Ketenagakerjaan Part 1 - Konsep Ketenagakerjaan, Menghitung TPAK, Jenis Tenaga Kerja

Husna Nurdina www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas konsep ketenagakerjaan, termasuk pengertian, jenis-jenis tenaga kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja, dan cara menghitung tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Video ini juga menjelaskan perbedaan antara tenaga kerja, angkatan kerja, dan kesempatan kerja, serta berbagai kategori tenaga kerja berdasarkan kualitas, fungsi, hubungan dengan proses produksi, dan kegiatan departemen.

  • Pengertian Ketenagakerjaan: Segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja sebelum, selama, dan sesudah masa kerja.
  • Istilah Penting: Tenaga kerja, angkatan kerja, dan kesempatan kerja.
  • Faktor yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja: Usia, pendidikan, lapangan kerja, investasi, kebijakan pemerintah, dll.
  • Cara Menghitung TPAK: Menggunakan rumus perbandingan antara angkatan kerja dan penduduk usia kerja.
  • Jenis-Jenis Tenaga Kerja: Jasmani dan rohani, dengan klasifikasi lebih lanjut berdasarkan kualitas, fungsi, hubungan dengan produksi, dan kegiatan departemen.

Pendahuluan

Video ini merupakan bagian pertama dari dua bagian yang membahas tentang ketenagakerjaan dalam materi ekonomi kelas 11 SMA. Pada bagian ini, akan dipelajari konsep dasar ketenagakerjaan, termasuk pengertian, istilah-istilah penting, faktor-faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja, cara menghitung tingkat partisipasi angkatan kerja, dan jenis-jenis tenaga kerja.

Pengertian Ketenagakerjaan

Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. Sebelum masa kerja mencakup pelatihan, pemagangan, dan pencarian kerja. Selama masa kerja meliputi gaji, asuransi, perlindungan kerja, dan jaminan sosial. Sesudah masa kerja mencakup pesangon, jaminan hari tua, dan pensiun. Ketenagakerjaan mencakup seluruh proses seorang pekerja, dari sebelum bekerja hingga memperoleh pekerjaan.

Tenaga Kerja, Angkatan Kerja, dan Kesempatan Kerja

Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang atau jasa. Angkatan kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja maupun tidak bekerja. Kesempatan kerja adalah keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja yang siap diisi oleh para pencari kerja. Kesempatan kerja dalam arti sempit adalah banyak sedikitnya tenaga kerja yang mempunyai kesempatan untuk bekerja, sedangkan dalam arti luas adalah banyak sedikitnya faktor-faktor produksi yang dapat ikut dalam proses produksi.

Jenis-Jenis Kesempatan Kerja

Kesempatan kerja terbagi menjadi dua kelompok: mereka yang bekerja penuh (full employment) dan mereka yang masih setengah menganggur. Pekerja penuh bekerja selama 40 jam per minggu, menerima upah minimum regional, dan sesuai dengan latar belakang pendidikan atau keahlian. Pekerja setengah menganggur bekerja kurang dari 35 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan lain yang lebih layak. Kesempatan kerja di Indonesia dijamin dalam Pasal 27 ayat 2 UUD 1945, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja

Terdapat 10 faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja: usia tenaga kerja, tingkat pendidikan, lapangan kerja yang tersedia, jumlah angkatan kerja, permintaan total masyarakat, investasi, kemampuan pemerintah dalam pembangunan, ekspor dan impor, kebijakan pajak, dan kerjasama dengan negara lain.

Cara Menghitung Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)

TPAK digunakan untuk mengetahui perbandingan antara angkatan kerja dan penduduk usia kerja (15-64 tahun). Rumusnya adalah: TPAK = (Jumlah Angkatan Kerja / Jumlah Penduduk Usia Kerja) x 100%. Contoh soal diberikan untuk memperjelas cara menghitung TPAK.

Jenis-Jenis Tenaga Kerja

Secara umum, jenis tenaga kerja terbagi menjadi dua: tenaga kerja jasmani dan tenaga kerja rohani. Tenaga kerja jasmani menggunakan tenaga fisik dalam pekerjaannya, contohnya sopir, montir, guru, dan dokter. Tenaga kerja rohani lebih banyak menggunakan proses pemikiran, gagasan, dan ide, contohnya direktur, konsultan, dan manajer. Tenaga kerja jasmani terbagi lagi berdasarkan kualitas (terdidik, terlatih, tidak terdidik dan tidak terlatih), fungsi pokok dalam perusahaan (bagian produksi, pemasaran, umum dan administrasi), hubungan dengan proses produksi (langsung dan tidak langsung), dan kegiatan departemen (produksi dan non produksi).

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hai assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh hal semuanya bertemu lagi di materi ekonomi kelas 11 SMA hari ini kita akan masuk baru yaitu Ketenagakerjaan part1 Nah jadi untuk video Ketenagakerjaan ini akan terbagi menjadi dua pak ya Nah di pertemuan pertama ini kita akan belajar mengenai konsep dari Ketenagakerjaan apa aja silakan kita pelajari dari Ketenagakerjaan ini yang pertama kita akan belajar tentang pengertian ketenagakerjaan yang kedua kita juga akan belajar tentang tenaga

0:45 kerja angkatan kerja dan kesempatan kerja selanjutnya yang ketiga kita juga akan mempelajari tentang faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja yang keempat kita juga akan belajar tentang cara tingkat partisipasi angkatan kerja dan yang kelima kita juga akan belajar tentang jenis-jenis tenaga kerja oke sebelum masuk ke materi Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan ketenagakerjaan nah menurut undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan Ketenagakerjaan adalah segala hal yang

1:33 berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum selama dan sesudah masa kerja ya apa sih maksudnya dari sebelum selama dan sesudah masa kerja oke kita bahas satu-satu ya yang dimaksud dari sebelum masa kerja adalah hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pelatihan pemagangan dan pencarian kerja di wujudnya yang dimaksud dengan selama masa kerja adalah hal-hal yang berkaitan dengan gaji atau upah asuransi perlindungan kerja dan jaminan sosial dan yang terakhir yang dimaksud dengan sesudah masa kerja adalah hal-hal yang berkaitan dengan pesangon jaminan hari

2:20 tua dan pensiun nah hal ini itu merupakan kajian dari Ketenagakerjaan jadi Ketenagakerjaan ini bukan hanya mencakup pekerja saja tetapi Bagaimana proses seorang pekerja tersebut dari sebelum bekerja hingga memperoleh pekerjaan nah di Ketenagakerjaan ini ada beberapa istilah yang harus kita pahami yaitu ada tenaga kerja angkatan kerja dan kesempatan kerja apa yang dimaksud dengan tenaga kerja angkatan kerja dan kesempatan kerja oke kita bahas satu-satu dimulai dari tenaga kerja ya

3:06 jadi tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat Nah kalau angkatan kerja di sini angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja atau usia produktif yaitu 15 tahun keatas baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja kalau tadi tenaga kerja adalah orang yang mampu melakukan pekerjaan jadi disini posisinya mereka sudah bekerja ya Nah kalau angkatan kerja disini adalah semua penduduk yang berada di usia produktif yaitu 15 tahun keatas baik yang bekerja

3:51 maupun yang tidak bekerja itu masuk angkatan kerja ya selanjutnya kalau kesempatan kerja di sini ke akan kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan Tersedianya lapangan kerja yang siap diisi oleh para pencari kerja nah kesempatan kerja ini memiliki dua pengertian yaitu kalau dalam arti sempit kesempatan kerja adalah banyak sedikitnya tenaga kerja yang mempunyai kesempatan untuk bekerja Nah kalau dalam arti luas kesempatan kerja adalah banyak sedikitnya faktor-faktor produksi yang mungkin dapat ikut dalam proses produksi [Musik]

4:38 nah kesempatan kerja ini terbagi lagi menjadi dua kelompok ya yang pertama di sini ada mereka yang bekerja penuh atau full employment yaitu mereka yang sudah bekerja dan memenuhi syarat antara lain bekerja selama 40 jam Japan Minggu selanjutnya upah minimum regional dan sesuai dengan latar belakang pendidikan atau keahlian Nah yang kedua adalah mereka yang masih setengah menganggur yaitu mereka yang bekerja di bawah jam kerja normal yaitu kurang dari 35 jam seminggu Kalau yang bekerja Penuh kan tadi bekerjanya 40 jam

5:23 per minggu ya Nah kalau yang setengah menganggur di sini Mereka bekerjanya kurang dari 35 jam seminggu dan mereka ini yang masih setengah menganggur ini masih bisa mencari pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan lain nah ini termasuk dalam kategori setengah menganggur contohnya adalah tenaga kerja lepas yang tidak ada kepastian jam kerjanya Jadi kalau yang setengah menganggur ini mereka bekerjanya itu jam kerjanya kurang dari 35 jam dan mereka masih mencari pekerjaan lain yang lebih layak di sini kesempatan kerja di Indonesia itu dijamin dalam pasal 27 ayat 2 undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi

6:10 tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak Oke sekarang kita masuk ke pokok bahasan yang selanjutnya yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja di sini ada 10 faktor ya Yang pertama adalah usia tenaga kerja yang kedua tingkat pendidikan pengetahuan keterampilan dan keahlian yang ketiga lapangan kerja yang tersedia atau permintaan dan kebutuhan tenaga kerja yang keempat jumlah angkatan kerja yang tersedia yang kelima besarnya permintaan total masyarakat atau permintaan efektif yang keenam besarnya investasi yang

6:57 dilakukan perseorangan dan badan ra swasta yang ketujuh kemampuan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan yang ke-8 ekspor dan impor yang dilakukan yang ke-9 kebijakan pajak yang dijalankan oleh pemerintah dan yang ke-10 adalah kerjasama dengan negara lain yang mampu menciptakan kesempatan kerja di luar negeri Nah jadi 10 faktor ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi dari kesempatan kerja nah sekarang kita akan belajar tentang cara menghitung tingkat partisipasi angkatan kerja atau yang disingkat tcccc

7:43 tingkat partisipasi angkatan kerja nah TP Ak Ini digunakan untuk mengetahui perbandingan antara angkatan kerja dan penduduk usia kerja tadi kan kita udah belajar ya tentang angkatan kerja dan penduduk bekerja di sini ada yang tahu enggak penduduk usia kerja ini berada di rentang usia berapa nya jadi penduduk usia kerja di sini berada di rentang usia 15-64 tahun ya Nah di sini untuk menghitung ppak bisa kita hitung dengan rumus di bawah ini nah ini TP ak ya di sini ada rumusnya TP ak sama dengan jumlah angkatan kerja

8:29 dibagi dengan jumlah penduduk yang berusia 15-64 tahun ya Jadi ini adalah Jumlah penduduk di usia kerja atau usia produktif kemudian dikalikan dengan 100% Nah untuk lebih jelasnya kita langsung ke contoh soal aja ya di sini ada contoh soal jika diketahui jumlah angkatan kerja sebesar 400 jiwa kemudian jumlah penduduk usia kerja sebesar 572 dan jumlah penduduk suatu negara 750000000 jiwa hitunglah besarnya tingkat partisipasi angkatan kerja atau

9:17 tcccc Oke kita langsung coba untuk menjawab di sini kita tulis dulu rumusnya ya untuk menghitung ppak rumusnya adalah angkatan kerja jumlah angkatan kerja lebih kita lihat di atas ya angkatan kerja di sini ada berapa 400juta jiwa ini ya Angkatan kerjanya sebesar 400juta jiwa nah kemudian angkatan kerja ini dibagi dengan jumlah penduduk di usia produktif atau usia kerja yaitu 15-64 tahun kita lihat di soal penduduk usia kerja nya berapa Hai yaitu 500000000 jiwa ya nah kok di sini ada

10:05 jumlah penduduk 750000000 jiwa nah ini disini penduduk jumlah penduduk 750000000 jiwa itu hanya dijadikan sebagai pengecoh ya kalau untuk menghitung ppak Disini yang digunakan adalah Jumlah penduduk yang masuk di usia produktif saja yang masuk di usia 15-64 tahun saja jadi ini yang kita gunakan ya bukan jumlah keseluruhan penduduk suatu negara Nah jadi ini tidak kita gunakan ya di sini ini hanya dijadikan sebagai pengecoh saja jadi ini kita tidak gunakan ya yang kita gunakan ya 400 juta jiwa yaitu angkatan kerjanya dan penduduk usia produktif yaitu 500

10:50 kita jiwa oke langsung kita masuk ke n aja ke rumusnya disini angkatan hanya 400juta dan penduduk usia produktifnya 500000000 kemudian dikalikan 100% nah disini hasilnya adalah 400 tadi bagi 500000000 adalah 0,8 dikalikan 100% Maka hasilnya adalah 80% jadi disini besarnya tingkat partisipasi angkatan kerja atau PHK adalah sebesar 80% sampai di sini paham ya [Musik] Nah sekarang kita masuk ke pokok bahasan yang selanjutnya yaitu jenis-jenis tenaga kerja nah secara umum

11:38 jenis-jenis tenaga kerja ini terbagi menjadi dua yaitu tenaga kerja jasmani dan tenaga kerja rohani kita bahas satu-satu ya yang pertama di sini ada tenaga kerja jasmani tenaga kerja jasmani merupakan tenaga kerja yang melakukan pekerjaannya menggunakan tenaga fisik Kia disini jadi contohnya itu seperti sopir montir guru dokter tenaga administrasi dan sebagainya nah orang-orang ini melakukan pekerjaannya menggunakan tenaga fisik selanjutnya tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang dalam pekerjaannya lebih banyak menggunakan proses pemikiran gagasan ide dan sebagainya contohnya adalah Direktur

12:26 konsultan dan manajer nah tenaga kerja jasmani ini terbagi lagi menjadi empat macam yang pertama adalah berdasarkan kualitas atau kemampuannya yang kedua berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan yang ketiga berdasarkan hubungan dengan proses produksi dan yang keempat berdasarkan kegiatan Departemen dalam perusahaan Oke kita bahas satu persatu dimulai dari Hai tenaga kerja jasmani berdasarkan kualitas atau kemampuannya disini tenaga kerja berdasarkan kualitas atau kemampuannya itu terbagi menjadi tiga macam yang pertama ada tenaga kerja terdidik tenaga kerja terdidik adalah

13:13 tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus biasanya mereka ini memiliki pendidikan yang tinggi sehingga ahli dibidangnya contohnya ada dokter Hakim pengacara guru polisi dan lain sebagainya yang kedua ada tenaga kerja terlatih Nah kalau tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang memerlukan pelatihan khusus sehingga mereka nanti akan lebih berpengalaman contohnya di sini ada pemain sepakbola sopir penjahit montir pegawai salon dan lain sebagainya dan yang ketiga ada tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih yaitu tenaga kerja yang tidak Hai memerlukan pendidikan khusus maupun

14:00 pelatihan khusus untuk melakukan pekerjaannya contohnya adalah pesuruh kuli bangunan buruh pembantu rumah tangga tukang becak dan lain sebagainya Nah kita lanjut ke tenaga kerja jasmani yang kedua yaitu berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan di sini Yang pertama adalah tenaga kerja bagian produksi yaitu tenaga kerja yang bekerja pada bagian produksi yang kedua ada tenaga kerja bagian pemasaran yaitu tenaga kerja yang bekerja dibagian pemasaran ataupun penjualan yang tugasnya mendistribusikan barang dan yang ketiga ada tenaga kerja bagian umum dan administrasi yaitu tenaga kerja yang pekerjaannya itu

14:48 berhubungan dengan personalia umum dan administrasi kita lanjut ke tenaga kerja jasmani yang ketiga yaitu besarkan hubungan dengan proses produksi di sini yang pertama ada tenaga kerja langsung yaitu tenaga kerja yang terlibat langsung pada saat proses produksi yang kedua ada tenaga kerja tidak langsung yaitu tenaga kerja yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi nah disini tenaga kerja jasmani yang terakhir yaitu berdasarkan kegiatan Departemen dalam perusahaan yang pertama ada tenaga kerja Departemen produksi Kemudian yang kedua ada tenaga kerja Departemen non produksi

15:37 oke sekian dulu pelajaran kita untuk hari ini jangan lupa like dan share video ini juga bermanfaat untuk kamu dan juga subscribe channel ini karena setiap minggunya akan selalu ada materi baru terima kasih sampai jumpa di pertemuan selanjutnya ya assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share

Ringkasan Video YouTube