggak ada kan Bu. Benar benar. Enggak enggak perlu ada tempat sampah di mana-mana juga tapi dia sudah sadar sehingga dia melakukan karena dia dia paham gitu dan dia paham buktinya adalah melaksanakan. Hm. Nah, kalau sudah
6:09 apa namanya ee paham tidak melaksanakan ya berarti belum belum benar paham gitu kan. Oke. Kayak dan Quran ini akan menjadi petunjuk yang membuat hidup kita sejahtera hanya ketika dilaksanakan. Hm. Dilakukan gitu. Hm. Dulu guru kita Pak Aris suka bilang ya kita sakit ke dokter dikasih resep judulnya parasetamol dibaca terus. Dibaca doang. Parasetamol. Parah setetamol gitu. Iya. Enggak ditebus ya. Kagak pernah ditebus, kagak pernah diminum gitu ya. Enggak akan sembuh dong gitu. Oke, Mas ngomongin potong sedikit ya. Ini ada kata-kata pertanggungjawaban itu maksudnya konsekuensi bukan sih Mas? Konsekuensi. Iya kan? Iya. Jadi nanti semua-semua tuh ada konsekuensinya. Iya. Sama kalau cuman dibaca ya enggak akan sembuh.
6:54 Konsekuensinya enggak di enggak ditebus resepnya ya tetap sakit kan gitu kan. I see. Sakit dong. Jadi bukan nanti ada, maaf nanti kita akan lebih dalam bukan nanti ada kayak laporan pertanggung jawab LPJ begitu enggak ya kan dipertanggungjawabkan semua tuh ada konsekuensinya. Oke. Oke. Oke. Sip. Dan Tuhan tuh mewajibkan kita untuk melaksanakan ini. Coba kita buka surat 24 ayat 1. Hm. Oke. Benar. 24 ayat 1. Ayat 1. Ini suatu surah surat yang kami turunkan dan kami wajibkan menjalankan hukum-hukumnya dan kami turunkan di dalamnya tanda-tanda kebesaran Allah yang jelas agar kamu ingat. Heeh. Jadi di situ diwajibkan menjalankan hukum-hukumnya. Jadi diturunkan dalam tanda-tandanya yang
7:40 jelas. Makanya kemarin kita bahas bahwa semua tuh jelas. Tapi jelasnya bukan karena persepsi kita di dalam menafsirkan Quran, tapi karena waktu menurunkannya itu dengan ilmu Allah dan dijelaskan gitu. Hm. Kemarin kita sudah bahas bahwa ini bahasanya bahasa Arab yang harus diikrab dijabarkan oleh ee oleh kecerdasan namanya Jibril menjabarkan sehingga ini jadi jelas gitu. Oke. Begitu jelas kita paham kita bisa melaksanakannya. H gitu. Coba buka lagi ya. Surah 28 ayat 85 tuh. Oke. 28 ayat 85. Sesungguhnya Allah yang mewajibkan engkau untuk melaksanakan hukum-hukum Al-Qur'an. Engkau ini siapa kok diurungin? Oh iya ya. Ya buat kita l ya.
8:27 Buat kita nih kadang-kadang ini ya mungkin waktu itu diturunkannya ke Nabi Muhammad gitu ya. Tapi jadi lupa untuk ke kitanya sih. Benar-benar akan mengembalikanmu ke tempat kembali. Katakanlah, "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang berada dalam kesesatan yang nyata." Heeh. Ini menarik ya, mengembalikanmu ke tempat kembali. Jadi nanti ujung-ujungnya Quran ini akan membawa kita ke kembali kepada Tuhan gitu. Hmm. Kayak nanti kita bahas apa sih isi Quran ini sebenar-benarnya. Tapi nanti kita ngomong dulu metodologinya apa. Oke. Oke. Tahapan ya. Tahapannya dulu tu. Oke. Nah, kenapa melaksanakan Qur melaksanakan ee ini harus perlu pedoman gitu, Kang Abu? Karena di Quran itu banyak
9:14 perbuatan yang dianggap baik tapi sia-sia gitu. I see. Hm. Jadi perlu perlu perlu guidelines gitu ya. Jadi melaksanakan Quran itu perlu guideline dan dibimbing oleh Tuhan karena banyak perbuatan tuh enggak ada nilainya gitu, sia-sia. Nah, gitu ya. Ee buka ya surat 18 ya 103 104. Ini berasa udah terbaik gitu ya, kayak udah oke banget gitu. He. Katakanlah, "Apakah perlu kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?" Heeh. yaitu orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia. He. Sedangkan
10:01 mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya. Nah, jadi ada orang sudah ngerasa baik banget gitu ya. Hm. Tapi sebenarnya perbuatannya sia-sia gitu. H ya kan mereka itu adalah orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan tidak percaya terhadap pertemuan dengannya. Maka sia-sia amal mereka dan kami tidak memberikan penimbangan terhadap amal mereka pada hari kiamat. Heeh. Nah, lanjut lagi tuh 106 tuh. Demikianlah balasan mereka itu neraka jahanam karena kekafiran mereka dan karena mereka menjadikan ayat-ayatku dan rasul-rasulku sebagai bahan olok-olok. Nah, gitu. Jadi, jadi artinya banyak terus sebenarnya ee ini 18 106 ya. He coba-coba ee naik dikit 107 sampai 8nya.
10:49 Husin de kamu 107 boleh sampai 110 ya. Oke. Sungguh orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal. He. Mereka kekal di dalamnya. Mereka tidak ingin pindah dari sana. Heeh. Katakanlah seandainya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum penulisan kalimat-kalimat Tuhanku. He. Sebelum selesai penulisan kalimat-kalimat Tuhanku. Meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula. Ya, katakanlah sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu yang telah menerima wahyu bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa. Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dan
11:37 beribadah kepada Tuhannya. Nah, makanya di sini menarik ya, Kak Abu. Jadi ee ada ada di di 18 110 dikatakan kalau mau bertemu Tuhan harus mengerjakan kebajikan dan tidak mempersekutukan. Tetapi di 1803 kalau kamu mengerjakan kebajikan ternyata banyak yang sia-sia gitu dan enggak ketemu Tuhan berarti kan. Betul. Nah gitu. Jadi artinya ee berbuat melaksanakan Quran ini karena banyak perbuatan baik yang sebenarnya sia-sia gitu. Hm. Ya kan? Kayak misalnya nih ya, surat 4 ayat 48 gitu. Oke, benar. Benar. 448. Heeh.
12:24 Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukannya. Syirik. Dan dia mengampuni dosa yang selain syirik itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh dia telah berbuat dosa yang besar. Nah, misalnya tadi kan dibilang ee berbuat baik enggak boleh enggak boleh apa namanya ee tidak berpandang patokan pada Quran karena ada perbuatan sia-sia. Salah satunya ini di 1810 harus berbuat baik dan tidak mempersekutukan Tuhan gitu. Betul. Nah, ini yang akan sampai apa membawa kita sampai kepada ee pertemuan dengan Tuhan gitu. He. Makanya mengamalkan ini harus pakai petunjuk gitu. Oke. Jadi kita bisa jadi ee bisa
13:09 jadi petunjuk dalam melakukan Quran itu sehari-harinya gitu. Karena ada orang yang tadi berbuat sia-sia, ada orang yang di mata dia dia sudah berbuat baik padahal di mata Tuhan merusak. Hmm. Misalnya baca Quran jadi teroris misalnya gitu. Dia sudah ngerasa dia jihad banget kan. Padahal rusak gitu. Heeh. Heeh. He. Enggak pakai kasih sayang gitu. He he. Coba kita buka ya. Surat 2 ayat 11 sampai 12. Iya. Dia sudah ngerasa sebaik-baiknya gitu ya. Balik lagi ya. Iya. Oke. Dari ber 11 ya. I. Wah, ini menarik sih. Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Janganlah berbuat kerusakan di bumi." Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan." Betul. Jadi ternyata
13:58 dia menganggap bahwa dia melakukan perbaikan padahal dia di mata Tuhan merusak. Kita kan banyak yang beragama terus merusak tapi nganggapnya sudah berbuat atas nama Tuhan gitu kan. Betul. Betul. Padahal ee dia sebenarnya sedang merusak gitu. Kita lihat lagi ya. Surah 32 ayat 12. Hmm. 32 ayat 12. Alright. Dan alangkah ngerinya jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, mereka berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar. Maka kembalikanlah kami ke dunia niscaya kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh kami adalah orang-orang yang yakin." Nih pengin balik lagi nih, ya. Nah, iya. Ya, dunia itu kan sebenarnya kan bukan terus
14:44 dia apa namanya ee dia di mana ini kan kalau kita apa kita lihat lagi kayak ee podcast tiga fakir kita itu kan sebenar neraka itu kan di sini dan saat ini, dunia juga di sini dan saat ini gitu. Jadi artinya mengerjakan kebajikan gitu. Nah, ee makanya ada ayat yang lain bilang mengerjakan kebajikan yang berbeda dengan yang pernah dilakukan lakukan. 357. Coba kita buka. Ini terak-terak ya di kalau nerakanya kayak tempat dia teriak-teriak di neraka gitu kan bukan tempat lah ya. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu. Ya Tuhan kami keluarkanlah kami dari neraka. nis
15:30 kami akan mengerjakan kebajikan yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu. Heeh. Dikatakan kepada mereka, "Bukanlah kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan. Maka rasakanlah azab kami bagi orang-orang zalim. Tidak ada seorang penolong pun. Kembalikanlah kami, keluarkanlah kami neraka. Kami akan mengerjakan kebajikan." Neraka itu kan kondisi kan. He. Kalau dunia nerakanya kan melarat, miskin gitu kan. misalnya jalannya sulit gitu kan. Jangankan jalan hidupnya jalan matinya pun susah gitu ya. Nah itu ee berlainan dengan apa yang kami kerjakan dulu. Jadi ternyata dia hidup tanpa pedoman ya dalam melakukan apa-apa tuh tanpa pedoman atau kalaupun berbuat baik sia-sia gitu. Hm. Nah ini
16:16 kan berarti perlu pandoman untuk melakukan action berdasarkan petunjuk gitu ya kan. Oke. Nah, salah satunya orang yang kemudian berbuatnya salah dalam hidup ini itu orang-orang yang di dalam hidup sebelum di hidup sekarang ini pelit, Kang Abu. Hm. Enggak sedekah gitu. He. Jadi, dia ee dia ingin untuk melakukan perbuatan baik yang berlainan. Berlainan. Nah, coba kita buka ya. 63 ayat 10. 63 9 dan 10. 10 ya. Wahai orang-orang yang beriman, 11 boleh 11. Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Heeh. Dan barang siapa
17:01 berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi. Iya. Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu. Lalu dia berkata, "Menyesali, ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh." I. Jadi, orang-orang yang disebut saleh adalah orang-orang yang tiap harinya action, bersedekah, gitu ya. Oke. Amal tadi ya, Mas ya? Iya. Amal melaksanakan. Oke. Jangan cuman ngomong doang. Hm. Oke. Heeh. Dan Allah tidak akan menuna kematian seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah maha teliti apa yang kamu kerjakan. Nah, kenapa dia
17:47 ee menyesal untuk waktu hidupnya dipanjangkan karena tidak bersedekah? Karena memberi sebagai apapun yang kita miliki ya. Bisa sedekah itu kan bisa macam-macam kan. Betul. Bisa harta, bisa waktu, tenaga. Tenaga, pikiran. Oke, kita buka ya surat Albaqarah surah 2 ayat 215. H ini supaya luas juga. Kadang-kadang orang dengar sedekah tuh langsung uang gitu, Mas. Iya, langsung ke materi gitu. Sori, sori. 219. Sor 15. Oke. Iya, 15 boleh. 19 juga coba 19 dulu ya. Oh, 19. Heeh. Mereka menanyakan kepadamu tentang Hammer dan judi. Heeh. He. Katakanlah pada keduanya terdapat dosa besar dan
18:33 beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya. Dan mereka menanyakan kepadamu tentang apa yang harus mereka infakkan. Heeh. Katakanlah kelebihan dari apa yang diperlukan. Nah, itu demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatnya kepadamu agar kamu memikirkan. Jadi, jadi gini. Jadi misalnya kita punya segini keperluan kita itu segini yang lebih ini harus diasin ya sedekahin gitu. Jadi kita tuh hidup yang perlu-perlu aja gitu. Kira-kira gitu. Keperluan orang beda ya. He. Setiap orang punya kebutuhan beda-beda kan. Tapi tapi harus ditanyain ke Tuhan tuh. Hm. Saya itu kebutuhannya berapa? Yang harus saya sedekahin berapa. Hm. Dan dan ini nih penting banget karena
19:20 oke kita buka ya ayatnya ya kita loncat-loncat ayat terus karena sedekah itu itu perbuatan baik yang paling sempurna gitu. Betul. Coba ya kita buka 392. 392. Betul. Oke. Kang Abu sudah membaca pikiran saya nih. Rotnya kan mirip ya. Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Heeh. Dan apapun yang kamu infakkan tentang hal itu, sungguh Allah maha mengetahui. Nah, jadi diinfakkan itu di atas keperluan ya kan? Ee dan itu adalah hal yang sempurna gitu. Hm. Mm. Jadi ada dua hal. Pertama, sempurna itu kalau
20:07 waktu berbuat baik dialirkan dengan kasih sayang Tuhan gitu ya. 19 ayat 96. Oke. Hm. Dan tapi yang kedua adalah sempurna itu juga berarti karena dialirkan oleh kasih sayang Tuhan berarti dia tepat segala-galanya, Kang Abu. Oke. Jadi pertama dia tepat waktu. Jangan misalnya ada orang lagi kejebur seumur kasih uang. Dikasih uang ya kan enggak perlu ya. Benar. Benar. Ada anak bayi kelaparan ee ee dikasih ee rendang gitu kan belum waktunya gitu kan kira-kira gitu. Tepat orang juga jangan sampai ada sekarang lagi zaman apa premanisme gitu ya. Preman jalan dikasih itu kan enggak tempat orang tempat jumlah. I jangan
20:54 sampai ter a tempat jumlah nih 25 ayat 67 coba ya. Oh benar. Ini kayaknya kita bahas detail di satu ini, Mas. Boleh, boleh. Tapi ini saya mau coba melaksanakan dulu ya. Ini menarik kita ulang nih. He benar-benar dan termasuk dan termasuk hamba-hamba Tuhan yang maha pengasih. Orang-orang apabila menginfakkan harta mereka tidak berlebihan dan tidak pula kikir di antara keduanya secara wajar. Pas yang pas gitu kan. Enggak bisa pas kalau enggak dibimbing Tuhan, dipandu Tuhan gitu. Betul. Jadi ada enggak orang yang berbuat baik tapi sia-sia ada. misalnya berlebih-lebihan gitu, wah dia gitu istrinya enggak dipikirin gitu kan. E itu sia-sia tuh atau terlalu kikir gitu. H terlalu kikir gitu. Nah, begitu kita
21:41 berbuat baik kayak begini tuh energi makin lama makin besar gitu dan pasti akan disiapkan kemudahan karena energinya makin besar kan. Iya. Nah, hidupnya jadi makin mudah gitu. He. Jadi Quran ini membuat mudah hm karena kita dibimbing untuk melaksanakan sesuai dengan pedoman dan panduan dari aku satu gitu ya, langsung dialirkan gitu ya. Berbuat baiknya Tuun bersama atau di sebenarnya nanti suatu saat nanti kita bahas yang berbuat baik bukan kita lagi tapi Tuhan gitu. Oke. Sehingga energinya besar. Kalau energi hidup besar maka hidup tuh kan pasti penuh dengan kemudahan kelapangan, kesejahteraan. Kesejahteraan. Oke. 92 1 sampai 5. Wah, ini menarik nih. 92 1 sampai 5.
22:27 Jadi, output-nya adalah apa? Action. Mengamalkan gitu. Iya. Demi malam apabila menutupi cahaya siang. Demi siang apabila terang benderang. Demi penciptaan laki-laki dan perempuan. Sungguh usahamu memang beraneka macam. Heeh. Maka barang siapa memberikan hartanya di jalan Allah dan bertakwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik surga, maka akan kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan kebahagiaan. Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup tidak perlu pertolongan Allah serta mendustakan pahala yang terbaik, maka akan kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa. Nah, jadi ada enggak orang yang akhirnya hidupnya susah mulu? Heeh. Heeh. hidupnya susah, matinya susah,
23:14 nanti bangkit kembalinya pun susah gitu. Oke. Karena dia energinya kecil, karena dia waktu hidupnya bahil, pelit, terus kemudian apa namanya? Ee tidak melakukan perbuatan baik berdasarkan petunjuk gitu ya, tidak berbuat baik beserta Tuhan gitu kan. Akhirnya dia jadi hidupnya susah aja gitu. Tapi wasodqo bil husna. Jadi di yang 92 ayat 6 ini membenarkan seodqah. sedekah gitu. Membenarkan artinya gitu membenarkan gini ya. Jadi kalau kita baca Quran ya kan kita niatnya belajar akhirnya paham akhirnya mengikuti bacaan dengan perbuatan ya kan perbuatan. Ketika kita mengikuti bacaan
23:59 dengan perbuatan, berarti kita lagi membenarkan ini enggak? Iya. Membenarkan apa yang kita baca dengan membuktikan dilakukan. Iya. Itu namanya seodqah. Oke. Seodqah itu artinya sidik. Membenarkan. Sidik itu membenarkan. Membenarkan itu artinya bahwa ini benar. Buktinya apa? Lakuin gitu dengan dengan petunjuk gitu. Oke. Wah, kita harus bikin ini di episode berikutnya. Kita dalamin ini ya. Oke. Setidaknya kita sudah mulai menyadari tentang betapa Quran ini menjadi manual book. Bukan hanya dibunyikan, tetapi juga baca, pelajari, pahami, amalkan. Tadi dapat ilmu banget nih. Khatam itu perfect. Sempurna. itu bukan hanya selesai 30 juz, tetapi justru diaplikasikan dan ternyata aplikasi yang terbaik adalah berbuat kebajikan yang bentuknya
24:45 sedekah. Nah, apa sih sedekah? Kita akan bahas di episode yang akan datang. Terima kasih. [Musik]