Principles of Animal Development part 2(modif)

Syamsul Bahri www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang perkembangan organisme, mulai dari gametogenesis hingga organogenesis, dan bagaimana nasib sel ditentukan selama perkembangan embrio. Dijelaskan juga tiga jenis spesifikasi dalam perkembangan: otonom, sitoplasmik, dan kondisional.

  • Perkembangan organisme meliputi gametogenesis, pembentukan zigot, pembentukan embrio (morula, blastula, gastrula), organogenesis, dan pertumbuhan hingga dewasa.
  • Nasib sel ditentukan oleh lingkungan tempat sel berada dan melalui proses spesifikasi (labil) dan determinasi (stabil).
  • Tiga jenis spesifikasi: otonom (invertebrata), sitoplasmik (insekta), dan kondisional (vertebrata).

Perkembangan Organisme

Perkembangan organisme adalah proses perubahan dari bentuk sederhana menjadi individu yang lengkap. Proses ini meliputi beberapa tahapan, dimulai dari gametogenesis, yaitu pembentukan gamet melalui spermatogenesis dan oogenesis, hingga pematangan gamet. Gamet yang matang kemudian akan melebur membentuk zigot. Zigot ini akan memperbanyak diri melalui mitosis yang disebut cleavage, membentuk embrio tahap morula, blastula, hingga gastrula. Gastrula adalah embrio yang memiliki lapisan germinal. Interaksi antar lapisan germinal ini akan membentuk organ-organ tubuh melalui proses organogenesis. Organ tubuh yang terbentuk akan bertumbuh dan bertambah ukurannya hingga mencapai bentuk dewasa.

Jumlah Sel dan Jenis Sel

Tubuh manusia mengandung sekitar 100 triliun sel, dengan sekitar 200 jenis sel yang berbeda pada mamalia. Menariknya, semua jenis sel ini berkembang dari satu sel zigot yang sama. Penelitian menunjukkan bahwa nasib sel ditentukan oleh lingkungan tempat sel itu berada. Contohnya, pada embrio Xenopus tahap blastula, blastomer dari kutub animal yang seharusnya menjadi epidermis dapat berubah menjadi sel otot atau sel otot jantung tergantung pada konsentrasi aktivi di sekitarnya.

Spesifikasi dan Determinasi

Proses penentuan nasib sel meliputi tahap spesifikasi dan determinasi. Spesifikasi adalah proses penentuan nasib sel yang masih labil dan dapat berubah. Determinasi adalah kondisi ketika nasib sel sudah stabil dan tidak dapat berubah, apapun lingkungannya. Ada tiga jenis spesifikasi: otonom, kondisional, dan sitoplasmik.

Spesifikasi Otonom

Spesifikasi otonom terjadi pada sebagian besar invertebrata seperti moluska, annelida, dan tunikata. Spesifikasi ini disebabkan oleh determinan morfogenetik, termasuk protein atau mRNA tertentu, yang terletak pada bagian embrio yang berbeda-beda. Contohnya, pada embrio tunikata, determinan untuk struktur ektoderma terkonsentrasi di kutub animal, sementara determinan untuk struktur endoderma ditemukan di kutub vegetal. Embrio yang berkembang dengan spesifikasi otonom disebut mengalami perkembangan mosaik, di mana blastomer yang diisolasi pada tahap awal tidak bisa berubah nasibnya karena determinan morfogenetiknya sudah berbeda sejak awal.

Lokalisasi Sitoplasmik

Lokalisasi sitoplasmik terjadi pada sebagian besar serangga. Seperti pada tunikata, terdapat lokalisasi determinan morfogenetik pada bagian embrio yang berbeda. Contohnya, pada telur serangga, mRNA bicoid terkonsentrasi di bagian anterior, sementara mRNA nanos terkonsentrasi di bagian posterior. Setelah pembuahan, nukleus sel telur memperbanyak diri tanpa diikuti sitokinesis yang sempurna, membentuk sinsitium, yaitu sitoplasma sel embrio yang ditempati oleh banyak nukleus. Rasio protein Bicoid dan Nanos menentukan nasib bagian-bagian embrio, di mana rasio tertinggi membentuk akron (tudung kepala) dan rasio terendah membentuk telson (ekor).

Spesifikasi Kondisional

Spesifikasi kondisional terjadi pada sebagian besar vertebrata dan beberapa invertebrata. Pada embrio vertebrata tahap blastula, blastomer yang seharusnya membentuk struktur punggung dapat berubah nasibnya menjadi struktur ventral jika dipindahkan ke kutub vegetal. Nasib blastomer ditentukan oleh lingkungan tempat dia berada. Jika sebagian blastomer dibuang, embrio tetap tumbuh normal karena sel yang tersisa akan membelah dan mengganti tempat serta peran sel yang hilang. Proses penggantian ini disebut regulasi, dan perkembangan embrio yang menggunakan spesifikasi kondisional disebut perkembangan regulatif.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hai perkembangan memberikan Agam barang tentang perubahan organisme dari bentuknya yang paling sederhana hingga terbentuk individu yang lengkap Hai secara sederhana perkembangan organisme bisa dibagi menjadi beberapa tahapan mulai dari gametogenesis Hai pembentukan gamet termasuk spermatogenesis dan oogenesis hingga aku pematangan gamet game tadi mm yang matang kemudian akan melebur Hai membentuk sikap nasi God inilah yang kemudian akan memperbanyak diri dengan

0:48 mitosis yang tidak biasa yang disebut dengan glitz the lounge Hai nanti kemudian eh sighot itu akan memperbanyak diri dengan cara seperti tadi sehingga terbentuk embrio tahap morula blastula hingga tahap gastrula ke studio sendiri adalah embrio yang telah memiliki lapisan lapisan germinal Hai nanti interaksi Hai antar lapisan germinal pada gastrula ini akan menyebabkan terbentuknya organ-organ tubuh proses pembentukan organ-organ tubuh tadi disebut dengan

1:33 organogenesis nah organ tubuh yang telah terbentuk akan bertumbuh Hai bertambah ukurannya hingga Hai bentuk dewasanya akan tercapai Hai nah hah Hai tubuh seorang manusia itu mengandung sekitar 100 triliun self Jadi Sabtu tubuh manusia itu jumlah sel yang menyusunnya itu bisa mencapai

2:18 Hai pada mamalia ada sekitar 200 aja jenis sel Hai yang berbeda yang menyusun tubuhnya Hai nah ke-200 jenis share itu berkembang dari Sabtu Chelsea God yang sama Hai yang menjadi menarik adalah bagaimana 21 Chelsea got yang membelah hasil belahannya bisa berkembang menjadi berbagai jenis Sharp Hai karena pada individu yang telah sempurna perkembangannya itu ditemukan Abraham jenis AF mulai dari sel yang

3:05 menghasilkan keratin misalnya sebut dengan keratinosit sel-sel yang menghasilkan kristalin yang membentuk lensa mata sehingga A sel-sel penghasil insulin yang ditemukan pada pankreas itu sel-sel tersebut jenis-jenis sel tersebut berkembang dari satu Sel zigot yang sama Hai Na Ho hasil penelitian asasi Madden kawan-kawan ini menunjukkan bahwa Hai nasib sel itu ditentukan oleh lingkungan tempat sel itu berada kali ini adalah embrio xenopus tahap blastula

3:56 Hai blastomer pada bagian animal nya di ambil kemudian ditempatkan pada cawan petri maka blastomer yang ada pada al-kutub anime ini Hai mestinya akan berkembang menjadi epidermis karena sel-sel atau blastomer Anda pada kutub anime ini sesungguhnya adalah bakal ectoderm jadi ektoderm itu memiliki dua nasib bisa menjadi epidermis bisa menjadi sel-sel syaraf Nah kalau Hai blastomer pada kutub animal ini di

4:43 Bridgestone 4 kan pada lingkungan yang berbeda dari sebelumnya maka Abah call ektoderm yang masih menjadi epidermis ini akan mengubah arah perkembangannya nasibnya akan berubah bergantung Hai konsentrasi aktifin yang terdapat di sekitar Hai bakal ectoderm nih Hai Le misalnya lihat kalau bakal ectoderm ini Hai tempatkan dalam medium yang mengandung aktifin 16 Nugraha pemilik megah bakal ectoderm ini tidak and a berkembang menjadi epidermis tapi dia akan berubah menjadi sel otot

5:30 Hai Nah kalau kadar aktifinnya dinaikkan hingga 100 nanogram pemilih maka aba kau Hai ektoderm ini Hai akan mengubah arah perkembangannya menjadi sel-sel Hai otot jantung artinya apa Hai nasib sel itu ditentukan oleh di lingkungan tempat sel itu berada itu hasil penelitian asasi Medan kawan-kawan pada embrio xenopus yang beradab pada tablets Too Late ndak cerita ini mungkin akan berbeda kalau blastomer yang diberi perlakuan

6:17 itu diambil dari embrio yang tahap perkembangannya Hai bisanya blastula lanjut Hai diambil blastomer nya kemudian diberi perlakuan yang berbeda Hai nah oh proses Hai hehehe penentuan nasib Hai ke di atas dua tahap pada tahap spesifikasi ada tahap determines Hai spesifikasi sendiri adalah proses penentuan nasib Hai yang Hai masih labil jadi nasib sel yang

7:03 ditentukan melalui proses spesifikasi itu masih labil masih bisa berubah Hai jadi satu sel disebut the latter spesifikasi Hai kalau nasibnya masih bisa berubah hai tapi kalau Om determinasi itu nasib sial tersebut sudah stabil jadi apapun lingkungan tempat dia berada nasibnya tidak akan berubah sama sekali Hai artinya sel itu sudah terdetek minasih nasibnya sudah stabil tidak akan berubah lagi meskipun lingkungan tempat embrio tumbuh berkembang diganti dengan lingkungan yang berbeda dari sebelumnya

7:53 spesifikasi ada tiga jenis ada spesifikasi otonom ini terjadi pada sebagian besar invertebrata kemudian ada spesifikasi kondisi conditional spesification ini terjadi pada vertebrata dan beberapa invertebrata dan spesifikasi yang lain adalah sitoplasmik localization ini terjadi pada sebagian besar insecta the lounge Hai nah spesifikasi otonom hai hai hal itu terjadi pada Hai itu terjadi pada embrio invertebrata seperti moluska Annelida termasuk

8:41 tunikata Hai spesifikasi otonom ini ah ah ini terjadi karena determinan-determinan morfogenetik yang Hai termasuk protein-protein Hai atau Messenger arena tertentu itu yang terletak pada di bagian embrio yang berbeda-beda Hai Kalau Anda misalnya lihat gambar ini adalah ini adalah embrio tunikata tetap 81 nah ketika embrio masih dalam tahap yang sangat

9:26 hai oh determinan morfogenetik yang berbeda-beda itu terorientasi pada bagian embrio yang berbeda ndak misalnya lihat ada terminal yang Hai menyebabkan sel berkembang menjadi struktur-struktur ektoderma itu terkonsentrasi pada bagian kutub animal embrio sementara determinan morfogenetik yang menyebabkan sel membentuk struktur-struktur endoderma itu hanya ditemukan pada bagian a vegetarian embrio nanti di bagian ekuator embrio ditemukan determinan morfogenetik yang

10:15 agak beragam Oleh karena itu sejak awal Hai blastomer yang berkembang dari embrio ini sedap yang sudah ditentukan nasibnya karena determinan morfogenetik yang dimilikinya sudah berbeda sejak awal Oleh karena itu embrio yang berkembang dengan a Hai Kak Hai cara otonomi otonomik specification ini disebut mengalami perkembangan musik karena determinan-determinan a morfogenetik yaitu sejak awal a-true

11:03 susun atau terlintasi pada daerah-daerah MB yang berbeda mirip dengan mosaik tadi hal itu yang menyebabkan Mengapa khas blastomer yang diisolasi pada tahap sangat awal ini itu tidak bisa berubah nasibnya lagi karena determinan morfogenetik yaitu dari awal sudah berbeda-beda ini misalnya sel a42 kalau diisolasi kemudian dibiarkan tumbuh yang membentuk dia hanya akan membentuk struktur-struktur ectodermal sejak tidak akan membentuk struktur-struktur endodermal misalnya karena dia tidak punya determinan morfogenetik selain

11:51 determinan ektoderm tadi Hai Mbah hahaha Hai yang lain adalah sitoplasmik localization ngotot sitoplasmik localization ini terjadi pada sebagian besar serangga the lounge Hai Naa Ho a = eh tunikata yang berkembang dengan hai menggunakan air otonomus spesification pada serangga juga ada lokalisasi determinan morfogenetik jadi embrio pada bagian yang berbeda akan

12:39 melokalisasi determinan morfogenetik yang berbeda kali adalah telur serangga ini adalah bagian anterior ini adalah bagian posterior maka pada bagian anterior terlokalisasi atau terkonsentrasi Messenger eneg dan hanya ditemukan pada bagian ini tidak ditemukan pada bagian telur yang lain sementara pada bagian paling postero terkonsentrasi Messenger Hai ini adalah nukleusnya nukleus dari sel telur yang sudah matang ini Nah kalau sel telur ini dibuahi maka

13:25 nukleusnya ini akan memperbanyak diri akan terjadi nucleo kinesis Hai nah Nugroho Genesis ini menyebabkan Ajum lah nukleus yang ada di dalam KMB ini ya bertambah Hai tapi tidak diikuti dengan sitokinesis jadi sitokinesis pada embrio insekta ini tidak sempurna jadi Hanya berupa lekukan lekukan kecil yang menyebabkan embrio serangga pada tahap ini masih bersel satu tapi dengan jumlah Hai jumlah nukleus yang sangat banyak karena kondisi ini yang kemudian disebut

14:13 dengan sinsitium jadi sitoplasma Hai sel embrio 21 sitoplasma sel embrio yang ada di tempati oleh banyak nukleus itu terjadi karena Hai sitok nucleo kinetisnya tidak diikuti dengan sitokinesis yang sempurna nah ini disebut dengan sinsitium Nah kalau Kemudian dari awal sudah terjadi lokalisasi Messenger Aren yang berbeda pada bagian anterior dan posterior maka ketika Messenger are needed to ditranskripsi maka kemudian Messenger

15:02 app route-inn yaitu akan bermigrasi ke arah yang berbeda Hai protein yang ditranskripsi oleh Messenger arena because Anda pada pekerjaan teror itu akan bergerak ke arah fosil sementara Hai protein manusia yang ditransfer dari messenger hny yang terkonsentrasi di daerah poster akan bergerak ke arah until the a single apa dahak tubuh Hai pada sel embrio ini terjadi eh Hai perbedaan rasio protein AB koi dan

15:47 manusia yang berbeda-beda rasa protein big misalnya rasa protein bigness pada bagian palingan teror itu adalah rasio yang paling tinggi sementara rasio yang terendah ditemukan pada bagian embrio paling poster nah rasio hop protein Bitcoin dan Nano situ yang menentukan nasib dari bagian-bagian embrio ini di bagian yang eh eh a rasio B Klaten anusnya paling tinggi akan membentuk akron atau tudung kepala Hai sementara bagian tubuh embrio yang

16:35 rasio protein biskuit nanasnya paling rendah itu akan membentuk As ruktur telson atau ekor sementara nasyid dari bagian-bagian embrio yang lain ditentukan oleh rasio kedua protein tadi Hai nah yang lain adalah spesifikasi kondisi-kondisi nonspesifik ini terjadi pada sebagian besar pada vertebrata dan beberapa jenis invertebrata Hai kali ini adalah embrio vertebrata blastula ini adalaha bagian Aku tutup animal ini

17:23 adalah kutub vegetal Nah kalau blastula ini dibiarkan ah berkembang dibiarkan tumbuh maka dia akan tumbuh membentuk individu yang sempurna di bagian yang diberi warna merah ini ayam inedit yang berwarna merah ini adalah bagian embrio bakau pembentuk struktur struktur punggung agar struktur-struktur dosa Nah kalau dibiarkan maka blastomer yg ada pada daerah ini akan tetap membentuk struktur struktur odor saat addict Hai nah yang menarik adalah kalau ah blastomer bakal pembentuk struktur

18:11 punggung itu dipindahkan pada kutub vegetal 2016 tomer yang tadinya a yang berfungsi membentuk struktur punggung ketika dipindahkan pada bagian aqodtu vegetat itu berubah nasibnya membentuk struktur-struktur ventral embrio Hai artinya nasib daripada blastomer Pada tahapan ini ditentukan oleh lingkungan tempat dia berada kalau dia berada di lingkungan yang mendukung dia untuk membentuk struktur punggung Japan membentuk struktur punggung tapi kalau dipindahkan ke daerah lain yang tidak

19:00 mendukung pembentukan struktur punggung itu dia akan berubah nasib istri dipindahkan ke sini ke di kutub Hai vegetal nasibnya berubah membentuk struktur-struktur Fender nah eh kalau blastomer yang ada pada tablas tool ini sebagian dibuang Hai maka kemudian eh Hai embrio akan tetap tumbuh normal Kenapa karena Shell yang tersisa akan Hai membelah mengganti tempat dan peran

19:46 dari sel-sel blastomer yang dilepaskan tadi Hai Na proses proses penggantian The Show termasuk perannya ketika sebagian dibuang dari embrio itu disebut dengan regulasi golekane Tuo proses perkembangan embrio yang menggunakan Akon disional spesification itu disebut dengan act perkembangan regulatif Hai Hoi itu aku lihat tentang Hai itu kuliah tentang

20:33 Hai prinsip-prinsip prinsip-prinsip dasar aberkembang and hewan terima kasih

Share

Ringkasan Video YouTube