KESALAHAN BESAR ORANG KRISTEN!!! | PS DEBBY BASJIR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas pentingnya ketulusan dalam melayani Tuhan dan sesama. Ketulusan, yang dilihat oleh Tuhan, menentukan berkat dalam hidup kita. Melayani dengan tulus berarti tidak mencari keuntungan pribadi, melainkan dengan pengabdian diri. Ketulusan harus diwariskan kepada anak-anak sebagai warisan iman yang lebih berharga dari kekayaan.

  • Ketulusan dalam melayani Tuhan dan sesama.
  • Pentingnya mewariskan ketulusan kepada anak-anak.
  • Mengandalkan Tuhan dalam segala situasi dan ujian.

Pendahuluan

Pembukaan dengan sapaan dan pengantar tema tentang melayani dengan ketulusan hati. Ketulusan ini penting karena Tuhan melihat hati, dan hal ini menentukan apakah hidup kita diberkati atau tidak.

Ketulusan dalam Melayani

Ayat dari 1 Petrus 5:2 menekankan pentingnya menggembalakan kawanan domba Allah dengan sukarela dan tanpa mencari keuntungan, melainkan dengan pengabdian diri. Ketulusan berarti tidak mencari keuntungan dalam pelayanan atau hubungan, seperti dalam pernikahan di mana suami dan istri harus saling melayani dengan tulus, bukan mencari keuntungan masing-masing.

Pengabdian Diri

Pengabdian diri penting dalam rumah tangga dan pelayanan. Melayani dengan pengabdian diri berarti tidak peduli untung rugi, karena Tuhan akan memberikan upah. Hidup dengan tulus hati di hadapan Tuhan akan membuat Tuhan mengingat keturunan kita.

Warisan Ketulusan

Warisan yang paling penting untuk diwariskan kepada anak-anak bukanlah kekayaan, melainkan warisan iman dan ketulusan. Daud berpesan kepada Salomo untuk mengenal Allahnya ayahnya dan beribadah dengan tulus ikhlas.

Hubungan yang Tulus dengan Tuhan

Ketulusan kepada sesama dimulai dengan hubungan yang tulus dengan Tuhan. Jangan berjudi dengan Tuhan atau melayani dengan pamrih. Bersikap tulus dengan Tuhan akan memengaruhi hubungan kita dengan sesama. Tuhan melihat hati dan mengerti segala niat, jadi tidak perlu pencitraan di hadapan Tuhan.

Niat dan Cita-cita

Daud mengingatkan Salomo bahwa Tuhan menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika kita mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh, Dia akan memberkati dan berkenan ditemui. Tuhan tahu niat busuk dan baik kita, jadi jangan main-main dengan Tuhan.

Kedaulatan Tuhan

Dalam segala situasi, termasuk masalah jodoh, percayalah pada kedaulatan Tuhan. Cintai Tuhan dengan tulus hati dan rela hati, dan percayalah bahwa Tuhan sudah mengatur segala sesuatu.

Mencintai dengan Rela Hati

Belajar mengasihi Tuhan dengan rela hati akan membuat kita bisa mencintai sesama dengan rela hati. Orang yang tulus tidak masalah disakiti atau difitnah, karena yang terpenting adalah ketulusan di hadapan Tuhan.

Ujian dan Koreksi

Orang yang tulus hati selalu mau dikoreksi oleh Tuhan dan sesama. Daud meminta Tuhan untuk menguji dan menyelidiki hatinya. Menerima ujian dan pencobaan dengan mata yang tertuju kepada Yesus.

Percaya Tanpa Ragu

Orang yang tulus hati percaya kepada Tuhan tanpa ragu. Belajar mencintai Tuhan dengan tulus hati tanpa banyak permintaan. Tuhan akan membentuk kita menjadi setulus yang Dia mau. Hidup dengan tulus hati akan memberikan berkat kepada anak cucu kita.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 [Musik] Iya. Haleluya. Shalom. Apa kabarnya hari ini? Puji Tuhan ya, Saudara ya. Saya percaya kita semua dalam keadaan baik, sehat, dan luar biasa ini. Shalom Bapak Ibu ya. Apa kabarnya? Luar biasa. Hari ini tema firman Tuhan adalah kita nih melayani di dalam ketulusan. Ketulusan hati ini penting sekali. Bapak, Ibu, kenapa? Karena Alkitab berkata Tuhan itu melihat hati. Ketulusan adalah sesuatu yang tersimpan jauh di dalam hati dan orang gak bisa lihat. Siapa yang bisa lihat? Tuhan. Tetapi ini juga adalah hal yang sangat

0:47 penting akan menentukan hidup kita diberkati atau tidak. itu tergantung dari ketulusan hati yang kita miliki. Kita baca dulu bersama ayat dari firman Tuhan yang diberi 1 Petrus pasal yang kelima ayat yang kedua, Saudara. 1 Petrus pasal yang kelima ayat yang kedua. Kita baca di sana firman Tuhan berkata 1 2 3. Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu. Jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela, sesuai dengan kehendak Allah. Dan jangan karena mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Ini surat Petrus ya kepada rekan-rekan sepelayanannya.

1:33 dikatakan kita harus melayani dengan hati yang tulus. Saudara, ketulusan itu ada dua hal di dalamnya. Tentunya di sana dikatakan Petrus memberi nasihat kepada rekan-rekan sepelayanannya, "Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu. Jangan dengan paksa, tapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah. Dan ya jangan karena apa? mencari keuntungan tetapi dengan pengabdian diri. Saudara, orang yang tulus itu pasti tidak mau mencari keuntungan. Dan ini bukan hanya berlaku bagi hamba-hamba Tuhan atau orang yang melayani Tuhan, tapi kita semua yang ada

2:19 di tempat ini. Ya, orang yang tulus itu tentunya pertama dia gak selalu mau mencari keuntungan. Kenapa sebuah pernikahan juga bisa gagal bahkan berakhir dalam sebuah perceraian? Karena suami sukanya mencari untung, istri juga suka mencari untung. Kalau dalam sebuah pernikahan, suami cari untung dari istri, istri cari untung dari suami, yang terjadi apa dalam rumah tangga itu? Ya, tidak ada lagi ketuusan. Amin, Bapak, Ibu. Ya, istri melakukan sesuatu ya. Kalau saya lakukan ini saya untungnya apa? Layani kamu. Enak aja. Ya, maka ada ada satu tayangan saya lihat saudara kalau suami itu gajinya di

3:06 atas Rp50 juta. Pulang dibukain pintu, istrinya dicium. Halo, Papa. Capek ya? M. Sini, Pak. Tasnya dibawain ya. Lalu dikasih kopi, dikasih teh. Silakan, Pak. Duduk. gaji di atas Rp50 juta. Yang UMR begitu pulang enggak dibukain pintu. Ketok-ketok buka pintu sendiri. Begitu nyampai istrinya langsung kasih galon. Nih, ganti galon sana. Karena gajinya UMR, Saudara. Ya, kenapa terjadi seperti itu? Sebab dua-dua sudah mencari keuntungan. Ya, kalau dalam pernikahan sudah mencari untung, jujur atau tidak loh diakui enggak? Coba kita introspeksi diri dalam

3:51 pernikahan kita sekarang. Kita cari untung atau tulus melakukan sesuatu untuk pasangan kita? Halo. Gak usah jawab sama saya, enggak usah jawab di sini. Kalau jawabnya di sini semua jawabannya manis ya. Tapi jawab di dalam hati saja. Amin. Ya, kita melayani suami kita tulus atau karena ada apanya? Kita melayani istri kita itu tulus atau ya karena ada sesuatu. Itu perlu kita tanyakan, Saudara. Kenapa akhirnya istri menjadi lelah melayani suami, suami menjadi lelah melayani istri? Bahkan juga di dalam pelayanan, Saudara, kadang kita menjadi lelah dalam melayani Tuhan. Kenapa? Karena sudah bicara untung rugi. Amin. Jadi, sudah seperti dagang.

4:38 Ya, kalau pernikahan jadi dagang, untung rugi kacau enggak? Kacau, Saudara, Tuhan itu mau kita melayani dikatakan jangan karena untuk mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Ya, pengabdian diri ini ini nasihat ini bukan hanya bagi para pelayan-pelayan Tuhan diberikan oleh Petrus, tapi bagi setiap kita. Ya, kalau dalam rumah tangga itu ada pengabdian diri, luar biasa enggak pernikahan kita. Wow, saya mau melayani suami karena ini pengabdian diri saya. Ya, saya melayani anak-anak ya ini pengabdian diri saya. Bicara untung rugi ya saya enggak peduli. Percayalah Bapak Ibu, semua yang kita lakukan itu kita

5:23 akan mendapat upah dari Tuhan. Amin. Ya, tapi menjadi orang yang tulus itu memang kayaknya kok kalah terus ya. Ya, ada yang berkata begitu, "Saya itu loh, Bu, sudah ngalah sama suami. Tapi kayaknya semakin saya ngalah, dia kayaknya semakin besar kepala." Ya, Bu. Ada di sini yang seperti itu? Gak usah angkat tangan. Nanti chat nomor konseling di bawah ini ya. Percayalah Bapak Ibu ketika kita hidup dengan pengabdian diri maka Tuhan itu Tuhan itu menilai kita loh dan ada upah loh. Padahal sudah enggak mungkin ya Tuhan bisa langsung memberikan kerajaan itu langsung semuanya kepada Yerobeam. Tapi Tuhan bilang, "Nak, aku

6:10 sisakan dua karena aku ingat kepada Daud, ayahnya Salomo. Dan Tuhan sudah berjanji bahwa kerajaan itu tidak akan terputus dari Daud dan keturunannya. Tapi karena keturunannya tidak melakukan apa yang Tuhan katakan, tidak hidup dengan tulus hati di hadapan Tuhan, ya." Lalu dikatakan di sana Tuhan akhirnya menghancurkan semuanya tapi masih disisain dua saudara ya bagi keturunannya Daud. Dan Tuhan berkata, "Hanya karena aku ingat Daud ayahmu yang tulus hati." Saudara, kalau kita hidup dengan tulus hati di hadapan Tuhan, saya percaya Tuhan akan ingat keturunan kita.

6:57 Katakan amin. Makanya apa yang harus kita wariskan kepada anak-anak kita bukan kekayaan, bukan warisan iman, warisan ketulusan. Pada akhirnya Salomo jatuh. Kenapa? Karena dia ingin ya menambah kekuasaan kerajaannya dengan kekuatannya sendiri. Dia mengawini ya putri-putri raja kafir yang tidak lagi percaya kepada Tuhan. Bahkan bukan hanya itu yang membuat Tuhan marah kepada Salomo, dia membangun kuil-kuil untuk istri-istrinya ini kepada penyembahan berhala. Sehingga Tuhan bilang dia tidak lagi hidup dengan tulus hati di hadapan Tuhan. Demi kekuasaan, demi hal yang Dia mau,

7:43 Saudara. Dia menghalalkan segala cara dan akhirnya Tuhan mendapati dia enggak tulus hati. Tapi karena Daud ayahnya, ya Tuhan masih beri dua suku. dibawa ke pemerintahan Rehabeam, anak Salomo yang menjadi kerajaan Yehuda. Saudara, kita lihat saudara apa yang Daud pesan kepada anaknya. Buka bersama 1 Tawarik 28 ayat yang ke-9, Saudara ya. 1 Tawarik 28 ayat yang ke-9. Apa yang Salomo pesan kepada anaknya? Dia berkata begini kepada Salomo. Daud berpesan. Daud berpesan kepada Salomo waktu dia itu mau menggantikan ya Daud ayahnya. Baca bersama. Dan engkau anakku Salomo,

8:29 kenalilah allahnya ayahmu dan beribadahlah kepadanya dengan tulus, ikhlas dan rela hati. Sebab Tuhan menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Ya, jika engkau mencari dia, maka ia apa? Berkenan ditemui olehmu. Tetapi jika engkau meninggalkan dia, maka ia akan membuang engkau untuk selamanya. Katakan amin. Saudara, ketika bahkan Daud hendak turun dari tahtanya dan akan mengangkat Salomo menjadi raja menggantikan dia, dia

9:14 berkata kepada Salomo, "Tetapi engkau, hai anakku Salomo." Dia bilang, "Apa? Kenallah Allahnya ayahmu." Loh, luar biasa loh, Saudara. Dia enggak bilang kenallah Allahnya Israel. Gak. Kenallah ayahnya siapa? Eh, kenalnya Allah, kenallah Allahnya siapa? Ayahmu. Kita bisa enggak berkata kepada anak-anak kita, "Dek, kenallah Tuhan yang mami sembah itu loh. Kenallah Tuhan yang papi sembah itu loh. Kenallah Tuhan yang papa mamamu sembah itu." Loh, kenapa Daud berkata, "Kenallah Allahnya

10:02 ayah-ayahmu?" Itu kenapa, Saudara? Ini bicara tentang sebuah hubungan antara Daud dengan Tuhan yang begitu dekat. Dia mengenal Tuhan dengan benar dan dia mengenal siapa Tuhan yang dia sembah itu. Makanya dia berkata kepada Salomo, "Kenallah Allahnya ayahmu." Saudara, iman itu harus kita wariskan kepada anak kita. Dan Daud berpesan apa? Beribadahlah kepadanya dengan tulus ikhlas. Saudara, kita enggak bisa mungkin tulus kepada manusia kalau dengan Tuhan saja hubungan kita tidak tulus. Amin. Tapi banyak orang Kristen suka main judi

10:48 dengan Tuhan. Ya, saya nih sudah doa loh. Awas loh kalau Tuhan enggak jawab doaku. Iya gak, Saudara? Ya, kalau disuruh melayani, melayani Tuhan, tunggu dulu doaku belum dijawab. Aku gak mau melayani Tuhan sebelum doaku itu dijawab. Main judi enggak kita sama Tuhan? Ya, kita lupa bahwa nafas hidup yang kita hirup ini adalah pemberian Tuhan. Engkau bisa napas, engkau bisa berjalan, keadaanmu bisa baik-baik saja. Itu semua karena Tuhan. Makanya bagaimana kita bisa memiliki sikap tulus dengan sesama diawali yang pertama kali kita ini sama Tuhan hubungannya harus

11:34 tulus. Saya ingat pertama kali kami datang di Jakarta, Saudara, hidup kami susah sekali ya. Lalu suami saya berkata, "Waktu itu kami numpang ya di salah satu rumah saudara saya." Lalu suami saya berkata begini, "Say berdoa minta rumah Say." Ya, kata suami saya, "Biasanya kalau kamu yang doa itu didengar sama Tuhan ya, kata suamiku, ya, doa minta rumah karena doamu itu didengar." Saya bilang sama suami saya, "Ndak usah berdoa minta rumah. Kita nih ikut Tuhan tulus saja. Kalau Tuhan tahu kita sudah butuh rumah, Tuhan pasti kasih.

12:20 Tapi kita gak usah punya embel-embel. mau melayani minta rumah, minta ini. Jadi saya itu ikut Tuan saya gak pernah loh berdoa minta rumah. Saya gak pernah berdoa minta mobil. Saya gak pernah berdoa minta motor. Saya enggak pernah berdoa minta sesuatu yang sifatnya itu materi. Kenapa, Saudara? Karena saya tahu saya ini sudah diselamatkan hanya karena anugerah. Itu sudah luar biasa. Ya, ketika kita itu dengan Tuhan tulus, Saudara ya. Maka saya percaya waktu kita tulus dengan Tuhan ya hubungan kita juga dengan sesama kita, juga dengan suami, dengan istri, dengan anak itu ya insyaallah juga akan tulus. Amin. Tapi orang kalau

13:06 sama Tuhan aja udah bulus ya, tulus itu lawan katanya bulus. Sekarang kan banyak orang bulus ya, banyak saudara ya. Di depan baik, di belakang ya. Bulus itu namanya tulus itu lawannya bulus. ada maunya pengin cari kepentingan diri senendiri lah sama Tuhan kok main-main loh saudara ngapain kita nih bulus-bulus Tuhan itu melihat hati Daud bilang kamu harus beribadah kepada Tuhan dengan tulus ikhlas dan rela hati orang tulus itu selalu rela hati waktu kamu tulus dengan Tuhan rela hati dikatakan kenapa saudara kita perlu memiliki ketulusan dan kerelaan hati. Sebab Tuhan apa

13:52 dikatakan di sana? Menyelidiki apa yang Tuhan selidiki? Segala hati dan mengerti segala niat. Amin. Tuhan tahu enggak niat yang ada di hati kita sekarang? tahu ya. Jadi kita nih gak usah bulus-bulus karena Tuhan mengerti segala niat yang ada di dalam hati kita. Niat kita tuh apa? Makanya saya selalu berkata, "Duh, sama Tuhan tuh enggak usah pencitraan, Saudara. Percuma engkau mau diberkati, tulus cintai Tuhan, tulus melayani Tuhan. Bukan karena ada niat mau cari muka. Mau cari

14:39 nama ya udah punya muka masih rempong cari muka. Heran enggak sama orang Kristen itu? Mau taruh di mana lagi tuh muka? Hah? Sudah punya muka besarnya segini. Masih suka-suka cari muka sama orang. Ya udah gitu cari muka jatuhkan orang lain lagi. Heboh enggak, Saudara? Hei, percuma dengar baik-baik. Ayat ini berkata, Daud mengingatkan anaknya Salomo, "Kenapa engkau harus beribadah kepada Tuhan dengan tulus ikhlas dan rela hati? Sebab Tuhan menyelidiki segala hati, mengerti segala niat dan cita-cita." Ya, maka engkau ya ketika engkau sungguh-sungguh mencari Tuhan, dia bilang, "Maka ia ya akan memberkati

15:27 engkau, berkenan ditemui olehmu." Ketika engkau mencari dia, Tuhan berkenan ditemui olehmu. Saudara, apa yang paling membuat hidup kita bahagia? Waktu kita berdoa, Tuhan berkenan untuk ditemui. Amin. Tapi orang Kristen itu banyak merasa aman-aman aja. Walaupun doa enggak ketemu Tuhan, pokoknya doa dia. Enggak tahu ketemunya siapa. Ya, ini penting loh, Saudara. Daud pesan kepada Salomo, "Kalau engkau hidup mencari Tuhan tulus, ikhlas, rela hatimu dengan Tuhan, ya Tuhan itu melihat niat hati. Dia tahu semua niat-niat busuk, niat-niat baik itu Tuhan tahu loh. Saudara, Ibu-ibu, Bapak-bapak, engkau punya niat busuk

16:13 kepada pasanganmu, kepada anakmu, kepada siapa? Ingat loh, Tuhan tuh tahu loh ya. Jangan sampai ya walaupun engkau benci kepada suamimu, jangan sampai ya bikin jus dikasih sianida ya. Ini lagi heboh lagi ini kasus sianida ya. Ternyata memang banyak sandiwara di dalam dunia ini. Tapi kan percaya toh waktu hari penghakiman semua akan dibuka. Ya kasihan loh kalau memang dia enggak bersalah tapi sampai di penjara begitu tuh kan kasihan. Tapi jangan main-main dengan Tuhan loh. Pengadilan Tuhan itu ada. Ada CCTV-nya Tuhan ada. Ya. Waktu ditanya kamu membunuh atau tidak? Tidak.

17:00 Tuhan bilang malaikat putar CCTV nomor 5 toh ya. Kamu selingkuh gak putar nomor? Makanya sekarang mumpung masih ada waktu bertobat. Bertobat jangan main-main dengan Tuhan. Bahkan yang ada di dalam hati nurani kita pada hari penghakiman Kristus akan dibuka, Saudara. Dibuka semua. Gak usah banyak rekayasa, ya. Indonesia nih lagi heboh. Wah, tahun politik ya. Wah, banyak ya banyak hal-hal yang terjadi di luar dugaan, di luar logika. Banyak yang tanya, "Bagaimana ini Ibu?" Saya hanya berdoa keputusan Tuhan yang terjadi. Biar orang yang takut Tuhan, yang sungguh-sungguh

17:45 memikirkan kepentingan bangsa yang akan dipilih oleh Tuhan atas bangsa ini. Kita berdoa loh, Saudara. Berdoa loh, ya. Karena banyak orang punya kepentingan diri. Amin. Kalau sudah bicara kepentingan diri itu sudah repot. Mau di pemerintah, mau di bangsa, mau di gereja, mau di pelayanan. Kalau semua sudah bicara tentang kepentingan diri itu ngeri, Saudara. Ngeri. Mari kita melayani Tuhan dengan tulus ikhlas. Kata Daud dia loh. Waktu saya baca ayat ini, saya tertemplak loh, Saudara. Iya. Ya, benar ya. Tuhan menyelidiki segala hati. Dia mengerti segala niat ya. Dan cita-cita dia tahu semua. Makanya anak-anak muda

18:30 hari ini engkau punya cita-cita apa? Ya Tuhan tuh tahu cita-citamu. Ya kemarin ada yang konseling sama saya, "Bu, saya ini punya pacar." Terus tiba-tiba pacar saya ini berubah terus ya kami ini orang tua sudah tahu kami pacaran. Terus terus terus saya ini kalau konseling begitu ya. Terus, terus kami akhirnya marahan gak cocok kami pisah terus. Ini orang tua saya suruh saya balik sama dia terus. Tapi sekarang pacar saya berubah, Bu. Dia enggak mau lagi sama saya. Terus lah iya, Bu. Makanya sekarang saya mau tanya bagaimana ini, Bu? Sudah berhenti di situ. Heeh. Ya, gampang toh yo. Kamu harus percaya bahwa

19:16 jodohmu itu ada di tangan Tuhan. Tapi sekarang dia enggak peduli sama saya, enggak pernah telepon, enggak pernah apa, ya biarin aja. Makanya anak muda saya mau bilang kalau pacaran jangan terlanjur dulu. Banyak orang itu nikah karena sudah terlanjur, akhirnya salah menikah. Masuk dalam pernikahan bukan yang bulan madu, tapi bulan racun. Ya, saya bilang, "Ya, kamu cari Tuhan sekarang." Tapi dia sudah cuek. Ya sudah, kamu juga cuek cari Tuhan aja. Apa kamu harus mengemis-ngemis sama Dia? Ya, kamu harus percaya di sinilah kedaulatan Tuhan. Sebab Tuhan mengerti segala niat, segala hati. Ya, jangan sampai kamu berpikir, waduh, cinta

20:03 ditolak, dukun bertindak. Nanti kamu datang sama saya, saya bilang berdoa, berserah sama Tuhan, kamu gak terima. Terus nanti kamu cari orang pintar. Jangan, Saudara, karena Tuhan menyelidiki semua cita-cita. semua niat hati ya. Dan ayo kita tulus mencari Tuhan. Saya bilang bersyukur, berdoa sekarang Tuhan kalau memang dia jodohku Tuhan pertemukan. Tapi kalau bukan jodohku ambil juga dia dari hatiku. Hilangkan itu semua ya. Biarlah saya hanya mata saya tertuju kepada Tuhan. Kan itu yang benar. Tapi Bu, tapi Bu, tapi Bu. Capcai enggak saudara? capcai loh layani orang begini ni karena yang dia mau itu keinginan hatinya bukan

20:50 kehendak Tuhan. Saya bilang, "Terus maumu itu apa sekarang?" Ya, konseling sama saya itu mau apa supaya kita berdoa, tarik dia kembali. Ngapain? Percaya aja. Bilang Tuhan, kalau dia jodohku engkau kembalikan. Kalau bukan ya sudah. Yang harus kamu lakukan sekarang adalah cintai Tuhan dengan tulus hati dan dengan rela hati. Semua itu Tuhan sudah atur, Saudara. Berkat kita, takarannya sudah ada. Tapi persoalannya sekarang kita ini mencintai Tuhan dengan tulus hati atau tidak? Kita ini mencintai Tuhan dengan rela hati atau tidak? Waktu kita belajar mengasihi Tuhan dengan rela hati, maka saya percaya, Saudara, kita juga bisa mencintai sesama kita itu dengan rela

21:36 hati. Orang yang tulus itu gampang, Saudara. Mau disakiti ya sudah gak apa-apa. Mau difitnah ya sudah juga gak apa-apa. Sebaik-baiknya kita di luar sana pasti tetap akan ada orang yang menceritakan yang buruk tentang kita. Tapi usah stres ya, biarin aja ya. Enggak apa-apa saudara mau sebaik apapun kita dulu saya saya dulu terganggu loh kalau ada orang menceritakan yang buruk tentang saya. Tapi sekarang saya sadar, oh iya ya. Ya, kita nih sebaik-baik apapun kita di luar sana selalu ada yang tidak suka sama kita. Gak semua orang harus suka kita. Yang penting kita punya ketulusan di hadapan Tuhan. Itu yang terpenting.

22:23 Biarin aja. Waktu engkau punya ketulusan di hadapan Tuhan, Tuhan kok yang angkat hidupmu. Tuhan kok yang akan mempromosikan engkau. Enggak usah cari muka, enggak perlu menjatuhkan orang lain untuk mendapatkan sesuatu, tapi cari perkenanan Tuhan. Cintai Tuhan dengan rela hati. Saya pengin kita baca, Saudara, Mazmur pasal 26. Daud menulis begini. Mazmur 26 ayat 1 dan 2. Kita baca, Saudara. Daud itu sudah terbukti hatinya tulus di hadapan Tuhan. Artinya apa? Daud mencintai Tuhan dan dia enggak kepengin yang neko-neko. Kalau Tuhan kasih dia tahta, itu cuma bonus. Tapi Daud enggak pernah cari itu. Orang yang tulus hati enggak pernah cari sesuatu. Tapi Tuhan yang kasih, Saudara. Tuhan yang akan memberikan. Dari Daud.

23:10 Kita baca Mazmur 26 dikatakan di sana dari Daud, berilah keadilan kepadaku ya Tuhan, sebab aku telah hidup dalam ketulusan kepada Tuhan aku percaya dengan tidak ragu. Ayat yang kedua dia berkata apa? Ujilah aku ya Tuhan dan cobalah aku. Selidikilah batinku dan hatiku. Saudara, bagaimana kita bisa memiliki ketulusan di hadapan Tuhan? Orang yang tulus hati selalu mau dikoreksi oleh Tuhan. Amin. Mau dikoreksi juga oleh sesama ya, istri ketika kita dikoreksi oleh suami, ketika kita dikoreksi oleh siapapun, mari kita

23:56 menerima itu. Dikoreksi oleh anak ya. Siap untuk minta maaf ya enggak apa-apa ya. Siap bilang maaf kalau kita sebagai orang tua salah. Saya enggak pernah ya, saya enggak pernah ragu untuk ngomong maaf ke anak-anak kalau memang saya yang merasa saya salah ya. Saya ngomong maaf ya, maafin mami. Enggak apa-apa ya. Kayaknya kita susah ya baca. Maaf. Saya pernah lihat satu satu komedi itu dia bikin diajak istrinya, "Sini yuk kita belajar baca ya." Suruh baca yang susah-susah ya dibaca sama istrinya. Kalimat-kalimat yang susah dibaca dibaca semua. Begitu ditulis, "Maafkan aku salah." Coba baca ini. Istrinya enggak bisa baca loh ya. Baca ini sayang.

24:41 Padahal habis disuruh baca ini dibaca ya. Dibaca ini integritas dibaca dibaca kalimat-kalimat yang sulit dibaca. Begitu sampai di kalimat yang terakhir maafkan aku. Aku salah baca ini. Isnya memang sulit bagi kita untuk mengakui bahwa kita salah. Sulit untuk kita berkata maaf. Tapi orang yang tulus hati, dia rela untuk diuji. Saudara, Daud berkata, "Ujilah aku, ya Tuhan. Aku ini hidup dengan tulus hati di hadapanMu. Tapi ujilah aku Tuhan. Cobalah aku, selidikilah batinku dan hatiku." Makanya ada pujian yang berkata, "Ujilah aku Tuhan. Cobalah

25:27 aku Tuhan. Selidiki hatiku dan batinku. Mataku tertuju padamu. Orang yang tulus hati mau diuji saudara. Kalau hari ini saudara sedang mengalami ujian dari Tuhan, terima itu dan berkata, "Tuhan, terima kasih buat ujian ini." Kalau hari ini kita sedang menghadapi pencobaan, bilang Tuhan terima kasih. Orang yang tulus hati menerima semua dalam hidupnya itu dengan mata yang hanya tertuju kepada Yesus. Gak apa-apa. Ini berat. Iya Tuhan. Aku tahu ini berat Tuhan. Tapi aku hanya mau memandang kepadamu. Sebab aku tahu Tuhan tidak pernah salah. Makanya ayat yang pertama tadi Daud bilang apa? Tuhan berilah keadilan

26:15 kepadaku ya Tuhan sebab aku telah hidup dalam ketulusan dan kepada Tuhan aku percaya dengan tidak ragu-ragu. Orang yang tulus hatinya percaya sama Tuhan. Jangan pernah ragukan Tuhan. Waktu kita tidak meragukan Tuhan, kita percaya bahwa semua yang terjadi di hidup kita itu seizin Tuhan. Saudara, mari kita belajar mencintai Tuhan dengan tulus hati. Gak usah banyak permintaan hari-hari ini. Aku mau gini Tuhan tapi jawab dulu ini. Aku mau gini Tuhan tapi berkati dulu Tuhan. Aku mau gini. Gak usah. Mari kita belajar memiliki ketulusan hati dalam beribadah kepada Tuhan, mengasihi Tuhan. Saya undang para

27:01 imam musik maju ke depan. Biarlah hari-hari ini saudara kita mau berkata kepada Tuhan. Tuhan koreksi kami Tuhan. Uji kami Tuhan. Kalau ada yang tidak berkenan di hidup kami, kami mau Tuhan bentuk kami menjadi setulus dengan yang Tuhan mau. Ingat saudara, waktu kita hidup dengan tulus hati, anak cucumu akan mendapat berkat yang dari Tuhan. [Musik] Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube