I Am Loved : Dengan Kasih Yang Kekal - Ps. Philip Mantofa (GMS Church)

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang kasih Tuhan yang kekal dan setia kepada umat-Nya. Poin-poin utama yang ditekankan adalah:

  • Keselamatan adalah inisiatif dari Tuhan.
  • Tidak ada yang dapat mengubah kasih Tuhan.
  • Tuhan tidak akan pernah menyerah pada hidup kita.

Pembukaan

Pendeta Philip Mantofa membuka dengan doa dan menyapa jemaat serta penonton streaming. Dia mengumumkan dua acara retreat besar tahun ini: konferensi di Jakarta dan retreat di Holy Land. Pendeta Philip Mantofa menekankan pentingnya merenungkan kasih Tuhan di awal tahun untuk memperkuat iman dan keberanian dalam menghadapi tahun yang baru. Tema ibadah kali ini adalah "I am loved" dengan topik-topik yang berbeda di setiap sesi.

Kasih yang Kekal

Pendeta Philip Mantofa membahas Yeremia 31:3 yang menyatakan bahwa Tuhan mengasihi umat-Nya dengan kasih yang kekal. Ayat ini disampaikan kepada bangsa Israel yang merasa dilupakan oleh Tuhan saat menjalani hukuman. Tuhan tetap menyatakan kasih-Nya yang abadi, bahkan ketika mereka menjauhi-Nya. Kasih Tuhan tidak bergantung pada performa atau perbuatan baik kita, melainkan sudah ada sejak sebelum kita dilahirkan. Kasih ini lebih tua dari usia kita dan terus berlanjut hingga selama-lamanya.

Kasih Setia yang Berkelanjutan

Kasih Tuhan tidak hanya kekal tetapi juga setia. Tuhan berjanji untuk terus mengasihi dan mempedulikan kita sampai selama-lamanya. Kasih setia ini (dalam bahasa Ibrani, "hazet") berarti eternal care, menunjukkan komitmen Tuhan untuk selalu hadir dan menolong kita dalam segala situasi. Kasih Tuhan adalah kekuatan kita dalam menghadapi kemoterapi, kehilangan orang yang dicintai, atau masalah keuangan.

Kasih sebagai Kekuatan Utama

Pendeta Philip Mantofa menekankan bahwa kasih Tuhan lebih sulit dijelaskan daripada kuasa-Nya. Kasih adalah dasar dari iman dan keberanian kita. Semakin kita menyadari kasih Tuhan, semakin kita tidak goyah dan tidak takut menghadapi apapun. Kasih Tuhan memampukan kita untuk mengampuni, melayani, dan berkorban. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, bahkan dalam penderitaan dan penganiayaan.

Kasih yang Mengubah

Orang yang tertanam dalam kasih Tuhan akan mudah untuk melayani dan memberi. Tuhan tidak akan pernah menjadi mantan kita. Dia sudah mengenal kita sejak awal dan kasih-Nya adalah fondasi yang kuat dalam menghadapi masalah. Tuhan menunjukkan kasih-Nya bukan untuk mengingatkan dosa kita, tetapi untuk meyakinkan kita akan keamanan dalam kasih-Nya.

Inisiatif dan Pilihan dalam Kasih

Keselamatan kita adalah inisiatif Tuhan, tetapi kita tetap memiliki pilihan untuk meresponi-Nya. Pendeta Philip Mantofa menceritakan pengalamannya sendiri bagaimana Tuhan menampakkan diri kepadanya sejak kecil melalui penglihatan dan simbol-simbol. Pengalaman ini menunjukkan bahwa Tuhan sudah merencanakan keselamatan kita jauh-jauh hari, tetapi tidak memaksa kita untuk menerimanya.

Tiga Poin Penting tentang Kasih Tuhan

Pendeta Philip Mantofa merangkum khotbahnya dalam tiga poin:

  1. Keselamatan kita adalah inisiatif Tuhan.
  2. Tidak ada yang bisa kita perbuat untuk mengubah kasih-Nya.
  3. Tuhan tidak akan pernah menyerah atas hidup kita.

Kasih dan Keadilan Tuhan

Pendeta Philip Mantofa menjelaskan bahwa Allah adalah kasih dan baik setiap waktu, tetapi juga suci. Karena kasih-Nya, Yesus menjadi dosa di kayu salib untuk menebus kita. Meskipun Tuhan mengasihi semua orang, kita tetap memiliki pilihan untuk menerima atau menolak kasih-Nya. Kasih Tuhan akan membuat kita bertobat dan mempersembahkan hidup kita kepada-Nya.

Tidak Akan Pernah Menyerah

Tuhan tidak akan pernah menyerah pada hidup kita. Dia akan terus melanjutkan kasih setia-Nya sampai selama-lamanya. Inilah yang membuat kita berani menghadapi masa depan dengan segala tantangan dan kekurangan. Kematian orang Kristen yang sungguh-sungguh dengan Tuhan adalah kebahagiaan karena mereka tahu Tuhan akan menjaga keturunan mereka.

Sarapan dengan Tuhan

Pendeta Philip Mantofa mengingatkan jemaat tentang acara "Breakfast with God" besok pagi. Acara ini adalah waktu untuk berlutut, bersujud, dan berdialog dengan Tuhan. Jemaat diundang untuk membawa persembahan kasih sebagai ungkapan apresiasi kepada Tuhan. Persembahan ini akan digunakan untuk melebarkan kerajaan Tuhan.

Penutup

Pendeta Philip Mantofa mengajak jemaat untuk mengingat kasih Tuhan dan melihat tanda-tanda kebaikan-Nya dalam hidup mereka. Dia berdoa agar jemaat tidak pesimis tetapi memiliki masa depan penuh pengharapan. Jemaat menyanyikan lagu penyembahan sebagai ungkapan syukur dan iman kepada Tuhan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Haleluya. Berikan kemuliaan bagi Tuhan. Praise Jesus. Kami siap untuk dengar-dengaran dengan suara Tuhan Roh Kudus yang ambil alih sepenuhnya. Sembunyikan hamba-Mu di balik salibmu. Berkati umat-Mu dengan pewahyuan baru. Dalam nama Yesus. Amin. Shalom semua. E sebelum duduk, bisakah Anda menyapa kanan kiri dan termasuk yang streaming kita di mana-mana? Tolong katakan pada orang itu, "Shalom, welcome home. Silakan duduk kembali. Senang sekali di awal tahun ini kita

0:45 bisa streaming bersama-sama lagi masuk hadirat Allah. Ada dua retreat besar yang saya nanti-nantikan tahun ini. Yang pertama di Jakarta dalam bentuk konferensi, super conference namanya. Anda kalau belum mendaftar segera karena ada sesuatu dari Tuhan untukmu dan untuk keluargamu dan untuk anak cucumu di situ. Lalu bulan November nanti kita akan retreat di Holyandah perjanjian. Kalau mampu, kalau bisa, kalau Tuhan izinkan. Pendaftaran sudah dibuka. Semoga kita bisa pergi bersama-sama di sana. Nanti kita akan banyak merenungkan firman Allah. Kebiasaan saya setiap tahun adalah merenungkan kasih Tuhan. Jadi sebelum

1:31 saya beraktivitas lebih, sebelum lebih dalam lagi mengarungi tahun yang baru, saya selalu punya habit untuk banyak merenungkan kasih. Karena kalau hati kita itu tangkinya penuh dengan kasih, kita jadi orang yang beriman, kita jadi orang yang berani. Tapi kalau hati kita itu ragu memulai tahun yang baru, nanti di tengah-tengah kita goyah. Merenungkan kasih Tuhan itu powerful sekali. Jangan kau remehkan. Kasih itu cupu. Kasih itu lemah. Justru kalau kita rasa aman sama Tuhan nanti itu ya iman kita itu beda

2:20 levelnya. Justru kalau kita itu sadar bagaimana kita dikasihi, nanti lebih mudah sepanjang tahun ini kita mengampuni yang bersalah kepada kita. Di mana ada kasih, di situ ada freedom, ada keberanian. Di mana ada kasih, di situ ada iman. Iman itu bekerja melalui kasih. malahan. Makanya itu saya kasih judul besar kita tahun ee minggu ini waktu kita streaming I am loved. Saya dikasihi dengan setiap topik-topiknya yang berbeda-beda bisa munculkan menunya. Di kebaktian satu tadi saya jelaskan tentang begitu besar kasih Allah. Why love is the greatest? Kenapa kasih adalah yang terbesar? Kebaktian tiga

3:07 nanti bukan Esau tapi Yakub yang kukasihi. Kenapa seolah-olah Tuhan itu pilih kasih kepada orang tertentu? Sebenarnya bukan gitu cara berpikirnya. Nanti saya jelaskan di ibadah 3. Ibadah empat tentang ayah yang merangkulku. Saya enggak sabar di kebaktian ini. Saya mau ceritakan kesaksian hidup saya bagaimana saya hampir ditampar malaikat tapi ditolong Tuhan. Kebaktian lima nanti terakhir bukan mengasihi tapi dikasih. Kalau kita enggak sadar ini kita langsung mengasihi. cepat lambat kita akan burn out, kita akan kecewa, kita akan kepahitan. You see, in knowing that your love comes great strength. Kebaktian dua dengan kasih yang kekal.

3:52 Mari kita buka sama-sama Yeremia pasal 31 ayat 3. Ada satu lagu lama yang menceritakan ayat ini, "I have loved you with an everlasting love. I have drawn you with my loving kindness. I have loved you with an everlasting love. I have drawn you with my loving kindness. Saya ulang lagi sampai menancap sebelum kita baca ayatnya. I have loved you

4:38 with an everlasting love. I have drawn you with my loving kindness. Kita baca ayatnya. 1 2 3. Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya. Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal. Sebab itu aku melanjutkan kasih setiaku kepada-Mu. Yeremia pasal 31 ayat 3. Sekali lagi ya saya bacakan. Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya, "Aku mengasihi engkau," kata Tuhan kepada Israel lewat mulut Yeremia, dengan kasih yang kekal.

5:24 Sebab itu aku melanjutkan kasih setiaku kepadamu. Bahasa Inggrisnya I have loved you with an everlasting love. I have drawn you with my loving kindness. Keluar dari mulut Yeremia ketika bangsa Israel sudah lupa bahwa Allah mengasihi mereka. bangsa pilihan sudah merasa enggak dipilih lagi. Yeremia hidup di zaman ketika bangsa Israel menjalani hukuman dari Tuhan. Bangsa Israel dibuang, dihancurkan sejarahnya. Bait sucinya runtuh. Enggak ada satu batu di atas batu yang lainnya. Mereka kehilangan harapan, tidak melihat

6:10 titik cerah di depan. Apalagi masa depan penuh pengharapan. itu keluar dari kitab Yeremia juga. Aku tahu rancangan yang ada padaku. Mereka merasa sudah dilupakan oleh Allah. Akhirnya setelah puluhan tahun mereka sadar bahwa itu salah mereka. Dan mereka berkata, "Jangan jangankan Tuhan, wong mama kita aja sudah melupakan kita. Ibu yang melahirkan dari kandungannya pun bisa menolak anaknya. Tuhan itu suci. He must be angry. Yeremia berkata dengan kuasa Roh Kudus.

6:56 No, you're wrong. Aku tidak melupakanmu. Aku mengasihimu. Sekalipun kau menjauhi aku, dari jauh aku masih menampakkan diri kepadamu. Cuman kamu gak merasa bahwa itu aku. Sinyal-sinyal yang kukirimkan semua kau abaikan. Tanda-tanda meskipun bukan tanda-tanda herer, tanda-tanda yang paling biasa. Tapi kau anggap itu kebetulan. Sebenarnya itu semua aku dari jauh itu aku coba jemput kamu, tapi kamu gak angkat teleponku, gak balas teksku. Tuhan berkata, "Dari jauh aku tetap menampakkan diri kepadamu. Kau boleh lupa aku. Kau boleh kira aku melupakanmu. Aku Tuhan gak pernah lupa.

7:43 Karena jenis kasih yang kuberikan padamu sifatnya kekal." Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya, "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal." Kata Tuhan, "Aku gak mengasihimu dengan kasih yang manusiawi. Manusia itu bisa berubah. Ayah, ibu pun bisa menolakmu. Aku tidak mengasihimu dengan tipe kasih itu. Aku mengasihimu dengan kasih agap yang tidak kenal waktu. Aku adalah alfa, aku yang awal. Aku adalah omega. Akulah yang akhir. Aku tanpa beginning, tanpa ending, tanpa awal, tanpa akhir. Tidak ada silsilah. Aku mengasihimu itu dengan kasih yang abadi, yang heavenly.

8:28 Berarti kalau kita itu dikasihi Tuhan bukan karena performa kita, bukan karena hari ini kita enggak nakal, bukan karena talenta bakat kita, bukan karena persembahan kita, bukan karena uang waktu yang kita berikan juga bukan karena paras tampang, bukan bahkan karena kesucian kita, kekudusan, ketaatan kita. Kita dikasihi Tuhan itu sudah dari sononya. Kasih Tuhan itu sejawab apa sih? Kalau Anda mau tahu kalau Anda itu dikasihi dengan jenis kasih yang seperti apa, kasih yang Tuhan beri dalam kehidupan Anda dan saya itu sudah jauh lebih early, lebih dini daripada hari kelahiranmu. Yeremia bermula dengan satu panggilan. Tuhan berkata, "Sebelum kamu dilahirkan,

9:15 waktu kamu masih ada di dalam kandungan mama, aku sudah mengenalmu dan memanggilmu dengan namamu sebelum bahkan kamu dikasih nama. Aku sudah punya panggilan akrab atas hidupmu. Sebelum kamu kenal aku, kenal aku, lihat wajah ibumu aja belum. Kamu masa masih ada di dalam rahim kandungannya. Sebelum kamu keluar dari kandungan mama, aku tahu kamu siapa. Kasih Tuhan itu setua itu dalam hidup kita. Yang disebut dengan kasih yang kekal itu kasih yang tua itu lebih awal daripada hari kelahiranmu. Ya, kalau hari lahirnya baru 5 tahun lalu, dia masih balita. Tapi kalau Anda

10:02 sudah umur 80, kasih Tuhan lebih tua dari usiamu. Kasih Tuhan bisa tarik lebih lama lagi sampai ke Kalvari atau Golgota, Yesus mati di kayu salib. Dalam kemahatahuannya Tuhan sudah tahu kita. Tapi jauh lebih tua dari itu. Bahkan tarik lama lagi ke belakang lagi lewati Golgota sampai ke Abraham. Tuhan sudah mengasihi kita sebelum Abraham ada. Tuhan sudah cinta padamu dan padaku. Yes, Jesus loves me. Dari sebelum Adam dan Hawa diciptakan. Bahkan Alkitab mengatakan kita dipilih sebelum fondasi bumi dijadikan. Makanya itu di Mazmur 139, Allah yang Maha Tahu. Pemazmur berkata, "Pikiran

10:49 ini terlalu ajaib bagiku. Aku dungu seperti hewan, tapi aku suka di dekatmu. Dan waktu aku bangun, maka pewahyuan ini lebih dari pasir di tepi pantai, lebih dari bintang di atas langit. Aku belum bisa memahaminya. Aku hanya bisa merasakan kasih itu, Tuhan. Kasih Tuhan itu kekal jauh melampaui usia usia bumi dan dia gak berhenti sampai situ. Kasih Tuhan itu juga maju. Tuhan gak berkata gini loh. Aku mengasihimu dari dulu. Kapok aku. Aku sudah jerah sama kamu. Di sini aku quit. Di menit ini aku berkata bye bye sayang. Noh Tuhan berkata dengan kasih yang

11:35 kekal. Dia berkata gitu kan. Lalu dilanjutkan sebab itu, kata sebab itu menunjuk pada komitmen Tuhan hari ini. Sebab itu aku melanjutkan This is good news. Ini kabar baiknya. Aku melanjutkan kasih setiaku kepadamu. Dalam bahasa Inggrisnya, I will continue to love you with eternal loving kindness. Tuhan berkata, "Aku ndak akan jera mencintaimu. Aku akan terus mengasihimu. Kasih kekal itu." Mulai hari ini, kasih kekal itu berubah menjadi kasih setia. Dalam kata kasih setia di sini dalam bahasa Ibraninya hazet yang artinya

12:22 eternal care. Luar biasa loh. Eternal care itu care. Care, caring. Kamu enggak care sama aku. Kamu enggak peduli. Aku mencintaimu. Aku akan terus komitmen dalam hidupmu to care for you. Untuk mempedulikanmu sampai aku datang, sampai akhirat selama-lamanya. Aku Tuhan gak berubah dahulu sebelum Abraham ada, sebelum Adam dan Hawa. Kasihku tetap sama kamu. Aku gak berubah hari ini. Aku tetap mencintaimu dan aku ready, siap menghadapi segala situasi yang kau hadapi. Kalau kau engkau menggandeng aku, aku mau jalan sama kamu. Aku mau menolongmu, bahkan meneguhkanmu, memegangmu dengan tangan

13:07 kananku yang memberi kemenangan. Jangan takut, Hai Yakub. Jangan bimbang, Hai Yakub, jangan takut. Hai, hai cacing Yakub. Yesaya berkata, "Cacing, sekalipun kamu kecil, aku gak pernah memandangmu remeh. Kau berharga dan mulia di mataku." Yesaya 43. Hai si cacing Yakub, hai Yesurun, hai Israel. Aku mengasihimu today dan aku berjanji untuk komitmen sama kamu sampai selama-lamanya. dahulu, sekarang, sampai selama-lamanya kasihku tak akan berubah atasmu. Wow. Yang lebih sulit untuk dijelaskan itu bukan kuasa Tuhan. Karena kuasa Tuhan itu dilihat.

13:54 Kasih itu lebih susah digambarkan. Makanya Paulus berkata, "Aku berdoa." Dia pakai doa supaya kamu bisa mengerti betapa dalamnya, lebarnya, tingginya, panjangnya kasih Tuhan. Hari ini saya tidak mau fokus kepada what to do. Poin 1, poin 2, poin 3, 4, 5. Aktivitas kita apa. Saya gak mau kita konsentrasi dulu pada perbuatan-perbuatan kita. Saya ingin dedikasikan ibadah kita lima kali hari ini untuk merenungkan sedalam apa kasih Tuhan, selama apa, sepanjang apa di depan, setinggi apa. Saya ingin kita rasa aman dulu sebelum kita menghadapi Februari, Maret, April,

14:41 lalu ber Desember. Be rooted in God's love that will be your soul strength. to face anything. Berakarlah dalam kasih karena itu nanti ya suatu hari akan menjadi satu-satunya perisaimu menghadapi segala sesuatu. Hanya kasih Tuhan yang bisa menggenomong kita ketika kita kemoterapi. Jikalau kita enggak mengalami mukjizat seketika, kita melalui proses terlebih dahulu. Kasih Tuhanlah yang akan menghiburmu saat kau kehilangan seseorang yang kau cinta alias bergabung. Waktu kita berada di arus bawah ketika finansial kita ambruk, mungkin kita salah langkah dahulu. It's God

15:27 forgiveness and acceptance. Pengampunan Tuhan dan penerimaan akan membuatmu kuat membangun kembali. Jangan di tempat yang jauh. Kembali bangun di atas reruntuhan yang sama. You build your life again. Bangun lagi karirmu. Bangun lagi keuanganmu. It's God's love. kasih Tuhan yang akan memampukanmu. Paulus tahu itu. Seorang rasul yang penuh kuasa sapu tangannya aja menyembuhkan orang. Dia berkata, "Ini terbesar." 1 Korintus 13, "Love is the greatest." Bahkan iman pun akan bekerja melalui kasih. Semakin kita sadar kasih Tuhan, semakin kita gak goyah, gak takut apa-apa. Jadi orang beriman itu otomatis

16:14 terjadi di mana hati dipenuhi dengan kasih ilahi. Kita beriman untuk orang lain juga cepat dapat. Kalau hati kita dipenuhi dengan welas kasih atau belas kasihan. Kita gak akan lagi lihat setan. Kita lihat orang kesurupan. Kita punya keberanian. Nama Yesus harus membebaskan dia in Jesus name. Get out dalam nama Yesus keluar. Karena kita gak pikir performa. Nanti kalau enggak jadi gimana? Nanti kalau enggak dijawab gimana? Kalau doa nanti gak mempan gimana? Pikiran kita enggak ke diri sendiri. Itu pikiran terkutuk. Waktu pikiran kita ke Kristus, ke orang lain, iman itu by produc. Kita berkata, "In Jesus name. Stop torturing my friend. Berhenti siksa temanku."

17:01 It's love. Paulus yang sama berkata di Roma 8, "Tak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Kristus. Semua musim kehidupan malaikat di atas, malaikat jatuh di bawah roh-roh jahat. Penganiayaan, penderitaan kelaparan kesesakan kesusahan. Ditinggal orang, dikhianati, disalah mengerti. Tak ada satu pun yang bisa memisahkan kita dari kasih Kristus. Tapi dalam segala sesuatu kita berlebih. Kita menjadi pemenang karena Dia yang mengasihi kita. kekuatanmu. Jemaat yang saya kasihi, saya sangat-sangat kasih. Tuhan tahu terletak pada bagaimana Anda memahami

17:46 kasih Tuhan yang gak bisa semua masuk ke logika kita. And how you live in that love. Gimana Anda hidup dalam kasih itu. Bahkan nanti mengasihi orang lain pun tidak terlalu susah. Karena waktu kita merasa dikasihi, otomatis kita kita yang berterima kasih ingin mengembalikan kasih. Kasihlilah orang lain seperti engkau dikasihi. Ampunilah orang lain sebagaimana engkau diampuni. Kita gak akan pernah diserahkan oleh Tuhan ke dalam tangan Algojo karena kita bukanlah hamba itu yang dibebaskan hutang besarnya, tapi mencekik sesama hamba temannya, sesama temannya yang adalah juga hamba. Karena uang kecil

18:33 sehingga Tuhan berkata, "Hutangmu yang besar kuhapuskan. Kenapa kau menuntut pada orang lain yang berhutang kecil padamu?" Kalau orang itu merasa diampuni, dia akan banyak berbuat kasih. Seperti wanita Narwastu yang semua lain hanya mencibir dia. Tuhan berkata, "Stop!" mengkritiknya. Di mana Injil diberitakan orang ini akan selalu diingat sepanjang sejarah. Karena hai Simon, aku masuk ke rumahmu. Itu bukan Simon Petrus itu yang punya rumah. Kau sama sekali tidak cuci kakiku. Cuci tanganku aja tidak. Kau tidak ambilkan aku sandal. Tapi orang ini sejak aku masuk ke sini, dia mencuci dan menyekannya. Bukan, bukan hanya mencuci dengan memecahkan minyak berharga, tetapi dia mencuci kakiku dan menyekannya dengan rambutnya.

19:21 Sebab barang siapa yang merasa diampuni dan dikasihi, dia banyak berbuat kasih. Lihat ya, orang yang tidak tertanam dalam kasih Tuhan itu susah disuruh, ayo melayani. Hm. Ayo memberi ngapain buat ini, buat itu, apalagi ayo berkorban. Tuhan itu luar biasa. Aku melanjutkan kasih setiaku kepadamu. Saya bukan mantan dan Tuhan tidak pernah akan jadi mantannya kita. Tuhan menunjukkan bahwa Dia dari awalnya sudah kenal kita. Supaya kita punya fondasi yang cukup dalam menghadapi setiap masalah. Enggak ada satuun masalahmu bisa lebih besar dari Tuhan. Tak ada satuun persoalanmu lebih tua

20:08 dari Roh Kudus. Tuhan tunjukkan ke belakang. Bukan ingatkan dosa kita, tapi Tuhan tunjukkan ke sana bahwa kasihnya aman. Tak ada satu hal apapun yang kau boleh lakukan atau tidak lakukan yang bisa mengubah kasihku kepadamu hari ini. I know you before you can do good. I knew you. Aku sudah mengenalmu sebelum kita kira-kira gini bahasa Tuhan ke kita. Sebelum kamu bisa berbuat sesuatu untuk aku. Sebelum kamu bisa berbuat sesuatu yang baik, berbuat sesuatu yang benar, berbuat apa-apa. Aku sudah mengenalmu sebelum kamu bisa memuji aku, mengangkat tanganmu, sebelum kamu bisa berkata, "Haleluya, puji Tuhan. Aku sudah mengenalmu sebelum kau bisa memberikan waktumu untuk pelayanan, persembahanmu untuk kerajaan Tuhan. Aku

20:55 sudah mengenalmu sebelum kamu bisa mendoakan orang lain supaya agar supaya diselamatkan, sebelum kamu bisa injili orang dan sebelum kamu bisa melakukan semua itu seolah-olah bisa memiutangi Allah. Aku sudah cinta setengah mati sama kamu. Bukan hanya cinta setengah mati. 2000 tahun yang lalu aku mati sungguhan bukan setengah untuk orang jahat seperti kamu. Lalu kenapa hari ini kau masih mempertanyakan does Jesus love me? Apa Yesus masih mengasihi? Apa Yesus masih mau terima aku? Apa Yesus masih mau bekerja dalam hidupku? Bekerja sama sama saya? Apakah Yesus masih punya rencana dalam kehidupan saya? Apakah bunuh diri itu adalah opsi? Apakah quid? Apakah saya berhenti?

21:41 Apakah saya Apakah saya itu hari ini punya alasan untuk meninggalkan dia? Tuhan berkata, "Sebelum kamu bisa berbuat yang baik atau yang jahat, berbuat yang benar atau salah, aku Tuhan sudah mencintaimu dan ini komitmenku. Aku gak akan jadi mantanmu ke depan. Ya, hai anakku, I will continue to draw you with my loving kindness. Aku akan terus-menerus menarik hidupmu kepadaku dengan kasih setia yang abadi. Aku gak akan berhenti sampai sini 10 tahun ke depan, 100 tahun ke depan. Tidak. 1000 tahun ke depan pun tidak. Aku tetap akan mengamalkan kasih yang sama, yaitu kasih yang kekal itu selama-lamanya dalam kehidupanmu. Amin.

22:28 Bapak, Ibu, itu buat saya tenang. Implikasinya apa sebagai orang tua? Kalau Tuhan cinta saya, saya enggak sempurna. Saya boleh berusaha untuk hidup taat. Tapi saya tahu bukan berdasar itu saya dicintai. Maka saya tenang. Hati saya gak diburu-buru setan. Karena Tuhan selalu ada di samping saya. Taat bagi saya menjadi sesuatu yang biasa, menjadi sesuatu yang indah, bukan beban berat. Taat bagi saya menjadi sebuah tantangan iman. Taat bagi saya menjadi berkat. Dan kalau Tuhan berjanji mencintai akan selama-lamanya, kalau saya mati suatu hari, tugas saya sederhana, simpel, memperkenalkan anak saya ke Tuhan. Waktu saya gak ada, Tuhan akan tetap jalan

23:14 sama anak saya. Sekalipun anak saya gak saya perkenalkan ke Tuhan. Kalau saya suatu hari enggak ada, Tuhan pasti akan kejar mereka. Tapi ngapain buang buang waktu? Adanya saya dalam hidup mereka kan untuk berfungsi sebagai jembatan. Saya harus kenalkan mereka kepada Tuhan yang menjamin kehidupan kami. Nanti kalau saya mati, Anda mati, anak-anak kita itu loh tetap dijaga sama Tuhan. Coba Anda lihat ini ayat adalah untuk bangsa Israel. Sekarang ini tahun 2026. Coba lihat Israel hari ini punah enggak? Orang berkata, "Israel sekarang sudah bukan bangsa pilihan. Kalau Tuhan bisa tolak Israel, saya gak mau ikut Tuhan yang kayak gitu." Berarti suatu hari

24:01 Tuhan akan tolak keturunanku. Hari ini Islah tetap dilindungi dan dipelihara Tuhan. Saya tidak mau masuk dalam politik praktisnya. Keputusan A, keputusan B, ada benar salah itu bukan yang saya bahas di sini. Tapi Allah tetap setia pada keturunan Daud, keturunan Abraham, Isak, dan Yakub. Tetap dijaga. Kalau enggak dari dulu itu sudah seperti kecil. itu kecil seperti kutu sudah mati punah oleh tetangga-tetangganya sendiri. If God is faithful to Israel, God will be faithful to us. Allah akan setia pada kita. Amin. Bapak, Ibu, Saudara, dia berkata, "Aku komit sama kamu, Tuhan seperti ini. Saya gak perlu kaipangkan

24:48 anak saya ke dewa. Tuhan seperti ini cukup bagiku. Yesus cukup bagi saya dan keturunan saya." He has proven it. Dia sudah membuktikan. Saya kasih poin-poin begini nanti sebentar lagi. Tapi kita baca ayatnya sekali lagi. Saya bahas, saya bedah. Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya. Garis bawahi kata. Dari jauh Tuhan menampakkan diri. Dari jauh Tuhan menampakkan diri. Dari jauh Tuhan menampakkan diri. Kalau Anda dan saya mau jujur dan introspeksi sejarah kita, secara pribadi dan sejarah family, Anda pasti menemukan titik-titik kecurigaan. Kecurigaan ini harus ada. Ini bukan curiga yang salah. Ini curiga

25:34 yang baik. Kalau Anda dan saya benar-benar ingat-ingat lagi memory lane, nostalgia sesuatu yang di belakang, coba temukan ada ada titik-titik di mana Tuhan menampakkan diri kepadamu dari jauh. Ada tanda-tanda. Saya alami itu waktu saya umur 7uh. Dari sini saya tahu bahwa keselamatan saya itu ternyata adalah inisiatif Tuhan. Meskipun akhirnya saya punya pilihan untuk meresponi atau tidak. Karena keselamatan itu bukan paksaan. Kita gak ada satu orang pun yang akan kecantol masuk surga. Itu karena pilihan kita. Karena waktu Tuhan

26:20 memanggil kita, kita menjawab ya. Kita meresponi Tuhan tetap ada bagian kita. Tetapi tidak dapat disangkali keselamatan setiap kita adalah inisiatif Allah. Umur 7 saya pernah pada waktu itu sebelum tidur saya melihat batu itu vision. Saya gak tahu itu vision gak tahu itu penglihatan. Enggak pernah saya ngalami yang gitu. Saya kira itu halusinasi sampai mama khawatir tepuk-tepuk pipi saya. Takut saya step lagi. Karena waktu kecil dulu saya step terus. Saya melihat ada batu menggelinding ke arah saya, bergulir ke sini dan tidak ngeri tapi hati saya

27:06 damai sejahtera dan batu itu hendak menggilas saya. Tapi kok saya gak takut ya? Mama tepuk-tepuk gini. Philip, Philip, Philip, Philip, Philip. Saya sadar lihat Mama. Aduh, mama kira kamu mau step lagi. Saya gak ngerti itu. Saya tidak paham. Suatu hari dijelaskan sama Tuhan. Lalu minggu depannya saya lagi main prangko. Karena waktu itu koko saya koleksi prangko dan saya ikut-ikutan sebagai anak kedua kan selalu copy cat ya. Kokonya gimana, cicinnya gimana. Mulai dulu waktu kecil kan saya ikut-ikut saya masuk-masukin prangko itu, tiba-tiba ada prangko Kanada

27:51 warna merah putih benderanya lalu perangkunya bagus gitu. Itu perangko ada macam-macam dari segala macam negara perangko sungguhan ya. Dan waktu saya masukkan di bukunya satu-satu saya tercengang terpukau pegang perangko Kanada itu. Padahal di sebelahnya ada Grenada. itu lain lagi. Dan waktu saya pegang itu memang waktu umur 7uh kita ingat apa sih? Gak banyak memori. Tapi satu hal ini saya ingat hingga hari ini. Ternyata Tuhan itu dalam hidup saya sudah menampakkan diri kepada saya dari jauh waktu itu saya belum kenal Dia. Siapa sangka waktu saya umur 18 16 tahun sekolah di Kanada, umur 18 saya bertobat. Setelah saya lahir baru itu, ada seorang

28:38 pendeta tamu datang dari Indonesia. Pas lagi khotbah hari-hari itu, saya tanya sama beliau, "Bapak pendeta, waktu saya kecil umur 7, saya pernah melihat batu yang mau gelinding saya." Apa itu? Dengan santainya dia enggak perlu mikir. Dia berkata, "Oh, itu batu karang yang teguh itu Yesus Kristus yang hendak melanda dan melawat hidupmu." Kaget saya. Di Kanada saya lahir baru, saya bertobat terima Tuhan. Apakah otomatis langsung saya diselamatkan? Keselamatan itu inisiatif Allah. Tugas kita meresponinya. Suatu hari di bulan September tahun 1992, saya kesaksian di sebuah gereja kecil di Kanada. Mungkin Anda sudah pernah dengarkan berkali-kali, tapi saya gak pernah akan berhenti bersaksi karena

29:24 selalu akan ada orang baru yang mendengarnya. Saya duduk di situ, bukan gereja segede ini. Di ujung saya duduk supaya nanti cepat keluar. Saya termasuk jemaat yang suka lari sebelum doa berkat. Pendeta berkhotbah dan pada waktu terakhir pendeta itu berkata, "Gembala sidang kami di situ, siapa yang mau punya hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus?" Saya enggak tertarik blas sama sekali. Tapi seperti ada sesuatu yang mendorong. Singkat cerita saya hampir keluar, saya dengar suara audible. Saya maju ke depan suara audible itu berkata bahwa saya harus diselamatkan. Umur 18. Waktu saya maju ke depan, dua

30:10 hal terjadi. Saya dengar sekali lagi suara audible berkata sesuatu. Lalu saya melihat terang benderang seluruh ruangan itu hanya saya yang lihat. Di balik terang itu, pewahyuan terbesar hidup saya segera diberikan. The greatest revelation in my life. Bukan soal kuasa, bukan soal dipakai Tuhan, bukan soal berkat apalagi. Berkat materi itu bukanlah terbesar di hidup ini. Karunia terbesar adalah kasih. Ternyata pewahyuan terbesar yang diberikan ke saya adalah sebuah kalimat. Bunyinya I am Jesus and I love you. Itu yang mengubah hidup saya. Saya tidak diubahkan Tuhan karena hukumannya.

30:56 Saya diubahkan Tuhan karena kasih-Nya. Saya mendengar suara audible mungkin Anda tidak. Karena pengalaman orang kan berbeda-beda. Enggak usah kita iri sama pengalaman orang lain. Dan bukan berarti orang yang punya pengalaman surgawi dia pasti lebih rohani. Enggak tentu. Enggak tentu. Yang penting respon hati. Tapi hari itu saya meresponi. Hampir saja saya menolaknya. Sebab memang nota bena dari dulu saya keras hati. Tapi hari itu ketika Tuhan menawarkan dirinya, "I am Jesus and I love you." I accepted him. Aku menerimanya. Di situ keselamatan terjadi. Minggu itu saya lahir baru. Lalu saya dapat jawaban tentang mimpi. Bukan mimpi wong saya belum tidur, tapi penglihatan saya umur 7. Lalu tiba-tiba bisa semua

31:41 itu recollection, semua memori itu kembali. 1 minggu kemudian perangkada itu saya jadi curiga kejadian hari ini bulan September 92 itu mungkinkah sudah dirancangkan jauh-jauh oleh Tuhan tapi Tuhan tidak paksakan bahwa kamu mau gak mau setiap lutut bertelut lalu tiba-tiba tanpa sebabmusabab saya dipaksa mulut saya gerak sendiri aku terima Yesus enggak ada yang memaksakan saya gak kesurupan Roh Kudus tidak menyurupi siapa-siapa Roh Kudus itu menginsafkan Kan memang kita harus meresponi. Kujawab ya ya. Kujawab ya ya. Kujawab ya Tuhan. Kujawab ya Tuhan kujawab ya. Ya. Ya. Dengar dia panggil

32:26 nama saya. Gak semua orang mengalami seperti itu. Almarhum Profesor Erwin. Prof. Dr. Erwin, sahabat yang sangat erat dengan dengan yang sahabat saya yang dekat meskipun beliau jauh lebih tua. Ayah daripada Pastor Adrian, gembala regional Eropa. Bertobatnya tidak pakai audible. Profesor ini pintar. Di dalam ibadah pembicaranya tamu pula. Tapi waktu itu tiba-tiba di hatinya seperti ada suara sepoy-sepoi basah bicara ke dalam nuraninya. Maukah kau menerima aku menjadi Tuhan dan juru selamatku? Juru selamatmu? Maah kau menjadi anakku mulai hari ini baca firman. Tiba-tiba di tengah-tengah

33:14 khotbah dia menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Setiap kita punya pengalaman berbeda. Tapi semua yang terjadi itu inisiatif Allah. kita dibawa ke satu titik yaitu lembah penentuan. Di situ kita meresponi Tuhan. Bagi saya hari itu adalah hari bahagia. Mungkin orang seperti saya seperti puntung rokok yang sudah mau padam apinya. Seperti suatu barang yang rongsok sudah dibuang ke sampah. Sudah dekat ke lautan api. Kebaktian satu tadi saya jelaskan, ceritakan bagaimana saya hampir berhasil bunuh diri. digagalkan oleh Roh Kudus. Pengalaman kita bisa beda-beda. Tidak

34:00 berarti yang satu lebih superior dari yang lainnya. Tapi hanya menunjukkan bahwa memang Tuhan itu telah mengasihi setiap kita dengan kasih yang kekal. Tuhan itu mencintai kita dengan kasih yang kekal. Itu sungguhan. Coba kalau Anda lihat dalam sejarah Anda, pasti ada tanda-tanda. Mungkin bukan perangkuh, mungkin sesuatu yang lain, tapi pasti ada tanda-tanda Tuhan menampakkan diri kepadamu dari jauh atau dari dulu pasti ada. Coba renungkan ya. Makanya juga jangan suka pancing-pancing memori untuk perkara-perkara yang busuk. Coba cari Tuhan juga dalam memorimu. Pasti ada sesuatu. Entah seseorang datang kepada

34:45 Anda, kasih ayat atau ada orang yang ajak Anda ke gereja hingga Anda hari ini bertumbuh. Misalnya, kok bisa ya temanku itu bisa kontak aku? Padahal sudah lama kita itu putus hubungan. Lalu ajak aku ke CG, ajak aku kepada masuk ke dalam sell grup, connect group. Di situ saya ketemu teman-teman yang akhirnya membawa saya ke Tuhan. Coba lihat, pasti dari jauh Tuhan sudah menampakkan diri kepadamu dan dengan kasih yang kekal dia mengasihimu. Saya kasih tiga poin sini sebagai rangkuman apa yang saya bagikan. Satu ayat saja di Yeremia 31 ayat 3. I am loved. Aku dikasih gak main-main ya, dikasih dengan kasih yang kekal. Number

35:32 one, keselamatanku adalah inisiatif Tuhan. Ini adalah prinsip kebenaran dalam ayat yang kita baca bahwa keselamatan kita itu inisiatif Allah. Tapi bukannya tanpa doa saya bersaksi saya bisa ada hari itu September 92 banyak yang berdoa bagi saya banyak itu gak bukan ribuan. Saya gak kenal sebanyak orang, sebanyak itu orang banyak itu. Minimal ada beberapa yang sangat sangat terbukti jelas jelas mendoakan saya. Berapa teman gereja ada dua yang saya ingat belum lagi mama yang selalu mendoakan

36:17 keselamatan kita itu adalah gerakan Roh Kudus. Jikalau Roh Kudus menggerakkan seseorang, berbahagialah engkau. Berarti engkau dikasihi. Keselamatan Tuhan. Keselamatan kita adalah inisiatif Tuhan. Dua, tidak ada yang bisa kuperbuat untuk mengubah kasih-Nya. Enggak ada bisa. Anda gak bisa berbuat apa-apa untuk mengubah kasihnya. Anda juga tidak bisa tidak berbuat sesuatu dan membuat Tuhan lebih sedikit mengasihimu. Tapi kita bisa memilih ke neraka kalau kita mau. Apakah Yesus mengasihi semua orang yang telah binasa? Yes. Di Yohanes 3:16 yang saya tadi saya bahas,

37:03 dia mati karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini yang menyerahkan anaknya yang tunggal. Supaya barang siapa percaya kepadanya, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa. Tuhan gak menghendaki satu jiwa pun masuk neraka. Supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Tuhan ingin kita semua masuk ke surga. Jadi meskipun Tuhan menghendaki kita selamat, tidak berarti semua orang akan selamat. Karena setiap orang punya pilihan. Hanya karena Tuhan ingin memberkatimu, bukan berarti Anda pasti diberkati. Jikalau kita hari ini mempeng terus mau hidup dalam ketidaktaatan dan hari ini kita memelihara dosa.

37:51 Bapak, Ibu, Saudara, kita tidak diciptakan Pinokio. Sebagai Pinokio, kita diciptakan dalam gambaran rupa Allah. Apa yang membuat kita beda dengan hewan, apalagi tanaman? We make our own choices. Kita membuat pilihan sendiri. Kalau hewan juga lakukan itu berdasarkan instingnya, kita berdasar nurani. Makanya kita dicip dalam gambar rupa Allah. Kita bukan robot, kita bukan Pinokio, bukan hewan yang mengikuti instingnya, tapi di dalam nurani kita, kita selalu bisa pilih kiri atau kanan Tuhan atau bukan. We always choose. Itu membuat kita beda. Cipta dalam gambaran rupa Allah bukan berarti hidung kita kayak hidungnya Tuhan. Allah adalah Roh. Kalau mau tahu wujudnya Allah seperti apa, lihat Yesus itu pun kita gak pernah ketemu. Tapi ada biografinya,

38:38 ada kehidupannya, ada pengajarannya. Tuhan tidak pernah menciptakan kita tanpa memberi kita pilihan bebas. Tapi kalau pada Tuhannya kita evaluasi, maka poin dua ini benar. Tidak ada yang bisa kuperbuat untuk mengubah kasihnya. Jadi hari ini jangan pertanyaan lagi. Apakah Tuhan masih mengasihimu setelah engkau berbuat sesuatu yang salah? Apakah Tuhan masih cinta? Masih. Karena itu kembalilah, berbaliklah. Karena kasih Tuhan akan membuatmu bertobat sungguh-sungguh demi kemurahan Allah. Kata Paulus di Roma 8, "Aku menasihatkan kamu supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang kudus, hidup berkenan kepada Allah. Bukan demi hukumannya,

39:23 demi kemurahannya. Jangan sia-siakan hidupmu. Justru karena Tuhan marah padamu, jangan lari dari Dia. Larilah mendekat dan bertobat dan serahkan semua kesalahanmu. Minta Tuhan perbaharui. Minta Tuhan kasih hati yang baru. Demi kemurahan Allah. Gak ada yang bisa kuperbuat untuk mengubah kasihnya. Menunjukkan intention atau maksud hati Tuhan. Menunjukkan sikap hati Allah terhadap kita. menunjukkan suasana hatinya selalu to you and to me, padamu dan padaku. God is good all the time. Mestinya opa Don Moon yang ngomong ini lebih pas. Saya tambahkan ya. God is love.

40:11 Oh the time. Tuhan adalah Allah adalah baik setiap waktu. Apalagi Allah adalah kasih. Tapi bukan berarti kalau Allah itu kasih, lalu dia berbuat apa-apa terhadap dosa. Buktinya karena Allah itu kasih, tapi Allah itu suci. Yesus dihajar kayak gitu di atas kayu salib. Yesus gak berdosa, tapi Yesus menjadi dosa. He became sin. He did not become sin a sinner. Jangan salah loh ya doktrin kita salah itu teologinya kalau kita berkata Yesus berdosa untuk kita. Yesus gak pernah berdosa. Tipu gak ada di tipu muslihat gak ada di mulutnya. Dia gak pernah membalas jahat dengan jahat. Tapi he became sin di kayu salib itu.

40:56 Kenapa bapak mengalihkan wajah sampai Yesus teriak, "Eloy, Eloy Lama, kenapa kau lama sekali menoleh dari aku? Karena hari itu Yesus sekalipun gak pernah berbuat dosa, dia sendiri gak pernah berbuat satuun dosa. Dia menjadi Adam yang baru untuk kita kasih ciptaan baru tanpa mengganti bumi dan fondasinya tanpa ganti dunia. Tapi Yesus masuk ke dunia mengubah tatanya sampai akhirat. Dia masuk sebagai Adam kedua. Dia gak pernah berbuat dosa seperti Adam dan Hawa untuk menebus keturunan Adam dan Hawa di atas kayu salib. Jesus became our sin. He became sin. Tidak became a sinner. Dia tidak menjadi seorang

41:42 pendosa. Dia menjadi dosa untuk kita. Makanya bapa Eloy lama masa orang Surabaya bilang i seperti orang berkata jijik aku. Itu penyiksaan dahsyat yang diantisipasi Yesus di Getsemani sampai peluhnya menjadi darah. For I will soon be separated from my father. Aku akan segera dipisahkan dari Bapakku karena ciptaan, karena manusia. Dia menjadi dosa karena kita. Kalau Tuhan itu hanya kasih, lalu dia terima LGBT, ayolah, masa Tuhan aja gak menghakimi. Oh, God loves you, my brother. He loves you the way you are. Your liar, you Satan. Kalau ada orang

42:30 seperti itu, kau setan, mundur. Kau pikirkan apa yang ada di dalam pikiran manusia, bukan firman Allah. No, if sin was alright with God, kalau dosa itu oke dengan Tuhan, kalau it's ok to be not ok that way, kalau oke sama Tuhan, Bapak gak akan menghajar Yesus kayak gitu di kayu salib. Neraka yang Yesus taruh di badannya supaya kita tidak masuk neraka sungguhan. Neraka emosi, neraka mental, neraka semuanya, neraka rohani, everything. Yesus dibuat mati supaya kau jangan mati

43:15 rohani. Yesus disesah supaya kau jangan binasa. Allah itu bukan hanya kasih Allah itu suci. Tetapi izinkan saya jangan sampai setan sekarang memutarbalikkan kebenaran ini menjadi tuduhan dalam kehidupanmu. Izinkan saya di poin dua menjelaskan bahwa hati Tuhan selalu kasih. Gara-gara kasihlah dia serahkan anaknya untuk Anda dan saya. Dan dia memperdamaikan kita ketika kita masih seteru atau masih musuh. Apalagi sekarang kalau kita sudah terima Tuhan. Masakah Tuhan akan muring-muring marah-marah sama kita? Tidak. Tidak ada sesuatu apapun yang bisa kau lakukan, Bapak, Ibu. Gak ada sesuatu apapun yang belum kau lakukan hai gereja yang bisa membuat dia tidak seberapa mencintaimu atau tidak lagi mengasihimu. Nothing

44:02 good luck trying to make God not love you. Ya, semoga kalau Anda memang berusaha, semoga berhasil membuat Tuhan membencimu atau membuat Tuhan kurang mengasihimu. Paling-paling ujungnya kalau kita mencobai Tuhan yang sakit kita sendiri. Tuhannya enggak berubah. kitanya yang babak belur. Aku mau coba ah apakah Tuhan bisa membenci aku? Aku coba lakukan dosa ini, dosa itu, dosa itu, dosa ini. Tuhannya enggak berubah. Andanya yang gak keruan. So, terima aja sebagai pewahyuan. Tidak perlu dicobai yang namanya Tuhan. He will never stop loving you. So, stop sinning already. Dia tidak akan berhenti mengasihimu. Jadi, berhentilah berdosa.

44:47 Cepat balik ke dia. Jangan buang waktunya. Jangan buang waktumu. Masih ada banyak hal yang baik yang Tuhan mau lakukan dalam kehidupanmu. Yang percaya Tuhan begitu kasih tepuk tangan untuk Tuhan Yesus. Yang ketiga, Tuhan tidak akan pernah menyerah atas hidupku. Ini good news-nya. Ini yang membuat saya berani menghadapi hari-hari ke depan. Apapun itu dengan banyak orang, dengan sedikit orang, ya dengan semua kelimpahan maupun dengan kekurangan. I'm oke. Ini yang membuat it's ok not to be ok. Asal God is with me. Kalau Tuhan dipaku, siapa lawanku? Karena Tuhan berjanji dia akan melanjutkan. Saya suka kata ini. Continue. He will continue. Dia akan melanjutkan. Dia akan melanjutkan sampai kapan?

45:32 Sampai selama-lamanya. kasih setiamu kepadaku. Itu makanya orang Kristen kalau sungguh-sungguh sama Tuhan, mati pun happy. Tapi waktu dia merem di sebelah sini, dia tahu Tuhan akan tiker keturunannya. Itulah sebabnya berbahagia. Ada ayat, berbahagialah orang yang mati dalam Tuhan. Mulai hari ini, kematian orang benar itu adalah berkat. Itu sebabnya itu sebabnya ikut Tuhan itu paling enak. Karena bukan hanya sampai sekarang, tapi akhirat. Dan bukan hanya akhirat, tapi yang kita tinggalkan itu semuanya perjanjian dengan Allah tidak akan pernah berubah. I love Jesus. Karena kalau tanpa dia, what can I do in

46:18 my life and in my death? Apa yang bisa aku lakukan dalam hidup dan matiku? Tanpa Yesus aku hilang, aku tersesat. I'm lost. Ya, tiga poin ini anda tangkap baik-baik. Dan saya harap hari ini suatu renungan yang akan menjadi jangkar dalam hidupmu di tahun yang baru ini. Supaya Anda menghadapi segala tantangan, rintangan, berkat atau bukan di depan ini. Hadapi aja dengan cool, dengan santai di hati tahu bahwa Tuhan mengasihimu. Amin. Sebelum saya akan ee kita akan berdoa, saya ingatkan besok 4.30 30 pagi waktu Indonesia bagian barat kita akan breakfast with God. Kenapa namanya breakfast with God sih? Kenapa namanya

47:03 sarapan dengan Tuhan? Itu sebenarnya bermula dari sebuah kerinduan di hati saya. Mungkin di sini sebagian ada jemaat yang baru bukan dari dulu jadi gak ngerti ini acara apa sih? Selain memulai tahun itu di bawah kaki Tuhan. Jadi besok pagi saya sudah enggak sabar. Saya sendiri akan banyak berlutut. Ya, Anda ikut atau enggak enggak masalah. Bagi saya, saya tetap akan nanti banyak berlutut segala karena saya memulai tahun ini mumpung masih early di bulan Januari, saya mau di kaki Tuhan Yesus seperti Maria. Dan saya punya kerinduan. Saya punya satu ee imajinasi seolah-olah besok pagi itu saya sarapan dengan

47:49 Tuhan. Tapi saya mohon kalau bisa misalnya kita mau traktir papa gitu ya. Kita punya papa yang sudah berikan segala-galanya. Hidup kita pun kan dari papa mama kita. Saya kepengin trik ee traktir orang tua sekali-kali gitu loh. Sarapan yuk sama anaknya. Tapi anaknya yang bayar. Kita gak boleh gayalah. Semua yang kita punya juga kan dari papa mama. Jadi kalau kita traktir itu bukan karena kita memutangi dia, memintangi mereka, tapi sebagai suatu tindakan kasih aja untuk menunjukkan apresiasi. Itulah sebabnya besok saya tidak akan datang dengan tangan hampa. Saya akan membawa persembahan ke hadirat Tuhan. Besok pagi kita sarapan duduk diam. Tuhan duduk lebih tinggi, kita

48:34 duduk lebih rendah. Kita akan berlutut, bersujud, duduk, berdiri. Kita akan ngobrol-ngobrol dengan Tuhan. Ada firman, ada pujian. Dan saya akan atur persembahan saya subuh-subuh karena saya kepingin besok itu saya bayar harganya. Dan persembahan yang kita bagikan yang kita akan bawa besok dengan amplop 2030 ini bukan persembahan persepuluhan yang kita bawa setiap setiap bulan itu sebagai menjadi disiplin saya dan keluarga saya tapi sebagai persembahan kasih, persembahan sukarela atau persembahan sulung sesuai dengan apa yang apa yang Anda rindu berikan. Dan semuanya ini nanti kita taruh ke kaki Yesus sebelum kita kembali pergi ke kerja, ke sekolah atau pulang ke rumah. Mari kita ulurkan tangan kita. Kita

49:20 doakan ini dulu. Semua amplop-amplop ini adalah sebuah kerinduan sang anak waktu sarapan ingin bayar harganya. Kami minta Tuhan setiap persembahan benih ini dikuduskan besok pagi subuh-subuh ya Tuhan. waktu kami taruh di kaki-Mu ya Tuhan dan dipakai Tuhan terus untuk melebarkan kerajaan-Mu. Kami berdoa supaya ya Tuhan apapun yang Kau percayakan di dunia ini termasuk harta tidak menjauhkan kami tapi kami pakai itu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus dalam nama Yesus. Amin. Kita akan menyaksikan satu tayangan singkat. Laporan ee tayangan ini adalah

50:06 Breakfast with God tahun lalu beserta lokasi-lokasi baru gereja kita yang tahun 2025 yang lalu itu telah kita capai bersama-sama lewat doa, air mata dan lewat dana yang kita berikan di dalam rumah Tuhan ini. Mari kita saksikan Breakfast with God 2025. Amplop ini kami angkat sebagai simbolnya. Kami mau menjadi keluarga yang terus memberi untuk pekerjaan-Mu di atas muka bumi. Misionaris dikirim lewat benih dana yang kami taburkan. Gereja-gereja baru gedungnya akan mencuat nyata satu-satu didirikan.

51:32 Jangan malam-malam ya, nanti malam tidurnya supaya pagi-pagi kita sudah di sini. Mungkin sebagian jemaat sudah ada yang tidur malahan di gereja. Saya gak sarankan tapi kalau terpaksa silakan. Saya sudah gak sabar mau sarapan sama Tuhan. Meskipun saya besok yang khotbah, tapi saya akan pasti saya akan ikut makan. Duduk sama papa. Duduk lebih rendah. Makan bersama P. Segalanya dari Papa. Jangankan uangku, persembahanku, waktuku, nafasku ini ada dari papa. Badanku, tubuhku ini adalah bait Allah. Tapi izinkan

52:17 anak yang traktir kali ini. Cannot wait. Rasanya roh jiwa saya ini sudah di besok pagi ini. Kayaknya dari jauh engkau sudah menampakkan diri kepadaku. Bukan hanya dari hari ini sampai besok pagi, tapi dari dulu. Ampuni kami. Kami seringkiali lupa mengingat kasih Tuhan. Yang kami cari itu kesalahan orang lain, kesalahan diri sendiri. Kok lupa lihat kebaikan-kebaikanmu yang begitu banyak di hidup ini. Mungkin itu yang ku inat. Maaf ya Tuhan. Mungkin ada hal-hal lain yang Tuhan tunjukkan dan engkau menampakkan diri

53:03 dalam hidupku secara pribadi dari jauh. Masih ada banyak mungkin saya abaikan. Dan sekarang pun kami melihat tanda-tanda kebaikanmu untuk masa depan. Kalau kami lihat terus masalah, persoalan lubangnya makanya hidup kami itu enggak happy. Ngelu aja, ngerutu aja, ngamuk aja, ngomel aja, ngambek aja. Wong dilihat terus. Itu pesan-pesan setan. Kalau kami lihat sekarang pun tanda Tuhan banyak, tanda kebaikan untuk masa depan. Ih, masa depan penuh pengharapan dan hari ini ada ketenangan, damai sejahtera. Sorry ya Tuhan, mata kami juling secara rohani, gak bisa lihat tanda-tanda

53:49 Tuhan. I promise you, I'll teach this church. Aku akan mengajari gereja ini dan biar kami juga berjanji kepada-Mu. Mulai hari ini kami akan ingat kasih-Nya, ingat kebaikan-Nya, dan kami akan lihat ke depan. Kami gak akan pesimis lagi. Kami tahu bahwa Tuhan sangat mengasihi kami. Tak kusangka sejak dulu kau menunggu hidupku di altar-Mu. Kusadari selama ini kau menanti,

54:38 kuakui semua dosakuu. Kulepas kehendakku. Biar seluruh nafasku memuliakan-Mu. Yesus Tuhan kau rajaku. Jemaat dipersilakan bangkit berdiri nyanyikan lagu ini dengan syukur dan iman. Tuhan engkau memilihku. Tuhan Engkau justru memilih dia memilihmu. Sebelum kuadakan

55:30 jemari-Mu yang menurutku serupa dalam gambaran-Mu. Sekarang K punya pilihan. I choose you. Aku memilih-Mu Tuhan sebelum ku mengenalMu. Aku akui kubuang hidupkuu. Namun engkau tak pernah lelah mencari diriku. Tak kusangka

56:17 sejak dulu kau menunggu hidupku. Di altar kusadari selama ini kau menanti. Kuakui semua dosaku. Kulpas kehendaku. Dia seluruh nafasku memuliakan-Mu.

57:04 Yesus Tuhan kau rajaku. Tak kusangka sejak dulu, sejak dulu aku lihat tanda-tandau di langit dalam hidupku. Ampuni aku. Seringkali yang kuptimbangkan adalah perkara-perkara buruk saja di hidupku. Mulai hari ini aku gak akan hanya melihat itu. Aku menolak untuk memperhatikan tanda-tanda dan perbuatan setan di hidupku. Aku mau melihat tanda-tandau dalam hidup ini. Semua dosaku ku lepas

57:50 kehendak. Larilah kepada Bapa-Mu yang mengasih-Mu. Biar seluruh nafasku memuliakan-Mu. Yesus Tuhan kau kau rajaku tak kusangka sejak dulu Kau menuntur hidupku. Di altar-Mu kusadari selama ini kau menanti.

58:37 Kuakui semua dosaku. Kulpas kehendaku. Biar seluruh nafasku memuliakan-Mu. Yesus Tuhan kau raja. Bebaskan roh-Mu. Just thank himmu. Berterima kasih bersyukur saja. Haleluya. Aku bersyukur kau setia. Aku bersyukur kau baik. Terima kasih Tuhan. Sikalau bukan Tuhan yang menyelamatkan aku tiada hari ini.

59:24 Jikalau bukan kesetiaan Tuhan, aku belum tentu setia sampai sekarang. Semua karena anugerah-Nya, semua karena kasih-Nya. Biar kasih-Mu makin bertambah, biar dosaku makin berkurang karena kasih-Nya membasuh saya. Roh Kudus tuntut gereja ini maju ke depan. setiap jemaatnya untuk maju ke rencanau.

1:00:10 Haleluya. Letakkan tangan di dadu Tuhan Yesus cinta saya. I am loved. Tuhan Yesus cinta saya. Tuhan Yesus cinta saya Tuhan Yesus

1:00:59 cinta saya. Haleluya. Tuhan Yesus cinta saya. Tuhan Yesus cinta saya.

1:01:46 Tuhan Yesus cinta saya. Tuhan Yesus cinta saya Tuhan. Mari kita kasihi Dia kembali. Angkat suara, angkat tangan, angkat wajahmu. Pandang wajah Bapau di surga. Katakan. Oh haleluya. Haleluya.

1:02:37 Bebaskan ekspresim-Mu. Bebaskan hati dan roh-Mu. Oh haleluya. Haleluya. Oh haleluya

1:03:26 Tuhan. Haleluya. Haleluya. Berikan sorak-sorai bagi Dia yang mengasihi kita. Haleluya.

Share

Ringkasan Video YouTube