0:21 [musik] anentren. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah Alhamdulillahiabbil alamin. Alladzi hadana lihada w kunna linahtadi laula an hadanallah. Ashadu alla ilahaillallah. Wahdahu la syarikalah wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma sholli wasallim ala sayyidina
1:09 wa habibina wa syafiina wa qurati a'yunina wa maulana Muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain. Amma ba'd. Yang kami hormati Bapak Bupati Pasuruan Haji Rusdi Sutejo. Yang kami hormati pula Bapak Wakil Bupati Pasuruan Gus H. So Sopih Asrori. Yang kami hormati Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan beserta jajaran. Yang kami hormati pula Ketua KKGK Kabupaten Pasuruan, beliau Ibu Hajah Ketua beserta jajaran. Tak lupa seluruh siswa-siswi sewilayah Kabupaten Pasuruan dan seluruh
1:55 pecinta suara radio radio suara Pasuruan yang semoga diberikan kemudahan dalam setiap langkahnya, diberikan kebermanfaatan dalam setiap langkahnya, diberikan keberkahan dalam rezekinya dan diberikan kebahagiaan dunia serta akhiratnya. Amin. Allahuma pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita ke hadirat Allah Subhanahu wa taala karena berkat limpahan rahmat, taufik, hidayah serta inayahnya kepada kita sehingga kita dapat menunaikan ibadah suci di bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan bahagia wal sumringah. Kedua kalinya selawat serta salam semoga
2:41 selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam sang revolusioner akbar yang telah memberikan perubahan yang besar bagi umat manusia dari zaman kegelapan menuju zaman cahaya iman yakni addinul Islam. Hadirin rahimakumullah, para pecinta suara radio suara Pasuruan yang berbahagia. Alhamdulillah pada bulan Ramadan ini kita bertemu kembali yang mana Ramadan yang tahun kemarin kita harapkan kita bisa bertemu di setiap bulan Ramadan di setiap tahunnya. Doa kita Ramadan kemarin semoga kita
3:27 dipertemukan kembali di Ramadan-Ramadan yang akan datang. Alhamdulillah Allah memberikan panjang umur sehingga kita bisa bertemu di Ramadan tahun ini dan semoga bisa bertemu kembali di Ramadan yang akan datang. Amin. Allahuma kenapa begitu? Kenapa harus kita selalu bertemu dengan bulan Ramadan? Karena bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa. Bulan Ramadan adalah bulan yang disebut dengan syidus syuhur, tuannya para bulan. Seperti harnya hari Jumat. Sayidul Ayyam. Mengapa sangat istimewa? Mengapa disebut dengan sayidus syuhur? Apa sebabnya? Yang pertama, Allah Subhanahu wa taala menurunkan ayat-ayat
4:13 suci Al-Qur'an pada bulan Ramadan. Sebagaimana di Al-Qur'an Allah Subhanahu wa taala berfirman Quran surah Albaqarah ayat 185. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Syahru ramadanzi unzila fihil quran hudinas minal huda wal furq syahru ramadan bulan ramadan alladzi unzila yang diturunkan fihi di bulan ramadan alquranu yaitu alquranul karim sebagai apa kata Allah hudallinas sebagai petunjuk bagi manusia winati minal huda wal furqan sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil
4:59 Sebab kedua, mengapa Ramadan dikatakan sayidus syuhur. Mengapa Ramadan sangat istimewa? Yakni karena di bulan Ramadan ada satu malam yang lebih baik lebih baik daripada 1000 bulan. Sebagai bagaimana di Al-Qur'an Allah Subhanahu wa taala berfirman, "Inna anzalnahu fi lailatil qadr w adrakama lailatul qadr." Apa itu malam lailatul qadar? Kata Allah. Allah pun menjawab, "Lailatul qadri, lailatul qadar kirum min alfi syar." Lebih baik daripada 1000 bulan, Saudara. Kalau kita hitung 1000 bulan sama halnya kita hidup selama 83 tahun.
5:44 Kalau kita mendapatkan keistimewaan di bulan Ramadan, mendapatkan satu malam yang istimewa tersebut, khairum min alfi syar, maka sudah barang tentu maka sudah pasti kita akan mendapatkan deposito kebaikan yang luar biasa di bulan Ramadan. Kalau kita sudah mendapatkan deposito selama kurang lebih seperti halnya 83 tahun, maka sudah sangat luar biasa tabungan kita nanti menuju akhirat. Sebab ketiga mengapa Ramadan dikatakan sayidus syuhur, bulan yang sangat istimewa. Karena disebutkan dalam hadis Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Salatun ada tiga." Kata Rasulullah yang doanya tidak ditolak oleh Allah,
6:30 sudah pasti dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Siapa itu? Alimamul adil. Pemimpin yang adil. Yang kedua, asoim, orang yang berpuasa sampai ia berbuka. Yang ketiga, orang yang terzalimi. Hadirin rahimakumullah, berdasarkan hadis yang telah disebutkan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, Habibuna Muhammad menjelaskan kita pada saat ini di bulan Ramadan, orang yang berpuasa termasuk doanya yang dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Doanya yang pasti kita kalau meminta ampun kepada Allah akan diampuni dosa-dosa kita. Yang pasti kalau kita memohon
7:16 kepada Allah dengan hajat-hajat kita dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Maka jangan ragu-ragu, Saudara. Jikalau kita mengerjakan malam-malam di bulan Ramadan, menghidupkan malam-malam di bulan Ramadan dengan segala kebaikan, dengan segala kesunahan, seperti iktikaf di masjid, tadarus Al-Qur'an, terus berzikir kepada Allah, terus mengajak kebaikan, ayo bersedekah, ayo ayo ayo ayo ayo ee berjamaah, ayo ayo ayo. lah kalau itu sudah kita lakukan sudah berapa kebaikan, sudah berapa ganjaran apalagi doa-doa kita yang kita sampaikan kepada Allah. Hal sederhana yang remeh dan kemudian kita sering lupa akan hal itu. Contoh
8:03 keseharian kita. Kita masuk kamar mandi dengan kaki kiri, keluar kamar mandi dengan kaki kanan berdoa. Kadang tidak berdoa. Ya kan? Nggih. No mboten? Jangankan kamar mandi, ke masjid pun ingin ibadah, ingin salat, masuk dengan kaki kanan, keluar dengan kaki kiri, berdoa kepada Allah. Doa masuk masjid. Keluar rumah pun kita keluar rumah ada doanya. Makan minum pun ada doanya, ada tata caranya. Apabila kita kerjakan, sudah berapa ganjaran yang kita dapatkan? sudah berapa doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah. Maka dari itu, wahai saudara
8:51 para hadirin, netizen dan netizat dan seluruh pendengar Radio Suara Pasuruan, maka sudah barang tentu sudah pasti di bulan Ramadan ini ibarat kata Ramadan adalah ladang yang sangat subur. Lantas kebaikan-kebaikan kita, segala apa yang kita kerjakan di bulan Ramadan, doa-doa kita itu adalah benih. yang sangat bagus. Kalau sudah benih bagus, ladang subur bertemu, maka sudah barang tentu sudah pasti. Panen akan banyak, panen akan cepat. Maka kita perbanyak mutu takwa kita, kita perbanyak kualitas ibadah kita kepada Allah. Tidak hanya mengerjakan
9:37 yang wajib-wajib saja, namun mengerjakan apa yang remeh, apa yang sederhana, dan apa yang disunahkan oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Kurang lebihnya itu saja yang dapat kami sampaikan. Namun sebelum itu ada sedikit pantun. Keep pohon jentrek jalan kaki. Keh centrek ini jalan kaki. Mari puasa, bersihkan hati. Yini h minni walinkumalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.