0:05 [musik] Dari waktu [musik] itu dingin kuberi kau hangat. Walaupun ku juga beku, tapi ku aman saat [musik] kau nyaman. Dari waktu itu panas kuberi [musik] kau angin. Walaupun ku juga gerak, tapi ku [musik] penuh saat kau teduh. Sudah pahamkan [musik] sejauh ini. Ku yang lama di sini menjagamu tak patah
0:52 hati. [musik] Sedia aku sebelum hujan. Apa [musik] yang kau butuh ku berikan. Ke mana pun tak akan kau [musik] temukan yang siapkan bekalmu di peperangan. Jika tak setara ku maafkan. Memang sebegitunya aku. Ku [musik] tak punya pilihan yang dikendali pikiran. Ada namamu disebut, [musik] ke situlah arahku berjalan. Sudah paham kan sejauh ini.
1:41 Ku yang lama di sini menjagamu tak patah hati. [musik] Sedia aku sebelum hujan. Apa yang kau butuh ku berikan. Ke mana [musik] pun tak akan kau temukan yang siapkan bekalmu di peperangan. Jika [musik] tak setara kuafkan. Memang sebegitunya aku. Soal cintaku [musik] jatuh. Yes. Ini janjiku untuk hadir dan mencintaimu [musik]
2:28 di hari baikmu dan [musik] di hari burukmu. Sedia aku sebelum hujan. [musik] Apa yang kau butuh ku berikan. Ku yang lama di sini menjagamu tak patah hati. [musik] Sediaku sebelum hujan. Apa yang kau butuh [musik] ku berikan. Ke mana pun tak akan kau temukan. Yang siapkan bekalmu [musik] di peperangan. Kumaafkan memang [musik] sebegituyaku soal cintaku jatuh.
3:13 [musik] Aku [musik] H [musik]
4:03 Kemarin kulihat [musik] awan membentuk wajah-Mu. [musik] Desa angin meniupkan namamu. Tubuhku terpaku [musik] semalam. Bulan sabit mengkungkan [musik] senyummu. Tabur [musik] bintang serupa kilau auramu. [musik] Aku pun sadari ku segera berlari. [musik]
4:49 Cepat pulang, cepat kembali. Jangan [musik] pergi lagi. Firasatku [musik] ingin kau untuk cepat pulang, cepat kembali. Jangan pergi lagi. Akhirnya [musik] bagai sungai yang mendambah. Semudra. Ku [musik] tahu pasti ke mana ku bermuara. [musik] Semoga ada waktu sayangku.
5:39 [musik] Kupercaya alam pun berbahasa. [musik] Ada makna di balik semua pertanda. Firasah ini entah [musik] rindu kau atau kau kanda bahaya. Aku tak peduli ku terus berlari. Oh cepat pulang, [musik] cepat kembali. Jangan pergi lagi. Firasatku inin kau [musik] tu cepat pulang,
6:28 cepat kembali, jangan [musik] pergi lagi. Dan [musik] lihatlah sayang, hujan turun membasahi. [musik] Olha tuk berair mata. Cepat tolong cepat kembali. Jangan pergi [musik] lagi. Tidak saat ku inin kau [musik] untuk cepat pulang. Cepat kembali. Jangan [musik] pergi lagi. Tira saat ku inin [musik]
7:15 kau untuk cepat pulang. pulang ya [musik] H [musik] Ulah siapa yang bisa [musik] buatku
8:00 begini? Gila ini bahagia apa menderita [musik] langit lagi bagus-bagusnya. Tapi bagiku biasa saja dia buatku terkesima. menyapamu tak [musik] berani menciummu apalagi mata, pundak [musik] lutut kaki gementetku berdiri kalau sampai kumiliki tak mau ku tidur lagi. Alamat malam [musik] nanti kau pergi. Kalau ada sembilan nyawa, mauamu [musik] saja semuanya
8:47 ini dada isinya [musik] kamu semua. Amak inikah jatuh cinta? [musik] Apa kamu sayang? Apa khayalan cubit aku sekarang? [musik] Buat mabuk kepayang. Seketika pingsan mana nafas buatan? Can I see you for a minute? Boleh [musik] aku visit? See moment that pamit. Kalau memang naga-naganya kau [musik] berkenan ku berangkat sekarang. menyapamu tak berani menciummu apagi mata, pundak lutut kaki komentarku berdiri kalau sampai kumiliki
9:34 tak mau [musik] ku tidur lagi. Alamat malam nanti kau pergi. Kalau ada [musik] sembilan nyawa, mauamu saja [musik] semuanya ini dada isinya kamu semua inikah jatuh cinta naga-naganya ku telah jatuh cinta. [musik] Alama inah jatuh cinta C
10:28 [musik] H h h. Apalah arti cinta yang indah. Apalah arti cinta dan sayang. selalu terhalang masa lama tentang rasa percaya.
11:15 Hati yang kujaga [musik] selalu untuk dirimu yang mengeluh. [musik] Tentang pribadi yang selalu salah di [musik] pandanganmu sayang. Tapi [musik] ku tetap terus melangkah karena ku tak mau berpisah. Hilangkan [musik] semua curiga yang membuat kita terus [musik] berjara. Percayalah pada diriku. [musik] Ku kan selalu menjagamu hingga akhir hidupku. [musik]
12:01 Malam bantu aku kuluhkan dia. Bintang [musik] bantu aku untuk tenangkan dia dari rasa cemburu, dari rasa curiga. [musik] Karena hati ini kusimpan hanya untukmu. [musik] Tenangkan dirimu. Kau terlalu jauh [musik] sebenarnya aku tak seburuk itu.
12:48 Semua perjuanganku di belakang [musik] dirimu semata karena ku tak mampu hidup tanpam-mu. [musik] Tapi [musik] ku tetap terus melangkah karena ku tak mau berpisah. Hilangkan [musik] semua curiga yang membuat kita [musik] terus berjarak. Percayalah pada diriku. Ku kan selalu [musik] menjagamu.
13:41 [musik] bantu aku. [musik] Tuluhkan dia. Tuluhkan dia. Antang bantu [musik] aku untuk tenangkan dia dari [musik] rasa cemburu, dari rasa [musik] curiga. Karena hati ini kusimpan hanya [musik] untukmu. Tenangkan dirimu. [musik]
14:26 Kau terlalu jauh sebar sebenarnya [musik] aku diriku tak seburuk itu. [musik] Semua perjuanganku dibelakkan dirimu [musik] semata karena ku tak mampu hidup [musik] tanpau. Semua perjuanganku di belakang dirimu. Semata karena ku tak mampu hidup tanpam-mu.
15:16 Tak [musik] karena ku tak mampu hidup tanpamu. H [musik] Lihat kebunku penuh dengan [musik] bunga. Ada yang putih, ada yang merah.
16:03 Setiap hari kusiram [musik] semua. Mawar melati semuanya indah. [musik] Sungguh kelabu kulukis [musik] indah rupamu. Oh, sungguh layu [musik] harapanku kepada-Mu. Oh mengapa bunga di taman [musik] hatiku hanya satu? Oh menghilang
16:49 bunga kesayanganku [musik] diambil orang. [musik] Mekahlah selamanya di taman yang lain. Sungguh kelapu kini tamanku tanpamu. Jangan kau [musik] layu semestakan menjagamu. [musik]
17:35 Mengapa bunga di taman hatiku [musik] hanya satu? Oh menghilang bunga kesayanganku. Entah mengapa bila di taman [musik] hatiku tak berbunga, senanglah, bersenanglah bunga kesayanganku tumbuh bahagia. [musik]
18:21 H [musik]
19:09 Ku terbangun lagi. Di antara sepi [musik] hanya pikiran yang ramai. [musik] Mengutuki [musik] diri tak bisa kembali untuk mengubah halur [musik] kisah. Ketika mereka meminta [musik] ternyata [musik] rela tak semudah kata. [musik]
19:58 Tak perlu khawatir, [musik] ku hanya terluka. Terbiasa. pura-pura [musik] tertawa. Namun bolehkah sekali saja ku menangis [musik] sebelum kembali membohongi [musik] diri? [musik] Ketika kau lelah,
20:46 berhentilah dulu. Beri ruang, beri waktu. Mereka bilang, "Syukurilah [musik] saja. Padahal rela tak semudah kata. Tak perlu khawatir ku hanya terluka. [musik] Terbiasa terpura-pura [musik] tertawa.
21:31 Namun bolehkah sekali saja ku menangis sebelum kembali membohongi [musik] diri? [musik] H
22:32 Di setiap masa [musik] yang telah kelewati, menua bersama kisah tak terganti. Senja mulai membiru [musik] menunggu yang berlalu. Harup air mata menyela. Iringi [musik] rindunya. Jika kau merasa [musik] sepi, kembalilah ke tempatku menanti sebelum waktu menuntut mati. [musik]
23:26 [musik] beritahu aku cara [musik] melupakanmu seperti kau ajarkanu ku dewasa. [musik] Beritahu aku cara merelakan-Mu [musik] seperti kau ajarkan ku bahagia. [musik]
24:11 [musik] Biarkan [musik] ku menerapi jika kau takkan kan kembali [musik] dan yakinkanku bahwa kau telah temukan yang [musik] kau cari. Izinkan kuu membenci pada [musik] sang pengganti dan yakinkanku bahwa kau telah [musik] temukan yang kau
24:58 cari. Berahu [musik] aku cara melupakan-Mu seperti kau ajarkan [musik] dewasa. Beritahu aku [musik] cara merelakan-Mu. Seperti kau ajarkan [musik] bahagia. [musik] Tuhan
25:44 seperti kau [musik] ajarkan dewasa. Beritahu aku cara merelakanmu [musik] seperti kau ajarkanu untuk selalu [musik] sempurna. [musik]
26:39 dari [musik] sekian dan bintang cakrawala. Apa hanya kita saja yang bernyawa lahir? [musik] Kita semua tak berdaya. [musik] Lalu hidup kita mesti berupaya. dan dewasa [musik] terpaksa memiku raya. Banyak
27:25 yang [musik] aku tak akan tahu, yang kamu tak akan juga [musik] tahu jawabannya sejenak berhenti bertanya. [musik] Nikmati saja waktu yang kita punya. Nikmati saja [musik] waktuku yang kupunya. Musta [musik] hiluk pahamu. [musik] Tak sepenuhnya kau pun memahamiku. [musik]
28:10 Tak tahu mungkin memang [musik] n kita. Mungkin bila [musik] semua aku pahami, mungkin rasa ini tak menarik lagi. [musik] Yang aku tak akan tahu, yang kamu tak akan juga [musik] tahu jawabannya sejenak berhenti [musik] bertanya. Nikmati saja [musik] waktu yang kita
28:56 punya. Nikmati saja waktuku yang [musik] kupunya. [musik] Aku tak pernah tahu ke mana pergi jiwaku saat tidur [musik] tubuhku, hidup dan segala misterinya. [musik] Bolehkah ku terjang denganmu? [musik] Banyak yang aku tak akan tahu, yang kamu tak akan juga tahu [musik] jawabannya sejenak berhenti bertanya.
29:47 Nikmati [musik] saja waktu yang kita punya. Banyak yang [musik] aku tak akan tahu, yang kamu tak akan juga tahu [musik] jawabannya sejenak berhenti bertanya. Nikmati saja waktu yang kita punya. Nikmati [musik] saja waktuku yang kupunya. [musik] denganmu
30:36 [musik] Bilur makin terhampar dalam rangkuman asal. [musik] Kalimat hilang makna logika [musik] tak berdaya
31:26 di [musik] tepian [musik] hasrat terbungkamu sunyi. [musik] Entah aku pengecut, entah [musik] kau tidak peka. [musik] Ku mendambahkanmu, mendambahkanku. [musik] Bila kau butuh telinga tuk mendengar, bahu [musik] tuk bersandar, raga tuk berlindung. [musik] Pasti kau temukan aku di garis terdepan
32:15 bertepuk [musik] dengan sebelah tangan. Kau membuatku [musik] yakin malaikat [musik] tak selalu bersayang. Biar [musik] saja menanti tanpa batas, tanpa balas. Tetap [musik] menjelma cahaya di angkasa yang sulit tertampik [musik] dan sukar tergapai.
33:01 Bila [musik] kau butuh telinga untuk mendengar, bahu bersandar, raga [musik] tu berlindung. Akulah orang yang selalu ada untukmu. [musik] Meski hanya sebatas teman, pasti kau temukan aku [musik] di garis terdepan bertepuk dengan sebelah tangan. [musik]
33:47 Kau datang takkalah sinar senjaku [musik] telah redup dan pamit ketika purnamaku penuh setuhnya. [musik] Kau yang singgah takti tak sungguh. Kau yang [musik] singgah tapi tak sungguh. Kukira kau rumah. [musik] Nyatanya kau cuma aku sewa dari tubuh seorang perempuan [musik]
34:34 yang memintamu untuk pulang. Kau bukan rumah. [musik] Kau bukan rumah. Kau bukan rumah. [musik] Kau bukan rumah. [musik]
35:47 Kukira kau rumah [musik] nyatanya kau cuma aku sewa dari tubuh [musik] seorang perempuan yang memintamu untuk pulang. [musik] Kau bukan rumah. [musik] Kau bukan rumah. [musik] Kau bukan rumah. Kau bukan rumah.
36:34 [musik] Kau bukan rumah. Kau bukan [musik] rumah. Kau bukan rumah. [musik] Badai
37:21 tuan telah perl Lalu. Salahkahkah ku menuntut mesra? [musik] Tiap pagi menjelang kau di sampingku. Ku aman ada bersamaamu selamanya [musik] sampai kita tua
38:06 sampai jadi debu [musik] kudiliang yang Satuku di sebelah-Mu. [musik]
38:55 Badai buang salah berlalu. Salahkah ku menuntut mesra? [musik] Tiap [musik] taufan menyerang kau di sampingku. [musik] Kau aman ada bersamaku selamya sampai kita tua
39:41 sampai jadi debu k [musik] diang yang satu. ku di sebelahmu. Hai [musik] [musik]
40:27 Suatu malam dan bercerita, hawanya [musik] tak lagi di jalur yang sama. Bacaan dan doa yang mulai [musik] berbeda. Ego dan air mata kita [musik] bicara. Kila [musik] tak masuk logika. termangu hatiku. [musik] Kau menggenggamku menadahnya.
41:19 [musik] Berdamai dengan apa yang terjadi, [musik] kunci dari semua masalah ini. Jujur [musik] tak mudah untuk melangkap pergi. [musik] Ini soal hati bukan yang diyakini. [musik] Oh gila tak masuk logika [musik] termangu. Kau [musik] menggenggamku menadanya
42:07 gilnya [musik] ini tak biasa. Kau [musik] terteegun hatiku. Kau menggenggamku [musik] menadanya. [musik] Jangan salahkan [musik] pahamku kini. tertuju. [musik] Oh, siapa yang tahu? Siapa yang mau? Kau di sana, aku [musik] di seberangmu.
42:56 Cerita kita [musik] suit cerna tak lagi sama cara berdoa. Cerita kita [musik] sulit diterkang tak lagi sama arah kiblatnya. Cerita [musik] kita suit terkaita [musik] kita suit ditah tak lagi sama arah kiblatnya.
43:43 [musik] tatkala mentari Terbenang di ufuk barat. Di saat itulah dingin rindu selimuti keindahan. Senyuman dari lesung [musik] pipi itu. Menikmati imaji bersamamu. Maka terimalah diriku.
44:30 Kita akan bahagia. Selamanya ku berjanji jadi suamimu [musik] dan ku akan memberikan yang terbaik untukmu. [musik] [musik] Ku sadar lirikku tak seindah lagu indie yang selalu kau [musik] dengar meracuni telingamu. Kupastikan ini bukan tentang senja dan larah.
45:17 Sahajamu warnai [musik] duniaku. Maka terimalah diriku [musik] kita. akan bahagia selamanya. [musik] Ku berjanji jadi suamimu dan ku akan memberikan [musik] yang terbaik untukmu. [musik] Maka terimalah diriku. [musik]
46:04 Kita akan bahagia selamanya. Ku berjanji jadi [musik] suamimu dan ku akan memberikan yang terbaik untukmu. [musik] terbaik untukmu. Oh. [musik]
47:00 Dari kejauhan tergambar cerita tentang kita. [musik] Terpisah jarak dan waktu. Ingin kuungkapkan [musik] rindu lewat kata indah. [musik] Tak cukup untuk dirimu. Sebab kau [musik] terlalu indah dari sekadar kata. Dunia berhenti [musik] sejenak menikmati indahmu. [musik]
47:47 Dan apabila tak bersamamu, kupastikan kujalani dunia. [musik] Tak seindah kemarin sederhana tertawamu sudah cukup [musik] lengkapi sempurnanya. hidup bersama-Mu. [musik] Oh, jika harului tanpa hawamu, [musik]
48:33 percuma senyumku dengan Dia. Dan apabila [musik] tak bersamamu, kupastikan kujalani [musik] dunia. Tak seindah kemarin, sederhana, tertawamu [musik] sudah cukup. Lengkapi sempurnanya hidup bersamamu. [musik] Dan apabila tak bersamamu, kupastikan
49:19 kujalani dunia. [musik] Tak seindah kemarin, sederhana, tertawamu sudah [musik] cukup. lengkapi sempurnanya. hidup bersamu [musik] sebab kau terlalu indah [musik] dari sekadar kata
50:05 dunia berhenti sej Cak menikmati indah-Mu. [musik] mencintaimu seumur
50:52 hidupku [musik] selamanya setia menanti walau di hati [musik] saja seluruh hidupku selamanya [musik] kau tetap [musik] milikku.
51:38 Hanya [musik] satu yang tak mungkin kembali. [musik] Hanya satu yang tak pernah terjadi. [musik] Segalanya teramat berarti di hatiku. [musik] selamanya [musik]
52:48 mencinta-mu [musik] seumur hidupku selamanya. Kau [musik] tetap milikku. Hanya satu yang tak mungkin [musik] kembali. Hanya satu [musik] yang tak pernah terjadi. Segalanya [musik] teramat
53:34 berarti di hatiku [musik] selamnya. [musik] Hai,
54:20 masihkah [musik] luka itu ada di [musik] sana yang ku tinggalkan [musik] saat kita masih [musik] bersama. Kini waktu [musik] terasa berbeda tanpa hadirmu. [musik] Keras hati yang dulu [musik] bicara berujung pilu.
55:05 Andai ang ingin mengulang sebuah [musik] masa yang telah usang. Kan ku telah bumi hanya untukmu. [musik] Terima bunga maafku [musik] layu termakan egoku. Meski ku tahu tak bisa. Oh. Mungkinkah [musik] ada rindu di [musik] balik benci itu yang perlahan [musik] menghilang saat nyamanku tak lagi kau
55:55 butuh. Kini waktu terasa berbeda tanpa [musik] hadirmu. [musik] Keras hati yang dulu bicara berujung [musik] pilu. Andai ang ingin [musik] mengulang sebuah masa yang telah usang, kan ku telah [musik] bumi hanya untukmu. Terima bunga maafku layu termakan [musik] egoku.
56:41 Meski ku tahu tak bisa. [musik] Andai ingin mengulang semua masa [musik] yang telah hilang, kan ku telah bumi hanya [musik] untukmu. Terima bunga maafku [musik] layu terakan egoku. Meski ku tahu meski ku tahu ku tak [musik] akan bisa.
57:41 [musik] Mungkinkah, mungkinkah kau mampir hari ini? Bila [musik] tidak mirip kau?
58:28 Jadilah bunga matahari yang tiba-tiba [musik] mekar di taman. Meski bicara dengan bahasa tumbuhan, [musik] ceritakan padaku bagaimana tempat [musik] tinggalmu yang baru. Adakah [musik] sungai-sungai itu benar-benar dilintasi dengan air susu? [musik] juga badanmu tak sakit-sakit lagi. Kau dan [musik] orang-orang di sana muda lagi. Semua pertanyaan
59:17 temukan [musik] jawaban. Hati yang gembira sering [musik] kau tertawa. Benarkah orang bilang ia memang suka bercanda? [musik] Mungkinkah mungkinkah mungkinkah [musik] kau mampir hari ini? Bila tidak mirip [musik] kau, jadilah bunga matahari [musik] yang tiba-tiba mekar di taman. Meski [musik] bicara dengan bahasa
1:00:04 tumbuhan kuceritakan padamu [musik] bagaimana hidupku tanpamu. [musik] Kangennya masih ada di setiap waktu. Kadang aku menangis bila [musik] aku perlu, tapi aku sekarang sudah lebih lucu. [musik] Jadilah menyenangkan seperti katamu. Jalani hidup [musik] dengan penuh sukacita dan percaya kau ada di [musik] hatiku
1:00:50 selamanya. Mungkinkah Mungkinkah? Mungkinkah Mungkinkah? [musik] Inikah
1:01:36 kisah cinta yang aku sesali? Kini [musik] kau tinggal. diriku. Ku tahu ini semua kesalahanku [musik] yang selalu membuatmu terluka. Maafkanlah sayangku. Dengarkan janjiku [musik] selama jantung ini berdetak. Ku akan selalu [musik] menjagau
1:02:24 hingga akhir waktu. Selama nafas ini berhembus. [musik] Tak akan ada cinta [musik] yang lain hingga tua bersama. [musik] Ku mohon kembalilah dalam pelukanku. [musik] Lihatlah diriku
1:03:11 tanpamu. Maafkanlah [musik] sayangku. Dengarkan janjiku. Selama [musik] jantung ini berdekat, [musik] ku akan selalu menjaga hingga akhir waktu. Selama nafas [musik] ini berhembus, tak akan ada cinta yang lain [musik] hingga tua bersama. Hati ini [musik]
1:03:56 takkan mungkin tanpa cintamu yang begitu tulus [musik] mencintaiku. jantung ini bergetar. [musik] Aku akan selalu menjaga [musik] hingga akhir waktu. Selama nafas [musik] ini berhembus. Tak akan ada cinta [musik] yang lain
1:04:44 hingga tua bersama. [musik] Ku akan selalu menjagamu hingga akhir waktu. Ku menemukanmu [musik] saat ku terjebak di situasi [musik]
1:05:31 yang membuatku resah. Kau merangkulku. [musik] Di saat yang lain menindasku, [musik] ingin rasanya aku selalu bersamamu. [musik] Tapi mengapa tiba-tiba seakan kau [musik] pergi melepas rangkulanmu dan berhenti [musik] melindungiku tanpa sebah.
1:06:18 Mungkin alam [musik] semesta tak menerimanya. [musik] Dan waktu tak memberi kesempatannya. Tapi setidaknya kau telah [musik] merubahku dari resah menjadi luka. [musik] Ku menemukanmu [musik] saat ku terjatuh [musik]
1:07:03 ke dalam ruang yang penuh k. [musik] Kau melindungiku di saat yang lain menyerangku. [musik] Ingin rasanya aku [musik] melihatmu di setiap langkahku. Tapi mengapa tiba-tiba [musik] seakan kau pergi [musik] melepas rangkulanmu dan berhenti [musik] melindungiku tanpa sebab.
1:07:54 Mungkin alam semesta tak menerimanya. [musik] Dan waktu tak memberi kesempatannya. [musik] Tapi setidaknya kau telah merubahku [musik] dari resah menjadi luka. [musik]
1:08:42 Ada bahagia yang belum kita [musik] rasa setelah bersama. Usahakan semua [musik] kira-kira kapan waktunya tiba. Segala [musik] upaya apapun kita coba [musik] dan tak pernah lelah. Kuserahkan padanya sang pencipta. [musik] Dengarlah
1:09:27 doa kita berdua. [musik] Jika tidak hari ini, mungkin minggu depan. Jika [musik] tidak minggu ini, mungkin bulan depan. Jika tidak bulan [musik] ini, mungkin tahun depan. Segala harapan kan datang yang kita impikan. Janganlah [musik] menyerah dulu, waktu masih panjang. [musik] Ingat doa kita selalu yang tak pernah
1:10:13 usang. [musik] Kita usahakan lagi sayang. Yakin waktunya [musik] datang. Jika [musik] tidak hari ini, mungkin minggu depan. Jika tidak minggu ini, [musik] mungkin bulan depan. Jika tidak bulan ini, mungkin tahun [musik] depan. Segala harapan kan datang [musik] yang kita impikan. Janganlah menyerah dulu, waktu masih
1:11:01 panjang. [musik] Ingat doa kita selalu [musik] yang tak pernah usang. Kita usahakan lagi [musik] sayang. Yakin waktunya kan datang. [musik] Kita usahakan lagi sayang. Yakin [musik] waktunya kan datang.
1:11:49 [musik] Masa ini datang lagi. Namamu [musik] belum juga pergi dari hati. Rintik kembali. membasahi bibi sebab bayangmu [musik] masih di sini. Kukira hanya sekali ku [musik] dihantui kenangan indah memori. Luka [musik] yang kau gores membekas.
1:12:40 Namun ku [musik] masih ingin kau kembali. Dulu [musik] kukira ku akan kuat. Kini [musik] aku hilang akal sehat. Kau kan selalu jadi yang kuunggu [musik] sampai nanti saat masa sepi tak lagi mau menghampiri. [musik] Kukira hanya [musik] sekali.
1:13:29 Ku dihantui kenangan indah [musik] memori. Luka yang kau guris membekas abadi. [musik] Namun aku masih ingin kau kembali. [musik] Dulu kukir ku akan kuat. Kini [musik] aku hilang. Dengar kau sehat, kau kan [musik] selalu jadi yang ku tunggu sampai nanti saat masa sepi [musik] tak lagi mau menghampiri.
1:14:33 [musik] Aku ingin jadi teman nyamanmu. Tempat kau hilangkan [musik] keluk kesahmu. Tak berbincang, tak karuan, tanpa beban, dan juga khayalan tentang masa depan. Ku [musik] tak ingin cepat berlalu. Berlalu. [musik] Waktu yang kupunya denganmu. Kita berdansa dan tertawa [musik] gandeng tangan.
1:15:20 Semoga bergemah sampai [musik] selamanya. Dunia pasti ada akhirnya. [musik] Bintang-bintang pun ada umurnya. Maka tenang saja kita di sini berdua. [musik] Nikmati sementara yang ada. [musik]
1:16:06 Bersandar padaku, [musik] taruh di bahuku. Relakan semua bebas [musik] semaumu. Percayalah ini sayang terlewatkan. [musik] Terlewatkan. Kusampaikan dalam nyanyian bergemar sampai selamanya. [musik] Dunia pasti ada akhirnya. [musik] Bintang-bintang pun ada umurnya. Maka [musik] tenang saja kita di sini berdua. [musik]
1:16:54 Nikmati sementara yang ada. Dunia pasti [musik] ada akhirnya. Bintang-bintang [musik] pun ada umurnya. Maka [musik] tenang saja kita di sini. berdua. [musik] Nikmati sementara yang ada. [musik]
1:17:42 Semoga [musik] bergemar selamanya. menghitung [musik] hari detik demi Detik menunggu itu kan menjemukan. [musik]
1:18:27 Tapi kuabar menanti jawabmu. Jawab [musik] cintamu. Jangan kau beri [musik] harapan padaku seperti ingin tapi [musik] tak ingin. Yang aku minta tulus hatimu bukan [musik] pura-pura. Jangan [musik]
1:19:12 pergi dari cintaku. [musik] Biar saja tetap denganku. [musik] Biar semua tahu adanya. dirimu memang [musik] punyaku. [musik]
1:20:27 Jangan [musik] pergi dari cintaku. Biar saja tetap denganku. [musik] Biar semua tahu adanya. Dirimu memang punyaku. [musik] Belum pernah ku [musik] jatuh cinta. sekeras ini seperti [musik] padaMu. Jangan kau sakiti
1:21:15 [musik] hati ini bila tak bisa dapatkan engkau. [musik] Jangan kau sakiti hati ini. Ku tak pernah ikat [musik] rambutku lagi semenjak kau bilang rambutku indah bila [musik] terurai panjang. Baju hitamku tak pernah kusentuh lagi. [musik] Sejak hari itu kau bilang warna
1:22:00 gelap membosankan. Kubaca [musik] tuntas semua buku yang paling kau suka. Mungkin suatu saat kau anggapku [musik] cerdas. Tak kuiraukan kata mereka [musik] ini berlebihan. Untukmu ap pun akan kulakukan [musik] ingin sempurna di matamu. [musik] Hanya itu yang aku [musik] mau. Namun tampaknya sempurna tak cukup
1:22:46 [musik] bagimu. [musik] 11.000 km [musik] kuempuh sendirian. Bawa peluku yang ternyata [musik] tak kau rindukan. 36.000 Ibu kaki di atas laut ku tahan. Kau [musik] tahu benar ku takut ketinggian ingin sempurna [musik] di matamu. Hanya itu yang [musik] aku mau. Namun tampaknya [musik]
1:23:33 sempurna tak cukup bila ternyata aku bukan yang kau perlu. [musik] Kubatalkan setiap janji hanya karena takut tiba-tiba [musik] kau butuh aku di sisiMu. [musik] Ingin sempurna di matamu. Hanya itu yang aku mau. Namun tampaknya sempurna [musik] tak cukup bagimu. H
1:24:20 ingin sempurna di matamu. [musik] Ingin kau lihat aku lebih jauh. [musik] Ingin kau tahu. [musik] Tiada yang sayangimu lebih dari aku. Ah [musik]
1:25:08 kalah mata telah menghuskan arti [musik] pulang jadi hal yang berarti [musik] dan ku harus melepas-mu [musik] dengan [musik] sederhana Di tengah [musik] keempitannya perayaan [musik] rasa.
1:25:54 [musik] Bila waktunya [musik] langit memanggilmu, pulang wahai mentari. [musik] Jangan kau risau semesta bersamamu. [musik] Biarkan rebah pada tangisku. [musik] Raga rasa kita yang lalu melepas [musik] itu caraku
1:26:41 mencintaimu [musik] masih nyala dalam [musik] dekatku Semua asa yang [musik] kita rengkuh dan tertati. Dia mencari hatimu [musik] dengan lembut. Retahkan semua [musik] yang kau mau dan [musik] rayakan
1:27:29 mati rasa. Bila waktunya [musik] langit memanggilmu, pulang [musik] wahai mentari. Jangan kau [musik] risau semesta bersamamu. [musik] Biarkan rebah pada tangisku. Raga rasa kita yang [musik] lu
1:28:15 melepas itu caraku mencintaimu. [musik] Ambun di pagi [musik] buta
1:29:02 menebarkan bau basa. Detik demi [musik] detik kuhitung. Inikah saat ku pergi? [musik] [musik] Oh Tuhanku cinta dia. Berikanlah [musik] aku hidup. Takkan kusakiti [musik] dia. Hukum aku bila terjadi aku tak mudah untuk [musik] mencintai.
1:29:50 Aku tak mudah mengaku kucinta. Aku tak [musik] mudah mengatakan aku jatuh cinta. Senandungku [musik] hanya untuk cinta. Tiradaku hanya untuk engkau. Tiada dusta. [musik] Sumpah ku cinta sampai ku menutup mata. [musik] Cintaku sampai ku menutup
1:30:36 mata. Oh Tuhanku cinta dia. Berikanlah aku hidup. Takkan kusakiti [musik] dia. Hukum aku bila terjadi [musik] aku tak mudah untuk mencintai. Aku tak mudah mengaku [musik] ku cinta.
1:31:21 Aku tak mudah mengatakan [musik] aku jatuh cinta. Senandungku hanya untuk cinta. Tidakkan [musik] hanya untuk engkau. Tiada dusta. Sumpah ku cinta sampai ku [musik] menutup mata. Cintaku [musik] sampai ku menutup matamu. [musik]
1:32:33 Belum ada satu bulan. [musik] Kuyakin masih ada sisa wangiku di bajumu. Namun kau tampak baik saja, bahkan senyummu lebih lepas. Sedang [musik] aku di sini hampir gila, [musik] kita tak temukan jalan. Sepakat [musik] akiri setelah beribu debat panjang. Namun kau [musik] tampak baik saja.
1:33:18 Bahkan senyummu lebih lepas. Sedang aku [musik] di sini belum terima. Buka tangismu [musik] sore itu di peluku. Nyatanya pergiku [musik] pun tak lagi mengganggumu. Apa sudah ada [musik] kabar lain yang kau tunggu? Sudah adakah yang [musik] gantikanku? Yang khawatirkanmu setiap waktu. [musik] yang cerita tentang apun sampai hal-hal
1:34:04 tak [musik] perlu. Kalau bisa jangan buru-buru. Kalau bisa jangan ada dulu. [musik] Baru lewat [musik] satu bulan. Kemarin ulang tahunku [musik] tak ada pesan darimu. Tak apa mungkin kau lupa [musik] atau sudah ada hati yang harus kau jaga.
1:34:52 Sudah adakah yang [musik] gantikanku? Yang kau antar [musik] jemput setiap Sabtu yang selalu [musik] ingatkan untuk pakai sabuk pengamanmu. Kalau bisa jangan [musik] buru-buru. Sudah [musik] adakah yang gantikanku? yang khawatirkanmu [musik] setiap waktu. Yang cerita tentang apun [musik] sampai hal-hal tak perlu. Kalau bisa jangan buru-buru. [musik]
1:35:40 Kalau bisa jangan [musik] jatuh bangun dan berdarah-darah terbawa arus tak tentu arah
1:36:30 Tuhan benarkah kau mendengarku [musik] ke mana pergi doa Doaku ingin menyerah. [musik] Namun hati kecilku terus berbisik. [musik] Bertahanlah. [musik] Ingat kau sudah sampai sejauh [musik] ini.
1:37:19 Rela, relakanlah. [musik] yang bukan untukmu, bukanlah untukmu. [musik] Tenang, tenangkanlah. [musik] yang harus terjadi pastilah [musik] terjadi. Mungkin belum saatnya, bahkan [musik] selepas badai terbitlah pelangit. [musik]
1:38:06 Akan tiba masanya [musik] segala yang kau ingini akan [musik] teramini. [musik] Oh. [musik] Relakan yang bukan
1:38:52 untuk-Mu. [musik] [musik] Rela, relakanlah. yang bukan [musik] untukmu, bukanlah untukmu. Tenang [musik] tenangkanlah. [musik] yang harus terjadi pastilah terjadi. [musik] Mungkin belum saatnya, bahkan selepas badai
1:39:37 terbitlah [musik] pelangit. Akan tiba [musik] masanya segala yang kau ingini akan terami. [musik] Akan tiba masanya segala yang kau ingini akan [musik] teramini.
1:40:26 Sekedar berandai [musik] menetapi diri ini berpencar pergi [musik] untuk mencari apa yang lama dicari. [musik] Pergi tanpa pamri, pergi tanpa [musik] pamit akan ke sana kemari [musik] tanpa arah serta ratusan makian. Kembali pulang untuk [musik] menangi. Banyaknya luka yang berantakan. Peluk hangat [musik] sikap sembuhkan.
1:41:13 Kembali pulang [musik] bersama terang menghiasi diri [musik] merayakan genggaman tangan yang masih ada. [musik] Kembali pulang untuk [musik] menenangi banyaknya luka yang berantakan peluk [musik] hangat sikap tuk sembuhkan
1:42:02 kembali. Pulang [musik] bersama terang [musik] menghiasi diri merayakan genggaman [musik] tangan yang masih ada. [musik] Kembali pulang untuk [musik] menenangi. Banyaknya luka yang berantakan.
1:42:49 Peluk [musik] hangat sikap sembuhkan. Kembali pulang [musik] bersama terang menghiasi [musik] diri merayakan genggaman tangan yang masih ada. [musik]
1:43:42 H gambaran kita suatu hari nanti setelah sekian lama kita jalani lewati masa-masa yang berarti. Kini [musik] ku sudah yakin pada satu hati [musik] yang kurasa tepat untuk temani. Sekarang hingga aku tua nanti. [musik] Ingin punya rumah untuk tempat
1:44:29 bermesrah. [musik] Kau dipanggil ibu sementara aku ayah. Bertukar cerita [musik] di ruang keluarga. Percengkerraman menimang buah hati [musik] kita. sederhana [musik] bahagia ini lengkap sudah sama-sama hingga nanti [musik] kita tutup mata
1:45:21 [musik] Ingin punya rumah untuk tempat bermesra. Kau [musik] dipanggil ibu sementara aku ayah. Bertukar [musik] cerita hingga lelap mata. Lalu datang pagi kau [musik] memasak ku bekerja sederhana. Bahagia [musik] ini lengkap sudah
1:46:07 sama-sama hingga nanti ajal [musik] kita tiba. Semoga saja [musik] niat baik kan terwujud segera. Asal kita [musik] percaya [musik] dia maha segalanya. Jangan dulu lelah, yakin semua indah. Pejamkanlah mata padanya kita berserah.
1:46:53 Ah.